Tag: doktor

  • Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Akan Dibuka, Siapkan Syarat Ini dari Sekarang!


    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) akan membuka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Peminat beasiswa ini dapat menyiapkan syarat sertifikat bahasa Inggris TOEFL dari sekarang.

    Kabar tersebut disampaikan Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenag Ruchman Basori dalam sosialisasi beasiswa Kemenag pada dosen dan pejabat akademik Institut Bakti Negara (IBN) Tegal.

    “BIB Kemenag 2025, insya Allah akan ada rekrutmen baru, dalam dua bulan mendatang,” ucap Ruchman pada Jumat (31/1/2025), dikutip dari laman Kemenag, Senin (3/2/2025).


    “Persiapkan diri para dosen dan tenaga kependidikan, seperti TOEFL, daya juang, dan daya tahan. Dan tak kalah pentingnya adalah lulus tes seleksi, salah satunya wawancara,” imbuhnya.

    Beasiswa Indonesia Bangkit adalah program kolaborasi Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Beasiswa BIB sejak 2022 antara lain dibuka untuk kuliah di dalam dan luar negeri pada program S1/D4, magister, doktoral, dan nongelar bagi guru dan dosen, pegawai Kemenag, serta calon dosen termasuk mahasiswa berprestasi.

    “Sampai 2025, kurang lebih 6.000 orang keluarga besar Kemenag telah ambil bagian mendapatkan beasiswa BIB dan Dana Abadi Pesantren Kemenag RI,” kata Doktor Manajemen Kependidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) tersebut.

    Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berikut komponen Beasiswa Indonesia Bangkit program gelar berdasarkan rekrutmen beasiswa penuh program gelar sebelumnya:

    Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (tuition fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (living cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
    • Dana darurat

    Biaya Tambahan Disabilitas

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi
    • Biaya pendidikan

    Syarat Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berdasarkan penerimaan BIB sebelumnya, berikut syarat umum beasiswa yang bisa dilengkapi dari sekarang:

    • KTP
    • Ijazah atau surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi jika melamar S2/S3
    • Rapor bagi pelamar S1/D4
    • Bukti korespondensi dengan calon supervisor bagi pelamar S3
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris seperti TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS, Duolingo English Test, atau sertifikat dari PTKIN/PTN bersangkutan (cek kembali syarat spesifik bahasa Inggris yang ditentukan kampus tujuan masing-masing)
    • Surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
    • Bagi pelamar S2, siapkan rencana studi 1.500-2.000 kata berisi:
      – Alasan pemilihan prodi
      – Topik yang akan ditulis pada tesis/bentuk lain
      – Rencana studi awal-akhir semster
      – Aktivitas nonakademik yang akan dilakukan
      – Tulisan dalam bahasa Indonesia bagi yang hendak melamar S2 dalam negeri
    • Personal statement/motivasi diri sesuai format
    • Jika sudah bekerja, sertakan surat izin pimpinan, surat keterangan masa kerja, dan surat pernyataan bebas tugas dari pimpinan yakni:
      – Pimpinan peguruan tinggi asal, dekan atau rektor bagi peserta dosen perguruan tinggi
      – Pimpinan bidang SDM di perguruan tinggi atau kepala biro SDM bagi peserta tenaga kependidikan perguruan tinggi
      – Pejabat eselon 1 atau 2 untuk tenaga kependidikan di Kemenag
      – Kepala Kanwil Kemenag setempat untuk ASN nonperguruan tinggi
      – Ketua instansi tempat bertugas
    • Pelamar S3 menyertakan rencana penelitian atau karya akademik lain sesuai format

    Informasi BIB 2025 bisa dipantau di https://beasiswa.kemenag.go.id. Selamat menyiapkan diri untuk mendaftar Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, detikers!

    (twu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 4 Beasiswa S1-S3 Luar Negeri yang Buka Awal Tahun 2025, Ayo Segera Daftar!


    Jakarta

    Penawaran beasiswa bagi mahasiswa sarjana (S1), magister (S2) hingga doktor (S3) terbuka setiap tahun dari berbagai institusi baik itu berasal dari pemerintah Republik Indonesia maupun lembaga dan pemerintah asing.

    Pendaftaran sejumlah beasiswa luar negeri masih ada yang terbuka atau baru dibuka pada awal tahun 2025 mendatang. Detikers yang berminat untuk berkuliah atau melanjutkan studi di luar negeri dapat menggunakan informasi ini untuk mempersiapkan melamar beasiswa tersebut.

    Dikutip dari unggahan Instagram @satudikti milik Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), berikut beberapa beasiswa yang bisa detikers coba.


    Daftar Beasiswa Luar Negeri yang Buka Awal Tahun 2025

    1. Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST)

    Siapa nih detikers yang mau melanjutkan pendidikan ke negara Korea Selatan? Beasiswa KAIST bisa jadi pilihan yang tepat untuk menjawabnya.

    Pendaftaran beasiswa KAIST dibuka sejak 6 November 2024 sampai 7 Januari 2025. Beasiswa KAIST akan menanggung biaya kuliah S2-S3 selama 4-10 semester.

    Selain itu, penerima beasiswa memperoleh tunjangan hidup sebesar 350.000 KRW (± Rp 3,9 juta) per bulan untuk jenjang S2 dan 400.000 KRW (± Rp 4,5 juta) per bulan untuk jenjang S3.

    Bagi detikers yang ingin mencoba beasiswa ini, bisa dipersiapkan syarat pentingnya terlebih dahulu yakni nilai TOEFL iBT minimal 83/IELTS minimal 6,5/TOEIC listening dan reading minimal 720/TEPS minimal 326.

    Untuk informasi lebih lengkap tentang beasiswa KAIST dan formulir pendaftaran bisa detikers akses pada laman ini ya https://www.kaist.ac.kr/en/.

    2. Doha Institute

    Doha Institute menyediakan beasiswa untuk studi S2 di Qatar. Batas pendaftaran beasiswa ini untuk tahun ajaran 2025 yakni 15 Januari 2025.

    Beasiswa S2 Doha Institute akan menanggung biaya kuliah secara penuh. Selain itu, penerima tak usah repot mencari asrama karena beasiswa ini sudah ikut menanggungnya.

    Syarat daftar beasiswa Doha Institute cukup mudah yakni pelamar tidak boleh mendapatkan beasiswa lain, mengumpulkan dokumen yang diminta, memiliki skor IELTS minimal 5,5 atau TOEFL iBT minimal 59 serta surat keterangan resmi yang menyatakan bahwa perkuliahan S1 pelamar sebelumnya menggunakan bahasa Inggris.

    Mau coba daftar beasiswa ini? Detikers bisa kunjungi langsung website resminya di https://www.dohainstitute.edu.qa/en/Admissions-Office/Pages/default.aspx

    3. Beasiswa LPDP

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) setiap tahunnya. Beasiswa LPDP termasuk beasiswa yang tinggi peminatnya.

    Tak hanya memberikan opsi kampus luar negeri, beasiswa LPDP juga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan S2 atau S3 di kampus dalam negeri. Pendaftaran LPDP terdiri dari dua kloter.

    Kloter pertama dibuka pada Januari – Februari 2025. Sementara kloter 2 dibuka pada Juni – Juli 2025.

    Sebelum mendaftar beasiswa LPDP, alangkah baiknya detikers menyiapkan syarat penting ini sesuai dengan tujuan jenis beasiswanya. Syarat untuk pendaftar magister dalam negeri berupa nilai TOEFL ITP minimal 500, TOEFL iBT minimal 61, TOEFL PTE minimal 50, atau IELTS minimal 6,0.

    Sedangkan bagi pendaftar kampus luar negeri harus mempunyai minimal nilai TOEFL iBT 80, PTE 58, IELTS 6,5. Kemudian bagi pelamar doktor luar negeri wajib mempunyai minimal nilai TOEFL iBT 94, PTE 65, dan IELTS 7,0.

    Agar tidak ketinggalan informasi pendaftaran beasiswa LPDP, detikers bisa pantau website resmi LPDP di https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    4. Fulbright

    Beasiswa selanjutnya yang masih buka hingga awal tahun 2025 adalah Fulbright. Beasiswa Fulbright membuka pendaftaran hingga Februari 2025.

    Beasiswa ini bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan S2 (1-2 tahun) atau S3 (3 tahun). Penyedia beasiswa ini adalah American Indonesian Exchange Foundation (Aminef) sehingga pilihan kampus yang bisa dipilih hanya berada di Amerika Serikat.

    Salah satu keunggulan beasiswa Fulbright adalah tidak ada syarat minimal usia. Namun, beasiswa ini menekankan pada kemampuan calon mahasiswa dalam berbahasa Inggris.

    Syarat minimal nilai TOEFL ITP untuk jenjang S2 yakni 550, TOEFL iBT 80, IELTS 6,5 atau Duolingo 125. Sedangkan untuk pelamar S3 mempunyai nilai minimal TOEFL ITP 575, TOEFL iBT 90, IELTS 7,0 atau Duolingo minimal 135.

    Pendaftaran bisa dilakukan lewat laman resmi Aminef yakni https://stu.aminef.or.id/grantee/.

    Demikian, informasi seputar daftar beasiswa yang masih buka hingga awal tahun 2025. Selamat mencoba ya detikers!.

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Pre-doctoral Dosen Kemendiktisaintek Dibuka, Cek Syaratnya di Sini!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka pendaftaran beasiswa Pre-doctoral Course Program (PDCP) untuk dosen di lingkungan kementeriannya sampai 22 November 2024. Dosen peserta akan menjalani pelatihan intensif maksimal 2 bulan di Chung Yuan Christian University, Taiwan untuk persiapan kuliah jenjang doktor bidang sains, teknologi dan teknik di luar negeri.

    Dikutip dari panduan resminya, dosen pre-doctoral di antaranya mempelajari academic writing, peningkatan kualitas proposal riset doktoral, dan bahasa Inggris akademik. Peserta juga kan menjalani matchmaking dengan calon promotor, termasuk diskusi dan peninjauan proposal riset, dan pengenalan fasilitas riset kampus luar negeri.

    Lebih lanjut, dosen penerima beasiswa pre-doctoral akan belajar skill komunikasi dan akulturasi, keterampilan riset hingga pembelajaran lintas budaya, poster akademik draf proposal doktoral, dan lain-lain. Dikutip dari pengumuman Kemendiktisaintek dan panduan resminya, berikut syarat, komponen beasiswa, dan bidang riset yang dibuka.


    Syarat Beasiswa Pre-doctoral Dosen Kemendiktisaintek

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP yang masih berlaku.
    • Paspor dengan tanggal habis berlaku di atas Agustus 2025.
    • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2024.
    • Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).
    • Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
    • Sudah lulus S2, dibuktikan dengan ijazah magister.
    • Lulusan S2 luar negeri harus menyertakan SK penyetaraan ijazah yang diterbitkan oleh Ditjen Diktiristek
    • Tidak sedang menjalani studi (ongoing) S3.
    • Belum pernah ikut program doktor.
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit) dengan skor minimal TOEFL ITP 560, TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5.
    • CV dalam bahasa Inggris yang menunjukkan rekam jejak riset.
    • Surat izin mengikuti program dari pemimpin instansi asal sesuai format.
    • Personal statement dalam bahasa Inggris sesuai format.
    • Proposal penelitian S3 dengan salah satu topik yang disyaratkan, ditulis dalam bahasa Inggris.
    • Surat pernyataan pendaftar beasiswa PCP sesuai format.
    • Surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah.
    • Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain yang serupa (double funding).

    Syarat Bidang Riset

    Fisika

    • Optical spectroscopy, defects in semiconductors, 2D materials, dan optoelectronic devices terkait
    • Magnetism, surface science, experimental physics
    • Molecular Beam Epitaxy, MBE Compound
    • Material dan perangkat semikonduktor
    • Material 2-D (MoS2, Graphene), Magnetism (MOKE, KerrMicscope)

    Kimia

    • Carbohydrate chemistry, penemuan obat

    Electronic Engineering

    • Nanomaterial dua dimensi (2D), perangkat nano-photoelectric,nano-optics, near-field optics, raman spectroscopy, complex oxides, dan nanomaterial terkait karbon
    • Research and consulting experience on unique projects
    • Epitaxial growth of semiconductor technology; optical, electrical and structural analysis of thin film; packaging for optoelectronic devices
    • Material 2D, nanoelectronics, spintronics, perangkat kuantum

    Electrical Engineering

    • Computer network system and architecture, network microprocessor, FPGA system design, software-defined network, high-speed network traffic analysis and measurement, smart grid information beserta communication system and network security

    Mechanical Engineering

    • Sistem opto-mekatronik, DSP biosignal, analisis big data

    Komponen Beasiswa Pre-Doctoral Kemendiktisaintek

    • Biaya pendidikan
    • Biaya hidup
    • Biaya asuransi kesehatan
    • Biaya aplikasi visa
    • Biaya keadaan darurat
    • Tiket pergi-pulang (PP) daerah domisili-bandara terdekat kampus tujuan

    Informasi pendaftaran beasiswa pre-doctoral Kemendiktisaintek lebih lanjut bisa diakses dengan klik di sini. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Mau Kuliah S2-S3 IT di Uni Emirat Arab? Ini Beasiswa yang Bisa Dicoba untuk 2025


    Jakarta

    Sebuah universitas di Uni Emirat Arab yakni Mohamed Bin Zayed University of Artificial Intelligence (MBZUAI) menawarkan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa internasional termasuk Indonesia. Beasiswa berlaku untuk jenjang magister (S3) dan doktor (S3).

    Universitas ini terletak di kota berkembang UEA yakni Abu Dhabi. Beasiswa dikhususkan untuk program studi komputer seperti robotics, computer science, machine learning, computer vision, dan lainnya.

    Penerima beasiswa MBZUAI 2025 akan menempuh pendidikan secara gratis. Selain itu, ada tunjangan biaya hidup hingga akomodasi selama kuliah di sana.


    Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Mengutip laman MBZUAI resmi, ini syarat hingga cara daftarnya:

    Keuntungan Penerima Beasiswa MBZUAI 2025

    • Biaya kuliah fully funded atau 100 persen gratis
    • Biaya akomodasi mahasiswa di kampus
    • Asuransi kesehatan
    • Visa UEA untuk warga non UEA
    • Tunjangan bulanan AED 8.000 untuk mahasiswa magister dan AED 10.000 untuk mahasiswa PhD

    Syarat Daftar Beasiswa MBZUAI 2025

    • Mengisi formulir aplikasi online di https://mbzuai.ac.ae/study/admission-process
    • Memiliki CV (dengan latar belakang akademis, pengalaman kerja, publikasi penelitian, dan keterampilan pemrograman/pengkodean)
    • Mempunyai transkrip gelar sarjana resmi atau surat kelulusan
    • Mempunyai transkrip gelar master resmi surat kelulusan
    • Mempunyai surat pernyataan penelitian (hanya untuk pelamar PhD)
    • Mempunyai surat pernyataan tujuan studi
    • Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku
    • Mempunyai salinan paspor yang masih berlaku
    • Foto dengan latar belakang putih

    Jadwal Seleksi Beasiswa ke MBZUAI 2025

    • Pembukaan pendaftaran: 1 Oktober 2024
    • Batas waktu pendaftaran: 15 Januari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi: 31 Maret 2025
    • Batas daftar ulang: 31 Maret 2025

    Cara Daftar Beasiswa MBZUAI 2025

    Pendaftaran bisa dilakukan secara online lewat laman https://mbzuai.ac.ae/study/admission-process. Di sana pelamar harus mengunggah dokumen-dokumen persyaratan.

    Jika lolos pada seleksi administrasi, pelamar akan diwawancara oleh panitia penerimaan mahasiswa baru. Jika pelamar lolos dan sebelumnya berkuliah di lembaga yang berlisensi di UEA, maka bisa melakukan transfer kredit di MBZUAI.

    Untuk informasi lebih menyeluruh, detiker bisa meninjaunya di laman https://mbzuai.ac.ae/study/admission-process. Adapun informasi terkait universitas bisa dilihat https://mbzuai.ac.ae/study/university-catalogue/ ya. Selamat mencoba!

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Dosen Merapat, Ada Beasiswa Persiapan Doktor dari Kemendikbudristek Nih!



    Jakarta

    Mau melanjutkan pendidikan doktor di perguruan tinggi luar negeri? Tahun ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyediakan beasiswa persiapan doktor untuk dosen.

    Beasiswa ini berbentuk pelatihan pradoktoral selama maksimal dua bulan. Lewat pelatihan ini juga, peserta dapat didukung pembimbing akademik untuk mempermudah mendapatkan Unconditional Letter of Acceptance (LoA).

    Selain dapat pelatihan, awardee juga memperoleh bantuan pendanaan yakni biaya pendidikan, biaya hidup, biaya asuransi kesehatan, biaya aplikasi visa, biaya keadaan darurat, dan tiket perjalanan pulang pergi.


    Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ini? Dikutip dari Panduan Pre-doctoral Course Program 2024, ini penjelasannya:

    Syarat Daftar Beasiswa Pre-doctoral Course Program 2024

    • Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP atau paspor.
    • Berusia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2024.
    • Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Ditjen Diktiristek.
    • Mempunyai Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
    • Lulusan S2 dibuktikan dengan ijazah magister (bagi lulusan luar negeri, harus menyertakan SK Penyetaraan Ijazah yang diterbitkan oleh Ditjen Diktiristek).
    • Tidak sedang menjalani studi (ongoing) atau lulusan program doktor.
    • Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit) dengan skor minimal TOEFL ITP®560 atau TOEFL iBT® 80 atau PTE Academic 58 atau IELTS 6,5.
    • Melampirkan Curriculum Vitae (dalam bahasa Inggris) yang menunjukkan rekam jejak riset.
    • Memiliki Surat Izin Mengikuti PCP dari pemimpin instansi asal.
    • Memiliki Personal Statement dalam bahasa Inggris.
    • Memiliki proposal penelitian dalam bahasa Inggris untuk studi jenjang doktor.
    • Melampirkan Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa PCP.
    • Melampirkan surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah.
    • Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain yang serupa (double funding).

    Materi Pelatihan di Pre-doctoral Course Program 2024

    1. Matchmaking dengan calon promotor, termasuk mendiskusikan dan meninjau proposal riset dan mengenal fasilitas-fasilitas riset yang tersedia di di perguruan tinggi luar negeri.
    2. Academic writing dan meningkatkan kualitas proposal riset untuk studi doktor.
    3. English for academic purposes untuk tujuan riset jenjang doktor.
    4. Pre-doctoral development activities, di antaranya:
      – Orientasi tentang perguruan tinggi luar negeri.
      – Pengenalan karakteristik program doktor di perguruan tinggi luar negeri.
      – Pengenalan doctoral frameworks and programs di perguruan tinggi luar
      negeri.
      – Pengenalan proses aplikasi program doktor di perguruan tinggi luar negeri.
    5. Penulisan personal statement/motivation letter.
    6. Peningkatan communication and acculturation skills.
    7. Peningkatan research skills, termasuk presentation skills, critical thinking, menggunakan sumber-sumber akademik di perpustakaan, pengenalan tentang research ethics and integrity, dan cross-cultural learning.
    8. Menyajikan poster akademik tentang draf proposal riset jenjang doktor.

    Ketentuan Beasiswa Pre-doctoral Course Program 2024

    1. Peserta Beasiswa PCP mempertanggungjawabkan dana beasiswa yang diterima dengan cara menyampaikan laporan pelaksanaan program yang terdiri atas laporan kegiatan, laporan realisasi keuangan, proposal riset yang telah disusun selama mengikuti PCP, dan sertifikat atau surat keterangan penyelesaian program yang diterbitkan perguruan tinggi tujuan.

    2. Awardee akan dibatalkan sebagai penerima beasiswa jika:
    – Berhenti dalam periode pelaksanaan program tanpa alasan yang jelas.
    – Mengundurkan diri sebagai penerima beasiswa.
    – Dihukum dengan pidana penjara dan/atau akibat pemberian sanksi dari pemberi beasiswa atau di negara tujuan.
    – Melanggar butir-butir pada surat pernyataan yang ditandatangani di atas meterai oleh penerima beasiswa.
    – Menerima pendanaan serupa dari sumber lain (double funding).
    – Sakit yang mengakibatkan penerima beasiswa tidak dapat mengikuti program, dibuktikan dengan surat keterangan dokter.
    – Meninggal dunia.

    3. Awardee dapat terkena sanksi pengembalian dana beasiswa jika:
    – Terlibat dengan organisasi yang bertentangan dengan UUD 1945/Pancasila/NKRI.
    – Terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum dan norma sosial masyarakat Indonesia atau negara tujuan.
    – Tidak menunjukkan kinerja sesuai ketentuan yang ditetapkan Ditjen Diktiristek.
    – Gagal menyelesaikan program akibat kelalaian pribadi.
    – Menerima beasiswa serupa dari sumber lain/double funding.
    – Berhenti dalam program dan/atau mengundurkan diri sebagai penerima beasiswa tanpa alasan yang jelas.

    Demikian informasi seputar beasiswa Pre-doctoral Course Program 2024. Jangan lupa daftarkan dirimu pada laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id, paling lambat 31 Agustus 2024.

    (cyu/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Monash University Indonesia Bakal Buka Beasiswa S2-S3, Bisa Belajar sampai Aussie!



    Jakarta

    Monash University akan membuka beasiswa kemitraan jenjang S2 dan S3. Tidak terbuka untuk semua, beasiswa tersebut hanya ditujukan untuk sembilan kampus ini.

    Monash University merupakan salah satu kampus terbaik di Australia. Termasuk dalam top 100 universitas terbaik dunia menurut QS World Ranking, Monash juga merupakan salah satu member dari Group of Eight, kumpulan universitas riset terkemuka di Australia.

    Pada 2021, Monash University membuka cabangnya di Indonesia. Setelah meluluskan dua angkatan, Monash akan menjajaki kerja sama dengan sembilan kampus Indonesia untuk bermitra dan memberikan kesempatan berkuliah di Monash University Australia.


    “Visi kami yang diimplementasikan dengan sembis mitra universitas akan menciptakan akses prioritas ke universitas kelas dunia,” ujar Matthew Nicholson selaku President Monash University Indonesia dalam acara Monash University, Indonesia and Alliances: Pathways to the Future di Pullman Hotel, Jalan MH Thamrin No 59 Gondangdia, Jakarta, Rabu (14/8/2024).

    Program ini dibuka untuk jenjang magister/S2 bagi mahasiswa di kampus mitra dan jenjang doktor/S3 bagi anggota fakultas. Adapun program berupa studi di Monash University Indonesia selama 1 tahun kemudian studi di Monash University Australia selama 6 bulan.

    “Ini termasuk akses penerimaan prioritas ke program ini serta belajar 1 tahun di Indonesia dan 6 bulan di Australia,” jelasnya.

    9 Kampus Mitra Beasiswa Kemitraan Monash University

    Untuk saat ini, program beasiswa masih dibuka pada sembilan kampus mitra di Indonesia. Adapun kampus-kampus tersebut termasuk:

    1. Universitas Bunda Mulia
    2. Universitas Ciputra Surabaya
    3. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
    4. Universitas Kristen Maranatha
    5. Universitas Kristen Petra
    6. Universitas Pelita Harapan
    7. Universitas Multimedia Nusantara
    8. Universitas Pembangunan Jaya
    9. Universitas Pradita.

    Baik mahasiswa aktif maupun mahasiswa yang sudah lulus dari kampus mitra dapat mendaftarkan diri pada program tersebut. Lalu, kapan beasiswa kemitraan Monash University ini akan dibuka?

    Kapan Beasiswa Kemitraan S2 dan S3 Monash University Dibuka?

    Tantia Dian Permata Indah selaku Chief Operations Officer Monash University Indonesia mengatakan program ini akan segera dibuka. Setelah penandatanganan memorandum of understanding (MOU), kampus mitra akan meluncurkan program ini secara resmi.

    “Kapan program ini dimulai, secepatnya. Kita dengan penandatanganan MoU kemudian peluncuran secara official sehingga berlaku bagi semua mahasiswa yang berkuliah di masing-masing [universitas mitra],” papar Tantia dalam kesempatan yang sama.

    Untuk saat ini, beasiswa yang disebut sebagai “special scholarship” hanya dibuka untuk universitas mitra. Namun, menurut Tantia, tidak menutup kemungkinan jika cakupan beasiswa akan diluaskan ke universitas lain.

    “Apakah terbuka untuk PTN di kemudian hari? Kami berharap bahwa semangat yang kami jalankan seperti yang tadi kita lihat tidak hanya untuk PTS tapi tentunya ini adalah sebuah effort berkelanjutan,” ujarnya.

    Informasi lebih lanjut mengenai Monash University Indonesia dapat detikers akses melalui monash.edu/indonesia atau kontak +6281359949890

    (nah/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 11 Hal yang Ditanyakan Saat Wawancara Beasiswa dan Tipsnya


    Jakarta

    Untuk mendapatkan beasiswa perguruan tinggi, salah satu tahap yang harus dilewati adalah wawancara. Wawancara beasiswa ini mirip dengan wawancara kerja, tetapi ada hal-hal yang sedikit berbeda.

    Di bawah ini kita ulas 11 hal yang ditanyakan saat wawancara beasiswa dan cara menjawabnya, lengkap dengan tips agar wawancara bisa berlangsung dengan lancar.

    11 Pertanyaan Wawancara Beasiswa

    Berikut 11 pertanyaan yang sering ditanyakan saat wawancara beasiswa, dikutip dari situs Universitas Multimedia Nusantara dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara:


    1. Ceritakan Tentang Diri Kamu

    Hal paling umum saat wawancara adalah perkenalan diri. Detikers pasti akan diminta menceritakan tentang diri kamu.

    Jangan membuang waktu untuk menjelaskan hal-hal yang sudah ada di CV. Jelaskan keunikan kamu yang tidak disebutkan di dalam CV.

    2. Motivasi Mengikuti Program Beasiswa

    Selanjutnya, pewawancara ingin menguji motivasi kamu mengikuti program beasiswa ini. Ceritakan tentang pengalaman, mimpi, atau cita-cita yang mendorong kamu mengambil kesempatan ini.

    3. Alasan Memilih Universitas

    Kamu juga akan ditanya alasan memilih perguruan tinggi tersebut. Kamu bisa menjawab, misalnya karena berkaitan dengan bidang yang ingin kamu tekuni.

    4. Gambaran Rencana Penelitian

    Jika beasiswa ditujukan untuk jenjang magister atau doktor, biasanya pewawancara akan menanyakan gambaran rencana penelitian yang akan dilakukan nanti. Pertanyaan ini penting untuk mengetahui kesiapan calon mahasiswa. Pastikan jawaban kamu rasional dan beralasan.

    5. Tantangan Terbesar yang Pernah Dihadapi

    Selanjutnya, detikers juga mungkin ditanya mengenai tantangan terbesar dalam hidup dan cara menanganinya. Ini adalah kesempatan kamu menunjukkan ketangguhan dan kemampuan kamu dalam menghadapi tantangan atau kegagalan.

    6. Pengalaman Kepemimpinan atau Pengabdian Masyarakat

    Sampaikan mengenai peran kamu dalam organisasi, proyek, atau kegiatan di masyarakat. Akan semakin baik jika peran kamu menunjukkan kemampuan kepemimpinan. Sampaikan contoh konkret yang menunjukkan dampak positif bagi masyarakat.

    7. Orang yang Menjadi Inspirasi

    Pewawancara juga mungkin menanyakan siapa orang yang inspiratif dalam hidupmu. Jawabannya bisa siapa pun, misalnya ayah, ibu, keluarga, atau idola kamu. Yang terpenting, sampaikan hal apa saja yang bisa dicontoh.

    8. Pencapaian Terbesar dalam Hidup

    Sampaikan pencapaian terbesar dalam hidupmu yang relevan dengan bidang studi atau tujuan kamu. Sampaikan cara kamu mencapainya, hambatan, dan dampaknya.

    9. Rencana Setelah Lulus

    Ceritakan rencana kamu selanjutnya setelah menyelesaikan pendidikan kamu di universitas tersebut. Sampaikan visi dan ambisi yang bermanfaat untuk berkembang lebih jauh.

    10. Apa yang Membuat kamu Layak?

    Pertanyaan yang pasti ditanyakan adalah apa yang membuat kamu layak menerima beasiswa. Jawab dengan cara menyoroti pencapaian, keterampilan, atau kontribusi yang relevan dengan bidang studi, dan berikan contoh konkret.

    11. Adakah yang Ingin Ditanyakan?

    Terakhir, biasanya kandidat ditanyai apakah ingin menanyakan sesuatu. Hal ini untuk mengetes apakah kandidat benar-benar antusias atau tidak. Jadi kamu harus menanyakan, seperti tentang program atau fasilitas di sana.

    Tips Wawancara Beasiswa

    Dikutip dari situs Kemdikbud, berikut ini sejumlah tips wawancara beasiswa agar prosesnya berjalan lancar.

    1. Simulasi Wawancara

    Tips pertama adalah detikers bisa mencoba simulasi wawancara dengan teman atau keluargamu. Hal ini bisa memberi gambaran kira-kira respons apa yang akan diberikan pewawancara, sehingga kita bisa memperkirakan respons balik yang akan kita berikan.

    2. Riset tentang Beasiswa

    Kalian harus riset terlebih dahulu tentang beasiswa yang ingin dilamar, mulai dari visi, misi, tujuan, lembaga pemberi beasiswa, dan sebagainya.

    3. Riset tentang Jurusan dan Kampus

    Riset juga mengenai program studi dan kampus yang kamu tuju. Riset juga mengenai budaya negara lain jika kamu memilih kampus luar negeri.

    4. Mengenali Diri Sendiri

    Kenali dirimu sendiri secara mendalam. Hal ini bisa berkaitan tentang pencapaian, masalah terbesar, dan pengalaman lain. Jangan mengarang jawaban, karena kamu akan kesulitan jika pewawancara terus mengejar jawaban kamu.

    5. Berpakaian Rapi

    Penting untuk berpakaian rapi saat wawancara beasiswa. Penampilan memberi kesan di awal pertemuan. Terkadang pakaian ini sudah diatur warna atau jenisnya, sehingga harus dipersiapkan.

    6. Datang Tepat Waktu

    Datang tepat waktu adalah hal penting yang wajib dilakukan kandidat. Sebab jika kalian datang terlambat, hal ini akan memberikan kesan buruk bagi pewawancara.

    7. Usahakan Berjabat Tangan

    Usahakan untuk berjabat tangan dengan pewawancara. Ini menunjukkan kepercayaan diri kalian. Jangan bersalaman terlalu longgar maupun terlalu kuat.

    8. Gestur Tubuh

    Gestur tubuh juga harus diperhatikan selama wawancara. Duduklah dengan tegak tetapi tidak terlalu kaku. Jangan bertopang dagu dan hindari meletakkan tangan di meja. Lakukan kontak mata dengan pewawancara agar terkesan antusias.

    9. Siapkan Pertanyaan

    Siapkan pertanyaan yang kira-kira penting ditanyakan untuk menunjukkan bahwa kamu antusias.

    10. Siapkan Dokumen Pendukung

    Jangan lupa untuk membawa dokumen-dokumen penting yang barang kali dibutuhkan saat wawancara, misalnya CV, ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, dan portofolio yang relevan.

    Nah, itulah tadi 11 hal yang sering ditanyakan saat wawancara beasiswa, lengkap dengan tips agar wawancara berlangsung lebih lancar.

    (bai/row)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya


    Jakarta

    Kemendikbudristek resmi membuka pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024. Beasiswa ini diberikan kepada masyarakat yang mempunyai kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual untuk melanjutkan studi jenjang sarjana, magister, dan doktor.

    Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi juga diberikan untuk penyandang disabilitas.

    Komponen biaya yang diberikan untuk pendaftar umum adalah biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya buku. Sementara, komponen biaya Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Penyandang Disabilitas mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian, dan biaya hidup pendamping.

    Persyaratan Umum Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024

    • Diutamakan mempunyai sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat nasional dan/atau internasional
    • Memperoleh rekomendasi minimal dari guru BK sekolah asal untuk pendaftar S1 dan dari pimpinan kampus asal atau pembimbing akademik/skripsi/tesis untuk pendaftar S2/S3
    • Tidak tengah mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak mana pun, termasuk APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama
    • Belum pernah menempuh jenjang yang sama
    • Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang sudah terakreditasi minimal B atau baik sekali dan masuk dalam daftar perguruan tinggi tujuan Beasiswa Unggulan atau di perguruan tinggi di luar negeri yang diakui Ditjen Diktiristek
    • Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, ataupun pelaku budaya
    • Beasiswa hanya untuk kelas reguler dan tidak untuk kelas eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, kelas internasional, dan kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi.
    • Berkomitmen mempertahankan indeks prestasi semester minimal 3,00 pada program S1 atau IPS minimal 3,25 pada program S2 dan S3 selama menjadi penerima beasiswa.

    Jadwal Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024

    • Pendaftaran: 1 Juli-14 Juli 2024
    • Seleksi tahap I: 15 Juli-4 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi tahap I: 9 Agustus 2024
    • Seleksi tahap II: 12-31 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi tahap II: 10 September 2024
    • Pembekalan dan penjelasan teknis penandatanganan kontrak: akan diumumkan melalui https://beasiswaunggulan.kem dikbud.go.id/.

    (nah/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Baru! Batas Usia Pelamar Beasiswa LPDP Khusus Dosen yang Punya NIDN Berubah



    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan masih membuka pendaftaran untuk tahap II tahun 2024 hingga 18 Juli mendatang. Berbeda dengan seleksi tahap sebelumnya, ada dua ketentuan baru yang ditetapkan.

    Ketentuan pertama berkaitan dengan tak wajibnya sertifikat bahasa Inggris pada pendaftar LPDP jalur afirmasi kampus dalam negeri. Sedangkan aturan kedua berkaitan dengan relaksasi pada batasan usia khusus bagi pelamar berprofesi dosen yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

    Untuk diingat, ketentuan ini hanya berlaku bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen ya detikers. Berikut informasi lebih lengkap terkait ketentuan terbaru LPDP dikutip dari postingan Instagram resminya @lpdp_ri, Selasa (2/7/2024).


    Alasan Batas Usia Ditentukan Pada Beasiswa LPDP

    Sebelumnya, panduan beasiswa LPDP menjelaskan bila pendaftar S2 pada program reguler harus berusia paling tinggi 35 tahun pada 31 Desember 2024. Sehingga jika peserta berulang tahun ke-36 sepanjang tahun 2023 maka ia tidak bisa mendaftar bantuan pendidikan dari pemerintah Indonesia ini.

    “Sistem pendaftaran akan secara otomatis menolak bila usia LPDPrens tidak sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan,” kata Endowmin (tim LPDP RI) dalam keterangan tertulis.

    Pada dasarnya, beasiswa LPDP memiliki sumber pendanaan yang terbatas lantaran berasal dari pajak masyarakat dengan nilai nominal pembiayaan studi yang tidak sedikit. Untuk itulah, proses seleksi yang berlangsung sangat ketat dan berhati-hati termasuk dalam hal batasan usia.

    Batasan usia yang ditetapkan dalam buku panduan resmi dipilih setelah proses pertimbangan dan rasionalisasi. Khususnya dengan usia produktif. Sehingga nantinya sosok-sosok terpilih ini bisa kembali produktif dalam membangun masyarakat dan bangsa.

    Terkait kelonggaran batasan usia ini dilakukan untuk program afirmasi dan targeted. Hal ini merupakan wujud aksi afirmatif dan keberpihakan kepada kelompok yang memerlukan.

    Daftar Batas Usia Pelamar LPDP Tahap 2 2024

    Adapun daftar batas usia pelamar LPDP, yakni:

    1. Beasiswa Umum Program Reguler, Parsial dan Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD)

    • S2: 35 tahun
    • S2 untuk profesi dosen ber-NIDN: 42 tahun
    • S3: 40 tahun
    • S3 untuk profesi dosen ber-NIDN: 47 tahun

    2. Beasiswa Afirmasi

    Program Daerah Afirmasi dan Putra-putri Papua

    Program Penyandang Disabilitas

    Program Prasejahtera

    3. Beasiswa Targeted

    Program Kewirausahaan

    Program Pendidikan Kader Ulama

    Program Dokter Spesialis

    • Belum punya LoA: 35 tahun
    • Sudah punya LoA: Mengikuti ketentuan kampus

    Program Dokter Subspesialis

    • Belum punya LoA: 45 tahun
    • Sudah punya LoA: Mengikuti ketentuan kampus

    Program PNS/TNI/Polri

    • S2 untuk PNS: 37 tahun
    • S3 untuk PNS: 42 tahun
    • S2 untuk PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun
    • S3 untuk PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 47 tahun
    • S2 untuk prajurit TNI/Polri: 40 tahun
    • S3 untuk prajurit TNI/Polri: 45 tahun

    4. Beasiswa Targeted-Prioritas

    Prioritas LPDP dengan NTU, UNSW, dan University of Dundee program Doktor

    • Masyarakat umum: 40 tahun
    • PNS: 42 tahun
    • PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 47 tahun
    • TNI/Polri: 45 tahun

    Prioritas LPDP dengan NUS Business School program Master

    • Masyarakat umum: 35 tahun
    • PNS: 37 tahun
    • PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun
    • TNI/Polri: 40 tahun

    5. Beasiswa Kerjasama

    Program Doktor untuk Talenta RIset dan Inovasi Nasional BRIN

    • S3 jalur fast track: 25 tahun
    • S3 jalur non-fast track: 27 tahun

    Kerja Sama bidang ekonomi dan perdagangan internasional bidang transportasi CSU & bidang metallurgical engineering USTB

    • S2 Masyarakat umum: 35 tahun
    • S2 CPNS/PNS: 37 tahun
    • S2 PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 Dibuka, Gratis Kuliah S2-S3 untuk Tenaga Kependidikan



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) buka pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 hingga 26 Juli mendatang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Dosen Kemendikbud pada tautan http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/.

    Beasiswa Tut Wuri Handayani adalah bantuan pendidikan pascasarjana jenjang magister (S2) dan doktor (S3) pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Penerimaan ini khusus diberikan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga kependidikan (tendik) pada satuan di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

    Mahasiswa baru ataupun on going diperkenankan mendaftar. Durasi maksimal pendanaan ditetapkan 24 bulan untuk program S2 dan 48 bulan bagi S3.


    Awardee terpilih akan mendapatkan manfaat biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran, uang kuliah, buku, dan penelitian. Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan mendapat biaya pendukung dengan komponen tiket perjalanan, visa (khusus studi luar negeri), asuransi kesehatan, biaya hidup, biaya darurat, serta tunjangan keluarga (khusus studi luar negeri).

    Siap mendaftar? Yuk pahami syarat Beasiswa Tut Wuri Handayani dikutip dari booklet resminya.

    Persyaratan Beasiswa Tut Wuri Handayani

    Persyaratan umum Beasiswa Tut Wuri Handayani yang harus dipenuhi pendaftar yakni:

    1. Tendik yang berstatus PNS pada satuan di bawah pembinaan Ditjen Diktiristek.

    2. Batas usia bagi pendaftar program adalah t-1 atau kurang 1 tahun dari ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 3 Tahun 2023. Adapun batas usianya yakni:

    Program Magister

    • Belum memasuki usia 47 tahun bagi untuk jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, jabatan fungsional jenjang pertama dan jenjang muda.
    • Belum memasuki usia 49 tahun untuk jabatan fungsional jenjang madya.
    • Belum memasuki usia 51 tahun untuk jabatan fungsional jenjang utama.

    Program Doktor

    1. Pendaftar dengan jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, dan jabatan fungsional keahlian jenjang pertama dan muda belum memasuki usia:

    • 44 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
    • 41 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
    • 38 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
    • 35 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
    • 32 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

    2. Pendaftar dengan jabatan fungsional keahlian jenjang marya belum memasuki usia:

    • 46 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
    • 43 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
    • 40 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
    • 37 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
    • 34 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

    3. Telah menyelesaikan studi program D4/S1 untuk pendaftar jenjang S2 dan sudah menyelesaikan studi program S2 bagi pendaftar jenjang S3. Penyelesaian studi sebelumnya dilakukan pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan ketentuan:

    • Perguruan tinggi dalam negeri di bawah pembinaan Kemendikbudristek, kementerian lain atau lembaga pemerintah non-kementerian yang terdaftar di PDDikti dan memiliki akreditas minimal B atau Baik Sekali.
    • Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kemendikbudristek atau Kedutaan Besar RI di negara asal kampus.

    4. Diutamakan sudah diterima tanpa syarat di perguruan tinggi tujuan.

    5. Belum pernah menempuh studi jenjang yang sama.

    6. Bagi pelamar on going telah menempuh semester 2 dan akan/atau sedang menempuh semester 3.

    7. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format yang ditentukan dan telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.

    8. Memiliki Personal Statement.

    9. Memiliki proposal penelitian untuk peserta pendaftar program doktor.

    10. Melampirkan Surat Pernyataan Pendaftaran Program Beasiswa.

    11. Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari rumah sakit pemerintah.

    12. Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal.

    13. Khusus untuk tujuan kampus dalam negeri, pendaftar diwajibkan mengikuti program kelas reguler bukan karyawan.

    14. Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain (double funding)

    Jadwal Seleksi Beasiswa Tut Wuri Handayani

    • Pendaftaran: hingga 26 Juli 2024
    • Seleksi: Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi: September 2024
    • Pencairan dana: September 2024
    • Monitoring: Juli 2025

    Informasi lebih lengkap terkait syarat khusus dan format dokumen bisa detikers lihat di sini. Yuk segera penuhi persyaratan dan selamat mendaftar detikers!

    (det/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey