Tag: dki jakarta

  • 3 Cara Mudah Cek Plat Nomor DKI Jakarta, Bisa Lewat Aplikasi


    Jakarta

    Mengecek plat nomor kendaraan kini bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Hal ini sangat membantu pengendara ketika membutuhkan informasi detail mengenai pajak kendaraan hingga denda yang belum dibayar.

    Khusus warga DKI Jakarta, ada sejumlah cara untuk mengecek plat nomor kendaraan. Bisa dilakukan lewat situs resmi maupun aplikasi yang tersedia di Play Store dan App Store.

    Adanya fitur cek plat nomor secara online sekaligus mempermudah masyarakat dalam mencari informasi seputar kendaraan. Jadi, detikers nggak perlu repot-repot lagi datang ke kantor Samsat terdekat.


    Lantas, bagaimana cara cek plat nomor kendaraan di DKI Jakarta? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Cara Cek Plat Nomor Kendaraan DKI Jakarta

    Ada sejumlah cara mudah dan cepat untuk mengecek plat nomor kendaraan di DKI Jakarta. Simak cara-caranya berikut ini yang telah dirangkum detikOto:

    1. Cek Plat Nomor via Situs Samsat

    Cara paling mudah untuk mengecek plat nomor Jakarta adalah lewat situs resmi Samsat. Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka laman samsat-pkb2.jakarta.go.id di browser
    • Masukkan nomor polisi
    • Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK), tapi sifatnya opsional sehingga tidak perlu diisi
    • Centang “I’m not a robot”
    • Selanjutnya klik “Cari”
    • Setelah itu, laman Samsat akan menunjukkan detail info plat nomor kendaraan hingga nominal pajak yang harus dibayarkan.

    2. Cek Plat Nomor lewat SMS

    Selain melalui situs Samsat, detikers juga bisa mengecek plat nomor kendaraan melalui layanan SMS. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Buka menu Pesan di smartphone
    • Lalu kirim SMS dengan format: INFO(spasi)RANMOR(spasi)nomor kendaraan tanpa spasi
    • Contoh: INFO RANMOR B6781TIM
    • Kirim ke 8893

    Kemudian tunggu SMS balasan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Setelah itu, detikers akan mendapatkan informasi berupa merek, tipe, warna, masa berlaku STNK, hingga jatuh tempo perpanjangan STNK kendaraan.

    3. Cek Plat Nomor via Aplikasi JAKI

    JAKI merupakan aplikasi milik Pemprov DKI Jakarta yang memiliki sejumlah fitur mumpuni, salah satunya mengecek plat nomor kendaraan serta rincian pajaknya. Simak caranya di bawah ini:

    • Download aplikasi JAKI di Play Store atau App Store
    • Daftar dengan memasukkan alamat email dan password
    • Jika sudah, di halaman utama pilih menu “Pajak”
    • Lalu pilih opsi “Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)”
    • Ketuk “Informasi PKB”
    • Kemudian masukkan nomor polisi
    • Lalu ketuk “Cek Pajak”
    • Setelah itu akan muncul informasi mengenai plat nomor dan rincian pajak kendaraan.

    Itu dia tiga cara cek plat nomor kendaraan DKI Jakarta dengan mudah. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Jam Buka dan Harga Tiket


    Jakarta

    Buat detikers yang sedang berada di Jakarta saat liburan, ada banyak pilihan tempat wisata kekinian yang menarik dikunjungi. Ada tempat nongkrong, taman, hingga wisata alam.

    Simak 25 tempat wisata Jakarta berikut ini, lengkap dengan lokasi, jam buka, dan harga tiketnya.

    Rekomendasi Wisata Jakarta Kekinian

    Berikut ini rekomendasi 25 tempat wisata Jakarta kekinian yang bisa kalian kunjungi:


    1. Pos Bloc

    Usai diresmikan, Pos Bloc fase 2 makin nyaman untuk nongkrong lho. Nih foto-fotonya.Pos Bloc. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Pos No. 2, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
    • Jam buka: Senin-Jumat 10.00-21.00 WIB dan Sabtu-Minggu 07.00-21.00 WIB
    • Harga tiket masuk: gratis

    Pos Bloc memiliki tempat yang estetik dan cocok buat nongkrong. Tempat ini memanfaatkan Gedung Filateli Jakarta yang diubah fungsinya menjadi ruang kreatif publik. Pos Bloc juga menjadi pusat UMKM dari berbagai bidang, mulai dari kuliner, musik, film, fashion, hingga kriya.

    2. M Bloc Space

    M Bloc MarketM Bloc. (Putu Intan/detikcom)
    • Lokasi: Jalan Panglima Polim Nomor 37, RW 1, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.
    • Jam buka: 10.00-23.00 WIB
    • Harga tiket masuk: gratis

    M Bloc memanfaatkan bangunan bekas pabrik uang kertas dan percetakan uang di area Blok M yang terbengkalai. Kini M Bloc menjadi destinasi hits Jakarta yang keren.

    Kawasan ini dipenuhi dengan mural dan karya seni lainnya. Di sini juga terdapat toko, kafe, restoran, hingga toko pernak-pernik. Event-event besar sering diadakan di sini, seperti pameran, talk show hingga live music.

    3. SKYE Bar

    SKYE bar.SKYE bar. (dok. Instagram @skye_56)
    • Lokasi: Menara BCA Thamrin, Jalan MH Thamrin No 1, RT. 1 / RW.5, Menteng, Kota Jakarta Pusat
    • Jam buka: 17.00-01.00 WIB
    • Harga makanan: mulai dari Rp 65 ribu

    Jika mencari tempat makan malam di ketinggian, traveler bisa datang ke SKYE Bar yang berada di atap gedung Menara BCA Thamrin. Jadi kalian bisa makan malam sambil menikmati pemandangan ibu kota.

    4. Trans Studio Cibubur

    Sudah punya rekomendasi tempat berlibur di saat libur sekolah ini. Trans Studio Cibubur bisa jadi tujuan untuk memanjakan anak anda.Trans Studio Cibubur. (Pradita Utama/detikcom)
    • Lokasi: Lantai 3 Trans Studio Mall Cibubur, Jalan Alternatif Cibubur No 230 A, Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.
    • Jam buka: 11.00-17.00 WIB
    • Harga tiket masuk: mulai Rp 195 ribu

    Tak jauh dari Jakarta, ada Trans Studio Cibubur yang merupakan tempat seru untuk dikunjungi bersama keluarga, terutama anak-anak. Berdasarkan situs Trans Entertainment, Trans Studio Cibubur dibagi dalam beberapa zona, yaitu Adventure Zone, Sci-fi City, Lagoon, Trans Central Studio dan Beach Walk.

