Tag: diet

  • Awal Mula Diet Pria Bekasi, BB Sempat 145 Kg! Kini Turun 50 Kg Tanpa Skip Nasi


    Jakarta

    Cerita perjalanan diet pria asal Bekasi yang berhasil menurunkan bobot tubuhnya hingga 50 kg, ramai disorot netizen. Bobot tubuh pria bernama Leslie Perdana Sihombing sempat di angka 145 kg.

    Rupanya, Leslie sukses menurunkan berat badan berkat diet one meal a day, alias hanya makan satu kali selama 24 jam.

    “Jadi jendela makan besar hanya satu sampai dua jam, dan setelah itu nggak boleh ngemil, dan hanya boleh minum air putih, teh, kopi, dan harus tanpa gula,” ceritanya saat dihubungi detikcom Selasa (27/2/2024).


    Dirinya tak pernah membatasi konsumsi nasi. Asupan karbo yang dirasa mengenyangkan dan tetap dipilih selama perjalanan diet Leslie adalah nasi.

    Metode one meal a day sebetulnya mengizinkan seseorang untuk mengonsumsi jenis makanan apapun. Namun, Leslie ingin sekaligus memperbaiki pola hidup dengan membiasakan mengonsumsi makanan sehat.

    “Metodeomad ini sebenarnya boleh makan apa saja dalam satu kali makan, tapi karena gue in

    gin menjalaninya sebagai pola hidup, jadi sangat menjaga makan kecuali lagi cheating,” sambungnya.

    Leslie membatasi cheating dalam seminggu minimal tidak lebih dari dua hari. Sebab, bila lebih dari waktu tersebut dan dilakukan berturut-turut, diet menjadi lebih mudah gagal dan sulit untuk kembali ‘on-track’.

    Apa Saja Sih yang Dikonsumsi?

    “Dalam satu piring itu ada protein hewani, karbo, serat, dan kadang ada protein nabati,”
    beber dia.

    “Makannya normal, tapi makannya sehari sekali proporsi nasinya jadi lebih sedikit dari lauk,” terang dia.

    Pria berusia 25 tahun tersebut juga perlahan mulai mengurangi asupan tepung-tepungan, makanan dengan proses digoreng, hingga makanan manis.

    “Kalaupun digoreng pakai minyak hewani dan kelapa,” jelasnya.

    NEXT: Awal mula konsisten diet

    Sebelum diet, Leslie mulai mengeluhkan nyeri di nyaris seluruh bagian tubuh. Setiap kali beraktivitas, ada rasa sakit di lutut, mudah mengantuk, sampai keluhan asam lambung.

    “Kalau dicek mungkin banyak penyakit-penyakit lainnya,” kata dia.

    Dirinya mengaku bobot tubuhnya berada di level obesitas karena ‘binge eating’, stres setelah putus cinta membuatnya tak bisa mengontrol berapa banyak makanan yang masuk ke tubuh.

    Dirinya juga terbiasa selalu mengonsumsi alkohol sebelum tidur. Porsi makan Leslie sebelum diet bisa sampai empat kali dalam sehari.

    “Tantangan terbesar selama diet, semuanya berat karena mengubah kebiasaan 180 derajat, paling berat setop ngemil, dari biasanya pagi makan nasi uduk, siang nasi padang, malam ngemil, makan nasi goreng, untuk setop nasi goreng saja dulu susah di awal,” pungkasnya.

    (naf/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Dokter Gizi Beberkan Kesalahan saat Diet Ketat, Bisa Berujung Masuk IGD


    Jakarta

    Memiliki berat badan ideal menjadi mimpi banyak orang. Sejumlah cara bahkan dilakukan demi diet agar memiliki bentuk tubuh impian.

    Hanya saja diet tak melulu soal mengurangi porsi makan. Pada orang dengan kondisi tertentu, terlalu mengatur pola makan dengan ketat bisa berujung fatal.

    “Ada juga yang beranggapan kalau niat kurangin makan, pasti bisa turun berat badannya. Lalu apa dampak dari stigma kalo makan pasti turun? Ada yang puasa, nggak makan,” kata spesialis gizi klinik dr Gaga Irawan Nugraha, SpGK(K) kepada media di Jakarta Selatan, Jumat (1/3/2024).


    “Intermittent fasting sampai masuk emergency karena maag-nya kambuh,” sambungnya.

    Dia menambahkan masalah obesitas tak bisa ditangani hanya dengan diet dan olahraga. Beberapa hal yang juga penting dilakukan pengidap obesitas adalah memperhatikan faktor pemicu mereka mengalami kegemukan.

    Obesitas menurutnya juga dipengaruhi faktor lingkungan. Jika seseorang berada di lingkungan yang gemar menyantap makanan cepat saji, misalnya, maka akan sulit untuk mengatur dan menetapkan pola makan yang baik.

