Tag: diet sehat

  • Kiat Wanita Sukses Pangkas BB 50 Kg Tanpa Olahraga, Begini Pola Makannya

    Jakarta

    Seorang wanita di Malaysia bernama Adila berhasil membuat warganet terkejut dengan perubahan penampilannya. Melalui akun TikTok pribadinya, ia membagikan tipsnya dalam menurunkan berat badan dalam waktu dua tahun.

    Adila mengatakan metode yang dilakukannya berfokus pada pengurangan konsumsi gula dan porsi karbohidrat. Ia juga meningkatkan asupan serat dari buah dan sayuran untuk memenuhi kebutuhannya.

    Sebelumnya, berat badan Adila mencapai 95 kg. Berkat diet yang dijalaninya, berat badannya kini berada di angka 48 kg dengan tinggi 138 cm.


    Namun, siapa sangka berat badan Adila bisa turun meski dirinya jarang berolahraga. Tipsnya adalah dengan menjaga pola makan dan hidup yang sehat.

    “Kurangkan makan berminyak, banyak makan rebus atau bakar, banyak juga makan buah dan sayur,” tulis Adila di akun TikTok pribadinya.

    Menurut Adila, bagaimana pun pola diet yang dilakukan, hal yang harus dilakukan adalah disiplin. Selama diet, ia banyak mengkonsumsi sayur, buah, dan masih makan nasi.

    Seperti diet kebanyakan, Adila juga menghindari makan malam. Ia juga memastikan tidak mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula.

    “Kalau lapar, makan sayur, salad, atau buah yang banyak. Saat makan siang, boleh nasi tapi jangan terlalu banyak, cukup separuh saja. Makan hanya dua kali sehari,” kata Adila.

    “Jangan minum minuman manis atau makanan yang mengandung gula. Saat makan siang, porsi dalam piring lebihkan sayur dan lauk. Untuk malam hari, minum air detoks,” sambungnya.

    Meski begitu, Adila merasa prosesnya dalam menurunkan berat badan sangat sulit. Ia harus berusaha melawan keinginannya untuk makan berlebih, termasuk yang manis-manis.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Meghan Trainor Sukses Pangkas 27 Kg, Begini Caranya Dapatkan BB Ideal


    Jakarta

    Penyanyi Meghan Trainor sempat kesulitan dengan berat badannya. Saat hamil anak pertamanya, Riley, bobot Meghan Trainor sempat menyentuh 90 kg.

    “Berat badanku sekitar 90 kg saat lahiran Caesar,” tutur Meghan Trainor kepada Entertainment Tonight Canada.

    Setelah melahirkan, dia mulai fokus untuk menjaga kesehatan dan mengubah kebiasaannya. Selama beberapa tahun terakhir, Meghan Trainor berhasil turun 27 kg dengan diet dan olahraga.


    Pelantun ‘Me Too’ itu juga mengatakan agar mendapatkan berat badan ideal, dia berolahraga setiap hari dan menantang dirinya sendiri. Katanya, “jika saya bisa selamat dari operasi caesar, saya pasti bisa melakukan apa saja.”

    Di awal perjalanan dietnya, Meghan Trainor berfokus untuk turun setidaknya satu pon sepekan demi sepekan. Selama proses penurunan berat badan, dia juga rutin gym dan angkat beban.

    “Saya merasa sangat senang ketika berolahraga,” ucapnya.

    Saat masih melajang, Meghan Trainor banyak mengonsumsi junkfood seperti pizza, pasta dan burger. Namun setelah bertemu dengan sang suami, Daryl Sabara, pola makannya berubah total, terutama pascamelahirkan.

    Sebelumnya, Meghan sempat mengungkapkan pada People bahwa ia ingin memiliki tubuh yang lebih bugar sebelum tur konsernya. Ia mulai berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Jarang Diketahui, Kebiasaan Makan Ini Bisa Bantu Turunkan BB dengan Cepat

    Jakarta

    Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan, termasuk dengan menerapkan metode diet dan rencana olahraga konvensional. Namun, bagi sebagian orang untuk konsisten melakukan dua hal tersebut mungkin terasa menyulitkan.

    Meskipun begitu, nyatanya dengan mengubah kebiasaan cara makan dapat membantu untuk mencapai tujuan tersebut dengan lebih mudah. Dikutip dari Healthline, berikut merupakan cara makan berdasarkan sains yang dapat membantu untuk menurunkan berat badan:

    1. Mengunyah Makanan Perlahan

    Organ otak membutuhkan waktu untuk memproses bahwa tubuh sudah cukup makan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengunyah makanan secara menyeluruh dan lebih lambat dikaitkan dengan faktor yang mungkin terkait dengan penurunan berat badan, termasuk:


    • Penurunan asupan makanan
    • Perut terasa penuh
    • Ukuran porsi lebih kecil

    Kecepatan dalam menghabiskan makanan dapat memengaruhi berat badan. Sebuah tinjauan tahun 2021 melaporkan bahwa seseorang yang tidak makan dengan cepat memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang jauh lebih rendah dibandingkan orang yang makan dengan cepat.

    2. Porsi Kecil

    Menggunakan piring yang lebih kecil dapat membantu tubuh untuk mengonsumsi porsi makanan yang lebih keci. Karenanya lebih sedikit kalori dengan membuat porsi tampak lebih besar. Di sisi lain, piring yang besar dapat membuat porsi terlihat lebih kecil, menyebabkan keinginan untuk menambahkan lebih banyak makanan.

    Sebuah tinjauan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa piring pengontrol porsi juga dapat membantu untuk mengurangi berat badan, BMI (body mass index), lingkar pinggang, dan penanda lipid darah. Pertimbangkan untuk menyajikan makanan padat nutrisi dan rendah kalori di piring yang lebih besar serta makanan tinggi kalori di piring yang lebih kecil.

    3. Mengonsumsi Banyak Protein

    Protein dapat berkontribusi terhadap penurunan berat badan dan manajemen kalori dalam beberapa cara, termasuk:

    • Meningkatkan perasaan kenyang
    • Mengurangi rasa lapar
    • Meningkatkan termogenesis makanan (proses tubuh menghasilkan panas atas respon terhadap makanan yang dikonsumsi)
    • Meningkatkan metabolisme tubuh

    Sebuah studi tahun 2020 menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi sarapan berprotein tinggi dengan telur dan roti panggang mengalami lebih sedikit rasa lapar dan mengonsumsi lebih sedikit kalori di kemudian hari daripada mereka yang mengonsumsi sarapan rendah protein dengan sereal.

    4. Menyiapkan Makanan di Rumah

    Memasak makanan di rumah merupakan sebuah cara yang bagus untuk memasukkan lebih banyak makanan yang bergizi dan seimbang. Hal tersebut dapat membantu untuk menurunkan berat badan.

    Sebuah tinjauan tahun 2020 menunjukkan bahwa seseorang yang menyiapkan lebih banyak makanan di rumah cenderung mengalami kenaikan berat badan lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang rutin menyantap makan di luar atau menyantap makanan siap saji.

    5. Banyak Minum Air Putih

    Mengonsumsi air putih dapat membantu tubuh untuk menurunkan berat badan, termasuk apabila meminumnya sebelum makan. Studi tahun 2018 menunjukkan bahwa mengonsumsi air putih sebelum makan dapat mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, tanpa memengaruhi rasa kenyang secara signifikan.

    Akademi Nutrisi dan Dietetika merekomendasikan untuk mengonsumsi air putih setidaknya 15,5 gelas atau 3,7 liter untuk pria dewasa dan 11,5 gelas atau 2,7 liter untuk wanita dewasa per hari.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Panduan ‘Clean Eating’ Buat Anak Kos, Turun BB Nggak Perlu Makanan Mahal


    Jakarta

    Viral di media sosial Twitter atau yang sekarang menjadi X, anak-anak kos mulai mencoba hidup sehat dengan menjalani metode clean eating. Banyak dari mereka yang memilih makanan warung tegal (warteg) untuk mendukung pola hidup sehat ini.

    “Warteg kan banyak pilihan, nasi, sayur, dan protein. Cut tepung-tepungan macam gorengan dan pastry,” tulis salah satu warganet di X, dikutip detikcom, Senin (25/11/2024).

    “Warteg banyak pilihan sayurnya kakk, trs kalo di tempatku ada yg jual salad sayur murah sih jd aku beli itu,” tulis akun lain.


    “Ke warteg kakk yang bisa prasmanan. aku skrg kalo ga masak ya ke warteg prasmanan terus. soalnya enak bisa portioning nasi sm lauk sesuka hati termasuk sayurnyaa (krn sayur biasanya ambil bebas),” tambah akun lain.

    Lantas, apakah bisa menu makanan di warteg mendorong pola hidup sehat clean eating?

    Menjawab hal ini,spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK, AIFO-K, CBCFF mengatakan sebenarnya clean eating bisa dilakukan anak-anak kos dengan mengonsumsi makanan-makanan yang dibeli di warteg.

    Namun, dr Putri menegaskan makanan yang dipilih adalah yang tidak terlalu banyak pemrosesan, pemanis, pengawet, perasa.
    Jadi untuk gula, garam, atau bumbu-bumbu yang lain itu hanya sebatas bumbu aja, jangan sampai berlebihan.

    “Sayur sop, tumis-tumisan, atau pecel itu masih ok,” kata dr Putri saat dihubungi detikcom, Senin (25/11/2024).

    dr Putri menambahkan jika anak-anak kos ingin mencoba clean eating namun dengan budget yang minim, dirinya merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan yang direbus, dikukus, atau yang segar.

    “Makanan clean eating gak harus mahal, jadi untuk anak kos-kosan bisa yang simpel misalkan sarapan dengan telur rebus, kentang rebus, atau roti gandum atau tawar, dengan telur omelet ala-ala, atau salad parutan wortel dengan daun selada, itu kan murah meriah,” kata dr Putri.

    “Tidak harus mahal, kalaupun mau diolah yang lain bisa ditumis. Kalau protein hewani seperti ikan, itu bisa dikukus atau dimasak kuah gitu,” sambungnya.

    dr Putri juga mengimbau pada para anak-anak kos yang mau mencoba clean eating untuk tetap memerhatikan keseimbangan nutrisi yang masuk pada tubuh. Pasalnya, jika hal ini dilewatkan, maka bisa saja tubuh menjadi gampang lemas.

    “Kalau menjalani clean eating malah jadinya lemas, berarti salah dilakukan. Pada dasarnya kalau clean eating dilakukan dengan komposisi gizi seimbang, harusnya tetap membuat kita tetap sehat dan bugar,” tutupnya.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Cara Ini Ampuh Kurangi Porsi Makan Tanpa Merasa Lapar, Cocok Buat yang Lagi Diet

    Jakarta

    Banyak orang mencari cara untuk menjaga pola makan yang sehat, terutama dalam upaya mengelola berat badan atau meningkatkan kesehatan. Beberapa strategi sederhana dan praktis dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu mencapai tujuan ini.

    Mulai dari memilih porsi makanan hingga melatih kesadaran saat makan, langkah-langkah berikut dapat menjadi solusi yang efektif. Berikut adalah tips mengurangi porsi makan tanpa rasa lapar, dikutip dari Healthline.

    1. Isi Setengah Piring dengan Sayuran

    Sayuran mengandung banyak air dan serat yang mengenyangkan, namun rendah kalori.