    Selain berbagai zona dengan beraneka wahana permainan, Trans Studio Cibubur juga memiliki wahana indoor skydiving pertama di Indonesia. Kalau di sini, traveler tak perlu takut hujan, karena lokasinya indoor.

    5. Aloha PIK 2

    Aloha PIKAloha PIK (Dadan Kuswaraharja/detikcom)
    • Lokasi: Jalan Laksamana Yos Sudarso, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten
    • Jam buka: 10.00-22.00 WIB (weekday), 07.00-24.00 WIB (weekend)
    • Harga tiket masuk: gratis

    Tempat wisata hits lainnya ada di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), salah satunya Aloha yang merupakan tempat jajan kekinian. Ada banyak tenant makanan dan minuman, seperti aneka seafood, pizza, steak, aneka sate, es krim, croissant, dan kopi.

    Tempat ini berkonsep ala Hawaii. Pengunjung dapat menikmati pemandangan pasir putih di pantai utara. Dekorasi bangunannya juga serasa di pantai tropis, dengan elemen kayu, jerami, bambu, rotan, dan juga open space balcony.

    Meski masuknya gratis, terdapat arena playground anak yang berbayar. Harga tiketnya Rp 158 ribu per anak dan Rp 80 ribu untuk pendamping.

    6. La Riviera

    Mau menikmati suasana ala Eropa, tapi tak ingin jauh-jauh? Coba ke La Riviera di PIK2.La Riviera di PIK2. (Pradita Utama/detikcom)
    • Lokasi: kawasan Teluknaga, Jalan Otista, Kabupaten Tangerang, Banten
    • Jam buka: 24 jam
    • Harga tiket masuk: gratis

    Tempat wisata hits lainnya adalah La Riviera yang juga berada di PIK 2. Tempat ini menarik karena bangunan-bangunannya bernuansa Amsterdam. Terdapat sungai kecil yang seakan-akan melintasi tengah kota. Lampu-lampu kuning di malam hari semakin membuat suasana serasa di Eropa.

    7. TWA Mangrove Angke Kapuk

    mangroveTWA Mangrove Angke Kapuk. (Wahyu/detikTravel)
    • Lokasi: Kamal Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara
    • Jam buka: 08.00-17.30 WIB (weekday) dan 07.00-17.30 WIB (weekend)
    • Harga tiket masuk: Rp 30 ribu (weekday) dan Rp 35 ribu (weekend)

    Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk memiliki luas 99,82 hektare. Mulai direstorasi pada 1998, tempat ini diresmikan 25 Januari 2010. Bukan sekadar tempat wisata, tempat ini adalah cagar alam yang melestarikan ekosistem mangrove yang kaya.

    Traveler bisa menikmati keindahan alam seperti pohon api-api (Avicennia marina), bakau (Rhizophora mucronata), 73 spesies burung, 19 reptilia, dan mamalia penghuni kawasan ini.

    8. Taman Ismail Marzuki (TIM)

    Pameran Seni 'Memoar Para Perupa TIM'Pameran Seni di TIM. (Tia Agnes/ detikcom)
    • Lokasi: di Jalan Cikini Raya Nomor 73, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta
    • Jam buka: 09.00-20.00 WIB
    • Harga tiket masuk: gratis (kecuali event tertentu)

    Taman Ismail Marzuki (TIM) adalah salah satu pusat kesenian dan kebudayaan di Jakarta. Tempat ini sering menjadi lokasi penyelenggaraan acara kesenian dan kebudayaan. Terdapat berbagai fasilitas yang menarik untuk dikunjungi saat kalian berada di TIM.

    9. Taman Suropati

    Dua orang pengunjung membaca buku di perpustakaan mini Taman Suropati, Jakarta, Sabtu (8/1/2022). Jakarta ditetapkan sebagai 'City of Literature' atau Kota Sastra Dunia dari 49 kota lain di dunia yang tergabung dalam jaringan kota kreatif jaringan kota kreatif dunia atau 'UNESCO's Creative City Network tahun 2021' oleh Badan Pendidikan dan Kebudayaan PBB (UNESCO). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.Dua orang pengunjung membaca buku di perpustakaan mini Taman Suropati, Jakarta. (M Risyal Hidayat/Antara)
    • Lokasi: Jalan Taman Suropati No. 5, RT.5/RW.5, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat
    • Jam buka: 07.00-17.00 WIB
    • Harga tiket masuk: gratis

    Taman Suropati awalnya bernama Burgemeester Bisschopplein (lapangan wali kota Bishop) pada saat dibangun di awal abad ke-20. Saat itu Wali Kota Jakarta bernama GJ Bisschop.

    Nama Suropati diambil dari salah satu pahlawan nasional bernama Untung Suropati. Ia turut berjasa melawan pemberontakan melawan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC).

    Di taman ini terdapat Monumen ASEAN yang merupakan tanda persahabatan dengan negara anggota ASEAN. Ada juga air mancur dengan pepohonan hijau yang menambah keindahan taman ini. Kalian juga bisa berolahraga, memberi makan burung, dan berfoto-foto.

    10. Taman Menteng

    Taman Situlembang, Menteng, Jakarta PusatTaman Situlembang, Menteng, Jakarta Pusat. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)
    • Lokasi: Jalan HOS Cokroaminoto, RT 03 RW 05, Menteng, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat,
    • Jam buka: 05.00-22.00 WIB
    • Harga tiket masuk: gratis

    Taman Menteng didesain oleh arsitek Belanda bernama Thomas Karsten dengan konsep ‘kota taman’ yang modern. Terdapat 23 taman kecil di area ini yang bisa digunakan warga bersantai.

    Tempat ini memiliki jogging track, rumah kaca, playground anak, perpustakaan anak, lapangan olahraga, spot mural, kolam air mancur, dan area street food. Taman Menteng juga sering dipakai berbagai acara, seperti acara musik, pameran seni, dan ngabuburit.

    11. Tebet Eco Park

    Tebet Eco ParkTebet Eco Park. (dok. Tebet Eco Park)
    • Lokasi: Jl. Tebet Timur Raya No.19, Tebet, Jakarta Selatan.
    • Jam buka: 06.00-18.00 WIB
    • Harga tiket masuk: gratis

    Tebet Eco Park baru diresmikan pada 2022. Di sini traveler bisa bersantai di bawah pepohonan rindang, mengajak anak bermain di playground, atau duduk di sekitar danau buatan.

    Terdapat Infinity Link Bridge atau jembatan setinggi 6 meter yang menghubungkan taman utara dan selatan. Jembatan ini sering digunakan sebagai spot foto favorit di Tebet Eco Park.

