Tag: distribusi

  • Simak! Ini 5 Koin Kripto yang Diramal Bawa Cuan di 2025


    Jakarta

    Tahun 2024 menandai dimulainya pertumbuhan pasar kripto. Hal itu didorong oleh peluncuran ETF Bitcoin dan Ethereum spot di Amerika Serikat, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat secara umum terhadap Bitcoin dan aset kripto lainnya.

    Crypto Analyst Reku, Fahmi Almuttaqin mengatakan tahun 2024 menandai dimulainya fase bullish yang telah membawa Bitcoin melewati level harga US$ 100.000 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

    “Outlook inflasi yang fluktuatif dan rencana The Fed yang akan lebih berhati-hati mungkin dapat menjadi penghambat reli yang akan terjadi di tahun depan, namun optimisme terhadap kebijakan pemerintah AS yang akan lebih akomodatif terhadap pasar dan industri kripto berpotensi menjadi katalis positif yang kuat, yang jika terjadi, berpotensi membawa Bitcoin melanjutkan kenaikan melewati level US$ 150.000,” kata Fahmi dalam keterangan tertulis, Selasa (31/12/2024).


    Selain Bitcoin, investor juga bisa memantau sejumlah aset kripto lainnya untuk mengoptimalkan portofolio di tahun depan. Beberapa sektor yang telah membuktikan relevansinya pada siklus-siklus pasar sebelumnya seperti DeFi, L1, NFT, Stablecoin, Memecoin, telah sedikit banyak menunjukkan potensi masih relevannya proposisi nilai yang mereka bawa.

    Berikut lima aset kripto yang menarik di 2025 menurut analis:

    1. Lido DAO (LDO)

    LDO berada pada posisi yang strategis di tengah potensi integrasi ETH staking dengan produk ETF Ethereum seiring dengan outlook regulasi crypto AS yang semakin positif.

    “Sepanjang tahun 2024, Lido telah membuktikan relevansinya sebagai platform lliquid staking yang profitable dengan pendapatan mingguan terendah berada di US$ 14,37 juta, sebuah angka yang cukup fantastis khususnya karena terjadi pada periode di mana hype terhadap Ethereum masih relatif tidak terlalu tinggi sepanjang tahun ini,” imbuh Fahmi.

    2. Ethereum (ETH)

    ETH berpotensi semakin diminati di fase bullish tahun 2025 nanti. Tidak hanya karena dominasi Ethereum sebagai platform smart contract dan aplikasi terdesentralisasi, namun juga performa ekosistem Ethereum yang semakin akomodatif terhadap adopsi stablecoin.

    “Stablecoin menjadi salah satu motor distribusi likuiditas utama di fase bullish dengan tingkat penerimaan pengguna yang semakin meningkat. Pencapaian Ethereum pada akhir November lalu dengan menggeser Tron sebagai jaringan blockchain yang mengakomodasi suplai USDT terbesar turut memperkuat potensi Ethereum ke depan,” tambahnya.

    USDT sebagai stablecoin terbesar dengan kapitalisasi pasar hampir menyentuh US$ 150 miliar disebut telah menjadi salah satu penyumbang utama transaksi dan pendapatan di jaringan Tron sejak periode-periode awal kemunculannya karena biaya transaksi yang rendah dan performa blockchainnya yang baik.

    “Kini, pengembangan yang terjadi di Ethereum yang mampu menghadirkan performa dan biaya transaksi yang sama baiknya namun dengan potensi tingkat keamanan dan basis pengguna yang lebih tinggi, menjadi penantang yang serius untuk menangkap peluang di sektor stablecoin yang strategis tersebut,” katanya.

    3. USUAL

    USUAL menjadi salah satu aset crypto di sektor RWA dengan pertumbuhan adopsi tercepat sejauh ini. Posisi Usual sebagai platform RWA dan stablecoin terdesentralisasi membawa semangat origin Bitcoin sebagai sebuah aset dan platform publik yang tidak dikelola oleh entitas terpusat tertentu, sebuah keunikan yang jarang dimiliki oleh kebanyakan proyek besar di sektor serupa saat ini.

    4. PNUT

    PNUT menjadi aset crypto bertema hewan dengan pertumbuhan kapitalisasi pasar tercepat pada siklus kali ini. Kekuatan likuiditas yang tinggi dipadukan dengan naratif menarik serta asosiasi dengan beberapa figur berpengaruh membuat kepercayaan investor terhadap proyek meme coin ini berpotensi dapat semakin berkembang di tahun 2025.

    5. LINK

    LINK sebagai aset kripto utama di ekosistem infrastruktur Chainlink dianggap aset yang semakin strategis dengan semakin luasnya ekosistem teknologi Chainlink serta adopsinya. Kolaborasi dan keterlibatan Chainlink pada proyek-proyek besar oleh institusi-institusi strategis seperti Swift misalnya dapat berpotensi mengakselerasi adopsi dari teknologi yang dikembangkan secara signifikan.

