Tag: diet

  • Christina Aguilera Jajal ‘Rainbow Diet’ demi Body Goals, Sukses Pangkas 18 Kg


    Jakarta

    Penyanyi Christina Aguilera memamerkan penampilan terbarunya yang semakin mempesona. Dalam acara pembukaan residensinya di Las Vegas, ia terlihat jauh lebih kurus dari sebelumnya.

    Ternyata wanita 43 tahun itu telah berhasil menurunkan berat badan hingga 40 pon atau sekitar 18 kg. Meski penampilannya selalu berubah selama bertahun-tahun, kini ia memilih untuk mempertahankan fisiknya yang ramping dan sehat seperti saat ini.

    Sebelumnya, Christina Aguilera mengalami kenaikan berat badan setelah melahirkan putranya, Max, pada 2008 lalu. Sekitar dua tahun setelahnya, dia mulai menurunkan berat badan untuk perannya dalam film Burlesque tahun 2010.


    Namun, masih pada tahun yang sama berat badannya kembali naik setelah bercerai dengan komposer musik Jordan Bratman.

    Christina Aguilera kembali bangkit dan mulai membatasi asupan makanan hariannya hingga 1.600 kalori dan mengikuti ‘rainbow diet’. Itu merupakan diet dengan mengkonsumsi beberapa buah atau sayuran berwarna setiap kali makan, dan berhasil menurunkan bobot tubuhnya hingga 18 kg.

    Namun, dalam wawancaranya dengan L’Officiel Italia tahun 2020, Christina sudah berhenti melakukan diet pelangi. Sejak itu, ia hanya fokus untuk menerapkan pola makan yang bersih dan sehat.

    Dikutip dari Daily Mail, dia tidak membatasi ketat asupan yang masuk ke dalam tubuhnya. Selama menjalaninya, dia hanya mencoba untuk mengkonsumsi lebih banyak makanan utuh (whole food) dan mengurangi camilan manis.

    Selain pola makan yang seimbang, Christina juga mulai aktif menjalankan berbagai macam olahraga agar tetap bugar. Kabarnya, ia menyukai olahraga yoga, kardio, latihan kekuatan, hingga tinju yang dilakukan 2-5 kali seminggu.

    Dia juga berlatih dengan pelatih kebugaran selebriti, Tee Sorge, untuk menggabungkan angkat beban dan kardio. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan pembakaran kalori dan mempertahankan lekuk tubuhnya.

    NEXT: Sempat Terlalu Kurus dan Overweight

    Sempat Terlalu Kurus dan Overweight

    Di tahun 2012, Christina sempat mengatakan bahwa dirinya ‘benci menjadi sangat kurus’. Saat itu, ia hanya mencintai bentuk tubuhnya dan tidak mendengarkan omongan orang tentang penampilannya.

    “Saya telah melewati titik tertinggi dan terendah. Saya telah melalui keseluruhan hal dalam dunia ini. Menjadi terlalu kurus. Menjadi lebih besar. Saya telah dikritik karena berada di kedua sisi skala,” kata dia.

    “Saya mencintai tubuh saya. Pacarku menyukai tubuhku. Putra saya sehat dan bahagia, jadi itu yang terpenting bagi saya,” sambungnya.

    Christina sempat melewati masa di mana dirinya selalu menimbang berat tubuhnya dan membatasi diri. Hal itu membuat berat tubuhnya terlalu kurus.

    “Saat saya mengerjakan Burlesque, berat badan saya turun begitu banyak sehingga menjadi terlalu kurus. Saya tidak menimbang berat tubuh, ini semua tentang apa yang saya rasakan saat mengenakan pakaian,” beber Christina.

    “Apa yang terlihat bagus pada satu orang mungkin tidak terlihat bagus pada tipe tubuh lain.”

    “Saya kebetulan sangat percaya dengan diri saya sendiri. Butuh waktu untuk mencapai tempat itu, tapi yang terpenting adalah merangkul diri sendiri dan tubuh Anda,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Kebiasaan Pagi Hari Ini Ampuh Hempaskan Lemak Perut, Simpel tapi Efeknya ‘Jos’!

    Jakarta

    Banyak orang sudah mencoba metode diet ini-itu, namun timbunan lemak di perut tak kunjung terpangkas. Nyatanya menurut sejumlah praktisi, keberhasilan diet boleh jadi ditentukan oleh kebiasaan di pagi hari. Lantas agar diet tak berujung sia-sia, apa saja yang harus dilakukan pagi hari setelah bangun tidur?

    “Dalam upaya mendapatkan lingkar pinggang yang lebih ramping, menerapkan ritual pagi yang efektif dapat menentukan keberhasilan hari pembakaran lemak,” kata pakar gastroenterologi, dr Harsh Kapoor Chairman, dikutip dari Hindustan Times, Selasa (16/1/2024).

    Lantas biar berat badan bisa menurun dan timbunan lemak di perut terpangkas, apa saja yang perlu dilakukan pagi hari? Berikut penjelasan dr Kapoor:


    1. Minum air putih yang banyak!

    Menurut dr Kapoor, kebiasaan memulai hari dengan segelas air putih yang diberi potongan jus lemon adalah cara paling baik untuk melancarkan metabolisme tubuh. Tak hanya menyegarkan, ‘ramuan’ ini bisa melancarkan pencernaan, mendetoksifikasi tubuh secara alami, serta mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan proses pembakaran lemak.

    2. Sempatkan olahraga tipis-tipis

    Berolahraga di pagi hari juga merupakan cara efektif untuk membakar lemak perut, misalnya dengan berjalan kaki, yoga, atau HIIT.

    Pasalnya, menggerakkan tubuh di pagi hari membantu meningkatkan metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Usahakan untuk melakukan olahraga intensitas ringan sampai sedang setidaknya 30 menit setiap pagi.

    3. Utamakan asupan makanan berprotein

    Makanan yang kaya akan kandungan protein bisa membuat seseorang merasa kenyang dalam waktu lama, sekaligus menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan metabolisme tubuh.

    Pasalnya, protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna, membantu proses pembakaran kalori lebih optimal, serta menekan napsu makan sepanjang hari.

    4. Makan pelan-pelan

    Makan dengan penuh kesadaran (mindful eating) bisa membuat seseorang lebih menikmati setiap gigitan. Dengan begitu, tubuh akan lebih ‘terlatih’ untuk mengontrol rasa lapar, porsi makan pun jadi lebih terjaga dan tak berlebih. Dengan begitu, risiko kenaikan berat badan dan lemak tertimbun di bagian perut bisa diminimalkan.

    5. Meditasi

    Sudah banyak yang mengetahui, stres berkepanjangan bisa bikin berat badan bertambah, terutama di bagian perut. Mengatasi risiko itu, cobalah sempatkan bermeditasi di pagi hari setelah bangun tidur agar untuk mengendalikan strs dan menyeimbangkan hormon.

    (vyp/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Cara Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Olahraga dan Mudah Dilakukan

    Jakarta

    Mengecilkan perut buncit bukanlah sesuatu yang mudah. Dalam prosesnya diperlukan kerja keras, kedisplinan hingga kesabaran yang ekstra. Mungkin masih banyak orang yang berpikir bahwa olahraga berjam-jam merupakan satu-satunya cara untuk menghilangkan kelebihan lemak di perut.

    Padahal, faktanya cara mengecilkan perut buncit juga dapat diatasi tanpa olahraga. Namun dalam penerapannya diperlukan konsistensi dalam mengubah pola makan serta menerapkan gaya hidup sehat sehari-hari.

    Perlu diingat juga, olahraga tetap memiliki manfaat yang signifikan baik untuk menurunkan berat badan maupun kesehatan. Jadi bila memang memungkinkan, lakukan olahraga ringan secara rutin, misalnya jalan kaki sesuai dengan batas kemampuan.

    Cara Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Olahraga

    Nah, buat detikers yang lagi mencari cara menghilangkan perut buncit tanpa olahraga, berikut beberapa metode yang terbukti secara sains dan dianjurkan oleh ahli diet.


    1. Perbanyak Asupan Serat

    Serat merupakan salah satu jenis karbohidrat yang sangat berperan penting dalam proses menurunkan berat badan. Serat dapat membuat perut merasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengendalikan nafsu makan.

    “Ia (serat) mengembang di dalam perut seperti spons, jadi wajar jika bisa menekan rasa lapar,” ujar ahli diet sekaligus penulis buku Healing Superfoods for Anti-Aging: Stay Younger, Live Longer, Karen Ansel, M S., R D N.

    Ansel menambahkan studi juga menunjukkan serat dapat memberikan manfaat terhadap bakteri baik di perut yang membantu produksi hormon yang memunculkan rasa kenyang.

    “Usahakan untuk setidaknya mengonsumsi 25 gram (serat) per hari dari berbagai makanan seperti biji-bijian utuh, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran,” imbuhnya.

    2. Konsumsi Lemak ‘Sehat’

    Ahli diet Jessica Cording menegaskan pentingnya mengonsumsi lemak ‘sehat’ dalam proses menurunkan berat badan. Menurutnya, lemak sehat dapat membuat perut merasa kenyang lebih lama. Tak hanya itu, lemak sehat juga bisa mencegah gula darah menurun akibat membatasi porsi makan.

    “Saya masih menjumpai orang-orang yang ‘takut’ dengan lemak. Lemak membantu Anda merasa kenyang lebih lama, dan bisa membantu mencegah penurunan kadar gula darah,” tuturnya.

    Adapun lemak sehat yang dianjurkan, yakni minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak ikan.

    3. Jangan Abaikan Protein

    Protein juga dapat membantu mengendalikan nafsu makan dengan cara merangsang produksi hormon yang memunculkan rasa kenyang.

    “Sama halnya seperti serat, protein secara alami dapat membuat Anda merasa kenyang dengan cara merangsang produksi hormon kenyang,” ucap Ansel.

    Ia menambahkan protein termasuk jenis asupan yang lama dicerna. Sehingga, seseorang cenderung tidak lagi ingin ngemil setelah mengonsumsi makanan yang penuh dengan protein.

    “Usahakan mengonsumsi 20 gram (protein) setiap makan dari sumber protein rendah lemak seperti ikan, ayam, kalkun, telur, dan produk susu rendah lemak,” tambahnya.

    4. Tidur dan Istirahat yang Cukup

    Waktu tidur yang cukup dan berkualitas memiliki dampak yang sangat besar terhadap proses menurunkan berat badan. Sebuah studi yang dilakukan pada 2022 menunjukkan kurang tidur dapat memengaruhi bagian tertentu pada otak yang memunculkan keinginan ngemil makanan manis dan berkarbohidrat.

    “Tidur kurang dari enam jam setiap malam dapat memengaruhi hormon yang menimbulkan rasa lapar, sehingga membuat Anda lebih sering ngemil dan merubah kebiasaan makan,” kata spesialis obesitas dan lipid, dr Spencer Nadolsky, D.O.

    5. Minum Air Putih

    Terkadang, tubuh salah memaknai haus sebagai rasa lapar. Akibatnya, seseorang bisa mengonsumsi lebih banyak makanan dari jumlah yang sebenarnya dibutuhkan.

    Sebuah studi juga menemukan minum air sebelum makan dapat membantu mengurangi kelebihan cairan ikut berkontribusi meningkatkan berat badan.

    “Jika Anda tidak minum cukup air, tubuh akan mempertahankan cairan yang ada di dalamnya untuk mencegah dehidrasi,” ujar pakar diet Amy Shapiro, R.D.

    6. Kurangi Asupan Gula

    Gula merupakan salah satu musuh besar bagi orang yang ingin menghilangkan perut buncit. Selain tinggi kalori, gula juga tidak mengandung nutrisi sehat lain yang dibutuhkan oleh tubuh.

    “Gula cenderung ada pada makanan yang memiliki kalori tinggi. Entah itu soda, latte yang ditambahkan pemanis, atau hidangan penutup, mereka adalah makanan pertama yang harus Anda singkirkan jika ingin melangsingkan tubuh,” ucap Ansel.

    Ansel mengingatkan gula juga terdapat pada makanan lain seperti roti, kecap, dressing salad, dan lain sebagainya.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Ramai Cara Pangkas BB Puluhan Kg dalam Hitungan Bulan, Aman Nggak Sih?


    Jakarta

    Belakangan ramai tips diet yang mengklaim mampu menurunkan berat badan hingga puluhan kilogram. Bahkan, ini bisa didapatkan dalam jangka waktu beberapa bulan.

    Meski pola dietnya tergolong ekstrem, masih banyak yang penasaran dan ingin mencobanya untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Sebenarnya berat badan yang turun puluhan kilogram dalam hitungan bulan ini masih aman nggak sih?

    Spesialis gizi klinik di Primaya Hospital Bekasi Barat, dr Davie Muhamad, SpGK, mengatakan turun berat badan hingga puluhan kilogram masih tergolong aman. Namun, hal ini perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk apakah menyusutnya bobot tubuh benar-benar karena penurunan massa lemak.


    “Sebenarnya berat badan yang sehat atau nggak sehat itu kuncinya bukan masalah turun berat badannya berapa, yang terpenting adalah apa yang turun. Apakah massa lemak, massa air, atau malah massa ototnya,” jelas dr Davie saat dihubungi detikcom, Kamis (18/1/2024).

    “Kalau yang sehat itu yang turun adalah massa lemaknya. Nah turun berat badan yang sehat itu kalau misalnya dia awalnya berat badannya berlebih, yang turun harus massa lemaknya, bukan ototnya,” lanjutnya.

    dr Davie menjelaskan idealnya berat badan yang turun selama diet dihitung per minggu, sekitar setengah hingga 1 kg per minggunya. Jika dihitung per bulan, berat badan yang turun maksimal bisa sekitar empat kg.

    Ia menegaskan angka itu adalah hitungan berat badan maksimal yang turun selama program diet. Angka tersebut bisa dicapai dengan jika diet dijalani dengan konsisten.

    “Yang bikin nggak sehat itu berat badannya turun, tapi pas dicek komposisi tubuhnya ternyata yang turun malah massa ototnya. Itu yang nggak baik dan nggak sehat,” kata dr Davie.

    “Jadi, kalau misalnya dalam 6 bulan bisa turun sampai 30 kg misalnya, itu perlu dicek lagi dengan pemeriksaan komposisi tubuh. Apakah penurunannya berat badannya konstan per minggunya dan apakah yang turun itu massa lemaknya. Karena diet yang sehat itu bukan hanya dilihat dari berat badan yang turun saja,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Dokter Ungkap Kunci Diet Anti Menyiksa, Tapi Cepat Pangkas BB


    Jakarta

    Setiap orang pasti ingin memiliki berat dan bentuk tubuh yang ideal. Tak jarang, banyak yang berusaha ekstra menjalani pola diet hingga bisa menurunkan puluhan kilogram dalam waktu beberapa bulan saja.

    Namun, ternyata pola diet yang dijalani tidak bisa selalu sama pada setiap orang. Bisa saja pola dietnya sudah baik, tetapi tidak berpengaruh pada berat badannya atau mungkin berdampak pada kesehatannya.

    Seperti apa sih pola diet yang bisa menurunkan berat badan dengan cepat tapi tetap sehat?


    Spesialis gizi klinik di Primaya Hospital Bekasi Barat, dr Davie Muhamad, SpGK, menjelaskan pola diet yang ada saat ini, seperti intermittent fasting hingga mediterranean diet memberikan banyak manfaat. Baik untuk kesehatan maupun penurunan berat badan.

    Namun, dr Davie menggarisbawahi pola diet yang dilakukan harus disesuaikan dengan kebiasaan masing-masing orang. Hal yang terpenting adalah konsisten menjalaninya.

    “Kalau sudah cocok dengan programnya ya silahkan dijalani programnya dan harus konsisten. Jadi nggak bisa ganti-ganti metode diet, karena tubuh butuh adaptasi sama pola diet yang kita terapkan yang akan mengubah metabolisme tubuh,” jelas dr Davie pada detikcom, Kamis (18/1/2024).

    “Kalau kita ganti-ganti, nggak sabar, nggak konsisten, tubuh akan adaptasi terus. Nggak akan sampai tujuan nantinya,” sambungnya.

    Salah satu program diet yang menurut dr Davie cocok untuk kebanyakan orang di Indonesia adalah diet gizi seimbang. Dalam menjalani pola diet tersebut, masih bisa makan tiga kali sehari yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam.

    Menurutnya, yang terpenting dalam menjalani pola diet gizi seimbang ini ada pada sarapan. Sebab, sarapan ini akan sangat berpengaruh pada penurunan berat badan.

    “Yang penting ada di sarapannya. Jadi nggak bisa tuh sarapannya hanya roti atau telur rebus saja. Dari penelitian yang ada, sarapan itu harus lengkap. Ada karbohidrat, protein, serat dari sayur dan buah-buahan,” beber dr Davie.

    “Diet gizi seimbang ini juga membantu mengontrol gula darah. Jika gula darah kita terkontrol, otomatis berat badan akan terkendali. Itu karena asupan makan yang komplit,” lanjut dia.

    Meski dalam pola diet ini tetap mengkonsumsi karbohidrat, itu masih bisa membantu menurunkan berat badan. Asalkan, porsi dari karbohidrat yang dikonsumsi tidak berlebihan.

    dr Davie mengungkapkan karbohidrat adalah sumber utama tubuh manusia. Maka dari itu, karbohidrat harus tetap ada meski tengah menjalani program diet.

    Untuk menurunkan berat badan yang signifikan tidak bisa hanya dengan diet. dr Davie menekankan perlunya aktivitas fisik, seperti olahraga, agar hasilnya lebih maksimal.

    “Misalnya makannya saja yang diatur, tapi nggak olahraga, jadi nggak bisa turun berat badannya. Atau olahraga saja, tapi makannya bebas ya nggak akan optimal hasilnya,” tutur dia.

    “Jadi, harus olahraga, atur pola makan, pola hidup sehat seperti makan teratur, tidak begadang, bangun pagi, dan mengelola stres. Sebab, stres itu bisa meningkatkan nafsu makan bahkan bisa meningkatkan pembentukan sel lemak,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 4 Minuman buat Hempaskan Lemak Perut, Cocok Diminum Saat Cuaca Dingin Habis Hujan


    Jakarta

    Banyak orang menjajal beragam cara untuk memangkas timbunan lemak di perut, namun tak kunjung berhasil. Misalnya dengan mengurangi asupan makan, atau dibarengi upaya olahraga tertentu.

    Tak perlu berkecil hati, memang diperlukan konsistensi agar upaya tersebut membuahkan hasil. Tidak mudah, tetapi proses tak akan mengkhianati hasil jika upaya kalori defisit tersebut dilakukan denagn tepat!

    Namun di samping itu, ada sejumlah minuman yang diyakini bisa membantu proses pemangkasan timbunan lemak di perut. Tak hanya lezat, beberapa jenis minuman ini juga cocok dikonsumsi ketika malam hari atau cuaca dingin lantaran bisa bikin nyaman badan.


    Apa saja minuman yang dimaksud? Dikutip dari Times of India, berikut penjelasannya:

    1. Teh Jahe

    Selain baunya yang khas, teh jahe juga rupayanya diyakini efektif membantu menghilangkan timbunan lemak di perut. Pasalnya, jahe memiliki sifat termogenik yang dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori.

    Cara pembuatannya pun simpel. Seduh secangkir teh jahe hangat dengan menyeduh irisan jahe segar ke dalam air panas. Tambahkan perasan jus lemon dan satu sendok teh madu untuk menambah rasa.

    2. Teh Kayu Manis dan Madu

    Minuman satu ini jelas bikin nyaman, bukan karena hangatnya saja melainkan juga karena aroma dan manisnya yang khas. Sebab, kayu manis dapat membantu mengatur kadar gula darah, sekaligus berpotensi mengurangi keinginan ngemil.

    Untuk membuat minuman teh ini, campurkan satu sendok teh bubuk kayu manis dengan air hangat. Tambahkan satu sendok teh madu dan aduk rata.

    Simak juga Video: KuTips: Pertolongan Pertama pada Sepatu Basah Biar Tak Rusak dan Bau

    [Gambas:Video 20detik]

    3. Teh Hijau

    Sudah banyak yang mengetahui, teh hijau amat kaya akan khasiat. Salah satunya, teh hijau kaya akan antioksidan dan dapat meningkatkan metabolisme.

    Mengolahnya pun super simpel. Caranya, seduh secangkir teh hijau dan biarkan agak dingin. Tambahkan perasan jus lemon dan satu sendok teh madu.

    4. Air Lemon Hangat

    Banyak orang terbiasa meminum infused water, yakni air mineral yang diberi potongan jeruk lemon. Sebab selain bisa menambah sensasi kesegaran, minuman ini juga diyakini efektif meningkatkan metabolisme dan melancarkan pencernaan. Dalam jangka waktu panjang, efek lain dari minuman ini tak lain membantu memangkas timbunan lemak.

    Selain menggunakan potongan jeruk lemon, minuman air lemot juga bisa dibuat dengan cara peras air perasan setengah buah lemon ke dalam secangkir air hangat. Tambahkan satu sendok madu untuk menambah rasa manis.

    (vyp/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Yang Ingin Diet Merapat! Ini 5 Menu Sarapan Paling ‘Jos’ buat Pangkas BB


    Jakarta

    Pilihan menu sarapan bisa menjadi kunci keberhasilan diet untuk menurunkan berat badan. Pasalnya, menu sarapan tertentu bisa mempertahankan ‘stok’ energi sepanjang hari, sekaligus membuat rasa kenyang bertahan lama.

    Beberapa penelitian menunjukkan, orang yang terbiasa sarapan teratur cenderung memiliki bentuk tubuh ramping dan lebih sukses menurunkan berat badan. Lebih lagi, mereka memiliki potensi yang lebih besar untuk mempertahankan berat badan ideal.

    Dikutip dari Eating Well, pada dasarnya, sarapan seimbang idealnya mengandung protein, karbohidrat kompleks, serat, dan lemak sehat untuk membuat seseorang kenyang dan bertenaga beraktivitas seharian. Lantas agar berat badan bisa turun, harus pilih menu sarapan apa saja?


    1. Telur

    Satu butir telur berukuran besar mengandung 6 gram protein dan 72 kalori. Dibandingkan karbohidrat dan lemak, protein membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Sebuah studi Penelitian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat pada 2020 menemukan bahwa mengonsumsi telur untuk sarapan meningkatkan kepuasan makan dan menurunkan konsumsi kalori pada waktu makan berikutnya.

    2. Oatmeal

    Sudah banyak yang mengetahui, oatmeal kaya akan manfaat buat kesehatan, termasuk untuk jantung. Di samping itu, oatmeal juga cocok dijadikan menu sarapan oleh orang-orang yang sedang diet menurunkan berat badan. Pasalnya, kandungan serat dalam oatmeal bisa membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Selain itu, asupan karbohidrat “slow-release” dalam makanan seperti oatmeal tidak akan meningkatkan gula darah setinggi karbohidrat olahan seperto roti putih. Dengan mengkonsumsi oatmeal, kadar insulin tidak akan melonjak tinggi, sehingga lemak tidak akan tertimbun, kadar gula tak melonjak, dan pembakaran lemak dapat berlangsung.

    3. Yogurt

    Selain karena lezat, yogurt juga cocok dijadikan menu sarapan karena bisa membantu proses penurunan berat badan. Laporan yang diterbitkan di New England Journal of Medicine pada 2020 mengungkapkan, yogurt adalah salah satu dari lima makanan yang paling berkaitan erat dengan penurunan berat badan.

    Protein dalam yogurt dan produk susu lainnya bersifat mengenyangkan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dalam tubuh dibandingkan karbohidrat sederhana.

    4. Selai Kacang

    Kacang juga mengandung protein dan serat untuk membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sekaligus mendorong penurunan berat badan. Sebab pada dasarnya, kacang-kacangan termasuk selai kacang mengandung lemak sehat, serat, dan protein dalam dosis yang baik.

    Meskipun kacang-kacangan dan selai kacang dikenal memiliki kandungan kalori yang besar, dua sendok makan selai kacang hanya mengandung kurang dari 200 kalori, 8 g protein, dan 2,5 g serat.

    5. Raspberry

    Menu sarapan diet selanjutnya cocok banget untuk orang-orang yang doyan buah-buahan manis nan asam. Yap! Raspberry cocok menjadi andalan saat sarapan jika ingin menurunkan berat badan.

    Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), secangkir raspberry mengandung 8 gram serat, lebih dari dua kali lipat jumlah serat dalam secangkir stroberi. Efeknya, orang yang rutin mengkonsumsi raspberry saat sarapan memiliki peluang lebih besar untuk turun berat badan dalam waktu enam bulan.

    (vyp/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 7 Ritual Pagi Ampuh ‘Enyahkan’ Lemak Perut Membandel, Jangan Terlewat!


    Jakarta

    Memiliki tubuh ramping dan sehat merupakan impian banyak orang. Dalam banyak kasus, lemak perut yang membandel sulit menghilang sehingga target berat badan impian sulit dicapai.

    Lemak di perut tidak hanya mempengaruhi penampilan, tapi juga dapat memberikan dampak yang serius pada kesehatan. Timbunan lemak di perut bisa lebih berbahaya karena mengelilingi organ dalam dan meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga masalah hati.

    Berikut ini adalah beberapa ‘ritual’ pagi yang bisa dilakukan untuk membantu proses menyingkirkan lemak yang ada di perut dikutip dari The Hindustan Times:


    Jaga Hidrasi

    Awali hari setelah bangun tidur dengan segelas besar air putih. Jika suka, kombinasikan air dengan jus lemon untuk menambahkan manfaat di dalamnya. Ramuan ini tidak hanya menghidrasi tubuh, tapi juga membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan melakukan detoksifikasi tubuh.

    Kebiasaan pagi ini dapat mendukung penurunan berat badan dan meningkatkan proses pembakaran lemak.

    Olahraga Pagi

    Berolahraga merupakan salah satu cara paling efektif untuk membakar lemak di perut. Beberapa olahraga yang bisa dicoba seperti saat pagi yakni jalan cepat, yoga, hingga latihan interval intensitas tinggi.

    Menggerakkan badan di pagi hari dapat meningkatkan metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Coba terapkan kebiasaan ini setidaknya 30 menit setiap pagi.

    Sarapan Tinggi Protein

    Asupan ketika sarapan pagi juga penting diperhatikan dalam proses pembakaran lemak perut. Sarapan tinggi protein penting untuk menjaga rasa kenyang lebih lama, membuat gula darah lebih stabil, dan meningkatkan metabolisme.

    Protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna. Hal ini membantu membakar lebih banyak kalori dan mengurangi nafsu makan sepanjang hari.

    Menerapkan Mindful Eating

    Mindful eating adalah sebuah metode makan dengan kesadaran dan perhatian penuh pada makanan. Metode makan ini dilakukan dengan tidak terburu-buru dan menikmati setiap makanan yang masuk ke mulut.

    Cara ini dapat membantu tubuh menjadi lebih selaras dengan isyarat lapar dan kenyang. Hal ini penting untuk mencegah makan berlebihan dan mengurangi risiko penumpukan lemak di perut.

    Prioritaskan Makanan Tinggi Serat

    Mengonsumsi makanan tinggi serat ketika pagi dapat membantu proses penurunan berat badan dengan lebih mudah. Makanan tinggi serat yang bisa dikonsumsi seperti biji-bijian, buah, sayur, dan kacang-kacangan.

    Serat dapat membantu mengatur rasa lapar dan membuat kenyang menjadi lebih lama. Makanan tinggi serat juga dapat meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi kembung, dan mengurangi masalah penumpukan lemak.

    Kelola Stres

    Stres kronis berkontribusi terhadap penambahan berat badan terutama di bagian perut. Melakukan meditasi di pagi hari bisa menjadi salah satu ritual baik untuk mengurangi tingkat stres, menyeimbangkan hormon, dan meningkatkan kesehatan mental secara utuh.

    Pastikan Tidur Cukup

    Pastikan tubuh mendapatkan tidur yang cukup. Hal ini sangat penting dalam proses pengelolaan berat badan dan kesehatan secara keseluruhan. Kurang tidur dapat menyebabkan gangguan regulasi hormon, meningkatkan nafsu makan, dan meningkatkan penyimpanan lemak terutama di area perut.

    Usahakan mendapat tidur berkualitas selama tujuh sampai sembilan jam setiap malam untuk membantu proses pembakaran lemak tubuh dan membantu mengurangi lemak tubuh.

    (avk/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 4 Tips Turun BB Tanpa Nyiksa ala Ahli Gizi, Cocok Buat Pemula


    Jakarta

    Banyak orang menjadikan turun berat badan sebagai target resolusi hidup sehat pada 2024. Agar resolusi tersebut tak berujung cuma wacana, ada empat trik simpel yang perlu diterapkan menurut ahli diet. Apa saja?

    Ahli diet sekaligus penulis ‘The 30-Day Reset Plan’, Susie Burrell menjelaskan, pada dasarnya untuk menurunkan berat badan, ada empat langkah simpel yang perlu diterapkan sehari-hari. Langkah tersebut mencakup membatasi asupan manis, menghindari goreng-gorengan, pantang minum alkohol, hingga meminum kopi. Terdengar simpel, bukan?

    “Peraturan Anda harus mencerminkan tujuan gaya hidup Anda dan secara khusus menargetkan area di mana Anda kesulitan mengambil keputusan,” kata Burrell dikutip dari New York Post, Kamis (25/1/2024).


    Ia menyoroti, berat badan berlebih atau obesitas bukan hanya berisiko mengganggu penampilan, melainkan juga meningkatkan risiko penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, stroke, dan beberapa jenis kanker.

    “Ketika Anda memiliki aturan makanan, misalnya, tidak minum alkohol selama seminggu, atau tidak makan makanan penutup pada malam hari, otak tidak mengalami tekanan ekstra karena harus membuat keputusan lain, melainkan Anda memiliki seperangkat pedoman default. yang menjaga pola makan Anda tetap pada jalurnya,” jelasnya.

    Lantas apa saja 4 langkah simpel yang dimaksud Burrel untuk menurunkan berat badan?

    1. Batasi asupan manis, cukup sekali sehari

    Tak hanya berisiko bikin berat badan naik, asupan gula berlebih juga meningkatkan risiko terjadinya obesitas, penyakit jantung, diabetes tipe 2, kerusakan gigi, jerawat, tekanan darah tinggi, peradangan kronis, dan penyakit lainnya.

    Maka itu Burrell mengingatkan, orang yang ingin menurunkan berat badan perlu lebih bisa mengendalikan keinginan memakan manis-manis. Ia menyarankan, cobalah batasi asupan camilan manis cukup sekali saja dalam sehari.

    2. Kurangi makan goreng-gorengan

    “Apakah Anda memilih potongan ayam, atau semangkuk burrito nasi sayur, atau makanan beku kaya sayuran, Anda akan menambahkan beberapa nutrisi ke dalam hari Anda dan membuat pilihan yang jauh lebih sehat daripada makanan yang digoreng, burger, atau pizza,” kata Burrell.

    Sebuah penelitian tahun lalu menemukan kaitan erat antara makanan yang digoreng dengan risiko kecemasan dan depresi yang lebih besar. Salah satu makanan yang dimaksud, yakni kentang yang digoreng hingga renyah.

    NEXT: Rutin minum kopi, tapi begini triknya

    3. Kurangi minum minuman beralkohol

    Alkohol mengandung 7 kalori per gram, bahkan lebih banyak jika alkohol dikonsumsi dengan minuman koktail. Walhasil Burrel menyarankan, agar berat badan bisa turun, sebisa mungkin kurangi dan batasi asupan minuman beralkohol.

    4. Jangan terlalu banyak ngopi

    Sering mendengar bahwa kopi bisa membantu proses penurunan berat badan? Rupanya hal itu bukan cuma mitos. Namun catatan dari Burrell, pastikan asupan kopi dengan susu tidak berlebihan, melainkan cukup secangkir dalam sehari.

    Burrell menjelaskan, seseorang bisa menambahkan 60 sampai100 kalori ke minuman yang diolah dengan susu skim. Walhasil ia menyarankan, pastikan asupan minuman kopi dengan susu ini tak berlebihan, agar berat badan bisa tetap terkendali.

    (vyp/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Buka-bukaan Park Min Young Jalani Diet Ekstrem, BB-nya Cuma 37 Kg


    Jakarta

    Aktris drakor ‘ngehits’ Park Min Young belakangan buka-bukaan soal diet ekstrem yang dijalaninya demi maksimal memerankan sejumlah peran di serial drama Korea Selatan. Misalnya di ‘Marry My Husband’, dirinya berusaha keras menurunkan berat badan sampai di 37 kilogram.

    Keputusan ini dilatarbelakangi karakternya, Kang Ji Won, yang pada tahap awal drama digambarkan sebagai seorang pasien kanker. Agar lebih mendalami karakter, Park Min Young melakukan perjalanan penurunan berat badan yang ketat.n

    Metode yang diterapkan Park Min Young dalam dietnya juga memicu keheranan banyak orang. Pendekatannya antara lain dengan mengurangi asupan makanan dan hanya mengandalkan minuman ionik.


    Dikutip dari AllKpop, banyak fans yang prihatin tentang penampilannya yang tampak kuyu dan kurus. Bagaimana tidak, diet ekstrem yang dijalaninya dinilai berisiko.

    Kekhawatiran yang mencuat dari para penggemar dikaitkan dengan efek penurunan berat badan dalam waktu singkat. Ada risiko kehilangan massa otot, rambut rontok, sampai sembelit.

    Park Min Young belakangan juga menekankan bahwa dia sama sekali tidak merekomendasikan metode diet ini.

    “Mengingat usiaku, aku juga ragu apakah aku bisa menyalurkan semangat tersebut ke dalam karakterku. Untuk terakhir kalinya, aku memutuskan untuk memberikan segalanya dengan pemikiran yang sebenarnya. berkomitmen untuk itu dengan tekad yang besar,” katanya.

    Transformasi berat badan Park Min Young baru-baru ini untuk sebuah proyek bukanlah usaha pertamanya sangat maksimal dalam memerankan serial drama. Dia secara konsisten berupaya melakukan perawatan diri untuk mendapatkan fisik yang selaras dengan karakternya dalam berbagai karya.

    Namun, yang membedakan kasus ini adalah keberhasilan penting yang dicapai melalui metode yang sehat.

    Sebelumnya, khusus untuk perannya sebagai Kim Mi Soo dalam drama tvN ‘What’s Wrong with Secretary Kim’, Park Min Young bercerita membatasi sejumlah jenis makanan.

    “Selama beberapa bulan, saya berolahraga setiap hari dan makan dada ayam untuk mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan kekuatan otot.”

    Mengingat profesi karakternya adalah sebagai sekretaris, ia berusaha keras untuk mewujudkan penampilan kantor yang ditampilkan dalam drama dengan sempurna.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera