Tag: digital asset

  • Inilah 3 Top Cryptocurrency yang Performanya Stabil di 2020

    Cryptocurrency atau mata uang kripto saat ini telah menjadi salah satu investasi yang menjanjikan. Mata uang ini juga tengah berkembang pesat sebagai alternatif transaksi non tunai, contohnya remitansi dan pengiriman uang antar negara. Sebagai instrumen investasi, cryptocurrency sangat diminati karena harganya yang tinggi. Apalagi kini di Indonesia regulasi mata uang digital telah diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

    Dalam Peraturan Bappebti No. 5 tahun 2019, aset mata uang digital diakui sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka. Dengan adanya regulasi tersebut cryptocurrency telah memiliki payung hukum yang jelas. Jadi Anda tidak perlu ragu dengan keamanan dalam berinvestasi mata uang digital. Terlebih lagi, dalam masa pandemi ini investasi mata uang digital dianggap sebagai investasi yang tidak goyah dibandingkan investasi lainnya seperti emas. Apa saja top cryptocurrency yang menjadi “primadona” selama masa pandemi? Mari kita simak ulasannya di bawah ini.

    Ketahanan Cryptocurrency Sebagai Digital Asset yang Modern

    Digital asset merupakan suatu barang atau benda dalam sistem elektronik yang memiliki nilai yang dapat dimiliki dan dapat dikuasai oleh perseorangan maupun badan hukum. Digital asset merupakan suatu bentuk inovasi dari konsep aset yang awalnya hanya terdapat dalam dunia riil namun kini telah berkembang dalam dunia siber. Kepemilikannya pun tercatat secara digital dan dikendalikan langsung oleh pemiliknya.

    Sebagai digital asset, cryptocurrency tidak hanya digunakan sebagai alat pengiriman uang atau remitansi tetapi juga sebagai komoditas dalam berinvestasi dengan cepat dan mudah karena menggunakan sistem kriptografi. 

    Kendati harganya kerap menurun cryptocurrency dinilai tetap bisa menjadi digital asset yang prospektif. Menurut Sumardi selaku CEO salah satu perusahaan cryptocurrency di Indonesia, walaupun harganya sedang mengalami penurunan, investasi mata uang kripto akan terus berkembang seiring mulai gencarnya penggunaan teknologi blockchain. Ia menambahkan harga mata uang kripto di masa yang akan datang akan lebih dipengaruhi oleh isu-isu seputar perkembang teknologi karena fokus pasar kini lebih tertuju pada pemanfaatan blockchain. Memiliki pandangan senada, Christoper Tahir selaku co-founder Cryptowatch berpendapat bahwa meskipun harga mata uang kripto mengalami tren penurunan, jumlah pengguna wallet mata uang kripto terus bertambah. 

    Performa Cryptocurrency Saat Pandemi 

    Di tengah pandemi Covid-19, mata uang kripto menunjukkan kinerja positif dibandingkan instrumen investasi lainnya. Oscar Darmawan, CEO salah satu perusahaan cryptocurrency di Indonesia, mengatakan bahwa performa mata uang kripto di tengah pandemi bisa membantu mendorong kembali bangkitnya perekonomian. Ia juga mengatakan Bitcoin dan emas adalah investasi yang paling diburu karena dianggap sebagai investasi paling aman. Di masa pandemi, keduanya menunjukkan performa yang mengagumkan dibanding investasi lainnya yang melemah karena Covid-19. Hal tersebut yang menarik minat para investor untuk memiliki keduanya sebagai upaya mengamankan harta kekayaan dari ancaman resesi global. Oscar menambahkan, Bitcoin dan emas memiliki sisi yang sama karena komoditas ini tidak mempan diterpa krisis global seperti wabah Covid-19. Yang dapat mempengaruhi harga kedua investasi tersebut hanya faktor pasokan dan permintaan.

    Top Cryptocurrency yang Performanya Stabil di 2020

    Ada banyak mata uang kripto yang terdaftar saat ini. Namun, tidak semuanya memiliki performa seperti tiga mata uang kripto ini. Berikut tiga deretan top cryptocurrency yang performanya paling stabil dan paling digemari di 2020.

    Sebagai pelopor di dunia mata uang digital, tidak heran jika popularitas Bitcoin masih menempati urutan pertama dan paling digemari masyarakat. Sebagai aset kripto paling tua, komunitas penggunanya pun relatif paling banyak di antara mata uang digital lainnya. Selain itu, Bitcoin juga mudah dicari dan selalu tersedia di bursa. Terlebih lagi kini perusahaan raksasa seperti Microsoft dan Bloomberg menerima Bitcoin sebagai opsi alat pembayaran. Para analis juga memperkirakan harga Bitcoin akan terus mengalami peningkatan signifikan hingga pasca pandemi. 

    Posisi selanjutnya ditempati oleh Ethereum. Lebih dari sekadar mata uang digital, Ethereum juga merupakan platform berbasis blockchain untuk mengembangkan aplikasi yang terdesentralisasi. Ethereum juga menawarkan Initial Coin Offerings (ICOs) sebagai alternatif pembiayaan proyek-proyek blockchain lainnya. Ethereum juga memilki keunggulan yaitu waktu yang diperlukan dalam satu transaksi beberapa detik lebih cepat dibanding Bitcoin.

    Dibandingkan kedua “kakak”-nya yang telah disebutkan di atas, Ripple memiliki karakteristik yang lebih unik karena ia hanya berfokus pada penyelesaian masalah yang berkaitan pada satu industri saja, yaitu sebagai alat transfer pembayaran internasional. Keistimewaan Ripple yang lain yaitu waktu transaksi yang jauh lebih cepat dibandingkan Bitcoin dan Ethereum. Dalam satu transaksi internasional, Ripple hanya butuh waktu penyelesaian beberapa detik saja. Di tahun 2020 ini, Ripple juga mengalami lonjakan dan tercatat semakin banyak perusahaan yang menggunakan layanan Ripple.

    Dengan keunggulan utamanya yang tidak mudah goyah saat masa pandemi, top cryptocurrency tersebut dapat Anda jadikan investasi hingga masa mendatang. Segera kunjungi Tokocrypto dan temukan mata uang digital impian Anda. Salam to the moon!

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • AOA Coin, Aset Digital yang Menguntungkan

    AOA coin adalah aset kripto P2P yang dikembangkan di Islandia. Selain itu, aset kripto ini merupakan salah satu aset kripto yang tak hanya menawarkan harga terjangkau, namun juga bisa memberikan jaminan keuntungan. 

    Banyak pegiat kripto yang tidak bisa membeli Bitcoin akhirnya beralih membeli aset kripto ini sebagai alternatif investasi. Apa saja yang ditawarkan dari aset kripto satu ini? Lalu bagaimana cara membeli aoa coin? Simak artikel di bawah ini!

    Menjadi salah satu protokol blockchain

    AOA atau Aurora adalah salah satu protokol blockchain. Artinya, mereka bisa dimanfaatkan untuk membuat token serta ekosistem blockchain seperti Bitcoin dan Ethereum. AOA juga mengeluarkan aset kripto berupa koin bernama AOA coin yang menjadi jawaban atas permasalahan sistem keuangan di negara Islandia. 

    Aset kripto satu ini telah muncul sejak 2014 lalu dan diciptakan oleh seseorang dengan nama samaran Baldur Friggjar Insson atau Odinson dan hadir sebagai alternatif di Islandia untuk Bitcoin. Melalui database di Islandia, tercatat bahwa sang pencipta aset kripto ini sudah mendistribusikan AOA Coin untuk 330.000 orang. Kemudian pada 2021 lalu, aset kripto ini berada di peringkat ke-738 sebagai salah satu aset kripto yang jumlahnya sudah mencapai ribuan.

    Baca juga: Yuk, Kenalan dengan Mata Uang Digital Populer di Indonesia!

    Teknologi yang Ditawarkan oleh AOA/Aurora

    Sama halnya dengan Bitcoin dan Ethereum, Aurora Chain juga menawarkan teknologi yang canggih dan pintar. Aurora Chain sendiri memiliki sebuah slogan dan misi untuk membangun dunia blockchain yang indah serta penuh warna layaknya aurora. 

    Agar Aurora chain bisa meraih misi tersebut, mereka membuat rangkaian solusi untuk memecahkan masalah blockchain.

    Teknologi yang mereka tawarkan adalah :

    1. Mekanisme konsensus proof-of-stake (POS), 
    2. Toleransi Patahan Bizantium (BFT), 
    3. Peer to peer stereo net
    4. Intelligent application isolation
    5. Multi-chain asset launching dan parallel operation
    6. Upgradeable blockchain, dan juga 
    7. Pengelompokan kluster untuk mewujudkan TPS dengan keamanan tinggi dan tanpa batas.

    Dengan teknologi yang ditawarkan, AOA Coin bisa memberikan platform pintar yang mampu melakukan ekspansi paralel multi-chain.

    Hal ini berguna untuk menciptakan TPS yang aman serta berkualitas. Selain itu, Aurora Coin juga bisa menyederhanakan prosedur peluncuran aset, mempercepat proses, serta memperluasnya. 

    Terakhir, teknologi upgradeable blockchain-nya dapat mendukung peningkatan dan pengelompokan teknologi. Karena itulah AOA Coin bisa melakukan verifikasi transaksi serta menurunkan biaya pengguna supaya mereka dapat menyimpan data.

    Baca juga: Yuk Kenali Blockchain Beserta Cara Kerja dan Manfaatnya

    Apakah Permasalahan Blockchain yang Ingin AOA Benahi?

    ilustrasi blockhain di web3

    Teknologi yang sudah dibuat oleh Aurora Chain tentunya bukan tanpa tujuan. Mereka ingin menjawab permasalahan blockchain

    Beberapa permasalahan yang Aurora Chain selesaikan adalah 

    Industri Video Game

    Aurora Coin berharap bisa mengintegrasikan mata uang, data, serta aturan game dengan blockchain. Segalanya akan mengalami tokenized sebagai bagian dari perekonomian yang terbuka. 

    Kecerdasan Buatan

    Dalam lingkup kecerdasan buatan, AOA Coin ingin menghubungkan keamanan data serta sinergi. Hal ini dilakukan dengan menjauh dari konsep jaringan terpusat. 

    Internet of Things (IoT)

    Aurora juga ingin menjadi pondasi dari sistem IoT yang terdesentralisasi, dengan demikian akan mendapatkan untung dari transaksi serta kolaborasi antar perangkat yang terhubung.

    Big Data

    Lalu, terakhir adalah permasalahan big data. AOA Coin hadir untuk melakukan peningkatan keamanan serta manajemen data.

    Meski tidak semahal harga Bitcoin, AOA Coin juga bisa menjamin keuntungan bagi Anda, lho. Agar untung yang didapat bisa maksimal, pelajari lebih lanjut soal berbagai aset kripto lainnya di Tokocrypto.

    Pastikan pula untuk followInstagram dan Twitter Tokocrypto agar tak ketinggalan update terkini seputar dunia kripto. Jangan lupa bergabung juga dalam komunitas Discord Tokocrypto  dan mulai berinvestasi serta trading kripto di Tokocrypto!





    Sumber : news.tokocrypto.com