    12. Taman Cattleya

    Salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta terletak di kawasan Tomang. Ruang terbuka hijau itu bernama Taman Cattleya.Taman Cattleya. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
    • Lokasi: Jalan Letjen S. Parman Nomor 99, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat
    • Jam buka: 24 jam
    • Harga tiket masuk: gratis

    Selanjutnya ada Taman Cattleya yang berhadapan dengan Mall Taman Anggrek. Sebelum atau setelah berbelanja di mall, traveler bisa mampir ke taman ini. Taman Cattleya cukup luas dan memiliki banyak pohon rindang, sehingga cocok untuk menyegarkan pikiran.

    13. Hutan Kota GBK

    Warga mengunjungi Hutan Kota GBK, Jakarta, Selasa (25/4/2023) di hari terakhir cuti bersama.Warga mengunjungi Hutan Kota GBK, Jakarta, Selasa (25/4/2023). (Andhika Prasetia/detikcom)
    • Lokasi: Pintu Tujuh Senayan, Jl. Jenderal Sudirman, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat
    • Jam buka: sesi pagi 06.00-10.00 WIB, sesi sore 15.00-18.00 WIB (Senin tutup)
    • Harga tiket masuk: gratis

    Taman lain yang bisa dikunjungi adalah Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) yang merupakan area hijau multifungsi. Setelah berolahraga, traveler bisa mampir ke hutan kota ini untuk beristirahat dan menghirup udara sejuk di tengah-tengah kota yang padat ini.

    14. Moja Museum

    Museum MOJA di GBK.Museum MOJA di GBK. (dok Instagram @mojamuseum)
    • Lokasi: Kompleks Gelora Bung Karno, Jalan Pintu Satu Senayan, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat
    • Jam buka: 11.00 – 19.30 WIB
    • Harga tiket masuk: mulai dari Rp 125 ribu.

    Masih di kompleks GBK, terdapat Moja Museum yang merupakan salah satu wisata di Jakarta Pusat. Museum ini berkonsep kekinian dengan 14 ruangan yang bisa dijelajahi dengan menggunakan sepatu roda.

    15. Museum MACAN

    Pameran Seni Present Continous di Museum MACANPameran Seni Present Continous di Museum MACAN. (dok. Museum MACAN)
    • Lokasi: AKR Tower Level M, Jl. Panjang No.5, Kb. Jeruk, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat
    • Jam buka: 10.00-18.00 WIB (Senin tutup)
    • Harga tiket masuk: Rp 70 ribu – Rp 90 ribu

    Museum Macan bukan museum binatang. Nama ini berasal dari akronim Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara. Di dalamnya terdapat berbagai karya seni modern dan kontemporer yang enak dipandang.

    16. Museum Bahari

    Museum Bahari di Jakarta Utara sedang menggelar pameran miniatur kapal-kapal monumental yang bersejarah. Pameran ini diserbu para pelajar.Museum Bahari di Jakarta Utara. (Pradita Utama/detikcom)
    • Lokasi: Jalan Ps. Ikan No.1, RT.11/RW.4, Penjaringan, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara
    • Jam buka: 08.00-15.00 WIB
    • Harga tiket masuk: Rp 5 ribu (pelajar/mahasiswa), Rp 10 ribu (umum weekday), Rp 15 ribu (umum weekend), Rp 50 ribu (mancanegara)

    Berdasarkan situs Dinas Kebudayaan Jakarta, Museum Bahari sebelumnya adalah gudang untuk menyimpan rempah-rempah. Pemerintah lalu menetapkan bangunan tersebut menjadi Museum Bahari pada 7 Juli 1977. Di museum ini, traveler bisa mengenal lautan dan melihat berbagai benda kelautan dari masa kolonial.

    17. Wisata Kota Tua

    Pada hari kedua libur Idulfitri 1445 Hijriah, Kamis (11/4/2024), Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Jakarta mencatat jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Tua hingga pukul 12.00 WIB mencapai 1.463 orang.Kota Tua Jakarta. (Grandyos Zafna/detikcom)
    • Lokasi: Kota Tua, Mangga Besar, Taman Sari, Kota Jakarta Barat.
    • Jam buka: objek wisata memiliki jam operasional berbeda-beda

    Kota Tua termasuk salah satu tempat wisata favorit di Jakarta. Tempat ini menyimpan banyak sejarah berdirinya Jakarta atau yang dulunya bernama Batavia.

    Peninggalannya antara lain Stasiun Kota dan Pelabuhan Sunda Kelapa. Di kawasan ini, banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi, seperti Museum Fatahillah, Toko Merah, Museum Bank Indonesia, serta Museum Seni Rupa dan Keramik.

    18. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

    Sejumlah wisatawan mengantre menaiki kendaraan pengantar ke anjungan-anjungan provinsi dan museum di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (12/4/2024). Pada hari ketiga lebaran, TMII diprediksi dipadati lebih puluhan ribu orang wisatawan yang akan datang.Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. (Grandyos Zafna/detikcom)
    • Lokasi: Jalan Raya Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur
    • Jam buka: 06.00-20.00 WIB
    • Harga tiket masuk: Rp 25 ribu

    Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah menjadi tempat wisata terkenal sejak lama. Kini TMII telah direvitalisasi sehingga menjadi lebih rapi dan cocok untuk segala umur.

    Sesuai namanya, tempat ini merupakan gambaran kecil dari Indonesia yang begitu luas. Hal ini digambarkan dengan ragam rumah adat, flora, dan faunanya. Ada juga pertunjukan Air Mancur Menari di Danau Archipelago, Teater Keong Mas dengan film animasi bertema Tanah Air.

    19. Taman Impian Jaya Ancol

    Sejumlah pengunjung memadati Pantai Lagoon Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). Memasuki musim libur anak sekolah seperti yang terjadi pada saat ini, kawasan Pantai Ancol diserbu pengunjung.Sejumlah pengunjung memadati Pantai Lagoon Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). (Grandyos Zafna/detikcom)
    • Lokasi: Jalan Lodan Timur No. 7, Pademangan, Jakarta Utara
    • Jam buka: Senin-Jumat 06.00-20.00 WIB, Sabtu-Minggu 06.00-21.00 WIB
    • Harga tiket masuk: mulai Rp 30 ribu

    Kawasan Ancol selalu menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi. Di kawasan ini terdapat beraneka tempat wisata, mulai dari pantai berpasir, naik perahu untuk mengelilingi Pantai Ancol.

    Tempat wisata lainnya seperti Dufan, Sea World, Atlantis, Jakarta Birdland, Ocean Dream Samudra, dan Faunaland. Traveler dapat menikmati pemandangan Ancol dari ketinggian dengan naik wahana gondola.

    20. Pulau Tidung

    Pulau Tidung di Kepulauan Seribu.Pulau Tidung di Kepulauan Seribu. (Johanes Randy/detikcom)
    • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan
    • Jam buka: 24 jam

    Pulau Tidung berada di Kepulauan Seribu Selatan. Terdapat dua pulau di tempat ini, yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Pulau Tidung Besar adalah pulau berpenduduk, sedangkan Pulau Tidung Kecil menjadi kawasan konservasi alam.

    Di pulau ini, traveler bisa menikmati pesona alam yang indah, melewati Jembatan Cinta yang menghubungkan dua pulau. Di pulau ini juga telah tersedia banyak penginapan, sarana kesehatan, tempat makan, serta wahana permainan air.

    21. Setu Babakan

    Area danau Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sudah kembali dibukauntuk umum sejak Sabtu, 23 Oktober lalu. Wisata kedaerahan budaya Betawi yang berlokasidi Jl. RM. Kahfi II, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jaksel, ini sudah kembali ramai pengunjung.Area danau Perkampungan Budaya Betawi, Jaksel. (Tiara Rosana/detikcom)
    • Lokasi: Jalan Moch Kahfi II, RT 13/RW 08, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan
    • Jam buka: 08.00-17.00 WIB
    • Harga tiket masuk: gratis

    Berada tak jauh dari Ragunan, terdapat tempat wisata favorit, yaitu Setu Babakan. Traveler bisa menikmati pemandangan danau yang luas sambil bersantai. Kalian juga bisa sambil mempelajari kebudayaan Betawi, serta berwisata kuliner khas Betawi.

    22. Jakarta Aquarium Safari

    Menyambut Tahun Baru Imlek 2573 yang jatuh pada 1 Februari mendatang, Jakarta Aquarium dan Safari menggelar atraksi liong bawah air. Penasaran?Atraksi di Jakarta Aquarium dan Safari. (Agung Pambudhy/detikcom)
    • Lokasi: Jalan Letjen S. Parman No.106, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat
    • Jam buka: 09.00-21.00 WIB
    • Harga tiket masuk: antara Rp 125 ribu hingga Rp 225 ribu

    Tempat wisata hits lainnya adalah Jakarta Aquarium Safari yang memiliki koleksi lebih dari 3.500 spesies satwa akuatik dan nonakuatik. Traveler juga bisa menikmati berbagai hiburan seperti pertunjukan mermaid, edukasi satwa, dan 5D simulator.

    23. Senayan Park

    Senayan Park Mall atau SPARK MallSenayan Park Mall atau SPARK Mall (Rifkianto Nugroho/detikcom)
    • Lokasi: Jl. Gerbang Pemuda, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat
    • Jam buka: 15.00-20.00 WIB
    • Harga tiket masuk: gratis

    Salah satu mal yang bisa dikunjungi adalah Senayan Park yang berada di pusat Jakarta. Mal ini cocok buat kalian yang suka berbelanja dan kuliner. Senayan Park memiliki skywalk yang estetik sehingga membuatnya hits.

    24. Mal Sarinah

    Plaza Sarinah kembali dibuka untuk umum mulai hari ini, Senin (21/3). Pusat perbelanjaan pertama di Indonesia ini sebelumnya ditutup lantaran direnovasi sejak Juni 2020.Plaza Sarinah. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
    • Lokasi: Jalan MH Thamrin 11, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat
    • Jam buka: 08.00-22.00 WIB
    • Harga tiket masuk: gratis

    Mal Sarinah adalah mal tertua di Indonesia yang didirikan di era Sukarno. Sarinah direstorasi menjadi mal kekinian yang berada di jalan utama Jakarta, yaitu Jl MH Thamrin. Sejak dibuka kembali pada 22 Maret 2022, Sarinah menjadi tempat nongkrong favorit anak muda, terutama saat akhir pekan.

    25. Masjid Istiqlal

    Masjid IstiqlalMasjid Istiqlal. (dok. Waskita Karya)
    • Lokasi: Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.
    • Jam buka: 03.30-22.00 WIB
    • Harga tiket masuk: gratis

    Terakhir, buat traveler yang beragama Islam bisa mampir ke Masjid Istiqlal yang merupakan masjid nasional. Tempat ibadah ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Selain melaksanakan shalat, traveler bisa sambil berfoto-foto di spot yang menarik.

    Itulah tadi 25 tempat wisata Jakarta kekinian yang bisa dikunjungi saat liburan. Jangan lupa cek lagi waktu operasional dan harga tiket terbarunya lewat situs atau akun Instagram resminya.

    (bai/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ini Nih Pulau Terpadat di Kepulauan Seribu



    Jakarta

    Kepulauan Seribu popular sebagai tempat liburan dengan keindahan pantainya. Tapi ternyata ada satu pulau yang bukan tempat liburan dan berpredikat sebagai pulau dengan populasi terpadat.

    Adalah Pulau Panggang yang bukan destinasi wisata dan merupakan pulau dengan populasi terpadat di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Pulau Panggang berada di Kecamatan Pulau Seribu Utara.

    Pulau Panggang memiliki luas 0,09 km persegi dengan jumlah penduduk kepala keluarga 2.003.


    detikTravel mendapat kesempatan untuk berkeliling langsung ke pulau itu. Rumah penduduknya cenderung rapat-rapat, menyisakan gang-gang kecil yang hanya bisa dilalui oleh motor dan sepeda sebagai jalur transportasi.

    Imelda (25), lulusan perawat dari Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Yogyakarta, merupakan seorang yang lahir dan besar di pulau itu. Asli putri daerah, anak kesembilan dari sebelas bersaudara itu mengakui bahwa Pulau Panggang memang sangat padat.

    Pulau Panggang di Kepulauan SeribuImelda, warga Pulau Panggang di Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

    “Pulau Panggang bukan pulau liburan, cara berpakaian turis tidak bisa diterapkan di sini,” kata Imelda pada Senin (24/3).

    Pulau Panggang Saat Ramadan

    Bertepatan dengan bulan Ramadan, Imelda menceritakan kebiasaan warga yang tak biasa. Kalau biasanya berburu takjil jadi kegiatan saat ngabuburit, di Pulau Panggang lain lagi. Tidak ada yang berdagang takjil di sana, warganya membuka pesanan menu berbuka dalam grup obrolan Whatsapp.

    “Enggak semua orang punya warung, ada yang PO juga. Jadi warga pesan di room chat lalu nanti diantar,” kata dia.

    Pulau Panggang di Kepulauan SeribuPemukiman di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

    Kondisi itu dikonfirmasi oleh Nining Kurnia (32), seorang ibu rumah tangga dengan empat anak. Sebagai warga pendatang dari Depok, Jawa Barat, dirinya cukup kaget dengan kebiasaan di Pulau Panggang.

    “Iya, di sini enggak ada takjil. Kalau mau pesan lewat grup chat,” kata dia.

    Nining menikah dengan pria asli Pulau Panggang, bahkan suaminya masih keturunan wali di sini. Setiap lebaran hari pertama, ia dan keluarga akan nyekar dan ziarah ke makan keluarga suami.

    “Tapi kalau bukan keturunan wali di sini, biasanya nyekar di (lebaran) hari kedua,” kata dia.

    Pulau Panggang di Kepulauan SeribuPulau Karya (bonauli/detikcom)

    Tempat Pemakaman Umum (TPU) penduduk berada di seberang pulau, yaitu Pulau Karya. Hanya beberapa wali saja yang dikubur di area timur Pulau Panggang.

    Imelda juga berkata hal senada. Dirinya biasanya nyekar di hari kedua. Ia ingat betul, usai salat Ied, warga akan berbondong-bondong naik motor (perahu motor) lalu menyeberang ke Pulau Karya.

    “Ramai sekali, motor antre panjang mau masuk pulau,” kata dia.

    Budaya lain saat Ramadan adalah petasan. Anak-anak di Pulau Panggang biasanya berkumpul di area pelabuhan untuk bermain petasan bersama. Bunyi petasan bersahut-sahutan, asap mesiu menyeruak mengisi langit-langit.

    Sudah jadi budaya, anak-anak itu terlihat sangat piawai menyalakan petasan yang ‘masuk angin’. Mereka bahkan tak segan untuk melemparkan petasan ke sesama. Sesekali, orang tua yang lewat menghardik mereka untuk hati-hati. Namun, anak-anak itu tetap santai melanjutkan perang petasan. Sementara remaja-remaja tanggung sibuk main bola di lapangan.

    Pulau Panggang di Kepulauan SeribuAnak-anak bermain petasan di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

    Kumandang salat di masjid menggema seisi pulau. Pria dewasa bergegas menunaikan salat dan tarawih di masjid. Mereka berbaris mengambil air wudhu.

    “Oiya, air di sini itu asin, bukan payau,” ucap Nining memberitahu satu lagi fakta tentang Pulau Panggang.

    Tak semua rumah memiliki tampungan air hujan, beberapa menggali sumur untuk kebutuhan rumah tangga. Namun, kebanyakan warganya membeli air dari daratan untuk kebutuhan masak dan mandi. Untuk air minum, mereka lebih suka membeli air galon.

    Pulau Panggang di Kepulauan SeribuPulau Panggang di Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

    Nining mengaku mengalami culture shock saat pertama kali datang ke Panggang. Sekujur tubuhnya melakukan penolakan dengan siraman air asin yang dilakukan tiap hari.

    “Awalnya alergi sebadan-badan. Tapi lama-lama sudah biasa. Cuma kalau airnya lagi jelek, ya luka-luka,” ujarnya sambil menunjukkan bekas luka alergi pada tangan dan kaki.

    Ada yang datang menetap, sebagian ingin pergi. Imelda adalah salah satu warga yang berkeinginan untuk melanjutkan hidup di luar pulau. Mimpinya, meraih sukses di Kuwait.

    “Mungkin karena sudah dari kecil di sini, jadi sudah bosan. Sekarang mau berjuang untuk keluar dari sini,” katanya sambil tersenyum manis.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cara Cek dan Lapor NIK Dicatut Dukung Calon Pilkada 2024


    Jakarta

    Sejumlah warga DKI Jakarta mengeluhkan dugaan pencatutan KTP untuk syarat dukungan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Dharma Pongrekun-Kun Wardana lewat jalur perseorangan. Berikut cara cek NIK KTP apakah dicatut untuk mendukung pasangan di Pilgub Jakarta.

    Pilkada 2024 segera digelar. Sekarang, tahap yang sedang berlangsung adalah pemenuhan syarat dukungan calon perseorangan. Sehubungan itu, Bawaslu mengimbau masyarakat untuk mengecek status NIK pada dukungan calon.

    Hal tersebut untuk mengetahui apakah data NIK dipakai atau dicatut sepihak untuk mendukung cakal calon perseorangan kepala daerah atau tidak. Jika mendapati data NIK dicatut sepihak, masyarakat dapat melakukan pelaporan ke Bawaslu.


    Cara Cek NIK Dipakai Dukungan Calon Pilkada 2024

    Berikut langkah-langkah untuk mengecek NIK apakah dipakai untuk dukungan calon tertentu atau tidak:

    • Buka situs Info KPU https://infopemilu.kpu.go.id/
    • Kemudian pilih menu “Tahapan Pemilihan”
    • Klik “Cek Pendukung Bakal Pasangan Calon Pilkada”
    • Atau langsung buka situs https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilihan/cek_pendukung
    • Masukkan 16 digit NIK yang ingin dicek
    • Centang kolom “Saya bukan robot”, lalu klik “Cari”
    • Halaman akan menampilkan status NIK terdaftar pada dukungan bakal calon perseorangan kepala daerah atau tidak.

    Jika merasa tidak mendukung calon tertentu, tetapi NIK terdaftar pada dukungan calon perseorangan, maka dapat melapor ke Posko Aduan Masyarakat Bawaslu Provinsi atau Bawaslu Kabupaten/Kota secara online maupun offline.

    Cara Lapor NIK Dicatut Dukungan Calon Pilkada 2024

    Berikut langkah-langkah untuk melaporkan NIK jika dipakai pada dukungan calon perseorangan:

    • Unggah informasi terkait Posko Aduan Masyarakat melalui kanal resmi Bawaslu setempat.
    • Syarat yang harus dilengkapi: Salinan KTP dan tangkapan layar yang menunjukkan data dicatut.
    • Bisa juga laporkan secara langsung dengan mendatangi Kantor Sekretariat Bawaslu setempat.
    • Atau juga dapat melapor pada Sekretariat Panwaslu Kecamatan terdekat sesuai dengan domisili.

    (fyk/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • 5 Tempat Wisata di Kepulauan Seribu yang Masih Sepi dan Murah



    Jakarta

    Kepulauan Seribu adalah wajah lain Jakarta yang jauh dari hiruk-pikuk dan kebisingan. Cocok untuk rehat, ini pulau-pulau wisata yang sepi dari wisatawan.

    Seperti namanya, Kepulauan Seribu merupakan untaian pulau-pulau kecil di utara Jakarta. Saking banyaknya, maka diberi nama Pulau Seribu.

    Meski jauh dari daratan, pulau-pulau ini berpenghuni dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jakarta. Pulau yang paling banyak diminati adalah Pulau Tidung dan Pulau Pramuka.


    Jangan cuma tahu dua pulau itu, detikTravel akan kasih kamu 5 rekomendasi pulau wisata yang masih sepi dari wisatawan dan tentu saja murah!

    5 Tempat Wisata di Pulau Seribu Yang masih Sepi dan Murah

    1. Pulau Harapan

    – Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
    – Harga tiket: Rp 40.000-75.000
    – Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
    – Keunikan: Terumbu karang yang indah dan memiliki taman biota laut yang jadi tempat konservasi.

    2. Pulau Kelor

    – Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
    – Harga tiket: Rp 40.000-75.000
    – Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
    – Keunikan: Pantainya tenang dan jernih. Selain itu terdapat benteng peninggalan Belanda.

    3. Pulau Untung Jawa

    – Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
    – Harga tiket: Rp 40.000-75.000
    – Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
    – Keunikan: Pantai pasir putih yang indah dan hutan mangrove yang rindang.

    4. Pulau Putri

    – Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
    – Harga tiket: 40.000-75.000
    – Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
    – Keunikan: Terowongan kaca bawah laut yang unik. Fasilitas penginapan yang nyaman dan aktivitas watersport yang lengkap.

    5. Pulau Sepa

    – Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
    – Harga tiket: Rp 40.000-75.000
    – Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
    – Keunikan: Pantainya memiliki pasir putih yang masih terjaga. Suasananya sangat tenang, cocok untuk rileksasi.

    Tips:

    – Pastikan untuk memeriksa cuaca sebelum berangkat
    – Bawa perlengkapan yang diperlukan seperti kacamata renang, sepatu, dan tabir surya
    – Jangan lupa untuk membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen indah
    – Jaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Minum Vitamin C saat Banyak Orang Sakit, Perlu Nggak Sih?

    Jakarta

    Beberapa hari terakhir banyak yang terjangkit batuk, pilek, dan badan meriang. Data di DKI Jakarta mengkonfirmasi adanya peningkatan pasien dengan gejala mirip flu. Kebutuhan untuk meningkatkan daya tahan tubuh mulai jadi sorotan. Tak heran, banyak orang mulai rajin minum suplemen vitamin C demi mencegah penularan.

    Sebenarnya, sebagian besar kebutuhan vitamin C bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari, asal pola makan seimbang dan asupan buah serta sayur tercukupi. Namun, ada juga kondisi tertentu di mana suplemen bisa jadi solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian.

    Apakah Cukup dari Sumber Alami?

    Vitamin C bukan cuma penting untuk daya tahan tubuh, tapi juga berperan besar dalam pembentukan kolagen, penyerapan zat besi, serta menjaga kesehatan kulit dan pembuluh darah. Vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.


    Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan vitamin C untuk orang dewasa Indonesia ditetapkan sekitar 75 mg per hari untuk perempuan dan 90 mg per hari untuk laki-laki. Angka ini bisa sedikit lebih tinggi untuk ibu hamil dan menyusui karena kebutuhan tubuh terhadap antioksidan meningkat.

    Tubuh manusia tidak bisa memproduksi vitamin C sendiri, jadi harus dipenuhi melalui asupan makanan. Kabar baiknya, kebutuhan ini sangat mudah dipenuhi lewat makanan sehari-hari seperti buah dan sayur. Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), buah jambu biji berat 100 gram dapat mengandung sekitar 87 mg vitamin C, buah jeruk manis berat 100 gram mengandung sekitar 49 mg vitamin C, sementara 100 gram pepaya matang menyediakan sekitar 104 mg vitamin C.

    Jika pola makan harian sudah mencakup minimal dua hingga tiga porsi buah dan sayur segar sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang atau Isi Piringku, asupan vitamin C biasanya sudah tercukupi dengan baik. Selain itu, vitamin dari sumber alami lebih mudah diserap tubuh karena dibantu zat gizi lain seperti serat, air, dan flavonoid alami dari buah.

    Kapan Perlu Suplemen?

    Suplemen vitamin C sebaiknya digunakan saat tubuh memang membutuhkan asupan ekstra, misalnya ketika sistem imun sedang turun, sedang masa penyembuhan luka, banyak terpapar radikal bebas, atau sedang berada dalam kondisi stres yang tinggi.

    Beberapa kelompok juga cenderung membutuhkan suplemen tambahan, seperti:

    1. Orang dengan pola makan rendah buah dan sayur

    Orang yang makan sedikit sayur-buah rentan mengalami defisiensi vitamin C ringan yang menurunkan imunitas. Pekerja dan mahasiswa yang jadwalnya padat dan pola makan tidak teratur seringkali jarang mengonsumsi makanan sumber vitamin C. Pada kelompok ini, suplemen bisa menjadi solusi asupan sementara sebelum pola makan dapat diperbaiki.

    2. Pengidap luka atau sakit berat

    Menurut penelitian di Jurnal Antioxidants tahun 2022, suplementasi vitamin C membantu mempercepat pembentukan kolagen dan regenerasi jaringan. Penelitian lain yang dipublikasikan di Indian Journal of Surgery juga mendukung bahwa vitamin C dapat meningkatkan penyembuhan luka. Melalui suplemen vitamin C, orang yang sedang sakit umumnya sulit makan atau nafsu makan berkurang, kebutuhan vitamin C dapat terpenuhi.

    3. Lansia

    Studi The Journal of Physiological Sciences menjelaskan bahwa proses penuaan menurunkan efisiensi penyerapan vitamin C di usus dan meningkatkan kebutuhan harian karena stres oksidatif lebih tinggi. Selain itu, lansia juga mengalami penurunan nafsu makan. Jadi dalam kondisi ini, suplemen bisa membantu menjaga kadar vitamin C tetap optimal dalam tubuh.

    Asupan Vitamin C Rendah karena Diet yang Buruk

    Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan fakta yang cukup mengkhawatirkan. Sebanyak 96,7 persen penduduk Indonesia masih kurang makan buah dan sayur. Artinya, hanya sedikit orang yang benar-benar rutin memenuhi anjuran konsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari. Kondisi ini menyebabkan risiko kekurangan vitamin dan mineral, termasuk vitamin C yang berperan menjaga daya tahan tubuh.

    Kebiasaan atau pola makan sehari-hari juga ikut berpengaruh. Banyak yang lebih memilih makanan cepat saji, tidak tersedianya buah tiap makan, atau bahkan tidak terbiasa menyertakan sayur di menu harian. Di sisi lain, ketersediaan bahan pangan segar di beberapa daerah belum merata, sehingga asupan buah dan sayur masih jauh dari ideal. Padahal, kebutuhan vitamin C sebenarnya bisa dipenuhi dengan mudah dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Satu buah jambu biji ukuran sedang saja sudah cukup untuk mencukupi kebutuhan vitamin C harian, sementara jeruk dan pepaya juga termasuk sumber yang mudah didapat.

    Melihat kebiasaan makan yang belum seimbang, suplemen vitamin C dapat menjadi pilihan yang masuk akal. Bagi yang memiliki aktivitas padat, tinggal di daerah dengan akses yang jauh dari penjual buah, suplemen bisa membantu memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) vitamin C yang tidak tercapai dari makanan.

    Selama ini, banyak artikel kesehatan menyoroti risiko konsumsi vitamin C berlebihan. Padahal, batas maksimal konsumsi vitamin C yang masih ditoleransi tubuh menurut National Institutes of Health mencapai 2.000 mg per hari. Sementara itu, suplemen vitamin C dosis tinggi di Indonesia hanya mengandung sekitar 500 mg per tablet. Jadi, selama dikonsumsi sesuai anjuran, suplemen vitamin C tetap aman dan justru membantu memenuhi kebutuhan tubuh di tengah rendahnya konsumsi buah dan sayur di Indonesia.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 4 Imbauan dan Warning BMKG di Tengah Cuaca yang Lagi Panas-panasnya


    Jakarta

    Cuaca yang terasa lebih panas dari biasanya ternyata ada benarnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi suhu saat ini berada di atas rata-rata, terutama di wilayah selatan khatulistiwa seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

    Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan fenomena panas ekstrem merupakan dampak dari pergeseran semu matahari ke selatan, yang meningkatkan intensitas radiasi matahari di wilayah Indonesia bagian selatan. Kondisi ini diperparah oleh minimnya tutupan awan, sehingga sinar matahari langsung menyentuh permukaan bumi tanpa banyak hambatan.

    “Situasi ini umum terjadi saat masa pancaroba, yaitu peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan. Namun, suhu udara kali ini memang terasa lebih terik karena kelembapan udara rendah dan langit relatif cerah hampir sepanjang hari,” jelasnya, saat dihubungi detikcom Selasa (14/10/2025).


    Menurut BMKG, suhu udara maksimum di sejumlah wilayah tercatat mencapai 34 hingga 36 derajat Celsius, bahkan terasa lebih tinggi akibat efek panas permukaan. Daerah seperti DKI Jakarta, Surabaya, Semarang, hingga Bali dan Nusa Tenggara termasuk yang paling terdampak.

    BMKG memperkirakan kondisi ini masih akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025, sebelum berangsur mereda dengan datangnya musim hujan dan meningkatnya tutupan awan.

    Imbauan dan Warning BMKG

    Guswanto mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan risiko paparan panas ekstrem yang bisa berdampak pada kesehatan, mulai dari dehidrasi, kelelahan akibat panas (heat exhaustion), hingga heat stroke yang berpotensi fatal.

    Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat melakukan langkah-langkah pencegahan berikut:

    1. Hindari paparan langsung sinar matahari antara pukul 10.00-16.00 WIB, saat intensitas radiasi matahari berada pada titik tertinggi.
    2. Gunakan pelindung diri seperti topi, kacamata hitam, payung, dan tabir surya (sunscreen) saat harus beraktivitas di luar ruangan.
    3. Perbanyak minum air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan menurunkan suhu tubuh.
    4. Kurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.

    Pantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, termasuk aplikasi InfoBMKG dan akun media sosial resminya.

    BMKG menegaskan fenomena ini masih tergolong normal untuk periode pancaroba, meski dampaknya kini terasa lebih ekstrem karena perubahan iklim global dan urbanisasi yang memperparah efek panas permukaan.

    “Yang penting masyarakat tetap tenang, tetapi waspada. Pastikan kondisi tubuh terjaga, kurangi aktivitas di bawah matahari langsung, dan ikuti perkembangan cuaca dari sumber resmi,” tutup Guswanto.

    (naf/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Viral Air Hujan di DKI Mengandung Mikroplastik, Benarkah? Ini Faktanya


    Jakarta

    Belakangan, media sosial diramaikan dengan narasi air hujan di DKI Jakarta mengandung mikroplastik berbahaya. Faktanya, sebuah penelitian yang diterbitkan tahun 2022 bertajuk ‘Marine Pollution Bulletin’ mengkonfirmasi hal tersebut.

    Meski demikian, ilmuwan menegaskan bukan berarti setiap tetes air hujan di Ibu Kota beracun.

    “Tetapi bahwa ada partikel plastik berukuran sangat kecil, lebih halus dari debu yang ikut turun bersama hujan,” kata Muhammad Reza Cordova, salah satu peneliti dalam jurnal ilmiah tersebut, saat dihubungi detikcom, Kamis (16/10/2025).


    Reza yang juga peneliti di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), mengatakan jenis mikroplastik yang ditemukan di udara dan hujan Ibu Kota adalah serat sintetis seperti poliester dan nilon, serta fragmen kecil dari plastik kemasan seperti polietilena dan polipropilena. Ditemukan juga polibutadiena yang jadi polimer sintetis dari ban kendaraan.

    “Mikroplastik ini berasal dari aktivitas manusia di kota besar. Misalnya serat sintetis dari pakaian, debu kendaraan dan ban, sisa pembakaran terbuka sampah plastik, serta degradasi plastik di lingkungan terbuka,” katanya.

    Lalu Apa Bahayanya Bagi Manusia?

    Karena ukurannya yang sangat kecil, lanjut Reza, mikroplastik ini terbawa angin dan naik ke atmosfer kemudian turun kembali lewat hujan. Menurutnya, tetap ada bahaya di balik mikroplastik yang turun bersamaan dengan hujan tersebut.

    “Untuk istilah ‘bersifat toksik’ sebenarnya karena merujuk pada potensi dampak negatifnya. Mikroplastik ini kan bisa membawa bahan kimia tambahan dari proses produksi plastik (misalnya BPA, platat) atau polutan lain yang menempel di permukaannya (seperti logam berat dan POPs),” kata Reza.

    “Jadi sifat beracunnya bukan dari air hujannya langsung, tapi dari partikel mikroplastik, bahan additive dan pollutan lain yang terbawa di dalamnya,” sambungnya.

    Dampak yang mungkin terjadi apabila terpapar atau terhirup dalam jangka waktu lama bisa bervariasi, seperti dapat memicu peradangan jaringan paru, stres oksidatif, dan gangguan sistem imun.

    “Nah di Indonesia kan masih minim nih. Jadi ya memang riset terkait masih terus berjalan untuk memastikan seberapa besar efeknya terhadap manusia,” kata Reza.

    “Tapi arah bukti global sudah cukup kuat bahwa paparan jangka panjang harus diwaspadai. Karena itu, prinsip pencegahan dan pengendalian jadi langkah utama,” sambungnya.

    Apa yang Harus Dilakukan?

    Menurut Reza, masalah mikroplastik memang tidak bisa diselesaikan oleh individu saja, tapi perubahan kecil di tingkat masyarakat tetap sangat penting. Kuncinya adalah dengan semaksimal mungkin untuk mengurangi sumbernya.

    “Kita bisa mulai dari menghindari plastik sekali pakai, memilah sampah dari rumah, dan tidak membakar plastik terbuka,” kata Reza.

    “Industri juga perlu berperan, misalnya dengan sistem EPR menyaring serat di pabrik tekstil atau laundry besar. Industri dan riset juga harus mengembangkan bahan yang tidak mudah lepas ke udara,” sambungnya.

    Dari sisi pemerintah dan lembaga riset yang dibutuhkan adalah pemantauan secara rutin kualitas udara dan air hujan, serta pengembangan teknologi filtrasi dan pengolahan air. Untuk di riset nanti harus ada kolaborasi level regional dan global, pasalnya polusi mikroplastik ini bisa melintasi batas negara.

    “Intinya, kita harus beralih dari budaya membuang ke budaya mengurangi dan menggunakan kembali. Sebab setiap plastik yang tidak lepas ke lingkungan berarti mengurangi satu sumber mikroplastik di udara dan air kita,” tutupnya.

    (dpy/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Mirip COVID-19, Ini Penyakit yang Lagi Ngegas Hampir 2 Juta Kasus di DKI!


    Jakarta

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta membuka data kenaikan kasus penyakit di balik ramai warga yang merasa tak kunjung sembuh dari gejala batuk, pilek, hingga keluhan lain menyerupai COVID-19.

    Kepala Dinkes DKI Ani Ruspitawati menyebut sebetulnya tidak ada peningkatan kasus tertentu yang relatif berbeda dari tahun ke tahun. Di tengah cuaca tak menentu, wajar keluhan semacam itu banyak dilaporkan.

    Penyakit Apa yang Lagi Melonjak?


    Namun, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) tercatat memang tengah melonjak, terlihat sejak periode Juli. Meski begitu, tren ini sebenarnya dilaporkan setiap tahun.

    “Total kasus ISPA di DKI Jakarta hingga Oktober 2025 sebesar 1.966.308. Peningkatan kasus terlihat mulai bulan Juli. ISPA merupakan penyakit tertinggi di Puskesmas karena penularannya sangat mudah, yakni melalui droplet dan aerosol,” tutur Ani kepada detikcom Kamis (16/10/2025).

    Peningkatan kasus ISPA disebut Ani juga bisa berkaitan dengan imunitas yang turun di masyarakat.

    Ani mewanti-wanti gejala ISPA yang kerap muncul yakni batuk, pilek, sakit tenggorokan hingga demam. Gejalanya bisa dibarengi dengan keluhan hidung tersumbat, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, bersin, dan suara serak.

    “Pada kasus ISPA yang lebih berat, gejala dapat mencakup sesak napas, yang membutuhkan penanganan segera,” wanti-wantinya.

    Meski begitu, masyarakat dinilai tidak perlu khawatir mengingat penyakit saluran napas seperti ISPA dapat dicegah dengan menjalani Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

    Berikut imbauannya:

    • Mencuci tangan dengan sabun
    • Menghindari kerumunan
    • Memakai masker saat beraktivitas di ruangan padat maupun di luar ruangan dengan banyak orang berkerumun
    • Menerapkan etika batuk dan bersin
    • Segera akses layanan kesehatan jika ada gejala batuk pilek
    • Membatasi aktivitas saat sakit
    • Menghindari asap rokok
    • Meningkatkan imunitas dengan makan makanan bergizi, istirahat cukup, olahraga rutin serta kelola stres.

    (naf/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Hampir 2 Juta Kasus Penyakit Mirip COVID Hantui DKI, Dokter Bagi Tips Cegah Tertular


    Jakarta

    Di tengah cuaca panas yang tak kunjung reda, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat lebih dari 1,9 juta kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga Oktober 2025.

    Lonjakan mulai terdeteksi sejak Juli, seiring menguatnya paparan polusi dan datangnya musim kemarau basah yang disebut sebagai pemicu utama gangguan pernapasan warga.

    Meski jumlah kasus mendekati dua juta, Dinkes DKI memastikan situasi masih dalam kondisi terkendali. Pemerintah terus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) melalui Sistem Kewaspadaan dan Respons Dini (SKDR) untuk memantau potensi wabah seperti ISPA dan COVID-19.


    “ISPA merupakan penyakit tertinggi di Puskesmas karena penularannya sangat mudah, yakni melalui droplet dan aerosol,” tutur Ani kepada detikcom Kamis (16/10/2025).

    Di sisi lain, dokter spesialis paru dr Erlang Samoedro, SpP(K) beberapa waktu lalu menyebut saat ini memang terjadi musim infeksi saluran napas. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh perubahan cuaca dan sirkulasi virus yang tinggi.

    Ia membagikan beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga paru-paru tetap bersih dan sehat. Dengan begitu, tubuh bisa menjadi lebih kuat dalam menghadang berbagai penyakit, termasuk batuk pilek.

    ⁠”Pakai masker dan gizi seimbang, banyak makan sayur dan buah sebagai antioksidan. Serta juga hindari kerumunan,” ujar dr Erlang ketika dihubungi detikcom, Rabu (8/10).

    Makanan tinggi antioksidan juga dapat membantu memperkuat sistem imun dengan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan sistem imun yang optimal, tubuh menjadi lebih tahan terhadap serangan virus dan mampu mempercepat pemulihan saat sudah terkena batuk atau pilek.

    Menurutnya, masalah infeksi virus yang memicu batuk dan pilek bisa sembuh dengan sendirinya. Meski begitu, ia mewanti-wanti kelompok rentan, seperti lansia dan orang dengan komorbid untuk lebih berhati-hati.

    “Kalau tanda bahaya kalau sudah ada perburukan seperti sesak napas, dahak yang sudah berubah warna yang menandakan terjadinya infeksi bakteri, dan demam tinggi perlu ke fasilitas kesehatan,” sambungnya.

    (suc/up)



    Sumber : health.detik.com