    Di sisi lain, otak juga memainkan peran penting dalam mengatur nafsu makan dan metabolisme tubuh. Kemampuan untuk mengeksekusi keinginan makan atau tidak, keinginan untuk olahraga atau tidak merupakan salah satu peran otak bagi tubuh manusia.

    “Kan yang membuat seseorang menolak tawaran makan atau minum itu otak. Yang menyebutkan ‘nggak’ itu kan yang nyuruh otak. Termasuk ketersediaan bahwa saya ingin bangun pagi untuk berolahraga walau semalam bedagang, itu semua kan ada peran dari otak,” tandasnya.

    (Haifa Nur Raidah/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Berat Badan Saykoji Turun 40 Kg Tanpa Pantang Nasi, Begini Tipsnya


    Jakarta

    Ignatius Rosoinaya Penyami alias Igor Saykoji dalam beberapa tahun terakhir sering membagikan aktivitas diet yang Ia jalani di akun Instagram pribadinya. Rapper hitz tanah air itu lagi rajin-rajinnya olahraga dan mengatur pola makan untuk menurunkan berat badan.

    Igor mengaku kalau pola makannya jauh berbeda dengan yang dulu. Konsumsi makanan lebih dijaga dan tidak asal-asalan. Sekarang, dia harus melakukan kalori defisit yakni jumlah kalori yang masuk harus lebih banyak yang dikeluarkan.

    “Untuk kalori itu bukan berarti kita harus makan sedikit loh, ternyata harus mengurangi makanan yang kalorinya tinggi. Saya hindarin gula dan karbohidrat berlebih. Tapi, bukan berarti nggak boleh dimakan ya. Ukurannya yang ditakar,” kata Igor saat ditemui detikcom di Jakarta Selatan, Minggu (3/3/2024).


    Dia mengaku tidak menghindari konsumsi nasi, tapi memang lebih banyak konsumsi serat, seperti buah dan sayur. Tidak kalah penting juga untuk konsumsi protein karena otot di dalam tubuh akan berkembang oleh protein.

    “Otot itu bisa dibangun dengan modal protein, makanya paling banyak konsumsi protein. Saya bisa lebih banyak ngenyangin diri dengan makan dada ayam dibanding makan lauk sedikit terus nasinya banyak, apalagi makan snack manis,”

    Selama menjalankan diet dengan menjaga pola makan salah satunya, Igor berhasil turun sekitar 40 kg. Semula berada di angka hampir 150 kg, sekarang sudah berada di sekitar 100 kg.

    Tentunya dengan berat badannya yang turun jauh, Dia mengaku sudah berganti size baju. Sekarang sudah bisa di size XL atau XXL. Sedangkan dulu, paling kecil di XXXL dan itu ngepress di badan.

    (up/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Mau Diet Tapi Tetap Makan Nasi? Ini 3 Alternatifnya

    Jakarta

    Diet adalah aturan makan khusus untuk kesehatan. Salah satu tujuan diet adalah menurunkan berat badan. Orang-orang yang berdiet biasanya mengontrol pola dan porsi makanan mereka.

    Salah satu makanan yang kerap dihindari saat berdiet adalah nasi. Mengutip Hello Doctor, nasi sering dihindari karena tinggi akan karbohidrat dan kalori. Karena rasanya yang hambar, nasi umumnya dimakan bersama berbagai lauk lain. Sehingga dalam satu porsi makanan berisi nasi dan lauk, kita cenderung mendapat asupan kalori yang lebih banyak dari yang dibutuhkan.

    Bagi orang Indonesia yang terbiasa memakan nasi sebagai makanan pokok, menjalani diet tanpa nasi mungkin merupakan hal yang sulit. Namun jangan khawatir, ada berbagai alternatif diet yang bisa menurunkan berat badan meski tetap memakan nasi.


    Alternatif Diet Tetap Makan Nasi

    Jika detikers ingin berdiet tetapi tetap makan nasi, berikut beberapa alternatif diet yang bisa dicoba.

    1. Diet Rendah Lemak

    Mengutip Banner Health, ada beberapa jenis lemak dan tidak semuanya baik untuk tubuh. Misalnya, ada lemak jenuh yang terkandung dalam daging merah, keju, mentega, susu, dan lain-lain. Ada juga lemak trans yang rata-rata terbentuk dari makanan yang digoreng menggunakan minyak.

    Lemak jenuh dan lemak trans mampu meningkatkan kadar kolesterol sehingga sebaiknya detikers mengurangi makanan yang mengandung kedua jenis lemak tersebut.

    Tetapi, ada juga lemak yang baik untuk tubuh, seperti lemak tak jenuh yang terkandung alpukat, minyak zaitun, dan ikan salmon.

