Tag: detoksifikasi

  • 5 Minuman Campuran Rempah dan Herba untuk Detoks Hati yang Alami


    Jakarta

    Kesehatan organ hati perlu diperhatikan. Salah satu caranya mendetoksifikasi dengan konsumsi makanan dan minuman pendukung fungsi hati berikut ini.

    Pada dasarnya hati atau liver merupakan organ tubuh yang membantu membersihkan racun dan menghasilkan empedu. Organ ini pun harus selalu dijaga kesehatannya karena jika mengalami gangguan, tidak lagi bisa menyaring zat beracun secara optimal.

    Racun yang tidak tersaring secara optimal bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Mulai dari gangguan pembuluh darah hingga terjadinya perlemakan hati.


    Untuk mencegah gangguan hati, penting mengubah pola makan menjadi lebih baik dan sehat. Kamu juga bisa melakukan praktik liver detoks yang disebut dapat membersihkan zat racun di dalam organ hati.

    Proses detoksifikasi ini bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang mendukung fungsi hati.

    Misalnya, dengan membuat racikan herbal sederhana dengan memanfaatkan beberapa rempah dan herbal alami. Melansir Times of India, berikut minuman yang mampu mendetoks hati:

    1. Smoothies jahe

    Bisa Cegah COVID-19, Jahe Tertulis dalam Al-Qur'an sebagai Bahan Minuman SurgaMinum racikan smoothies jahe dapat mendukung fungsi hati. Foto: iStock

    Smoothies merupakan minuman sehat hasil dari buah dan sayur yang diblender bersama ampasnya. Teksturnya kental dan lebih mengenyangkan daripada jus.

    Jika smoothies biasanya hanya terdiri dari sayuran dan buah-buahan, kini kamu bisa menambah jahe ke dalamnya. Buat smoothies yang terdiri dari bayam, nanas, pisang, dan air kelapa. Lalu tambahkan jahe.

    Jahe dapat membantu pencernaan dan mendukung fungsi hati. Sedangkan bayam menyediakan nutrisi penting untuk detoksifikasi.

    Penambahan air kelapa juga membantu mengeluarkan racun dan zat berbahaya dari tubuh. Air kelapa ini berfungsi sebagai tonik detoksifikasi yang dapat meningkatkan fungsi hati dan ginjal selama proses pembersihan tubuh.

    2. Teh hijau

    manfaat minum teh hijau dan biji chiaTidak hanya segar, teh hijau juga bisa membantu mendetoksifikasi hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain menikmati segelas smoothies yang kental dan menyegarkan, kamu juga bisa mendetoksifikasi hati dengan minum teh hijau.

    Secangkir teh hijau yang diberi tambahan bunga dandelion hingga jahe mentah bisa mendukung fungsi hati.

    Teh hijau merupakan jenis teh kaya akan antioksidan. Ramuan ini juga dapat meningkatkan detoksifikasi.

    Rebus daun teh hijau dengan bahan-ahan lain. Minum dan rasakan mafaatnya.

    Rekomendasi racikan minuman rempah herbal lain bisa dilhat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh kunyit

    manfaat dan cara membuat teh kunyitMinum teh kunyit juga membantu mecegah masalah atau gangguan hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Minum teh kunyit juga dapat membantu detoksifikasi hati. Kunyit merupakan tanaman herbal yang mengandung kurkumin, bahan aktif yang membantu enzim mengeluarkan racun.

    Kunyit juga mengandung antioksidan yang berperan untuk memperbaiki sel-sel di hati, serta meningkatkan produksi empedu. Kunyit juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mendukung kesehatan hati.

    Kamu bisa membuat sendiri teh kunyit dengan cara memanaskan air lalu mencampurkan kunyit, lada hitam, dan sedikit madu.

    4. Air lemon hangat

    Air lemonMinum air hangat dengan lemon bisa mengeluarkan racun dari hati. Foto: iStock

    Segelas air putih memang baik untuk mendukung kesehatan. Namun, untuk detoksifikasi hati, kamu bisa menambah irisan lemon atau perasan jusnya.

    Lemon merangsang enzim hati dan membantu pencernaan. Jenis jeruk ini bahkan dikenal sebagai master detoxification yang bermanfaat untuk mengeluarkan racun dari hati.

    Minum air hangat dengan lemon juga bisa mencegah batu ginjal. Melansir mayapadahospital.com, kandungan asam sitrat di dalamnya dapat meningkatkan jumlah urin sehingga membersihkan ginjal dan menghilangkan racun dalam tubuh.

    5. Cuka apel dengan kayu manis

    Meskipun aromanya kurang sedap, tetapi cuka apel mengandung banyak manfaat kesehatan, termasuk untuk detoksifikasi hati.

    Agar rasanya tidak terlalu asam dan kuat, kamu bisa menambah sejumput kayu manis dan satu sendok teh madu.

    Cuka apel memang dikenal dapat meningkatkan kesehatan liver (hati). Melansir dehealth.store, jenis cuka ini memiliki sifat antihiperlipidemia yang kuat dan mengandung antioksidan.

    Cuka apel dapat membantu tubuh menjadi fokus pada keseimbangan (pH) dan mendukung detoksifikasi hati. Sedangkan kayu manis mampu menambah rasa dan memberi manfaat detoksifikasi tambahan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Daftar Minuman yang Bantu Luruhkan Lemak, Cocok Diminum di Pagi Hari

    Jakarta

    Mengurangi lemak-lemak yang ada di perut tentunya membutuhkan kombinasi kebiasaan yang baik. Salah satunya adalah rutin mengonsumsi minuman sehat di pagi hari sebelum melakukan aktivitas harian.

