Tag: diet sehat

  • Wanita di Belitung Pangkas BB 16 Kg dalam 3 Bulan, Begini Diet yang Dijalani


    Jakarta

    Melakukan diet yang benar dan konsisten, serta memilih program yang cocok untuk tubuh tentu akan sangat efektif dalam menurunkan berat badan. Bahkan, mungkin tanpa disadari, berat badan sudah turun cukup banyak dalam waktu yang terbilang singkat.

    Hal ini yang dirasakan oleh Putri Perona (22) perempuan dari Provinsi Bangka Belitung. Dirinya tidak menyangka bahwa baju-baju yang sebelumnya terlihat ‘jelek’ saat dia kenakan, hingga membuatnya badmood, kini terlihat pas dan memunculkan rasa percaya diri.

    Hanya dalam kurun waktu tiga bulan, tepatnya pada 8 Desember 2024 hingga 6 Maret 2025, Putri telah memangkas berat badan sebanyak 16 kg.


    “Sebenarnya niat diet itu udah dari lama banget ada, tapi selalu disangkal sama rasa pesimis, ngerasa kalau nggak bakalan pernah bisa konsisten, soalnya aku ngerasa belum ada alasan dan motivasi yang kuat,” kata Putri saat dihubungi detikcom, Jumat (7/3/2025).

    Sama seperti kebanyakan orang, Putri juga sempat gagal dalam proses awal-awal dirinya melakukan diet. Banyak faktor menurutnya, salah satunya adalah tidak tahan untuk makan di waktu-waktu yang seharusnya tidak diperbolehkan.

    Putri sadar bahwa kondisi obesitas tersebut berdampak buruk pada kesehatannya, terutama pada wajah yang mulai muncul jerawat dan bruntusan. Beruntung, saat dirinya bermain media sosial, dia menemukan program diet Intermittent Fasting (IF).

    “Di awal diet cobaannya tuh bukan soal nahan lapar, tapi tentang respons orang-orang pas aku bilang aku diet dan bilang kalau jam makan aku nggak kayak dulu,” katanya.

    “Ada juga yang ngasih komentar, ‘Alah dikira diet gampang apa, kamu dapatin badan kaya kita aja belum tentu bisa (posisinya dia juga gendut, tapi lebih gendut aku) apalagi jadi kurus kaya orang-orang,” sambungnya.

    Putri awalnya memilih diet IF dengan metode 16/8, atau membagi waktu menjadi 16 jam puasa dan 8 jam jendela makan. Namun, karena berat badannya dirasa tak turun dengan signifikan, dirinya mengubahnya menjadi 20/4 atau 20 jam puasa dan 4 jam jendela makan.

    “Diet IF sebenernya bisa makan apa aja, tapi aku menghindari makanan berminyak, contohnya aku masak tempe tapi dipanggang, telur direbus, kalaupun ada masakan yang harus pake minyak, minyaknya dikit banget,” kata Putri.

    “Sama aku ngurangin banget minum manis, dulu minum es teh itu tiap hari bisa bergelas-gelas, sekarang cukup air putih aja, kalau lagi kepengen minuman berasa ya aku minum minuman dalam kemasan,” lanjut dia.

    Tidak hanya menjaga pola makan, Putri juga aktif bergerak untuk membantu dirinya mengurangi lemak. Dirinya memilih olahraga kardio, angkat beban, dan rutin berjalan kaki. Pasalnya, olahraga ini menurutnya efektif dalam membantu menurunkan berat badan.

    Menurut Putri, program diet IF ini memang banyak digemari oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan dalam waktu yang terbilang singkat. Namun, memang tidak sedikit para pejuang diet yang melakukan kesalahan, sehingga programnya tidak berjalan dengan maksimal.