    Mengganti setengah dari porsi pati atau protein dengan sayuran non-tepung memungkinkan konsumsi makanan dalam jumlah yang sama sambil mengurangi asupan kalori. Penelitian menunjukkan bahwa jumlah makanan yang dikonsumsi memengaruhi rasa kenyang.

    Dalam sebuah studi, peserta diberikan jumlah pasta yang sama tetapi dengan variasi proporsi sayuran. Hasilnya, peserta mengonsumsi kalori lebih sedikit saat porsi sayuran lebih banyak tanpa menyadarinya.

    2. Konsumsi Protein

    Penelitian menunjukkan bahwa protein memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan karbohidrat atau lemak.

    Sebuah studi pada 2012 menemukan bahwa makanan dengan 20-30 persen kalori dari protein membuat peserta merasa kenyang lebih lama dibandingkan makanan dengan kandungan protein lebih rendah.

    Memanfaatkan sifat protein ini dapat dilakukan dengan mengonsumsinya di setiap waktu makan atau camilan. Pilih sumber protein rendah lemak seperti telur, unggas tanpa kulit, produk susu, ikan, atau makanan laut.

    Sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, tahu, dan selai kacang juga bisa menjadi pilihan alternatif.

    3. Pilih Air Putih saat Makan

    Mengonsumsi minuman berkalori tinggi seperti soda atau jus tidak membuat kenyang tetapi menambah kalori ekstra. Pada orang dewasa, minum air putih sebelum makan dapat membantu mengurangi asupan makanan.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang minum sekitar dua gelas air sebelum sarapan mengonsumsi 13 persen kalori lebih sedikit ketika makan dibandingkan mereka yang tidak.

    Meski efek ini kurang terlihat pada usia muda, mengganti minuman manis dengan air tetap efektif untuk mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Minumlah air putih atau minuman tanpa kalori lain untuk memenuhi kebutuhan cairan tanpa menambah kalori.

    4. Awali dengan Sup Sayuran atau Salad

    Mengawali makan dengan sup atau salad bisa membantu mengurangi total asupan kalori.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa peserta yang makan sup sebelum hidangan utama mengonsumsi 20 persen lebih sedikit kalori dibandingkan yang langsung makan hidangan utama.

    Hal serupa ditemukan pada salad. Salad kecil sebelum makan pasta mengurangi asupan kalori hingga 7 persen, sementara salad besar mengurangi hingga 12 persen.

    Sup dan salad yang kaya serat dan air dapat membantu membatasi konsumsi kalori berikutnya. Namun, perhatikan penggunaan saus salad yang dapat menambah kalori.

    5. Gunakan Piring dan Garpu Lebih Kecil

    Ukuran piring dan alat makan dapat memengaruhi jumlah makanan yang dikonsumsi. Penelitian menunjukkan bahwa piring cenderung diisi sekitar 70 persen penuh, terlepas dari ukurannya.

    Menggunakan piring kecil membuat porsi makanan terlihat lebih besar sehingga dapat membantu mengurangi asupan. Penelitian juga menemukan bahwa penggunaan sendok besar mendorong konsumsi lebih banyak, sedangkan menggunakan garpu kecil membantu mengurangi asupan makanan.

    Manfaatkan ilusi ini untuk mendukung pola makan yang lebih sehat.

    6. Latih Kesadaran saat Makan

    Kebiasaan makan sambil terganggu, seperti menonton televisi, dapat meningkatkan konsumsi makanan. Sebaliknya, makan dengan penuh kesadaran membantu lebih peka terhadap rasa kenyang dan lapar.

    Mindfulness membantu membedakan rasa lapar fisik dan emosional. Saat merasa ingin makan, refleksi apakah benar-benar lapar atau hanya bosan atau terpengaruh emosi lain. Strategi seperti berjalan, olahraga ringan, atau membuat jurnal dapat membantu mengelola kebiasaan makan emosional.

    Sediakan waktu khusus untuk makan, nikmati setiap rasa, dan fokus pada sinyal tubuh.

