Tag: dikti

  • Pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani Diperpanjang, Tendik Cek!


    Jakarta

    Direktorat Sumber Daya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi memperpanjang masa pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani sampai 11 Agustus 2024. Beasiswa ini dibuka untuk kuliah di dalam maupun luar negeri.

    Beasiswa Tut Wuri Handayani jenjang magister dan magister terapan diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS) tenaga kependidikan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU), dan PTN Satuan Kerja (PTN-Satker).

    Sementara beasiswa jenjang S3 hanya dibuka untuk PNS Ditjen Diktiristek dan LLDikti. Berminat mendaftar, detikers? Berikut informasinya seperti dikutip dari laman Dikti Kemdikbud.


    Beasiswa Tut Wuri Handayani

    Komponen Beasiswa

    – Biaya pendaftaran
    – Biaya pendidikan
    – Biaya buku
    – Biaya penelitian
    – Tiket pergi-pulang (PP)
    – Aplikasi visa
    – Asuransi kesehatan
    – Biaya hidup
    – Biaya keadaan darurat
    – Tunjangan keluarga (mulai berlaku pada tahun ke-2).

    Syarat Pendaftaran Beasiswa S2

    1. Tendik PNS pada Ditjen Diktiristek, LLDikti, PTN-BLU, atau PTN-Satker.

    2. Batas usia pendaftar:
    – Sebelum 47 tahun untuk jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, dan jabatan fungsional jenjang pertama serta jenjang muda
    – Sebelum 49 tahun untuk jabatan fungsional jenjang madya
    – Sebelum 51 tahun bagi jabatan fungsional jenjang utama.

    3. Sudah selesai studi D4 atau S1 dari kampus di bawah Kemendikbudristek, Kemenag, kementerian/lembaga lain yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

    4. Kampus dan prodi asal terakreditasi minimal B atau Baik Sekali.

    5. Diutamakan sudah diterima tanpa syarat di kampus tujuan.

    6. Belum menempuh studi di jenjang yang sama, baik di kampus luar negeri maupun dalam negeri.

    7. Pelamar on-going telah menempuh 2 semester dan akan menempuh semester 3.

    8. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format yang ditandatangani pejabat berwenang.

    9. Personal Statement.

    10. Surat Pernyataan Pendaftaran Program Beasiswa.

    11. Surat Keterangan Sehat dari RS pemerintah.

    12. Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal.

    13. Pendaftar kampus dalam negeri wajib mendaftar ke kelas reguler, bukan kelas eksekutif, khusus, jarak jauh, atau kelas karyawan.

    14. Tidak boleh menerima beasiswa lain (double funding).

    15. IPK minimal:
    – 2,75 bagi PNS dengan masa kerja 2-6 tahun
    – 2,50 bagi PNS dengan masa kerja di atas 6 tahun
    – IP smester 2 minimal 3,25 bagi mahasiswa on-going

    16. Skor TOEFL iBT minimal 80, IELTS 6,5, atau yang setara dari sertifikat lain yang diakui secara internasional bagi pelamar beasiswa luar negeri, sedangkan pelamar dalam negeri menyesuaikan ketentuan kampus/prodi tujuan.

    Pilihan Prodi

    Cara Daftar Beasiswa Tut Wuri Handayani

    1. Mendaftar di https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id.

    2. Lengkapi dan unggah dokumen persyaratan pada aplikasi pendaftaran.
    3. Pastikan memperoleh kode registrasi/pendaftaran

    Jadwal Beasiswa

    Pendaftaran: Diperpanjang sampai 11 Agustus 2024
    Seleksi: Agustus 2024
    Pengumuman hasil seleksi: September 2024
    Pencairan dana: September 2024
    Monitoring: Juli 2025

    Informasi pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani lebih lanjut dapat diakses di laman http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id dan https://dikti.kemdikbud.go.id. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Ada Beasiswa PhD dan Post Doctoral ke Austria untuk 2025, Minat Daftar?



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Austria menawarkan beasiswa pendidikan dan penelitian bagi warga Indonesia. Beasiswa ini berlaku untuk program sarjana, pascasarjana, PhD dan post doctoral (postdoc).