    “Biasanya kegoda sama nafsu makan, terus susah menyesuaikan sama kegiatan lainnya. Kalian boleh makan apapun, tapi ingat porsinya dan jangan terlalu sering. Kalau sudah masuk jam puasa IF, jangan makan apapun bahkan satu biji kacang,” katanya.

    “Soalnya di jam puasa itulah lemak kita terbakar. Banyakin minum juga dan pandai-pandai memilih jam jendela makannya biar gak lemas,” tutupnya.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Pria Ini Sukses Pangkas 25 Kg dalam 90 Hari, Transformasinya Bikin Pangling

    Jakarta

    Seorang pria di Belanda berhasil menurunkan berat badannya secara drastis dalam waktu 90 hari. Joachim Scheffer, yang dikenal di media sosial sebagai ‘ThatFatFreeRunner’, itu berjuang untuk menurunkan berat badan dengan berbagai program diet jangka pendek dan tidak ada hasilnya.

    Namun, pada 2024 memulai tantangan baru untuk mengubah rutinitas latihannya, gaya hidup sehari-hari, dan kebiasaan makannya hanya dalam waktu tiga bulan.

    Scheffer mengalami obesitas dengan berat sekitar 114 kg. Di bawah program intensif yang ditetapkan oleh pelatihnya, Stan Browney, ia berhasil menurunkan berat badannya hingga 25,5 kg.


    Selama berprogram penurunan berat badan, Scheffer menggabungkan latihan angka beban dan latihan dengan alat gym.

    Pola Makan Diatur

    Pola makan Scheffer juga diperhatikan dan diatur. Dia tidak lagi boleh mengonsumsi pizza dan beralih ke makanan yang rendah kalori serta tinggi protein.

    Pada minggu pertama, ia berhasil menurunkan berat badan hingga 3 kg hanya dengan mengikuti rutinitas latihan pembakar lemak di tempat gym secara konsisten.

    Namun, perjalanan diet Scheffer tidak mulus. Ia sempat berada pada titik jenuh pada hari ke-10 dan berat badannya tidak turun.

    “Berat badannya tidak turun, saya tidak tahu persis mengapa,” kata Browney, dikutip dari Daily Mail.

    Penurunan Berat Badan yang Drastis

    Browney merinci rutinitas olahraga yang dijalani Scheffer selama program dietnya. Ia lari bebas dan berjalan kaki hingga berhasil membawanya untuk kembali produktif menurunkan berat badan.

    Bahkan, Browney meminta Scheffer menggunakan pelacak di ponselnya untuk memastikan ia berhasil mencapai 10.000 langkah per hari.

    “Saya tidak terlalu suka berjalan ke mana pun, jadi saya membuatnya lebih menyenangkan dengan mendengarkan musik,” kata Scheffer .

    “Namun, dengan berjalan kaki dapat membakar lebih banyak kalori,” sambungnya.

    Pada hari ke-11, berat badannya turun dari 114 menjadi 109 kg.

    “Saya bahkan tidak ingat kapan terakhir kali saya masuk dalam kategori di bawah 110 kg, itu gila. Begitu banyak kemajuan saat saya bercermin,” tuturnya.

    Setelah 30 hari, ia melakukan pemeriksaan penurunan berat badan lengkap pertamanya. Scheffer mengukur lingkar dada dan pinggangnya, yang masing-masing turun 13 cm dan 15 cm.

    Berat badannya juga turun menjadi 103 kg, yang menandakan beratnya turun sebanyak 11 kg.

    Pada hari ke-50, berat badannya mencapai 98 kg dan pada hari ke-60, 93,6 kg yang menandai penurunan 18 kg dari awal tantangan ini dilakukan.

    Dengan hanya 10 hari tersisa di hari ke-80, berat badannya terus turun menjadi 90 kg. Penurunan berat badan yang mengejutkan sebesar 23 kg.

    “Gaya hidup saya telah berubah, saya melihat begitu banyak hal baik, manfaat yang baik,” beber Scheffer .

