Tag: doge

  • DOGE Terancam Ambruk 25%! Harga Bisa Terseret ke US$0,10

    Dogecoin (DOGE) menunjukkan sinyal pelemahan signifikan setelah menembus level support jangka panjang yang selama berbulan-bulan mampu menahan tekanan jual. Kondisi ini memicu kekhawatiran analis pasar terhadap potensi penurunan harga yang lebih dalam, bahkan hingga 25 persen dari level saat ini.

    Pada perdagangan terbaru, DOGE bergerak di kisaran US$0,13. Namun, volatilitas masih tinggi dengan beberapa kali upaya reli yang gagal menembus level harga lebih tinggi. Tekanan jual yang berlanjut membuat posisi Dogecoin berada di zona rawan, terlebih di tengah sentimen pasar kripto global yang masih lemah dan minat risiko investor yang menurun.

    Support Jangka Panjang Resmi Patah

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 21 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Perkembangan terpenting datang dari jebolnya area support kuat di rentang US$0,136 hingga US$0,145. Sepanjang tahun, zona ini berfungsi sebagai lantai harga yang menahan penurunan dan memicu pantulan harga. Ketika area tersebut ditembus, struktur pasar DOGE berubah menjadi bearish.

    Support lama kini berpotensi menjadi resistance baru. Setiap kenaikan harga jangka pendek menuju area tersebut cenderung direspons dengan aksi jual, terutama dari trader yang ingin keluar dari posisi lama mereka. Hal ini memperkuat sinyal bahwa tren turun masih mendominasi.

    Mengapa Penurunan 25% Jadi Sorotan

    Dari harga sekitar US$0,13, penurunan 25 persen akan membawa DOGE ke area US$0,10. Level ini dinilai penting secara teknikal maupun psikologis. Sejumlah indikator teknikal, termasuk posisi harga yang berada di bawah rata-rata pergerakan utama (moving average), menunjukkan dominasi penjual.

    Volume perdagangan yang meningkat saat sesi penurunan harga juga mengindikasikan kuatnya sentimen bearish. Kondisi ini membuat target US$0,10 semakin sering dibahas oleh analis sebagai potensi tujuan koreksi berikutnya.

    Baca juga: Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10

    Tekanan dari Pasar Kripto Secara Umum

    Dilaporkan Analytic Insight, pergerakan Dogecoin tidak terlepas dari kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Pelemahan Bitcoin dan Ethereum dalam beberapa waktu terakhir turut memberi tekanan tambahan pada aset yang lebih volatil seperti DOGE.

    Menurunnya likuiditas pasar membuat pergerakan harga menjadi lebih ekstrem. Dalam situasi seperti ini, tekanan jual dalam jumlah relatif kecil dapat memicu penurunan tajam, sehingga risiko DOGE turun lebih dalam sebelum upaya pemulihan meningkat.

    Minat Terhadap Meme Coin Mulai Menyusut

    Sentimen terhadap meme coin juga mengalami penurunan dibandingkan siklus sebelumnya. Meski Dogecoin masih memiliki basis komunitas yang kuat dan dikenal luas, aktivitas spekulatif terlihat berkurang. Respons harga terhadap berita atau tren media sosial juga dinilai tidak lagi sekuat sebelumnya.

    Hal ini menunjukkan minimnya katalis positif yang cukup kuat untuk melawan tren bearish yang sedang berlangsung.

    Proyeksi Harga Dogecoin

    Dalam jangka pendek, area resistance DOGE berada di kisaran US$0,136 hingga US$0,145. Selama harga masih bergerak di bawah zona tersebut, risiko penurunan tetap tinggi. Penutupan harga yang kuat di atas area resistance ini diperlukan untuk meredam tekanan bearish.

    Sementara itu, area support terdekat berada di rentang US$0,115 hingga US$0,105. Jika tekanan jual meningkat, level US$0,10 akan menjadi fokus utama pasar. Level ini berpotensi menahan penurunan sementara, namun jika ditembus, DOGE berisiko melanjutkan tren turun.