    Beberapa minuman alami yang rutin dikonsumsi ketika pagi hari ternyata dapat memberikan efek yang baik bagi kesehatan, salah satunya adalah bisa membakar lemak. Dikutip dari India Times, berikut adalah beberapa kumpulan minuman alami yang bisa membantu mengecilkan pinggang.

    1. Air Lemon

    Minuman ini terbilang sederhana, namun memiliki khasiat yang luar biasa. Antioksidan dan vitamin C dalam lemon selain dapat memperkuat tubuh dan mendukung kesehatan kulit, ternyata mampu memperlancar detoksifikasi hati. Hal ini dapat meningkatkan kapasitas tubuh dalam metabolisme lemak.


    2. Teh Hijau

    Tak jauh berbeda dengan lemon, teh hijau juga dikenal dengan khasiatnya yang mampu meningkatkan metabolisme. Teh hijau mengandung catechins, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang dapat meningkatkan laju pembakaran kalori dan lemak. Selain itu, teh hijau juga memiliki kafein yang mampu membantu meningkatkan energi dan konsentrasi seseorang.

    3. Cuka Apel

    Apple cider vinegar (ACV) dikenal mampu menurunkan gula darah, menekan rasa lapar, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menurunkan berat badan. Asam asetat pada cuka apel diketahui dapat meningkatkan pembakaran lemak dan mengurangi penyimpanan lemak di perut.

    4. Teh Jahe

    Kandungan termogenik dalam jahe dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh. Selain itu, teh jahe mampu mengatur rasa lapar dan mempercepat metabolisme seseorang. Sehingga, teh jahe akan berperan dalam proses ‘melelehkan’ lemak yang ada di perut.

    Teh jahe juga mampu mengurangi peradangan dan memperlancar pencernaan jika dikonsumsi rutin pada pagi hari. Selain itu, minuman ini dapat mengatasi perut yang kembung.

    5. Air Timun dan Daun Mint

    Minuman ini kaya akan serat dan kalori, sehingga dapat membantu menghidrasi dan mendetoksifikasi tubuh. Serat dan kalori dalam timun juga membantu seseorang merasa kenyang lebih lama. Ditambah dengan mint, yang berperan dalam memperlancar pencernaan dan menenangkan perut, sehingga mengurangi kembung dan mengecilkan perut bagian tengah.

    (dpy/dpy)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 5 Minuman Terbaik untuk Hempaskan Lemak Perut dengan Cepat

    Jakarta

    Ada banyak cara untuk menghempaskan atau menghilangkan lemak perut. Mulai dari menjalani diet harian hingga mengonsumsi minuman tertentu yang dapat membantu meningkatkan metabolisme dan mempercepat pembakaran lemak.

    Bila diet yang sehat dikombinasikan dengan olahraga teratur, tentu dapat menghempaskan lemak perut lebih cepat. Berikut beberapa minuman yang dapat membantu menghilangkan lemak di tubuh dan membantu program penurunan berat badan:

    1. Air Lemon dan Madu

    Dikutip dari Times of India, salah satu minuman yang populer untuk menurunkan berat badan adalah air lemon. Minuman ini bermanfaat untuk mengurangi lemak di lingkar pinggang.


    Lemon membantu membersihkan tubuh, yang meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak. Jika terlalu asam, dapat ditambahkan madu sesuai selera dan dapat membantu menurunkan berat badan.

    Campurkan setengah sendok teh madu dan satu sendok teh air jeruk lemon ke dalam secangkir air hangat dan minumlah pagi dan sebelum tidur.

    2. Teh Kayu Manis (Cinnamon Tea)

    Teh kayu manis atau cinnamon juga dapat bermanfaat untuk menghilangkan lemak di tubuh. Tambahkan kayu manis ke dalam segelas air mendidih, tunggu hingga hangat dan bisa diminum pagi atau malam hari.

    Jika diminum di malam hari, teh kayu manis ini membantu mempercepat metabolisme tubuh. Kayu manis juga memiliki banyak kualitas antibakteri dan antioksidan.

    Campuran ini bermanfaat seperti minuman detoksifikasi. Untuk memberikan rasa manis, bisa ditambahkan dengan madu.

    Teh hijau terkenal karena kemampuannya membakar lemak dan kandungan antioksidannya yang tinggi. Mengonsumsi minuman ini setelah makan sangat baik untuk membantu membakar kalori karena menjadi sumber berbagai nutrisi dan antioksidan yang bermanfaat.

    Namun, manfaat ini sangat eksklusif terkait dengan olahan teh hijau dengan kandungan katekin tinggi, antioksidan yang dapat mempercepat metabolisme dan mendorong pembakaran lemak.

    4. Air Chia Seed

    Air chia seed adalah minuman sederhana dan efektif untuk menurunkan berat badan. Biji-bijian yang kaya serat ini membantu pencernaan, membantu tubuh memproses nutrisi secara efisien dan mencegah kembung.

    Tambahkan sesendok chia seed ke dalam secangkir air hangat dan biarkan terendam selama beberapa menit, lalu minum. Saat direndam dalam air, chia seed akan membesar dan membentuk tekstur seperti gel, sehingga membuat kenyang lebih lama dan menahan keinginan untuk makan.