    Detikers bisa mencoba program Full PhD Grant, Postdoc Grant, Music Practice Grant atau Short-term Research Grant. Selain sokongan dana pendidikan dan penelitian, beasiswa juga menunjang biaya hidup selama di Austria.

    Khusus bagi yang ingin melamar beasiswa Music Practice Grant, pendaftaran dibuka hingga 15 Desember 2024. Sementara yang berminat mengambil Full PhD Grant dan Postdoc Grant batas pendaftaran masih sampai Maret 2025.


    Adapun yang akan memilih program penelitian singkat pendaftaran dibuka selama 2-9 bulan sebelum pelamar melakukan kunjungan ke universitas tujuan. Apa saja persyaratan untuk bisa daftar beasiswa ini?

    Mengutip laman Dikti Kemendikbudristek, berikut informasi lengkapnya:

    1. Program Short Term Research Grant

    Beasiswa untuk program Short Term Research Grant berlaku untuk jangka 1-2 bulan. Penerima beasiswa akan mendapatkan tunjangan 1.300 Euro per bulan dan subsidi perjalanan hingga 1.200 Euro.

    Pilihan Program Studi

    • Ilmu pengetahuan alam
    • Ilmu teknik
    • Kedokteran
    • Kesehatan
    • Ilmu pertanian
    • Ilmu sosial
    • Humaniora

    Syarat Daftar

    • Pelamar Postdocs maksimal berusia 45 tahun (jika sedang mengasuh anak dapat diperhitungkan).
    • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris dan Jerman yang baik
    • Pelamar tidak boleh pernah tinggal/belajar/menjalani penelitian/pekerjaan akademis di Austria pada tahun terakhir, enam bulan sebelum menerima hibah.
    • Pelamar yang tinggal secara permanen di Austria atau yang telah menyelesaikan pendidikan akademisnya terutama di Austria tidak berhak untuk mendaftar.
    • Mengirim lamaran online lewat laman https://www.scholarships.at/
    • Mempunyai surat rekomendasi dari supervisor di universitas pilihan di Austria
    • Surat rekomendasi tersebut dapat hanya dapat diterbitkan oleh peneliti atau dosen yang terafiliasi dengan universitas anggota ASEA-UNINET Austria dan yang memegang “Venia Docendi”, misalnya seorang Profesor Penuh atau Associate
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas Austria yang bekerja sama
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas ASEAN yang bekerja sama.
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator nasional ASEA-UNINET negara anggota ASEAN
    • Surat rekomendasi tidak boleh lebih dari enam bulan pada saat melamar.
    • Salinan paspor
    • Sertifikat PhD serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.

    2. Program Full Ernst Mach Grant

    Jenis beasiswa ini menawarkan beasiswa untuk studi PhD penuh, penelitian pasca doktoral dan untuk studi di bidang praktik musik di universitas anggota ASEA-UNINET di Austria. Durasi beasiswa bisa berlaku hingga tiga tahun.

    Pilihan program yang bisa diambil dalam skema beasiswa full ini antara lain ilmu pengetahuan alam, ilmu teknik, kedokteran manusia, kesehatan, ilmu pertanian, ilmu sosial, dan humaniora.

    Full PhD Grant

    • Kelompok sasaran: Mahasiswa pascasarjana yang ingin menyelesaikan program doktor/PhD penuh di Austria dan memenuhi persyaratan untuk masuk dan yang telah menyelesaikan studinya di universitas di luar Austria
    • Durasi: 36 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan, subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro, dan subsidi mobilitas sebesar 300 Euro per bulan

    Postdoc Grant

    • Kelompok sasaran: Postdocs yang terlibat dalam pengajaran dan penelitian di anggota ASEA-UNINET universitas di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, atau Vietnam
    • Durasi: 4 – 9 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

    Music Practice Grant

    • Kelompok sasaran: Sarjana (atau lebih tinggi) di bidang praktik musik (instrumental dan vokal pertunjukan, komposisi, dan konduktor)
    • Durasi: 9 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

    Syarat Daftar

    • Pelamar sarjana dan pascasarjana maksimal berusia 35 tahun, sedangkan postdoc maksimal 45 tahun.
    • Mempunyai kemampuan baik dalam bahasa Inggris dan Jerman
    • Mengirim lamaran online lewat laman http://www.scholarships.at/
    • Mengajukan proposal penelitian bidang musik dokumen berupa CV & bukti pendaftaran audisi
    • Surat rekomendasi dari supervisor di universitas tuan rumah di Austria (bagi pelamar Music Practice Grant berupa letter of endorsement dari universitas musik Austria setelah proses audisi selesai)
    • Dua surat rekomendasi dari dosen universitas
    • Salinan paspor
    • Sertifikat kelulusan universitas serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.
    • Setelah dilakukan pemeriksaan persyaratan formal dan evaluasi lamaran oleh para ahli, kandidat akan diundang untuk wawancara pribadi (tatap muka)

    Itulah informasi beasiswa PhD dan Postdoc di universitas Austria. Ayo coba daftar!

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Kepri 2025 Dibuka, Tersedia Ribuan Kuota untuk Mahasiswa D3-S2



    Jakarta

    Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membuka beasiswa bagi masyarakat di daerah yang dikenal dengan julukan “Bumi Segantang Lada” itu. Beasiswa berlaku untuk jenjang studi D3, D4, S1 hingga S2.

    Beasiswa ini bertujuan untuk meringankan beban biaya perkuliahan mahasiswa asal Kepri yang sedang berkuliah baik itu di kampus yang berada di wilayah Kepri maupun yang berkuliah di luar wilayah Provinsi Kepri.

    Beasiswa ini sifatnya bantuan stimulan yang diberikan satu tahun satu kali disesuaikan dengan kondisi ketersediaan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kepri.


    Kuota total beasiswa mencapai 1.176 orang dengan total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 3 miliar. Adapun besaran dana untuk mahasiswa D3-S1 senilai Rp 2,5 juta dan Rp 4 juta untuk mahasiswa S2.

    Pendaftaran Beasiswa Kepri 2025 dibuka mulai 2 Mei kemarin. Apa saja syarat yang dibutuhkan untuk mendaftar beasiswa ini? Mengutip laman resminya, berikut ketentuan lengkap Beasiswa Kepri 2025:

    Kuota Beasiswa Kepri 2025 per Jenjang

    Ribuan kuota beasiswa akan dibagi ke dalam beberapa jenjang yakni:

    1. D3 Prestasi sebanyak 100 mahasiswa
    2. D3 Tidak Mampu sebanyak 80 mahasiswa
    3. D4/S1 Prestasi Dalam Kepri sebanyak 226 mahasiswa
    4. D4/S1 Tidak Mampu (Prestasi) Dalam Kepri sebanyak 500 mahasiswa
    5. D4/S1 Prestasi Luar Kepri sebanyak 230 mahasiswa
    6. S2 Prestasi Dalam Negeri sebanyak 40 mahasiswa

    Syarat Daftar Beasiswa Kepri 2025

    Syarat Umum

    • Sertifikat akreditasi prodi
    • Sertifikat akreditasi kampus
    • KTP
    • Kartu keluarga
    • Kartu tanda mahasiswa (KTM)
    • Surat keterangan aktif kuliah dari kampus
    • Screenshot IPK dari situs website Dikti
    • Kartu hasil studi dua semester sebelumnya
    • Surat pernyataan tidak mendapat beasiswa lain disertakan tanda tangan dan materai
    • Jumlah SKS dua semester sebelumnya
    • Rata-rata IP 2 semester sebelumnya

    Syarat Khusus Pendaftar S2

    • Minimal semester 3 dan maksimal semester 4
    • IPK dua semester sebelumnya minimal 3,25

    Syarat Khusus Pendaftar D4/S1

    • Minimal semester 3 dan maksimal semester 8
    • IPK dua semester sebelumnya minimal 3,25 untuk jalur Prestasi Dalam Kepri
    • IPK dua semester sebelumnya minimal 3 untuk jalur Prestasi Tidak Mampu
    • Akreditasi kampus dan prodi minimal UNGGUL atau SANGAT BAIK untuk jalur Prestasi Luar Kepri

    Syarat Khusus Pendaftar D3

    • Minimal semester 3 dan maksimal semester 6
    • IPK dua semester sebelumnya minimal 3,25 untuk jalur Prestasi
    • IPK dua semester sebelumnya minimal 3 untuk jalur Prestasi Tidak Mampu

