Tag: Digital

  • Tokocrypto Agresif Dukung Pengembangan Industri Digital Kreatif di Indonesia melalui NFT Marketplace, TokoMall

    Tokocrypto secara resmi memperkenalkan platform non-fungible token (NFT) marketplace yang disebut dengan TokoMall. Sebagai leading NFT marketplace di Indonesia, kehadiran TokoMall diharapkan dapat mendorong perkembangan pasar NFT di Indonesia dan mengajak kreator lokal untuk bergabung guna memperkenalkan serta melakukan monetisasi atas karyanya kepada pasar lebih luas, tidak hanya di Indonesia melainkan juga di pasar global dan mancanegara.

    Chung Ying Lai, Chief Strategy Officer Tokocrypto menjelaskan bahwa TokoMall menghadirkan konsep digital meets reality, dimana pemanfaatan platform digital dan karya seni dalam bentuk NFT dapat menjadi jawaban atas permasalahan di dunia nyata.

    “Dengan beralih ke NFT dan menjadikannya mainstream, kreator lokal berbakat Indonesia tidak hanya bisa memasarkan karyanya ke pasar yang lebih luas. Tetapi juga memastikan keunikan atau kelangkaan karyanya sebagai nilai lebih yang ditawarkan kepada para kolektor. Selain itu, kreator bisa memastikan keberlangsungan royalti dari tiap NFT yang dipasarkan. Hal ini bisa menjadi jawaban atas permasalahan hak cipta dan royalti yang biasa dihadapi kreator jika melakukan pemasaran di dunia nyata”, ungkap Ying

    Di sisi kolektor, NFT yang dipasarkan di TokoMall bisa menjadi investasi jangka panjang bagi para kolektor yang dijamin keasliannya dan ada pilihan bagi kolektor untuk menukarkan NFT yang dikoleksi dengan barang atau karya asli dari merchant partner eksklusif TokoMall.

    “Industri kreatif di Indonesia sedang berkembang karena adanya teknologi digital yang mempermudah akses bagi kreator dan kolektor. Tapi dengan blockchain dan NFT, ini bisa menjadi salah satu solusi sebagai perlindungan hak cipta kreator karena karya akan tercatat jelas dan transparan di blockchain. Ini juga bisa menjadi alternatif kreator mendapatkan revenue stream tambahan dan para kolektor juga bisa mengapresiasi kreator dengan mengkoleksi NFT ini,” ujar Faza Meonk, kreator dari Si Juki.

    Baca Juga: Inilah Marketplace NFT Terbaik yang Perlu Diketahui

    TokoMall hadir sebagai bagian dari pengembangan utilitas Toko Token (TKO) yang dibangun di atas jaringan Binance Smart Chain (BSC). TokoMall memiliki beberapa kategorisasi yaitu NFT Exclusive yang berisikan TKO Original, TKO lifestyle, TKO creative, TKO Stars dan lainnya.

    Dimana tiap lini bekerjasama dengan brand dan kreator lokal Indonesia sebagai merchant partner eksklusif seperti Nevertoolavish, MaximallFootwear, DAMN! I Love Indonesia, Banyan Core, Si Juki, ONIC E-Sports, SoreSore, Mr. Kinur, Karya Karsa, Jakarta Metaverse, dan Museum of Toys. Juga menghadirkan kategori Marketplace, dimana kreator dan kolektor umum bisa langsung mengunggah karya NFT mereka.

    Justin Widjaja, COO ONIC E-Sport, memberikan apresiasinya pada TokoMall sebagai platform buat para kreator lokal Indonesia, bahkan bagi yang belum terkenal untuk masuk ke pasar NFT. “Potensi kerjasama ONIC dan TokoMall sangat besar untuk membangun hype dan pengembangan pasar NFT di Indonesia. ONIC sendiri akan menghadirkan koleksi eksklusif yang ada nilai historis juga digital merchandise khusus di TokoMall.”

    Terkait peranan TKO pada TokoMall, Ying menjelaskan, “TKO akan menjadi tulang punggung dalam seluruh aktivitas pada platform TokoMall. Para kreator dapat melakukan minting dan menawarkan karya yang dimiliki, sementara kolektor bisa mendapatkan NFT tersebut dengan menukarkan TKO sesuai nilai yang tercantum dalam tiap karya.”

    Selain fokus pada peluncuran platform, TokoMall juga akan menghadirkan inisiatif “Miss Crypto Indonesia”, sebuah campaign dari TokoMall yang menawarkan berbagai NFT merchandise dari TKO Angels dalam bentuk postcard, video, dan lainnya. Keseluruhan dana yang terkumpul dari kolektor di campaign ini akan didonasikan melalui TokoCare, CSR program dari Tokocrypto, yang akan bekerjasama dengan Wecare.id.

    Informasi lebih lanjut mengenai TokoMall, bisa didapatkan di mall.tokoscape.com  dan jika ingin menonton kembali sesi virtual launch TokoMall bisa dilihat di https://bit.ly/Launch_TokoMall.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jangan Kaget! Ini 5 NFT Termahal Yang Pernah Ada

    Tahun 2021 menjadi momentum khusus bagi industri kripto, selain tingkat ketertarikan dari investor yang kian tinggi, instrumen yang hadir pun kian beragam. Salah satu instrumen yang terus menarik perhatian investor adalah aset kripto jenis NFT.

    Pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan apa itu NFT dan bagaimana instrumen ini berpotensi memberikan cuan yang tinggi bagi para investor. Secara garis besar NFT adalah singkatan non-fungible token.

    Berbeda dengan aset seperti mata uang atau aset kripto lainnya seperti Bitcoin dan Etherum yang semuanya bersifat fungible, alias bisa digantikan dengan aset lain dengan nilai satuan yang sama.

    Setiap NFT memiliki keunikan dan mengandung detail informasi kepemilikan. Oleh sebabnya saat ini banyak NFT baru bisa digunakan dalam benda-benda yang biasa dimiliki oleh manusia. Seperti lukisan, kartu, benda langka atau benda-benda digital.

    Dalam satu tahun terakhir, banyak aset NFT yang berhasil terjual dengan angka yang fantastis. Berikut adalah lima NFT termahal yang pernah dijual.

    Baca Juga: Tokocrypto Agresif Dukung Pengembangan Industri Digital Kreatif di Indonesia melalui NFT Marketplace, TokoMall

    1. Everydays: 5000 Hari Pertama – $69,3 Juta Dollar Amerika

    Everydays : The First 5000 Days. Karya seni, yang dibuat oleh seniman digital terkenal Mike “Beeple” Winkelmann, merupakan kolase 5.000 karya seni Beeple sebelumnya, yang menunjukkan perkembangannya sebagai seniman selama kariernya. NFT ini dibeli melalui proses lelang di rumah lelang seni Christie’s kepada Vignesh “Metakovan” Sundaresan seharga $69,3 juta.

    2.CryptoPunk #3100 – $7,58 Juta Dollar Amerika

    NFT termahal dari CyptoPunks, NFT maker yang populer. CryptoPunks adalah NFT pertama yang dibuat di pasar dan baru booming setelah NFT diluncurkan. sekarang banyak para pemilik koleksi aset CryptoPunks yang menjual koleksi mereka dengan harga jutaan dollar.

    3.CryptoPunk #7804 – $7,57 Juta Dollar Amerika

    Dylan Field, CEO perusahaan perangkat lunak desain Figma, berada di balik penjualan NFT termahal kedua dalam sejarah yakni CryptoPunk # 7804.

    NFT dijual seharga 4.200 pada tahun 2018, pada saat itu bernilai $7,5 juta atau sekitar  Rp109,2 Miliar. 

    4. Crossroads – $6,6 Juta Dollar Amerika

    Crossroads berada pada daftar NFT termahal. Crossroads merupakan karya seni dari Beeple, yang juga merupakan kreator dari NFT termahal yang pernah ada.

    Berbeda dengan Everydays : The First 5000 Days yang merupakan kompilasi seni, Crossroads merupakan satu karya seni murni yang akhirnya meningkatkan harga jualnya.

    5. The First Tweet $2,9 Juta

    Versi NFT tweet pertama dari pendiri dan CEO Twitter Jack Dorsey. NFT Ini dilelang sepanjang Maret 2021 dan terjual dengan harga $2,9 juta. NFT ini dibeli oleh CEO Oracle Sina Estav, yang meyakini bahwa membeli NFT ini sama dengan membeli Mona Lisa.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Terungkap, Dompet Digital Bank Sentral China Segera Rilis?

    Beberapa hari lalu muncul sebuah screenshot yang menunjukkan aplikasi dompet digital yang digunakan untuk melakukan pengujian ulang atau retestmata uang digital Bank Sentral China (CBDC). Dompet tersebut mengacu pada dompet miliki Agricultural Bank of China (ABC), salah satu dari empat bank besar di China, yang diketahui terlibat dalam percobaan Yuan Digital atau yang dikenal sebagai DCEP (Digital Currency/Electronic Payment).

    Muncul juga, tautan yang mengarah pada situs abchina.com, tetapi situs tersebut kemudian hilang dan tidak dapat diakses sama sekali. Di dalam situs tersebut melampirkan alamat situs WeBank, yang merupakan saudara dari WeChat Pay, yang membuat spekulasi bahwa WeBank ikut berpartisipasi dalam pengujian tersebut.

    Baca juga: Bank Sentral China Hampir Siap Luncurkan Digital Yuan

    Menurut beberapa laporan, aplikasi ini hanya akan dapat diakses oleh pelanggan dengan daftar eksklusif di empat wilayah Shenzhen, Xiong’an, Chengdu and Suzhou.

    Fasilitas yang Ditawarkan

    Fitur-fitur pembayaran dalam aplikasi tersebut terlihat mencakup kemampuan dalam melakukan pembayaran ritel dengan memindai sebuah barcode, mengirim uang, membuat pembayaran, dan termasuk layanan pembayaran P2P.

    Dalam mengelola dompet digital tersebut, pengguna dapat mengelola dana, menautkan dompet tersebut pada akun lain, dan meninjau semua transaksi.

    Sudah empat bulan sejak berita mengenai dompet digital CDBC tersebut pertama kali muncul dan tak lama setelahnya terdapat berita mengenai “pengujian internal”. Ketika berita itu diluncurkan, terdapat pernyataan mengenai persidangan yang akan melibatkan empat bank besar negara, tiga perusahaan telekomunikasi dan Huawei.

    Terselip harapan bahwa WeChat Pay milik Tencent ini akan ikut berpartisipasi sebagai salah satu penyedia dompet digital yang dominan dan memiliki unit mata uang digital.

    Dua bulan lalu, terdapat laporan lain menguraikan 22 perusahaan yang terlibat dalam proyek ini, termasuk delapan yang disebutkan di atas dan Tencent. Namun, daftar tersebut tidak termasuk AliPay, perusahaan pembayaran digital terbesar di Tiongkok saat ini. Padahal AliPay memiliki banyak paten berkaitan dengan mata uang digital pada bank sentral.

    Akan Segera Rilis?

    Baru-baru ini, muncul berita yang mengatakan bahwa pengujian mata uang digital ini sudah selesai dan tinggal menunggu perubahan pada undang-undang untuk mata uang digital ini agar dapat terus maju.

    Sementara itu, pada minggu lalu, Yao Qian, seorang Direktur di Komisi Regulasi Sekuritas China (CSRC), menuliskan sebuah artikel terkait masalah tersebut dan memberikan pernyataan mengenai alasannya bahwa pada tingkat ritel, harus ada kompetisi dalam distribusi mata uang digital ini, dan blockchain dapat digunakan dalam area tersebut.

    Pada negara-negara lain, eksplorasi terkait mata uang digital pada bank sentral juga terus dilanjutkan, meski krisis pandemi Covid-19 ini.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pentingnya Risk Assessment dalam Transaksi Keuangan Digital

    Dalam era keuangan modern, pemahaman tentang pentingnya transaksi monitoring dan penilaian risiko atau risk assessment sangatlah krusial bagi masyarakat. Khususnya saat melibatkan pengiriman jumlah besar aset atau uang, pemahaman yang baik tentang proses ini sangatlah penting.

    Artikel ini akan membahas mengapa transaksi monitoring dan penilaian risiko merupakan langkah-langkah yang penting, dengan contoh-contoh dari berbagai sektor seperti transfer antar bank dan transaksi digital lainnya.

    Keamanan Transaksi

    Transaksi monitoring dan penilaian risiko merupakan langkah yang penting untuk menjaga keamanan finansial individu dan perusahaan. Pada tingkat nasional, lembaga seperti Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bertanggung jawab untuk memantau transaksi keuangan guna mencegah pencucian uang, pendanaan teroris, dan aktivitas ilegal lainnya. Ini adalah tindakan proaktif yang membantu menjaga keamanan negara dan masyarakat.

    Identifikasi Potensi Risiko

    Dalam konteks identifikasi potensi risiko, pemantauan transaksi dan penilaian risiko membantu pihak berwenang mengidentifikasi risiko yang terkait dengan transaksi keuangan. Misalnya, ketika seseorang ingin mengirim sejumlah besar aset ke mitra bisnisnya, mereka harus melakukan analisis transaksi tersebut. Ini mencakup pemeriksaan apakah penerima transaksi adalah individu atau entitas yang sah, apakah tujuan transaksi tersebut wajar, dan apakah ada potensi risiko hukum atau kepatuhan yang perlu ditangani.

    Ilustrasi transaksi keuangan digital. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi transaksi keuangan digital. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Pengenalan Travel Rule: Regulasi Transaksi Aset Kripto dalam Upaya Mengatasi Pencucian Uang

    Persyaratan dan Dokumentasi

    Sebagian besar transaksi besar mengharuskan pemenuhan berbagai persyaratan dan pengumpulan dokumen yang relevan. Misalnya, dalam transfer antar bank, pihak pengirim biasanya harus menyediakan informasi seperti nomor rekening, nama bank penerima, dan alasan transfer. Selain itu, dokumen pendukung seperti faktur atau kontrak bisnis juga mungkin diperlukan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa transaksi berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Dalam konteks perdagangan aset kripto di Indonesia, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengharuskan Calon Pedagang Aset Kripto (CPFAK) untuk mengumpulkan, mengirim, dan memeriksa informasi pribadi pelanggan yang melakukan transaksi aset kripto di atas batas ambang US$ 1.000 atau setara dengan Rp 15 juta (kurs dolar AS US$ 1 = Rp 15.000).

    Dalam transaksi aset kripto senilai US$ 1.000 atau lebih, pengirim diharuskan untuk menyediakan data berikut:

    • Nama pengirim
    • Alamat dompet pengirim
    • Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi warga negara Indonesia atau Paspor, Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang diterbitkan oleh negara asal bagi warga negara asing
    • Alamat pengirim

    Meminimalkan Potensi Penipuan

    Pemantauan transaksi dan penilaian risiko juga membantu meminimalkan potensi penipuan. Dengan mengikuti prosedur yang ketat dan memeriksa semua dokumen dan informasi yang terkait dengan transaksi, risiko penipuan dapat dikurangi secara signifikan. Ini melindungi baik pihak yang mengirim maupun yang menerima aset atau uang.

    Perlindungan Terjamin

    Dalam konteks investasi aset, pemantauan transaksi dan penilaian risiko sangat penting. Sebelum melakukan investasi besar, individu atau perusahaan harus melakukan analisis menyeluruh terhadap aset yang akan dibeli. Ini mencakup pemahaman risiko terkait dengan aset tersebut, potensi pengembalian investasi, dan kepatuhan terhadap regulasi investasi. Transaksi semacam ini memerlukan persyaratan dan dokumentasi yang cermat guna melindungi kepentingan finansial.

    Sebagai pelanggan atau pengguna yang bijak, penting untuk memahami proses ini dan mengikuti dengan cermat, terutama ketika melibatkan jumlah aset atau nominal dana yang besar. Dengan demikian, kita dapat memastikan transaksi kita tetap aman dan terlindungi dari ancaman potensial.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Negara Tuvalu Terancam Tenggelam, Rencana Pindah ke Metaverse

    Negara Tuvalu mengatakan tidak punya pilihan selain pindah ke metaverse karena terancam tenggelam. Suhu global yang diperkirakan akan meningkat sebanyak 2,8 derajat Celcius pada akhir abad ini, membuat air laut meninggi.

    Menteri Luar Negeri Tuvalu, Simon Kofe menjelaskan pada KTT iklim COP27 bahwa Tuvalu akan melihat ke arah metaverse untuk melestarikan budaya dan sejarahnya di tengah naiknya permukaan laut.

    “Saat tanah kami menghilang, kami tidak punya pilihan selain menjadi negara digital pertama di dunia. Tanah kami, lautan kami, budaya kami adalah aset paling berharga dari rakyat kami. Dan untuk menjaga mereka aman dari bahaya, apa pun yang terjadi di dunia fisik, kami akan memindahkan mereka ke cloud,” kata Kofe dikutip Reuters.

    Negara Digital

    Menteri Luar Negeri Tuvalu, Simon Kofe. Foto: Reuters.
    Menteri Luar Negeri Tuvalu, Simon Kofe. Foto: Reuters.

    Baca juga: Bank Indonesia Rilis White Paper Proyek Garuda CBDC Digital Rupiah

    Kofe menarik perhatian global pada COP26 tahun lalu ketika dia berpidato di konferensi sambil berdiri setinggi lutut di laut untuk menggambarkan bagaimana Tuvalu berada di garis depan perubahan iklim.

    Tuvalu harus bertindak karena negara-negara laing secara global tidak cukup berbuat untuk mencegah perubahan iklim.

    Tuvalu akan menjadi negara pertama yang mereplikasi dirinya sendiri di metaverse. Langkah ini mengikuti kota Seoul dan negara kepulauan Barbados yang tahun lalu mengatakan mereka akan memasuki metaverse untuk masing-masing menyediakan layanan administrasi dan konsuler.

    “Idenya adalah untuk terus berfungsi sebagai negara dan lebih dari itu untuk melestarikan budaya kita, pengetahuan kita, sejarah kita dalam ruang digital,” kata Kofe kepada Reuters menjelang pengumuman tersebut.

    Ancaman Tenggelam

    Negara Tuvalu terancam tenggelam, rencana pindah ke metaverse. Foto: Getty Images.
    Negara Tuvalu terancam tenggelam, rencana pindah ke metaverse. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Kelas Kripto: Apa Itu Airdrop?

    Tuvalu adalah negara kepulauan yang terdiri dari sembilan pulau yang terletak di antara Australia dan Hawaii. Ini adalah rumah bagi sekitar 12.000 orang. Ilmuwan iklim mengantisipasi seluruh negara Tuvalu akan berada di bawah air pada akhir abad ke-21.

    Tuvalu telah lama menjadi penyebab utama risiko perubahan iklim dan naiknya permukaan laut. Hingga 40% dari ibukota distrik berada di bawah air saat air pasang, dan seluruh negara diperkirakan akan terendam air pada akhir abad ini.

    Kofe mengatakan dia berharap pembentukan negara digital akan memungkinkan Tuvalu untuk terus berfungsi sebagai sebuah negara bahkan jika itu benar-benar terendam.

    Hal ini penting karena pemerintah memulai upaya untuk memastikan bahwa Tuvalu terus diakui secara internasional sebagai sebuah negara dan batas lautnya – dan sumber daya di dalam perairan tersebut – dipertahankan bahkan jika pulau-pulau tersebut terendam.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa Itu NFT dan Kenapa Kian Populer

    NFT yang merupakan singkatan dari non-fungible token menjadi salah satu instrumen investasi yang kian diminati. Popularitas kripto di beragam belahan dunia turut mendorong hadirnya NFT menjadi sebuah aset unik yang memiliki nilai yang tinggi.

    Sebelum melangkah jauh, kita harus memahami apa itu NFT dan bagaimana jenis aset ini berpotensi mendatangkan cuan bagi kita.

    Sudah disebutkan di atas bahwa NFT adalah singkatan dari non-fungible token. Kunci dari NFT terdapat pada kata non-fungible. Fungible memiliki arti nilai suatu aset bisa tergantikan dengan benda lain yang memiliki satuan yang sama.

    Berbeda dengan aset seperti mata uang atau aset kripto lainnya seperti Bitcoin dan Etherum yang semuanya bersifat fungible, alias bisa digantikan dengan aset lain dengan nilai satuan yang sama.

    Baca Juga: Jangan Kaget! Ini 5 NFT Termahal Yang Pernah Ada

    Yuk kita ambil contoh, satu unit iPhone 12 Pro Max semisal dijual di e-commerce dengan harga Rp 30 juta. Untuk membelinya kita bisa membayarkannya dengan mata uang rupiah, bisa juga dengan aset kripto. Katakan pada artikel ini ditulis Rp 30 juta setara dengan 0,047 bitcoin.

    Sementara nilai 1 aset NFT yang dibeli dengan harga Rp 30 juta tidak bisa disamakan dengan sebuah iPhone 12 Pro Max dengan harga yang sama. Kenapa? karena sifat NFT yang merupakan non-fungible, alias tidak bisa tergantikan.

    Baca Juga: Tokocrypto Agresif Dukung Pengembangan Industri Digital Kreatif di Indonesia melalui NFT Marketplace, TokoMall

    Unik dan Ekslusif

    Setiap NFT memiliki keunikan dan mengandung detail informasi kepemilikan. Oleh sebabnya saat ini banyak NFT baru bisa digunakan dalam benda-benda yang biasa dimiliki oleh manusia. Seperti lukisan, kartu, benda langka atau benda-benda digital.

    Tentunya kita masih ingat bahwa tweet pertama dari pendiri Twitter Jack Dorsey dibuat dalam bentuk NFT dan laku dijual dengan nilai US$ 2,5 juta.

    Salah satu keunikan dari NFT adalah untuk satu aset hanya akan ada satu di dunia. Sisi eksklusif ini tentunya memiliki daya tarik khusus bagi para kolektor. Persis seperti barang-barang unik yang biasa dicari dan direbutkan oleh para kolektor.

    Saat ini mekanisme pembelian aset NFT umumnya dilakukan dengan cara melelangnya di sebuah website. Cara ini disebut sebagai suatu cara yang paling efektif untuk memiliki aset digital tersebut.

    Kebanyakan NFT dibangun di atas Ethereum blockchain, sehingga menjamin bukti kepemilikan, riwayat perpindahan NFT akan selamanya tercatat di Blockchain.

    Pelajari juga tentang sejarah NFT, smart contract dan teknologi NFT dalam video ini:

    https://www.youtube.com/watch?v=175ukKELF08



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah Ragam Jenis NFT Diperjualbelikan yang wajib Diketahui

    Akhir-akhir ini perkembangan NFT di Indonesia bisa dibilang cukup pesat. Bagaimana tidak, saat ini sudah banyak warganet yang memperbincangkan NFT di berbagai media sosial, seperti Discord, Facebook, dan Twitter. Semakin cepatnya perkembangan NFT, semakin banyak pula jenis NFT yang hadir. 

    Penasaran apa aja jenis NFT yang diperjualbelikan? Yuk, simak bareng!

    NFT, Angin Segar bagi Bidang Seni dan Hiburan

    Merupakan singkatan dari Non-Fungible Token, NFT adalah token digital yang ditautkan ke dalam sistem blockchain yang bisa digunakan untuk menjual dan membeli berbagai karya seni, seperti video, musik, tweet, desain, animasi, meme, dan sebagainya. 

    Dikarenakan fungsinya yang dapat digunakan untuk menjual karya seni, bisa disimpulkan NFT adalah sebuah angin segar yang hadir khususnya bagi para seniman dan kolektor. Ini dikarenakan, melalui NFT, para seniman secara otomatis akan mendapat bukti sertifikasi kepemilikan karya digital dan bisa menjual karyanya.

    Hal di atas juga berlaku untuk penikmat seni dan hiburan. Mereka bisa membeli berbagai karya digital unik di dalam sistem blockchain, dan tentunya mendapat sertifikasi kepemilikan dari sang pembuat karya bila akhirnya penikmat seni sepakat untuk membeli karya tersebut.

    Artist dan Collector, Para Aktor dalam Dunia NFT

    Dalam dunia NFT, mereka yang menghasilkan dan memamerkan karyanya melalui NFT disebut sebagai artist atau creator. Para creator bisa datang dari berbagai kalangan, seperti seniman dan musisi. Melibatkan NFT dalam pembuatan karya tentu menjadi terobosan bagi para creator karena bisa menghilangkan barrier atau batasan seperti lokasi dan waktu.

    Setelah creator, ada collector. Collector adalah mereka yang menikmati seni NFT dan berpotensi untuk membeli karya NFT. Tujuan collector dalam membeli seni NFT pada umumnya adalah karena menyukai seni tersebut atau dijadikan sebagai aset investasi, karena tidak menutup kemungkinan harganya akan melambung tinggi di masa depan.