    Ketika menjalani diet rendah lemak, sebaiknya mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Roti, sereal, nasi, dan pasta juga boleh dikonsumsi. Daging dan susu tetap boleh dikonsumsi, tetapi pilihlah bagian daging yang mengandung sedikit lemak, seperti daging ayam. Pilihlah juga susu atau yoghurt rendah lemak.

    2. Diet Vegan

    Diet vegan berarti tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan. Ini mencakup daging, susu, telur, keju, sampai madu. Protein tetap bisa didapatkan dari berbagai produk nabati seperti tahu, biji-bijian, dan susu kedelai atau susu almond. Tentu saja, nasi tetap bisa dikonsumsi.

    Mengutip Healthline, diet vegan sangat efektif dalam menurunkan berat badan sebab makanan yang dikonsumsi sangat rendah akan lemak dan tinggi akan serat, sehingga detikers akan merasa kenyang lebih lama. Selain mampu mengurangi berat badan, diet vegan mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.

    3. Puasa Selang-seling (Intermittent Fasting)

    Ada alternatif diet lain bagi detikers yang tidak ingin membatasi jenis makanan yang bisa dimakan, yaitu puasa selang-seling atau intermittent fasting. Ada beberapa pola puasa yang populer, yaitu:

    • Metode 16/8: Berpuasa selama 16 jam sehari dan hanya boleh makan siang dan makan malam dalam periode 8 jam sisanya.
    • Metode eat-stop-eat: Tidak makan selama 24 jam setiap 1 atau 2 kali seminggu.
    • Diet 5:2: 2 kali seminggu, kurangi konsumsi kalori hingga 500-600 kalori sehari. Untuk 5 hari sisanya, detikers tidak perlu membatasi konsumsi kalori. Perlu diingat, 2 hari yang dipilih tidak boleh berturut-turut.
    • Warrior diet: Konsumsi buah dan sayur dalam porsi kecil pada siang hari, lalu makan kenyang pada malam hari.

    Intermittent fasting mampu mengurangi berat badan karena metode diet ini mengurangi konsumsi kalori keseluruhan. Tetapi ingat, diet ini tidak akan efektif jika detikers makan terlalu banyak demi mengkompensasi kalori yang dibatasi saat berpuasa.

    Perlu diingat juga bahwa metode diet ini tidak cocok untuk semua orang. Ibu hamil dan menyusui, anak-anak, remaja, dan orang-orang yang underweight tidak disarankan mengikuti pola diet ini.

    Itu dia beberapa alternatif diet untuk menurunkan berat badan bagi detikers yang tetap ingin makan nasi. Namun, jangan lupa untuk tetap mengontrol porsi nasi yang dikonsumsi, ya! Perlu juga diingat bahwa tidak semua jenis diet cocok untuk semua orang. Berkonsultasilah dengan ahli gizi untuk mengetahui jenis diet yang cocok untuk detikers.

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Obesitas Berpotensi Sulit Hamil’:

    [Gambas:Video 20detik]

    (fds/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Lebih Sehat Putih atau Kuning Telur? Begini Faktanya

    Jakarta

    Telur kaya akan nutrisi yang banyak manfaatnya untuk kesehatan. Makanan satu ini mengandung protein, vitamin, dan lemak sehat.

    Kebanyakan orang juga sangat suka sarapan dengan telur. Misalnya telur dadar, telur orak-arik, hingga telur rebus.

    Meski diolah dengan banyak cara, telur tetap bermanfaat untuk tubuh. Sebab, semua protein berkualitas tinggi, vitamin, dan mineral penting ada di dalam telur.


    Tapi, yang jadi pertanyaan sebenarnya lebih sehat putih atau kuning telur ya?

    Dikutip dari Times of India, ada perbedaan jumlah kalori yang signifikan pada kuning telur dan putih telur. Kuning telur berukuran besar mengandung sekitar 55 kalori, sedangkan bagian putihnya hanya 17 kalori.

    Kuning telur

    Kuning telur mungkin kerap dihindari karena mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Itu bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh dan membuat seseorang rentan terhadap penyakit jantung.

    Namun, dari fakta yang ada, ternyata kuning telur mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan putih telur. Nutrisi pada kuning telur lebih padat.

    Bagian itu mengandung nutrisi penting seperti vitamin B6, B12, A, D, E, dan K. Kuning telur juga kaya akan kalsium, magnesium, zat besi, dan selenium.

    Karotenoid dalam kuning telur juga membantu meningkatkan penglihatan. Itu berperan sebagai antioksidan dan melindungi mata dari radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan pada retina.

    Kolin, vitamin yang larut dalam air yang terdapat dalam kuning telur memiliki sifat anti-inflamasi dan juga mengatur fungsi kardiovaskular tubuh.

    NEXT: Bagaimana dengan putih telur?

    Putih telur

    Albumen atau yang biasa disebut putih telur merupakan lapisan luar telur. Kebanyakan orang yang sadar kesehatan cenderung hanya makan bagian ini karena bebas lemak dan rendah kalori.

