Jakarta –
Penyakit jantung termasuk penyebab kematian tertinggi di dunia. Kesehatannya perlu dijaga dengan menerapkan pola makan sehat seperti ini.
Kesehatan jantung perlu diperhatikan karena organ ini termasuk vital. Jantung bekerja tanpa henti dan berperan penting dalam memompa darah ke seluruh tubuh.
Salah satu cara menjaga kesehatan jantung adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan kebiasan-kebiasaan baik bagi jantung. Jika ingin diet pun ada beberapa jenis diet yang paling cocok.
Melansir fortune.com (14/02/2025), berikut 4 jenis diet terbaik untuk meningkatkan kesehatan jantung.
1. Diet Mediterania
Diet Mediterania cocok untuk meningkatkan kesehatan jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/jenifoto |
Diet Mediterania merupakan pola makan yang terinspirasi dari masyarakat di wilayah Mediteranian, seperti Spanyol, Italia, dan Yunani.
Diet ini berfokus pada konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, ikan dengan kandungan omega-3 tinggi, dan minyak zaitun.
Makanan yang hanya boleh dikonsumsi sedikit atau bahkan tidak boleh sama sekali, termasuk daging merah, makanan manis, minuman manis, dan mentega.
Rekomendasi asupan buah dan sayur juga memberikan asupan serat tinggi yang dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah.
Konsumsi ikan omega-3 tinggi juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Biji-bijian dan minyak zaitun juga dapat menjadi sumber protein dan sumber lemak sehat yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga keseimbangan kolesterol.
2. Diet DASH
Dash Diet juga baik untuk atasi hipertensi dan masalah jantung lain. Foto: Getty Images/iStockphoto/Arx0nt |
DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension merupakan pola makan yang hampir mirip dengan diet Mediterania, tetapi menekankan pada pola makan rendah garam dan tetap mengandung gizi seimbang.
Untuk menghindari hipertensi, lebih baik mengonsumsi natrium kurang dari 2.300 mg per hari. Namun, jika punya penyakit hipertensi, asupan natrium harus lebih sediikit, sekitar 1.500 mg.
Makanan yang dikonsumsi termasuk sayuran, buah-buahan, biji-bijian atau gandum. Selain itu, perlu menghindari produk olahan susu atau produk dengan kandungan lemak tinggi serta daging.
Asupan gula dari makanan atau minuman manis juga perlu dibatasi.
Dengan menerapkan pola makan, tidak hanya mencegah hipertensi, tetapi juga mengurang risiko terkena penyakit lain, seperti jantung, stroke, diabetes, osteoporosis, batu ginjal, dan kanker.
Jenis diet lain yang baik untuk meningkatkan kesehatan jantung dapat dilihat pada halaman selanjutnya!
3. Diet Pescatarian
Pesce dalam bahasa Italia berarti ikan, sedangkan tarian dari vegetarian.
Diet Pescatarian merupakan pola makan tanpa mengonsumsi daging, tetapi masih mengonsumsi ikan atau makanan laut lain. Menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin beralih ke mengonsumsi makanan berbahan dasar tumbuhan.
Kurangnya asupan daging merah menjadi poin penting dalam diet ini.
Frank Hu, seorang professor nutrisi dan epidemiologi di Harvard memuji diet pescatarian karena menekankan pada konsumsi protein laut, yang menjadi sumber vitamin D, vitamin B12, zat besi, selenium, dan seng yang lebih sulit ditemukan pada diet vegan atau vegetarian.
Mengonsumsi makanan laut juga memberi asupan asam lemak omega-3, yang dikenal dapat mendukung kesehatan otak dan jantung.
Beberapa riset yang disebut alodokter menemukan bahwa diet ini bisa menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dan meningkatkan kolesterol baik. Hal tersebut pun membuat diet ini mencegah penyakit kardiovaskular, seperti jantung dan stroke.
4. Diet vegetarian
Mengosumssi banyak sayuran dan buah bisa atasi masalah jantung. Foto: iStock |
Diet vegetarian pastinya sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang. Pola makan ini membatasi aneka protein hewani, seperti daging, unggas, ikan, tetapi masih memperbolehkan untuk mengonsumsi produk olahan hewani, seperti telur dan susu.
Fokusnya hanya pada makanan, seperti sayur-sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan. Membatasi asupan gula dan lemak jenuh.
Namun, diet ini akan berjalan efektif jika penikmatnya menghindari ikan yang digoreng atau produk olahan vegetarian.
5. Diet yang perlu dihindari
Selain diet yang disebutkan di atas, beberapa diet juga perlu dihindari.
Salah satunya diet keto yang hanya fokus pada konsumsi daging. Diet ini membatasi asupan makanan yang sehat untuk jantung, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian.
Di sisi lain, menjalani diet keto hanya akan meningkatkkan asupan lemak jenuh. Dikhawatirkan menyebabkan kekurangan nutrisi dan kolesterol jadi tinggi.
(aqr/adr)
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Dulunya Hobi Makan Junk Food, Wanita Ini Sekarang Turun BB 17 Kg Jakarta – Hobi makan junk food, wanita ini merasa rambutnya mudah rontok dan berat badannya naik. Namun, dirinya berhasil turun berat badan dengan menerapkan pola makan tinggi kalori dan olahraga gym. Junk food memang menjadi pilihan makanan lezat dan nikmat. Sesekali dikonsumsi tidak menimbulkan masalah serius. Namun, jika sudah berkali-kali atau sering, maka bisa memengaruhi kesehatan manusia. Pasalnya, makanan ini adalah tipe makanan tinggi gula, lemak, dan garam. Selain itu, junk food rendah akan nutrisi, seperti vitamin, mineral, serat, dan protein.
Tidak heran jika terlalu banyak makan junk food tubuh akan mengalami peningkatan berat badan sekaligus meningkatkan risiko penyakit berbahaya. Sophia Moulson’s dulunya punya hobi makan junk food. Melalui unggahan video di akun TikToknya, Sophia bercerita kalau ia menghabiskan masa remajanya dengan konsumsi makanan junk food yang bisa dibawa pulang dan minuman soda. Dulunya ia bisa pesan satu loyang pizza yang dimakan sendiri semuanya. Keripik hingga potato wedges juga sering ia konsumsi. “Saya akan mengambil sesuatu dan memakannya tanpa memikirkannya,” ungkapnya. Namun, efek dari terlalu sering konsumsi makanan ini rupanya terlihat nyata. Sophia mengalami kerontokan rambut yang parah dan berat badannya juga naik, lapor dailymail.co.uk (15/02/2025).
Sophia juga tidak nyaman dengan penampilannya. Ia meragukan dirinya sendiri dan merasa tidak percaya diri. “Ketika saya melihat tubuh saya di cermin, dan membandingkan diri saya dengan orang lain di media sosial. Saya akan merasa tidak nyaman dan saya akan makan lebih banyak untuk menghibur diri,” ungkapnya. Setelah mengalami perubahan tersebut, pada suatu titik Sophia duduk dan menyadari kalau semua pakaian tidak cocok. Ia juga kehabisan napas ketika berjalan.
Mulai September 2023, wanita ini mulai bertekad mengubah pola hidupnya menjadi lebih sehat. Sophia mulai pergi ke tempat gym selama tiga kali dalam seminggu. Memang awalnya menakutkan, tetapi seiring waktu Sophia jatuh cinta dengan prosesnya. Wanita ini juga mulai mengalami perubahan, seperti rambutnya yang perlahan-lahan berhenti rontok, tubuhnya mengecil, dan pola pikirnya juga ikut berubah. Tidak hanya olahraga, Sophia juga mulai mengonsumsi makanan tinggi protein dan rendah kalori. Dalam sehari, ia makan 1.500 sampai 1.600 kalori. Pada pagi hari wanita ini akan makan bubur dengan buah dan biji chia, serta yogurt protein sebagai camilan.
Saat makan siang, Sophia akan makan salad dengan potongan Quorn (semacam pengganti daging terbuat dari mikroprotein). Sophia lalu pergi ke gym dan minum protein shake setelahnya. Barulah ia mengonsumsi steak nabati, dengan brokoli, sayuran hijau, dan dua telur goreng. Selama tiga bulan pertama, Sophia telah melihat hasilnya. Dia juga mulai defisit kalori , berfokus pada konsumsi buah dan sayuran lima kali dalam sehari.
Ia juga mulai meningkatkan waktu latihannya menjadi lima atau enam hari dalam seminggu. Hasilnya pun memuaskan! Dalam satu setengah tahun, wanita ini berhasil turun 17 kilogram dari berat sekitar 71 an menjadi 54 kilogram. Proses diet ini juga mengubah perjalanan karir Sophia. Ia kini menjadi pelatih di pusat kebugaran, menggunakan pengalaman pribadinya sebagai inspirasi bagi orang lain. (aqr/adr) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
![]() |
Source : unsplash.com / Lily Banse
17 Buah yang Bagus untuk Turunkan BB, Rendah Kalori-Tinggi Serat
Jakarta – Sudah tidak zaman diet turunkan berat badan (BB) dengan cara yang menyiksa. Untuk mencapai defisit kalori, pelaku diet tetap bisa ngemil makanan manis nan mengenyangkan kok seperti buah-buahan. Buah umumnya rendah kalori dan tinggi serat. Makanan ini bantu menurunkan berat badan dengan membuat perut kenyang lebih lama. Dengan begitu, nafsu makan cenderung menurun sehingga asupan kalori yang masuk ke tubuh hanya sedikit. Lantas, apa saja buah yang bagus agar badan kurus? Buah yang Cocok untuk DietMengutip Healthline dan Health, berikut deretan buah yang bagus untuk diet menguruskan badan:
1. ApelApel kaya akan serat yang meningkatkan rasa kenyang. Kandungan serat apel utamanya berada pada kulitnya. Selain itu, penelitian menunjukkan kulit apel mengandung antioksidan dan senyawa yang bantu mengurangi risiko obesitas. Di sisi lain, buah ini juga mengandung polifenol yang antiinflamasi dan mencegah penumpukan lemak visceral. Jadi, jangan kupas kulit apel sebelum dimakan ya. 2. BluberiBluberi termasuk buah rendah kalori dengan kisaran 85 kalori per 100 gramnya. Antioksidan antosianin dalam buah ini dukung berat badan yang ideal. Asupan antosianin yang tinggi menunjukkan massa lemak dalam tubuh yang lebih rendah, sekitar 3-9 persen saja. 3. KiwiBuah manis dengan rasa asam menyegarkan ini merupakan sumber serat yang baik. Satu buah kiwi berukuran 75 gram menyediakan kurang dari 50 kalori dan 6,7 gram gula. Serat kiwi terdapat pada daging dan kulitnya. Meski buah ini mengandung gula yang cukup tapi indeks glikemiknya rendah. Sehingga hanya terjadi lonjakan gula darah yang kecil. 4. StroberiStroberi yang memiliki kalori dan gula rendah namun tinggi serat. Ukuran 100 gram stroberi menyimpan berkisar 32 kalori, 2 gram serat, dan kurang dari 5 gram gula. Selain itu, buah ini tinggi vitamin C dan tinggi antioksidan. Buah beri termasuk stroberi bahkan diusulkan sebagai pengobatan untuk obesitas yang bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker. 5. RasberiMasih dari buah beri, ada rasberi yang juga rendah kalori dan gula. Buah ini kaya akan polifenol dan lebih tinggi serat dibandingkan buah beri lainnya. Ukuran 100 gram rasberi mengandung 52 kalori, 4,4 gram gula, dan 6,5 gram serat. Serat yang tinggi diketahui bisa membuat perut kenyang lebih lama. Rasberi juga terbukti bantu mengatur kadar gula darah pada orang dewasa yang obesitas dengan pradiabetes dan resistensi insulin. Menurut penelitian, buah yang menimbulkan respons gula darah rendah pasca memakannya dapat berguna untuk memerangi obesitas. 6. MarkisaSatu buah markisa berukuran 18 gram hanya mengandung sekitar 17,5 gram kalori. Serat yang disimpan buah ini juga cukup tinggi sekitar 1,8 gram. Makanan berserat bantu memperlambat pencernaan sehingga meningkatkan rasa kenyang dan mengendalikan nafsu makan. 7. MelonBuah tinggi kandungan air ini bagus untuk mengendalikan berat badan. Ukuran 100 gram potongan melon hanya mengandung sekitar 36 kalori. Kandungan airnya disebut dukung penurunan berat badan dan bantu tubuh tetap terhidrasi. Di samping itu, buah ini kaya akan serat, kalium, dan antioksidan. 8. JerukSelain rendah kalori, jeruk kaya akan vitamin C dan serat. Asupan vitamin C yang cukup terbukti bisa meningkatkan pembakaran lemak lebih banyak selama berolahraga. Penelitian juga menemukan orang obesitas mungkin perlu mengkonsumsi lebih banyak vitamin C. Satu jeruk berukuran 140 gram diketahui menyediakan 73 kalori dan 82 mg vitamin C. Nominal vitamin C ini mencukupi kisaran 90 persen dari nilai harian yang dibutuhkan. 9. PisangPisang mungkin banyak dihindari oleh para pelaku diet karena kandungan kalori dan gulanya yang tinggi. Padahal, pisang lebih padat nutrisi dibanding buah lainnya dengan menyediakan serat, kalium, magnesium, antioksidan, serta vitamin C. Indeks glikemik buah ini pun cukup rendah sehingga bantu mengendalikan kadar gula darah dan mengelola berat badan ideal, terutama bagi pengidap diabetes. Pisang yang belum matang mentah juga pilihan terbaik untuk diet karena kandungan gulanya lebih rendah dan pati resisten. Pati resisten baik untuk pencernaan lantaran tidak bisa dipecah oleh enzim lambung. Dengan begitu, membuat seseorang dapat kenyang lebih lama. 10. CeriBuah ceri menyediakan vitamin C, serat, dan antioksidan bersifat antiinflamasi. Manfaatnya untuk kontrol berat badan seimbang berkaitan dengan khasiatnya yang pola tidur sehat. Berdasarkan penelitian, orang yang cukup tidur rata-rata memiliki indeks massa tubuh (BMI) dan potensi obesitas yang lebih rendah. 11. ManggaPotongan mangga berukuran 100 gram menyediakan 60 kalori. Meski kalorinya cukup tinggi, orang yang rutin menyantap mangga memiliki asupan serat, magnesium, kalium, folat dan berbagai vitamin yang lebih tinggi karena padatnya nutrisi. Mangga dapat dimakan berseling dengan buah rendah kalori lain sehingga menurunkan badan bisa dengan cara diet sehat. 12. PirSatu buah pir besar berukuran 230 gram mengandung 7 gram serat. Jenis serat dalam buah ini diketahui adalah serat larut, di mana bisa mencegah penumpukan lemak visceral di tubuh hingga 3,7 persen. Senyawa alami lain dalam pir terbukti menurunkan kadar gula darah. Dengan begitu, tidak perlu khawatir ada lonjakan glukosa sesaat setelah memakannya terutama bagi pengidap diabetes. 13. DelimaBuah delima menyimpan banyak serat. Satu buahnya yang berukuran 282 gram menyediakan sekitar 11,3 gram serat. Delima juga kaya polifenol yaitu antioksidan yang melindungi tubuh dari berbagai penyakit dan mengurangi peradangan. Penelitian juga menunjukkan bahwa polifenol memiliki efek antiobesitas. Hal ini mungkin disebabkan oleh sifat antiinflamasinya sehingga bantu dorong pemecahan lemak dalam tubuh. 14. SemangkaSemangka berair dan manis sehingga sangat menyegarkan. Di sisi lain, buah ini mengandung nutrisi, antioksidan, dan serat yang dukung penurunan berat badan. Dilaporkan penelitian, orang yang menyantap semangka merasa kenyang lebih lama dan menurunkan nafsu makan. Potongan 100 gram semangka diketahui juga memiliki sekitar 30 kalori saja, lho. 15. AlpukatAlpukat termasuk buah berlemak dan padat kalori. Setengah buah alpukat berukuran 100 gram mengandung kisaran 161 kalori. Meski begitu, penelitian menemukan bahwa alpukat tetap bantu menurunkan berat badan. Buah ini dapat menurunkan kadar lemak visceral, jenis lemak yang berada tepat di bawah kulit. Penelitian lain menunjukkan konsumsi alpukat meningkatkan rasa kenyang, mengurangi nafsu makan, dan menstabilkan kadar kolesterol. 16. LemonLemon kaya akan vitamin C, rendah kalori juga gula. Satu buah lemon utuh mengandung kurang dari 20 kalori dan 2 gram gula. Walau dagingnya dapat disantap, kebanyakan orang mencampurkan air perasannya ke air, teh, atau salad dressing. Kemungkinan karena buah ini sangat asam sehingga mereka tidak kuat memakannya langsung. Pelaku diet tetap perlu berhati-hati karena perasan lemon terbukti mengikis email gigi. Jadi, konsultasikan dengan dokter gigi terlebih dahulu yang sebelum mengkonsumsinya secara teratur. 17. PersikBuah persik termasuk buah rendah kalori dan tinggi vitamin A dan C, kalium, maupun serat. Satu buah persik berukuran 150 gram mengandung sekitar 63 kalori dan 2,2 gram serat. Serat bagus untuk membuat perut kenyang lebih lama dan mengurangi nafsu makan. Aturan Makan Buah untuk Diet Turunkan BBUntuk menurunkan badan, buah-buahan di atas dapat dikonsumsi sebagai camilan di selang jam makan maupun pengganti makanan berkalori tinggi lainnya. Tidak ada penelitian yang membuktikan waktu khusus tertentu dapat bantu menurunkan berat badan. Jadi, pelaku diet bisa menyantapnya kapan saja dengan porsi cukup. Akan tetapi, buah segar yang dikonsumsi langsung lebih bagus daripada diolah menjadi jus atau puree. Hal ini karena kandungan seratnya komplet sehingga membuat perut kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan gula darah. Pelaku diet dapat menyantap buah cukup dengan memotongnya dan beberapa buah tidak perlu dikupas kulitnya. Bisa juga dipadukan dengan oatmeal atau yoghurt alami. Nah, itu tadi sederet buah yang cocok untuk diet dan aturan makannya yang berkhasiat turunkan berat badan. Jangan lupa terapkan pola hidup sehat lainnya untuk hasil lebih baik. (row/row) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Ananth Ambani Konglomerat India Sukses Turun BB 108 Kg, Ini Menu Dietnya Jakarta – Konglomerat Ananth Ambani menjadi sorotan gegara pernikahannya yang mewah. Ternyata ia sempat menjalankan diet dan sukses turun bobot hingga 108 kilogram. Ananth Ambani merupakan anak dari seorang konglomerat di India. Keluarganya dinobatkan sebagai pebisnis terkaya yang kekayaannya ditaksir mencapai 118 Juta Dollar Amerika Serikat. Baru-baru ini Ananth Ambani menjadi sorotan dunia usai melaksanakan upacara pernikahan yang mewah dan meriah. Tidak hanya mengundang tamu-tamu penting tetapi ia juga mengundang penyanyi dunia untuk bernyanyi pada pestanya.
Ibu Ananth Ambani, yaitu Nita Ambani, menyebut ada usaha keras sebelum anak bungsunya menikah. Ia yang pernah menderita penyakit ini harus melakukan diet agar bugar pada hari pernikahannya. Baca juga: Kacau! Gegara Durian, 5 Insiden Ini Bikin Orang Jatuh Sakit
Melansir Times of India (10/7) pada tahun 2017 Ananth Ambani pernah mengidap asma yang disebabkan oleh obesitasnya. Saat itu berat badan Ananth Ambani mencapai 108 kilogram dan kesulitan untuk melakukan aktivitas. Demi mengadakan acara pernikahan yang lancar dengan tubuh yang sehat, Ananth akhirnya sempat berkonsultasi dengan dokter khusus obesitas. Ia diberikan beberapa catatan untuk dilakukan mulai dari mengubah pola makan hingga lebih rutin berolahraga dengan program yang telah dirancang. “Ia pernah mengalami asma yang sangat parah, bahkan kami sampai harus menyediakan banyak steroid untuk mengatasinya. Ia benar-benar berjuang untuk melawan obesitas itu,” ujar Nita Ambani. Ada beberapa program kebugaran yang harus dijalani Ananth. Salah satu yang paling penting dan tidak boleh terlewatkan adalah berjalan kaki sejauh 21 kilometer dan harus dilakukan setiap hari.
Tetapi titik keberhasilan program penurunan berat badan ini juga ada pada pola makan yang diubah. Diet ketat dengan pembatasan kalori dijalani oleh Ananth selama 18 bulan lamanya. Ia difokuskan untuk konsumsi makanan nol gula, protein tinggi dan makanan-makanan rendah karbohidrat dengan asupan lemak yang dikurangi. Setiap harinya ia hanya boleh mengonsumsi 1200 – 1400 kalori yang dilengkapi dengan sayuran-sayuran hijau, biji-bijian, sup, dan produk susu. Ananth Ambani juga disarankan untuk berhenti mengonsumsi makanan cepat saji dan berlemak tinggi. Sesekali ahli gizi yang menanganinya juga menerapkan clean eating untuk membantu penurunan berat badan dengan cepat. Tidak sia-sia dalam waktu 18 bulan ia berhasil mengubah penampilannya dengan signifikan. Program dietnya ini membantu menurunkan berat badannya sebagai 108 kilogram hingga kini beratnya hanya 100 kilogram. Saksikan juga tayangan pemenang Adhyaksa Awards 2024 (dfl/odi) |
![]() |
Source : unsplash.com / Brooke Lark
25 Makanan Rendah Kalori yang Cocok untuk Menurunkan Berat Badan
Jakarta – Makanan rendah kalori yang dipadukan dengan kandungan tinggi protein cocok untuk menurunkan berat badan. Keduanya bisa ditemukan di buah-buahan, sayur, maupun umbi-umbian. Makanan tersebut bersifat mengenyangkan dan menyehatkan bagi tubuh. Gizi seimbang antara lemak dan kalori akan mendorong peningkatan kesehatan organ. Namun tentunya harus diimbangi dengan asupan air dan serat yang cukup. Pastikan untuk memperhatikan asupan serat agar diet kalori yang dilakukan efektif. Berikut daftar makanan rendah kalori yang bergizi dan baik untuk kesehatan tubuh.
Daftar Makanan Rendah Kalori Cocok untuk DietDilansir dari laman Healthline, strategi utama untuk diet adalah mengkonsumsi makanan rendah kalori namun padat energi. Berikut daftar makanan rendah kalori dan kandungan gizinya. Buah-buahan1. ApelApel adalah makanan rendah kalori yang mengandung berbagai nutrisi lainnya seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, potasium, dan seng. Buah segar yang memiliki cita rasa manis dan asam ini baik untuk kesehatan gigi, otak, dan mata. Disarankan untuk tidak mengupas kulit apel sebelum dikonsumsi karena baik untuk kesehatan kulit. Setiap 109 gram apel mengandung 62 kalori dan 3 gram serat makanan. 2. Jeruk ClementineClementine adalah jeruk mini yang sering dijadikan camilan oleh masyarakat Amerika. Buah tersebut memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan baik untuk imunitas tubuh. Kombinasi vitamin C dan bioflavonoid di dalamnya dapat menangani stres penyebab turunnya kekebalan tubuh. Setiap 74 gram atau 1 buah jeruk Clementine mengandung 35 kalori dan 40% nilai harian (DV) dari kebutuhan vitamin C. 3. StroberiStroberi adalah buah yang cocok dijadikan sebagai pelengkap hidangan apapun. Selain enak, buah ini juga diklaim mampu mencegah tubuh dari penyakit Alzheimer. Kandungan vitamin C, antioksidan, serat, gula, kalsium, magnesium, dan asam folat di dalamnya sangat baik untuk ibu hamil. Stroberi juga sangat cocok untuk diet karena hanya mengandung 53 kalori di setiap 166 gram sajian buahnya. 4. PepayaBuah tropis berikut memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk menurunkan berat badan. Terdapat provitamin A, vitamin C, folat, dan potasium yang baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Pepaya juga dikenal sebagai makanan untuk menurunkan berat badan karena kandungan seratnya yang tinggi. Tidak hanya untuk melancarkan pencernaan tetapi juga membuat kenyang lebih lama. Penelitian menyebut setiap 157 gram pepaya hanya mengandung 68 kalori. 5. SemangkaSemangka adalah buah manis yang memiliki kadar air yang tinggi. Buah tersebut mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B, asam folat, dan mineral lain seperti kalium dan magnesium. Dalam 154 gram semangka terdapat 46 kalori yang efektif untuk menurunkan berat badan. 6. LeciDikutip dari laman Medical News Today, leci mengandung banyak vitamin C yang baik untuk ketahanan tubuh. Setiap 1 buah leci (7 gram) memiliki kandungan 7 kalori. Hal ini membuatnya efektif untuk menurunkan berat badan. 7. Anggur Anggur banyak diolah sebagai campuran salad buah yang lezat. Buah ini memiliki senyawa antosianin yang baik untuk melawan bakteri dan mikroba. Konsumsi 12 gram atau 5 biji anggur hanya mengandung 10 kalori. 8. MelonMelon adalah buah berair yang mengandung banyak vitamin A, C, dan B6. Oleh sebab itu, buah ini juga dipercaya mampu menjaga kesehatan tulang. Efektivitasnya untuk menurunkan berat badan tampak dari kandungan 37 kalori di setiap 88 gram penyajiannya. 9. Tomat CeriTomat ceri memiliki rasa yang enak dan bisa dikonsumsi mentah tanpa harus dimasak. Hal inilah yang menyebabkan seseorang yang sedang diet menyukai buah ini. Penelitian menyebutkan kandungan likopen di dalamnya berperan untuk melindungi tubuh dari penyakit stroke, jantung, dan kanker tertentu. Per 149 gram sajian tomat ceri hanya mengandung 27 kalori yang cocok untuk menurunkan berat badan. 10. PaprikaPaprika adalah makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti vitamin C dan likopen. Tidak hanya baik untuk menurunkan berat badan, paprika juga mengandung vitamin B6 yang berguna untuk memperbaiki sel saraf yang rusak. Setiap 92 gram paprika merah hanya mengandung 24 kalori. Kandungan serat yang tinggi akan membuat perut seseorang yang mengkonsumsinya kenyang lebih lama. Sayur-sayuran Berdaun Hijau1. Chard (Bayam Bit)Bayam bit adalah tanaman berdaun hijau yang mengandung kalori rendah. Sayuran ini mengandung vitamin K yang tinggi sehingga baik untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang. Kandungan betakaroten yang ada juga baik untuk indra penglihatan. Setiap 36 gram daun chard hanya memiliki 7 kalori. Hal ini membuatnya cocok untuk dipadukan dengan beberapa sayur lainnya. 2. KaleKale adalah sayuran dari keluarga kubis yaitu brokoli, kembang kol, dan sawi. Sayuran ini sering dikonsumsi oleh seseorang yang diet untuk campuran salad maupun smoothie. Kandungan provitamin A, vitamin C, vitamin K, mangan, dan tembaga yang tinggi sangat baik untuk meremajakan kulit. Sayuran tersebut mencakup lebih dari 100% nilai kebutuhan harian (DV) vitamin C dan K. Tidak hanya itu, makanan ini juga hanya mengandung 49 kalori per 130 gram penyajian. 3. BayamBayam adalah sayuran rendah kalori yang kaya akan vitamin dan mineral. Sayuran ini mengandung vitamin K, provitamin A, folat, dan senyawa bioaktif seperti karotenoid, lutein, dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata. Sayur tersebut dipercaya dapat menurunkan berat badan tubuh dengan cepat. Pasalnya dalam 30 gram bayam hanya mengandung 7 kalori yang efektif untuk menjaga perut kenyang dalam waktu lebih lama. 4. BrokoliPenelitian menyebutkan jika seseorang yang mengkonsumsi brokoli memiliki risiko lebih rendah terkena serangan jantung dan kanker. Hal ini karena kandungan antioksidan dan sulforaphane yang ada di dalamnya. Setiap 155 gram brokoli mengandung 54 kalori yang mencukupi lebih dari 100% DV kebutuhan vitamin C harian tubuh. 5. Kubis BrusselKubis brussel mengandung vitamin C yang baik untuk melindungi sel dari kerusakan oksidasi. Sayuran ini dapat mengendalikan gula darah yang efektif untuk menurunkan berat badan. Makanan rendah lemak ini hanya mengandung 70 kalori di setiap 155 gram penyajiannya. 6. KubisKubis terdiri dari berbagai varian yaitu hijau, merah, dan putih. Kubis biasanya dijadikan sebagai campuran salad atau asinan (kimchi) yang dibuat dari hasil fermentasi. Kubis memiliki kalori yang rendah yaitu 22 kalori per 89 gram sajiannya. 7. Kembang KolKembang kol menjadi makanan rendah kalori yang umumnya berwarna ungu, oranye, atau kuning. Beberapa tahun terakhir, tren mengganti karbohidrat dengan kembang kol menjadi sangat populer di kalangan orang diet. Pasalnya setiap 155 gram kembang kol hanya mengandung 40 kalori dan 8 gram karbohidrat. 8. SeledriSeledri adalah sayuran dengan kandungan air yang tinggi dan sering disandingkan dengan makanan berlemak. Paduan seledri dengan makanan kaya protein, lemak, dan serat dapat membantu mempercepat proses penurunan berat badan. Diketahui 120 gram seledri hanya mengandung 17 kalori sehingga baik untuk seseorang yang diet. 9. TimunTimun adalah sayuran yang sering dicampurkan dalam hidangan salad. Sayuran ini berperan sebagai penetralisir makanan lain yang berprotein tinggi seperti ayam dan tuna. Hanya ditemukan 8 kalori setiap konsumsi 52 gram timun. 10. Iceberg LettuceSelada Iceberg atau selada bokor memiliki daun yang mirip dengan kubis. Kandungan vitamin A, vitamin K, dan folat di dalamnya baik untuk meredakan infeksi, radang, dan kerusakan sel penyebab diare atau flu. Sayur yang sering digunakan pada campuran burger ini memiliki 8 kalori per 57 gram penyajian. Umbi-umbian atau Sayuran Akar1. BitBit adalah tanaman umbi yang mengandung folat mangan, dan fitonutrien yang baik untuk kesehatan jantung. Varian tanaman ini sangat beragam yaitu berwarna merah dan oranye. Setiap 170 gram bit matang mengandung kalori yang rendah yaitu 74 kalori. 2. LobakLobak adalah sayuran umbi-umbian yang sering diolah menjadi salad atau campuran biji-bijian. Rasanya renyah dengan rasa yang sedikit pedas. terdapat 19 kalori setia 116 gram sajian lobak lengkap dengan vitamin C, potasium, dan folat. 3. RutabagaRutabaga adalah sayuran umbi terkenal di Swedia yang sering dijadikan sebagai pengganti kentang. Makanan rendah kalori ini mampu menggantikan karbohidrat yang ada di nasi. Setiap 170 gram rutabaga mengandung 51 kalori beserta serat dan vitamin lainnya yaitu vitamin C, kalsium, potasium, dan magnesium. 4. Bawang BombayBawang bombay menjadi sayuran akar yang rendah kalori dan kaya manfaat. Penelitian menyebut jika olahan makanan tinggi bawang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan gagal ginjal. Diketahui setiap 148 gram bawang bombay mengandung 70 kalori yang baik untuk diet. 5. TurnipTurnip adalah jenis lobak dari keluarga yang sama dengan pakcoy dan kubis. Umumnya bagian bawah umbi ini berwarna putih dan sedikit keunguan dengan rasa yang pahit. Sayuran umbi ini mengandung 34 kalori per 156 gram turnip yang disajikan dalam bentuk sup atau semur. Demikian makanan rendah kalori yang baik untuk diet dan kesehatan tubuh. Namun bukan berarti konsumsi makanan rendah kalori lebih baik daripada makanan berkalori tinggi. Perlu dukungan makanan tinggi lemak sehat seperti telur, biji-bijian, dan alpukat agar diet semakin optimal. Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Konsumsi Kopi Bikin Anak Jadi Pendek’: (fds/fds) |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Wanita Ini Bagikan Tips Diet Agar Tampak Lebih Muda 10 Tahun Jakarta – Seorang YouTuber gaya hidup ini membagikan tips diet agar tampak awet muda. Kini ia berusia 49 tahun, tapi banyak yang memujinya 10 tahun lebih muda. Awet muda memang dambaan banyak orang, terlebih untuk wanita. Banyak sekali tips diet yang merujuk pada tampilan wajah awet muda. Salah satu tipsnya dibagikan oleh YouTuber gaya hidup asal Amerika Serikat, yaitu Tracy Campoli. Campoli kerap dipuji karena tubuh dan wajahnya yang awet muda.
Saat ini Campoli berusia 49 tahun, tapi terlihat lebih muda 10 tahun. Ia masih tampak bugar dan cocok berpenampilan muda dengan gaya berpakaiannya.
Dilansir dari The Sun (21/6), pelatih kebugaran ini diketahui tidak mengonsumsi junk food atau makanan siap saji dalam mendukung gaya hidupnya. Ia juga tak mengonsumsi makanan manis. Campoli bercerita pada suatu hari pernah diam-diam mengonsumsi junk food. Setelah itu, wajahnya jadi berjerawat. Lebih lanjut, Campoli merekomendasikan untuk memiliki pola makan yang bergizi dan mengurangi stres untuk kesehatan kulit yang optimal. Ia juga mengaku kalau selama ini belum pernah melakukan diet ekstrem. “Saya makan makanan alami. Saya makan semuanya tetapi secara umum makan cukup sehat, seperti banyak buah dan sayuran,” ungkap Campoli. Perawatan wajah ini akan sia-sia kalau tetap mengonsumsi makanan jelek, ungkap Campoli. Campoli juga menceritakan kalau dirinya sudah tidak makan McDonald’s selama 15 tahun. Campoli juga menjaga tubuhnya tetap terhidrasi dengan baik. Ia rutin mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas sehari. “Saya punya botol air kaca kecil karena saya berusaha membuatnya tetap cantik,” Selain air putih, Campoli juga menyukai matcha. Karena, minuman sehat ini memiliki manfaat bagi kulit berkat zat antioksidannya. Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Konsumsi Kopi Bikin Anak Jadi Pendek’: (yms/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Brooke Lark |
![]() |
| Source : unsplash.com / Brooke Lark |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Demi Peran dalam ‘Queen of Tears’, Kim Ji Won Hindari Makanan Ini Jakarta – Kim Ji Won sukses memerankan Hong Hae In dalam drama berjudul ‘Queen of Tears’. Demi perannya itu, Ji Won harus melakukan diet untuk membuat pipinya tirus. Peran Kim Ji Won sebagai Hong Hae In sukses disukai oleh para penggemar drama Korea. Ia membintangi drakor berjudul ‘Queen of Tears’ bersama Kim Soo Hyun. Dalam drama tersebut, Kim Ji Won berperan sebagai anak konglomerat (chaebol; dalam bahasa Korea). Perannya itu menuntut Ji Won untuk berpenampilan lebih kurus dan pipinya lebih tirus.
Dilansir dari Koreaboo (20/5), Kim Ji Won mengungkapkan dalam acara ‘Salon Drip’ di YouTube, kalau dirinya harus turun berat badan. Ia melakukan diet selama 1 tahun. Diet yang dilakukan Kim Ji Won ini adalah menekan nafsu makan. Ia juga menghindari satu jenis makanan yang sangat disukai olehnya.
“Tidak hanya sehat, tapi karena aku diharuskan menggunakan beragam pakaian di drama ini, jadi berkontribusi pada sikap bijaksana dalam hal makanan selama 1 tahun lebih,” ungkap Kim Ji Won dalam wawancara bersama Jang Do Yeon. “Iya diet, aku tidak makan yang berat,” lanjutnya. Kim Ji Won lalu mengungkapkan kalau dirinya tidak menyantap hidangan Chinese selama 1 tahun lebih. Padahal ia sangat menyukainya. “Aku sudah tidak menyantap hidangan Chinese selama 1 tahun lebih. Jjapaghetti juga tidak makan!” ungkapnya. Hidangan Chinese di Korea memang populer. Di antaranya seperti jjajangmyeon, jjampong, hingga tangsuyuk. Dalam setahun lebih, Kim Ji Won tak menyantapnya untuk mendapatkan wajah tirus yang diinginkan. Bahkan, setelah syuting selesai pun, ia masih harus menjaga bentuk wajahnya untuk promosi. Lawan main Kim Soo Hyun ini dulunya dikenal sebagai aktris yang wajahnya imut. Pipinya tak tirus, tapi lebih berisi. (yms/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Brooke Lark
|




