    Pada penimbangan terakhir di hari ke-90 lingkar pinggangnya turun menjadi 86 cm, turun 25 cm. Sementara lingkar perutnya turun sekitar 27 cm, menjadi perutnya hanya 94 cm.

    Berat akhir keseluruhannya tercatat sebesar 88,5 kg, 25,5 kg lebih rendah daripada saat ia memulai tantangan tersebut.

    “Anda tampak seperti orang yang sama sekali berbeda, saya tidak mengenali Anda, kawan,” ujar Browney.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Pria Inggris Sukses Pangkas BB 90 Kg, Caranya Mudah Banget Ditiru


    Jakarta

    Laki-laki dari Southampton, Inggris, Harry Spacagna (24) mengungkapkan bahwa dirinya berhasil memangkas berat badannya sebanyak 90 kg dalam waktu dua tahun. Kunci sukses dari penurunan berat badan Spacagna adalah dirinya yang menghentikan kebiasaan ngemilnya.

    Spacagna dikenal sebagai pecandu makanan siap saji, bahkan dirinya punya kebiasaan untuk tetap ngemil di luar waktu makan. Makanan cepat saji berkalori tinggi seperti burger dan kentang menjadi menu ‘ngemil’-nya.

    “Makanan saya cukup sehat, tetapi saya makan banyak (ngemil) di sela-sela waktu makan karena bosan,” kata Spacagna dikutip dari Dailymail UK, Minggu (23/3/2025).


    Dirinya juga mengaku sebagai sosok yang gemar berolahraga. Namun, kebiasaan sehat tersebut menjadi terganggu karena berat badannya yang sebelumnya terus meningkat.

    “Saya kehabisan napas dan tidak dapat mengikuti teman-teman saya,” katanya.

    Dirinya pun bertekad untuk menjalani diet pada April 2023, berawal dari sebuah komentar temannya saat berlibur di Jerman.

    “Kami pergi ke luar malam dan kami merasa sangat lelah. Temanku yang biasanya tidak sentimental menoleh padaku dan berkata ‘kawan, kamu benar-benar harus membenahi diri, kami semua khawatir padamu’,” ungkapnya.

    Kata-kata tersebut langsung menyentuh hati Spacagna. Dirinya bertekad untuk berubah menjadi sosok yang lebih sehat. Di sisi lain, ia juga punya mimpi bahwa lima tahun ke depan ingin memiliki anak dan dapat bermain bola bersamanya.

    Di bulan berikutnya setelah perkataan tersebut, Spacagna mulai bermain sepak bola dan mengubah pola makannya secara radika. Beruntung, dirinya juga mendapatkan motivasi dan dukungan dari para rekannya.

    “Awalnya, saya melakukan latihan angkat beban untuk membangun otot karena pelatih saya mengatakan jika saya memiliki lebih banyak otot, saya akan membakar lebih banyak kalori,” katanya.

    “Saya juga melacak kalori dan karena olahraga, saya mengonsumsi 2.500 kalori sehari dan tetap menurunkan berat badan,” sambungnya.

    Meskipun begitu, Spacagna juga masih ngemil, tapi bukan dengan makanan olahan. Hasil usahanya tersebut membuat dirinya lebih baik dalam mengontrol emosi karena tingkat kepercayaan diri yang ikut meningkat.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Transformasi Meghan Trainor usai Sukses Pangkas BB Bikin Heboh, Intip Resepnya

    Jakarta

    Meghan Trainor baru-baru ini membagikan foto di Instagram dengan tampilan jauh lebih langsing. Tak sedikit penggemar yang menyoroti perubahan bentuk tubuh Trainor di kolom komentar.

    Beberapa penggemar bahkan ada juga yang menunding Meghan Trainor menggunakan Ozempic lantaran saking langsingnya.

    “LMFAO badan positif sampai kamu bisa dapetin Ozempic 😂,” sahut yang penggemar, dikutip dari Page Six.


