Tag: Dompet Kripto

  • Indonesia di Peringkat ke-9 Dunia sebagai Pengguna Dompet Kripto MetaMask

    Indonesia berada di peringkat ke-9 dunia sebagai pengguna dompet kripto “sejuta umat”, MetaMask.

    Peringkat pertama diduduki oleh Filipina, menyusul di belakang adalah Amerika Serikat dan Vietnam, masing-masing di peringkat ke-3 dan ke-4.

    Pada Agustus 2021, 15 negara teratas yang menggunakan MetaMask meliputi: Filipina, Amerika Serikat, Vietnam, Inggris Raya, Cina, India, Rusia, Brasil, Indonesia, Thailand, Turki, Jerman, Prancis, Kanada, dan Spanyol.

    Asia adalah wilayah nomor satu dalam hal pertumbuhan pengguna, diikuti oleh Eropa dan Amerika Utara.

    “Indonesia kini sebagai 15 negara pengguna terbanyak dompet kripto MetaMask. Indonesia berada di peringkat ke-9. Filipina berada di teratas dan peringkat ke-15 diduduki oleh Spanyol,” sebut ConsenSys dalam keterangannya kepada Redaksi Blockchainmedia.id, Rabu (1/9/2021).

    dompet kripto MetaMask

    ConsenSys menyebutkan total pengguna aktif bulanan Metamask berkisar 10 juta dalam bertransaksi kripto, termasuk di dalamnya untuk sektor NFT (Non-Fungible Token), token swap, bermain game dan lain sebagainya.

    “Dalam satu tahun, pengguna MetaMask naik lebih dari 1800 persen. Per Juli 2020 misalnya pengguna aktif bulan mencapai 545.080. Lalu pada Agustus 2021 menjadi 10.354.279 pengguna,” sebut ConsenSys.

    Bagi ConsenSys, peningkatan jumlah pengguna Metamask dari Indonesia, juga mencerminkan peningkatan penggunaan aplikasi DeFi (Decentralized Finance). Indonesia berada di peringkat ke-5 untuk wilayah Asia. Dibandingkan tahun lalu, peningkatanya mencapai 19 kali lipat.

    Baca Juga: Bitcoin Tembus US$ 50 Ribu, Lanjut Bullish atau Kembali Landai?

    Dompet Kripto Metamask, NFT dan DeFi

    ConsenSys mengklaim faktor pendorong meningkatnya pengguna Metamask berkat pertumbuhan ekosistem blockchain Ethereum itu sendiri. Sebagai catatan, ConsenSys adalah perusahaan yang mendukung pembentukan sistem keuangan kripto itu.

    “Pertumbuhan eksponensial MetaMask telah mengikuti perkembangan ekosistem Ethereum. Pada tahun 2019, aset kripto senilai US$2 milyar ada di ranah DeFi. Sedangkan saat ini mencapai US$80 miliar.

    MetaMask adalah cara utama basis pengguna global berinteraksi dengan aplikasi DeFi, bersama dengan alam semesta luas sekitar 17.000 domain Web3 unik, yang mencakup pasar barang digital langka OpenSea dan game daring berbasis NFT.

    Metamask pertama kali dibuat pada September 2016 dan telah menjadi katalis utama dalam adopsi aplikasi terdesentralisasi di Ethereum.

    Baca Juga: Bos Cardano: Kami Terbuka Bekerja Sama dengan Solana (SOL)

    Peluncuran versi mobile pada September 2020 telah memainkan peran penting dalam membawa pengguna baru dengan cepat dari pasar global seperti Indonesia, Filipina, Vietnam, China, India, Thailand dan Brasil.

    Peluncuran token swap di MetaMask mobile pada Maret 2021 juga mempercepat pertumbuhan pengguna secara eksponensial.

    “MetaMask mendefinisikan jenis baru dompet kripto, di mana pengguna tidak hanya berinteraksi dengan mata uang, tetapi dengan aplikasi terdesentralisasi, dan kami terus membuat jenis aplikasi baru ini lebih aman dan dapat diakses oleh audiens yang lebih luas,” kata Dan Finlay, Pendiri MetaMask.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenai Dompet Kripto: Definisi, Fungsi dan Jenis-jenisnya

    Apakah Anda penasaran dengan dompet kripto dan bagaimana hal itu berkaitan dengan teknologi blockchain? Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai definisi dan fungsinya. Dompet kripto adalah alat yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan jaringan blockchain, baik untuk mengirim maupun menerima aset kripto melalui transaksi yang aman. 

    Dalam berbagai jenisnya, seperti dompet perangkat lunak, dompet perangkat keras, dan paper wallet, dompet kripto memainkan peran penting dalam menyimpan, mengamankan, dan memfasilitasi perdagangan kripto. Mari kita jelajahi lebih dalam mengenai definisi dan fungsionalitas dari dompet kripto yang semakin populer ini.

    Apa Itu Dompet Kripto?

    Dompet kripto adalah alat yang digunakan untuk berinteraksi dengan sistem blockchain. Ada beberapa jenis dompet kripto yang dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok utama: Dompet perangkat lunak, dompet perangkat keras, dan paper wallet. Bergantung pada cara kerjanya, dompet tersebut juga dapat disebut sebagai hot wallet atau cold wallet.

    Sebagian besar penyedia dompet kripto berbasis perangkat lunak, yang membuat penggunaannya lebih mudah daripada dompet perangkat keras. Namun, dari segi keamanan, dompet perangkat keras cenderung menjadi pilihan yang lebih aman.

    Di sisi lain, paper wallet adalah bentuk dompet kripto yang mencetak informasi dompet ke dalam selembar kertas, tetapi metode ini saat ini dianggap usang dan tidak dapat diandalkan.

    Bagaimana Cara Kerja Dompet Kripto?

    Sebenarnya, dompet kripto tidak menyimpan aset digital secara fisik seperti yang banyak orang kira.

    Sebaliknya, fungsi utama dompet ini adalah menyediakan alat yang diperlukan untuk berinteraksi dengan blockchain.

    Dengan kata lain, dompet kripto memungkinkan pengguna untuk menghasilkan informasi yang diperlukan untuk mengirim dan menerima kripto melalui transaksi blockchain. Informasi ini meliputi satu atau beberapa pasangan kunci publik dan privat.

    Selain itu, dompet ini juga mencakup alamat yang berupa pengenal alfanumerik yang dihasilkan dari pasangan kunci publik dan privat. Alamat ini menjadi “lokasi” spesifik di dalam blockchain yang dapat menerima pengiriman koin.

    Dengan demikian, pengguna dapat membagikan alamat dompet kepada orang lain untuk menerima dana, tetapi penting untuk tidak pernah mengungkapkan kunci privat kepada siapa pun.

    Kunci privat ini memberikan akses ke kripto yang dimiliki, terlepas dari jenis dompet yang digunakan. Artinya, bahkan jika komputer atau smartphone pengguna diretas, mereka masih dapat mengakses dana mereka di perangkat lain selama mereka memiliki kunci privat (atau seed phrase) yang sesuai.

    Penting untuk diingat bahwa koin tidak pernah benar-benar meninggalkan blockchain, melainkan hanya ditransfer dari satu alamat ke alamat lainnya.

    Apakah Saya Perlu Dompet Kripto untuk Berdagang Kripto?

    Jawabannya singkatnya adalah ya. Apakah Anda seorang pedagang aktif atau hanya seorang pemegang (HODLer) bitcoin, Anda harus memiliki alamat dompet untuk menyimpan dan berdagang kripto.

    Ada beberapa opsi dompet yang tersedia, seperti hot wallet yang disediakan oleh bursa kripto, dompet seluler yang diinstal di ponsel, ekstensi browser, dompet desktop, atau dompet perangkat keras.

    Berikut adalah contoh beberapa jenis dompet yang berbeda:

    • Hot wallet: Platform Tokocrypto.
    • Dompet kripto seluler: Trust Wallet, MetaMask.
    • Dompet kripto ekstensi browser: MetaMask, MathWallet, Binance Chain Wallet.
    • Dompet kripto desktop: Electrum, Exodus.

    Jenis-jenis Dompet Kripto

    Hot Wallet vs Cold Wallet

    Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dompet kripto dapat diklasifikasikan sebagai “Hot” atau “Cold” tergantung pada cara kerjanya.

    Hot wallet adalah dompet yang terhubung ke internet. Misalnya, ketika Anda membuat akun di Binance dan mengirim dana ke dompet, Anda menyimpannya dalam hot wallet Tokocrypto. Jenis dompet ini mudah diatur dan dana di dalamnya dapat diakses dengan cepat, sehingga cocok bagi pedagang dan pengguna aktif lainnya.

    Di sisi lain, cold wallet tidak memiliki koneksi internet. Dompet ini menggunakan media fisik untuk menyimpan kunci secara offline, sehingga lebih aman dari upaya peretasan online. Cold wallet menjadi pilihan yang lebih aman untuk “menyimpan” koin Anda. Metode ini juga dikenal sebagai cold storage dan sangat cocok bagi investor jangka panjang atau HODLer.

    Binance, sebagai contoh, hanya menyimpan persentase kecil koin di hot wallet-nya untuk melindungi dana pengguna. Sisanya disimpan dalam cold storage yang tidak terhubung ke internet.

    Penting untuk diingat bahwa Binance DEX menyediakan alternatif bagi pengguna yang ingin menjaga dana mereka di luar bursa terpusat.

    Binance DEX adalah platform perdagangan terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna memiliki kendali penuh atas kunci privat sambil tetap dapat berdagang langsung dari perangkat cold storage (dompet perangkat keras).

    Dompet Software

    Ada berbagai jenis dompet perangkat lunak, masing-masing dengan karakteristik uniknya sendiri. Mayoritas dompet perangkat lunak terhubung ke internet (hot wallet). Berikut adalah penjelasan singkat tentang beberapa jenis yang paling umum dan penting, seperti dompet web, desktop, dan seluler.

    Dompet Web

    Dompet web memungkinkan akses ke blockchain melalui antarmuka browser tanpa perlu mengunduh atau menginstal apa pun. Ini termasuk dompet bursa dan penyedia dompet berbasis browser lainnya.

    Beberapa dompet web memungkinkan pengguna untuk mengelola kunci privat mereka sendiri, sementara yang lain menyimpannya atas nama pengguna. Namun, penting untuk diingat bahwa jika pengguna tidak memiliki kendali atas kunci privatnya, dia mempercayakan keamanan dananya kepada pihak lain.

    Dompet Desktop

    Dompet desktop adalah perangkat lunak yang diunduh dan dijalankan di komputer pengguna. Dompet desktop memberikan pengguna kendali penuh atas kunci dan dana mereka. Saat membuat dompet desktop, pengguna perlu menyimpan file “wallet.dat” yang berisi kunci privat di komputer mereka.

    File ini harus dienkripsi dengan kata sandi pribadi untuk menjaga keamanannya. Penting untuk mencadangkan file wallet.dat atau mengekspor kunci privat atau seed phrase agar pengguna tidak kehilangan akses ke dana mereka jika file tersebut hilang atau kata sandi terlupakan.

    Dompet Seluler

    Dompet seluler adalah versi aplikasi smartphone dari dompet desktop. Mereka dirancang untuk memungkinkan pengguna melakukan transaksi dan pembayaran menggunakan aset kripto melalui kode QR.

    Dompet seluler seperti Trust Wallet sangat nyaman untuk digunakan sehari-hari dan cocok untuk pembayaran dengan Bitcoin dan kripto lainnya di dunia nyata.

    Pengguna disarankan untuk mengenkripsi dompet seluler dengan kata sandi dan mencadangkan kunci privat atau seed phrase untuk menjaga keamanan dana mereka jika perangkat hilang atau dicuri.

    Dompet Perangkat Keras (Hardware Wallet)

    Dompet perangkat keras adalah perangkat fisik yang menggunakan generator nomor acak (random number generator/RNG) untuk menghasilkan kunci publik dan privat. Kunci ini disimpan di dalam perangkat tersebut yang tidak terhubung ke internet.

    Dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi, dompet perangkat keras dianggap sebagai opsi yang paling aman. Namun, mereka mungkin kurang user-friendly dan akses ke dana lebih rumit dibandingkan dengan hot wallet.

    Pengguna harus mempertimbangkan penggunaan dompet perangkat keras jika mereka memiliki rencana jangka panjang untuk memiliki kripto atau memiliki jumlah besar kripto. Sebagian besar dompet perangkat keras memungkinkan pengguna mengatur kode PIN dan menyimpan recovery phrase untuk pemulihan data jika dompet hilang.

    Dompet Kertas

    Paper wallet merupakan bentuk dompet kripto yang berupa selembar kertas yang mencetak alamat kripto dan kunci privat dalam bentuk kode QR. Kode ini dapat digunakan untuk melakukan transaksi kripto. 

    Beberapa situs dompet kertas memungkinkan pengguna untuk mengunduh kode mereka secara offline untuk membuat alamat dan kunci baru. Hal ini membuat dompet ini tahan terhadap serangan online dan dianggap sebagai bentuk cold storage alternatif.