    Jenis-jenis NFT yang Sering Ditemukan

    Setelah mengetahui para aktor dalam dunia NFT, berikut jenis-jenis NFT yang populer dan diperjualbelikan saat ini:

    1. NFT Art

    NFT Art adalah salah satu jenis NFT yang paling banyak dibuat oleh para kreator. Secara sederhana, NFT Art merupakan karya seni yang diterbitkan ke dalam bentuk token kripto dan dapat diperjualbelikan pada sistem blockchain. Karya seni pada NFT Art biasanya merujuk kepada desain, video, logo, dan sebagainya.

    Kreator yang akan menjual NFT Art-nya bisa memamerkan karyanya kepada calon kolektor potensial melalui berbagai marketplace yang tersedia.

    2. NFT Music

    Bagi musisi, NFT bisa digunakan untuk membagikan kepemilikan lagu kepada para pendengar setianya dan kolektor pecinta musik. Terlebih lagi, NFT Music masih terbilang jarang dan sulit ditemukan. Dilansir dari Ditto Music (2/6/21), sampai saat ini kurang lebih terdapat 150 karya NFT Music yang beredar dan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

    Untuk para musisi dan kolektor yang ingin memamerkan serta menikmati NFT Music, Anda bisa mencarinya pada marketplace Opulus. Opulus adalah platform pertama yang mengeluarkan copyright untuk NFT Music dan bisa menjadi opsi bagi para musisi di tengah pandemi COVID-19 untuk mendatangkan passive income

    3. NFT Game

    Pada dasarnya yang bisa dikategorikan ke dalam NFT Game adalah item atau komponen pelengkap pada game, seperti skin, aksesoris, kartu, dan sebagainya.

    Bagi para gamers, tentu hal ini menjadi ladang cuan, karena mereka bisa memiliki NFT Games yang unik dan bisa menjualnya kembali di pasar game berbasis blockchain. Selain itu, jika semakin banyak kolektor yang membeli NFT Game, tentu saja hal ini bisa mendongkrak ekosistem perekonomian di dalam game tersebut.

    Itulah ragam jenis NFT yang populer dan sering diperjualbelikan. Untuk melihat lebih banyak koleksi NFT, yuk kunjungi https://mall.tokoscape.com/ dan miliki karya seni NFT sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Merdeka! Kumpulin Poin di DANA Bisa Raih iPhone 15-Samsung S23 Ultra


    Jakarta

    Di momen HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, ada banyak aktivitas dan perlombaan seru yang kerap digelar. Baik perlombaan tradisional yang dimainkan secara langsung bersama teman atau tetangga, juga aktivitas online yang tak kalah seru untuk diikuti.

    Ingin coba ikut memeriahkan momen HUT Kemerdekaan RI sekaligus berkesempatan mendapat hadiah seru? Kamu bisa ikuti aktivitas online yang diinisiasi dompet digital DANA lewat campaign-nya, yaitu DANAgustusan.

    Dengan mengumpulkan DANA Points sebanyak-banyaknya selama 9-17 Agustus 2024, kamu bisa berkesempatan untuk memenangkan iPhone 15 & Emas 5 Gr, Samsung S23 Ultra & Emas 1 Gram, Samsung S23 Ultra & Power Bank Baseus, Saldo DANA Rp 10 juta, Samsung A25, dan masih banyak hadiah lainnya yang tak kalah menarik loh! Tentunya hal ini sayang untuk dilewatkan, bukan?


    DANA Poin Foto: DANA

    Tak cuma berkesempatan mendapat hadiah fantastis, DANA juga siap menebar banyak voucher untukmu, mulai dari Voucher Belanja Rp 5 ribu, Voucher Jajan Rp 5 ribu & Voucher Nonton Rp 5 ribu yang bisa dipakai di Alfamart, Family Mart, Kopi Kenangan, XXI, Shihlin & masih banyak lagi!

    Adapun cara buat ikuti campaign DANAgustusan ini cukup mudah loh. Setelah DANA Points kamu sudah terkumpul, kamu tinggal tukarkan poinnya untuk main DANAPoly selama 14-17 Agustus 2024. Kamu bisa buka pilih ‘DANAPoly’ di Semua Layanan atau tap Main Sekarang. Lalu, tap Gambar Dadu & tukar 5 DANA Points untuk main.

    Saat bermain, pastikan kamu baca instruksi atau info di kartu yang kamu dapatkan dengan saksama ya. Setelah itu, selesaikan juga putaran lap sebanyak mungkin supaya kamu jadi juara 1 di Leaderboard DANAPoly. Dengan begini, kamu bisa memenangkan hadiah-hadiah menariknya.

    Yuk, transaksi di DANA sebanyak-banyaknya dan pastikan aplikasi DANA yang kamu gunakan sudah diupdate ke versi terbaru. Jangan lupa juga untuk bertransaksi pakai DANA di Google Play untuk mendapatkan banyak promo menarik games & aplikasi favoritmu!

    Jadi, tunggu apa lagi? Download dan gunakan dompet digital DANA sekarang juga yuk!

    (ncm/ega)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis baca koran
    ilustrasi sumber : unsplash.com / adeolu eletu
  • Transaksi Kripto Tembus Rp 301,75 Triliun


    Jakarta

    Otoritas Jasa Keuang (OJK) mencatat peningkatan nilai transaksi aset kripto pada enam bulan pertama 2024. Transaksi aset kripto tercatat tembus Rp 301,75 triliun pada semester I-2024.

    “Tumbuh 354,17% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi dalam konferensi pers secara virtual, Senin (5/8/2024).

    Sementara total investor aset kripto sampai Juni 2024 berada dalam tren meningkat dengan total 20,24 juta investor. Angka itu naik dari bulan Mei 19,75 juta investor.


    “Pada periode yang sama, nilai transaksi aset kripto mengalami perlambatan dari Rp 49,8 triliun pada akhir Mei 2024 menjadi Rp 40,85 triliun di bulan Juni 2024,” terang dia.

    Hasan mengatakan jumlah investor aset kripto di Indonesia disebut menjadi yang ketujuh terbesar di dunia. Data itu didapat dari The 2023 Global Crypto Adoption Index.

    “Selain itu, dalam perspektif global, Indonesia sebagai negara terbesar kelima yang menunjukan minat besar terkait aktivitas di aset kripto ini,” ucapnya.

    Dengan meningkatnya jumlah investor aset kripto, OJK melihat tidak ada pergerseran investor dari pasar saham ke aset kripto. Karena menurut berbagai sumber, investor di aset kripto kebanyakan merupakan investor dengan profil investasi awal.

    “Nah karenanya kami melihat tidak sepenuhnya terjadi pergeseran investor dari pasar saham ke pasar kripto. Dalam hal ini karena instrumen baik transaksi investasi sebetulnya memiliki karakteristik sendiri-sendiri yang tentu dipilih investor,” pungkasnya.

    (ada/hns)



    Sumber : finance.detik.com

  • Melesat 354%! Transaksi Aset Kripto RI Tembus Rp 344,09 T


    Jakarta

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat perkembangan perdagangan aset kripto di Indonesia naik signifikan. Secara akumulatif dari Januari-Agustus 2024 nilainya mencapai Rp 344,09 triliun, tumbuh 354% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    Demikian kata Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (1/10/2024).

    “Secara akumulatif nilai transaksi aset kripto sepanjang 2024 ini yaitu dari Januari-Agustus telah tercatat mencapai Rp 344,09 triliun atau tumbuh 354% jika dibandingkan periode yang sama pada 2023,” kata Hasan.


    Khusus Agustus 2024, transaksi kripto di Indonesia mencapai Rp 48 triliun. Nilai itu tercatat tumbuh dari sebelumnya Rp 42,34 triliun pada Juli 2024.

    Peningkatan nilai itu juga dibarengi dengan jumlah investor kripto yang meningkat. Jumlahnya mencapai 20,9 juta investor per Agustus 2024.

    “Sehubungan dengan perkembangan aktivitas kegiatan aset kripto di Indonesia, pada Agustus 2024 tercatat jumlah total investor berada dalam tren meningkat dengan total 20,9 juta investor. Terjadi peningkatan kembali dibandingkan di Juli 2024 yang berjumlah 20,59 juta investor,” jelas Hasan.

    (aid/kil)



    Sumber : finance.detik.com