Tag: dogecoin

  • Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terkunci di Bawah $0,14

    Harga Dogecoin (DOGE) masih bergerak dalam tekanan menjelang penutupan perdagangan akhir tahun 2025. Aset kripto bertema meme ini diperdagangkan di kisaran $0,123, sedikit di atas area support jangka pendek, setelah mengalami tekanan jual berkelanjutan selama beberapa pekan terakhir.

    Berdasarkan data pasar terbaru, DOGE masih terperangkap dalam descending channel pada grafik harian. Pola ini menunjukkan dominasi penjual, di mana setiap upaya pemulihan harga gagal membentuk tren naik yang berkelanjutan.

    Channel Menurun Masih Dominan

    Sejak Oktober, pergerakan harga Dogecoin terus membentuk lower high, menandakan lemahnya dorongan beli. Indikator Supertrend tetap berada di area bearish di sekitar $0,140, sementara titik Parabolic SAR masih berada di atas candle harian. Kondisi ini menegaskan bahwa kendali pasar belum berpindah ke pihak pembeli.

    Dilaporkan Coin Edition, area support terdekat berada di rentang $0,120–$0,118. Level ini beberapa kali menahan tekanan jual. Namun, apabila terjadi penutupan harian di bawah zona tersebut, harga berpotensi melanjutkan penurunan menuju area $0,105 hingga $0,100, yang sebelumnya menjadi titik permintaan pada awal tahun.

    Time Frame Pendek Tunjukkan Stabilitas Terbatas

    Baca juga: Harga Dogecoin Terjun ke $0,12, Apakah Ini Titik Terendah DOGE?

    Pada grafik jangka pendek, Dogecoin terlihat mencoba stabil setelah penurunan tajam pekan lalu. Harga masih bertahan di atas garis tren intraday dan bergerak di sekitar VWAP $0,123. Hal ini mengindikasikan adanya upaya pembeli mempertahankan nilai, meski tanpa dorongan kuat.

    Indikator RSI intraday bergerak di kisaran tengah 50-an, mencerminkan jeda tekanan jual, bukan sinyal pembalikan tren. Area $0,125–$0,127 masih menjadi hambatan kuat yang menahan kenaikan harga.

    Data Derivatif Cerminkan Pengurangan Risiko

    Dari sisi derivatif, open interest DOGE tercatat turun sekitar 3,5% menjadi $1,45 miliar. Penurunan ini menunjukkan pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur, bukan mengakumulasi posisi baru.

    Volume perdagangan justru meningkat lebih dari 22%, namun tidak diikuti kenaikan harga. Pola ini sering diartikan sebagai distribusi, bukan fase akumulasi. Selain itu, likuidasi posisi long mendominasi, dengan nilai lebih dari $2,5 juta dalam 24 jam terakhir, menandakan tekanan lanjutan dari sisi penjual.

    Sentimen Pasar Masih Lemah

    Sentimen pasar kripto secara umum juga masih menjadi penghambat. Fear and Greed Index berada di level 24, menandakan kondisi extreme fear. Dalam 30 hari terakhir, Dogecoin hanya mencatatkan penutupan hijau pada sekitar 37% sesi perdagangan, mencerminkan kuatnya tekanan jual sepanjang Desember.

    Prospek Jangka Pendek

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menjelang 31 Desember, Dogecoin masih berada dalam posisi defensif.

    • Skenario bullish: Harga bertahan di atas $0,118, menembus $0,128, dan ditutup harian di atas $0,140. Kondisi ini dapat membuka peluang kenaikan menuju $0,155.
    • Skenario bearish: Penutupan harian di bawah $0,118 berpotensi melanjutkan penurunan ke $0,105 hingga $0,100.

    Dengan struktur teknikal yang masih lemah dan sentimen pasar yang negatif, pergerakan Dogecoin diperkirakan tetap terbatas hingga muncul katalis kuat yang mampu mengubah arah tren.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Dogecoin Terjun ke $0,12, Apakah Ini Titik Terendah DOGE?

    Dogecoin (DOGE) saat ini bertahan di level harga $0,12 setelah mengalami tekanan jual signifikan sejak akhir Desember 2025. Aset kripto berbasis meme tersebut tercatat menyentuh level ini pada 23 Desember dan sejak itu bergerak relatif stabil di kisaran yang sama, di tengah perlambatan pasar kripto secara keseluruhan.