    Analis menilai pemulihan signifikan pada pasar kripto, terutama jika didorong oleh kenaikan Bitcoin, dapat membantu memperbaiki sentimen dan menopang harga Dogecoin. Namun, hingga DOGE berhasil merebut kembali support yang hilang, setiap upaya penguatan diperkirakan masih akan menghadapi tekanan jual.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10

    Dogecoin (DOGE) menunjukkan tanda-tanda awal pemulihan setelah mengalami tekanan jual signifikan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Meski sempat terpuruk akibat aksi jual agresif dan likuidasi besar-besaran investor jangka pendek, pergerakan harga terbaru mengindikasikan kondisi pasar mulai stabil.

    Pada saat penulisan, DOGE diperdagangkan di kisaran US$0,132, mencatatkan kenaikan sekitar 1,9% dalam 24 jam terakhir, menurut data CoinMarketCap.

    Dilaporkan Coinpaper, sejumlah analis teknikal mencermati bahwa momentum bearish Dogecoin mulai melemah. Beberapa sinyal teknikal penting muncul di berbagai kerangka waktu, memunculkan spekulasi bahwa DOGE berpotensi membentuk pola bullish yang terakhir kali terlihat pada 2021.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 21 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 21 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Support Kunci Bertahan, Struktur Harga Mulai Berubah

    Analis kripto Tony mencatat bahwa DOGE sebelumnya mengalami aksi jual tajam dari level US$0,1360, sebelum turun hingga di bawah US$0,1240. Penurunan tersebut diduga sebagai liquidity sweep karena diikuti oleh pemulihan yang relatif cepat.

    Sejak menyentuh level terendah tersebut, harga DOGE membentuk pola higher low di sekitar US$0,1260. Meski kenaikannya belum eksplosif, pola ini menunjukkan adanya minat beli pada level harga yang semakin tinggi, sebuah perubahan signifikan dibandingkan struktur tren turun sebelumnya.

    Zona US$0,1280–US$0,1300 kini menjadi area krusial. Jika DOGE mampu merebut kembali area ini, struktur pasar jangka pendek berpotensi berbalik menjadi bullish, dengan target lanjutan di US$0,1350 hingga US$0,1400. Sebaliknya, kegagalan menembus zona tersebut dapat mendorong harga kembali ke area support US$0,1200.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan! Harga Terancam Ambles ke $0,115, Sinyal Bearish?

    Divergensi Bullish Perkuat Peluang Reversal

    Analis lain, Trader Tardigrade, mengidentifikasi adanya bullish divergence pada indikator Relative Strength Index (RSI) 4 jam. Saat harga DOGE terus menurun dari atas US$0,1400, RSI justru membentuk higher low. Pola ini kerap muncul menjelang pembalikan arah harga setelah tren turun yang panjang.

    Dari sisi volume, tekanan jual dinilai mulai melemah. Gelombang penjualan masih terjadi, namun dengan intensitas yang lebih kecil dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan tekanan distribusi mulai mereda.

    Secara teknikal, penembusan di atas swing high US$0,1320 dapat menjadi konfirmasi awal perubahan momentum. Jika level ini berhasil dilewati, DOGE berpeluang melaju cepat menuju area US$0,1450–US$0,1500. Namun, jika harga justru jatuh di bawah level terendah divergensi, skenario bullish akan gugur dan membuka risiko penurunan ke sekitar US$0,1180.

    Sejumlah analis bahkan menyoroti kemunculan pola teknikal jangka panjang yang menyerupai struktur bullish besar seperti pada 2021—periode ketika Dogecoin mencatat reli masif. Meski target US$1,10 masih bersifat spekulatif, sinyal teknikal terbaru membuat pasar mulai kembali melirik potensi kebangkitan koin meme tersebut.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Tertekan! Harga Terancam Ambles ke $0,115, Sinyal Bearish?

    Dogecoin (DOGE) kembali berada di bawah tekanan jual yang kuat. Berdasarkan pergerakan terbaru di grafik 4 jam, DOGE masih kesulitan menarik minat beli yang solid, sementara penjual terus mempertahankan kendali di berbagai indikator teknikal, pasar derivatif, hingga aktivitas spot.

    Struktur pasar saat ini menunjukkan fase distribusi, bukan akumulasi. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati karena harga Dogecoin bergerak di bawah level-level teknikal penting.

    Struktur Harga Melemah, Tekanan Jual Berlanjut

    Dogecoin membentuk pola lower high dan lower low yang konsisten pada timeframe 4 jam. Harga juga telah menembus level Fibonacci 0,382 di sekitar US$0,134, yang memicu tekanan jual lanjutan menuju area Fibonacci 0,236 di US$0,1286. Bahkan, DOGE sempat turun mendekati US$0,125, menandakan lemahnya permintaan.