    Namun, penggunaan paper wallet memiliki beberapa kelemahan dan dianggap berisiko. Salah satu kelemahannya adalah ketidakcocokannya untuk mengirim sebagian dana, karena hanya dapat mengirimkan seluruh saldo secara keseluruhan. 

    Jika Anda ingin menggunakan sebagian dana dari paper wallet, Anda perlu mengirimkan seluruh saldo ke dompet lain, seperti dompet desktop, dan kemudian mengembalikan sisa saldo ke paper wallet baru. Namun, penggunaan dompet perangkat keras atau perangkat lunak menjadi pilihan yang lebih baik.

    Jika Anda mengimpor kunci privat paper wallet ke dompet desktop dan menggunakan sebagian dana, sisa dana tersebut akan dikirim ke “alamat perubahan” yang dibuat secara otomatis oleh protokol Bitcoin. Jika Anda tidak mengendalikan alamat perubahan tersebut secara manual, ada risiko kehilangan dana. 

    Sebagian besar dompet perangkat lunak saat ini akan mengelola perubahan tersebut dengan mengirimkan sisa koin ke alamat dalam dompet Anda. Namun, penting untuk diingat bahwa paper wallet akan menjadi kosong setelah transaksi pertama, dan tidak dapat digunakan lagi di masa depan.

    Pentingnya Mengarsipkan

    Kehilangan akses ke dompet kripto dapat berdampak serius. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pencadangan secara teratur. Hal ini umumnya dilakukan dengan mencadangkan file wallet.dat atau seed phrase. 

    Seed phrase berfungsi sebagai kunci utama yang menghasilkan dan memberikan akses ke semua kunci dan alamat dalam dompet kripto Anda. Jika Anda mengenkripsi dompet dengan kata sandi, pastikan untuk mencadangkan kata sandi juga.

    Pemilihan Dompet Kripto yang Tepat

    Tidak ada jawaban pasti tentang dompet kripto yang paling tepat untuk digunakan. Jika Anda seorang pedagang aktif, dompet web akan memberikan akses cepat dan kemudahan berdagang.

    Pastikan Anda mengamankan akun Anda dengan menggunakan metode autentikasi dua faktor (2FA) untuk menjaga keamanan aset kripto Anda. 

    Namun, jika Anda adalah seorang HODLer yang ingin menyimpan sejumlah besar aset kripto tanpa berniat menjualnya dalam waktu dekat, cold wallet merupakan pilihan yang lebih baik karena keamanannya yang tidak terhubung ke internet dan tahan terhadap serangan phishing atau penipuan online.

    Kesimpulan

    Dompet kripto adalah elemen penting dalam menggunakan Bitcoin dan kripto lainnya. Dompet ini merupakan infrastruktur dasar yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan dana melalui jaringan blockchain.

    Setiap jenis dompet kripto memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara kerjanya sebelum Anda memindahkan aset kripto Anda.

    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dompet Bitcoin yang Simpan 1 BTC Capai Satu Juta, Sinyal Apa?

    Jumlah dompet Bitcoin yang memegang satu BTC utuh atau lebih telah melampaui angka satu juta. Hal ini menunjukkan minat industri yang meningkat meskipun ada ketidakpastian harga untuk aset kripto Bitcoin di pasar.

    Menurut data dari Glassnode, walaupun harga Bitcoin turun lebih dari 65% sepanjang tahun lalu, jumlah alamat dompet yang menyimpan satu Bitcoin atau lebih melonjak, dengan lonjakan paling menonjol terjadi selama kehancuran pasar akut pada bulan Juni dan mulai 11 November, tanggal itu FTX runtuh dan kemudian mengajukan kebangkrutan.

    Secara total, sekitar 190.000 “wholecoiners” ditambahkan dari awal Februari 2022 karena harga Bitcoin turun dari level tertinggi November 2021.

    Salah satu pendiri Glassnode, Negentropic, memberi tahu 54.000 pengikut Twitternya bahwa waktu terbaik untuk membeli Bitcoin adalah ketika ada saat semua orang menjual, inilah saat yang tepat untuk membeli .

    Komentarnya muncul setelah banyak bank besar bangkrut di Amerika Serikat, serta Fed yang berpotensi menghentikan kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Ini adalah beberapa alasan mengapa Glassnode mengatakan bahwa mereka “tetap percaya diri” bahwa Bitcoin dapat mencapai harga US$ 35.000 dalam jangka menengah.

    Rekor Baru

    peluang investasi bitcoin
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

    Baca juga: Atasi Krisis Perumahan Afrika: Solusi dari Platform DeFi di Cardano

    Angka bulat “satu juta” menandai rekor baru dalam buku rekor, perlu diperhatikan bahwa satu alamat dompet Bitcoin tidak selalu mewakili satu orang.

    Banyak investor kripto memiliki banyak alamat Bitcoin dan alamat lainnya milik institusi besar seperti bursa kripto dan perusahaan investasi yang biasanya memiliki Bitcoin dalam jumlah besar.

    Menurut data dari penyedia analitik crypto CoinGlass, dari sekitar 19 juta Bitcoin yang beredar saat ini, 1,89 juta BTC ini — senilai US$ 50,7 miliar — disimpan di bursa terpusat utama seperti Binance dan Coinbase.

    Selain itu, 3 juta BTC yang mengejutkan — senilai $80,4 miliar dan merupakan 17% dari total pasokan yang beredar — “hilang selamanya,” menurut perkiraan dari Glassnode, yang menggambarkan angka tersebut dari kombinasi data termasuk BTC yang dikirim ke “alamat burning,” dompet dengan kunci hilang dan akun besar yang tidak tersentuh selama lebih dari satu dekade.

    Analisis Harga Bitcoin (BTC)

    Pada saat artikel dibuat, harga perdagangan BTC pada US$ 27.397 dengan kenaikan 1,73% dalam 24 jam terakhir, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar US$ 13,30 Miliar. BTC memiliki kapitalisasi pasar saat ini sebesar US$ 530,30 Miliar, menurut data yang bersumber dari Tradingview.

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Ripple (XRP) Diprediksi Bersiap untuk Kenaikan Harga, Ini Alasannya

    Seperti yang ditunjukkan grafik di atas, bull aktif di pasar dan mengambil harga di atas EMA 100 hari. Saat ini harga BTC mendekati EMA 50 hari. Run bullish yang berkelanjutan mungkin juga telah membawa RSI BTC ke atas. Harus dicatat bahwa bulan lalu, BTC melampaui angka US$ 30.000, sementara mata uang kripto lainnya juga menunjukkan prospek bullish. Setelah itu, harga BTC turun paling rendah hampir sekitar US$ 25.800.

    Menurut data CoinMarketCap, kapitalisasi pasar crypto global adalah $1,14 Triliun dengan peningkatan 1,63% selama hari terakhir. Selain itu, total volume pasar crypto selama 24 jam terakhir adalah US$ 29,03 Miliar, yang menghasilkan peningkatan 38,33%. Volume semua koin stabil sekarang adalah US$ 25,98 Miliar, yang merupakan 89,48% dari total volume pasar kripto 24 jam. Dominasi dominasi Bitcoin saat ini sebesar 46,48%, meningkat 0,19% dari hari ke hari.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Rekomendasi Tezos Wallet – Tokocrypto News

    Tezos wallet merupakan sebuah dompet kripto yang khusus digunakan untuk menyimpan mata uang kripto native Tezos, XTZ. Nah, Tezos sendiri merupakan sebuah ekosistem blockchain yang unik karena menawarkan para pengembangnya untuk merancang smart contract. Itu artinya, Anda sebagai pemilik koin memiliki andil langsung dalam masa depan Tezos. Hal semacam ini tidak berlaku di ekosistem mata uang kripto lain seperti Ethereum.

    Pilihan dompet digital tezos pun ada bermacam-macam jenisnya, sebab kini pengembang dompet kripto pun makin banyak jumlahnya. Untuk meminimalisir potensi kerugian, pastikan Tezos wallet Anda memiliki track record yang baik. Selain itu, dompet juga harus mudah digunakan agar transaksi tidak terhambat. 

    Baca juga: Pahami Apa itu Ronin Wallet dan Cara Pakainya Di Sini!

    Apa Itu Tezos Wallet?

    Tezos wallet merupakan suatu teknologi yang digunakan untuk menyimpan aset kripto dari ekosistem Tezos. Nah, Tezos sendiri adalah sebuah platform dengan format open-source untuk pengelolaan aset dan pengembangan aplikasi. Di Tezos, para investor yang membeli token dapat mengatur peningkatan pada protokol inti mereka. Inilah yang kemudian membuat Tezos menarik karena kapabilitas ini tidak ditawarkan oleh platform lain di blockchain.

    Tezos wallet digunakan untuk menyimpan dan melakukan transaksi yang menggunakan aset kripto native dari Tezos (XTZ). Tanpa menggunakan wallet, Anda akan kesulitan bertransaksi di platform Tezos atau platform lain yang menggunakan Tezos. 

    Dompet Apa Saja yang Bisa Digunakan Tezos?

    Secara garis besar, dompet kripto Tezos hadir dalam dua format: software dan hardware. Dompet kripto dalam format software atau perangkat lunak dapat diakses secara online melalui website atau aplikasi (biasanya melalui smartphone). Sedangkan hardware dipilih karena menawarkan tingkat keamanan tinggi. Alasannya karena hardware wallet tidak terhubung dengan jaringan internet sehingga terhindar dari risiko serangan keamanan siber.

    Nah, pertanyaan selanjutnya bagaimana saya bisa mendapatkan Tezos wallet?

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, untuk dompet berjenis software Anda bisa mengaksesnya melalui website (contoh: Kukai, Temple, Spire) dan mengunduhnya secara gratis. Namun untuk dompet yang berjenis hardware Anda perlu membelinya melalui e-commerce. Untuk lebih jelasnya, yuk, baca terus penjelasannya!

    Manakah Tezos Wallet yang Terbaik?

    Sejatinya memilih Tezos wallet terbaik untuk diri sendiri adalah dengan melihat kebutuhannya. Dompet digital berjenis software cocok bagi Anda yang punya mobilitas tinggi, sehingga tak perlu takut suatu hari akan tertinggal wallet Anda. Namun, bagi mereka yang menomorsatukan keamanan, maka jenis hardware sangat cocok buat mereka. Terlebih jika Anda memang mencari dompet yang bisa dipakai untuk jangka panjang. 

    Tezos Wallet Format Software

    Ada beberapa opsi software wallet untuk menyimpan aset Tezos Anda, di antaranya:

    Kukai 

    kukai wallet

    Source by Kukai2

    Kukai merupakan sebuah software wallet yang dapat diakses melalui web. Dompet kripto yang satu ini sangat populer di kalangan investor Tezos karena memang sudah ada sejak awal token XTZ diluncurkan. Selain itu, dompet ini juga terus dikembangkan untuk bisa memenuhi kebutuhan para pemilik aset Tezos. Paling baru ada Kukai 2.0 yang diklaim lebih aman dari versi pendahulunya.

    Temple 

    temple wallet

    Source by Temple Wallet

    Selain Kukai, ada juga Temple untuk dompet Tezos dalam format web. Temple memang dikhususkan untuk menampung aset Tezos sehingga mudah diintegrasikan dan dijalankan. Selain itu, fitur keamanan yang ditawarkan pun cukup lengkap, misalnya plain private keys hingga keystore files.

    Trust Wallet 

    trust wallet

    Source by Trust Wallet

    Terakhir ada Trust Wallet. Bisa dibilang, inilah dompet kripto paling populer. Trust Wallet memiliki banyak pengguna karena dompet ini menerima berbagai macam aset kripto, tidak hanya terbatas pada satu jenis aset saja. Selain itu, Trust Wallet juga bisa diunduh di perangkat iOS maupun Android.

    Tezos Wallet Format Hardware

    Ada dua hardware wallet yang bisa digunakan untuk menyimpan aset Tezos Anda, yaitu:

    Ledger

    ledger wallet untuk tezos

    Ledger menawarkan perangkat keras yang dilengkapi dengan keamanan tingkat tinggi untuk menyimpan aset kripto. Dompet kripto ini tidak hanya dibekali dengan keamanan berformat digital melalui aplikasi, tapi juga perlindungan fisik seperti kode.

    Trezór

    trezor wallet untuk tezos

    Alternatif lain untuk dompet digital tezos berformat hardware yaitu Trezór. Sama seperti Ledger, dompet ini juga menawarkan perlindungan offline yang diklaim lebih aman dibanding software wallet. Meski disebut memberikan perlindungan offline, sebenarnya perangkat ini juga bisa dihubungkan dengan internet, menyesuaikan kebutuhan Anda.

    Sudah menentukan mana Tezos wallet pilihan Anda? Atau justru sekarang Anda belum memulai untuk melakukan investasi aset kripto? Tidak ada salahnya memang untuk selalu berhati-hati saat berinvestasi. Anda bisa mendapatkan informasi terbaru dan terlengkap mengenai dunia kripto, blockchain, dan tentunya NFT (non-fungible token) di Tokonews.

    Tertarik koleksi NFT atau bahkan memamerkan karya Anda di marketplace NFT? Yuk daftarkan diri Anda di TokoMall! Oh iya, jangan lupa gabung komunitasnya juga tuk dapatkan informasi terbaru NFT di Discord dan Telegram!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Cara Simpan Bitcoin yang Aman pada Wallet Kripto

    Tak bisa dipungkiri, dunia maya rentan sekali terjadi scam dan bisa dibilang tidak sepenuhnya ramah, termasuk ketika kita bertransaksi dan menyimpan aset kripto. Meski begitu, bukan berarti tidak ada yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya pencurian aset kripto. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan dan kombinasikan untuk menyimpan aset kripto, termasuk Bitcoin, dengan lebih aman di wallet kripto.

    4 Cara Menyimpan Aset Kripto yang Aman

    Anda bisa melakukan 4 cara ini agar penyimpanan aset di wallet kripto lebih aman. Ini dia caranya!

    1. Pilih wallet yang terpercaya

    Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memilih wallet yang terpercaya. Sekarang ini, ada banyak sekali jenis wallet kripto yang bisa Anda pilih. Jika dikelompokkan berdasarkan mekanisme kerjanya, wallet khusus menyimpan aset kripto bisa dibagi menjadi dua, yaitu hot wallet dan cold wallet.

    Hot wallet merupakan jenis dompet kripto yang berupa suatu platform atau software. Dompet yang satu ini terhubung langsung dengan internet. Sedangkan, cold wallet adalah jenis penyimpanan aset kripto yang berupa hardware dan tidak terhubung langsung dengan internet.

    Jika melihat mekanisme kerjanya, cold wallet menawarkan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan hot wallet karena tidak terhubung langsung dengan internet. Kunci pribadi (private key) Anda akan disimpan dalam sebuah perangkat keras yang memang didesain khusus menyimpan aset kripto. Kunci juga tidak bisa diubah menjadi teks biasa karena telah dilindungi oleh fitur keamanan microcontroller.

    Apa itu altcoin seasons

    Ilustrasi aset kripto.

    Baca juga: Aset Kripto Lokal Bisa Tingkatkan Potensi Perekonomian Digital RI

    Nah, ini dia ada tips dalam memilih wallet crypto yang terpercaya:

    1. Tentunya, fitur keamanan harus Anda perhatikan. Jika memilih hot wallet, pastikan Anda memilih website dengan https, bukan http. Karena ini tentunya akan menambah keamanan yang ekstra bagi dompet Anda. Jika cold wallet, pastikan dompet yang dipilih memiliki bahan yang kuat dan tahan lama
    2. Selanjutnya, kemudahan akses dari wallet pun harus diperhatikan. Jika Anda memilih hot wallet, setidaknya pilih yang bisa diakses melalui perangkat seluler. Sedangkan jika memilih cold wallet, pilih dengan bentuk dompet yang tidak terlalu besar
    3. Yang tak kalah penting, Anda juga harus tahu kemampuan penyimpanan dari wallet yang hendak dipilih. Apakah ia bisa menyimpan aset kripto yang hendak Anda beli atau tidak
    4. Selain itu, Anda bisa memilih dompet yang bisa mengkonversi satu aset kripto menjadi aset kripto lainnya. Nah, dengan adanya fitur ini akan menguntungkan pemilik jika ingin melakukan arbitrase aset kripto. Salah satu dompet yang mempunyai fitur ini ialah Exodus
    5. Terakhir, hendaknya Anda harus mengetahui apakah dompet yang ingin dipilih kompatibel atau cocok dengan berbagai macam perangkat. Karena setiap pengguna memiliki sistem operasi yang berbeda. Misalnya pada iOs, Android, Windows, Linux, mereka berbeda. Makanya, Anda harus memilih dompet yang bisa mendukung berbagai sistem operasi tersebut agar bisa lebih fleksibilitas.

    Baca juga: Hot Wallet dan Cold Wallet, Mana yang Lebih Aman?

    2. Gunakan beberapa wallet

    jenis wallet kripto untuk menyimpan aset kripto

    Ada baiknya ada membagi aset kripto dan menyimpannya dalam beberapa wallet yang berbeda. Kebanyakan pemilik hanya akan menggunakan hot wallet atau online wallet untuk aset kripto dalam jumlah kecil. Sisanya akan disimpan dalam beberapa cold wallet atau hardware khusus penyimpanan aset kripto.

    Langkah ini sangat efektif untuk mencegah kerugian dalam jumlah besar. Anda masih bisa menyelamatkan sejumlah aset kripto jika ada satu wallet yang terserang virus atau ancaman keamanan lainnya.

    3. Menerapkan multi-signature

    Bagi pemilik aset kripto yang jumlahnya besar, terdapat opsi perlindungan multi-signature. Proteksi keamanan ini juga umum digunakan oleh perusahaan yang memiliki aset kripto. Dengan multi-signature ini, maka sebuah wallet akan memiliki beberapa kunci pribadi atau private keys. Aset kripto tidak akan bisa diakses jika kunci pribadi tersebut tidak lengkap. Akses juga tidak akan diberikan jika kunci pribadi lengkap namun terdapat kesalahan pada salah satu atau beberapa kunci.

    Katakanlah Anda menerapkan wallet dengan tiga kunci pribadi. Anda memegang salah satu kunci dan dua sisanya dipegang pihak lain. Anda tidak akan bisa mengambil aset kripto yang tersimpan jika pihak lain yang memegang kunci pribadi tidak memberikan persetujuan.

    Ilustrasi aset kripto.

    Ilustrasi aset kripto.

    Baca juga: Tips Kelola Gaji untuk Investasi Kripto #SiapLebihCuan Bareng Tokocrypto dan GoPay

    4. Simpan private key atau seed phrase secara offline

    Pada dasarnya, tiap aset kripto dilengkapi dengan sebuah private key atau seed phrase sebagai perlindungan pertama. Aset kripto hanya bisa diakses oleh mereka yang memiliki private key atau seed phrase tersebut. Bentuknya pun kebanyakan tidak rumit. Pada aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin misalnya, seed phrase hanya berupa deretan huruf dan angka.

    Kebanyakan pemilik aset kripto biasanya akan menyalin kata kunci tersebut dalam bentuk tulisan manual, bukan file digital. Bahkan, mereka yang memiliki aset kripto dalam jumlah besar akan menyimpan kertas catatan tersebut dalam kotak penyimpanan khusus atau brankas yang disediakan oleh perusahaan penyimpanan dengan keamanan tingkat tinggi. Tak jarang pula orang mengukir seed phrase dari aset kripto mereka pada lempengan logam sehingga tidak mudah luntur atau rusak karena waktu.

    Aset kripto dengan kapitalisasi tinggi seperti Bitcoin memang memerlukan perlindungan ekstra. Semakin besar nilai aset kripto yang Anda miliki, semakin besar pula ancaman keamanan yang mengintai. Untuk itu, perlindungan terbaik bisa Anda kombinasikan dengan cara di atas ketika penyimpanan aset pada wallet kripto.

    Jika sudah tahu cara menyimpan Bitcoin dengan aman, pastikan juga Anda tahu tips dan trik ini sebelum membeli Bitcoin.

    Ingin mengetahui tips lainnya seputar aset kripto? Yuk, kunjungi website Tokocrypto, Instagram, Twitter, serta bergabung di komunitas Tokocrypto!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Serba-Serbi Metamask Wallet, dari Biaya hingga Keunggulan

    Layaknya bertransaksi di dunia nyata, kita juga membutuhkan dompet untuk transaksi aset kripto. Bedanya, dompet ini berbentuk digital. Nah, nantinya dompet atau wallet ini dibutuhkan untuk mengelola, menerima, maupun transfer di setiap transaksi yang ada. Salah satu dompet digital yang umum digunakan adalah Metamask wallet.

    Yuk, simak lebih lengkapnya mengenai dompet digital ini!

    Apa itu Metamask Wallet?

    Apa itu Metamask Wallet

    Metamask wallet adalah salah satu dompet digital yang banyak digunakan oleh pengguna kripto. Melansir dari BlockchainMedia.id, Indonesia sendiri menduduki peringkat ke-9 sebagai pengguna Metamask wallet terbanyak di dunia.

    Jadi, sebenarnya apa itu Metamask wallet?

    Metamask wallet adalah dompet digital berbasis web yang bisa digunakan di Chrome, Firefox, dan Brave. Dompet ini dikembangkan oleh Aaron Davis dan Dan Finlay di bawah naungan perusahaan Amerika Serikat bernama ConsenSys. Seperti yang sudah disinggung di awal, dompet digital memang dirancang untuk mengelola, menerima, dan mentransfer uang digital, nah, untuk Metamask sendiri khusus dirancang untuk mata uang digital Ethereum dan ERC-20.

    Dompet ini berfungsi sebagai ekstensi browser, yang artinya dompet ini bekerja layaknya jembatan yang menghubungkan browser normal dengan blockchain Ethereum sehingga pengguna dapat melakukan transaksi token Ethereum tanpa mengunduh seluruh blockchain terlebih dahulu.

    Lalu, apakah ada biaya yang dibutuhkan ketika mengunduh Metamask wallet?

    Tenang, Anda tak perlu mengeluarkan biaya ketika mengunduhnya. Ya, Anda dapat mengunduh ekstensi browser ini secara gratis.

    Keunggulan Metamask Wallet

    1. Kemudahan integrasi blockchain Ethereum

    Paling utama, sesuai dengan tujuan dari penciptanya, Metamask menghadirkan kemudahan ketika berintegrasi dengan blockchain Ethereum. Jadi, Anda bisa mempunyai berbagai macam token yang berbasis ERC-20.

    2. User interface mudah

    Selain itu, Metamask juga memiliki interface (layar muka) yang mudah untuk dipahami dan digunakan oleh para penggunanya. Makanya dompet ini sangat cocok untuk Anda pemula. Dompet ini pun juga didukung dengan 18 bahasa negara yang berbeda untuk memudahkan para penggunanya yang tersebar di seluruh dunia.

    3. Cadangan akun

    Tak kalah penting, Metamask memiliki pengaturan Hierarchical Deterministic Settings, yang dimana ini berfungsi membantu pengguna dalam membuat cadangan akun mereka. Caranya, Metamask menghadirkan daftar kata atau yang disebut seed phrase. Nah, daftar kata inilah nanti yang digunakan ketika Anda mengatur ulang informasi akun tersebut.

    Baca Juga: Hot Wallet dan Cold Wallet, Mana yang Lebih Aman?

    Kekurangan Metamask Wallet

    1. Rawan terkena hack

    Yup, Metamask adalah salah satu contoh dari hot wallet, yaitu wallet aset kripto yang terkoneksi dengan jaringan internet. Nah, salah satu kekurangan dari sifat hot wallet ini adalah memiliki risiko untuk terkena hack, begitupun pada Metamask.

    2. Berisiko pada pengumpulan data pribadi

    Metamask memang tidak memiliki akses untuk semua data pribadi penggunanya secara online, namun salah satu browser seperti Google Chrome tetap memiliki akses kepada semua aktivitas digital yang pengguna lakukan. Hal ini tentu memiliki pengaruh karena Metamask menyediakan extension melalui Google Chrome.

    Cara Pasang Extension

    Nah, sekarang saatnya kita membahas bagaimana cara memasang extension Metamask di browser Anda:

    1. Unduh Metamask

    Langkah pertama adalah unduh ekstensi browser Metamask di browser pilihan Anda. Misalnya jika Anda ingin mengunduhnya di Chrome, silahkan cari Metamask dan klik “Add to Chrome”. Dan, ya, Metamask Anda sudah berhasil terunduh.

    Metamask at browser

    2. Buat Wallet

    Selanjutnya, pilih menu “Create a Wallet” untuk membuat wallet Anda.

    New to Metamask

    Nantinya Anda akan diminta untuk membuat kata sandi dengan minimal 8 karakter pada kolom “Password”.

    Setelah password dibuat, nantinya akan muncul 12 frasa kata yang harus Anda ingat untuk kemudian dituliskan kembali. Pastikan Anda menyalin dan menyimpan 12 kata ini di tempat lain. Nah, 12 kata ini sangat penting, lho, jika suatu saat Anda lupa dengan sandinya. Selanjutnya, pastikan 12 frasa tadi sudah benar urutannya dan klik “Confirm”. Terakhir, dompet digital Anda sudah siap digunakan.

    Anda juga bisa melihat cara daftar Metamask melalui video di bawah ini:

    Itulah penjelasan mengenai dompet digital, Metamask wallet. Satu yang tak kalah penting lainnya adalah, pastikan Anda berinvestasi di exchange yang aman dan terdaftar di BAPPEBTI. Tokocrypto hadir sebagai platform exchange untuk Anda belajar, beli, jual dan investasi aset kripto yang aman. Unduh aplikasinya di smartphone Anda dan selesaikan KYCnya sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Arkham Luncurkan KOL Label, Pantau Dompet Kripto Influencer

    Arkham Intelligence baru saja memperkenalkan fitur terbaru mereka, Key Opinion Leader (KOL) Label, yang memungkinkan pengguna melacak dompet kripto milik para influencer.

    Sebagaimana dilaporkan Coinpaprika pada Rabu (12/3), alat ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dalam industri kripto dengan mengungkap apakah influencer benar-benar mendukung token yang mereka promosikan atau sekadar terlibat dalam skema pump-and-dump.

    Mengenal KOL Label dari Arkham

    KOL Label adalah fitur yang memantau kepemilikan token para influencer yang memiliki lebih dari 100.000 pengikut di X (sebelumnya Twitter).

    Dengan alat ini, investor dapat melihat apakah influencer tersebut benar-benar berinvestasi dalam proyek yang mereka promosikan atau hanya menerima bayaran untuk endorsing tanpa memiliki komitmen terhadap token tersebut.

    Dampak KOL Label bagi Industri Kripto

    Peluncuran fitur ini telah memicu perdebatan di komunitas kripto. Banyak yang menyambut baik langkah ini sebagai upaya meningkatkan transparansi dan melindungi investor dari promosi palsu.

    Namun, ada juga kritik yang mengatakan bahwa influencer dapat dengan mudah menghindari deteksi dengan menggunakan beberapa dompet berbeda.

    Fakta Mengejutkan tentang Influencer Kripto

    Penelitian menunjukkan bahwa hampir 75% token yang dipromosikan influencer mengalami penurunan nilai drastis dalam beberapa bulan.

    Bahkan, influencer dengan jumlah pengikut besar justru lebih sering mempromosikan token yang performanya buruk.

    Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait tanggung jawab etis para influencer yang diduga menerima pembayaran besar untuk promosi, tetapi menjual token tersebut secara diam-diam.

    Skandal dan Manipulasi Harga

    Beberapa investigasi terbaru mengungkap adanya influencer yang terlibat dalam skema manipulasi harga.

    Dengan menggunakan alat pemantauan Arkham, investor kini dapat memastikan apakah seorang influencer benar-benar mempertahankan token yang mereka promosikan atau segera menjualnya setelah harga naik.

    Tanggapan dari Pemimpin Kripto

    Tokoh kripto seperti pendiri Tron, Justin Sun, menegaskan pentingnya riset mandiri sebelum mengikuti rekomendasi influencer.

    Para ahli juga menyarankan untuk mengevaluasi keterlibatan sosial yang asli, memeriksa fundamental proyek, serta meninjau struktur token sebelum berinvestasi.

    Masa Depan Transparansi di Dunia KriptoKehadiran KOL Label berpotensi mengubah cara influencer beroperasi di industri kripto.

    Meskipun alat ini dapat meningkatkan akuntabilitas, masih ada kemungkinan influencer mencari cara baru untuk menyembunyikan aktivitas mereka.

    Apakah ini akan membawa industri kripto ke arah yang lebih transparan atau justru mendorong influencer menggunakan metode yang lebih canggih, masih perlu dilihat dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Masa Depan Dompet Kripto: Keamanan dan UX Jadi Kunci Utama

    Dalam dunia aset digital yang terus berkembang, dompet kripto menjadi elemen penting untuk menyimpan dan mengelola aset dengan aman.

    Mengutip laman Coinpaprika pada Sabtu (22/2), Trust Wallet menegaskan bahwa masa depan dompet kripto akan ditentukan oleh peningkatan keamanan dan pengalaman pengguna (UX), yang memungkinkan adopsi lebih luas di sektor keuangan digital.

    Pentingnya Dompet Kripto dalam Ekosistem Digital

    Seiring meningkatnya penerimaan global terhadap mata uang kripto seperti Bitcoin dan Ethereum, kebutuhan akan dompet digital yang aman dan mudah digunakan semakin meningkat.

    Dengan institusi besar mulai mengadopsi aset kripto, termasuk melalui Exchange-Traded Funds (ETFs), pasar dompet digital diprediksi akan berkembang pesat.

    Namun, adopsi dompet kripto masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal kemudahan penggunaan dan keamanan.

    Banyak pengguna baru yang merasa kesulitan dengan proses onboarding di platform Web3 dan DeFi, sehingga para developer perlu berfokus pada penyederhanaan pengalaman pengguna.

    Kemudahan Penggunaan Jadi Kunci Adopsi

    Sementara itu, Pierre Lavarague, Head of Business Development di Trust Wallet, berpendapat bahwa dompet kripto seharusnya tidak lagi dianggap sebagai produk khusus, melainkan sebagai aplikasi fintech standar yang bisa digunakan dengan mudah oleh siapa saja.

    Oleh karena itu, desain UI/UX yang intuitif menjadi prioritas utama agar pengguna bisa bertransaksi dengan cara yang mirip dengan aplikasi perbankan tradisional.

    Banyak pengguna merasa rumit dengan transaksi kripto yang melibatkan langkah-langkah kompleks.

    Untuk mengatasi hal ini, pengembang dompet digital berupaya menciptakan pengalaman yang lebih sederhana dan mirip dengan sistem keuangan konvensional. Sehingga blockchain lebih mudah diakses oleh masyarakat umum.

    Peran AI dalam Personalisasi dan Keamanan

    Di sisi lain, kecerdasan buatan (AI) diharapkan memainkan peran penting dalam meningkatkan pengalaman pengguna dompet kripto.

    AI dapat menyesuaikan antarmuka berdasarkan preferensi, riwayat transaksi, dan aktivitas on-chain, sehingga pengalaman setiap pengguna menjadi lebih personal dan relevan.

    Dari aspek keamanan, AI juga dimanfaatkan untuk mendeteksi kerentanan dalam kontrak pintar dan sistem blockchain. Dengan teknologi ini, dompet digital dapat melakukan penilaian risiko secara real-time dan mencegah serangan siber sebelum terjadi.

    AI juga dapat memantau transaksi mencurigakan, meningkatkan kemungkinan pemulihan aset yang dicuri, dan memperketat perlindungan bagi pengguna.

    Seiring dengan meningkatnya popularitas aset digital, ancaman keamanan juga semakin berkembang. Laporan terbaru menunjukkan peningkatan kasus peretasan dan pencurian dana dalam jumlah besar.

    Eve Lam, Chief Information Security Officer di Trust Wallet, menekankan bahwa peningkatan keamanan berbasis AI sangat penting untuk melindungi pengguna dari ancaman siber.

    Teknologi pemantauan ancaman yang canggih dan mekanisme pemulihan yang lebih baik menjadi solusi utama dalam menghadapi serangan siber.

    Dengan alat berbasis AI, transaksi mencurigakan dapat diidentifikasi lebih cepat, dan analisis forensik di blockchain dapat membantu dalam mengamankan kembali aset pengguna.

    Masa Depan Dompet Kripto

    Dengan meningkatnya adopsi kripto, developer dompet digital terus berinvestasi dalam teknologi mutakhir untuk meningkatkan keamanan, menyederhanakan onboarding, dan mengintegrasikan solusi blockchain ke dalam sistem keuangan sehari-hari.

    Keseimbangan antara kemudahan penggunaan dan perlindungan yang kuat akan menjadi faktor utama dalam memastikan pengalaman yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dompet Kripto Ini Tembus 30 Juta Pengguna, Naik 50% dalam 4 Bulan


    Jakarta

    Bitget Wallet, yang merupakan dompet Web3 memiliki 30 juta pengguna, rekor baru untuk pengunduhan aplikasi global di bulan Juli 2024, melampaui pertumbuhan MetaMask di bulan tersebut.

    Dikutip dari Cointelegraph, Rabu (14/8/2024), sejak melampaui 20 juta pengguna pada Maret 2024, Bitget Wallet telah melonjak dengan pertumbuhan 50% hanya dalam waktu 4 bulan. Hal ini secara substansial telah meningkatkan posisi wallet ini di pasar kripto DeFi global. Dengan total unduhan di App Store Apple dan Google Play Store Android, angkanya mencapai 1,7 juta pada Juli 2024, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan 140% bulan sebelumnya.

    Dibandingkan dengan tahun 2023, pengguna Bitget Wallet naik hingga 150% dalam satu tahun terakhir, karena melampaui dompet WEB3 lainnya dan paling banyak diunduh pada bulan Juli.


    Saat ini, Bitget Wallet memiliki pengguna di lebih dari 168 negara dan wilayah. Bitget Wallet telah membuat terobosan signifikan di Eropa, Amerika Utara, dan Oseania, dengan pertumbuhan pengguna di Rusia, Italia, Swedia, dan Australia melebihi lebih dari 40 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, negara-negara seperti Prancis, Portugal, Inggris, Turki, dan Kanada telah menyaksikan tingkat pertumbuhan yang melebihi 1000%.

    “Keberhasilan ekspansi internasional kami menyoroti peran penting dari inovasi dan pengembangan ekosistem di bidang Web3. Kami tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar, tetapi juga untuk mendorong seluruh industri ke depan, menciptakan nilai yang tak tertandingi bagi pengguna Web3 di seluruh dunia. Masa depan Web3 sangat cerah, dan Bitget Wallet sangat antusias untuk memimpin,” kata Alvin Kan, COO Bitget Wallet.

    Di Asia, Bitget Wallet telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Pengunduhan di Jepang, Filipina, dan Thailand telah melonjak sekitar 20 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, tingkat pertumbuhan pengguna di India, Vietnam, dan Singapura telah melebihi 300%. Pasar Afrika, khususnya Nigeria, telah muncul sebagai mesin baru untuk pertumbuhan Bitget Wallet karena baru-baru ini menduduki peringkat teratas di App Store Nigeria, melampaui aplikasi lokal populer seperti TikTok, dan WhatsApp.

    Bitget Wallet adalah dompet pertama yang mencapai agregasi multi-chain, menawarkan grafik token on-chain, mendukung transaksi lintas rantai, dan mengintegrasikan pasar NFT dan launchpad di berbagai rantai. Inovasi-inovasi ini telah menetapkan standar untuk dompet Web3. Berfokus pada perdagangan aset on-chain, Bitget Wallet telah mengintegrasikan fitur-fitur inovatif yang memungkinkan pengguna untuk menemukan aset dan peluang baru sesegera mungkin. Sejak diluncurkan, Bitget Wallet telah terintegrasi dengan lebih dari 100 jaringan blockchain publik dan kompatibel dengan EVM.

    Pada tahun 2024, Bitget Wallet telah menjadi dompet teratas dalam ekosistem memecoin, mendukung pelacakan smart money pada rantai Solana dan Base. Ini telah memperkenalkan fitur perdagangan canggih untuk perdagangan token meme, seperti selip otomatis, biaya gas nol, dan mode perdagangan instan. Ekosistem TON menjadi jaringan yang paling banyak ditransaksikan di Bitget Wallet, melampaui rantai publik yang sudah mapan seperti Polygon, Arbitrum, dan BNB Chain. Untuk rencana masa depan, Bitget Wallet bertujuan untuk memperkenalkan fitur dan inovasi baru dengan fokus pada pengalaman pengguna dan ekspansi global.

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Donald Trump Luncurkan Koin Meme Kripto Jelang Dilantik Presiden AS


    Jakarta

    Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluncurkan koin meme kripto dengan simbol TRUMP pada Sabtu (18/1). Momen ini terjadi beberapa hari sebelum pelantikannya yang dijadwalkan pada 20 Januari 2025.

    “Meme resmi terbaru saya ada di sini,” tulis Trump dalam unggahannya di X, dikutip Minggu (19/1/2025).

    Dalam unggahan itu, Trump juga menulis alamat situs pembelian koin meme tersebut. Ada dua cara untuk membelinya, yakni menggunakan kartu debit atau mata uang kripto lainnya.


    Koin meme ini dicetak di jaringan blockchain Solana, kripto dengan valuasi terbesar ke-5 di dunia saat ini. Trump juga menulis contract address (CA) koin TRUMP yang memungkinkan pubik memantau harga, pergerakan koin, serta dompet kripto mana saja yang memilikinya.

    Berdasarkan situs tersebut, suplai koin TRUMP yang ada di sirkulasi saat ini sebanyak 200 juta koin. Seiring waktu suplai akan meningkat hingga mencapai maksimal 1 miliar koin.

    Jadwal penambahan suplai koin tersirkulasi hingga 1 miliar koin ditetapkan bertahap selama 36 bulan atau berarti tiga tahun saat Trump menjabat presiden.

    Menurut Coinmarketcap, saat pertama diluncurkan harga TRUMP sebesar US$ 7 dengan valuasi sekitar US$ 600 juta. Lalu 12 jam kemudian harganya lompat menjadi US$ 33,7 dengan valuasi US$ 7,1 miliar.

    Koin meme adalah kelas mata uang kripto yang sangat fluktuatif dan kerap menjadi ladang penipuan. Sesuai namanya, meme, menandakan koin seperti ini bisa jadi hanya untuk guyonan dan tak punya landasan fundamental kuat.

    Koin meme yang paling terkenal adalah DOGE, yang merupakan tiruan blockchain Bitcoin kemudian logonya diganti menjadi gambar anjing Shiba Inu. DOGE saat ini merupakan aset kripto terbesar ke-7 di dunia.

    Di situs TRUMP terdapat penjelasan terkait koin meme ini sebagai berikut:

    “Meme Trump dimaksudkan untuk berfungsi sebagai ungkapan dukungan dan keterlibatan terhadap cita-cita dan keyakinan yang terkandung dalam simbol “$TRUMP” dan karya seni terkait tidak dimaksudkan untuk menjadi atau menjadi subjek peluang investasi, kontrak investasi atau sekuritas jenis apa pun”.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com