    7. Tambahkan Bumbu ke Makanan

    Menggunakan bumbu seperti cabai dapat membantu mengurangi nafsu makan. Capsaicin, senyawa aktif dalam cabai, terbukti menurunkan rasa lapar dan meningkatkan pengendalian asupan kalori.

    Dalam sebuah penelitian, partisipan yang makan cabai merah pedas mengonsumsi 190 kalori lebih sedikit saat makan berikutnya. Selain cabai, jahe juga memiliki efek serupa. Studi pada pria dengan berat badan berlebih menunjukkan konsumsi teh jahe saat sarapan membantu mengurangi rasa lapar.

    Tambahkan bumbu alami ke dalam makanan untuk mendukung pengendalian nafsu makan dengan cara yang sederhana.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Jadi Metode Diet Favorit Artis, Begini Aturan Intermitten Fasting yang Tepat


    Jakarta

    Intermittent fasting belakangan menjadi salah satu pola diet favorit bagi sebagian artis Tanah Air seperti Marshanda, Rina Nose, dan Adrian Maulana. Menerapkan pola diet intermittent fasting dipercaya dapat memaksimalkan hasil untuk menurunkan berat badan serta mengontrol tubuh tetap ramping dan ideal.

    Dikutip dari Healthline, intermittent fasting atau diet puasa merupakan pola makan saat tubuh bergantian di antara periode makan dan puasa. Metode ini tidak mengatur asupan makan yang dikonsumsi, melainkan hanya mengatur waktu megonsumsinya.

    Terdapat beberapa bentuk intermittent fasting yang berbeda, semuanya membagi hari atau minggu menjadi periode makan dan periode puasa.


    Sebagian orang sebenarnya sudah ‘berpuasa’ setiap hari, saat mereka tidur. Namun, intermittent fasting memungkinkan bagi setiap orang untuk melakukan beberapa usaha ekstra sebagai berikut:

    • Memperpanjang waktu puasa sedikit lebih lama
    • Melewatkan sarapan
    • Mengonsumsi makanan pertama di siang hari
    • Mengonsumsi makanan terakhir di jam 8 malam

    Tidak ada makanan yang diperbolehkan selama periode puasa, namun mereka yang menjalani intermitten fasting dapat mengonsumsi air putih, kopi, teh, dan minuman nonkalori lainnya.

    Beberapa bentuk intermittent fasting juga memperbolehkan mengonsumsi sedikit makanan rendah kalori selama periode puasa. Mengonsumsi suplemen pada umumnya diperbolehkan saat berpuasa, selama tidak ada kalori di dalamnya.

    Berikut merupakan berbagai bentuk intermittent fasting yang dapat dicoba:

    • Metode 16/8: Seseorang memiliki waktu makan tetap selama 8 jam setiap hari. Tidak boleh mengonsumsi makanan apa pun selama 16 jam sisanya, namun dapat mengonsumsi air putih, kopi tawar, atau teh.
    • Diet 5:2: Metode ini dilakukan dengan cara puasa selama 2 hari dalam seminggu. Sisanya selama lima hari, dipersilahkan makan dengan normal. Selama puasa, perhatikan kalori yang masuk. Laki-laki hanya boleh mengkonsumsi kalori sebesar 500 sedangkan perempuan 600.
    • Makan-Berhenti-Makan: Cara ini dilakukan dengan berpuasa selama 1-2 hari dalam seminggu. Namun puasanya dilakukan full selama 24 jam. Contoh, jika makan terakhir pukul 8 malam pada Rabu, maka harus menahan lapar sampai keesokan harinya di jam yang sama.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 4 Kebiasaan Simpel di Pagi Hari Bantu Turunkan BB, Cocok Buat yang Lagi Diet

    Jakarta

    Mendapatkan bentuk tubuh yang ramping dan ideal mungkin menjadi impian bagi sebagian orang. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, termasuk dengan melakukan beberapa kebiasaan kecil dalam sehari-hari.

    Faktanya, dengan melakukan perubahan kecil pada rutinitas di pagi hari dapat membantu untuk menurunkan berat badan dan membantu untuk mempertahankannya. Dikutip dari Healthline, berikut merupakan kebiasaan simpel yang dapat dicoba di rumah:

    1. Sarapan Tinggi Protein

    Mengonsumsi sarapan tinggi protein dapat membantu untuk mengurangi keinginan makan dan membantu proses penurunan berat badan. Sebuah penelitian terhadap 20 gadis remaja, menemukan bahwa mengonsumsi sarapan berprotein tinggi dapat mengurangi keinginan makan setelah makan lebih efektif dibandingkan sarapan berprotein biasa.


    Tidak hanya itu, protein dapat membantu proses penurunan berat badan dengan mengurangi kadar ghrelin atau ‘hormon lapar’ yang bertanggung jawab untuk meningkatkan nafsu makan. Satu penelitian terhadap 15 pria, diketahui bahwa sarapan tinggi protein dapat menekan sekresi ghrelin lebih efektif dibandingkan sarapan tinggi karbohidrat.

    Rekomendasi menu makanan berprotein yang dapat dicoba seperti telur, yoghurt Yunani, keju cottage, kacang-kacangan, dan biji chia.

    2. Minum Banyak Air Putih

    Air putih dapat membantu untuk meningkatkan pengeluaran energi dalam tubuh, atau jumlah kalori yang dibakar tubuh, setidaknya selama 60 menit. Sebuah penelitian kecil melaporkan bahwa mengonsumsi 500 mililiter air dapat menyebabkan peningkatan 30 persen dalam laju metabolisme, rata-rata.

    Studi lainnya melaporkan bahwa wanita dengan kondisi kelebihan berat badan yang meningkatkan asupan air putih mereka menjadi lebih dari satu liter per hari, maka kehilangan tambahan 2 kg dalam satu tahun, tanpa membuat perubahan lain dalam pola makan atau rutinitas olahraga mereka.

    3. Berjemur di bawah Sinar Matahari

    Membuka tirai agar sinar matahari masuk atau menghabiskan beberapa menit ekstra di luar setiap pagi, dapat membantu untuk memulai proses penurunan berat badan. Penelitian kecil menemukan bahwa paparan cahaya bahkan dalam tingkat sedang pada waktu tertentu dalam sehari dapat memengaruhi berat badan.

    Selain itu, paparan sinar matahari juga merupakan cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memenuhi kebutuhan vitamin D dapat membantu untuk menurunkan berat badan dan bahkan mencegah kenaikan berat badan.

    4. Latihan Mindfulness

    Latihan mindfulness adalah praktik yang melibatkan pemusatan perhatian sepenuhnya pada saat ini dan menyadarkan pikiran serta perasaan dalam tubuh. Praktik ini terbukti dapat meningkatkan penurunan berat badan dan mendorong kebiasaan makan sehat.

    Analisis terhadap 19 penelitian menemukan bahwa intervensi berbasis kesadaran dapat meningkatkan penurunan berat badan dan mengurangi perilaku makan terkait obesitas. Latihan mindfulness dapat dilakukan dengan cara meluangkan waktu lima menit setiap pagi untuk duduk dengan nyaman di tempat tenang dan terhubung dengan indra dalam tubuh.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Daftar Cara Diet Artis Populer di 2024, Aurel Hermansyah Turun 21 Kg

    Jakarta

    Sepanjang tahun 2024, sejumlah selebriti menjadi perbincangan setelah sukses menurunkan berat badannya. Beberapa dari mereka memiliki cara diet tersendiri yang menjadi kunci penurunan berat badan.

    Cara diet yang dilakukan oleh para selebriti ini beragam, ada yang memilih intermittent fasting atau diet puasa sampai menjalani clean eating demi mendapatkan bobot yang ideal.

    Dirangkum detikcom, berikut daftar cara diet artis yang populer di 2024.


    Cara diet artis 2024

    1. Prilly Latuconsina

    Prilly Latuconsina sukses turun 12 kg, membuat berat badannya dari 49 kg menjadi 37 kg. Pemeran Sisi di Ganteng Ganteng Serigala itu menerapkan pola makan clean eating, yakni memilih makanan utuh yang tidak banyak diproses serta minim penggunaan pengawet dan bahan kimia.

    “Jadi aku tuh clean eating. Pagi aku cuman ngopi hitam aja, terus siangnya aku makan sayur dan protein,” ungkap Prilly dikutip detikcom dari TikTok @prillylatuconsina15.

    Spesialis gizi klinik dr Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K, FINEM mengatakan clean eating merupakan pola makan ‘bersih’ yang dilakukan dengan mengutamakan makanan utuh dan tidak banyak diproses. Makanan proses yang mengandung tambahan bahan kimia dan pengawet dihindari dan mengutamakan makanan yang segar atau pengolahan yang tidak berlebihan.

    “Clean eating sendiri artinya makanan makanan ‘real’ atau tidak diproses. Biasanya seperti makanan-makanan organik, plant-based, home-cooked. Tetapi terkadang ada yang lebih ekstrim seperti menghindari gluten, grains, atau dairy,” kata dr Raissa.

    2. Marshanda

    Aktris Marshanda sukses menurunkan berat badannya sebanyak 17 kg. Salah satu metode diet yang dia lakukan adalah puasa intermitten atau intermitten fasting.

    “Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya Marshanda kepada awak media.

    Intermitten fasting (IF) adalah metode diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian. Ada banyak metode intermiten fasting yang bervariasi dalam jumlah hari puasa dan jatah kalori.

    3. Aurel Hermansyah

    Selebriti Aurel Hermansyah membagikan perjuangannya menurunkan berat badan yang ternyata penuh lika-liku. Dalam waktu kurang lebih lima bulan, Aurel menurunkan berat badan hingga 21 kg.

    “Waktu itu sempat turun 18 kilo, tapi karena aku sempat sakit itu aku turun lagi 2 kilo. Jadi totalnya aku turun 21 kilo sih alhamdulillah banget,” kata Aurel saat hadir dalam acara Pagi Pagi Ambyar di TransTV.

    Saat diet, Aurel membatasi asupan makanannya. Meski tak menyetop nasi, ibu dua anak ini mengurangi jumlah karbo yang masuk ke tubuhnya.

    “Nasi itu cuma tiga sendok makan, sama lauknya yang sehat-sehat saja,” ungkap Aurel.

    4. Amel Carla

    Mantan artis cilik Amel Carla buka-bukaan soal perjalanan dietnya hingga berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kg. Dia memulai diet sejak tahun 2019 dengan bantuan dokter gizi.

    Amel mengaku pada saat ini sedang membatasi asupan nasi putih, namun tidak secara penuh. Ia terkadang masih mengonsumsi makanan-makanan seperti sushi atau bahkan nasi goreng jika sedang ingin mencobanya.

    “Kalau model jeroan gitu aku masih makan kok, makanya kita olahraganya banyak biar makannya juga banyak,” kata Amel Carla.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Aktris Rebel Wilson Turun 36 Kg, Sempat Pakai Obat Diabetes untuk Diet


    Jakarta

    Aktris Rebel Wilson menjadi selebriti yang perubahannya disorot setelah sukses menurunkan berat badan. Sejak mengubah kebiasaannya menjadi lebih sehat di 2021, pemeran Pitch Perfect itu berhasil turun 36 kg.

    “Tidak ada obat ajaib untuk mendapatkannya. Saya sudah melakukan diet dan sangat rajin olahraga sepanjang hidupku,” kata Rebel kepada US Weekly.

    Wanita berusia 44 tahun ini juga tak menampik sempat menggunakan obat diabetes Ozempic untuk membantu menjaga berat badannya. Saat ini dia mencoba menjaga bobotnya tetap berada di angka 165 pon atau 75 kg.