    Saat ini, harga DOGE bergerak di bawah EMA 20, 50, 100, dan 200. Susunan ini mencerminkan momentum bearish yang masih dominan. Indikator Supertrend juga terus mengeluarkan sinyal negatif, memperkuat tekanan jual di pasar.

    Dilaporkan Coinedition, area support terdekat berada di kisaran US$0,1250–US$0,1235. Namun, level US$0,120 menjadi titik psikologis dan struktural yang krusial. Jika level ini jebol, DOGE berpotensi melanjutkan penurunan ke area US$0,115.

    Di sisi lain, resistance jangka pendek berada di area US$0,1300–US$0,1327. Untuk meredam tekanan, pembeli perlu mendorong harga kembali di atas US$0,134. Sementara itu, zona US$0,1383–US$0,1427 masih menjadi area suplai kuat yang sulit ditembus.

    Open Interest Futures Anjlok, Tanda Deleveraging

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Data pasar derivatif menunjukkan perubahan perilaku trader. Open interest Dogecoin yang sebelumnya melonjak saat reli harga kini mengalami penurunan signifikan. Dari level puncak di atas US$4 miliar, open interest turun drastis ke sekitar US$1,27 miliar.

    Penurunan ini mencerminkan fase deleveraging, di mana trader mengurangi posisi berisiko dan menunggu arah pasar yang lebih jelas. Kondisi tersebut sejalan dengan lemahnya pergerakan harga DOGE dalam beberapa waktu terakhir.

    Arus Spot Perkuat Sentimen Bearish
    Data arus masuk dan keluar di pasar spot juga menunjukkan tekanan jual yang masih dominan. Net outflow kerap muncul bersamaan dengan penurunan harga, termasuk saat DOGE diperdagangkan di sekitar US$0,125.

    Pola ini mengindikasikan distribusi aset oleh pelaku pasar, bukan akumulasi. Meskipun inflow sesekali muncul, respons harga yang tidak konsisten membuat peluang pemulihan jangka pendek masih terbatas.

    Outlook Harga Dogecoin

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 19 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dalam jangka pendek, arah harga Dogecoin sangat bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan support US$0,125. Tekanan harga di bawah area resistance menandakan potensi peningkatan volatilitas.

    Jika DOGE mampu menembus dan bertahan di atas US$0,134, peluang pemulihan ke area US$0,138–US$0,142 terbuka. Namun, lemahnya minat beli di pasar spot dan menurunnya aktivitas derivatif meningkatkan risiko penurunan lanjutan.

    Apabila support US$0,120 gagal dipertahankan, Dogecoin berpotensi melanjutkan tren bearish menuju US$0,115. Saat ini, DOGE berada di titik krusial, dengan volume dan keyakinan pasar menjadi penentu arah selanjutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DOGE Pernah $0,3068, Kini $0,1300: Apakah Bisa Balik?

    Dogecoin (DOGE) mencatatkan penguatan lebih dari 6% pada perdagangan Jumat (19/12/2025), meskipun pasar derivatif menunjukkan pelemahan. Kenaikan ini membuat DOGE diperdagangkan di atas level USD 0,1300, seiring membaiknya sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

    Penguatan Dogecoin terjadi setelah rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat. Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) menunjukkan inflasi tahunan AS pada November naik 2,7%, lebih rendah dari perkiraan analis sebesar 3,1%. Sementara itu, IHK inti tercatat meningkat 2,6%, juga di bawah ekspektasi pasar di level 3%. Data ini mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk cryptocurrency.

    Pemulihan Dogecoin

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan! Harga Terancam Ambles ke $0,115, Sinyal Bearish?

    Meski demikian, pemulihan Dogecoin dinilai masih rapuh. Pasar derivatif DOGE menunjukkan penurunan signifikan, dengan Open Interest (OI) futures anjlok sekitar 71% sejak kecelakaan kilat pada 10 Oktober. Pada Jumat, OI tercatat sekitar USD 1,21–1,27 miliar, turun tajam dari puncaknya di kisaran USD 4,4 miliar. Padahal, pada pertengahan September, OI sempat menyentuh level USD 6 miliar, seiring lonjakan harga DOGE dari USD 0,1298 pada April ke USD 0,3068.

    Penurunan OI ini mengindikasikan melemahnya partisipasi trader ritel, yang sebelumnya menjadi pendorong utama reli Dogecoin. Kondisi tersebut berpotensi membatasi kemampuan DOGE untuk mempertahankan tren pemulihan menjelang akhir tahun.

    Dari sisi institusional, minat terhadap ETF Dogecoin spot juga terpantau lesu. Data SoSoValue menunjukkan tidak ada arus masuk baru ke ETF DOGE sejak 10 Desember, ketika tercatat inflow sebesar USD 172.000. Hingga kini, arus masuk bersih kumulatif berada di angka USD 205 juta, dengan total aset bersih sekitar USD 4,96 juta. Di AS sendiri, telah disetujui dua ETF Dogecoin spot, yakni GDOG milik Grayscale dan BWOW dari Bitwise.

    Analisis Teknikal

    Secara teknikal, Dogecoin masih menghadapi tekanan bearish. Harga saat ini bergerak di bawah Exponential Moving Average (EMA) 50-hari, 100-hari, dan 200-hari yang semuanya menurun. Indikator MACD pada grafik harian masih berada di area negatif, meski Relative Strength Index (RSI) naik ke level 38, menandakan tekanan jual mulai mereda.

    Jika DOGE mampu menembus EMA 50-hari, peluang penguatan lanjutan menuju area EMA 100-hari dan 200-hari terbuka. Namun, garis tren turun dari level USD 0,3063 masih menjadi penghalang, dengan resistance terdekat di USD 0,1561. Sebaliknya, penutupan harian di bawah support USD 0,1205 berpotensi mempercepat penurunan menuju level terendah Oktober di USD 0,0931.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Elon Musk Dapat Jabatan dari Donald Trump, Dogecoin Langsung Meroket!


    Jakarta

    Harga Dogecoin melonjak tinggi pada Selasa malam usai Presiden AS terpilih Donald Trump mengumumkan pembentukan Departemen Efisiensi Pemerintah (Department of Government Efficiency), yang ia sebut sebagai ‘DOGE’.

    Melansir dari CNBC International, Rabu (13/11/2024), Trump mengatakan CEO Tesla Elon Musk dan mantan kandidat presiden dari Partai Republik Vivek Ramaswamy, akan memimpin departemen tersebut.

    “Mereka akan membuka jalan bagi pemerintahan saya untuk membongkar birokrasi pemerintah, memangkas peraturan yang berlebihan, memotong pengeluaran yang boros, dan merestrukturisasi Badan-Badan Federal,” jelas Trump.


    Dogecoin terakhir naik hampir sebesar 20% dan telah menjadi salah satu pemenang terbesar pasca pemilu, memperoleh 153% sejak hari pemilu dibandingkan dengan bitcoin yang kenaikannya sebesar 30% pada periode yang sama. Dogecoin juga melampaui XRP minggu ini untuk menjadi cryptocurrency terbesar keenam berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Memecoin dipandang sebagai ukuran minat ritel dan selera risiko terhadap kripto. Ketika aktivitas memecoin meningkat, biasanya hal ini menunjukkan bahwa investor ritel berpartisipasi dan memiliki keinginan untuk berspekulasi lebih jauh mengenai kurva risiko.

    Trump awalnya melontarkan gagasan komisi efisiensi pada bulan September. Sejak itu, Musk telah mengunggah di kanal media sosialnya X, menyebut komisi tersebut sebagai Departemen Efisiensi Pemerintah atau D.O.G.E.

    Dogecoin memperoleh relevansi pada tahun 2021 setelah dukungan Musk dan sensasi terus-menerus di media sosial, yang sejak itu menjadi katalis besar bagi koin tersebut. Pada bulan Mei tahun itu, unggahan Musk memicu kenaikan Dogecoin ke level tertinggi sepanjang masa sebesar 67 sen per Coin Metrics.

    Meskipun sebelumnya Musk menyebut Dogecoin sebagai ‘sebuah hiruk pikuk’, membuat harganya anjlok. Pasar kripto lainnya sedang jeda dari reli pasca-pemilu. Bitcoin diperdagangkan datar di sekitar US$ 87.000, setelah sempat menyentuh US$ 90.000 pada perdagangan sore hari. Saham kripto Coinbase dan Strategi Mikro masing-masing lebih rendah sebesar 1% dan 2%, dalam perdagangan yang diperpanjang.

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Harga Bitcoin Kembali Cetak Rekor!


    Jakarta

    Harga Bitcoin (BTC) kembali mencetak rekor tertinggi mencapai US$ 91.589 atau Rp 1,449 miliar (kurs Rp 15.830), Sabtu (16/11). Rekor sebelumnya harga Bitcoin mencapai US$ 89.000.

    Menurut data dari Coin Market Cap, kapitalisasi pasar kripto global saat ini melonjak 4,22% dalam 24 jam terakhir, mencapai US$ 3,03 triliun. Reli ini tidak hanya mendorong Bitcoin, tetapi juga berimbas pada beberapa aset kripto lainnya, seperti Ethereum (ETH) yang naik 1,63% menjadi US$ 3.106.

    Beberapa aset kripto yang mengalami kenaikan di antaranya altcoin populer, seperti XRP yang mengalami kenaikan sebesar 9,53% ke harga US$0,887, Cardano (ADA) naik 23,84% ke US$ 0,7276, dan Solana (SOL) naik 5,26% ke US$ 219,41.


    Meme coin juga mengalami kenaikan, Dogecoin (DOGE) melonjak 3,93% menjadi US$0,38 dengan kapitalisasi pasar US$ 62,1 miliar.

    Terakhir, harga Bitcoin (BTC) kembali mencetak rekor tertinggi mencapai nilai US$ 89.000 atau sekitar Rp 1,4 miliar (kurs Rp 15.907) per koin pada, 12 November 2024. Tren tren positif terjadi sepekan pasca kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS 2024.

    (ada/ara)



    Sumber : finance.detik.com

  • Donald Trump Luncurkan Koin Meme Kripto Jelang Dilantik Presiden AS


    Jakarta

    Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluncurkan koin meme kripto dengan simbol TRUMP pada Sabtu (18/1). Momen ini terjadi beberapa hari sebelum pelantikannya yang dijadwalkan pada 20 Januari 2025.

    “Meme resmi terbaru saya ada di sini,” tulis Trump dalam unggahannya di X, dikutip Minggu (19/1/2025).

    Dalam unggahan itu, Trump juga menulis alamat situs pembelian koin meme tersebut. Ada dua cara untuk membelinya, yakni menggunakan kartu debit atau mata uang kripto lainnya.


    Koin meme ini dicetak di jaringan blockchain Solana, kripto dengan valuasi terbesar ke-5 di dunia saat ini. Trump juga menulis contract address (CA) koin TRUMP yang memungkinkan pubik memantau harga, pergerakan koin, serta dompet kripto mana saja yang memilikinya.

    Berdasarkan situs tersebut, suplai koin TRUMP yang ada di sirkulasi saat ini sebanyak 200 juta koin. Seiring waktu suplai akan meningkat hingga mencapai maksimal 1 miliar koin.

    Jadwal penambahan suplai koin tersirkulasi hingga 1 miliar koin ditetapkan bertahap selama 36 bulan atau berarti tiga tahun saat Trump menjabat presiden.

    Menurut Coinmarketcap, saat pertama diluncurkan harga TRUMP sebesar US$ 7 dengan valuasi sekitar US$ 600 juta. Lalu 12 jam kemudian harganya lompat menjadi US$ 33,7 dengan valuasi US$ 7,1 miliar.

    Koin meme adalah kelas mata uang kripto yang sangat fluktuatif dan kerap menjadi ladang penipuan. Sesuai namanya, meme, menandakan koin seperti ini bisa jadi hanya untuk guyonan dan tak punya landasan fundamental kuat.

    Koin meme yang paling terkenal adalah DOGE, yang merupakan tiruan blockchain Bitcoin kemudian logonya diganti menjadi gambar anjing Shiba Inu. DOGE saat ini merupakan aset kripto terbesar ke-7 di dunia.

    Di situs TRUMP terdapat penjelasan terkait koin meme ini sebagai berikut:

    “Meme Trump dimaksudkan untuk berfungsi sebagai ungkapan dukungan dan keterlibatan terhadap cita-cita dan keyakinan yang terkandung dalam simbol “$TRUMP” dan karya seni terkait tidak dimaksudkan untuk menjadi atau menjadi subjek peluang investasi, kontrak investasi atau sekuritas jenis apa pun”.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Tesla Rugi Triliunan Gegara Jual Bitcoin Terlalu Cepat


    Jakarta

    Tesla tampaknya salah langkah dalam urusan investasi kripto. Perusahaan mobil listrik besutan Elon Musk itu menjual 75% kepemilikan bitcoinnya pada pertengahan 2022-tepat ketika harga sedang anjlok. Kini, nilai bitcoin melonjak tajam dan keputusan tersebut membuat Tesla kehilangan potensi keuntungan hingga miliaran dolar AS.

    Mengutip CNBC.com, Jumat (25/7/2025), dalam laporan keuangan terbaru, Tesla menyebut aset digitalnya kini bernilai US$ 1,24 miliar. Nilai itu naik dari US$ 722 juta tahun lalu, namun jauh lebih kecil dibanding potensi yang bisa didapat jika mereka tetap menyimpan seluruh bitcoinnya.

    Bitcoin saat ini diperdagangkan di atas US$ 119.000 per koin, naik hampir enam kali lipat dari level saat Tesla melepas sebagian besar aset kriptonya. Jika perusahaan tidak buru-buru menjual, nilai kepemilikan bitcoin mereka bisa mencapai sekitar US$ 5 miliar, alih-alih US$ 1,24 miliar. Bahkan bitcoin senilai US$ 936 juta yang sempat dikonversi ke kas kini nilainya lebih dari US$ 3,5 miliar.


    Tesla membeli bitcoin senilai US$ 1,5 miliar pada awal 2021, menyebut aset digital itu punya “potensi jangka panjang” dan sebagai strategi diversifikasi kas. Elon Musk bahkan sempat mengerek harga bitcoin naik 20% dalam sehari hanya dengan menambahkan tagar #bitcoin di bio Twitter-nya (kini X).

    Namun situasi berubah drastis di 2022. Lonjakan inflasi dan suku bunga tinggi membuat investor kabur dari aset berisiko. Tesla pun menjual tiga perempat bitcoinnya saat harga tertekan, untuk memperkuat posisi kas di tengah jatuhnya pasar saham dan kripto.

    Sekarang, ketika bitcoin kembali melejit-didukung oleh kebijakan longgar dari pemerintahan Donald Trump dan wacana pembentukan cadangan strategis bitcoin nasional-Tesla hanya bisa gigit jari.

    Meski begitu, bitcoin tetap menyumbang US$ 284 juta dalam keuntungan kuartal II 2025, saat laba bersih Tesla tercatat US$ 1,17 miliar. Tapi jumlah itu tetap terlihat kecil jika dibandingkan potensi keuntungan yang terlewat.

    Di sisi lain, Tesla juga sedang menghadapi tantangan bisnis utama. Pendapatan mobil turun dua kuartal berturut-turut, saham merosot 8% usai laporan keuangan dirilis, dan sudah anjlok 25% sepanjang tahun ini-terburuk di antara saham-saham teknologi papan atas.

    Proyek ambisius seperti robotaxi dan robot humanoid “Optimus” masih butuh waktu dan biaya besar. Sementara kebijakan Trump soal tarif dan insentif kendaraan listrik berpotensi makin menekan bisnis inti Tesla ke depan.

    Tesla belum memberikan komentar resmi soal keputusan investasinya di bitcoin. Elon Musk pun hampir tidak pernah menyebut bitcoin lagi di X dalam tiga tahun terakhir. Terakhir pada Maret 2022, dia hanya menulis, “Saya masih punya dan tidak akan jual Bitcoin, Ethereum, atau Doge.”

    (rrd/rrd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Harga Bitcoin cs Terjun Bebas!


    Jakarta

    Aset digital kripto kompak melemah pada perdagangan siang ini, Senin (23/2/2026). Pelemahan harga tidak hanya terjadi pada mata uang Bitcoin (BTC), tetapi juga terhadap sejumlah altcoin hingga memecoin.

    Dikutip dari data perdagangan Coinmarketcap pukul 11.10 WIB, harga BTC melemah hingga 4,62% sepanjang perdagangan 24% ke harga US$ 64.923 atau sekitar Rp 1,09 miliar (asumsi kurs Rp 16.800). Harga BTC mendadak turun dari sebelumnya berada di level US$ 68.124 atau sekitar Rp 1,14 miliar pada perdagangan pagi sekitar pukul 07.05 WIB.

    Sementara jika diakumulasikan pada perdagangan sepekan terakhir, harga BTC tercatat melemah 5,81%. Aset kripto ini bergerak melemah usai mencapai harga US$ 69.713 atau sekitar Rp 1,17 miliar pada perdagangan 16 Februari kemarin.


    Pelemahan juga terjadi pada altcoin seperti Ethereum (ETH) yang terkoreksi hingga 5,61% sepanjang perdagangan 24 jam terakhir ke harga US$ 1.863 atau sekitar Rp 31,29 juta. Harga ETH terjun bebas dari harga US$ 1.980 atau sekitar Rp 33,26 juta.

    Kemudian pelemahan tercatat pada koin BNB dan Solana (SOL) di perdagangan 24 jam terakhir, yang masing-masing terkoreksi sebesar 5,14% dan 8,88%. Untuk harga BNB tercatat di level US$ 589,70 dari US$ 624,38. Sedangkan SOL tercatat melemah ke US$ 77,59 dari US$ 85,28.

    Memecoin juga bernasib serupa pada perdagangan hari ini. DOGE misalnya, tercatat melemah hingga 4,79% sepanjang perdagangan 24 jam terakhir ke harga US$ 0,09262. Sementara stablecoin seperti Tether (USDT) tercatat bergerak stagnan pada perdagangan hari ini di harga US$ 0,9996 sepanjang perdagangan 24 jam.

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Harga Bitcoin Anjlok, Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Harga Bitcoin (BTC) melemah pada perdagangan Senin (23/2/2026) siang. Pelemahan disebut imbas rencana penetapan tarif global yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebesar 15%.

    Adapun saat ini, harga BTC tercatat melemah sepanjang perdagangan 24 jam terakhir sebesar 4,04% pukul 13.13 WIB ke level US$ 65.266 atau sekitar Rp 1,09 miliar (asumsi kurs Rp 16.807). Sementara sepanjang perdagangan sebulan terakhir, harga BTC terkoreksi sebesar 4,47%.

    Dikutip dari CNBC, pelemahan harga BTC hari ini memperpanjang koreksi token tersebut sejak bulan Oktober 2025. Diketahui saat itu, BTC melemah setelah menyentuh level tertinggi pada harga US$ 125.000 atau sekitar Rp 2,1 miliar.


    Kemudian secara kumulatif sejak bulan Oktober 2025, BTC tercatat telah melemah lebih dari 47% hingga hari ini. Sementara secara kumulatif sepanjang tahun 2026, BTC tercatat melemah 26%.

    COO BTSE Jeff Mei mengatakan pelemahan hari ini terjadi akibat aksi jual bersih investor menyusul pengumuman tarif AS sebesar 15%. Selain itu, kekhawatiran investor juga dipicu oleh naiknya tensi geopolitik AS-Iran.

    “Kami yakin bahwa kenaikan tarif yang tiba-tiba ini menyebabkan investor menjual aset kripto sebagai antisipasi penurunan pasar yang lebih serius,” ujar Jeff Mei dikutip dari CNBC, Senin (23/2/2026).

    Sementara itu, Kepala Riset 10x Research, Markus Thielen, mengatakan pelemahan harga BTC terjadi karena rendahnya kepercayaan dan likuiditas pasar kripto. Secara teknikal, BTC berada pada fase bearish yang ditandai rendahnya volume transaksi dan ketidakpastian di AS. BTC juga disebut berpotensi melemah hingga ke harga US$ 50.000.

    Sebagai informasi, pelemahan juga terjadi pada altcoin seperti Ethereum (ETH) yang terkoreksi hingga 5,25% sepanjang perdagangan 24 jam terakhir ke harga US$ 1.872 atau sekitar Rp 31,45 juta. Kemudian pelemahan tercatat pada koin BNB dan Solana (SOL) di perdagangan 24 jam terakhir, yang masing-masing terkoreksi sebesar 3,88% dan 7,78%.

    Untuk harga BNB tercatat di level US$ 597,10 dari US$ 624,38. Sedangkan SOL tercatat melemah ke US$ 78,52 dari US$ 85,28. Memecoin juga bernasib serupa pada perdagangan hari ini. DOGE misalnya, tercatat melemah hingga 3,22% sepanjang perdagangan 24 jam terakhir ke harga US$ 0.09398.

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com