    Cara Daftar Beasiswa Kepri 2025

    1. Buka website https://beasiswa.kepriprov.go.id/
    2. Isi formulir pendaftaran seperti NIK, nomor KK, nama lengkap, jenis kelamin, email, nomor HP, alamat dan lainnya
    3. Mengisi formulir permohonan pendaftaran beasiswa pada jalur yang dipilih dan lampirkan dokumen seperti sertifikat akreditasi prodi dan kampus, KTP, KK, KTM, dan bukti lainnya
    4. Cetak kartu registrasi
    5. Pengumuman daftar sementara calon penerima beasiswa
    6. Pengiriman berkas dan masa sanggah
    7. Verifikasi dan validasi faktual
    8. Pengumuman resmi daftar penerima beasiswa
    9. Penyaluran beasiswa lewat rekening Bank Riau

    Jadwal Seleksi Beasiswa Kepri 2025

    • Pendaftaran: 2 Mei-7 Juni 2025
    • Masa sanggah dan pengiriman dokumen permohonan beasiswa: 15-21 Juni 2025
    • Pengumuman hasil verifikasi sistem: 22-23 Juni 2025
    • Pengiriman berkas permohonan beasiswa: 15-28 Juni 2025
    • Verifikasi faktual: 2 Juli-8 Agustus 2025
    • Pengumuman penerimaan beasiswa: 9-11 Agustus 2025
    • Penyaluran beasiswa: 12-31 Agustus 2025

    Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Yuk coba daftar sekarang!

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Garuda ACE Dibuka Lagi, Pelatihan Riset & Bahasa Inggris Mahasiswa S1-S2


    Jakarta

    Program beasiswa Garuda Academic of Excellence 2.0 (Garuda ACE) membuka pendaftaran untuk gelombang 2. Masa pendaftaran berlaku hingga 10 Juni 2025.

    Beasiswa Garuda ACE adalah beasiswa dalam bentuk kelas pelatihan riset internasional dan kelas pelatihan bahasa Inggris intensif masing-masing tiga bulan. Khusus kelas pelatihan riset dibuka untuk bidang ilmu atau teknik komputer dan yang terkait, seperti ilmu atau teknik informasi, data, elektro, dan telekomunikasi.

    Program disediakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Penerima beasiswa adalah mahasiswa sarjana (S1) atau magister (S2).


    Beasiswa ini memberi peluang bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi atau riset S2/S3 di kampus luar negeri. Keuntungan lainnya, mahasiswa yang menjalani kelas pelatihan ini dapat mengkonversinya ke dalam SKS, tugas akhir, atau riset.

    Apa saja syarat mendaftar Beasiswa Garuda ACE 2025? Mengutip laman resmi beasiswa, berikut ketentuannya.

    Beasiswa Garuda ACE 2025

    Beasiswa pemerintah ini meliputi:

    • Biaya pelatihan riset dan bahasa Inggris
    • Biaya paket internet
    • Biaya transportasi dan per-diem untuk pertemuan tatap muka
    • Tes TOEFL dan GRE
    • Biaya masuk program Magister/PhD

    Syarat Daftar Beasiswa Garuda ACE 2025

    • Mahasiswa aktif jenjang S1 atau S2 yang mengambil program ilmu atau teknik komputer dan terkait seperti ilmu dan teknik informasi, data, elektro dan telekomunikasi
    • Siap mengikuti program pelatihan selama enam bulan
    • Siap melanjutkan studi/riset di perguruan tinggi setidaknya selama 1,5 tahun
    • Membuat resume dan video presentasi proyek
    • Mempunyai keinginan dan keyakinan untuk melanjutkan studi dan riset dalam program PhD (kombo magister+doktor) di negara maju seperti Amerika, negara-negara di Eropa, dan Australia, yang biasanya akan dibiayai penuh oleh kampus internasional tersebut, atau setidaknya melewati program PMDSU yang juga dikelola oleh Ditjen Dikti.

    Program Beasiswa Garuda ACE 2025

    Berikut rancangan pelaksanaan pelatihan pada program Beasiswa Garuda ACE 2025:

    • Peserta akan melakukan pelatihan riset selama tiga bulan dan pelatihan bahasa Inggris selama tiga bulan
    • Pelatihan akan dilakukan secara intensif selama 25-35 jam per minggu
    • Pelatihan riset akan diberikan oleh perguruan tinggi dari Amerika Serikat dan dimotori oleh profesor diaspora Indonesia
    • Pelatihan riset akan dilaksanakan secara online (daring) jarak jauh. Peserta ACE hanya memerlukan komputer dan akses Internet dari kota masing-masing.
    • Perguruan tinggi Amerika Serikat akan memberikan transkrip non-gelar dan sertifikat kepada peserta ACE, yang memuat IPK/IP yang didapatkan dari kelas pelatihan riset ini
    • Pelatihan bahasa Inggris akan diberikan oleh lembaga bahasa dalam negeri dengan target peserta mendapatkan skor TOEFL yang tinggi

    Tata Cara Pendaftaran Beasiswa Garuda 2025 dan Ketentuan

    • Membuat resume dengan template yang bisa diunduh dengan klik DI SINI
    • Resume ditulis dalam bahasa Inggris dengan format PDF dan besar file tidak boleh lebih dari 10 MB
    • Mengunggah transkrip resmi dari perguruan tinggi dengan file tidak lebih dari 10 MB
      • Transkrip nilai diharapkan dalam bahasa Inggris
      • Jika pendaftar adalah mahasiswa magister, maka transkrip S1 dan S2 bisa digabungkan ke dalam Google Drive
    • Membuat presentasi 15 menit dan mengunggahnya di YouTube
      • Presentasi dalam bahasa Inggris dan tidak boleh membaca naskah dalam bentuk Power Point
      • Isi presentasi adalah soal proyek terbesar yang pernah dilakukan baik proyek luar kelas atau proyek magang

    Untuk lebih jelasnya, pelamar dapat mempelajari contoh presentasi pada link DI SINI.

    Adapun langkah rinci pendaftaran dapat dilihat DI SINI.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Garuda 2025

    • Penutupan pendaftaran gelombang 2: 10 Juni 2025
    • Tahap seleksi: Juni 2025
    • Pengumuman: 25 Juni 2025
    • Program dimulai: waitlist

    Itulah informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Garuda ACE 2025. Jika masih penasaran dengan program ini, detikers bisa lihat lebih jelasnya DI SINI ya.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa dari Pemerintah buat Mahasiswa S1-S3, Berlaku di Dalam & Luar Negeri


    Jakarta

    Pemerintah Indonesia setiap tahunnya menyediakan beasiswa untuk mahasiswa perguruan tinggi di seluruh daerah. Beasiswa dari pemerintah ini biasanya bersifat fully funded.

    Jenis-jenis beasiswa dari pemerintah juga beragam, ada untuk jenjang D1, D2, D3, D4, S1, S2 hingga S3. Dikarenakan fully funded, biasanya beasiswa dari pemerintah tinggi pendaftar.

    Sehingga detikers yang ingin mendapatkannya harus menyiapkan berkas pendaftaran dari sekarang. Bahkan saat ini juga ada beasiswa yang sudah dibuka pendaftarannya.


    Ada beasiswa apa saja memang? Ini daftarnya.

    Daftar Beasiswa S1-S3 dari Pemerintah Indonesia

    1. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

    Beasiswa BIB disediakan oleh Kementerian Agama. Sasaran penerima BIB adalah siswa, alumni, tenaga pendidik, hingga pegawai lembaga yang berada di bawah Kemenag.

    Ada berbagai macam beasiswa yang ditawarkan mulai dari S1, S2 dan S3. Tahun ini, Beasiswa Indonesia Bangkit sudah dibuka dengan masa pendaftaran hingga 31 Mei 2025.

    Keuntungan mendapatkan beasiswa ini antara lain bebas biaya kuliah, dapat biaya hidup bulanan, asuransi, biaya transportasi hingga biaya pendukung lainnya. Untuk melihat syarat dan mendaftar, detikers bisa mencobanya di https://beasiswa.kemenag.go.id/

    2. Beasiswa Garuda ACE

    Beasiswa Garuda ACE disediakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Penerimanya adalah mahasiswa S1 atau S2.

    Beasiswa Garuda ACE akan membantu awardee untuk siap berkuliah di luar negeri. Benefit yang dirasakan mulai dari pelatihan bahasa Inggris dan riset dari expert.

    Selain itu, peserta memperoleh biaya paket internet, biaya tes TOEFL, dan biaya daftar program S2/S3. Pendaftaran Beasiswa Garuda ACE gelombang 2 terbuka hingga 10 Juni 2025. Pendaftaran bisa dilakukan DI SINI ya. https://docs.google.com/document/d/e/2PACX-1vTYRwAGkgPSAvuj4m3HpKOl6uqykNhK9PuyOaxyN564bLUZSAmkswr-ZfqsLsoLL-h9XrBZzCsBJXIQ/pub

    3. Beasiswa SDM Sawit

    Hampir setiap tahun Kementerian Pertanian (Kementan) membuka Beasiswa SDM Sawit. Beasiswa berlaku bagi pekerja atau keluarga pekerja di seluruh perkebunan sawit yang ada di Indonesia.

    Bantuan diberikan lewat pembiayaan kuliah semester awal hingga akhir untuk pendidikan D1, D2, D3 D4 dan S1. Keuntungan tambahan dari beasiswa adalah uang saku, uang buku, uang wisuda dan biaya transportasi ke kampus.

    Namun, setelah lulus peserta harus siap bekerja di perusahaan kelapa sawit. Untuk informasi selengkapnya detikers bisa melihat di https://www.beasiswasdmsawit.id/.

    Penutupan pendaftaran tahun ini pada 31 Mei 2025. Jangan tertinggal ya!

    4. Beasiswa LPDP

    Siapa yang tak tahu beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini termasuk beasiswa yang banyak kuota dan jenisnya.

    LPDP disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Tujuan beasiswa LPDP juga luas mencakup dalam negeri maupun luar negeri.

    Banyak skema yang ditawarkan beasiswa LPDP. Mulai dari beasiswa reguler, beasiswa untuk ASN, beasiswa untuk penyandang disabilitas dan lainnya.

    Untuk melihat jenis skema dan pembiayaan beasiswa LPDP bisa mengakses laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/ ya.

    5. Beasiswa Kemenkes

    Dikarenakan kebutuhan akan tenaga kesehatan dan dokter yang expert di bidang tertentu masih tinggi, Kementerian Kesehatan membuka beasiswa setiap tahunnya. Baik bekerja sama dengan LPDP, Kemenkes memiliki berbagai skema beasiswa.

    Mulai beasiswa D4-S3 untuk PNS, beasiswa fellowship untuk dokter spesialis, beasiswa afirmasi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) hingga beasiswa afirmasi bagi dokter dari daerah 3T.

    Periode pembukaan beasiswa Kemenkes biasanya berbeda-beda, tidak dibuka serentak. Oleh karena itu, pantau terus laman http://bandikdok.kemkes.go.id/ jika perlu ya.

    Itulah daftar beasiswa S1-S3 yang disediakan oleh pemerintah bagi mahasiswa. Sudah tentukan mau daftar yang mana?

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S1-S3 2026 di Hongaria, Ada Asrama dan Bantuan Biaya Hidup


    Jakarta

    Pemerintah Hongaria membuka pendaftaran beasiswa Stipendium Hungaricum untuk program jenjang S1-S3 dan nongelar. Lamaran diterima paling lambat pada 15 Januari 2026 pukul 14.00 waktu Eropa Tengah.

    Direktur Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Sri Suning Kusumawardani menjelaskan, pelamar tidak perlu surat rekomendasi dari Ditjen Dikti Kemdiktisaintek. Pelamar juga tidak perlu menyampaikan lamaran ke ditjen sebagai institusi sending partner.

    “Kami akan mengacu ke portal pendaftaran,” tulis Suning dalam Surat No : 3915/B4/DT.04.02/2025 perihal Tawaran Beasiswa Stipendium Hungaricum Scholarship Programme Tahun 2026/2027.


    Beasiswa Stipendium Hungaricum 2026

    Berikut komponen beasiswa ke Hongaria 2026 dalam Stipendium Hungaricum Scholarship:

    • Pembebasan biaya studi
    • Bantuan uang saku per bulan:
      • 43.700 forint Hongaria (110 euro) atau sekitar Rp 2,1 juta untuk mahasiswa S1, S2, dan nongelar
      • 140.000 forint Hongaria (355 euro) atau sekitar Rp 6,9 per bulan untuk mahasiswa doktoral semester 1-4 (fase 1), kemudian 180.000 forint (460 euro) atau Rp 8,9 juta per bulan pada semester 5-8
    • Asrama gratis, atau bantuan biaya tempat tinggal 40.000 forint Hongaria (Rp 1,9 juta) per bulan
    • Asuransi kesehatan senilai 65.000 forint Hongaria (Rp 3,2 juta) per tahun

    Sebagai catatan, bantuan biaya tempat tinggal dan bantuan biaya hidup bisa jadi tidak memenuhi kebutuhan penuh per bulan di kota besar seperti ibu kota Hongaria, Budapest. Cek kalkululator biaya hidup di Hongaria dengan klik DI SINI.

    Jenjang Pendidikan Tinggi

    Sejumlah jenjang pendidikan menyediakan program pertukaran dan program kuliah penuh waktu. Simak rinciannya di bawah ini berdasarkan panduan resminya.

    1. Program Bachelor

    • Durasi: 2-4 tahun penuh waktu, atau 1-2 semester paruh waktu (pertukaran)
    • Gelar: BA atau BSc, atau sertifikat pertukaran

    2. Program Master

    • Durasi: 1-2 tahun penuh waktu, atau 1-2 semester paruh waktu (pertukaran)
    • Gelar: MA atau MSc, atau sertifikat pertukaran

    3. Program One-Tier Master

    Program ini menggabungkan jenjang bachelor (S1) dan master (S2). Contoh bidang studi one-tier master sedikit mirip dengan prodi yang dilengkapi program pendidikan profesi di tanah air, seperti kedokteran umum, farmasi, kedokteran gigi, arsitektur, hukum, bedah kedokteran hewan, teknik kehutanan, dan lain-lain.

    • Durasi: 5-6 tahun penuh waktu, atau 1-2 semester paruh waktu (pertukaran)
    • Gelar: MA atau MSc, atau sertifikat pertukaran

    4. Kelas persiapan dalam bahasa Hongaria

    • Durasi: 1 tahun
    • Gelar: tidak ada, peserta yang lolos kelas diberikan sertifikat pertukaran

    5. Training Spesialis Pascasarjana

    Program ini menyediakan pendidikan untuk memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan setelah program bachelor maupun master. Jika mendaftar program ini, penerima beasiswa tidak mendapat kelas persiapan.

    • Durasi: 1-2 tahun penuh waktu, atau 1-2 semester paruh waktu (pertukaran)
    • Gelar: tidak ada, peserta yang lolos kelas diberikan sertifikat pertukaran

    6. Doktor

    Program doktoral di Hongaria terdiri dari 8 semester yang terbagi atas 2 fase. Fase pertama (4 semester awal) meliputi pelatihan profesional dan riset, yang diakhiri dengan ujian atau evaluasi progres riset dan studi.

    Jika lulus fase pertama, penerima beasiswa akan lanjut fase 4 semester kedua yang meliputi riset dan disertasi.

    • Durasi: 2+2 tahun penuh waktu, atau 1-2 semester paruh waktu (pertukaran)
    • Gelar: gelar doktoral, atau sertifikat pertukaran

    Syarat Beasiswa Kuliah ke Hongaria Stipendium Hungaricum

    • Warga negara mitra, termasuk Indonesia
    • Berusia minimal 18 tahun per 31 Agustus 2026, kecuali mendaftar ke program studi Dance
    • Tidak sedang mendaftar ke jenjang doktoral yang ditawarkan pada beasiswa pada periode pendaftaran yang sama
    • Jika pernah mendapat beasiswa ini, maka tidak bisa mendaftar lagi pada jenjang yang sama atau lebih rendah
    • Penerima beasiswa jenjang sarjana boleh mendaftar ke program pertukaran jenjang master jika sedang studi master di Indonesia
    • Penerima beasiswa Stipendium Hungaricum 2023/2024 hingga 2025/2026 yang tidak datang ke Hongaria, tidak memulai studi, dan tidak memberitahukan Tempus Public Foundation hingga 15 Oktober tidak dapat mendaftar kembali beasiswa 2026/2027.

    Informasi beasiswa Stipendium Hungaricum 2026 selengkapnya bisa dicek dengan klik link berikut:

    (twu/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com