    Putih telur memberikan protein sehat bagi tubuh tanpa menambah kalori ekstra. Itu juga dikenal karena kemampuannya membantu membangun otot dan menambah berat badan, serta membuat kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama.

    Kehadiran mineral kalium dalam putih telur dapat membantu menurunkan dan menjaga tekanan darah. Vitamin riboflavin yang ada dalam putih telur juga membantu mencegah katarak dan sakit kepala migrain.

    Dalam telur utuh, zat besi terbesar sebanyak 93 persen dipegang oleh kuning telur, dan 7 persen sisanya di putihnya. Meski kedua bagian telur itu sehat, jika dilihat dari kandungan nutrisinya disimpulkan bahwa kuning telur tampaknya lebih banyak manfaatnya.

    Namun, karena mengandung kolesterol yang dapat menyebabkan risiko penyakit, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang. Tapi, disarankan juga untuk tidak membuangnya karena banyak nutrisi berharga di dalamnya.

    Jadi, sebaiknya konsumsilah telur secara utuh. Dengan begitu, semua nutrisi dari kedua bagian tersebut bisa didapatkan tubuh.

    (sao/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Minum Air Lemon untuk Pangkas BB, Fakta atau Mitos?

    Jakarta

    Air lemon adalah minuman yang dianggap bisa membantu menerapkan pola hidup sehat. Tak heran jika minuman ini disarankan bagi yang ingin menurunkan berat badan (BB).

    Dilansir dari laman Medical News Today, air lemon adalah minuman menyegarkan yang mengandung vitamin C. Namun, air lemon tidak memberikan nutrisi signifikan khususnya untuk menurunkan berat badan.

    Situs Medicine Net menjelaskan, konsumsi air lemon dapat menjaga sistem pencernaan menjadi lebih sehat. Hasilnya tubuh menjadi lebih sehat, hingga mampu mencegah serangan penyakit infeksius atau noninfeksius.


    Kandungan pada Satu Gelas Air Lemon

    Disebutkan dalam laman Healthline, lemon seberat 48 gram yang diperas dan dicampur air hingga menjadi segelas mengandung nutrisi:

    • 10,6 kalori.
    • 21% dari kecukupan nilai kebutuhan harian (DV) vitamin C.
    • 2% dari DV folat.
    • 1% dari DV vitamin.
    • 1% dari DV kalium.
    • 1% dari DV vitamin B1.
    • 1% dari DV vitamin B5.
    • 0,5% dari DV vitamin B2.

    Minum Air Lemon Untuk Turunkan BB, Bener Nih?

    Penelitian yang dilakukan National Institute of Health tahun 2018 menyebutkan, mekanisme untuk menurunkan berat badan dengan konsumsi air lemon sebelum makan belum jelas.

    Para ahli menyebutkan, efektivitas air lemon untuk menurunkan BB terhitung sama dengan air putih biasa. Konsumsi air lemon untuk diet membutuhkan olahraga dan makanan bergizi agar BB cepat turun.

    Air lemon mungkin tak berdampak besar bagi BB, namun jelas berdampak baik bagi kesehatan. Berikut manfaat dan kandungannya:

    1. Meningkatkan hidrasi

    Dikutip dari penelitian National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease (NIDKK), orang dewasa membutuhkan konsumsi 8 gelas air berukuran 8 ons per hari. Namun tidak semua orang dapat minum air putih dalam jumlah banyak, sehingga perasan lemon dapat mendorong konsumsi air lebih banyak.

    Adapun air lemon ini dapat membantu mengurangi beberapa penyakit seperti:

    • Kelelahan.
    • Rasa haus berlebih.
    • Kulit dan bibir kering.
    • Palpitasi jantung.
    • Rasa panas karena sembelit.

    2. Mengandung Vitamin C

    Buah lemon memiliki kandungan vitamin C yang berperan untuk melindungi sel tubuh dari radikal bebas. Dalam penelitian yang dipublikasikan pada Journal of American College of Nutrition, disebutkan kadar vitamin C ini mampu membakar 30% lebih lemak tubuh jika diimbangi intensitas olahraga tinggi.

    Vitamin C memberi manfaat sebagai berikut:

    • Mensintesis kolagen dan L-carnitine.
    • Meningkatkan metabolisme protein.
    • Meregenerasi antioksidan lain.
    • Menunda kanker tertentu dan penyakit kardiovaskular.
    • Menyerap zat besi.
    • Memproduksi hormon.

    3. Alternatif Sehat Minuman Manis

    Kandungan gula alami pada buah tidak memberikan efek samping berbahaya, seperti obesitas atau diabetes. Sehingga air lemon cocok menjadi pengganti minuman manis detikers yang lebih sehat dan alami.

    4. Mangandung Asam Sitrat

    Kandungan asam sitrat pada lemon mampu mencegah batu ginjal dengan memecah batu-batu kecil pada urine. Dilansir dari laman Healthline, National Kidney Foundation menyarankan campuran 4 ons konsentrat jus lemon saat diet dan untuk mencegah batu ginjal.

    5. Melancarkan Pencernaan

    Penelitian Daniela Freitas, dkk, berjudul Glycemic Response, Satiety, Gastric Secretions and Emptying After Bread Consumption with Water, Tea or Lemon Juice: A Randomized Crossover Intervention using MRI menyebutkan, asam sitrat pada jus lemon dapat meningkatkan sekresi lambung.

    Kandungan zat ini mampu membantu tubuh mengolah makanan dan memperbaiki kerusakan sistem pencernaan di dalamnya. Terbukti air lemon mampu meningkatkan gerak peristaltik yang mempermudah pemindahan makanan menuju lambung.

    6. Memberi Efek Diuretik

    Sifat diuretik yang dimiliki air lemon mampu meningkatkan jumlah urine yang keluar dari tubuh. Kandungan flavonoid yang bekerja dengan metode detoksifikasi bisa membersihkan usus dari zat-zat beracun yang berbahaya bagi tubuh.

    7. Mengandung Serat

    Serat yang ada pada air lemon mampu menghindari kenaikan gula darah dan memperlama waktu keluarnya usus dari makanan. Hal ini akan menunda rasa lapar dan keinginan untuk makan para konsumennya. Uniknya kandungan pektin terbanyak justru ditemui pada kulit jeruk dan bukan jusnya.

    8. Kaya Antioksidan

    Pada penelitian dengan objek tikus, ditemukan antioksidan pada lemon yang berhasil mengurangi penambahan berat berlebih pada badan tikus. Antioksidan dan kandungan anti inflamasi yang ada dapat menghindari seseorang dari penyakit kardiovaskular, diabetes, obesitas, dan kanker.

    Kadar Harian Air Lemon yang Dibutuhkan Tubuh

    Dilansir pada laman Healthline, peneliti menyarankan satu atau dua cangkir gelas lemon per hari (lemon 48 gram yang diperas dalam segelas air). Pada takaran ini detikers akan memperoleh 21% kadar vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh.

    Manfaat konsumsi air lemon untuk kesehatan memang tak perlu diragukan. Namun untuk menurunkan BB diperlukan upaya lain misal olahraga, mengatur pola makan, dan menerapkan gaya hidup sehat lainnya.

    (row/row)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Makanan yang Bikin Kenyang Tahan Lama, Cocok Buat yang Ingin Turun BB


    Jakarta

    Saat ingin memilih makanan dengan rasa kenyang lebih lama, tiga kandungan yang setidaknya menjadi faktor penting adalah protein, serat, serta lemak sehat, seperti omega 3.

    Makanan yang bebas bahan tambahan, cenderung semakin mengenyangkan. Sederet makanan ini cocok saat seseorang sedang menjalani diet atau mencoba memperbaiki pola makan sehat.

    Apa Saja Makanan Mengenyangkan? Berikut rangkumannya dikutip dari Healthline:


    1. Gandum Utuh

    Biji-bijian utuh, seperti nasi merah, roti gandum utuh, dan pasta gandum utuh, dikaitkan dengan pengendalian berat badan dan menjaga berat badan yang sehat. Kandungan serat, nutrisi, dan senyawa tumbuhan yang ditemukan dalam biji-bijian dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu seseorang mengonsumsi lebih sedikit kalori sekaligus.

    Biji-bijian utuh juga baik untuk kesehatan secara keseluruhan, dan cenderung membantu mencapai berat badan yang sehat secara lebih konsisten dibandingkan biji-bijian olahan.

    2. Yoghurt

    Yoghurt juga menjadi makanan yang mengenyangkan. Penting untuk mencoba memilih variasi tambahan topping dalam yoghurt, yang rendah gula tambahan saat sedang diet.

    Menambahkan buah seperti persik atau stroberi akan memberikan rasa manis yang diperlukan, dengan tambahan manfaat vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Topping seperti granola rendah gula atau kacang-kacangan juga dapat menambah serat, serta meningkatkan rasa kenyang.

    3. Alpukat

    Alpukat adalah makanan padat nutrisi. Buah ini kaya akan lemak yang menyehatkan jantung, dan merupakan sumber serat yang baik, sekitar 3 gram per 1⁄3 alpukat, adalah ukuran porsi yang disarankan.

    Lemak sehat dalam alpukat juga membantu memuaskan nafsu makan lebih lama, terlebih rasanya enak.

    4. Oat

    Oat cukup rendah kalori dan merupakan sumber serat larut yang baik, yang memiliki kemampuan menyerap air, membantu merasa kenyang. Oatmeal juga dapat membantu melepaskan hormon kenyang dan menunda pengosongan lambung. Cobalah untuk memilih variasi topping yang polos dan tanpa rasa untuk menghindari tambahan gula yang berlebihan.

    Kamu bisa menambahkan oatmeal dengan buah atau kacang-kacangan agar lebih mengenyangkan dan meningkatkan kandungan nutrisinya.

    5. Ikan

    Ikan adalah sumber protein yang ramping, sehat, dan mengenyangkan. American Heart Association dan Dietary Guidelines 2015-2020 merekomendasikan minimal dua porsi ikan per minggu, terutama ikan berlemak tinggi. Satu porsi setara dengan 3,5 ons atau 3⁄4 cangkir ikan serpihan.

    Ikan tidak hanya memberi protein yang tersedia secara hayati, tetapi juga merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik. Lemak sehat ini bagus untuk melindungi jantung dan menurunkan peradangan di tubuh. Ikan dengan kandungan omega-3 tertinggi adalah salmon, mackerel, herring, lake trout, sarden, dan tuna albacore.

    6. Kacang

    Kacang adalah pilihan camilan yang bagus untuk membantu mengisi waktu di antara waktu makan pokok. Mereka adalah sumber yang baik untuk ketiga penambah rasa kenyang: protein, serat, dan lemak sehat.

    Faktanya, sebuah penelitian menemukan bahwa kacang campur meningkatkan rasa kenyang pada orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas sekaligus menjaga kestabilan kadar glukosa darah dan insulin.

    Kacang campuran juga memiliki vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Cobalah untuk memilih kacang tanpa garam dan tanpa pemanis untuk mendapatkan manfaat kesehatan paling banyak.

    7. Telur

    Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi, yang dapat dijadikan makanan mengenyangkan, serta vitamin, mineral, dan antioksidan karotenoid,yang membantu melindungi kesehatan mata.

    Telur berukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein, termasuk kesembilan asam amino esensial. Faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa memasukkan telur lebih sering ke dalam makanan kita dapat meningkatkan rasa kenyang dan secara signifikan mengurangi asupan makanan jangka pendek.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi telur untuk sarapan pagi mengakibatkan berkurangnya variasi glukosa plasma dan insulin, penekanan respons ghrelin, dan berkurangnya asupan energi. Cobalah menambahkan sayuran ke dalam telur dadar yang lezat seperti bayam, jamur, dan brokoli) untuk lebih membantu meningkatkan rasa kenyang, dan juga asupan sayuran harian secara keseluruhan.

    (naf/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Cara Diet Kolesterol, Daftar Asupan yang Perlu Dikonsumsi dan Dibatasi

    Jakarta

    Diet kolesterol adalah metode hidup sehat dengan menekan kadar zat ini dalam tubuh. Diet juga dilakukan dengan lebih selektif pada asupan yang hendak dikonsumsi.

    Mengutip laman RSUP Dr. Sardjito, diet kolesterol dilakukan untuk menurunkan kadar zat ini dalam darah di atas 250 mg/dl. Diet dilakukan untuk mencegah efek buruk kolesterol bagi tubuh, misal terjadinya gangguan jantung.

    Orang yang memiliki kolesterol tinggi harus memperhatikan makanan yang ingin dikonsumsi. Kadar kolesterol yang tinggi sendiri bisa menyebabkan penyakit stroke atau jantung. Sehingga, diet kolesterol diperlukan.


    7 Cara Diet Kolesterol

    Diet kolesterol bisa dilakukan dengan konsumsi serat, membatasi asupan lemak jenuh, hingga membatasi alkohol. Lemak tetap bisa dikonsumsi namun dengan porsi terkontrol.

    1. Tambahkan Lebih Banyak Serat Larut dalam Makanan

    Mengutip situs Cleveland Clinic, makanan tinggi serat larut membantu mencegah saluran pencernaan menyerap kolesterol. Beberapa contoh makanan ini adalah aneka buah, sayur, dan kacang-kacangan.

    Makanan tersebut membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) dalam darah. Jenis kolesterol ini berisiko menyebabkan obesitas hingga diabetes.

    2. Batasi Asupan Lemak Jenuh

    Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar LDL yang berisiko bagi kesehatan tubuh. Sumber lemak jenuh umumnya ada di protein hewani misal daging merah, unggas, produk susu, dan turunannya.

    Kandungan lemak jenuh juga bisa ditemukan pada makanan yang dipanggang dan digoreng. Konsumsi makanan dengan lemak jenuh perlu dikontrol pada pelaku diet kolesterol.

    3. Hindari Lemak Trans

    Lemak trans adalah jenis kandungan lain yang dapat meningkatkan kadar LDL. Kandungan lemak trans banyak terdapat pada produk olahan misal margarin batangan, kerupuk, dan kentang goreng frozen.

    4. Makan Ikan Tinggi Asam Omega 3

    Makanan ini perlu dikonsumsi untuk membantu meningkatkan kadar kolesterol baik. Mengutip Medlineplus ikan tinggi asam omega 3 bisa melindungi jantung dari pembekuan darah, peradangan, serta mengurangi risiko serangan.

    Beberapa ikan yang merupakan sumber asam lemak omega 3 yang baik di antaranya yaitu salmon, tuna dan makarel. Jenis makanan ini sebaiknya dikonsumsi minimal dua kali seminggu, dengan pengolahan secukupnya.

    5. Batasi Garam

    Jumlah natrium atau garam yang dikonsumsi tidak boleh lebih dari 2.300 mg, Jumlah ini setara dengan kurang lebih satu sendok teh garam dalam sehari. Porsi tersebut mencakup semua garam yang dikonsumsi, baik yang ditaburkan ketika memasak ataupun saat makanan sudah jadi.

    Membatasi asupan garam tidak menurunkan kolesterol, namun menurunkan risiko penyakit jantung dengan membantu menurunkan tekanan darah. Kamu juga bisa mengurangi asupan garam dengan memilih makanan dan bumbu rendah garam.

    6. Batasi Alkohol

    Alkohol meningkatkan jumlah kalori dalam tubuh, yang berdampak pada berat badan. Kondisi ini ini jika terus berlanjut dapat meningkatkan risiko hipertensi, gangguan jantung, dan diabetes.

    7. Konsumsi Makanan Seimbang

    Untuk bisa mendapat kadar kolesterol yang sehat, penting untuk memakan makanan seimbang. Contoh dari makanan seimbang yaitu, buah-buahan, sayuran, biji-bijian, makanan berprotein, susu, dan lemak.

    Pola makan yang kaya dengan buah-buahan dan sayur-sayuran bisa meningkatkan senyawa penurun kolesterol dalam makanan. Senyawa ini disebut sebagai stanol atau sterol tumbuhan yang bekerja seperti serat larut.

    Cara diet kolesterol tentunya bisa dilakukan dengan mudah dan murah. Pilihan menunya juga tidak mahal serta tersedia dalam banyak pilihan. Diet kolesterol dapat dilakukan tiap saat demi menjaga kesehatan.

    (row/row)



    Sumber : health.detik.com

  • Benarkah Rutin Minum Kopi Bantu Turunkan Berat Badan? Begini Kata Pakar Diet


    Jakarta

    Kopi merupakan salah satu minuman paling populer di dunia. Tidak hanya enak, minuman ini rupanya dapat memberikan efek kesehatan yang besar, salah satunya untuk proses penurunan berat badan.

    “Kopi bila dikonsumsi dalam jumlah sedang dan tanpa terlalu banyak pemanis tambahan dapat membantu menurunkan berat badan dan bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan,” kata ahli diet Ashley Shaw, RD dikutip dari Business Insider, Minggu (11/2/2024).

    Kopi mengandung nutrisi seperti niasin, potasium, magnesium, dan antioksidan. Berbagai nutrisi tersebut dapat meningkatkan kesehatan pencernaan, mendukung fungsi otot, dan meningkatkan kesehatan jantung.


    Kafein yang terkandung dalam kopi juga dapat meningkatkan metabolisme, meningkatkan energi, dan membantu proses penurunan berat badan. Berikut ini adalah beberapa manfaat kopi untuk penurunan berat badan:

    Rendah Kalori

    Proses penurunan berat badan erat kaitannya dengan defisit kalori. Kopi hitam merupakan minuman yang ideal untuk dikonsumsi karena mengandung kurang dari lima kalori per porsi. Namun, perlu dipastikan bahwa kopi yang dikonsumsi tidak menggunakan gula tambahan.

    “Meskipun kopi hitam rendah kalori, namun dengan cepat dapat menjadi tinggi kalori, gula, dan lemak ketika berbagai susu dan gula ditambahkan ke dalamnya,” kata Shaw.

    Meningkatkan Metabolisme

    Seperti yang sudah sempat disinggung bahwa kafein pada kopi dapat membantu meningkatkan metabolisme. Metabolisme merupakan proses di mana tubuh memecah nutrisi dan memanfaatkan kalori sepanjang hari.

    Sebuah studi kecil dilakukan pada 2018 menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi kopi selama dua bulan memiliki metabolit yang lebih baik. Metabolisme yang lebih tinggi atau lebih cepat memungkiknkan proses pembakaran kalori lebih banyak saat seseorang istirahat atau beraktivitas fisik.

    “Ada semakin banyak penelitian tentang bagaimana konsumsi kopi dikaitkan secara positif dengan tingkat metabolisme basal (BMR), namun penting untuk diingat bahwa kita memetabolisme makanan dan minuman pada tingkat yang berbeda. Kopi dapat meningkatkan tingkat metabolisme seseorang tetapi tidak pada orang lain,” kata Shaw.

    NEXT: Kopi bisa membantu mengurangi rasa lapar.

    Mengurangi Rasa Lapar

    Selain meningkatkan metabolisme, kafein pada kopi juga dapat mengurangi nafsu makan. Nafsu makan yang dimiliki seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Misalnya seperti jenis makanan, tingkat aktivitas fisik, hingga hormon.

    Meskipun belum ada penelitian yang cukup untuk menentukan hubungan sebab-akibat kafein yang mengurangi nafsu makan, penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat menurunkan kadar ghrelin, hormon yang membuat seseorang merasa lapar.

    Sebuah studi kecil pada tahun 2014 menemukan bahwa peserta meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi asupan makanan mereka hanya dalam waktu empat minggu setelah minum kopi setiap hari berdasarkan tingkat ghrelin mereka.

    “Kafein juga merangsang hormon kenyang peptida YY (PYY). Lebih banyak PYY berarti Anda akan merasa kenyang dan tidak terlalu lapar,” kata Shaw.

    (avk/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Viral Diet Tiongkok, Disebut Bisa Turunkan 10 Kg dalam Seminggu


    Jakarta

    Tren ‘Diet Tiongkok’ menambah panjang deretan variasi diet yang viral di media sosial. Diet yang tengah menyedot atensi pengguna internet ini diklaim dapat menurunkan berat badan hingga 10 kg dalam waktu kurang dari seminggu.

    Diet tersebut berfokus pada pengaturan jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari. Terdengar standar, tapi aturan dalam pola diet tersebut cukup beda daripada yang lain.

    Dikutip dari Daily Vanity, berikut aturan program diet ala China yang viral di medsos.


    1. Hanya mengonsumsi satu jenis makanan per hari

    Hal pertama yang langsung menarik perhatian netizen adalah aturan makan yang diterapkan. Dalam diet tersebut, seseorang hanya diperbolehkan mengonsumsi satu jenis makanan per hari.

    Jadi selama menjalani program diet itu, seseorang yang menjalankan diet harus mengonsumsi jenis makanan yang berbeda-beda setiap hari, baik itu protein hewani, buah, maupun sayuran.

    2. Jenis makanan yang dikonsumsi

    Pada sebuah video yang diunggah di medsos Xiao Hong Shu, platform sejenis Instagram yang populer di China, seorang wanita membagikan makanan yang dikonsumsinya selama menjalani diet. Sebagian besar menunya terdiri dari protein hewani dan serat.

    Adapun jenis makanan yang dikonsumsinya antara lain berupa telur, daging, buah-buahan, dan sayuran. Setiap jenis makanan dikonsumsi di hari yang berbeda-beda. Misalnya, hari ini hanya mengonsumsi telur saja, kemudian dilanjutkan dengan mengonsumsi daging saja keesokan hari, dan seterusnya.

    3. Satu hari hanya mengonsumsi cairan

    Dalam program diet tersebut, ada juga satu hari yang dikhususkan untuk mengonsumsi cairan. Dengan kata lain, di hari tersebut pelaku diet tidak mengonsumsi apapun kecuali minuman.

    Minuman yang dianjurkan di antaranya seperti susu, sari kedelai, dan kopi. Sementara, minuman yang tinggi gula seperti bubble tea atau jus buah dihindari.

    NEXT: Menghindari buah yang tinggi gula

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta, Konsumsi Kangkung Bisa Bikin Ngantuk’:

    [Gambas:Video 20detik]

    4. Pantangan buah yang tinggi gula

    Tidak semua buah-buahan dapat dikonsumsi oleh orang yang menjalani diet ini. Pasalnya, ada beberapa buah yang perlu dihindari karena mengandung gula yang tinggi, seperti durian, mangga, leci, dan kelengkeng.

    Jenis buah yang dianjurkan dalam diet ini antara lain apel, jeruk, bluberi, anggur, delima, dan cherry.

    5. Pilihan bahan dan metode memasak

    Selain jenis makanan, bahan dan metode memasak pun ikut diperhitungkan. Misalnya, saat mengolah telur. Video tersebut menyarankan agar telur dimasak dengan cara direbus, didadar, atau dikukus.

    Jika didadar, minyak yang dipakai pun tidak sembarangan. Jenis minyak yang dianjurkan adalah minyak zaitun atau biji bunga matahari karena dapat menunjang metabolisme dan memperkaya rasa telur.

    Selain itu, program diet ini juga menegaskan pentingnya untuk memerhatikan penggunaan bumbu atau dressing untuk menu salad sayuran. Sebab, jika terlalu berlebihan malah dapat memengaruhi proses penurunan berat badan.

    (ath/up)



    Sumber : health.detik.com