    Apa sih resep rahasia dietnya?

    Meghan Trainor sebelumnya pernah berbicara tentang perjalanannya dalam menurunkan berat badan. Ia berhasil kehilangan 60 pon (sekitar 27 kg) setelah mencapai bobot terberatnya saat melahirkan putra pertamanya, Riley.

    Ia menggambarkan dirinya berada di titik terendah pada saat itu, sehingga memutuskan untuk memulai transformasi yang lambat tetapi pasti.

    “Berat badan saya sekitar 200 pon (sekitar 90 kg) saat saya melakukan operasi caesar,” katanya kepada ET Canada pada 2022, dikutip dari Times of India.

    “Saya merasa tidak enak badan. Saya tidak pernah dijahit, jadi dengan bekas luka operasi caesar ini, saya berada dalam situasi yang sangat buruk dan saya ingin berada dalam situasi yang baik untuk anak saya,” katanya lagi.

    Trainor menceritakan bahwa mengubah pola makan dan rutin berolahraga membantunya menurunkan berat badan. Ia bahkan mengaku mulai merasa lebih baik dari sebelumnya. Adapun olahraga yang ia tekuni berupa angkat beban, yang mendukung upaya penurunan berat badannya.

    Trainor pergi ke pusat kebugaran atau gym sebanyak tiga kali seminggu.

    “Saya tidak tahu bahwa angkat beban akan mengubah hidup saya sedemikian rupa,” katanya.

    Terkait pola makan, Trainor mengatakan bahwa ia mengonsumsi lebih banyak protein untuk mendukung latihannya. Dalam wawancara dengan Women’s Health, ia menyebutkan bahwa sarapannya terdiri dari dua butir telur dan beberapa potong daging kalkun organik.

    Sementara itu, untuk makan siang dan makan malam, Trainor dan suaminya memilih menu yang kaya akan protein dan karbohidrat.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Selebgram Ayu Puspa Curhat BB Sempat Naik Lebih 10 Kg gegara Doyan Minum Manis

    Jakarta

    Selebgram Ayu Puspa menceritakan perjalanannya berhasil menurunkan berat badan total 15 kg dari 64 kg ke 49 kg dalam waktu kurang lebih 6 bulan. Selebgram yang viral karena video Kim Seon Ho Smile Challenge ini mengaku senang dengan bentuk tubuhnya sekarang.

    Ia juga merasakan banyak manfaat kesehatan yang didapatkan setelah berhasil menurunkan berat badan.

    “Badan yang jelas pasti ringan, kayak lebih fresh, nggak gampang capek. Terus jadi lebih fokus ya,” ungkap Ayu ketika ditemui di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.


    Perjalanan diet yang dilalui Ayu Puspa tidak mudah. Ia menceritakan sebelum memutuskan diet, berat badannya sempat meningkat secara drastis.

    Dalam waktu dua bulan, berat badannya naik hingga 10 kg lebih. Ia menduga hal tersebut dipicu oleh kebiasaannya mengonsumsi minuman manis dalam jumlah yang banyak.

    “Puspa itu dari 64 itu ke 49 kg. Itu awalnya itu (naik) dari 50 ke 64 dalam 2 bulan, karena puspa kebanyakan minum teh manis gula, itu bikin naik sekitar 10 kg-an dalam waktu dua bulan. Gara-gara suka minuman manis, minuman yang instan-instan gitu,” sambungnya.

    Karena kenaikan tersebut, Ayu Puspa memutuskan untuk memulai diet penurunan berat badan. Ia sangat membatasi asupan gula, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kualitas tidur.

    Untuk pola makan, ia mengaku tidak menghindari nasi putih sama sekali, tapi Ayu Puspa membatasinya hanya sekali sehari. Kalau lapar di malam hari, ia memilih untuk mengonsumsi buah atau air putih untuk mengisi perutnya.

    Kenapa Minum Manis Bisa Bikin Gemuk?

    Minuman manis dengan gula tambahan dalam sudah banyak dikaitkan dengan risiko berbagai penyakit kronis. Selain mengandung gula dan kalori tinggi, minuman ringan biasanya tidak mengandung nutrisi apapun.

    Orang yang mengonsumsi minuman seperti ini biasanya tidak merasa kenyang seperti mengonsumsi makanan dengan jumlah kalori yang sama. Penelitian menunjukkan mereka yang mengonsumsi minuman ringan juga cenderung tidak mengonsumsi lebih sedikit makanan. Hal ini yang akhirnya meningkatkan berat badan lebih drastis, padahal kalorinya minuman dan makanannya bisa setara.

    Dikutip dari situs Harvard TH Chan, konsumsi minuman ringan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe dua, penyakit jantung, dan penyakit kronis lainnya. Lebih jauh lagi, konsumsi minuman manis secara berlebihan dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian dini.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Selebgram Ayu Puspa Sukses Turunkan BB 15 Kg dalam 6 Bulan, Rahasianya Simpel


    Jakarta

    Ayu Puspa menceritakan perjalanan dietnya berhasil menurunkan berat badan dari sebelumnya 64 kg hingga menjadi 49 kg dalam waktu kurang lebih 6 bulan. Selebgram yang viral karena video Kim Seon Ho Smile Challenge itu menceritakan dirinya sempat mengalami kenaikan berat badan secara drastis.

    Berat badannya sempat melonjak dari 50 kg ke 64 kg hanya dalam waktu 2 bulan. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, salah satunya kebiasaan konsumsi minuman manis.

    “Puspa itu dari 64 itu ke 49 kg. Itu awalnya itu (naik) dari 50 ke 64 dalam 2 bulan, karena puspa kebanyakan minum teh manis gula, itu bikin naik sekitar 10 kg-an dalam waktu dua bulan. Gara-gara suka minuman manis, minuman yang instan-instan gitu,” kata perempuan berusia 30 tahun tersebut ketika ditemui detikcom di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2025).


    Karena menyadari berat badannya naik drastis, Ayu Puspa memutuskan untuk menjalani diet sehat. Selama proses tersebut, ia fokus membatasi asupan gula, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kualitas tidur.

    Meski sedang diet, Ayu Puspa tetap mengonsumsi nasi putih, namun hanya sekali sehari. Ia mengaku belum bisa sepenuhnya lepas dari nasi putih.

    “Puspa tetap makan nasi tapi sehari paling sekali ya. Malamnya nggak makan. Kalau lapar, malam hari Puspa ganti pakai buah gitu ya, sama air putih, gimana caranya perut kenyang sama air,” ceritanya.

    “Akhirnya lama-lama terbiasa, terbiasa nggak makan. Jadi nggak kayak pengin makan terus,” tambah Ayu Puspa.

    Ia mengaku merasakan perubahan besar setelah berhasil menurunkan berat badan 15 kg. Ia merasa tubuhnya terasa lebih ringan dan tidak mudah capek.

    Hal ini membuatnya bisa lebih aktif untuk beraktivitas sehari-hari.

    “Badan yang jelas pasti ringan, kayak lebih fresh, nggak gampang capek. Terus jadi lebih fokus ya,” tandasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Aktris Korsel Kang So Ra Sukses Pangkas 20 Kg dengan ‘Puasa’ Mi Instan


    Jakarta

    Aktris Korea Selatan, Kang So-ra, baru-baru ini mengejutkan penggemar setelah mengungkapkan bahwa ia tidak makan mi instan selama empat tahun.

    Dikenal karena berhasil menurunkan berat badan hingga 20 kg setelah melahirkan, Kang So-ra memang menjaga pola makannya dengan sangat ketat dan disiplin.