    “Tahun 2025 menjadi tahun yang mungkin akan menandai capaian-capaian menarik dari hasil kolaborasi-kolaborasi tersebut yang berpotensi tidak hanya meningkatkan perhatian investor terhadap proyek ini namun juga meningkatkan permintaan organik terhadap aset kripto LINK,” imbuhnya.

    (aid/rrd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Kenapa Bentuk dan Jumlah Lubang Colokan Listrik Berbeda di Tiap Negara?


    Jakarta

    Stop kontak atau colokan listrik biasanya ditemukan di dinding rumah. Bentuknya berlubang untuk mencolok steker alat elektronik.

    Nah, ada banyak jenis colokan listrik yang tampilannya berbeda-beda. Bahkan, bentuk colokan bisa berbeda di setiap negara, lho.

    Dari bentuk, jumlah, hingga letak lubang sangat variatif. Jadi kalau kamu travelling ke luar negeri, harus siap sedia adaptor colokan.


    Namun, kenapa bisa berbeda ya? Simak jawabannya berikut ini, dikutip dari The Conversation, Rabu (28/8/2024).

    Kenapa Colokan Listrik Tiap Negara Berbeda?

    Sistem distribusi listrik ke rumah di seluruh dunia telah dibangun oleh ribuan orang selama 140 tahun terakhir dan belum selesai hingga sekarang.

    Setiap negara membangun jaringan listrik masing-masing tanpa adanya kesepakatan bersama. Setiap negara mencoba memodifikasi jaringan listrik agar lebih baik dan lebih hemat, baik dari segi bahan baku maupun uang.

    Jenis-jenis ColokanJenis-jenis Colokan Foto: Lightning Bug Electric

    Sebagai contoh, perusahaan di Eropa menyadari bahwa tegangan 220 volt akan lebih murah daripada 110 volt.

    Pada tegangan yang lebih tinggi, perusahaan listrik bisa menyampaikan daya yang sama dengan arus yang lebih sedikit. Bayangkan aliran sungai yang sempit mengalir dengan cepat dibandingkan dengan aliran yang lebih lebar yang mengalir lebih lambat.

    Lebih jauh, arus yang lebih sedikit memungkinkan penggunaan kawat yang lebih tipis. Karena tembaga yang digunakan untuk kabel listrik mahal, tegangan yang lebih tinggi bisa menghemat uang.

    Bentuk bulat kemudian menjadi salah satu inovasi pada awal mula adanya colokan. Hal ini karena colokan bulat dinilai lebih aman dan lebih pas saat dicolok.

    Kenapa Bentuk Colokan Tidak Dibuat Seragam Saja?

    Saat ini, sebagian besar rumah di dunia memiliki akses listrik. Ide untuk mengadopsi satu standar global bentuk colokan listrik mungkin terdengar solutif.

    Namun, perubahan tersebut akan menghabiskan triliunan rupiah, mulai dari mengubah bentuk colokan, mengubah cara membangun gedung, dan bahkan cara mereka memproduksi beberapa peralatan.

    Maka, tak heran, setiap negara mempertahankan bentuk colokan yang sudah ada dan mengalokasikan dana tersebut untuk keperluan yang lain.

    Itulah alasan kenapa bentuk colokan atau stop kontak listrik bisa berbeda di tiap negara. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Rute Perjalanan Jakarta-Ciwidey Naik Kereta dan Transportasi Lain


    Jakarta

    Jakarta-Ciwidey bisa ditempuh dengan kereta lebih dulu menuju Bandung, lalu angkot dan transportasi online menuju kawasan wisata pilihan.

    Kawasan Ciwidey di Jawa Barat memiliki banyak destinasi wisata dengan pemandangan indah dan hawa sejuk. Tidak heran, berbagai destinasi piknik di Ciwidey selalu ramai dikunjungi masyarakat termasuk yang berasal dari Jakarta.

    Perjalanan Jakarta-Ciwidey bisa ditempuh dengan berbagai pilihan kendaraan. Buat traveler yang ingin piknik dengan kendaraan umum, berikut urutannya


    Rute Perjalanan Jakarta-Ciwidey

    Saat ini belum tersedia transportasi umum dengan akses langsung Jakarta-Ciwidey tanpa transit. Perjalanan diawali dengan perjalanan Jakarta-Bandung dilanjutkan rute menuju Ciwidey yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

    1. Jakarta-Bandung Naik Kereta

    Perjalanan diawali naik kereta menuju Stasiun Bandung atau Kiaracondong. Dikutip dari aplikasi KAI, berikut pilihan kereta yang bisa digunakan

    Gambir-Bandung

    • Papandayan: Rp 145 ribu
    • Parahyangan: Rp 195 ribu
    • Parahyangan Luxury: Rp 530 ribu
    • Pangandaran: Rp 145 ribu
    • Pangandaran Panoramic: Rp 425 ribu
    • Parahyangan: Rp 195 ribu
    • Parahyangan Priority: Rp 385 ribu
    • Parahyangan: Rp 145 ribu
    • Pangandaran Fakultatif: Rp 195 ribu.

