Tag: doa

  • Doa Setelah Berhubungan Suami Istri agar Cepat Hamil Anak Sholeh


    Jakarta

    Memiliki anak adalah harapan bagi banyak pasangan suami istri. Namun terkadang, harapan tersebut belum dikabulkan oleh Allah.

    Selain bersabar dan berpikir positif, pasangan suami istri harus selalu berusaha dan berdoa agar mendapatkan momongan. Salah satunya dengan mengamalkan doa setelah berhubungan suami istri agar cepat hamil.

    Tak sekadar memiliki anak, pasangan suami istri juga pasti menginginkan agar dikaruniai anak sholeh dan sholehan. Detikers bisa mengamalkan doa memohon anak sholeh dan sholehah ini kepada Allah.


    Doa Berhubungan Suami Istri

    Berikut ini berbagai doa berhubungan suami istri yang dilansir dari buku Kitab Doa-Doa Bagi yang Sudah Berkeluarga karya Siti Nur Aidah. Doa berhubungan suami istri ini bisa dibaca sebelum dan setelah bercinta serta ketika ejakulasi agar cepat hamil.

    1. Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri

    Sebelum berhubungan intim, suami dan istri disunnahkan membaca doa agar dijauhkan dari setan selama berhubungan intim. Diharapkan setan tidak turut campur selama berhubungan intim dan anak yang dihasilkan dari hubungan itu tidak diganggu setan selamanya.

    Doa ini sesuai dengan hadits nabi sesuai HR. Bukhari dan Muslim:

    بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

    Arab Latin: Bismillah, Allahumma jannib naassyyaithaana wajannibi syaithaana maarazaqtanaa

    Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami.”

    2. Doa Saat Mengeluarkan Mani

    Saat ejakulasi atau mengeluarkan mani, doa yang dibaca adalah sebagai berikut:

    اَللّهُـــمَّ اجْعَــلْ نُطْفَتَــنَا ذُرّ ِيَّةً طَيِّــبَةً

    Arab Latin: Allahummaj’al nuthfatanaa zurriyatan thayyibah

    Artinya: “Ya Allah jadikanlah nutfah kami ini menjadi keturunan yang baik (sholeh).”

    3. Doa Setelah Berhubungan Suami Istri agar Cepat Hamil

    Kemudian Anda juga bisa mengamalkan doa setelah berhubungan suami istri agar cepat hamil. Doanya sebagai berikut:

    اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا

    Arab Latin: Alhamdulillaahilladzii khalaqa minal maa i basyaraa

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan).”

    Doa Memohon Anak Sholeh dan Sholehah

    Selain saat berhubungan intim, ada berbagai doa memohon anak sholeh dan sholehah yang bisa dibaca kapan pun. Berikut ini beberapa doanya:

    1. Doa Nabi Ibrahim

    Dalam QS As-Saffat dikisahkan Nabi Ibrahim pernah berdoa kepada Allah SWT agar memperoleh anak yang sholeh. Kita juga bisa mengikuti doa yang dibaca Nabi Ibrahim berikut ini:

    رَبِّ هَبۡ لِىۡ مِنَ الصّٰلِحِيۡنَ

    Arab Latin: Rabbi habli minas salihin.

    Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh.” (QS As-Saffat: 100)

    2. Doa Nabi Zakaria

    Dalam surah Ali-Imran, dikisahkan Nabi Zakaria yang tidak kunjung dikaruniai anak hingga usianya sangat tua. Dia terus berdoa hingga akhirnya dikaruniai anak laki-laki yang kemudian diangkat Allah menjadi nabi, yaitu Nabi Yahya.

    Berikut ini doa Nabi Zakaria yang bisa dibaca:

    رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ

    Arab Latin: Rabbi hablî min ladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka sami’uddu’î.

    Artinya: ” Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS Ali Imran: 38)

    3. Doa Memohon Keluarga yang Sakinah

    Doa ketiga yang bisa diamalkan adalah doa memohon agar dikaruniai keluarga sakinah, mawadah, warahmah, termasuk mendapatkan anak yang sholeh. Doa ini diambil dari firman Allah dalam surat Al-Furqan ayat 74:

    رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إماما

    Arab Latin: Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a’yun, waj’alna lil muttaqina imama.

    Artinya: “Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

    Demikian tadi berbagai doa lengkap mulai dari sebelum berhubungan intim hingga doa setelah berhubungan suami istri agar cepat hamil. Wallahu a’lam.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Doa Sehari-hari yang Bisa Diajarkan ke Anak


    Jakarta

    Allah SWT memerintahkan kepada hambanya supaya senantiasa berdoa kepada-Nya, niscaya doa apapun asalkan tujuannya baik akan dikabulkan oleh Allah SWT. Lalu, dalam ajaran Islam terdapat doa sehari-hari untuk anak-anak, atau diterapkan dalam kehidupan.

    Ingatlah jangan ragu-ragu untuk berdoa kepada Allah SWT, Perintah berdoa terdapat dalam surah Gafir ayat 60:

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ ٦٠


    Artinya: “Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

    Doa Sehari-hari untuk Anak-anak

    Berikut ini doa sehari-hari untuk anak-anak muslim.

    1. Doa Tidur

    بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ

    Arab latin: “Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut.”

    Artinya: Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan aku mati.

    2. Doa Bangun Tidur

    الْحَمْدُ للهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

    Arab-latin: Al Hamdu Lillaahil Ladzii Ahyaanaa Ba’da Maa Αmαα Ταnaa Wa Ilaihin Nusyuur

    Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah kami mati (membangunkan dari tidur) dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan

    3. Doa Masuk Kamar Mandi

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

    Arab-latin: Allaahumma innii a’uudzu bika minal khubutsi wal khabaa-its

    Artinya: “Ya, Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-laki dan perempuan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    4. Doa Keluar Kamar Mandi

    غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنِّي الْأَذَى وَعَافَانِي

    Arab-latin: Ghufraanaka Alhamdulillaahil ladzii adzhaba ‘annil adzaa wa’aafanii

    Artinya: “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran dariku dan membuatku sehat.”

    5. Doa ketika Bercermin

    الْحَمْدُ لِلَّهِ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِيْ فَحَسِنْ خُلُقِي

    Alhamdu lillaahi kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqii

    “Segala puji bagi Allah, baguskanlah budi pekertiku sebagaimana Engkau telah membaguskan rupaku.”

    6. Doa Memakai Pakaian

    الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا (الثَّوْبَ) وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ

    Arab-latin: Alhamdulillaahillazii kasaanii hazaats-tsauba warazaqaniihi min-gairi haulin minnii walaaquwwah.

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-Nya tanpa daya dan kekuatan dariku.” (H.R. Abu Dawud).

    7. Doa Keluar Rumah

    بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ الا بالله

    Arab Latin: “Bismillaahi tawakkaltu ‘alal laahi laa haula walaa quwwata illaa billaah(i)”

    Artinya: “Dengan nama Allah aku bertawakal kepada Allah tiada daya untuk memperoleh manfaat dan tiada pula kuasa untuk menolak mudarat melainkan dengan pertolongan Allah”. (HR Abu Daud dan Tirmizi).

    8. Doa Masuk Rumah

    اللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ المَوْلِجِ وَ خَيْرَ المَخْرَجِ, بِاسْمِ اللّٰهِ وَ لَجْنَا، بِاسْمِ اللّٰهِ خَرَجْنَا، وَ عَلَى اللّٰهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

    Arab latin: Allahumma innii as-aluka khairal mauliji, bismillahi wa lajnaa, wa bismillahi kharajnaa, wa ‘alallahi rabbanaa tawakkalnaa

    Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan tempat masuk dan kebaikan tempat keluar, dengan menyebut nama-Mu kami masuk, dengan menyebut nama-Mu kami keluar, dan hanya kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.

    9. Doa Hendak Belajar

    رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

    Arab-latin: Robbi zidnii ‘ilmaa, warzuqnii fahmaa, waj’alnii minash-sholihiin

    Artinya: “Ya Tuhanku, tambahkan lah ilmu kepadaku, dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, Dan jadikanlah aku termasuk golongannya orang-orang yang shaleh.”

    10. Doa Sesudah Belajar

    اَللّٰهُمَّ اِنِّى اِسْتَوْدِعُكَ مَاعَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ اِلَىَّ عِنْدَ حَاجَتِىْ وَلاَ تَنْسَنِيْهِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

    Arab-latin: Allaahumma innii istaudi’uka maa ‘allamtaniihi fardud-hu ilayya ‘inda haajatii wa laa tansaniihi yaa robbal ‘alamiin

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku menitipkan kepada Engkau ilmu-ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan kembalikanlah kepadaku sewaktu aku butuh kembali. Janganlah Engkau lupakan aku kepada ilmu itu, Wahai Tuhan seru sekalian alam.”

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Tobat Nabi Adam Mustajab


    Jakarta

    Hal yang harus dilakukan umat Islam ketika melakukan kesalahan adalah bertobat kepada Allah SWT. Nabi Adam AS pernah bertobat dengan membaca doa robbana dholamna anfusana. Mustajab!

    Setiap manusia tidak luput dari kesalahan, tidak terkecuali para nabi Allah SWT. Nabi Adam AS sebagai salah satu nabi-Nya dan manusia pertama pernah melakukan kesalahan kepada Allah SWT, yakni melanggar larangan-Nya ketika berada di surga. Nabi Adam AS dan istrinya Siti Hawa pun diturunkan ke bumi.

    Bacaan Doa Nabi Adam

    Menukil buku Ajalmu Tidak Menunggu Tobatmu karya Saiful Hadi El-Sutha, Nabi Adam AS dan Siti Hawa memanjatkan sebuah doa setelah mereka diusir dari surga karena melanggar larangan Allah SWT. Bahkan, mereka melakukan pelanggaran karena terperdaya oleh Iblis. Doa tobat Nabi Adam AS dan Siti Hawa termaktub pada Al-Qur’an surah Al-A’raf ayat 23.


    رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ

    Rabbanâ dhalamnâ anfusana wa il lam taghfir lanâ wa tar-ḫamnâ lanakûnanna minal-khâsirîn.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”

    Pada akhirnya, Allah SWT menerima tobat Nabi Adam AS dan Siti Hawa setelah mereka menyadari kesalahannya dan memanjatkan doa tersebut. Maka dari itu, doa ini dapat diteladani umat Islam sebagai doa untuk bertobat atau melakukan kesalahan.

    Doa Tobat Para Nabi Lainnya

    Tidak hanya Nabi Adam AS, ternyata beberapa nabi lainnya juga mencontohkan doa tobat.

    Bacaan Doa Tobat Nabi Yunus

    Nabi Yunus AS memanjatkan sebuah doa saat beliau berada di dalam perut ikan raksasa di laut lepas. Nabi Yunus AS ditelan ikan tersebut sebagai bentuk teguran Allah SWT atas sikap Nabi Yunus AS dalam menghadapi kaumnya yang kafir. Setelah menyadari kesalahannya, Nabi Yunus AS pun memanjatkan doa yang termaktub dalam surah Al-Anbiya ayat 87.

    لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ

    Lâ ilâha illâ anta sub-ḫânaka innî kuntu minadh-dhâlimîn.

    Artinya: “Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim.”

    Bacaan Doa Tobat Nabi Ibrahim

    Nabi Ibrahim AS membaca doa yang termaktub dalam surah Ibrahim ayat 41 sebagai bentuk kasih sayang kepada kedua orang tuanya dan seluruh orang beriman. Berikut bacaan doanya.

    رَبَّنَا اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَاب

    Rabbanaghfir lî wa liwâlidayya wa lil-mu’minîna yauma yaqûmul-ḫisâb.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan orang-orang mukmin pada hari diadakan perhitungan (hari kiamat).”

    Bacaan Doa Tobat Nabi Musa

    Doa yang termaktub dalam surah Al-Qasas ayat 16 ini dipanjatkan Nabi Musa AS ketika beliau merasakan penyesalan yang amat mendalam setelah membunuh seseorang karena membela orang yang satu suku dengan dirinya. Berikut bacaan doanya.

    رَبِّ اِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَغَفَرَ لَهٗ

    Rabbi innî dhalamtu nafsî faghfir lî fa ghafara lah.

    Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku.”

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Naik Pesawat dan Adab Jemaah Haji Saat Pulang ke Indonesia


    Jakarta

    Hari ini 21 Juni para jemaah haji gelombang pertama mulai kembali ke Tanah Air menggunakan pesawat terbang. Agar aman alangkah baiknya sebelum memulai penerbangan jemaah haji membaca doa naik pesawat.

    Dari Tanah Suci ke Indonesia memerlukan perjalanan yang panjang hingga menghabiskan waktu berjam-jam, maka para jemaah termasuk musafir, sesuai hadits Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan untuk senantiasa berdoa:

    ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ


    Artinya: Ada tiga doa yang mustajab (dikabulkan), tak ada keraguan padanya; doa orang dizalimi, doa musafir, dan doa seorang bapak untuk anaknya (HR Abu Daud).

    Doa Naik Pesawat

    بسم اللهِ مَجْرِيهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

    Arab-latin: Bismillâhi majrîhâ wa mursâhâ inna rabbî laghafûrun rahîmun.

    Artinya: “Dengan nama Allah, perjalanan laut dan darat. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”

    Selanjutnya, ketika kendaraan/pesawat mulai bergerak jemaah dianjurkan untuk membaca doa di bawah ini.