    Berdasarkan data CoinGecko, harga Dogecoin turun 3% dalam 24 jam terakhir. Secara mingguan, DOGE terkoreksi 6,3%, sementara dalam 14 hari terakhir turun 4,8%. Penurunan lebih dalam terlihat dalam jangka waktu yang lebih panjang, dengan koreksi 17,5% dalam sebulan terakhir dan anjlok hingga 61,2% sejak Desember 2024.

    Pertanyaan Harga Terendah Dogecoin?

    Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor: apakah level $0,12 merupakan harga terendah Dogecoin, atau justru masih berpotensi turun lebih jauh?

    Dogecoin terakhir kali diperdagangkan di bawah $0,12 pada Oktober 2024. Jika tekanan jual berlanjut dan level support ini jebol, sejumlah analis menilai DOGE berpotensi turun hingga ke area $0,10.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 30 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 30 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin Bertahan di Range $0,122–$0,133, Fase Akumulasi Terjadi?

    Dilaporkan Watcher Guru, pergerakan harga Dogecoin saat ini juga dinilai masih mengikuti tren Bitcoin (BTC). Sentimen pasar yang cenderung bearish, ditambah ketidakpastian makroekonomi global, membuat investor menghindari aset berisiko tinggi, termasuk kripto. Sebagai memecoin, Dogecoin dinilai memiliki tingkat risiko yang lebih besar dibandingkan aset kripto utama lainnya.

    Tekanan makroekonomi, termasuk kebijakan suku bunga, turut memengaruhi pergerakan pasar. Peluang penurunan suku bunga acuan pada awal 2026 dinilai masih rendah. Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut berencana mengganti Ketua Federal Reserve Jerome Powell dengan tujuan mendorong penurunan suku bunga lebih lanjut. Jika kebijakan pelonggaran moneter terjadi, aset berisiko seperti kripto berpotensi kembali diminati dan mendorong reli harga Dogecoin.

    Analisis Harga Dogecoin

    Meski demikian, kondisi pasar saat ini masih rapuh. Analis menilai memecoin, termasuk DOGE, kemungkinan belum akan mencatatkan pergerakan harga positif dalam waktu dekat.

    Sementara itu, analis dari CoinCodex memproyeksikan Dogecoin akan bergerak di kisaran $0,11 hingga $0,12 hingga akhir Januari 2026. Platform tersebut memperkirakan DOGE berpotensi naik ke level $0,15 pada 23 Januari 2026. Namun, reli tersebut diprediksi bersifat sementara, dengan koreksi kembali ke area $0,12 pada pertengahan Februari 2026.

    Dengan sentimen pasar yang masih lemah dan ketidakpastian ekonomi global, pergerakan Dogecoin dalam beberapa pekan ke depan diperkirakan tetap terbatas, dengan level $0,12 menjadi titik krusial yang diawasi investor.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Bertahan di Range $0,122–$0,133, Fase Akumulasi Terjadi?

    Dogecoin kembali menjadi sorotan di media sosial meski pergerakan harganya masih cenderung datar. Data terbaru dari perusahaan analitik blockchain Santiment menunjukkan bahwa Dogecoin termasuk salah satu aset kripto dengan lonjakan keterlibatan tertinggi di media sosial dalam sepekan terakhir, sejajar dengan Bitcoin, Ethereum, dan ZCash.

    Dalam unggahan di platform X, Santiment menyebutkan bahwa meningkatnya perhatian terhadap Dogecoin dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari diskusi di Reddit terkait undian (sweepstakes) DOGE, perdebatan mengenai relevansi Dogecoin sebagai aset kripto, hingga komentar pasar yang ramai di X. Meski demikian, peningkatan atensi sosial ini belum diikuti oleh lonjakan harga, seiring sektor memecoin yang masih menunjukkan performa lemah secara umum.

    Data On-Chain Tunjukkan Penurunan Tekanan Jual

    Di luar metrik sosial, indikator on-chain justru memberikan gambaran yang lebih menarik. Santiment mencatat bahwa Mean Coin Age Dogecoin terus meningkat dalam dua bulan terakhir. Indikator ini mengukur rata-rata lamanya koin disimpan dan biasanya naik ketika investor menahan asetnya, yang sering diartikan sebagai fase akumulasi.

    Sementara itu, metrik Age Consumed, yang mengukur pergerakan koin lama, tetap rendah sejak pertengahan November. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pemegang lama Dogecoin belum banyak melakukan penjualan, sehingga tekanan jual dari holder besar dinilai menurun.

    Dilaporkan Icobench, indikator lain yang diperhatikan pasar, Market Value to Realized Value (MVRV), mencapai titik terendah dalam enam bulan pada pertengahan Desember dan belum menunjukkan pemulihan signifikan. Data tersebut menunjukkan bahwa banyak investor Dogecoin saat ini masih berada dalam posisi rugi belum terealisasi. Rata-rata, pemegang DOGE yang membeli dalam enam bulan terakhir mencatatkan kerugian sekitar 36%.

    Harga Bergerak Datar, Pasar Masih Waspada

    Dari sisi teknikal, harga Dogecoin terlihat mulai bergerak dalam rentang sempit. Dalam grafik harian, DOGE diperdagangkan di kisaran USD 0,122 hingga USD 0,133 selama sekitar sepuluh hari terakhir. Meski tren besar masih bearish, pola ini menunjukkan fase konsolidasi alih-alih penurunan tajam lanjutan.

    Pengamat pasar menilai bahwa penembusan harga di atas batas atas rentang tersebut berpotensi mengubah struktur pergerakan jangka pendek. Namun, indikator sentimen seperti Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) mengisyaratkan bahwa pasar masih berada dalam fase kehati-hatian, dengan sebagian pelaku pasar masih merasakan tekanan mirip kapitulasI.

    Gambaran Umum Sektor Memecoin

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 29 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 29 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Situasi Dogecoin saat ini mencerminkan kondisi umum memecoin di tengah ketidakpastian pasar kripto. Aktivitas dan diskusi di media sosial bisa tetap tinggi meski harga tidak bergerak signifikan, terutama untuk aset dengan komunitas daring yang kuat. Secara historis, fase akumulasi yang ditandai dengan naiknya usia koin dan rendahnya age consumption dapat berujung pada pemulihan harga maupun periode konsolidasi panjang, tergantung kondisi pasar secara keseluruhan.

    Di tengah sentimen pasar yang belum stabil, kombinasi antara visibilitas tinggi dan indikasi akumulasi Dogecoin menyoroti hubungan kompleks antara aktivitas sosial, perilaku on-chain, dan pergerakan harga kripto.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DOGE di Level US$0,12, Waspadai Penurunan Lanjutan hingga US$0,08

    Harga Dogecoin kembali tertekan dan mencatat level terendah sejak 10 Oktober, seiring melemahnya minat pasar dan belum adanya dorongan dari exchange-traded fund (ETF) Dogecoin. Analisis teknikal menunjukkan potensi penurunan lanjutan di tengah minimnya permintaan investor.

    Berdasarkan data pasar, Dogecoin (DOGE) diperdagangkan di kisaran US$0,1227, turun sekitar 75% dari level tertinggi tahun ini. Penurunan tajam tersebut menyebabkan hilangnya valuasi pasar hingga miliaran dolar AS.

    Tekanan Terhadap Dogecoin

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin Tersungkur di US$0,12, Analis Prediksi Gerak Ekstrem 15%

    Dilaporkan Crypto News, tekanan terhadap DOGE terjadi di tengah tanda-tanda melemahnya permintaan. Data SoSoValue menunjukkan bahwa ETF Dogecoin milik Grayscale dan Bitwise tidak mencatat arus masuk dana (inflow) sejak 11 Desember. Secara keseluruhan, kedua ETF tersebut hanya membukukan inflow sekitar US$2 juta dengan total aset bersih sekitar US$5 juta, menandakan minat investor institusional yang semakin terbatas.

    Selain itu, open interest futures Dogecoin tercatat turun ke kisaran US$1,4 miliar, jauh dari level tertinggi tahun ini yang sempat melampaui US$6 miliar. Penurunan open interest umumnya mencerminkan berkurangnya partisipasi investor dan minimnya posisi baru di pasar derivatif.

    Dari sisi teknikal, tekanan jual dinilai masih dominan. Grafik tiga hari menunjukkan bahwa harga Dogecoin berada dalam tren turun yang kuat dan membentuk sejumlah pola bearish. Salah satunya adalah death cross, yakni persilangan antara exponential moving average (EMA) 50 hari dan 200 hari yang terjadi pada 9 Desember. Pola ini kerap dianggap sebagai sinyal lanjutan pelemahan harga.

    Analisis Teknikal DOGE

    Dogecoin juga membentuk pola head and shoulders, yang sering dipandang sebagai sinyal pembalikan bearish. Pola tersebut menunjukkan level “kepala” di area US$0,4855, dengan bahu kiri di US$0,2285 dan bahu kanan di sekitar US$0,30. Harga saat ini telah menembus garis leher (neckline), yang mengonfirmasi potensi penurunan lanjutan.

    Indikator teknikal lain seperti Relative Strength Index (RSI) dan MACD juga masih bergerak menurun. Kondisi ini membuka peluang bagi harga DOGE untuk menguji support berikutnya di US$0,080, yang merupakan level terendah pada Agustus tahun lalu, atau sekitar 35% lebih rendah dari harga saat ini.

    Meski demikian, analis mencatat bahwa skenario bearish dapat gugur apabila harga Dogecoin mampu bergerak naik dan menembus level psikologis US$0,15. Selama hal tersebut belum terjadi, tekanan terhadap Dogecoin diperkirakan masih akan berlanjut.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Tersungkur di US$0,12, Analis Prediksi Gerak Ekstrem 15%

    Dogecoin (DOGE) kembali berada di bawah tekanan setelah pasar kripto mengalami koreksi terbaru. Memasuki pekan terakhir tahun ini, sejumlah analis memperingatkan investor untuk bersikap lebih waspada karena pergerakan harga DOGE masih menunjukkan sinyal negatif dalam jangka pendek.

    Pada Jumat (27/12), Dogecoin mencatat penurunan intraday sekitar 4,2% dan sempat menyentuh area US$0,126 di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi. Secara keseluruhan, DOGE telah terkoreksi lebih dari 50% dari puncak harga awal Oktober dan kehilangan beberapa level support penting dalam dua bulan terakhir.

    Level Penting Dogecoin

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin Disinyalir Masuk Fase Akumulasi, Level US$0,15 Jadi Kunci

    Setelah gagal mempertahankan level US$0,135 hampir dua pekan lalu, harga Dogecoin bergerak sideways di rentang US$0,120–US$0,135. Hingga kini, DOGE belum mampu menembus batas atas rentang tersebut, meski beberapa kali mencoba. Saat ini, DOGE berupaya bertahan di zona support krusial US$0,120 untuk mencegah penurunan lebih lanjut.

    Analis dari More Crypto Online menyebut Dogecoin masih berada dalam kondisi “falling knife” atau tren turun yang belum selesai. Menurutnya, belum ada bukti kuat bahwa koreksi telah mencapai titik dasar. Ia memperkirakan potensi penurunan hingga 20% menuju area support berikutnya di US$0,096 bahkan US$0,08. Ia juga menekankan bahwa kehati-hatian tetap diperlukan sampai muncul struktur kenaikan harga yang lebih jelas.

    Dilaporkan Trading View, pandangan serupa disampaikan analis Crypto Jobs yang menilai DOGE belum menunjukkan struktur pembalikan bullish. Volume beli yang lemah serta momentum bearish membuat peluang pemulihan masih terbatas. Selama harga Dogecoin berada di bawah area US$0,14–US$0,15, kendali pasar dinilai masih berada di tangan penjual. Ia menilai skenario penurunan ke kisaran US$0,100–US$0,095 masih realistis, meskipun pergerakan naik jangka pendek tetap mungkin terjadi sebelum penurunan lanjutan.

    Sisi Lain DOGE

    Di sisi lain, analis BitGuru memiliki pandangan lebih optimistis. Ia menilai koreksi mendalam Dogecoin telah selesai dan harga saat ini berada di zona permintaan utama US$0,120–US$0,130. Jika DOGE mampu merebut kembali level harga akhir November, potensi reli menuju resistance US$0,18 dinilai terbuka. Namun, kegagalan bertahan di area saat ini dapat memperpanjang fase konsolidasi.

    Sementara itu, Trader Tardigrade menyoroti aspek teknikal lain, yakni terbentuknya pola symmetrical triangle baru pada grafik H4. Menurutnya, pola ini berpotensi menghasilkan pergerakan harga sekitar 15% ke arah bullish maupun bearish. Namun, penurunan harga pada Jumat membuat DOGE menembus batas bawah pola di sekitar US$0,123, sehingga membuka peluang pelemahan lanjutan menuju area US$0,10–US$0,11 jika tidak segera terjadi rebound.

    Hingga artikel ini ditulis, Dogecoin diperdagangkan di kisaran US$0,122, turun sekitar 7,3% dalam sepekan terakhir. Kondisi ini membuat investor dan trader disarankan untuk mencermati pergerakan harga dengan lebih hati-hati menjelang pergantian tahun.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Disinyalir Masuk Fase Akumulasi, Level US$0,15 Jadi Kunci

    Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan setelah seorang analis kripto menilai pergerakan harganya saat ini mengulang pola akumulasi besar seperti yang terjadi pada 2020, sebelum reli tajam pada 2021.

    Analis kripto Cryptollica (@Cryptollica di X) dalam analisis mingguan di TradingView pada 23 Desember 2025 menyebut grafik Dogecoin sedang membentuk rounded base atau dasar membulat, dengan volatilitas yang menurun dan momentum yang dianggap “di-reset”. Kondisi ini ia sebut sebagai fase “calm before the storm”.

    Dalam analisis berjudul “DOGE: The Cycle Repeats (1W Timeframe)”, Cryptollica menyatakan struktur harga Dogecoin saat ini merupakan fractal setup yang “tekstual”, mengacu pada empat titik struktur historis dalam siklus jangka panjang DOGE. Menurutnya, pasar kini berada di “Point 4”, yang dinilai mirip dengan fase akumulasi sebelum bull run sebelumnya.

    Volatilitas Dogecoin

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin 2025: Sempat Tembus US$58 Miliar, Kini Harga Anjlok 65%

    Dilaporkan Trading View, Cryptollica menjelaskan bahwa Zona 1 dan Zona 2 pada siklus terdahulu merupakan fase “kebosanan”, di mana volatilitas rendah dan harga bergerak mendatar, namun justru menjadi periode akumulasi. Zona 2 bahkan disebut sebagai landasan awal reli parabolik Dogecoin pada 2021. Kondisi saat ini, yang ia sebut sebagai Zona 4, diklaim menunjukkan pola serupa dengan pembentukan dasar harga yang kuat.

    Selain struktur harga, indikator Relative Strength Index (RSI) juga menjadi dasar argumen. Cryptollica menyoroti level RSI mingguan di sekitar 32 yang menurutnya berulang kali menjadi “lantai historis”. Ia menyatakan bahwa setiap kali RSI mingguan DOGE menyentuh area tersebut pada siklus sebelumnya, hal itu menandai titik dasar makro. Saat ini, RSI dinilai kembali berada di area tersebut, yang diinterpretasikan sebagai tanda kelelahan penjual.

    Meski demikian, tidak semua pihak sepenuhnya sepakat. Pengguna TradingView lain, ZarinSyed, memberikan catatan kehati-hatian. Ia menilai analisis fraktal memang menarik, namun tidak bersifat deterministik. Menurutnya, kondisi makro dan arus likuiditas dapat mengubah hasil yang diharapkan.

    Pergerakan Dogecoin

    ZarinSyed menyebut konfirmasi bullish baru akan lebih valid jika Dogecoin mampu mencatatkan penutupan mingguan di atas kisaran US$0,15–US$0,17. Ia juga menambahkan bahwa indikator RSI idealnya perlu bergerak stabil di atas level tengah 50 untuk mengonfirmasi perubahan momentum. Tanpa itu, DOGE berisiko bergerak sideways dalam waktu lebih lama.

    Selain itu, ia menyoroti perbedaan konteks pasar. Berbeda dengan 2020, pasar kripto saat ini dinilai lebih matang dengan pengaruh aliran dana institusional, termasuk produk berbasis ETF, yang dapat membuat pola berbasis ritel tidak sepenuhnya berulang.

    Secara keseluruhan, klaim Cryptollica menempatkan Dogecoin pada fase akumulasi dengan keyakinan tinggi dalam kerangka waktu mingguan. Namun, sejumlah pelaku pasar menilai konfirmasi lanjutan tetap diperlukan sebelum menyimpulkan bahwa DOGE benar-benar siap mengulang reli besar seperti siklus sebelumnya.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin 2025: Sempat Tembus US$58 Miliar, Kini Harga Anjlok 65%

    Dogecoin menjalani tahun 2025 dengan perjalanan yang tidak biasa. Kripto yang awalnya dikenal sebagai meme coin ini justru terseret ke pusaran politik Amerika Serikat sekaligus mendapat perhatian besar dari kalangan korporasi dan institusi keuangan. Namun, di tengah sorotan tersebut, Dogecoin gagal mencetak rekor harga baru dan menutup tahun dengan kinerja negatif, turun sekitar 65% dalam 12 bulan terakhir per pertengahan Desember 2025.

    Kontroversi Dogecoin bermula dari pembentukan Department of Government Efficiency (DOGE), sebuah lembaga pemerintah Amerika Serikat yang diposisikan di bawah kepemimpinan Elon Musk pada akhir 2024. Lembaga ini bertujuan memangkas pengeluaran pemerintah, namun sejak awal berdirinya sudah dibayangi masalah hukum.

    Perjalanan Dogecoin

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan Decrypt, tak lama setelah pelantikan Presiden Donald Trump, DOGE digugat oleh firma hukum National Security Counselors yang menuding lembaga tersebut beroperasi secara ilegal sebagai komite penasihat federal. Situasi memanas ketika logo Dogecoin sempat muncul di situs resmi Department of Government Efficiency, yang langsung memicu lonjakan harga DOGE sekitar 14% dengan kapitalisasi pasar mencapai US$58 miliar. Meski demikian, euforia tersebut tak bertahan lama setelah logo dihapus dan kebijakan kontroversial lembaga itu menuai kritik luas.

    Seiring berjalannya waktu, Department of Government Efficiency semakin kehilangan sorotan publik. Lembaga ini sempat disorot karena salah memangkas ribuan tenaga kesehatan, mendorong pemotongan bantuan luar negeri, serta diduga melebih-lebihkan klaim efisiensi anggaran. Di tengah polemik tersebut, Dogecoin ikut terbawa citra politis, meski pengembang dan komunitas menegaskan bahwa proyek kripto ini tidak memiliki keterkaitan langsung dengan kebijakan pemerintah Amerika Serikat.

    Di luar ranah politik, Dogecoin justru mengalami peningkatan adopsi dari sektor korporasi dan institusi keuangan. Sepanjang 2025, Dogecoin masuk dalam tren digital asset treasury, dengan sejumlah perusahaan publik mulai menyimpan DOGE sebagai bagian dari cadangan aset mereka.

    Langkah komersial Dogecoin

    Dogecoin Foundation juga membentuk House of Doge sebagai entitas komersial untuk mendorong adopsi, termasuk melalui kemitraan bisnis dan branding global. Beberapa ETF Dogecoin akhirnya meluncur di Amerika Serikat, sementara perusahaan treasury seperti CleanCore Solutions mengklaim diri sebagai pemegang DOGE resmi dengan kepemilikan ratusan juta token.

    Langkah komersial Dogecoin semakin agresif ketika House of Doge melantai di Nasdaq melalui skema reverse takeover dan mengakuisisi saham mayoritas klub sepak bola Italia, U.S. Triestina Calcio 1918. Branding Dogecoin pun dipasang di jersey dan stadion klub tersebut. Meski berbagai langkah ini dinilai positif secara jangka panjang, harga Dogecoin justru terus melemah dan menjadi satu-satunya aset kripto papan atas yang gagal mencetak all-time high baru dalam siklus bull market terbaru.

    Kondisi ini membuat fokus komunitas Dogecoin mulai bergeser. Alih-alih mengejar lonjakan harga berbasis spekulasi, para pengembang menekankan pentingnya utilitas dan penggunaan nyata Dogecoin sebagai alat transaksi. Mereka menilai tahun 2025 sebagai fase transisi, dengan harapan Dogecoin dapat menunjukkan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan pada 2026 melalui peningkatan fungsi dan adopsi riil di dunia nyata.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12

    Dogecoin (DOGE) mengakhiri Desember dalam kondisi melemah secara perlahan, dengan harga bergerak di sekitar level $0,127 pada Rabu.

    Pergerakan ini mencerminkan tekanan distribusi yang berkelanjutan, bukan aksi jual panik, setelah DOGE gagal pulih pasca breakdown yang terjadi pada musim gugur lalu. Harga kini berada di dekat batas bawah rentang pergerakan beberapa bulan terakhir, menandakan melemahnya keyakinan pasar terhadap kelanjutan tren naik.

    Pergerakan harga Dar Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dar Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Secara teknikal, struktur tren Dogecoin masih berada dalam fase bearish. Harga bergerak di bawah seluruh exponential moving average (EMA) utama, mulai dari EMA 20, 50, 100, hingga 200 hari, yang semuanya kini mengarah ke bawah.

    DIlaporkan Traders Union, EMA 20 di sekitar $0,135 dan EMA 50 di area $0,15 secara konsisten menahan setiap upaya rebound sepanjang November dan Desember. Indikator momentum seperti RSI harian juga bertahan di kisaran akhir 30-an, level yang umum terjadi pada tren turun berkepanjangan tanpa sinyal kelelahan jual.

    Baca juga: Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10

    Tekanan Jual Dogecoin

    Tekanan jual juga terlihat pada timeframe intraday. Pada grafik 30 menit, DOGE masih mencetak lower high dan lower low secara konsisten, dengan setiap kenaikan harga cenderung dijual kembali di area $0,13 hingga $0,131. Area $0,125–$0,127 kini menjadi support terdekat yang terus diuji. Jika level ini jebol, harga berpotensi mengarah ke $0,12, bahkan hingga zona psikologis $0,10 yang sebelumnya menjadi area permintaan historis.

    Dari sisi data aliran dana, Dogecoin mencatat arus keluar spot yang konsisten dalam beberapa pekan terakhir, termasuk menjelang 24 Desember. Kondisi ini mengindikasikan proses distribusi, di mana koin berpindah ke bursa, alih-alih akumulasi. Sementara itu, pasar derivatif menunjukkan penurunan open interest seiring turunnya harga, menandakan berkurangnya partisipasi spekulatif, meski rasio long masih mendominasi dan likuidasi lebih banyak menimpa posisi beli.

    Secara keseluruhan, pergerakan Dogecoin saat ini lebih mencerminkan fase koreksi lanjutan daripada awal pemulihan. Tanpa keberhasilan menembus dan bertahan di atas area $0,135 hingga $0,15 dengan volume yang menguat, struktur teknikal masih membuka peluang konsolidasi berkepanjangan atau penurunan bertahap menuju awal tahun depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DOGE di $0,13 Siap Breakout? Target $0,14–$0,16 Mulai Dipantau Trader

    Harga Dogecoin (DOGE) menunjukkan tanda-tanda potensi penembusan pada perdagangan Selasa (23/12), seiring terbentuknya pola teknikal falling wedge yang secara historis kerap menjadi sinyal pembalikan arah ke atas. Pada saat yang sama, data on-chain dan derivatif mengindikasikan sentimen pasar yang kian membaik.

    Dogecoin diperdagangkan di kisaran USD 0,13 dan mendekati garis tren atas dari pola falling wedge yang telah terbentuk sejak pertengahan Oktober. Pola ini umumnya dianggap sebagai sinyal bullish jika harga berhasil menembus ke atas, membuka peluang kenaikan lanjutan.

    Data On-chain Dogecoin

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dari sisi on-chain, data CryptoQuant menunjukkan adanya pesanan whale berukuran besar baik di pasar spot maupun futures. Kondisi pasar juga dinilai lebih “dingin” dengan dominasi beli yang meningkat, mencerminkan potensi akumulasi oleh pelaku pasar besar.

    Sementara itu, data derivatif turut memperkuat prospek positif. Rasio long-to-short Dogecoin berdasarkan data Coinglass tercatat di level 1,02 pada hari Selasa, mendekati level tertinggi bulanan. Rasio di atas angka satu menandakan lebih banyak trader yang bertaruh pada kenaikan harga DOGE dibandingkan penurunan.

    Dilaporkan FxStreet, indikator tingkat pendanaan (funding rate) juga berbalik positif. Menurut data OI-Weighted Funding Rate Coinglass, tingkat pendanaan DOGE berada di level 0,0045% pada hari Selasa. Kondisi ini menunjukkan posisi long membayar posisi short, yang secara historis sering diikuti oleh reli harga Dogecoin.

    Baca juga: Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10

    Analisis Trknikal DOGE

    Dari sisi teknikal, Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian berada di level 43 dan bergerak naik menuju area netral 50, mengindikasikan tekanan bearish mulai mereda. Selain itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) telah mencatat bullish crossover sejak Sabtu, menandakan potensi tren naik dalam waktu dekat.

    Apabila DOGE berhasil menembus pola falling wedge, harga berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance harian di USD 0,14. Penutupan harga yang solid di atas level tersebut dapat membuka jalan menuju level retracement Fibonacci 38,2% di sekitar USD 0,16.

    Namun demikian, risiko koreksi tetap ada. Jika gagal mempertahankan momentum, Dogecoin berpotensi kembali melemah menuju area support mingguan di USD 0,11.

    Dengan kombinasi sinyal teknikal, on-chain, dan derivatif yang semakin sejalan, pelaku pasar kini mencermati apakah Dogecoin mampu mengonfirmasi penembusan dan memulai fase reli baru dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DOGE Terancam Ambruk 25%! Harga Bisa Terseret ke US$0,10

    Dogecoin (DOGE) menunjukkan sinyal pelemahan signifikan setelah menembus level support jangka panjang yang selama berbulan-bulan mampu menahan tekanan jual. Kondisi ini memicu kekhawatiran analis pasar terhadap potensi penurunan harga yang lebih dalam, bahkan hingga 25 persen dari level saat ini.

    Pada perdagangan terbaru, DOGE bergerak di kisaran US$0,13. Namun, volatilitas masih tinggi dengan beberapa kali upaya reli yang gagal menembus level harga lebih tinggi. Tekanan jual yang berlanjut membuat posisi Dogecoin berada di zona rawan, terlebih di tengah sentimen pasar kripto global yang masih lemah dan minat risiko investor yang menurun.

    Support Jangka Panjang Resmi Patah

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 21 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Perkembangan terpenting datang dari jebolnya area support kuat di rentang US$0,136 hingga US$0,145. Sepanjang tahun, zona ini berfungsi sebagai lantai harga yang menahan penurunan dan memicu pantulan harga. Ketika area tersebut ditembus, struktur pasar DOGE berubah menjadi bearish.

    Support lama kini berpotensi menjadi resistance baru. Setiap kenaikan harga jangka pendek menuju area tersebut cenderung direspons dengan aksi jual, terutama dari trader yang ingin keluar dari posisi lama mereka. Hal ini memperkuat sinyal bahwa tren turun masih mendominasi.

    Mengapa Penurunan 25% Jadi Sorotan

    Dari harga sekitar US$0,13, penurunan 25 persen akan membawa DOGE ke area US$0,10. Level ini dinilai penting secara teknikal maupun psikologis. Sejumlah indikator teknikal, termasuk posisi harga yang berada di bawah rata-rata pergerakan utama (moving average), menunjukkan dominasi penjual.

    Volume perdagangan yang meningkat saat sesi penurunan harga juga mengindikasikan kuatnya sentimen bearish. Kondisi ini membuat target US$0,10 semakin sering dibahas oleh analis sebagai potensi tujuan koreksi berikutnya.

    Baca juga: Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10

    Tekanan dari Pasar Kripto Secara Umum

    Dilaporkan Analytic Insight, pergerakan Dogecoin tidak terlepas dari kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Pelemahan Bitcoin dan Ethereum dalam beberapa waktu terakhir turut memberi tekanan tambahan pada aset yang lebih volatil seperti DOGE.

    Menurunnya likuiditas pasar membuat pergerakan harga menjadi lebih ekstrem. Dalam situasi seperti ini, tekanan jual dalam jumlah relatif kecil dapat memicu penurunan tajam, sehingga risiko DOGE turun lebih dalam sebelum upaya pemulihan meningkat.

    Minat Terhadap Meme Coin Mulai Menyusut

    Sentimen terhadap meme coin juga mengalami penurunan dibandingkan siklus sebelumnya. Meski Dogecoin masih memiliki basis komunitas yang kuat dan dikenal luas, aktivitas spekulatif terlihat berkurang. Respons harga terhadap berita atau tren media sosial juga dinilai tidak lagi sekuat sebelumnya.

    Hal ini menunjukkan minimnya katalis positif yang cukup kuat untuk melawan tren bearish yang sedang berlangsung.

    Proyeksi Harga Dogecoin

    Dalam jangka pendek, area resistance DOGE berada di kisaran US$0,136 hingga US$0,145. Selama harga masih bergerak di bawah zona tersebut, risiko penurunan tetap tinggi. Penutupan harga yang kuat di atas area resistance ini diperlukan untuk meredam tekanan bearish.

    Sementara itu, area support terdekat berada di rentang US$0,115 hingga US$0,105. Jika tekanan jual meningkat, level US$0,10 akan menjadi fokus utama pasar. Level ini berpotensi menahan penurunan sementara, namun jika ditembus, DOGE berisiko melanjutkan tren turun.

    Analis menilai pemulihan signifikan pada pasar kripto, terutama jika didorong oleh kenaikan Bitcoin, dapat membantu memperbaiki sentimen dan menopang harga Dogecoin. Namun, hingga DOGE berhasil merebut kembali support yang hilang, setiap upaya penguatan diperkirakan masih akan menghadapi tekanan jual.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com