    5. Teh Hijau dengan Irisan Lemon

    Ini adalah perpaduan yang kuat antara dua komponen yang kaya antioksidan. Teh hijau mengandung katekin, terutama EGCG, yang membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak.

    Irisan lemon juga membantu meningkatkan asupan vitamin C, yang mendukung pencernaan dan detoksifikasi. Kombinasi ini dapat merangsang pembakaran lemak, pencernaan, dan detoksifikasi untuk menurunkan berat badan.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Stop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh Dilupakan


    Jakarta

    Banyak mitos seputar diet yang kerap salah dan tak sepenuhnya benar. Seperti mitos karbo bikin gemuk hingga konsumsi gula yang tak disarankan saat diet.

    Di tengah maraknya informasi soal kesehatan di media sosial, banyak orang kebingungan membedakan mana saran gizi yang benar dan mana yang menyesatkan.

    Dilansir dari BBC (19/06), Tai Ibitoye, ahli gizi terdaftar sekaligus dosen di bidang nutrisi dan diet, ia membagikan lima mitos diet paling umum yang sering ia dengar dari pasien hingga di acara kesehatan. Ternyata tak semua mitos diet dibenarkan, ada penjelasan ilmiah di baliknya.


    Berikut lima penjelasannya:

    1. Karbohidrat Bikin Gemuk

    Stop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh DilupakanStop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh Dilupakan Foto: Ilustrasi iStock

    Anggapan ini keliru. Karbohidrat dalam 1 gram hanya mengandung 4 kalori, jauh lebih rendah dibanding lemak yang memiliki 9 kalori per 1 gram. Memang benar bahwa menghindari karbohidrat bisa menurunkan berat badan, tetapi yang hilang adalah cairan tubuh bukan lemak.

    Selain itu, diet ekstrem yang mengeliminasi satu kelompok makanan biasanya tidak sehat dan tak berkelanjutan, efeknya bisa membuat berat badan kembali naik.

    Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh dan penting untuk fungsi metabolisme. Komite Penasihat Ilmiah Nutrisi di Inggris bahkan merekomendasikan agar 50% asupan energi harian berasal dari karbohidrat. Solusinya bukan menghindari, melainkan memilih jenis karbohidrat yang lebih sehat seperti roti gandum utuh, pasta gandum, nasi merah, sayuran, buah, serta kentang dengan kulitnya.

    2. Bahaya Konsumsi Gula

    Stop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh DilupakanStop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh Dilupakan Foto: Ilustrasi iStock

    Banyak orang salah kaprah soal gula dalam buah. Padahal gula alami seperti fruktosa dalam buah berbeda dari gula tambahan. Penelitian yang mengaitkan fruktosa dengan kolesterol tinggi dan tekanan darah umumnya berfokus pada sirup jagung fruktosa tinggi, bukan fruktosa alami dalam buah utuh.

    Gula dalam buah tidak termasuk dalam kategori “gula bebas” yang perlu dibatasi. Justru, konsumsi buah dan sayuran terbukti dapat menurunkan risiko penyakit jantung, hipertensi, dan beberapa jenis kanker. Buah juga mengandung vitamin, mineral, serat, dan fitokimia yang penting bagi kesehatan.

    Dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya lima porsi buah dan sayur setiap hari. Jus buah hanya dihitung satu porsi, berapapun banyaknya, karena proses pengolahan menghilangkan sebagian besar serat.

    3. Diet Detoks ‘Menetralkan’ Tubuh

    Stop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh DilupakanStop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh Dilupakan Foto: Ilustrasi iStock

    Mitos detoks tubuh lewat jus atau makanan khusus sering dilakukan banyak orang setelah makan secara berlebihan, seperti saat liburan. Namun faktanya, tubuh manusia dirancang dengan sistem detoksifikasi alami melalui hati, ginjal, dan saluran pencernaan.Kecuali jika seseorang memiliki kondisi medis tertentu.

    Jadi sebenarnya tidak ada makanan, minuman, atau suplemen khusus yang dibutuhkan untuk membersihkan racun. Banyak diet detoks justru berisiko karena bersifat ekstrem dan minim bukti ilmiah.

    Meskipun ada saran positif seperti memperbanyak buah dan sayur serta mengurangi asupan lemak jenuh dan gula, anjuran menghindari makanan tertentu secara total bisa menimbulkan seseorang jadi kekurangan nutrisi. Pola makan seimbang, tidur cukup, tidak merokok, tidak minum alkohol, dan olahraga rutin lebih efektif untuk menjaga kesehatan tubuh dibandingkan mengikuti diet detoks.

    4. Produk Vegetarian Lebih Sehat

    Stop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh DilupakanStop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh Dilupakan Foto: Ilustrasi iStock

    Tidak semua makanan berlabel vegan atau vegetarian otomatis sehat. Banyak produk nabati yang sudah diproses dan tinggi lemak jenuh, garam, atau gula. Misalnya, es krim vegan bisa memiliki kadar gula setara dengan es krim susu.

    Beberapa pengganti daging seperti sosis atau burger berbahan kedelai memang kaya protein, tetapi sering kali tinggi garam dan lemak. Karena itu penting untuk membaca label nutrisi dan memperhatikan cara pengolahan makanan, seperti menghindari metode menggoreng atau tambahan bahan tinggi lemak.

    Diet vegetarian atau vegan yang terencana dengan baik memang dapat mendukung kesehatan, tetapi bukan berarti semua produk nabati bisa dikonsumsi tanpa batas.

    5. Produk Susu Tidak Dibutuhkan dalam Diet

    Stop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh DilupakanStop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh Dilupakan Foto: Ilustrasi iStock

    Produk susu sebenarnya dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat dan seimbang. Kandungan gizinya sangat lengkap mulai dari protein, kalsium, yodium, fosfor, kalium, hingga vitamin B. Beberapa produk susu fermentasi seperti yoghurt probiotik dan kefir juga mengandung bakteri baik yang mendukung kesehatan saluran pencernaan.

    Meski mengandung laktosa (gula alami dalam susu), jenis gula ini tidak termasuk dalam kategori gula bebas yang perlu dibatasi karena hadir bersama nutrisi penting lain dalam satu paket.

    Kecuali seseorang memiliki alergi atau intoleransi terhadap susu, selebihnya tidak ada alasan untuk menghilangkan produk susu dari pola makan. Namun, jika memilih untuk tidak mengonsumsi produk susu, misalnya karena menjalani pola makan vegan dan sebagainya, maka perlu memastikan asupan nutrisi penggantinya tetap terpenuhi. Pilihlah produk pengganti susu yang telah diperkaya dengan zat gizi penting seperti yodium, kalsium, dan vitamin B.

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Keren! Wanita Ini Sukses Turun BB 60 Kg dalam 1 Tahun


    Jakarta

    Seorang wanita membagikan kisah sukses menjalani diet ketat. Selama setahun, wanita berbobot 150 kilogram ini berhasil menurunkan berat badan hingga 60 kilogram.

    Tubuh langsing ideal memang dambaan semua wanita di dunia. Oleh karena itu, banyak wanita yang mati-matian menurunkan berat badan dengan menjalani berbagai metode diet.

    Mulai dari menurunkan berat badan dengan cara membatasi asupan kalori, hanya mengonsumsi sayuran, dan metode lainnya. Kunci keberhasilan diet ini adalah harus dilakukan secara konsisten.


    Dilansir dari Food NDTV (29/1/2025), seorang wanita bernama Rajii Ghanghas asal India membagikan kisah suksesnya menurunkan berat badan. Ghanghas menerapkan diet itu selama 1 tahun dan konsisten.

    Awalnya, bobot Ghanhas mencapai 150 kilogram. Namun, setelah menerapkan diet yang konsisten ia berhasil menurunkan berat badan sebanyak 60 kilogram. Kini, bobot tubuhnya hanya sekitar 90 kilogram.

    kisah diet sukses turun berat badan 60 kilogramkisah diet sukses turun berat badan 60 kilogram Foto: Instagram @rajiighanghas / iStock

    Ghanghas bertekad menurunkan berat badan karena menyadari kesehatannya terancam. Kini ia divonis berada dalam tahap pradiabetes dan alami keseimbangan hormonal. Ia juga mengungkapkan bahwa tubuhnya mudah merasa lelah dan penampilannya buruk.

    “Saya tidak apa-apa jika tidak cantik, tapi saya tidak bisa kalau sampai mati,” ungkap Ghanghas.

    Ghanghas mengatur pola makan setiap hari. Mulai dari asupan sarapan, makan siang, hingga rutinitas racikan minuman yang dikonsumsi setiap hari.

    Berikut pola makan yang diterapkan oleh Ghanghas:

    kisah diet sukses turun berat badan 60 kilogramkisah diet sukses turun berat badan 60 kilogram Foto: Instagram @rajiighanghas / iStock

    1. Minuman pagi: Ghanghas selalu mengonsumsi minuman detoks. Racikannya terbuat dari rempah-rempah khas India, seperti rebusan fenugreek dan biji karom.

    2. Sarapan: poha (olahan nasi India) yang disajikan dengan sayuran dan dadih (olahan yogurt).

    3. Makan siang: overnight oats (oat yang didiamkan semalaman).

    4. Makan malam: sandwich isi sayuran panggang.

    5. Camilan sore: salad jagung dan teh hijau.

    6. Minuman sebelum tidur: minuman detoks.

    Ghanghas memulai dietnya pada awal 2024 dan masih terus berjalan hingga sekarang. Pada 2025, ia bertekad untuk menjadi lebih bugar dan sehat.

    (yms/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • 9 Minuman Detoks Ginjal, Bantu Buang Racun dalam Tubuh!

    Jakarta

    Ada minuman yang bisa dikonsumsi untuk membersihkan ginjal kotor atau mengalami kerusakan. Minuman detoks ginjal ini dapat mengusir limbah sisa metabolisme yang menumpuk dan berisiko menyebabkan kondisi seperti batu ginjal melalui urine.

    Sejumlah minuman ini terbuat dari bahan alami yang mudah ditemukan. Cara buatnya pun gampang dan dapat dibikin sendiri di rumah. Lantas, ada apa saja minuman untuk pembersih ginjal?

    9 Minuman Detoks Ginjal

    Ada sejumlah minuman pembersih ginjal yang dapat dikonsumsi untuk menghilangkan racun di organ tersebut. Dilansir GoodRx dan Healthline, berikut beberapa minuman detoks ginjal yang bisa dibuat sendiri di rumah:


    1. Air Putih

    Setiap organ di dalam tubuh membutuhkan air agar dapat bekerja dengan baik. Begitu juga dengan ginjal. Ginjal memerlukan air untuk mengeluarkan urine. Lewat urine, limbah sisa metabolisme di dalam tubuh seperti urea dan racun akan terbuang.

    Namun jika asupan air sedikit, produksi dan volume urine akan rendah. Limbah sisa pun jadi menumpuk di dalam tubuh. Dan ini dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

    Karena itu, minum air putih yang cukup itu penting agar ginjal dapat membuang zat sisa berlebihan. Terlebih ini penting untuk detoksifikasi dan menjaga kesehatan ginjal secara menyeluruh.

    2. Jus Wortel

    Jus wortel dapat memberi efek antioksidan bagi tubuh. Penelitian terhadap tikus menemukan wortel yang dikonsumsi bersamaan dengan obat perusak ginjal bisa melindungi organ tersebut dari kerusakan.

    Meski efeknya belum terbukti pada ginjal manusia, tapi jus wortel dapat dikonsumsi rutin. Lantaran buah ini berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga memelihara kulit dna rambut.

    3. Jus Buah Bit

    Jus bit juga memiliki sifat antioksidan. Studi terhadap hewan menunjukkan efek antioksidan buah ini bantu melindungi dari ginjal dari kerusakan. Selain itu, jus bit diyakini bisa meningkatkan aliran darah ke ginjal.

    Beberapa bukti lain menemukan buah bit dapat menurunkan tekanan darah yang tinggi. Tekanan darah tinggi diketahui bisa memberatkan ginjal. Karena itu, jus bit boleh coba dikonsumsi untuk menstabilkan tekanan darah.

    4. Jus Jeruk

    Jeruk mengandung asam sitrat yang dapat cegah pembentukan batu ginjal. Caranya dengan mengikat kalsium dalam urine sehingga pertumbuhan kristal yang menyebabkan batu ginjal bisa terhambat.

    Buah jeruk dapat diolah menjadi minuman jus untuk mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal kalsium oksalat. Efek tersebut bisa terlihat pada pengidap batu ginjal maupun orang yang sehat.

    5. Jus Apel

    Uji penelitian memperlihatkan urine orang yang rutin minum jus apel punya kemungkinan yang kecil untuk membentuk batu ginjal kalsium oksalat. Walau ini adalah penelitian skala kecil, jus apel bisa diminum karena bukan hanya menawarkan perlindungan bagi ginjal tetapi juga bagi mata, gigi, dan jantung.

    6. Perasan Lemon

    Air perasan lemon juga mengandung sitrat yang bisa detoks ginjal dengan mengikat kelebihan kalsium penyebab pembentukan kristal.

    Bukan hanya mengurangi risiko terkena, sebuah penelitian menemukan konsumsi rutin perasan lemon dapat mencegah batu ginjal muncul kembali pada orang yang pernah mengalaminya.

    7. Jus Melon

    Lagi-lagi asam sitrat pada buah seperti melon dapat menurunkan risiko terkena batu ginjal. Zat tersebut bantu membuang kelebihan kalsium melalui urine. Selain itu, kandungan air yang tinggi dalam melon juga bantu ginjal bisa bekerja menyaring produk limbah dan mengeluarkannya lewat urine.

    Oleh karenanya, jus melon bisa dibuat di rumah untuk membersihkan ginjal. Buah ini juga cocok jadi camilan selama musim kemarau yang terik.

    8. Jus Semangka

    Kandungan air yang tinggi dalam semangka dapat bantu tubuh memperoleh asupan cairan yang dibutuhkan. Buah ini juga bisa menghidrasi tubuh sehingga organ-organ di dalamnya, termasuk ginjal, menjalankan fungsinya dengan baik.

    Tubuh yang mendapatkan asupan cairan yang cukup maka produksi urine normal. Limbah sisa metabolisme tidak akan menumpuk dan justru ikut terbuang lewat urine. Demikian masalah ginjal seperti batu ginjal dapat dihindari. Untuk mengkonsumsi melon dapat dibuat jus atau langsung dimakan.

    9. Teh Herbal

    Selain jus buah-buahan, teh herbal yang terbuat dari jahe, ginseng, atau kunyit juga dapat diminum untuk membersihkan organ ginjal.

    Dilansir Verywell Health, kunyit diyakini bisa mengurangi urea, mencegah peradangan pada ginjal dan bantu mengeluarkan limbah melalui urine. Sementara jahe bantu membatasi toksisitas ginjal.

    Teh dari sejumlah rimpang tersebut dapat dibuat dengan merendamnya dalam segelas air panas dan dibiarkan selama beberapa menit kemudian diminum. Bisa juga direbus dalam air terlebih dahulu dan baru diminum bila sudah hangat.

    Nah, itu tadi sederet minuman detoks ginjal yang dapat dicoba untuk membersihkan organ tersebut. Hasilnya diharapkan bisa berdampak menyeluruh untuk menurunkan risiko terkena penyakit, misal batu ginjal.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • 7 Jus Diet untuk Turunkan BB dan Bikin Perut Langsing

    Jakarta

    Jus diet yang dibuat dari kombinasi buah, sayur, dan bahan alami lainnya, bisa jadi minuman sehat. Terutama untuk mendukung program penurunan berat badan dan detoksifikasi tubuh.

    Lalu, jus apa yang bagus untuk diet? Simak daftarnya di bawah ini.

    Jus yang Bagus untuk Diet

    Berikut adalah rekomendasi menu jus diet untuk 7 hari yang bisa dicoba:


    1. Jus Wortel

    Carrot juice in glass and fresh carrots Healthy food on a grey stone background.ilustrasi jus wortel. Foto: Getty Images/iStockphoto/AnnaPustynnikova

    Minuman jus wortel 100% (tanpa gula) adalah padat nutrisi yang mengandung banyak vitamin A dan karotenoid sehat. Jus wortel bisa meningkatkan asupan serat, dengan meningkatkan rasa kenyang dan mengatur nafsu makan.

    Menariknya, hasil studi selama 8 minggu pada tahun 2020 oleh Tomohisa Takagi, dkk, yang melibatkan 28 pria dengan obesitas menemukan, mereka yang minum minuman kaya karotenoid setiap hari secara signifikan mengalami pengurangan lemak perut.

    2. Jus Seledri

    ilustrasi jus seledri.ilustrasi jus seledri. Foto: Getty Images/Johner RF/Johner Images

    Jus seledri rendah kalori, di mana 1 cangkir mengandung 33 kalori. Namun, ia juga mengandung lebih dari 95% air.

    Tinjauan tahun 2023 dari Oluwakemi L Adeola, dkk, yang dimuat National Library of Medicine, menunjukkan bahwa memilih makanan dan minuman dengan kepadatan kalori yang lebih rendah (seperti sayuran dan mengikuti pola makan nabati) bisa bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan lemak.

    Jus seledri juga jadi sumber antioksidan dan senyawa tanaman yang bermanfaat. Hal ini membantu mengurangi stres oksidatif dan melawan peradangan.

    3. Jus Tomat

    Ilustrasi jus tomatIlustrasi jus tomat. Foto: Getty Images/iStockphoto/burakkarademir

    Dilansir laman Today, ahli diet Natalie Rizzo, mengungkapkan bahwa jus tomat itu mengandung banyak kalium, dan rendah kalori serta gula. Selain rendah sodium, tomat juga cenderung mengurangi nafsu makan. Selain itu, tomat kaya akan antioksidan seperti likopen dan vitamin C.

    4. Jus Buah Delima

    Pomegranate Juice with fresh pomegranate and seedsPomegranate Juice with fresh pomegranate and seeds. Foto: Getty Images/Burcu Atalay Tankut

    Jus diet selanjutnya adalah jus delima. Jus delima kaya akan polifenol, antioksidan yang melawan peradangan. Kandungan tersebut juga telah dikaitkan dengan kesehatan jantung , tekanan darah rendah, dan aktivitas anti-kanker.

    5. Jus Buah Bit

    Juice buah bit untuk ibu hamilIlustrasi jus buah bit. Foto: Getty Images/Angelika Mostova

    Buah bit mengandung banyak antioksidan yang mendukung penurunan berat badan. Kalsium, vitamin C, zat besi, kalium, dan magnesium ada dalam bit.

    Selain itu dibandingkan jus lainnya, jus bit juga sedikit lebih rendah kadar gulanya. Penelitian menunjukkan konsumsi antioksidan tinggi dapat membantu menurunkan indeks massa tubuh (BMI) pada orang obesitas.

    6. Jus Jeruk

    Jus jerukIlustrasi jus jeruk. Foto: Getty Images/DianaHirsch

    Jus jeruk dikenal dengan kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Tidak masalah untuk mengkonsumsi jus jeruk dari konsentrat, jika tidak ditambahkan gula.

    7. Jus Ceri Asam

    Ahli diet terdaftar di New York dan penulis “Finally Full, Finally Slim, Lisa Young, menyarankan untuk memilih jus ceri asam alami tanpa tambahan gula.
    Segelas jus ceri asam bisa mengandung 6% zat besi dan kalium, yang dibutuhkan seseorang dalam sehari.

    Sebagai catatan jika memilih produk jus, kita juga perlu berhati-hati. Karena banyak “produk jus” yang sebenarnya adalah minuman manis dengan kandungan gula (banyak berupa air dengan tambahan gula seperti sirup jagung fruktosa tinggi).

    Menurut The Dietary Guidelines for Americans 2020-2025 atau Pedoman Diet untuk Orang Amerika, saat memilih jus di toko, penting untuk melihat label dan memilih hanya jus 100%, yang padat nutrisi.

    (khq/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Campur Kopi Hitam dengan 5 Bahan Ini Untuk Kurangi Perlemakan Hati


    Jakarta

    Mengonsumsi kopi hitam dapat membantu mengurangi perlemakan hati (fatty liver). Khasiatnya semakin ampuh ketika dicampur dengan 5 bahan alami ini.

    Fatty liver atau perlemakan hati merupakan kondisi ketika organ hati menyimpan terlalu banyak lemak. Ada banyak pemicunya, salah satunya pola makan yang buruk.

    Misalnya terlalu banyak minum minuman beralkohol hingga berlebihan makan yang menyebabkan obesitas. Kondisi ini bisa mengganggu fungsi hati untuk membantu proses metabolisme tubuh.


    Namun, perlemakan hati bisa diatasi dengan mengonsumsi kopi hitam. Kafein pada kopi dapat berperan meningkatkan enzim ALT dan AST pada hati.

    Agar lebih efektif mengurangi lemak pada hati, kamu juga bisa menambahkan 5 bahan ini pada seduhan kopi hitam:

    1. Air jeruk lemon

    Coffee cup and beans on old kitchen table. Top view with copy space for your text. coffee bag and with sliced Air jeruk lemon mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Foto: iStock

    Perpaduan antara kopi hitam dan air jeruk lemon bagus untuk mengurangi perlemakan hati. Air jeruk lemon mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan.

    Vitamin C tersebut akan melindungi sel hati dari kerusakan stres oksidatif. Jus lemon juga meningkatkan detoksifikasi karena mengaktifkan hati mengeluarkan empedu.

    Mengingat empedu tersebut yang memfasilitasi pemecahan atau pembuangan lemak oleh hati dengan lebih efektif. Menambahkan jus lemon pada kopi hitam terbukti meningkatkan fungsi hati.

    2. Kunyit

    Menambahkan sejumput kunyit ke dalam kopi hitam dapat meningkatkan kesehatan hati. Ini karena adanya kurkumin yang memiliki sifat anti inflamasi pada kandungan kunyit.

    Kurkumin tersebut akan membantu mengurangi peradangan hati dan stres oksidatif, yang keduanya merupakan faktor kunci penyebab terjadinya perlemakan hati.

    Selain itu, menambahkan kunyit pada kopi hitam akan mendorong proses detoksifikasi di hati sehingga membantu membuang racun.

    Bahan campuran kopi hitam untuk mengurangi perlemakan hati ada di halaman selanjutnya.

    3. Kayu Manis

    kopi kayu maniskopi kayu manis untuk meningkatkan kesehatan hati. Foto: Getty Images/iStockphoto/nerudol

    Kayu manis merupakan bumbu dapur yang kuat untuk meningkatkan kesehatan hati. Kayu manis dilengkapi dengan sifat anti inflamasi dan kandungan antioksidan yang tinggi.

    Kedua hal tersebut yang akan mengurangi peradangan hati. Selain itu, kayu manis juga akan membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

    Dengan begitu, lemak yang mengendap pada hati akan luntur sedikit demi sedikit. Perpaduan kopi hitam dan kayu manis ini juga dapat membantu metabolisme lemak yang sehat.

    4. Jahe

    Jahe dikenal akan potensinya yang memiliki sifat anti-inflamasi. Dengan memasukkan jahe ke kopi hitam, maka bisa menstimulasi fungsi hati melalui penghambatan peradangan.

    Tak hanya itu, menambahkan jahe pada kopi hitam pun bisa meningkatkan metabolisme lemak. Jahe berperan dengan merangsang pencernaan yang baik serta efisien dalam proses metabolisme.

    5. Minyak Zaitun

    pola makan orang tertua di dunia yang suka konsumsi minyak zaitunMinyak zaitun kaya akan asam lemak omega-3. Foto: iStock/site news

    Menambahkan minyak zaitun ke racikan kopi hitam tidak hanya meningkatkan karakteristik rasanya, tetapi juga meningkatkan manfaatnya untuk mengurangi perlemakan hati.

    Minyak zaitun tinggi akan asam lemak omega-3 yang berguna untuk mengontrol berat badan Selain itu, minyak zaitun juga dapat menurunkan tingkat enzim hati.

    Sebuah studi yang diterbitkan oleh World Journal of Gastroenterology membuktikan bahwa minyak zaitun mampu menurunkan penumpukan lemak pada hati.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Manfaat Sehat Makan Timun Suri, Turunkan BB dan Lancarkan Pencernaan


    Jakarta

    Timun suri muncul musiman saat Ramadan. Buah yang biasa disajikan untuk kreasi takjil ini mengandung beragam manfaat. Menyehatkan jantung dan turunakn berat badan.

    Timun suri menjadi salah satu buah yang umum dikonsumsi selama Ramadan tiba. Buah berwanra kuning keemasan ini dapat menyegarkan dahaga ketika buka puasa.

    Biasanya timun suri diolah menjadi kreasi es yang menyegarkan. Racikannya cukup sederhana, hanya ditambahkan sirup dan es batu. Bisa juga dijadikan campuran es buah.


    Selain menyegarkan, timun suri juga mengandung nutrisi penting untuk tubuh. Nutrisi ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, seperti menjaga imunitas hingga mengontrol hipertensi.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut 8 manfaat rutin mengonsumsi timun suri:

    1. Kandungan Nutrisi Timun Suri

    Rizki (33) pedagang musiman timun suri melayani pembeli di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (24/3/2023).ilustrasi Timun Suri Foto: Grandyos Zafna

    Timun suri memiliki tekstur yang berbeda dengan jenis timun biasa. Daging buahnya lembut dan berserat, seperti campuran antara melon dan apel.

    Sama seperti jenis timun lainnya, timun suri juga mengandung air yang tinggi. Sekitar 96 persen dari buah timun suri adalah air, seperti mengutip Hello Sehat.

    Kandungan nutrisi lain dari 100 gram timun suri menurut Fat Secret di antaranya mengandung kalori 16 kcal, lemak 0,12 gram, karbohidrat 3,65 gram, dan protein 0,65 gram. Buah ini juga tinggi serat, magnesium, dan kalium.

    2. Mengandung Zat Antioksidan Tinggi

    Timun suri juga memiliki istilah lain di beberapa negara. Buah ini populer disebut sebagai ‘queen cucumber’ dan mentimun malabar. Diketahui juga kalau timun suri mengandung zat antioksidan yang melimpah.

    Kandungan antioksidan pada timun suri ini dapat menjaga imunitas tubuh selama berpuasa. Jika rutin mengonsumsinya dapat mencegah kerusakan sel yang disebabkan radikal bebas. Bahkan, biji timun suri juga mengandung antioksidan yang dapat mengontrol kadar kolesterol.

    3. Tingkatkan Kesehatan Jantung

    Timun suri ini diketahui mengandung sejumlah mineral, seperti magnesium, kalsium, kalium, dan silika yang cukup tinggi. Kandungan mineral tersebut tentunya baik bagi kesehatan tubuh.

    Telah terbukti dalam memberikan dampak positif pada tekanan darah. Fakta ini juga merujuk manfaatnya yang baik bagi kesehatan kardiovaskular berhubungan dengan jantung.

    4. Melancarkan Pencernaan

    Lebih lanjut, timun suri juga dapat memberikan manfaat pada kesehatan kulit dan mata. Buah yang tinggi serat ini berperan baik dalam meningkatkan kesehatan pencernaan.

    Sehingga, penikmat timun suri akan terhindar dari sembelit selama berpuasa. Cocok dikonsumsi saat buka puasa. Jika ingin lebih terasa manfaatnya bisa dikonsumsi tanpa tambahan pemanis.

    5. Menyehatkan Kulit

    Timun suri jadi buah favorit saat bulan Ramadhan karena kerap dijadikan menu buka puasa. Pedagang timun suri pun mulai bermunculan jelang Ramadhan di Bogor.Timun suri Foto: M. Solehudin

    Timun suri juga diketahui mengandung vitamin C yang tinggi. Jumlah kandungan vitamin C ini sekitar 20 mg per 100 gram, mengutip Jurnal Ilmiah Mahasiswa.

    Kandungan vitamin C ini dapat berperan dalam meningkatkan kesehatan kulit dan menjaga imunitas. Daging buah ini juga mengandung asam kafeat yang dapat meredakan peradangan.

    6. Aman untuk Penderita Diabetes

    Penderita diabetes diketahui harus memilah makanan dan minuman yang dikonsumsi selama puasa, termasuk buah-buahan. Karena, ada beberapa jenis buah mengandung gula tinggi yang dapat membuat gula darah melonjak.

    Timun suri salah satu buah yang aman dikonsumsi, karena mengandung karbohidrat kompleks. Kandungan tersebut diketahui berfungsi menaikkan gula darah secara perlahan, sehingga lonjakan bisa dihindari.

    7. Turunkan Berat Badan

    Kandungan serat pada timun suri juga dapat berguna dalam menurunkan berat badan. Kandungan tersebut membantu metabolisme tubuh dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Ketika dikonsumsi saat buka puasa, timun suri ini dapat dijadikan sebagai penekan nafsu makan. Sehingga, asupan kalori setelah berbuka puasa bisa lebih sedikit.

    8. Detoksifikasi Tubuh

    Menurut berbagai sumber, timun suri juga bermanfaat untuk detoksifikasi tubuh. Ini karena timun suri memiliki efek diuretik alami yang membantu tubuh dalam membuang racun melalui urine.

    Timun suri juga diketahui mengandung air dan mineral tinggi. Kandungan tersebut dapat menjaga keseimbangan cairan tubuh dan meningkatkan fungsi pada ginjal.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Begini Cara Aman Konsumsi Air Lemon Setiap Hari


    Jakarta

    Air lemon telah lama dikenal sebagai minuman yang kaya manfaat bagi kesehatan. Bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga melancarkan pencernaan.

    Umumnya air lemon ini berupa racikan air jeurk lemon segar yang dicampur dengan air putih matang. Baik air hangat maupun air dingin tanpa tambahan bahan apapun

    Namun, konsumsi air lemon setiap hari juga perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan efek samping yang merugikan.


    Dilansir dari CNN Indonesia (18/3) berikut beberapa cara aman mengonsumsi air lemon setiap hari:

    1. Gunakan air hangat atau suhu ruang

    manfaat konsumsi air lemon hangatmanfaat konsumsi air lemon hangat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Mengonsumsi air lemon dengan air hangat atau suhu ruang lebih disarankan daripada air dingin. Ini membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal dan memberikan efek menenangkan pada tubuh.

    2. Jangan gunakan terlalu banyak lemon

    Meski kaya vitamin C, penggunaan terlalu banyak lemon dapat meningkatkan keasaman dalam tubuh dan menyebabkan iritasi lambung. Disarankan untuk menggunakan setengah hingga satu buah lemon tiap gelas air.

    3. Minum dengan sedotan

    Ilustrasi air lemonIlustrasi air lemon Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexPro9500

    Kandungan asam dalam lemon dapat merusak enamel gigi jika dikonsumsi langsung. Menggunakan sedotan dapat membantu mengurangi kontak langsung asam dengan gigi dan mencegah risiko kerusakan gigi.

    4. Bilas mulut setelah minum

    Setelah mengonsumsi air lemon, berkumurlah dengan air putih untuk menetralkan asam yang tersisa di mulut. Jangan langsung menyikat gigi karena bisa memperparah erosi enamel.

    5. Konsumsi di waktu yang tepat

    Minum air lemon di pagi hari saat perut kosong dapat membantu metabolisme, tetapi bagi yang memiliki masalah lambung seperti maag, lebih baik mengonsumsinya setelah makan.

    6. Kombinasikan dengan bahan sehat lain

    Untuk manfaat lebih maksimal, air lemon dapat dikombinasikan dengan madu, jahe, atau mint yang dapat membantu meningkatkan efek detoksifikasi dan menambah rasa.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com