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . اللَّهُ أَكْبَرُ سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ . وَإِنَّا إِلَى رَبَّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ . اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى .اللَّهُمَّ هَوِنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ . اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالخَلِيْفَةُ فِي الْأَهْلِ . اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْتَاءِ السَّفَرِ وَكَابَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ وَالْوَلَدِ

    Bismillahir-rahmanir-rahim. Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Subhanal-lazi sakhkhara lana haza wa ma kunna lahu muqrinin. Wa inna ila rabbina lamunqalibun. Allahmumma inna nas’aluka fi safarina hazal-birra wat-taqwa wa minal-‘amali ma tarda. Allahumma hawwin ‘alaina safarana haza wa atwi ‘anna bu’dah. Allahuma antas-sahibu fis-safari wal-khalifatu fil-ahli. Allahumma inni a’uzu bika min wa’sa’is-safari wa ka’abatil-manzari wa su’il munqalabi fil-mali wal-ahli wal-walad.

    Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar. Allah Maha Besar. Allah Maha Besar. Maha Suci Allah yang telah menggerakkan untuk kami kendaraan ini padahal kami tiada kuasa menggerakkannya. Dan Sesungguhnya kepada Tuhan, kami pasti akan kembali. Ya Allah kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan dan taqwa serta amal perbuatan yang Kau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkan jauhnya. Ya Allah, Engkau adalah yang menyertai dalam bepergian dan pelindung terhadap keluarga yang ditinggalkan. Ya Allah kami berlindung kepada-Mu dari kesukaran dalam bepergian, penampilan yang buruk, kepulangan yang menyusahkan dalam hubungan dengan harta benda, keluarga, dan anak.

    Adab Sepulang dari Berhaji

    Dikutip dalam buku Kewajiban dan Adab Musafir yang ditulis oleh Abdul Aziz Salim adalah sebagai berikut:

    1. Mengucapkan takbir tiga kali
    2. Jangan mengejutkan keluarga dengan pulang mendadak
    Sahabat Jabir ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:
    “Apabila kamu pulang dari perjalanan, janganlah kamu mendatangi keluargamu pada tengah malam tetapi hendaklah engkau menanti sampai istrimu sempat berbenah diri, mandi dan menyisir rambutnya dan hendaklah kamu menyetubuhinya.” (HR. yang kelima kecuali Annasai).
    3. Salat dua rakaat
    “Rasulullah SAW bila tiba dari bepergian beliau masuk ke masjid, salat dua rakaat dan langsung pulang ke rumah”. (HR. Abu Daud).
    4. Menyambut kedatangan musafir
    Menjadi adat yang baik ketika dengan ramah menyambut musafir. Mengenai ucapannya bisa berupa perkataan apa saja asalkan baik. Misalnya “Alhamdulillah Anda telah selamat dan sehat walafiat” atau “Alhamdulillah, dia masih berkenaan mengumpulkan kita kembali”.

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Setelah Sholat Fardhu Singkat dan Lengkap beserta Latin dan Terjemah


    Jakarta

    Setelah menunaikan sholat fardu, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir. Sholat fardu tak hanya menjadi sarana untuk memenuhi kewajiban, tapi juga menjadi waktu yang baik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Dalam suasana khusyu setelah sholat, melantunkan doa dapat dilakukan untuk memohon ampunan, keberkahan dan petunjuk untuk menjalani kehidupan. Berikut beberapa doa setelah sholat fardhu singkat dan lengkap yang dapat dibacakan.

    Doa Setelah Sholat Fardhu Singkat

    Banyak doa setelah sholat fardhu singkat yang berasal dari ayat-ayat dalam Al-Qur’an. Dikutip dari buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Benar karya Neni Nuraeni, berikut bacaan doa dengan makna yang dalam


    1. Surah Ibrahim Ayat 41

    رَبَّنَا اغْفِرْ لي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابِ

    Arab latin: Rabbanâghfir li wa liwâlidayya wa lilmu-minîna yauma yaqûmul hisâb

    Artinya: “Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang orang mukmin pada hari terjadinya hisâb(perhitungan amal di hari kiamat).”

    2. Surah Ali Imran Ayat 193

    رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ …

    Arab latin: … Rabbana faghfir lanâ dzunûbana wa kaffir ‘annå sayyiâtinȧ wa tawaffanâ ma’al abrâr

    Artinya: “…Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, hapuslah segala kesalahan kami, dan wafatkanlah kami bersama orang-orang yang baik.”

    3. Surah Al Furqon Ayat 65-66

    (65) رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا …
    (66) إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرَا وَمُقَامًا

    Arab latin: … Rabbanashrif ‘annâ ‘adzâba jahannama inna ‘adzâbaha kâna gharâman innahâ sâat mustaqarran wamuqâman

    Artinya: “… Ya Tuhan kami, jauhkanlah siksa neraka jahannam dari kami, sesungguhnya siksaannya itu kebinasaan yang kekal. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk menetap dan tempat kediaman.”

    4. Surah Al Furqan Ayat 74

    رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِيتَنَا قُرَة أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إمَامًا …

    Arab latin: … Rabbanâ hab lanâ min azwâjinâ wa dzurriyyâtinâ qurrata a’yunin waj’alnâ lilmuttaqîna imâman

    Artinya: “… Ya Tuhan kami, karuniakanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami yang menyenangkan kami, dan jadikanlah kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

    5. Surah Al Ahqaf Ayat 15

    رب أوزعني أن أشكر نعمتك التي العَمْتَ عَلى وَعَلى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَانّي مِنَ المُسْلِمِينَ …

    Arab latin: ,,, Rabbi auzi’ni an asykura ni’matakal lati an’amta ‘alayya wa’ala wâlidayya wa an a’mala shâlihan tardhâhu wa ashlih li fi dzurriyyatî inni tubtu ilaika wainni minal muslimin.

    Artinya: “… Ya Tuhanku berilah aku petunjuk supaya tetap mensyukuri nikmat-Mu yang Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada ibu-bapakku, dan supaya aku dapat berbuat amal saleh yang Engkau ridhai. Berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”

    Doa Setelah Sholat Fardhu Lengkap

    Doa lengkap ini terdapat permohonan keselamatan, kesehatan, rahmat, rezeki, hingga dijauhkan dari kemalasan dan kekikiran. Biasanya doa-doa ini dbacakan setelah melantunkan dzikir. Menukil buku Panduan Sholat untuk Perempuan karya Nurul Nazimah, berikut bacaannya:

    1. Pujian Sebelum Doa Usai Sholat Fardhu

    الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِينَ حَمْدًا شَاكِرِينَ حَمْدًا نَاعِمِين حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَه، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لجلال وجْهَكَ وَعَظِيمٍ سُلْطَانِكَ.

    Arab latin: Alhamdulillahi rabbil ‘alamiina hamdan syaakiriina hamdan na’imiin hamdan yuwaafi ni’amahu wa yukaafi’u mazidahu, yaa rabbanaa lakal hamdu kama yanbaghii li jalali wajhika wa ‘adziimi sulthaanika

    Artinya: “Maha Terpuji Allah, Tuhan semesta alam, pujian syukur, pujian berkah, pujian yang akan mencukupi nikmat-Nya dan memberikan tambahan. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala pujian atas keagungan dan kebesaran kekuasaan-Mu.”

    2. Sholawat Sebelum Doa Usai Sholat Fardhu

    اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الْأَوَّلِينَ. وَصَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الْآخِرِيْنَ. وَصَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي المَلاء الأعلى إلى يَوْمِ الدِّين. وَصَل وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ حَتَّى تَرِثَ الْأَرْضِ وَمَنْ عَلَيْهَا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِين

    Arab latin: Allaahumma shalli wa sallim ‘alaa sayyidaa Muhammadin fil awwaalin. Wa shalli wa sallim ‘alaa sayyidinaa Muhammadin fil akhiriin. Wa shalli wa sallim ‘alaa sayyidinaa Muhammadin fil mala’il a’laa ila yawmid-diin. Wa shalli wa sallim ‘ala sayyidinaa Muhammadin hattaa taritsal ardha wa man ‘alayha wa anta khayrul waaritsin

    Artinya: “Ya Allah, sholawat dan salam kita aturkan kepada baginda Muhammad pada permulaan, sholawat dan salam kita haturkan kepada baginda Muhammad di akhir, sholawat dan salam kita haturkan kepada baginda Muhammad di tempat tertinggi hingga hari akhir, sholawat dan salam kita haturkan kepada baginda Muhammad hingga bumi ini mewarisi dan siapa yang hidup di atasnya, dan engkau adalah sebaik-baiknya orang yang mewarisi.”

    Doa Setelah Sholat Fardhu Berisi Permohonan

    Setelah membacakan pujian dan sholawat, urutan doa setelah sholat fardhu berikutnya adalah permohonan dari seorang muslim. Berikut urutannya:

    Doa 1

    اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

    Arab latin: Allaahumma innii as’alu salaamatan fid-diin wa ‘aafiyatan fil jasadi wa ziyaatan fil ‘ilmi wa barakatan fir-rizqi wa tawbatan qablal-mawti wa rahmatan ‘indal-mawti wa maghfiratan ba’dal-mawti allaahuma hawwin ‘alayna fi sakaratil-mawti wan-najaata minan-nari wal’afwu ‘indal-hisab

    Artinya: “Ya Tuhan, aku mohon kepada-Mu keselamatan agama, kesehatan jasad, ilmu yang bertambah, rezeki yang berkah, tobat sebelum mati, rahmat ketika mati dan ampunan setelah mati, permudahlah sakaratul maut bagiku, selamat dari api neraka dan ampunan saat dihisab oleh-Mu pada hari kiamat nanti.”

    Doa 2

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُودُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَالهَرَمِ وَأَعُودُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُودُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

    Arab latin: Allaahumma innii a’uudzubika minal ‘ajzi, walkasal, waljaban, walbukhli, walharam. Wa a’uudzubika min ‘adzaabil qabri. Wa a’uudzubika min fitnatil mahya wal-mamaati.

    Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, ketakutan, kikir, ketuaan, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian.”

    Doa 3

    اللَّهُمَّ يَا مُصَرِّفَ القُلُوْبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ

    Arab latin: Allaahumma yaa musharrifal-quluubi sharrif quluubanaa ‘alaa tha’aatika

    Artinya: “Ya Allah, yang dapat mengubah hati manusia, ubahlah hati kami untuk menaati-Mu.”

    Doa 4

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتَّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى

    Arab latin: Allaahumma innii as’alukal hudaa wal tuqaa wal ‘afaafa wal ghina

    Artinya: “Ya Allah, aku mohon kepada-Mu petunjuk, takwa, kesabaran dan kekayaan.”

    Doa 5

    رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنِ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

    Arab latin: Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyaatinaa qurrata a’yunin waj’alna lil muttaqiina imaaman.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahilah kepada kami, keluarga, dan keturunan kami kebahagiaan, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

    Doa 6

    رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لنكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

    Arab latin: Rabbanaa dzalamnaa anfusanaa wa in lam taghfir lanaa wa tarhamnaa la nakuunanna minal khaasiriina.

    Artinya: “Ya Tuhan, kami telah berbuat zalim kepada diri kami, jika Engkau tidak mengampuni dan mengasihi kami, maka kami akan menjadi orang-orang yang merugi.”

    Doa 7

    رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

    Arab latin: Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaytanaa wa hab lanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaab.

    Artinya: “Ya Tuhan, janganlah guncang hati kami setelah mendapatkan hidayah-Mu, dan anugerahilah rahmat, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

    Doa 8

    رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ إنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ

    Arab latin: Rabbanaa innaka jaami’un-naasi liyawmin laa rayba fihi innallaaha laa yukhliful mii’aada.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau adalah penghimpun manusia di hari yang tidak ada keraguan di dalamnya. Sesungguhnya Engkau tidak pernah mengingkari janji.”

    Doa 9

    رَبَّنَا لَا تُؤَاخِدْنا إن نسينا أو أخطأنا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا
    رَبِّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لا طاقة لنا بهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلانَا فَانصُرْنَا عَلَى القَوْمِ الْكَافِرِينَ

    Arab latin: Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa aw akhtha’naa, rabbanaa wa laa tahmil ‘alayna ishran kamaa hamaltahu ‘alal-ladzina min qablinaa rabbanaa wa laa tuhammilna maa laa thaaqata lana bihi wa’fu ‘anna waghfir lanaa warhamna anta mawlaanaa fanshurnaa ‘alaal qawmil kaafiriin.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”

    Doa 10

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Arab latin: Rabbanaa aatinaa fid-dunya hasanatan wa fil akhirati hasanatan wa qinaa ‘adzaaban-naari.

    Artinya: “Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat, dan selamatkan kami dari siksa neraka.”

    Doa 11

    سبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلى المُرْسَلِينَ، وَالحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الْفَاتِحَة

    Arab latin: Subhaana rabbika rabbil ‘izzati ‘ammaa yashifuuna, wa salaamun ‘alaal mursalina, wal-hamdu lillaahi rabbil ‘alamin. Al Fatihah

    Artinya: “Maha Suci Tuhanmu, Tuhan Yang Mahamulia atas seluruh yang dilakukan hamba, dan salam damai bagi para utusan-Nya, dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Al-Fatihah.”

    Itulah bacaan doa setelah sholat fardhu yang singkat dan lengkap. Yuk amalkan doa-doa ini selesai sholat.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa agar Lancar Berbicara, Bisa Dipraktikkan Sebelum Presentasi


    Jakarta

    Komunikasi adalah cara manusia menyampaikan pesan kepada orang lain. Metodenya bisa beragam, seperti komunikasi dua arah atau pidato di depan banyak orang. Terkadang, seseorang membutuhkan keberanian lebih saat berbicara, yang dapat membuat ucapannya menjadi berbelit-belit.

    Doa kelancaran untuk berbicara ini juga dipanjatkan oleh Nabi Musa AS ketika menghadapi Firaun. Sebagai seorang muslim, kita harus memiliki rasa percaya diri. Sehingga sebelum berbicara di depan banyak orang tentu selain ilmu kita juga harus berbekal doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT.

    Berikut adalah doa lancar berbicara yang dapat diamalkan untuk memudahkan dalam menyampaikan pesan.


    Doa Lancar Berbicara 1

    Detikers bisa mengamalkan doanya sesuai surah Thaha ayat 25-28:

    قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

    Arab-latin: rabbisyraḥ lī ṣadrī wa yassir lī amrī waḥlul ‘uqdatam mil lisānī yafqahụ qaulī

    Artinya: “Ya Rabb-ku, lapangkanlah dadaku, dan ringankanlah segala urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.”

    Doa Lancar Berbicara 2

    Detikers bisa mengamalkan doanya sesuai surah Asy-Syu’ara ayat 12-13 :

    قَالَ رَبِّ اِنِّيْٓ اَخَافُ اَنْ يُّكَذِّبُوْنِ ۗ ١٢ وَيَضِيْقُ صَدْرِيْ وَلَا يَنْطَلِقُ لِسَانِيْ فَاَرْسِلْ اِلٰى هٰرُوْنَ ١٣

    Arab-latin: Qāla rabbi innī akhāfu ay yukażżibụn, Wa yaḍīqu ṣadrī wa lā yanṭaliqu lisānī fa arsil ilā hārụn.

    Artinya: “Dia (Musa) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku takut mereka akan mendustakanku. Dadaku terasa sempit dan lidahku kelu. Maka, utuslah Harun (bersamaku).”

    Adab Berbicara

    Mengutip buku Penuntun Doa, Yuk!: Beserta Tata Caranya karya Abu Ihsan disebutkan supaya mendapatkan kemudahan dalam berbicara perhatikanlah adab-adab berbicara menurut syariat Islam.

    1. Merendahkan suara ketika berbicara dengan orang tua atau para ulama lemah lembut tidak boleh lebih keras dari suara orang tua/ ustaz kita.

    2. Bicaralah dengan jelas dan terdengar oleh orang yang kita ajak bicara.

    3. Tidak boleh memotong pembicaraan orang lain.

    4. Berbicara dengan benar dan tidak bohong.

    5. Jangan berbicara sambil berteriak-teriak, namun berbicaralah dengan sopan santun, terutama jika berbicara dengan orang yang lebih tua.

    6. Bersikaplah rendah hati dalam berbicara.

    7. Tidak boleh mengatakan sesuatu yang tidak kita ketahui permasalahan atau ilmunya.

    Keutamaan Berbicara Baik

    · Allah memuji seseorang yang berbicara benar.

    · Berbicaralah dengan baik dan tidak menyinggung saudara kita, sehingga yang mendengar merasa senang, maka hal itu sama pahalanya dengan bersedekah.

    · Allah akan meluruskan amalan kita jika perkataan kita benar dan tidak bohong.

    Ayat Al-Qur’an Perintah Berbicara

    Perintah Allah SWT kepada hambanya untuk berbicara yang baik-baik. Surah Al-Ahzab ayat 70 https://www.detik.com/hikmah/quran-online/al-ahzab/tafsir-ayat-70-3603:

    يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ ٧٠

    Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.”

    Serta dalil berikut ini.

    “Sesungguhnya Allah meridhai kalian pada tiga perkara dan membenci kalian pada tiga perkara pula. Allah meridhai kalian bila menyembah Allah dan tidak mempersekutukannya, berpegang teguh pada tali (agama) dan tidak terpecah belah. dan Allah membenci kalian bila kalian suka berkata tanpa dasar, banyak bertanya yang tidak bermanfaat, serta menyia-nyiakan harta.” (HR At-Tirmidzi)

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Doa untuk Orang Tua, Dibaca Selalu Setelah Salat Fardhu


    Jakarta

    Kasih sayang orang tua tidak akan pernah tergantikan oleh apapun. Namun, orang tua juga hanyalah manusia yang bisa berbuat dosa dan kesalahan. Agar orang tua kita mendapatkan ampunan dan perlindungan, sebagai anak, kita bisa mendoakannya. Berikut ini adalah doa untuk orang tua dalam Al-Qur’an.

    Perintah untuk mendoakan orang tua bahkan tertuang dalam Al-Qur’an surah Al-Ahqaf ayat 15:

    وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ اِحْسَانًا ۗحَمَلَتْهُ اُمُّهٗ كُرْهًا وَّوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۗوَحَمْلُهٗ وَفِصٰلُهٗ ثَلٰثُوْنَ شَهْرًا ۗحَتّٰىٓ اِذَا بَلَغَ اَشُدَّهٗ وَبَلَغَ اَرْبَعِيْنَ سَنَةًۙ قَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْۗ اِنِّيْ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ ١٥


    Artinya: “Kami wasiatkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandung sampai menyapihnya itu selama tiga puluh bulan. Sehingga, apabila telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, dia (anak itu) berkata, “Wahai Tuhanku, berilah petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dapat beramal saleh yang Engkau ridai, dan berikanlah kesalehan kepadaku hingga kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.”

    Serta sabda Rasulullah SAW:

    مَنْ بَرَ وَالِدَيْهِ طُوبَى لَهُ وَرَادَ اللَّهُ فِي عُمُرِهِ . (رواه ابخاری

    Artinya: “Barangsiapa yang berbakti kepada ibu ayahnya, maka kebahagiaanlah baginya dan Allah akan tambahkan umurnya.” (HR. Bukhari)

    1. Doa untuk orang tua

    اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

    Arab-latin: Allahumma firlii wa liwaa lidhayya warham humaa kamaa rabbayaa nii shaghiraa.Artinya:

    Artinya: “Wahai Tuhanku. ampunilah aku dan kedua orang tuaku (ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku waktu aku kecil.”

    2. Doa untuk orang tua dalam surah Al-Hasyr

    Doa untuk orang tua yang terkandung dalam surah Al-Hasyr ayat 10 juga bisa dibaca:

    وَالَّذِيْنَ جَاۤءُوْ مِنْۢ بَعْدِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِاِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْاِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا رَبَّنَآ اِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ ࣖ ١٠

    Arab-latin: Walladzîna jâ’û mim ba’dihim yaqûlûna rabbanaghfir lanâ wa li’ikhwâninalladzîna sabaqûnâ bil-îmâni wa lâ taj’al fî qulûbinâ ghillal lilladzîna âmanû rabbanâ innaka ra’ûfur raḫîm

    Artinya: Orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar) berdoa, “Ya Tuhan kami, ampunilah kami serta saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada kami dan janganlah Engkau jadikan dalam hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”

    3. Doa untuk orang tua

    Doa untuk orang tua menurut surah Al-Isra ayat 24:

    وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًاۗ ٢٤

    Arab-latin: Wakhfidl lahumâ janâḫadz-dzulli minar-raḫmati wa qur rabbir-ḫam-humâ kamâ rabbayânî shaghîrâ

    Artinya: Rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua (menyayangiku ketika) mendidik aku pada waktu kecil.”

    4. Doa meminta limpahan Allah SWT untuk orang tua

    Doa meminta limpahan Allah SWT untuk orang tua dari surah Nuh ayat 28:

    رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَّلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۗ وَلَا تَزِدِ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا تَبَارًا ࣖ ٢٨

    Arab-latin: Rabbighfir lî wa liwâlidayya wa liman dakhala baitiya mu’minaw wa lil-mu’minîna wal-mu’minât, wa lâ tazididh-dhâlimîna illâ tabârâ

    Artinya: Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang zalim itu selain kehancuran.”

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Minum Air Zamzam dan Sejumlah Keutamannya dalam Islam


    Jakarta

    Bagi umat muslim, air zamzam tidak hanya sekadar air biasa. Soalnya, air ini mempunyai banyak keistimewaan dan keberkahan. Selain itu, air zamzam diyakini memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk tubuh.

    Maka dari itu, banyak jamaah haji dan umroh yang pulang dari Tanah Suci membawa beberapa galon liter air zamzam untuk dikonsumsi sendiri atau dibagikan kepada kerabat maupun saudara.

    Namun, sebelum meminum air zamzam sebaiknya membaca doa terlebih dahulu agar memperoleh keberkahan. Ingin tahu doa minum air zamzam? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Doa Minum Air Zamzam agar Berkah

    Sebelum meminum air zamzam, disunnahkan untuk membaca doa terlebih dahulu. Dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah dan Ahmad dari Jabir RA, disebutkan bahwa,

    مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ

    Artinya: “Air zamzam sesuai dengan apa yang diniatkan peminumnya.” (HR Ibnu Majah)

    Berikut bacaan doa minum air zamzam agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT:

    اللهم اني اسألك علما نَافِعًا، وَرِير قا واسعا، سأَلَكَ وشفاء من كل داء

    Arab Latin: “Allaahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqan waasi’an, wasyifaa-an min kulli daa-in.”

    Artinya: “Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari tiap penyakit.”

    Terdapat juga bacaan doa lainnya ketika meminum air zamzam sambil berdiri dan menghadap kiblat. Berikut bacaan doanya:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَمِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

    Arab Latin: “Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an wa rizqan wasi’an wa shifa’an min kulli da’in wa saqamin bi rahmatika ya arhamarrahimin.”

    Artinya: “Ya Allah, Sesungguhnya aku bermohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan penawar bagi segala penyakit; Dengan Rahmat Mu, Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

    Adab saat Minum Air Zamzam

    Berbeda dengan meminum air putih pada umumnya, terdapat adab khusus yang harus diikuti ketika meminum air zamzam. Hal ini agar air zamzam bisa memberikan keberkahan bagi yang meminumnya.

    Berikut sejumlah adab saat minum air zamzam:

    1. Membaca basmalah sebelum meminumnya.
    2. Tidak meminumnya dalam satu tegukan.
    3. Mendoakan dan memohon keberkahan sebelum meminumnya.

    Keutamaan Air Zamzam dalam Islam

    Air zamzam begitu istimewa bagi umat muslim. Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW bersabda bahwa beliau pernah menggunakan air zamzam sebagai penawar penyakit. Dalam suatu hadits dijelaskan bahwa,

    حَمَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى الأَدَاوَى وَالْقِرَبِ وَكَانَ يَصُبُّ عَلَى الْمَرْضَى وَيَسْقِيهِمْ

    Artinya: “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah membawa air zamzam dalam botol atau tempat air. Ada orang yang tertimpa sakit, kemudian beliau menyembuhkan dengan air zamzam.” (HR Al Baihaqi).

    Dalam hadist lain, Rasulullah SAW menyebut jika air zamzam merupakan air yang paling baik di muka bumi. Jadi tak hanya digunakan untuk melepas dahaga, tapi juga sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

    إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ

    Artinya: “Sebaik-baik air di muka bumi adalah air zamzam. Air tersebut bisa menjadi makanan yang mengenyangkan dan bisa sebagai obat penyakit.” (HR Muslim).

    Lalu, dalam hadist yang diriwayatkan Ibnu Majah 2/1018, Ahmad 3/357, dan Al-Baihaqi dalam Sunan 5/148, Rasulullah SAW mengatakan bahwa manfaat air zamzam tergantung dari niat seseorang yang meminumnya.

    عَنْ جَابِرٍ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللَّهِ يَقُوْلُ: مَاءُ زَمْزَمَ لمِاَ شُرِبَ لَهُ

    Artinya: “Dari Jabir berkata ‘Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda bahwa air zamzam itu tergantung niat orang yang meminumnya’.” (HR Ibnu Majah)

    Itu dia bacaan doa minum air zamzam dan sejumlah keutamannya dalam Islam. Jika kamu mendapatkan air zamzam, jangan lupa membaca doa terlebih dahulu sebelum meminumnya.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Dibaca Kapan? Ini Ketentuan Waktunya


    Jakarta

    Doa akhir tahun dan awal tahun berisi permohonan agar Allah SWT melimpahkan nikmat dan karunianya di tahun yang akan datang. Amalan ini dapat diamalkan muslim pada pergantian tahun baru Islam yaitu hijriah.

    Muharram menjadi bulan paling awal pada kalender hijriah. Dikutip dari buku Ensiklopedia Hadits Ibadah Puasa, Zakat, dan Haji yang ditulis Syamsul Rijal Hamid, Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram (suci) selain Rajab, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah.

    Rasulullah SAW bersabda,


    “Zaman berputar seperti hari Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu terdiri dari 12 bulan, di antaranya 4 bulan Haram, tiga bulan berurutan, Dzulqaidah, Dzulhijjah, dan Muharram. Adapun Rajab yang juga merupakan bulannya kaum Mudhr, berada di antara Jumadil Akhir dan Sya’ban.” (HR Bukhari Muslim)

    Mengacu pada Kalender Hijriah terbitan Kementerian Agama (Kemenag RI), 1 Muharram 1446 H jatuh pada Minggu, 7 Juli 2024. Jelang pergantian tahun itu, ada doa akhir tahun dan awal tahun yang bisa diamalkan muslim.