    Gambir-Kiaracondong

    • Papandayan: Rp 145 ribu
    • Pangandaran: Rp 145 ribu
    • Pangandaran Panoramic: Rp 425 ribu
    • Papandayan Panoramic: Rp 425 ribu.

    Pasarsenen-Bandung

    Pasarsenen-Kiaracondong

    • Serayu: Rp 63 ribu
    • Cikuray: Rp 45 ribu.

    Traveler bisa menggunakan transportasi online menuju Terminal Leuwipanjang dari Stasiun Bandung atau Kiaracondong. Beberapa situs menyebutkan ada pilihan angkot menuju Leuwipanjang, tapi traveler wajib update informasi lebih dulu.

    Traveler bisa menggunakan angkutan umum Colt L300 menuju Terminal Cibeureum di Ciwidey. Tarifnya adalah Rp 20 ribu dengan waktu tempuh sekitar 40-50 menit. Jika ragu, traveler bisa bertanya lebih dulu pada petugas terminal atau pihak lain yang kompeten.

    Setelah turun di Terminal Cibeureum, traveler bisa memilih angkutan umum selanjutnya menuju kawasan wisata pilihan. Traveler juga bisa memilih jasa traveling yang memudahkan perjalanan wisata selama di Ciwidey.

    Sebelum piknik Jakarta-Ciwidey, traveler sebaiknya menyusun perencanaan dan membawa uang cash secukupnya. Sehingga, traveler tidak perlu khawatir jika jasa angkutan umum hanya menerima uang cash. Perencanaan juga memungkinkan traveler berwisata aman, nyaman, dengan pilihan angkutan umum terbaik.

    Reaktivasi Jalur Kereta Bandung-Ciwidey

    Pemerintah berencana mengaktifkan kembali jalur kereta Cikudapateuh (Bandung)-Ciwidey sepanjang 37,8 kilometer. Rencana ini diawali dengan sejumlah kajian untuk memastikan ketersediaan lahan, biaya, serta dampak dengan adanya reaktivasi jalur kereta Bandung Ciwidey.

    Pengaktifan kembali jalur kereta Bandung-Ciwidey diharapkan bisa mempermudah akses kawasan wisata, distribusi logistik, dan mobilisasi warga. Hasil akhirnya adalah perekonomian masyarakat yang makin kuat dengan transportasi mudah dan murah.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Potensi Industri Halal Indonesia Besar, Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi



    Selangor

    Chairman Halal Lifestyle Center Indonesia Dr. Sapta Nirwandar menyebut potensi di sektor industri halal Tanah Air sangat besar. Jika dikelola secara serius melalui kolaborasi dan kerjasama lintas bidang, sektor industri halal bisa menjadi salah satu penopang untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    Banyak sekali pendapatan yang didapat dari sektor Industri halal. Misalnya dari bagian produksinya, distribusi hingga bahan baku.


    “Jadi kita harapkan pertumbuhan ekonomi bisa (disumbang) dari sektor halal industri,” kata Sapta ketika berbincang dengan detikcom di sela World Islamic Tourism & Trade Expo (WITEX 2025) di Selangor, Malaysia Minggu 24 Agustus 2025.

    Sapta menyebut potensi industri halal di Indonesia sangat besar. Namun tantangannya adalah bagaimana mewujudkan potensi tersebut.

    “Kita selalu bicara potensi besar, tetapi bagaimana potensi itu menjadi reality itu tantangannya,” papar Sapta.

    Menurut dia salah satu tantangan industri halal adalah masih susahnya kolaborasi dan sinergi lintas sektor. Saat ini hampir semua pihak yang terkait industri halal sering masih jalan sendiri-sendiri.

    Padahal semestinya mereka bisa berkolaborasi, bersama dalam satu ekosistem industri halal. Dia mengilustrasikan, misalnya di bidang halal tourism. Bidang ini tentu saja bergantung pada bagaimana kemudahan wisatawan asing masuk ke Indonesia, proses imigrasi, transportasi, hotel yang ramah muslim juga restoran halal.

    “Kita harus bersama-sama supaya lebih cepat untuk menjadikan industri halal atau ekonomi syariah Indonesia menjadi kelas dunia,” kata Sapta.

    Sebagai catatan dalam laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2023, industri halal Indonesia menempati posisi tiga besar pada the Global Islamic Economy Indicator (GIEI). Indonesia berada di posisi tiga setelah Arab Saudi dan Malaysia.

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com