    “Seseorang seperti saya mungkin memiliki nafsu makan yang tak tertahankan terhadap makanan manis, jadi saya pikir obat-obatan tersebut bisa bermanfaat,” beber Wilson saat ditanya mengenai alasan menggunakan Ozempic untuk diet.

    Perjalanannya menurunkan berat badan tidaklah mudah. Ia kerap kali stres yang berpengaruh pada kenaikan bobotnya.

    Rebel Wilson juga memiliki stress eating yang membuat dia cenderung makan saat merasa tertekan. Hal itu dia alami saat proses pembuatan memoirnya sehingga berat badannya naik sekitar 14 kg.

    Rebel juga mengungkapkan bahwa agensinya tidak ingin dia menurunkan berat badan karena dia selalu dianggap sebagai “gadis gemuk dan lucu” yang membuat lelucon tentang tubuhnya.

    Namun, dia telah menemukan cara untuk mempraktikkan penerimaan diri dan kepositifan terhadap tubuh dengan keinginan untuk menjaga kesehatannya.

    “Saya tahu bahwa meskipun saya sangat positif terhadap tubuh, saya tahu saya terlibat dalam perilaku yang tidak sehat dan ingin berubah. Anda dapat percaya pada kepositifan terhadap tubuh dan tetap percaya bahwa hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk diri sendiri adalah menurunkan berat badan,” kata dia.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Jurus Diet Tanpa Nyiksa ala Jennifer Aniston, Tetap Body Goals di Umur 55


    Jakarta

    Aktris Jennifer Aniston terlihat masih awet muda di usia 55 tahun. Ternyata ada rahasia di balik tubuhnya yang langsing dan bugar.

    Aniston mengaku dirinya rutin menjalani olahraga dan diet sehat. Program diet yang dilakukannya adalah 80/20.

    “Saya melakukan diet 80/20, di mana saya dapat makan apapun yang saya inginkan sehari-hari. Saya tidak membatasi diri,” katanya kepada TODAY.com.


    Aniston mengungkapkan 80 persen waktunya berfokus untuk mengkonsumsi makanan padat nutrisi. Sementara 20 persen lainnya, ia dapat makan apa saja yang diinginkannya.

    Menurutnya, diet 80/20 yang dijalani cukup membosankan. Selama diet, Aniston banyak mengkonsumsi protein, sayuran, salad, dan minum banyak air.

    “Tantangan terbesar saya adalah tidur. Saya pikir itu semua bagian dari kebersihan nutrisi kita. Itu seperti jumlah air yang kita konsumsi serta jumlah tidur yang kita dapatkan,” jelas Aniston.

    “Kombinasi dari semua hal itulah yang membuat olahraga Anda paling efektif,” sambungnya.

    Meski menjalani diet, Aniston juga tetap bisa mengkonsumsi camilan. Pilihannya terdiri dari popcorn, protein bar, dan protein shake.

    Saat makan, Aniston suka membuat perubahan kecil yang berpengaruh pada dietnya, seperti tidak menambahkan garam dan mengurangi saus salad. Dia juga mempelajari ‘kekuatan bumbu’ dan cuka untuk menambah rasa pada hidangannya.

    “Hal-hal seperti itu akan menciptakan rasa yang sangat lezat, di mana Anda tidak hanya menaburi semuanya dengan garam dan mentega atau minyak zaitun untuk membuatnya terasa enak,” tuturnya.

    Saat waktu bebasnya, Aniston bisa makan makanan yang disukainya. Seperti burger hingga pizza yang gurih.

    “Itu bisa berupa burger keju dan kentang goreng atau makanan Meksiko, pasta, pizza, semuanya itu gurih. Saya bukan orang yang suka makanan manis, seperti es krim atau kue. Saya lebih suka makanan gurih,” pungkasnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto