Tag: doktor

  • LPDP-Kemenag Buka Pembiayaan Riset Dosen, Batas Proposal sampai 7 November 2025!


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Agama (Kemenag) tengah membuka pendanaan riset Ministry of Religious Affairs The Awakened Indonesia Research Funds (MoRA The Air Funds). Pengiriman proposal dibuka sampai 7 November 2025 mendatang.

    Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag Ruchman Basori mengatakan, terdapat empat tema prioritas MoRA The AIR Funds. Keempatnya yakni sains dan teknologi, sosial humaniora, ekonomi dan lingkungan, serta kebijakan layanan pendidikan.

    Nilai anggaran riset masing-masing sebesar maksimal Rp 500 juta. Khusus bidang sains dan teknologi, nilai anggaran maksimal Rp 2 miliar.


    Isu riset 2025-2029 diharapkan berfokus pada dukungan terhadap sasaran pembangunan nasional. Termasuk di antaranya seperti penurunan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

    Penelitian yang dilaksanakan juga diharapkan mendukung peningkatan riset, percepatan hilirisasi riset, serta kolaborasi solutif antara perguruan tinggi-dunia usaha dan industri. Lebih lanjut, riset yang didanai akan mendorong kesejahteraan masyarakat dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

    Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag, Sahiron, mengatakan program ini mendukung pengembangan SDM berkualitas dan menjawab masalah masyarakat.

    Program ini menurutnya juga merespons tantangan perluasan akses, peningkatan mutu, dan peningkatan daya saing di pendidikan tinggi keagamaan (PTK) dan ma’had aly.

    “Program ini menjadi terobosan penting bagi Kementerian Agama RI dalam kerangka menyelesaikan problem-problem kemasyarakatan, keagamaan, dan kebangsaan berbasis riset,” ucapnya, dikutip dari laman Kemenag, Rabu (29/10/2025).

    Bidang Prioritas MoRA The Air Funds

    Bidang Sosial Humaniora

    Bidang riset soshum terdiri dari 19 tema, yaitu:

    • Pendidikan transformatif, kontekstualisasi teks agama dan keagamaan
    • Demokrasi dan identitas bangsa
    • Budaya keberagamaan dan harmoni sosial
    • Hukum yang berkeadilan
    • Globalisasi dan perubahan sosial
    • Inovasi sosial, media dan masyarakat digital
    • Kependudukan, kesejahteraan dan keadilan sosial
    • Perempuan dan anak
    • Budaya dalam upaya mencegah dan menangani akibat dari kekerasan, radikalisme, kekerasan berbasis gender, anak, etnisitas, agama dan identitas lainnya
    • Pengembangan kesejahteraan dan keunggulan prestasi, demokrasi, politik dan pemilihan umum
    • Corporate social responsibility (CSR)
    • Mobilitas perempuan dan kelompok rentan sebagai resiliensi dalam sistem dan struktur masyarakat dalam era global
    • Reformasi agraria
    • Rekayasa sosial dan pengembangan pedesaan
    • Kearifan lokal sebagai modal sosial bagi ketahanan bangsa
    • Grand design kekayaan intelektual lokal, peninggalan sejarah dan pelestariannya
    • Karakter bangsa dan pariwisata berkesinambungan
    • Agama dan humanisme
    • Hukum dan demokrasi.

    Bidang Sains dan Teknologi

    Proposal bidang sains dan teknologi dapat meliputi salah satu dari 11 tema berikut:

    • Hilirisasi sains, pengembangan teknologi, kedokteran dan kesehatan
    • Pertanian dan ketahanan pangan
    • Kemaritiman
    • Transportasi
    • Keragaman hayati
    • Kebencanaan
    • Pertahanan dan keamanan
    • Jaringan, data dan keamanan informasi
    • Saintifikasi jamu dan herbal, teknologi produksi pigmen alami, etnomedisin (daun, akar, umbi, batang, buah), pengembangan teknologi biosimilar, biosintesis, dan biorefinery untuk produksi bahan obat
    • Penguatan agroindustri berbahan baku sumber daya lokal
    • Pemanfaatan kearifan lokal dalam proses pemuliaan bibit tanaman, ternak dan ikan
    • Pengembangan teknologi big data.

    Bidang Ekonomi dan Lingkungan

    Sebanyak 13 tema dapat dipilih untuk proposal riset bidang ekonomi dan lingkungan, yaitu:

    • Ekonomi syariah
    • Kemiskinan ekstrem
    • Green economy
    • Green metrics
    • Green campus dan perubahan iklim global
    • Eksplorasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir
    • Regulasi dan budaya sadar bencana kebakaran lahan dan hutan
    • Recovery kehidupan sosial, ekonomi, budaya masyarakat pasca bencana
    • Manajemen limbah berbahaya dan beracun
    • Mobilitas pada masyarakat lokal dan strategi memelihara lingkungan asal dan tujuan
    • Perempuan dalam wirausaha
    • Koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis pengetahuan khas perempuan
    • Digital ekonomi/smart economic/ekonomi kreatif.

    Kebijakan Layanan Pendidikan dan Keagamaan

    1. Evaluasi dan pencanangan kebijakan, terkait dengan layanan pada lingkup Kemenag, meliputi madrasah, pondok pesantren, pendidikan agama di sekolah, pendidikan tinggi keagamaan dan pendidikan keagamaan lainnya.

    2. Layanan pendidikan, di antaranya yakni meliputi teknologi pendidikan dan pembelajaran, kurikulum pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, serta pengembangan manajemen sekolah berbasis kearifan lokal.

    3. Kebijakan layanan di bidang keagamaan, meliputi:
    – KUA
    – Penyelenggaraan haji dan umroh
    – Jaminan produk halal
    – Moderasi beragama dan kebijakan keagamaan di tingkat daerah
    – Layanan keagamaan lainnya.

    Syarat Dosen MoRA The Air Fund 2025

    Program MoRA the AIR Funds harus dilaksanakan oleh periset perguruan tinggi keagamaan (PTK) bersama periset dari beberapa lembaga riset dan/atau perguruan tinggi umum (PTU) di dalam maupun luar negeri. Riset 1-3 tahun (multiyears) ini juga dapat melibatkan pihak dunia usaha dan dunia industri (DUDI) agar output bisa berjangka panjang dan bermanfaat untuk banyak pihak.

    Berikut syarat dosen periset utama MoRA The Air Fund:

    Syarat Dosen PTK

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Lulusan program doktor (S3), jabatan minimal Lektor
    • Berasal dari perguruan tinggi keagamaan (PTK) atau fakultas agama Islam di bawah binaan Kemenag
    • Memiliki rekam jejak akademik baik
    • Memiliki Sinta Score Overall minimal 100
    • Berkolaborasi dengan periset dari perguruan tinggi dalam atau luar negeri yang masuk 500 besar dunia versi QS World University Rankings
    • Hanya dapat mengusulkan satu proposal riset.

    Syarat Dosen Ma’had Aly

    • WNI
    • Memiliki rekam jejak akademik baik
    • Lulusan program magister (S2)
    • Memiliki karya akademik sesuai bidang keilmuan
    • Melampirkan surat keputusan pengangkatan
    • Melampirkan surat rekomendasi dari mudir ma’had aly.

    Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman https://kemenag.go.id dan https://risprolpdp.kemenkeu.go.id/.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Jenis Penyandang Disabilitas yang Bisa Daftar Beasiswa LPDP, Cek Ketentuannya


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyediakan sejumlah beasiswa afirmasi untuk calon pelajar Indonesia. Salah satunya bernama Beasiswa Disabilitas.

    Berdasarkan Panduan Pendaftaran Beasiswa Penyandang Disabilitas Tahap 2 Tahun 2025, Beasiswa Penyandang Disabilitas adalah beasiswa yang ditujukan untuk masyarakat penyandang disabilitas yang memenuhi persyaratan LPDP. Pelamar disyaratkan melampirkan surat keterangan dari dokter, psikolog atau psikiater, atau audiologis dari RS atau puskesmas.


    Surat keterangan tersebut berisi pernyataan bahwa pelamar bersangkutan, dengan kondisi disabilitasnya, mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif. Pihak yang menandatangani surat keterangan disesuaikan dengan jenis disabilitas masing-masing.

    Jenis Penyandang Disabilitas yang Bisa Mendaftar Beasiswa LPDP Afirmasi Disabilitas

    Pada Beasiswa Disabilitas, pendaftar disyaratkan masuk salah satu kategori berikut:

    • Penyandang disabilitas fisik
    • Penyandang disabilitas intelektual
    • Penyandang disabilitas mental
    • Penyandang disabilitas sensorik
    • Penyandang disabilitas ganda atau multi

    Bagaimana Jika Tidak Masuk Kategori?

    Jika kondisi disabilitas pendaftar Beasiswa Disabilitas LPDP tidak sesuai dengan ketentuan di atas, maka ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan LPDP:

    • Memindahkan pendaftar ke program beasiswa LPDP lainnya jika memenuhi syarat beasiswa tersebut
    • Menyatakan pendaftar tidak lolos seleksi beasiswa LPDP pada tahapan seleksi tertentu jika tidak memenuhi persyaratan beasiswa LPDP lainnya maupun Beasiswa Penyandang Disabilitas.

    Syarat Beasiswa Disabilitas LPDP

    Berikut sejumlah syarat yang diberlakukan bagi pendaftar Beasiswa Penyandang Disabilitas berdasarkan pembukaan pendaftaran tahap 2 2025:

    • Usia maksimal 42 tahun untuk pendaftar jenjang magister dan 47 tahun untuk pendaftar jenjang doktor
    • IPK minimal 2,5 dari skala 4,0 untuk pendaftar jenjang magister dan 3,0 dari 4,0 untuk pendaftar jenjang doktor
    • Pendaftar beasiswa magister dan doktor dalam negeri tidak disyaratkan memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris
    • Pendaftar beasiswa magister atau doktor luar negeri disyaratkan memenuhi skor minimum bahasa Inggris salah satu tes terstandar berikut:
      • TOEFL ITP 500
      • TOEFL iBT 61
      • PTE Academic 50
      • IELTS 6.0
      • Duolingo English Test 95
      • TOEP 500
    • Sertifikat bahasa Inggris pendaftar beasiswa luar negeri disyaratkan masih berlaku 2 tahun terakhir, paling cepat pada tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran masing-masing.

    Informasi beasiswa LPDP program afirmasi untuk penyandang disabilitas selengkapnya bisa diakses melalui https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/beasiswa/afirmasi/beasiswa-penyandang-disabilitas-2025/ atau klik DI SINI.

    (twu/faz)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • ITB Buka Beasiswa S2 untuk Guru dan Calon Guru Sains-Matematika, Cek Syaratnya!


    Jakarta

    Institut Teknologi Bandung (ITB) buka pendaftaran program Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0 untuk guru dan calon guru bidang sains, fisika, kimia, dan matematika. Beasiswa GEM adalah program bantuan subsidi Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) sebesar 100% kepada mahasiswa magister dan doktor multidisiplin ITB.

    Terdapat empat jenis beasiswa GEM yang tersedia, yakni GEM Magister Pendidikan Sains 4.0, GEM Magister Teknologi Kesehatan, GEM Magister Material Baterai, dan GEM Doktor Material Baterai. Adapun beasiswa khusus guru dan calon guru sains-matematika termasuk dalam beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0.


    Tentang Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0

    Dikutip dari laman Sekolah Pascasarjana (Sps) ITB dijelaskan, dunia akan segera menghadapi era revolusi 4.0. Perubahan zaman ini juga akan berdampak pada perubahan cara belajar murid dan cara mengajar guru.

    Untuk mendukung perkembangan kompetensi guru, terutama yang mengajar di tingkat sekolah menengah (SMP/MTs dan SMA/MA), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB membuka Program Magister Multisidiplin Pendidikan Sains 4.0.

    Program ini adalah kolaborasi dari Program Studi Magister Pengajaran Fisika dengan Program Studi Magister Sains Komputasi, yang terbuka untuk guru/calon guru sains SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. Calon mahasiswa yang bisa mendaftar adalah lulusan dari S1 pendidikan sains atau guru sains sekolah menengah yang lulusan S1 nonpendidikan.

    “Pendidikan Sains 4.0 diperlukan Indonesia karena memungkinkan para guru sains memperoleh pendidikan sains berkualitas, mengembangkan keterampilan teknologi informasi, memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, mendukung inovasi, mempersiapkan tenaga kerja masa depan, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global,” papar SPs ITB.

    Syarat Daftar Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0

    Syarat yang perlu dipenuhi untuk mendaftar beasiswa ini adalah:

    1. Lulusan program sarjana terakreditasi terakreditasi

    2. Berlatar belakang guru atau calon guru bidang sains, fisika, kimia, dan matematika yang memerlukan peningkatan kompetensi guru terutama di tingkat sekolah menengah (SMP/MTs, SMK dan SMA/MA).

    3. Mendaftar di prodi Magister Pengajaran Fisika (FMIPA) atau Program Magister Sains Komputasi (FMIPA) dengan Sub Prodi Multidisiplin Pendidikan Sains 4.0.

    Tahapan Daftar Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0

    1. Melihat dan memahami informasi program multidisiplin termasuk prodi yang sejalur dengan program multidisiplin yang dipilih

    2. Mendaftar sebagai calon mahasiswa baru dengan prodi yang ditentukan yakni S2 Pengajaran Fisika atau S2 Sains Komputasi

    Adapun cara daftarnya adalah:

    • Buka laman Admisi ITB pada tautan https://admission.itb.ac.id/
    • Klik menu “Program Pascasarjana” lalu pilih “Program Magister”
    • Pastikan memenuhi syarat calon mahasiswa, yakni:
      • Lulusan S1 dari perguruan tinggi yang terakreditasi
      • Pelamar lulusan D4 harus mengikuti progran matrikulasi bila dinyatakan lulus seleksi.
      • Mengunggah dokumen persyaratan, seperti: ijazah program S1 asli, transkrip program S1 asli, bukti kepemilikan asuransi kesehatan, pas foto, pernyataan tujuan, sertifikat TPA Bappenas asli/hasil ujian potensi dasar akademik (UPDA) ITB, sertifikat kemampuan bahasa Inggris ELPT ITB asli/sertifikat hasil IELTS sesuai skor minimum yang ditetapkan, dan rekomendasi dari 2 orang baik itu dosen atau atasan
      • Membayar biaya seleksi sebesar Rp 600 ribu
    • Lakukan registrasi melalui tautan https://admission.itb.ac.id/registration/pascasarjana dengan alamat e-mail yang valid
    • Isi data calon mahasiswa dengan lengkap
    • Unggah dokumen persyaratan
    • Jika data dan dokumen sudah lengkap lakukan finalisasi
    • Membayar biaya pendaftaran
    • Seleksi program studi dilakukan.

    3. Mendaftar beasiswa GEM

    Setelah mendaftar sebagai calon mahasiswa ITB, barulah detikers bisa melakukan pendaftaran beasiswa melalui tautan https://sagata.itb.ac.id/. Berbagai dokumen yang perlu dipenuhi adalah motivation letter, rencana penelitian, dan surat rekomendasi dari dosen/supervisor di ITB.

    Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui tautan https://sps.itb.ac.id/gem. Selamat mendaftar!

    (det/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Jenis dan Kualifikasi Ahli Gizi, Profesi yang Lagi ‘Hits’ di Garda Depan MBG


    Jakarta

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah saat ini menjadi sorotan publik. Di balik niat baik untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, muncul pertanyaan besar: siapa yang seharusnya merancang dan memastikan program ini berjalan efektif?

    Idealnya, posisi penting dalam kebijakan pangan dan gizi diisi oleh tenaga profesional dengan latar belakang ilmu gizi. Faktanya, keterlibatan tenaga gizi banyak jadi sorotan karena dinilai belum optimal. Bahkan beberapa posisi strategis dalam program ini bukan ditempati oleh profesional di bidang gizi.


    Berbekal kompetensi khusus yang dibentuk melalui pendidikan formal, sertifikasi, hingga kode etik profesi, peran ahli gizi sejatinya bukan sekadar menentukan menu atau membantu diet penurunan berat badan. Fungsi dan tanggung jawab ahli gizi juga mencakup perencanaan, intervensi, mengawasi kualitas dan keamanan serta evaluasi program gizi berskala individu hingga populasi.

    Tapi sebenarnya, siapa saja sih yang dikategorikan sebagai tenaga gizi atau ahli gizi? Kualifikasi apa yang dimiliki, dan apa bedanya dengan profesi lain yang juga bersinggungan dengan nutrisi?

    Untuk memahami lebih jauh, mari dikupas satu persatu.

    Kualifikasi Profesi Ahli Gizi, Nutrisionis, dan Dietisien

    Di kalangan awam, istilah ‘ahli gizi‘ punya makna yang luas, mencakup siapapun yang punya pengetahuan tentang ilmu gizi. Namun jika merujuk pada regulasi yang berlaku, ternyata ada kualifikasi tertentu untuk dapat menjalankan profesi tenaga gizi atau ahli gizi.

    Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta Permenkes No. 26 Tahun 2013, tenaga gizi di Indonesia terdiri dari dua kategori yakni nutrisionis dan dietisien.

    • Lulusan D3 Gizi (A.Md.Gz), ahli madya gizi
    • Lulusan D4 Gizi (S.Tr.Gz), sarjana terapan gizi
    • Lulusan S1 Gizi (S.Gz), sarjana gizi/nutrisionis
    • Lulusan pendidikan profesi (RD), Dietisien

    Nutrisionis adalah istilah umum yang digunakan untuk profesional yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang gizi dan memiliki pengetahuan luas tentang nutrisi dan dapat memberikan edukasi serta konseling gizi secara umum. Nutrisionis memiliki fokus pada promotif dan preventif gizi di masyarakat.

    Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/342/2020 tentang standar profesi nutrisionis, yang termasuk nutrisionis adalah:

    • Lulusan D3 Gizi (A.Md.Gz) atau ahli madya gizi
    • Lulusan D4 Gizi (S.Tr.Gz) atau sarjana terapan gizi
    • Lulusan S1 Gizi (S.Gz) atau sarjana gizi/nutrisionis
    • Lulusan magister gizi
    • dan lulusan doktoral gizi.

    Dietisien adalah ahli gizi yang telah menempuh pendidikan profesi dietisien dan memiliki kualifikasi tertinggi dalam memberikan terapi gizi medis, asesmen status gizi pasien, serta praktik mandiri. Dietisien memiliki kewenangan tersebut karena telah mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) yang berlaku seumur hidup serta Surat Izin Praktik (SIP) yang harus diperpanjang setiap 5 tahun sebagai syarat legal untuk berpraktik.

    Kedua kategori ini diakui secara resmi oleh negara berdasarkan peraturan terbaru pada UU No. 17 Tahun 2023 sebagai tenaga kesehatan bidang gizi, sehingga sah disebut ahli gizi.

    Di Indonesia, secara resmi tidak ada gelar khusus untuk profesi ini. Namun di beberapa negara seperti Amerika Serikat, gelar RD (Registered Dietitien) atau RDN (Registered Dietitien Nutritionist) dapat dilekatkan di belakang nama. Begitupun jika melanjutkan ke jenjang doktor klinis (S3), dapat mencantumkan gelar DCN (Doctor of Clinical Nutrition).

    Gelar ‘Ahli Gizi’ dalam Konteks Akademis

    Di luar profesi ahli gizi yang mencakup nutrisionis dan dietisien, ada juga sebutan ‘ahli gizi’ untuk profesi lain yang juga mendalami ilmu gizi. Salah satu contoh yang belakangan cukup populer adalah dr Tan Shot Yen, seorang dokter (tentunya dengan latar belakang sarjana ilmu kedokteran) yang mengambil pendidikan S3 di bidang ilmu gizi masyarakat, sehingga kerap dijuluki ‘ahli gizi’ dalam berbagai publikasi di media massa meski profesinya terdaftar sebagai dokter atau tenaga medis.

    Menurut regulasi yang berlaku, jenjang S2 atau S3 bidang ilmu gizi memang tidak mensyaratkan latar belakang profesi ahli gizi. Karenanya, jenjang pendidikan ini tidak otomatis memberi kewenangan praktik jika tidak menempuh pendidikan sarjana gizi dan pendidikan profesi dietisien sebagai nutrisionis atau dietisien sebelumnya.

    Secara akademik, lulusan magister dan doktor tetap diakui sebagai ‘ahli gizi’ atau ‘pakar gizi’ dalam konteks keilmuan, yang dimaknai bukan sebagai profesi melainkan ahli dengan kepakaran di bidang ilmu gizi. Para pakar ini umumnya berkarier sebagai peneliti, dosen, konsultan kebijakan, atau pimpinan program gizi berskala nasional maupun internasional.

    Dengan demikian, ahli gizi dalam pengertian legal-profesional adalah mereka yang memenuhi syarat pendidikan vokasi, sarjana, atau profesi dietisien sesuai aturan. Sementara itu, jenjang pascasarjana lebih memperkuat peran di ranah akademik dan riset, bukan praktik klinis langsung.

    Jenis-jenis Profesi Ahli Gizi

    Peran seorang ahli gizi dapat dikelompokkan berdasarkan fokus kerja dan lingkungannya. Secara umum, terdapat tiga spesialisasi utama yang menunjukkan beragamnya kontribusi ahli gizi.

    Gizi Masyarakat

    Ahli gizi yang berfokus pada gizi masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan status gizi secara luas. Nutrisionis lebih difokuskan pada pelayanan kerja ini. Beberapa contoh bidang kerja dalam Gizi Masyarakat meliputi:

    • Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama: Merancang dan melaksanakan program edukasi gizi untuk publik, seperti kampanye pencegahan stunting, promosi ASI eksklusif, atau sosialisasi gizi seimbang.
    • Peneliti Gizi: Melakukan studi dan riset untuk mengidentifikasi masalah gizi di suatu populasi dan mencari solusi berbasis bukti.
    • Lembaga Pemerintah atau Nonpemerintah: Bekerja di dinas kesehatan, Kementerian Kesehatan, atau organisasi internasional seperti UNICEF dan WHO untuk menyusun kebijakan dan program gizi berskala besar.

    Gizi Klinik

    Dietisien difokuskan berpraktik di fasilitas pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit atau klinik. Fokus utama Ahli Gizi Klinik adalah memberikan asuhan gizi terintegrasi untuk pasien dengan kondisi medis tertentu. Bidang pekerjaan ahli gizi klinik mencakup:

    • Konsultan Gizi Praktik Mandiri: Membuka klinik pribadi untuk memberikan konseling gizi individual kepada klien yang membutuhkan penanganan gizi spesifik, seperti manajemen berat badan atau diet untuk kondisi alergi.
    • Rumah Sakit: Melakukan asesmen status gizi pasien, merancang intervensi gizi (terapi diet), dan memantau perkembangan gizi pasien rawat inap dan rawat jalan. Ini termasuk penanganan gizi untuk pasien diabetes, penyakit jantung, gagal ginjal, atau pasien kritis.
    • Ahli Gizi Olahraga (Sport Nutritionist): Merancang program nutrisi untuk atlet, memastikan kebutuhan energi dan nutrisi mereka terpenuhi untuk mengoptimalkan performa dan pemulihan.

    Gizi Institusi

    Spesialis gizi institusi berfokus pada manajemen penyelenggaraan makanan dalam skala besar. Ahli gizi yang bekerja di gizi institusi memastikan bahwa makanan yang disajikan memenuhi standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan. Bidang kerja di Gizi Institusi meliputi:

    • Layanan Makanan di Rumah Sakit: Merencanakan menu, mengawasi proses produksi, dan mendistribusikan makanan yang sesuai dengan kondisi medis pasien di rumah sakit.
    • Katering atau Layanan Makanan Massal: Mengelola layanan katering untuk perusahaan, sekolah, atau acara besar, memastikan menu yang disajikan sehat, bervariasi, dan memenuhi standar gizi.
    • Industri Pangan: Terlibat dalam pengembangan produk makanan baru, memastikan kandungan nutrisi, dan menyusun label nutrisi yang akurat pada kemasan produk. Mereka juga berperan dalam quality control.

    Organisasi yang Menaungi Profesi Ahli Gizi

    Di Indonesia, profesi ahli gizi dinaungi oleh Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI). Organisasi ini memiliki peran vital dalam menjaga profesionalisme, etika, dan kompetensi para anggotanya. PERSAGI menetapkan Kode Etik Ahli Gizi Indonesia yang harus dipatuhi oleh setiap praktisi. Kode etik ini mengatur perilaku profesional, kerahasiaan informasi klien, dan standar praktik yang berbasis bukti ilmiah.

    Keberadaan organisasi profesi juga menjamin bahwa setiap praktik yang dilakukan oleh anggotanya selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam ilmu gizi. PERSAGI juga berperan dalam menyelenggarakan seminar, lokakarya, dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas profesional.

    Selain itu, PERSAGI juga memiliki peran advokasi, yakni memperjuangkan hak dan posisi ahli gizi dalam sistem kesehatan nasional. Dengan demikian, profesi ini mendapat pengakuan yang jelas dalam kerangka tenaga kesehatan, sejajar dengan profesi medis lainnya.

    Kemiripan dengan Profesi Sejenis

    Profesi ahli gizi seringkali dianggap sama saja seperti profesi lain yang bersinggungan dengan pangan dan nutrisi misalnya dokter spesialis gizi klinis dan pakar teknologi pangan. Padahal, sebenarnya masing-masing punya jalur pendidikan, kewenangan, dan lingkup kerja yang berbeda.

    Sebagai perbandingan, berikut rangkuman singkatnya:

    Ahli Gizi (Nutrisionis/Dietisien)

    • Latar belakang: D3, S1 Gizi, atau Profesi Dietisien.
    • Fokus: Konseling gizi, edukasi masyarakat, manajemen diet, hingga terapi gizi medis.
    • Status: Tenaga kesehatan resmi, memiliki STR dan SIP untuk praktik.

    Dokter Spesialis Gizi Klinik (SpGK)

    • Latar belakang: Dokter umum yang menempuh pendidikan spesialisasi gizi klinik.
    • Fokus: Menegakkan diagnosis penyakit, memberikan terapi medis, termasuk obat, serta merancang intervensi gizi.
    • Peran: Sering bekerja sama dengan dietisien dalam menangani pasien dengan kondisi klinis kompleks.
    • Kewenangan: SpGK merupakan spesialisasi dalam profesi dokter, sehingga berwenang melakukan tindakan medis dan meresepkan obat.

    Lulusan Teknologi Pangan (‘Tekpang’)

    • Latar belakang: Sarjana Teknologi Pangan atau Ilmu Pangan.
    • Fokus: Ilmu dan teknologi pengolahan makanan, pengawetan, inovasi produk pangan, keamanan pangan, serta quality control di industri makanan.
    • Peran: Memastikan makanan aman, bergizi, dan sesuai standar produksi massal.
    • Kewenangan: Teknologi pangan lebih ke arah proses produksi dan pengembangan makanan. Tugasnya berbeda dengan ahli gizi yang lebih fokus pada kebutuhan nutrisi individu atau populasi.

    (mal/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Penerimaan Mahasiswa Baru S2-S3 Sekolah Pascasarjana UNY, Ada Jalur Reguler dan PJJ


    Jakarta

    Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tahun akademik 2025/2026, buka pendaftaran mahasiswa baru. Pendaftaran dibuka hingga 21 Oktober 2025 melalui tautan https://daftarpmb.uny.ac.id/.

    Sebagai informasi Sekolah Pascasarjana UNY membuka dua program yakni reguler dan juga pendidikan jarak jauh (PJJ). Program PJJ memungkinkan mahasiswa bekerja sambil kuliah dengan 16 minggu masa pembelajaran.

    Dikutip dari postingan Instagram Sekolah Pascasarjana dan laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNY, Rabu (15/10/2025) berikut informasinya.


    Syarat PMB S1-S2 Sekolah Pascasarjana UNY

    Syarat Umum

    1. Pendaftar program magister (S2) berkualifikasi sarjana (S1) dengan IPK minimal 3,00.
    2. Pendaftar program doktor (S3) berkualifikasi magister (S2) dengan IPK minimal 3,00.
    3. Peserta adalah lulusan program studi yang terakreditasi.
    4. Peserta mendapat izin dari atasan (bagi yang sudah bekerja).
    5. Calon mahasiswa program doktor dapat memilih metode kuliah by course, by research, atau mixed. Peserta jalur mixed diwajibkan mengambil mata kuliah sebanyak 12-15 SKS untuk mendukung disertasi yang ditulisnya.
    6. Calon mahasiswa program Magister dan Doktor by Course mendapat rekomendasi dari 2 (dua) dosen pembimbing studi jenjang sebelumnya.
    7. Peserta program doktor telah memiliki rancangan/proposal disertasi, khusus yang memilih by research atau mixed mendapat rekomendasi dari 2 (dua) dosen calon pembimbing disertasi.
    8. Biaya pendaftaran program magister sebesar Rp450.000,00 dan program doktor sebesar Rp700.000,00 dibayar melalui bank penyalur.
    9. Prosedur pendaftaran dan pembayaran dapat dilihat di http://pmb.uny.ac.id.
    10. Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran secara lengkap melalui laman http://pmb.uny.ac.id.Peserta Program Doktor by Research atau Mixed wajib memiliki skor
    11. TOEFL minimal 500, publikasi internasional bereputasi, dan rekam jejak penelitian sesuai dengan topik penelitian yang akan dijadikan topik disertasi.

    Ketentuan PMB Metode CBT di Domisili

    1. Peserta mengikuti computer based test (CBT) secara daring dengan materi tes potensi akademik dan kemampuan bahasa Inggris.
    2. Peserta program doktor menyiapkan rancangan disertasi dengan template diunduh di http://pmb.uny.ac.id dan diunggah di dalam sistem pendaftaran.
    3. Peserta program doktor setelah CBT wajib mengikuti ujian wawancara secara daring.
    4. Peserta harus memiliki dan memenuhi persyaratan teknis CBT di domisili yang dapat diunduh di laman http://pmb.uny.ac.id.

    Ketentuan PMB Metode Portofolio

    1. Seleksi calon mahasiswa program magister dan doktor dari dalam maupun luar negeri.
    2. Peserta melengkapi dan mengunggah dokumen portofolio yang berisi skor TOEFL/ITP, skor tes potensi akademik, karya akademik, piagam prestasi atau piagam lain yang relevan,
    3. Peserta program doktor menyiapkan rancangan disertasi dengan template yang dapat diunduh di template proposal disertasi dan diunggah di dalam sistem pendaftaran.
    4. Peserta program doktor wajib mengikuti ujian wawancara secara daring.

    Ketentuan PJJ Sekolah Pascasarjana UNY

    1. Kuliah umum dilakukan secara online.

    2. Minggu ke 1, 5, dan 15: Perkuliahan dengan interaksi langsung atau pembelajaran dengan dosen secara daring

    3. Minggu 2-4, 6-9, 11-14: Perkuliahan dengan LMS BeSmart tanpa interaksi langsung atau pembelajaran secara online tanpa bersama dosen.

    4. Minggu ke-8: Ujian tengah semester (UTS) daring.

    5. Minggu ke-10: Perkuliahan luring ke kampus induk.

    6. Minggu ke-16: Ujian akhir semester (UAS) daring.

    Pascasarjana UNY menyediakan fasilitas menginap gratis selama 3 hari 2 malam di Hotel UNY untuk kegiatan luring pada minggu ke-10.

    Daftar Prodi PMB S1-S2 Sekolah Pascasarjana UNY

    Prodi Reguler S3

    • Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP)
    • Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK)
    • Ilmu Pendidikan (IP)

    Prodi Reguler S2

    • Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP)
    • Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK)
    • Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
    • Ilmu Lingkungan (IL)

    Prodi PJJ S3

    • Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP PJJ)
    • Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK PJJ)
    • Ilmu Pendidikan (IP PJJ)

    Prodi PJJ S2

    • Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP PJJ)
    • Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK PJJ)

    Biaya Kuliah Pascasarjana UNY

    S2

    • Reguler: Rp 8,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 2,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Beasiswa: Rp 9,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 2,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Kerjasama/luar negeri: Rp 11 juta/semester dan IPI sebesar Rp 2,5 juta dibayar hanya semester 1
    • PJJ: Rp 12,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 2,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Kerjasama dalam/luar negeri (PJJ): Rp 13,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 2,5 juta dibayar hanya semester 1

    S3

    • Reguler: Rp 10,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Beasiswa: Rp 12 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Kerjasama/luar negeri: Rp 13 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1
    • By Research: Rp 15 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1
    • PJJ: Rp 15 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1
    • Kerjasama dalam/luar negeri (PJJ): Rp 16,5 juta/semester dan IPI sebesar Rp 3,5 juta dibayar hanya semester 1

    Alur Pendaftaran PMB Sekolah Pascasarjana UNY

    1. Mengambil kode pendaftaran: Kode pendaftaran dan Virtual Account diambil di laman https://pmb.uny.ac.id/ dengan mengisi nama, alamat, email, dan nomer telepon.

    2. Melakukan pembayaran: Pembayaran melalui Virtual Account bank penyalur.

    3. Melengkapi pendaftaran: Login di https://daftarpmb.uny.ac.id/ menggunakan kode pendaftaran dan tanggal lahir. Isi seluruh form sesuai panduan.

    4. Finalisasi data: Setelah semua data pendaftaran diisi lengkap, lakukan finalisasi. Data yang sudah difinalisasi tidak dapat diubah.

    5. Cetak kartu peserta: Peserta wajib mencetak kartu peserta sebagai bukti keikutsertaan Seleksi Mandiri UNY.

    6. Mengikuti tes: Peserta mengikuti tes CBT atau penilaian Portofolio.

    7. Pengumuman hasil seleksi: Pengumuman dilakukan melalui laman https://pmb.uny.ac.id/.

    8. Registrasi ulang jika peserta dinyatakan lolos melalui laman http://registrasi.uny.ac.id/.

    Jadwal Seleksi PMB Pascasarjana UNY 2025

    Gelombang 1

    • Pendaftaran: hingga 21 Oktober 2025
    • Waktu ujian: 25 Oktober 2025
    • Pengumuman: 31 Oktober 2025

    Gelombang 2

    • Pendaftaran: 21 Oktober-2 Desember 2025
    • Waktu ujian: 6 Desember 2025
    • Pengumuman: 12 Desember 2025

    Informasi PMB S2 dan S3 UNY lainnya bisa dilihat melalui laman https://pmb.uny.ac.id/ . Selamat mendaftar!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar Universitas Terbaik di Luar Jawa Versi THE WUR 2024-2026


    Jakarta

    Setiap tahunnya, Times Higher Education (THE) merilis World University Ranking (THE WUR). Melalui pemeringkatan ini, kita juga dapat melihat apa saja universitas-universitas terbaik di Indonesia.

    Belum lama ini, ranking untuk edisi 2026 juga telah dirilis. Agar detikers khususnya yang berada di luar Pulau Jawa memiliki referensi untuk masuk kuliah di wilayah masing-masing, berikut ini detikEdu telah merangkum kampus-kampus terbaik versi THE WUR edisi 2024 hingga 2026 di luar Jawa.

    Universitas Terbaik di Luar Pulau Jawa

    Versi THE WUR 2024

    1. Universitas Syiah Kuala: Peringkat 8 di Indonesia
    2. Universitas Andalas: Peringkat 10 di Indonesia
    3. Universitas Hasanuddin: Peringkat 13 di Indonesia
    4. Universitas Lampung: Peringkat 16 di Indonesia
    5. Universitas Sriwijaya: Peringkat 21 di Indonesia
    6. Universitas Sumatera Utara: Peringkat 22 di Indonesia

    Versi THE WUR 2025

    1. Universitas Hasanuddin: Peringkat 9 di Indonesia
    2. Universitas Andalas: Peringkat 17 di Indonesia
    3. Universitas Negeri Padang: Peringkat 20 di Indonesia
    4. Universitas Sriwijaya: Peringkat 26 di Indonesia
    5. Universitas Sumatera Utara: Peringkat 27 di Indonesia
    6. Universitas Syiah Kuala: Peringkat 28 di Indonesia
    7. Universitas Lampung: Peringkat 29 di Indonesia
    8. Universitas Mataram: Peringkat 30 di Indonesia


    Versi THE WUR 2026

    1. Universitas Halu Oleo: Peringkat 11 di Indonesia
    2. Universitas Hasanuddin: Peringkat 12 di Indonesia
    3. Universitas Andalas: Peringkat 21 di Indonesia
    4. Universitas Negeri Padang: Peringkat 25 di Indonesia
    5. Universitas Sriwijaya: Peringkat 30 di Indonesia
    6. Universitas Sumatera Utara: Peringkat 31 di Indonesia
    7. Universitas Syiah Kuala: Peringkat 32 di Indonesia
    8. Universitas Lampung: Peringkat 34 di Indonesia
    9. Universitas Mataram: Peringkat 35 di Indonesia

    Indikator Pemeringkatan Terbaru

    Pada pemeringkatan yang terbaru, THE mengukur performa perguruan tinggi berdasarkan sisi kualitas penelitian (bobot 30%), pengajaran (bobot 29,5%), lingkungan penelitian (bobot 29%), industri (4%), dan internasionalitas (bobot (7,5%). Apabila dijabarkan, maka seperti berikut:

    1. Pengajaran (Bobot 29,5%)

    • Reputasi pengajaran: 15%
    • Rasio staf banding mahasiswa: 4,5%
    • Rasio doktor banding sarjana: 2%
    • Pengajar bergelar doktor: 5,5%
    • Penghasilan institusi: 2,5%

    2. Lingkungan Penelitian (Bobot 29%)

    • Reputasi penelitian: 18%
    • Pendapatan penelitian: 5,5%
    • Produktivitas penelitian: 5,5%

    3. Kualitas Penelitian (Bobot 30%)

    • Dampak sitasi: 15%
    • Kekuatan penelitian: 5%
    • Keunggulan penelitian: 5%
    • Pengaruh penelitian: 5%

    4. Internasionalitas (Bobot 7,5%)

    • Proporsi mahasiswa internasional: 2,5%
    • Proporsi staf internasional: 2,5%
    • Kolaborasi internasional: 2,5%

    5. Industri (Bobot 4%)

    • Pendapatan industri: 2%
    • Paten: 2%.

    Demikian peringkat universitas terbaik di luar Pulau Jawa versi THE WUR 2024-2026. Ada kampus yang ingin kalian tuju?

    (nah/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Halal Expert Semakin Dibutuhkan, BPJPH: Gajinya Bisa Melampaui Doktor



    Jakarta

    Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan menegaskan masa depan profesi halal expert semakin dibutuhkan dunia. Untuk itu, ia menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan, pengalaman, dan kompetensi para pelaku di bidang halal.

    Menurutnya, kemampuan tersebut akan menjadikan para auditor halal, penyelia halal, pendamping halal, hingga juru sembelih halal (juleha) sebagai sumber daya manusia yang sangat bernilai.

    “Pertajam pengetahuan halal, perdalam pemahaman halal, dan perbanyak pengalaman halal. Niscaya, saya jamin, Anda akan menjadi orang yang sangat berharga di masa depan. Profesi halal expert memiliki nilai lebih tinggi daripada banyak bidang lainnya. Bahkan di luar negeri, gajinya bisa melampaui seorang doktor. Kenapa? Karena halal expert tidak mengenal batas usia,” ujar Haikal dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).


    Hal itu disampaikannya dalam acara Rapat Koordinasi Pembinaan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) bertajuk “Peningkatan Ruang Lingkup dan Kompetensi LPH” yang berlangsung di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta pada 25-26 Agustus 2025.

    Pada kesempatan ini, Haikal juga mengajak peserta untuk memperluas kemampuan dengan menguasai bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Hal ini dinilainya sebagai pintu gerbang untuk bisa meraih kesempatan kerja yang lebih luas di luar negeri.

    “Jika bapak dan ibu mendalami serta menguasai bahasa Inggris, peluang kerja Anda sangat besar. Anda akan menjadi tenaga yang sangat diminati, karena dunia benar-benar membutuhkan halal expert,” tambahnya.

    Lebih lanjut, ia menekankan profesi halal expert bukan hanya terbatas pada satu bidang, melainkan mencakup berbagai peran penting dalam ekosistem halal.

    “Anda adalah auditor, Anda adalah penyelia, Anda adalah pendamping, Anda adalah juru sembelih halal. Anda adalah halal expert. Dan saat ini bapak-ibu sudah berada di jalur yang benar, karena masa depan ada di tangan halal,” paparnya.

    Dalam arahannya, Haikal juga membagikan pengalaman diplomasi halal yang baru saja dilakukan bersama jajaran BPJPH.

    “Kami baru saja dari Kedutaan Peru atas amanah Presiden. Apa yang mereka minta? Halal expert. Argentina juga minta, Meksiko juga minta, Hongkong minta, China minta, dan mereka tidak punya,” ungkapnya.

    Ia menegaskan profesi halal expert merupakan pekerjaan masa depan yang memiliki nilai strategis. Sebab, dunia saat ini menghadapi perubahan besar akibat teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menggantikan banyak profesi salah satunya engineering. Namun, kebutuhan pangan dan fashion tetap menjadi kebutuhan utama manusia dan keduanya sangat erat dengan kehalalan.

    “Dunia lebih membutuhkan halal expert daripada engineer. Profesi engineer bisa digantikan AI. Tetapi halal tidak bisa. Masa depan adalah food dan fashion, dan keduanya membutuhkan Anda. Jadi, betul-betul cerah masa depan bapak-ibu sekalian,” paparnya.

    Di akhir sambutannya, Haikal mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya mengembangkan diri, tetapi juga melibatkan keluarga dan generasi muda dalam membangun ekosistem halal nasional.

    “Kerahkan anak Anda, ponakan, suami, istri tampil sebagai halal expert. Selamat menjadi manusia masa depan, teruslah berkarya, jadikan pratama menjadi utama, perbanyak orang yang berprestasi disitu,” pungkasnya.

    (akn/ega)



    Sumber : www.detik.com