    Lantas, kapan waktu membaca doa-doa tersebut?

    Waktu Membaca Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Islam

    Melansir Majalah Aula Nahdlatul Ulama Edisi Juli 2024, setidaknya ada dua waktu mengamalkan doa akhir tahun dan awal tahun baru Islam, yaitu:

    1. Sebelum Salat Maghrib

    Doa akhir tahun Islam dapat dibaca sebelum salat Maghrib. Berikut bunyi doanya,

    اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

    Arab latin: Allaahumma maa ‘amiltu min ‘amalin fii haadzihis sanati ma nahaitanii ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiihaa ‘alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘alaa ‘uquubatii wa da’autanii ilat taubati min ba’di jaraa-atii ‘alaa ma’shiyatika. Fa innii astaghfiruka, faghfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimmaa tardha, wa wa’attanii ‘alaihits tsawaaba, fa-as-aluka an tataqabbala minnii wa laa taqtha’ rajaa-ii minka yaa kariim.

    Artinya, “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

    2. Setelah Salat Maghrib

    Jika doa akhir tahun dibaca sebelum salat Maghrib, maka doa awal tahun baru Islam diamalkan seusai salat Maghrib. Berikut lafaznya,

    اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

    Arab latin: Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwal. Wa ‘alaa fadhlikal ‘azhiimi wa kariimi juudikal mu’awwal. Haadzaa ‘aamun jadiidun qad aqbal. As-alukal ‘ishmata fiihi minas syaithaani wa auliyaa-ih, wal ‘auna ‘alaa haadzihin nafsil ammaarati bis suu-i, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa, yaa dzal jalaali wal ikraam.

    Artinya, “Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

    3. Dibaca pada Akhir Tahun

    Mengutip dari buku Doa Harian Pengetuk Pintu Langit susunan H Hamdan Hamedan, doa akhir tahun versi kedua ini juga dapat diamalkan muslim. Bacaan tersebut bersumber dari kitab Kanzun Najah was Surur karya Syeh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus bin Abdil Qadir.

    Kaum muslimin dianjurkan membacanya sebanyak tiga kali tanpa keterangan setelah salat Ashar atau salat Maghrib.

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي السَّنَةِ الْمَاضِيَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَنَسِيْتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَيْ مَعَ التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَلَيْكَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِي اللَّهُمَّ وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ تَقْطَعْ رَجَايْ مِنْكَ يَا كَرِيمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مَعَ قَدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي ودعوني الله مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

    Arab latin: Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Wa shallallaahu ta’ala ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi washahbihi wasallam. Allahumma maa ‘alimtu min ‘amalin fis-sanatil maadhiyati mimma nahaitanii `anhu wa lam atub minhu wa lam tardhahu wa nasiituhu wa lam tansahu wahalumta ‘annii ma’a qudratika ‘alaa ‘uquubatii wada’autanii ilat-taubati ba’da jaraa’atii ‘alaika. Allahumma innii astaghfiruka minhu faaghfirlii. Allahumma wa maa `amiltu min `amalin tardhaahu wa wa’adtanii `alaihits-tsawaaba wal ghufraana fataqabbalhu minnii wa laa taqtha` rajaa-ii minka yaa kariimu yaa arhamar rahimiin. Wa shallallaahu ta`aala `alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.

    Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Semoga Allah Ta’ala melimpahkan shalawat dan keselamatan kepada Sayyidina Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah, amal yang telah aku lakukan pada tahun lalu dari sekian amal yang Engkau cegah diriku darinya, yang aku belum tobat darinya dan Engkau pun tidak meridainya, yang telah aku lupakan namun tidak Engkau lupakan, Engkau telah berbuat bijak kepadaku meskipun sebenarnya mampu untuk menghukumku, Engkau menyeru kepadaku untuk bertobat setelah kenekatanku (bermaksiat) kepada-Mu. Ya Allah sungguh aku memohon ampunan kepada-Mu dari amal itu, maka ampunilah diriku. YaAllah dan amal yang telah aku lakukan yang Engkau ridai dan Engkau janjikan pahala dan ampunan atasnya, maka terimalah amal itu dariku, dan jangan Engkau putus harapanku kepada-Mu, wahai Zat yang Maha Mulia, wahai Zat yang Maha Pengasih dari para kekasih. Semoga Allah Ta’ala melimpahkan shalawat dan keselamatan kepada Sayyidina Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.”

    Hukum Membaca Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun

    Tidak ada dalil yang menyebut secara eksplisit terkait doa akhir tahun dan awal tahun baik dalam Al-Qur’an maupun hadits Rasulullah SAW. Walau demikian, bacaan ini merujuk pada anjuran berdoa secara umum seperti diterangkan dalam surah Ghafir ayat 60,

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖ ٦٠

    Artinya: “Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

    Itulah ketentuan waktu membaca doa akhir tahun dan awal tahun. Jangan lupa diamalkan ya!

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Hari Pahlawan 2024 untuk Upacara dan Ziarah Nasional


    Jakarta

    Hari Pahlawan diperingati setiap 10 November. Perayaan hari tersebut dilakukan dengan upacara dan tabur bunga seraya memanjatkan doa.

    Mengacu Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024 dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, perayaan Hari Pahlawan 2024 mengusung tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu.”

    Pembacaan doa menjadi salah satu agenda dalam upacara dan ziarah nasional. Melalui doa, peserta diajak untuk merenungkan perjuangan para pahlawan dan menyatukan harapan bagi masa depan Indonesia yang lebih baik.


    Doa yang dipanjatkan dalam upacara ini bukan hanya seremonial, melainkan juga ungkapan rasa syukur dan penghormatan kepada para pahlawan atas pengorbanan mereka. Doa tersebut juga menjadi wujud permohonan kepada Tuhan agar para pahlawan yang telah gugur diterima di sisi-Nya.

    Berikut bacaan doa Hari Pahlawan 2024 mengacu panduan yang dikeluarkan Kemensos.

    Doa Hari Pahlawan 2024

    Doa Ziarah Nasional Hari Pahlawan 10 November 2024

    بسمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

    الحمد لله رب العالمين حمد الشاكرين حمدًا يوافي نعمة ويكافي مزيدة يا ربنا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلال وجهك الكريم وعظيم سلطانك . اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه اجمعين

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Rahman,

    Segala puji dan syukur kepada-Mu kami persembahkan
    Atas semua karunia yang telah Engkau anugerahkan
    Kami bersyukur karena Engkau masih memberi kesempatan
    Mengenang perjuangan dan besarnya pengorbanan para pahlawan
    Masukkan mereka semua ke surga-Mu yang penuh kemuliaan
    Semoga kegigihan dan pengorbanan mereka, kami jadikan teladan

    Ya Allah Tuhan Yang Maha Membalas

    Kami yang mewarisi bangsa ini belum mampu membalas
    Jasa dan pengorbanan para pahlawan yang penuh tulus ikhlas
    Yang menghadiahkan kami generasi bangsa jembatan emas
    Semoga jejak pahlawan mampu kami retas sebagai bentuk balas
    Membangun ibu pertiwi sepenuh daya dengan integritas tanpa batas

    Ya Allah, Tuhan yang merajut Nusantara dalam bingkai kebangsaan

    Rahmati para pendahulu kami dengan rida dan ampunan,
    Anugerahi kami jalan keteladanan,
    Muliakan kami dalam iman,
    Kuatkan hati dan langkah kami meraih kejayaan,
    Agar tak sia-sia air mata dan pengorbanan,
    Agar tak durhaka generasi kami yang hanya melanjutkan,
    Agar bangsa ini menapak tegak mengusung harapan,
    Agar hidup dan kehidupan senantiasa lekat dengan kerukunan,
    Agar panjang menghela napas hingga akhir zaman tanpa rintangan.

    Ya Allah, Tuhan Pemilik Kalbu

    Bimbing kami dalam langkah yang malu,
    Agar kami bisa meneladani sikap mereka yang syahdu,
    Menjaga persatuan, bak api yang menyatu,
    Dalam setiap tindakan, di mana pun kami bertemu,
    Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu

    Ya Allah Tuhan Yang Maha Tunggal

    Hanya kepada-Mu kami pasrah dan bertawakkal
    Warisilah generasi bangsa kami kecukupan ilmu sebagai bekal
    Lengkapilah bangsa kami dengan sumber daya manusia yang handal
    Ilhamkanlah kecerdasan akal, kejujuran budi dan kesantunan moral
    Sehingga terkelola kekayaan alam dan sumber daya dengan optimal
    Tercipta kesinambungan pembangunan spiritual dan material
    Demi tercapainya cita kemakmuran rakyat dan keadilan sosial

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Menyayangi

    Atas semua karunia dan anugerah-Mu mampukan kami mensyukuri
    Semoga persaudaraan, persatuan dan kesatuan terpelihara lestari
    Terbangun keindahan sinergi, harmoni, kolaborasi dan toleransi
    Hindarkan semua gangguan, bahaya yang mengancam eksistensi
    Hantarkan negeri ini menuju keadaan yang Engkau cintai dan Engkau ridhai
    Semoga semua salah dan khilaf kami Engkau ampuni

    رَبَّنَا اغْفِرلنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا علا للذين آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَّحِيمٌ ربنا آتنا في الدُّنْيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار ، سبحان ربك رب العزة عما يصفون. وسلام على المرسلين والْحَمْدُ اللهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

    Doa Upacara Bendera dan Tabur Bunga Hari Pahlawan 10 November 2024

    يمسمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

    الحمد لله رب العالمين حمد الشاكرين حمدا يوافي نعمة ويكافي مزيدة يا ربنا لك الحمد كما ينبغى لجلال وجهك الكريم وعظيم سلطانك – اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه أَجْمَعِينَ

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Rahman,

    Segala puji dan syukur kepada-Mu kami persembahkan
    Atas semua karunia yang telah Engkau anugerahkan
    Kami bersyukur karena Engkau masih memberi kesempatan
    Mengenang perjuangan dan besarnya pengorbanan para pahlawan
    Masukkan mereka semua ke surga-Mu yang penuh kemuliaan
    Semoga kegigihan dan pengorbanan mereka, kami jadikan teladan

    Ya Allah Tuhan Yang Maha Membalas

    Kami yang mewarisi bangsa ini belum mampu membalas
    Jasa dan pengorbanan para pahlawan yang penuh tulus ikhlas
    Yang menghadiahkan kami generasi bangsa jembatan emas
    Semoga jejak pahlawan mampu kami retas sebagai bentuk balas
    Membangun ibu pertiwi sepenuh daya dengan integritas tanpa batas

    Ya Allah, Tuhan yang merajut Nusantara dalam bingkai kebangsaan

    Rahmati para pendahulu kami dengan rida dan ampunan,
    Anugerahi kami jalan keteladanan,
    Muliakan kami dalam iman,
    Kuatkan hati dan langkah kami meraih kejayaan,
    Agar tak sia-sia air mata dan pengorbanan,
    Agar tak durhaka generasi kami yang hanya melanjutkan,
    Agar bangsa ini menapak tegak mengusung harapan,
    Agar hidup dan kehidupan senantiasa lekat dengan kerukunan,
    Agar panjang menghela napas hingga akhir zaman tanpa rintangan.

    Ya Allah Tuhan Yang Maha Tunggal

    Hanya kepada-Mu kami pasrah dan bertawakkal
    Warisilah generasi bangsa kami kecukupan ilmu sebagai bekal
    Lengkapilah bangsa kami dengan sumber daya manusia yang handal
    Ilhamkanlah kecerdasan akal, kejujuran budi dan kesantunan moral
    Sehingga terkelola kekayaan alam dan sumber daya dengan optimal
    Tercipta kesinambungan pembangunan spiritual dan material
    Demi tercapainya cita kemakmuran rakyat dan keadilan social

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Menyayangi

    Atas semua karunia dan anugerah-Mu mampukan kami mensyukuri
    Semoga persaudaraan, persatuan dan kesatuan terpelihara lestari
    Terbangun keindahan sinergi, harmoni, kolaborasi dan toleransi
    Dalam semangat moderasi, kemuliaan insani dan kesetaraan imani
    Semoga beserta rahmat-Mu jualah derap langkah bangsa ini teriringi
    Hindarkan semua gangguan, bahaya yang mengancam eksistensi
    Hantarkan negeri ini menuju keadaan yang Engkau cintai dan Engkau ridhai
    Semoga semua salah dan khilaf kami Engkau ampuni

    رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا وَلاخواتنا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا هلا للذينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا صلة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار ، سبحان ربكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وسلام

    Pembacaan doa Hari Pahlawan 2024 dilakukan setelah amanat pembina upacara. Berikut urutan selengkapnya.

    • Penghormatan umum kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Komandan Upacara.
    • Laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara.
    • Pengibaran bendera Merah Putih, diiringi Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya” yang dinyanyikan oleh seluruh peserta upacara.
    • Mengheningkan cipta, dipimpin oleh Pembina Upacara.
    • Pembacaan Pancasila.
    • Pembacaan Pembukaan UUD’45.
    • Pembacaan pesan-pesan Pahlawan (ditentukan panitia).
    • Amanat Pembina Upacara.
    • Pembacaan Doa
    • Laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara.
    • Penghormatan kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Komandan Upacara
    • Upacara selesai.

    (kri/kri)



    Sumber : www.detik.com