Tag: doa hujan agar berhenti

  • 5 Doa Agar Hujan Cepat Berhenti, Amalkan Saat Musim Hujan

    Jakarta

    Tahun baru ini kita disambut dengan musim hujan. Di mana hampIr setiap hari terus turun hujan.

    Meski demikian, mungkin banyak dari kita yang khawatir jika hujan terjadi terus menerus atau bahkan hanya sekadar ingin hujan reda agar kegiatanmu berjalan lebih lancar. Buat kamu yang muslim, amalkan saja doa agar hujan cepat reda.

    Hujan merupakan nikmat dan rahmat Allah SWT yang patut kita syukuri. Namun hujan lebat terkadang bisa membuatmu khawatir, takut banjir atau terlambat kerja.


    Jika hujan yang turun berpotensi menyebabkan bencana, sesuai dengan nasihat Nabi Muhammad SAW, kamu bisa membaca doa agar hujan cepat reda. Ini juga menjadi sebagai salah satu bentuk ikhtiarmu kepada Allah SWT.

    Berikut beberapa doa agar hujan cepat berhenti yang bisa kamu amalkan dan hapalkan:

    1. Doa Agar Hujan Cepat Reda dan Berhenti Sebagai Tanda Bersyukur

    مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

    Muthirnaa bi fadh-lillaahi wa rahmatih

    Artinya: “Dicurahkan hujan ini kepada kami atas karunia dan rahmat Allah.” (HR Bukhari)

    2. Doa Agar Hujan Cepat Reda dan Berhenti

    اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِوَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

    Allaahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa, allahumma ‘alal aakaami wadh dhiroobi, wa buthuunil audiyati, wa manaabitisy syajarati.

    Artinya: “Ya Allah berilah hujan di sekitar kami, bukan yang untuk merusak kami. Ya Allah berilah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.” (HR Bukhari dan Muslim)

    3. Doa Agar Hujan Cepat Reda dan Tidak Bawa Bencana

    ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺧﻴﺮﻫﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ ﻭﺃﻋﻮﺫ ﺑﻚ ﻣﻦ ﺷﺮﻫﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ

    Allahumma innii as aluka khoiroha wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bihi. Wa a’udzu bika min syarriha wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang terkandung padanya serta kebaikan apa yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan yang ada padanya dan kejelekan apa yang dibawanya.” (HR Bukhari)

    4. Doa Agar Hujan Cepat Berhenti yang Dipanjatkan Ketika Ada Petir

    سُبْحَانَالَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ

    Subhanalladzi sabbahat lahu.

    Artinya: “Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya.”

    5. Doa Agar Hujan Cepat Reda dan Terhindar dari Bahaya

    بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيم .

    Bismillahilladzi la yadhurru ma’asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami’ul ‘alim.

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

    Itulah doa agar hujan cepat berhenti dan reda yang bisa kamu amalkan ketika musim hujan. Kamu bisa mengamalkan doa tersebut dalam Bahasa Indonesia sesuai kemampuan karena Allah Maha Mengetahui.

    (eny/eny)

    Sumber : wolipop.detik.com

    Alhamdulillah muslimah sholihah hijab اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Satria SP
  • Arti Doa Allahumma Shoyyiban Nafi’an, serta Teks Arab dan Latin


    Jakarta

    Hujan merupakan salah satu bentuk keberkahan yang diturunkan oleh Allah SWT. Dengan adanya hujan, salah satu manfaat yang didapat makhluk hidup yakni udara jadi lebih sejuk dan segar.

    Dalam Islam, kita dianjurkan untuk mengucapkan rasa syukur saat hujan turun. Terlebih jika suatu daerah telah melewati musim kemarau yang sangat panjang, ketika turun hujan tentu menjadi berkah tersendiri.

    Bahkan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda jika ada tiga kondisi untuk berdoa yang paling mustajab, yakni ketika bertemu dengan dua pasukan, menjelang sholat, dan saat turun hujan.


    اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ

    Artinya: “Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan: bertemunya dua pasukan, menjelang sholat dilaksanakan, dan saat hujan turun.” (H.R. Baihaqi)

    Lalu, bagaimana bacaan doa allahumma shoyyiban nafi’an dalam tulisan Arab? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Doa Ketika Turun Hujan

    Allahumma shoyyiban nafi’an merupakan doa yang diucapkan ketika sedang turun hujan. Sebab, hujan merupakan suatu keberkahan yang diberikan oleh Allah SWT kepada umatnya di muka bumi, agar air tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

    Dalam riwayat hadits Bukhari nomor 1032, dari Ummul Mukminin, Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan:

    اللَّهُمَّصَيِّباًنَافِعاً

    Latin: “Allahumma shoyyiban nafi’an.”

    Artinya: “Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat.”

    Doa Ketika Hujan Lebat

    Terkadang, hujan yang turun ke muka bumi intensitasnya cukup lebat, sehingga dapat menimbulkan bencana banjir.

    Dalam hadist yang diriwayatkan Bukhari, terdapat doa saat turun hujan lebat yang pernah dibaca oleh Rasulullah SAW.

    اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

    Latin: Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

    Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

    Doa Meminta Hujan Berhenti

    Dalam suatu waktu, hujan pernah turun tak berhenti selama beberapa hari. Hal ini juga pernah terjadi di zaman Rasulullah SAW, yang berakibat sejumlah akses jalan terputus, stok makanan membusuk, hingga aktivitas sehari-hari jadi terhambat.

    Lalu, Nabi Muhammad SAW memanjatkan doa kepada Allah SWT agar hujan segera berhenti.

    اللَّهُمّحَوَالَيْنَاوَلَاعَلَيْنَا,اللَّهُمَّعَلَىالْآكَامِوَالْجِبَالِوَالظِّرَابِوَبُطُونِالْأَوْدِيَةِوَمَنَابِتِالشَّجَر

    Latin: Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

    Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan yang untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, sebagian anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.” (HR Bukhari).

    Doa Setelah Hujan Reda

    Ketika hujan sudah mulai reda, umat muslim juga dianjurkan untuk membaca doa. Mengutip buku Tuntunan Doa dan Dzikir untuk Segala Situasi dan Kebutuhan oleh Ali Akbar bin Aqil, berikut bacaan doanya.

    مُطِرْناَ بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ

    Latin: Muthirnaa bifadhlillaahi wa rahmatihi.

    Artinya: “Diturunkan kepada kamu hujan berkat anugerah Allah dan rahmat-Nya.” (HR Bukhari).

    Itu dia penjelasan mengenai arti doa allahumma shoyyiban nafi’an yang dibaca ketika turun hujan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sekaligus menambah ilmu detikers.

    (ilf/inf)



    Sumber : www.detik.com