    Dikutip dari Korea Times, dalam episode terbaru acara varietas MBC, “I’m Sunny Thank You”, Kang So-ra bersama para aktris lain menikmati mi gelas di ketinggian 1.100 meter di Gunung Beizi, China.


    Saat seorang rekannya menyebut bahwa Kang So-ra sudah tidak makan mi instan bertahun-tahun, Kang pun menjawab, “Terakhir kali saya makan adalah setelah pernikahan, jadi sudah sekitar empat tahun.”

    Alasan Kang So-ra Menghindari Mi Instan

    Rupanya, pilihan Kang So-ra untuk menjauhi mi instan didasari oleh alasan kesehatan yang kuat. Rata-rata satu bungkus mi instan mengandung antara 450 hingga 550 kilokalori, yang sebagian besar berasal dari tepung olahan dan lemak tinggi pada bumbu.

    Selain itu, kandungan sodiumnya sangat tinggi, seringkali memenuhi 70 hingga 100 persen asupan harian yang disarankan (sekitar 2.000 mg) dalam satu porsi.

    Konsumsi sodium berlebih ini dapat menyebabkan kembung, tekanan darah tinggi, dan retensi air, yang semuanya merupakan hambatan dalam penurunan berat badan. Mi instan juga dikenal miskin nutrisi penting seperti protein, serat, dan vitamin esensial.

    Cara makan mi instan dengan sehat

    Meskipun mi instan dikenal tidak sehat, para ahli gizi menyebut bahwa dengan beberapa modifikasi, mi instan masih bisa dinikmati lebih sehat, bahkan saat sedang diet.

    • Kurangi Kalori dan Sodium: Gunakan hanya setengah porsi mi dan rebus secara terpisah untuk menghilangkan sebagian minyak dan garam. Bisa ganti mi instan dengan mi shirataki, mi tahu, atau mi gandum utuh.
    • Perhatikan Bumbu: Hindari meminum kuahnya atau gunakan bumbu instan dalam jumlah yang lebih sedikit untuk mengurangi asupan sodium. Bisa juga membuat saus rendah sodium sendiri dari kecap asinatau perasan lemon untuk menambah rasa.
    • Tambahkan Nutrisi: Kunci utamanya adalah menyeimbangkan hidangan. Tambahkan topping protein seperti telur rebus, dada ayam, udang, tahu, atau sayuran berserat tinggi seperti pok choy, tauge, kol, bayam, dan paprika.

    Para ahli juga merekomendasikan untuk mengonsumsi mi instan saat makan siang daripada larut malam, serta tidak dalam keadaan perut kosong. Untuk menyeimbangkan efeknya, kurangi asupan karbohidrat pada makanan lain di hari itu dan perbanyak minum air putih untuk membantu mengeluarkan kelebihan sodium dari tubuh.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Transformasi Wanita Berhasil Turunkan BB 7 Kg dalam 21 Hari, Begini Rahasianya


    Jakarta

    Seorang wanita bernama Anjali Sachan di India membagikan transformasi tubuhnya yang berhasil menurunkan berat badan hingga 7 kilogram dalam 21 hari. Selain itu, ia juga mengecilkan lingkar pinggang sebanyak 3 inci dan mengatasi masalah inflamasi yang sebelumnya mengganggu kesehariannya.

    Dalam unggahannya di akun Instagram, Anjali menceritakan perubahan pola makan dan gaya hidup sederhana yang dijalaninya.

    Ia menekankan kunci penurunan berat badan cepat bukan hanya diet ketat, melainkan juga menerapkan pola hidup sehat.


    “Inilah cara saya menurunkan 7 kg dalam 21 hari,” katanya, dikutip dari Hindu Times.

    Beberapa langkah yang ia jalani setiap hari antara lain:

    Mengonsumsi makanan seimbang berbasis bahan utuh kaya nutrisi untuk mengurangi peradangan.

    • Berjalan 10 ribu langkah setiap hari dengan tambahan beban pinggang agar hasil lebih optimal.
    • Menerapkan OMAD (One Meal a Day) dua kali seminggu, pola puasa intermiten untuk memicu pembakaran lemak.
    • Mengutamakan protein tanpa lemak dan bahan anti-inflamasi pada menu makanannya.
    • Mengonsumsi MCT oil atau suplemen makanan yang terbuat dari jenis lemak khusus di pagi hari untuk mendukung pembakaran lemak dan menjaga energi tetap stabil.

    Menurut Anjali, hasil diet yang ia jalani terasa nyata pada tubuhnya. Ia mengaku tidak lagi mengalami perut kembung, sehingga sistem pencernaannya terasa lebih ringan dan nyaman. Selain itu, keinginan untuk ngemil juga hilang, membuatnya lebih mudah menjaga pola makan tanpa harus terus-terusan mencari camilan.

    Perubahan paling terlihat adalah kulit yang tampak lebih bersinar, perut semakin rata, serta energi tubuh yang meningkat drastis. Anjali menyebut kondisi ini membuat kesehatannya terasa jauh lebih baik dan vitalitasnya pulih secara signifikan.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • HyunA Diet Turun 10 Kg dalam Sebulan Sebelum Kolaps, Berapa Penurunan BB yang Aman?


    Jakarta

    Bintang Korea Selatan HyunA menjadi sorotan saat tampil di festival musik Waterbomb 2025 di Makau pada Minggu lalu. Di tengah penampilannya menyanyikan lagu ‘Bubble Pop’, ia tiba-tiba pingsan di atas panggung.

    Dari video yang beredar, para penari latar dan petugas keamanan yang melihat kejadian itu langsung berusaha membawanya ke belakang panggung. Kejadian ini lantas mengundang kekhawatiran dari banyak penggemar, terlebih HyunA baru saja menurunkan berat badannya sampai 10 kg hanya dalam waktu sebulan.

    Melalui media sosial, ia menyampaikan sebuah pesan untuk menenangkan para penggemarnya.


    “Aku akan berusaha membangun kembali kekuatanku dan terus bekerja keras. Akan sangat bagus kalau semuanya berjalan sesuai keinginanku, tapi aku akan tetap berusaha. Terima kasih karena sudah mencintaiku dan mendukungku sejak aku masih sangat muda hingga sekarang,” ucapnya dikutip dari Korean Times, Rabu (12/11/2025).

    Berapa Penurunan Berat Badan yang Normal?

    Proses penurunan berat badan tergantung pada usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, serta efek samping obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, kecepatan dan besarnya penurunan berat badan bisa berbeda-beda tiap orang.

    Namun, ahli endokrin di Northwestern Medicine Weight Loss Surgery and Metabolic Health Center di Amerika Serikat Dr Elizabeth Lowden mengungkapkan panduan umum yang aman adalah sekitar 0,45 kg – 0,9 kg seminggu, atau 1,6 kg sampai 3,6 kg sebulan. Jumlah tersebut sekitar 5-10 persen dari berat badan.

    “Jika kamu ingin menurunkan sekitar 0,5 kg per minggu, kamu perlu mengonsumsi sekitar 3.500 kalori lebih sedikit, atau sekitar 500 kalori lebih sedikit per hari dari kebutuhan harian tubuhmu untuk mempertahankan berat badan saat ini,” ujar Lowden dikutip dari Vinmec.

    Jika menurunkan berat badan terlalu cepat, ini dapat berakibat buruk bagi tubuh. Menurut sebuah ulasan di International Journal of Obesity, beberapa efek yang mungkin muncul di antaranya metabolisme melambat, hormon berubah, rasa lapar meningkat, dan pembakaran justru menurun.

    Penurunan berat badan terlalu ekstrem juga memicu kebiasaan makan yang tidak cepat.

    “Kecuali kamu menjalani program penurunan berat badan di bawah pengawasan medis atau baru saja menjalani operasi penurunan berat badan, menurunkan lebih dari 4,5 kg (10 pon) dalam sebulan sangat jarang terjadi,” tandasnya.

    (avk/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Penampakan Meghan Trainor Bikin Pangling! Ternyata Ini Rahasia Tubuh Langsingnya


    Jakarta

    Meghan Trainor adalah salah satu penyanyi papan atas yang dulunya dikenal dengan tubuh gemuk. Namun, kini semua itu semuanya itu sudah berubah.

    Dikutip dari News.com.au penyanyi lagu ‘All about That Bass’ berusia 33 tahun itu tampil memukau di sebuah acara belum lama ini. Tubuhnya begitu langsing dibalut dengan gaun putih tanpa tali rancangan Alin Le Kal.

    Penampilan barunya itu membuat banyak penggemar di media sosial terkejut.


    “Siapa ini? Serius? OMG,” ujar salah satu netizen di media sosial X.

    “Meghan jelas pergi ke pelatih kebugaran,” timpal netizen lain.

    LAS VEGAS, NV - MAY 22:  Recording artist Meghan Trainor attends the 2016 Billboard Music Awards at T-Mobile Arena on May 22, 2016 in Las Vegas, Nevada.  (Photo by David Becker/Getty Images)Potret Meghan Trainor dulu. Foto: David Becker/Getty Images

    Pada bulan Maret, Meghan mengungkapkan dirinya menjalani pembesaran dan pengencangan payudara setelah melahirkan anak dan menurunkan berat badan. Sebulan kemudian, Meghan mengumumkan dirinya menggunakan obat Mounjaro.

    Obat yang awalnya digunakan untuk diabetes ini, sekarang populer di Amerika Serikat karena memiliki efek samping penurunan berat badan. Meski begitu, ia mengatakan dirinya tetap menerapkan gaya hidup sehat untuk bisa mendapatkan berat badan ideal.

    Ia bahkan juga selalu berkonsultasi dengan dokter gizi untuk mendapatkan hasil terbaik dan aman.

    “Aku bekerja dengan ahli gizi, melakukan perubahan besar dalam gaya hidup, mulai berolahraga dengan pelatih pribadi, dan ya, aku juga memanfaatkan ilmu dan dukungan, terima kasih untuk Mounjaro, untuk membantuku setelah kehamilan kedua,” ceritanya.

    “Aku sangat bersyukur melakukannya karena kini aku merasa luar biasa,” tandasnya.

    Perjalanan Diet Meghan Trainor

    Perjalanan diet Meghan dilakukan pertama kali pada tahun 2021, setelah melahirkan anak pertamanya, Riley. Melalui perubahan pola makan dan diet, ia berhasil menurunkan 60 pound (27,2 kg).

    Penurunan berat badan ini dilakukan demi anak-anaknya. Ia ingin tetap dalam kondisi sehat saat membesarkan buah hatinya.

    “Aku dulu berada di titik yang gelap, aku mau berada di tempat yang baik untuk anakku. Aku olahraga setiap hari. Aku baru tahu juga ternyata aku menyukai makanan sehat dan aku juga belajar arti porsi sebenarnya,” katanya pada tahun 2022 dikutip dari People.

    Perjalanan diet berlanjut setelah melahirkan anak kedua, Barry, pada tahun 2023. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pada tahun 2025 ia mengumumkan penggunaan mounjaro.

    Obat tersebut digunakan setelah berkonsultasi dengan dokter mereka. Ia menekankan penggunaan obat tersebut bukan ‘jalan pintas’ untuk kurus, apalagi pengganti diet sehat dan olahraga.

    “Kamu tetap harus berusaha juga. Kami rutin ke gym, berolahraga, makan dengan benar, dan kami hanya menyadari bahwa nafsu makan kami berkurang,” tandasnya.

    (avk/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera