Tag: donald trump

  • Harga Trump Coin Melejit 10%, Bukan Fase Aman!

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka mendukung token meme Trump Coin ($TRUMP) melalui unggahan di Truth Social.

    Dalam unggahannya, Trump menyebut koin ini sebagai hal yang “sangat keren” dan bahkan menyebutnya sebagai “yang terbaik dari semuanya.”

    Tak perlu lama untuk memberikan dampak, dukungan ini secara instan langsung memicu lonjakan harga Trump Coin sebesar 10%.

    Menurut data CoinGecko pada Senin (24/3), harga Trump Coin naik dari sekitar $10,9 menjadi $12 dalam waktu singkat.

    Lonjakan dan Volatilitas Harga Trump Coin

    Sementara itu, Cryptobriefing mengabarkan bahwa Trump Coin mengalami lonjakan harga yang signifikan sejak pertama kali dirilis menjelang pelantikan Trump.

    Token berbasis blockchain Solana ini memiliki total suplai sebanyak 1 miliar token. Saat peluncuran awal, sebanyak 200 juta token dilepas ke publik, sementara sisanya, sebanyak 800 juta token, dimiliki oleh CIC Digital LLC dan Fight Fight Fight LLC.

    Dalam beberapa hari pertama perdagangan, harga Trump Coin melonjak dari di bawah $10 (Rp 165 ribu) menjadi $75 (Rp 1,2 juta), dengan kapitalisasi pasar mencapai lebih dari $15 miliar.

    Volume perdagangan juga mencatat angka fantastis, mencapai $29 miliar di hari-hari awal perdagangannya.

    Jadwal Pelepasan Token Trump Coin

    Demi menjaga stabilitas pasar, pelepasan sisa token Trump Coin dilakukan secara bertahap dalam tiga tahun.

    Token ini memiliki periode penguncian antara 3 hingga 12 bulan sebelum akhirnya dilepas secara bertahap dalam kurun waktu 24 bulan.

    Strategi ini bertujuan untuk mengurangi dampak volatilitas ekstrem di pasar kripto secara keseluruhan.

    Dampak Peluncuran Melania Coin terhadap Trump Coin

    Meskipun mengalami lonjakan harga setelah didukung oleh Trump, Trump Coin tidak luput dari volatilitas pasar.

    Pada 19 Januari, peluncuran Melania Coin ($MELANIA) memicu penurunan drastis harga Trump Coin, yang turun hampir 50% ke kisaran $30-$40.

    Hal ini menunjukkan bahwa meskipun token ini mendapat dukungan besar, faktor eksternal tetap dapat memengaruhi nilainya.

    Trump Coin Sebagai Simbol Dukungan, Bukan Investasi Tradisional

    Berbeda dengan cryptocurrency lain yang berorientasi pada keuntungan investasi, proyek Trump Coin lebih diposisikan sebagai bentuk ekspresi dukungan terhadap Trump.

    Logo token ini menampilkan gambar kartun Trump yang mengangkat kepalan tangan, merujuk pada insiden percobaan pembunuhan terhadapnya pada Juli 2024 lalu.

    Secara keseluruhan, meskipun Trump Coin mengalami volatilitas tinggi, dukungan langsung dari Donald Trump memberikan dampak positif terhadap nilai dan minat pasar terhadap token ini.

    Namun, bagi investor, memahami risiko fluktuasi harga tetap menjadi aspek yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi dalam aset digital ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Trump Dorong Kongres Sahkan RUU Stablecoin untuk Dominasi Dolar AS

    Presiden Donald Trump menyerukan Kongres AS untuk segera mengesahkan RUU stablecoin guna mempertahankan dominasi dolar di pasar global.

    Cryptopolitan pada Jumat (21/3) mengabarkan bahwa RUU ini bertujuan untuk mengatur stablecoin yang didukung dolar dan meningkatkan adopsi aset digital dalam transaksi keuangan.

    Trump dan Peran Stablecoin dalam Dominasi Dolar

    Trump menegaskan bahwa regulasi stablecoin akan mendukung pertumbuhan ekonomi besar-besaran.

    Dalam pidatonya di Blockworks Crypto Conference di New York, ia menyatakan bahwa stablecoin berbasis dolar akan membantu memperluas pengaruh mata uang AS secara global.

    “Dengan stablecoin yang didukung dolar, Anda akan membantu memperkuat dominasi dolar AS,” ujar Trump.

    RUU stablecoin ini sendiri telah mendapat persetujuan dari Komite Perbankan Senat dan dipandang sebagai langkah besar bagi industri kripto.

    Perintah Eksekutif Trump untuk Cadangan Bitcoin

    Selain mendorong regulasi stablecoin, Trump juga menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk Cadangan Bitcoin Strategis.

    Langkah ini merupakan janji kampanye yang bertujuan untuk meningkatkan adopsi aset kripto oleh pemerintah AS.

    Namun, banyak pihak dalam industri kripto merasa bahwa kebijakan ini masih kurang jelas dalam implementasinya.

    Pengaruh Industri Kripto di Washington

    Dukungan Trump terhadap stablecoin menunjukkan meningkatnya pengaruh industri kripto dalam politik AS.

    Senator Demokrat Kirsten Gillibrand, yang dikenal sebagai pendukung kripto, telah berperan dalam mendorong reformasi pajak kripto dan regulasi stablecoin.

    Sementara itu, Ketua Komite Perbankan dari Partai Republik, Tim Scott, juga mendukung kebijakan pro-kripto.

    Dana Besar dari PAC Kripto untuk Pemilu

    Pemain besar di industri kripto telah menginvestasikan dana besar dalam politik AS.

    Fairshake PAC, komite aksi politik yang didanai industri kripto, telah mengumpulkan lebih dari $116 juta untuk mendukung kandidat pro-kripto dalam pemilu 2025.

    Dukungan finansial ini menunjukkan bahwa industri kripto semakin kuat dalam memengaruhi kebijakan pemerintah. Dengan meningkatnya dukungan politik dan finansial untuk regulasi stablecoin, masa depan industri kripto di AS tampak semakin cerah.

    Jika RUU stablecoin disahkan, ini bisa menjadi langkah besar dalam mendorong inovasi keuangan digital di bawah kepemimpinan Trump.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Efek Trump: Harga Bitcoin Stabil di Dekat $85.000 atau Rp 1,4 Miliar

    Harga Bitcoin kembali menunjukkan pergerakan positif yang menarik setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pernyataan terbaru.

    Laporan terbaru dari Cointelegraph pada Jumat (21/3), menyebutkan bahwa mata uang kripto ini sempat mencapai level tertinggi intraday di $87.453 (Rp 1,4 miliar) sebelum turun kembali ke $83,655 (Rp 1,3 miliar).

    Efek Pernyataan Trump

    Sebelum pernyataan Trump dalam acara Digital Asset Summit di New York, beredar spekulasi bahwa ia akan mengumumkan pajak nol untuk beberapa aset kripto atau kebijakan strategis terkait cadangan Bitcoin AS.

    Namun, ekspektasi ini tidak terpenuhi. Trump hanya menegaskan kembali janjinya untuk tidak menjual Bitcoin yang telah disita oleh pemerintah dan mendorong Kongres untuk segera mengesahkan regulasi stablecoin.

    Pernyataan paling optimis dari Trump adalah keinginannya untuk menjadikan AS sebagai pemimpin global dalam dunia kripto.

    Merespons Spekulasi Pasar

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Seperti yang sering terjadi di pasar kripto, banyak investor membeli Bitcoin berdasarkan spekulasi sebelum pernyataan Trump.

    Namun, ketika pengumuman tersebut tidak sesuai dengan harapan, harga Bitcoin mengalami koreksi yang cukup cepat.

    Menurut analis pasar Aksel Kibar, terdapat kemungkinan Bitcoin mengalami koreksi lebih lanjut ke level $73,700 (Rp 1,2 miliar) sebelum menentukan tren jangka panjang berikutnya.

    Dukungan dari The Fed

    Selain faktor Trump, penguatan Bitcoin juga dipengaruhi oleh pernyataan Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell.

    Dalam risalah pertemuan FOMC, Powell mengisyaratkan perlambatan kebijakan pengetatan kuantitatif dan kemungkinan adanya dua kali pemotongan suku bunga pada 2025.

    Imbasnya, hal ini memberikan optimisme yang cukup besar di kalangan para investor Bitcoin.

    Prediksi Pasar dan Strategi Investor

    Arthur Hayes, salah satu pendiri BitMEX, menyebut bahwa kebijakan Federal Reserve kemungkinan besar akan mendukung pergerakan harga Bitcoin.

    Namun, ia memperingatkan bahwa volatilitas masih bisa terjadi dan menyarankan investor untuk tetap waspada serta memiliki dana cadangan.

    Kembalinya premi Coinbase pada Bitcoin juga menjadi sinyal bahwa permintaan di pasar spot kembali meningkat.

    Hal ini bisa menjadi indikator positif bagi pergerakan harga Bitcoin dalam waktu dekat.

    Dengan berbagai faktor yang mempengaruhi harga Bitcoin saat ini, investor disarankan untuk tetap fleksibel dan mengikuti perkembangan kebijakan ekonomi global yang dapat mempengaruhi pasar kripto secara signifikan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pidato Trump di Digital Asset Summit: Rencana Ambisius Stablecoin AS

    Presiden Donald Trump baru saja menyampaikan pidato yang telah direkam sebelumnya di Digital Asset Summit, menandai momen bersejarah sebagai pidato pertamanya mengenai aset digital saat masih menjabat sebagai kepala negara.

    Dalam pidato tersebut, Trump menyoroti pencapaian pemerintahannya dalam regulasi kripto serta mengisyaratkan rencana besar bagi stablecoin berbasis dolar.

    Dukungan Trump terhadap Stablecoin

    Dalam pidatonya, Trump menyampaikan harapannya agar regulasi stablecoin dapat memberikan kepastian hukum yang jelas bagi investor dan pelaku industri. Ia menekankan pentingnya peran Kongres dalam menciptakan aturan yang sederhana dan masuk akal untuk stablecoin serta struktur pasar kripto.

    “Saya telah meminta Kongres untuk menetapkan regulasi yang sederhana dan masuk akal untuk stablecoin dan struktur pasar. Dengan kerangka hukum yang tepat, institusi besar maupun kecil dapat berinvestasi, berinovasi, dan mengambil bagian dalam salah satu revolusi teknologi paling menarik dalam sejarah modern,” ujar Trump.

    Pernyataan ini memberikan sinyal kuat bahwa pemerintahan Trump melihat potensi besar dalam stablecoin sebagai instrumen keuangan yang dapat memperkuat dominasi dolar AS di kancah global.

    Membangun Momentum Positif di Industri Kripto

    Pidato ini disampaikan setelah Trump sebelumnya menggelar KTT Kripto di Gedung Putih. Meski acara tersebut tidak berdampak signifikan pada pasar, kehadiran Trump di Konferensi Bitcoin di Nashville berhasil membangkitkan sentimen positif di komunitas kripto. Banyak pelaku industri berharap pidato di Digital Asset Summit kali ini dapat membawa angin segar bagi regulasi aset digital di AS.

    Belakangan ini, pasar kripto menghadapi tekanan akibat kekhawatiran resesi di AS, yang menyebabkan banyak investor ragu untuk masuk ke dalam industri ini. Namun, regulasi stablecoin yang lebih jelas dapat menjadi jembatan untuk integrasi yang lebih luas antara dunia kripto dan ekonomi global.

    Stablecoin sebagai Pilar Dominasi Dolar AS

    Trump menegaskan bahwa stablecoin berbasis dolar dapat membantu memperkuat posisi mata uang AS di kancah internasional. Ia menyoroti bagaimana langkah-langkah strategis dapat diambil untuk memastikan bahwa dolar AS tetap menjadi mata uang utama dunia.

    “Dengan stablecoin yang didukung dolar, komunitas kripto akan membantu memperluas dominasi dolar AS selama bertahun-tahun ke depan. Dolar AS akan tetap berada di puncak, dan di situlah kami ingin mempertahankannya,” tambahnya.

    Pernyataan ini memberikan indikasi bahwa pemerintahan Trump mungkin akan mendukung pengembangan stablecoin baru atau bahkan menciptakan stablecoin yang didukung langsung oleh pemerintah. Kabar yang beredar juga menyebutkan bahwa beberapa pihak dalam lingkaran Trump tengah berdiskusi dengan Binance terkait pengembangan aset digital ini.

    Dampak bagi Pasar Kripto dan Ekonomi AS

    Dengan kemungkinan dukungan dari pemerintah AS, stablecoin berbasis dolar dapat menyediakan likuiditas besar bagi pasar keuangan domestik. Selain itu, regulasi yang lebih jelas dapat memberikan keamanan bagi investor serta mendorong lebih banyak adopsi stablecoin di berbagai sektor industri.

    Saat ini, Komite Senat telah meloloskan The GENIUS Act dengan dukungan bipartisan dan sedang menunggu persetujuan kongres. Jika regulasi ini diterapkan, ekosistem stablecoin di AS dapat berkembang pesat, membawa manfaat bagi ekonomi digital dan memperkuat kepercayaan pasar.

    Secara keseluruhan, pidato Trump di Digital Asset Summit menunjukkan bahwa pemerintahannya semakin terbuka terhadap inovasi di industri kripto. Dengan regulasi yang tepat, stablecoin dapat menjadi elemen kunci dalam menjaga dominasi dolar AS serta mempercepat adopsi teknologi blockchain di skala global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Gugatan Ripple vs SEC Berakhir: Apa Dampaknya ke Harga XRP?

    Setelah hampir tiga tahun dalam pertarungan hukum, gugatan antara Ripple Labs dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) akhirnya mencapai resolusi signifikan.

    Kasus ini, yang menjadi sorotan global, dianggap sebagai momen kritis bagi masa depan regulasi aset kripto di Amerika Serikat.

    Latar Belakang Gugatan

    Pada Desember 2020, SEC menggugat Ripple Labs dan dua eksekutifnya, yaitu Brad Garlinghouse dan Chris Larsen, atas tuduhan penjualan XRP sebagai “sekuritas tidak terdaftar” senilai $1,3 miliar.

    SEC berargumen bahwa XRP memenuhi definisi Howey Test (kriteria untuk menentukan aset sebagai sekuritas) karena investor membelinya dengan harapan keuntungan dari upaya Ripple.

    Meski begitu, Ripple membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa XRP adalah aset kripto utilitas yang digunakan untuk transaksi lintas batas, bukan investasi.

    Bahkan, perusahaan juga menuduh balik SEC karena gagal memberikan kejelasan dan batasan-batasan dari regulasi sebelumnya.

    Putusan Pengadilan yang Mengguncang

    Pada Juli 2023, Hakim Analisa Torres dari Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York mengeluarkan putusan summary judgment (keputusan tanpa persidangan lengkap) yang membagi kemenangan antara kedua belah pihak.

    Poin pertama, penjualan XRP ke investor institusional diklasifikasikan sebagai penawaran sekuritas tidak terdaftar, sehingga Ripple melanggar hukum.

    Poin kedua, penjualan XRP di bursa kripto tidak dianggap sebagai sekuritas karena pembeli ritel tidak berinvestasi langsung dalam Ripple.

    Putusan ini dirayakan komunitas kripto sebagai preseden penting yang membedakan antara penjualan aset ke institusi vs publik.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dampak pada Ripple dan XRP

    Setelah putusan tersebut diumumkan, harga XRP naik lebih dari 70% dalam 24 jam. Selain itu, Ripple kembali ke bursa AS.

    Bahkan, platform seperti Coinbase dan Kraken kembali mencantumkan XRP setelah sebelumnya delisting.

    Tak hanya dari bursa kripto, dukungan juga datang dari ekosistem di industri ini. Perusahaan seperti Coinbase dan Blockchain Association mendukung Ripple dalam pernyataan amicus brief.

    Reaksi SEC

    Di kubu lawan, SEC dikabarkan tidak puas dengan putusan tersebut dan berencana mengajukan banding.

    Ketua SEC Gary Gensler menyatakan bahwa keputusan ini “mengecewakan” tetapi tidak mewakili kekalahan total.

    Implikasi untuk Industri Kripto

    Dari kasus gugatan Ripple vs SEC tersebut, terdapat beberapa hal yang memerlukan perhatian khusus, terutama masalah kejelasan regulasi.

    Pasalnya, putusan ini memberi panduan terbatas tentang bagaimana aset kripto dinilai sebagai sekuritas atau komoditas.

    Perseteruan tersebut juga memberikan tekanan pada kongres AS. Banyak pihak mendorong legislasi jelas untuk mengatur kripto agar mengurangi ketergantungan pada gugatan SEC.

    Meski begitu, kasus Ripple vs SEC juga membuka peluang untuk perusahaan lain yang mengalami hal serupa dengan platform besutan Brad Garlinghouse tersebut.

    Jadi, perusahaan dengan token utilitas bisa saja menggunakan argumen yang serupa dengan Ripple untuk membela diri.

    Langkah Selanjutnya?

    Meski hakim telah menjatuhkan putusan, baik SEC maupun Ripple sama-sama berpeluang mengajukan banding, yang bisa memperpanjang ketidakpastian.

    Hanya saja, Brad Gingerhouse dalam wawancara kepada Bloomberg menegaskan bahwa Ripple akan fokus pada ekspansi di pasar seperti Eropa dan Asia, di mana regulasi lebih progresif.

    Menariknya, meski kasus tersebut hanya mengikat pada Ripple, namun putusan ini mungkin akan mempercepat persetujuan ETF spot Bitcoin dan Ethereum di AS.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Donald Trump Akan Berbicara di Digital Asset Summit, Jadi Sinyal Positif?

    Presiden Donald Trump dikabarkan akan menyampaikan pidato di Digital Asset Summit (DAS) yang diselenggarakan di New York pada 20 Maret 2025.

    Menurut laporan BeInCrypto, kehadirannya menandai momen penting, karena ini adalah pertama kalinya seorang presiden Amerika Serikat berpartisipasi secara resmi dalam konferensi kripto.

    Donald Trump dan Sikapnya Terhadap Kripto

    Bulan ini, Trump juga menjadi tuan rumah KTT Kripto Gedung Putih yang pertama. Meskipun respons publik terhadap acara tersebut beragam, pertemuan itu memberikan wawasan mengenai cadangan Bitcoin yang dimiliki AS serta kebijakan regulasi pemerintah terhadap aset digital.

    Beberapa sumber menyebutkan bahwa pidato Trump di DAS mungkin tidak dilakukan secara langsung. Ia diperkirakan akan menyampaikan pesannya melalui rekaman atau streaming langsung.

    Jurnalis Eleanor Terrett mengungkapkan bahwa konferensi ini akan menampilkan berbagai pemimpin industri dan anggota parlemen, seperti Perwakilan Ro Khanna, Tom Emmer, Michael Saylor dari MicroStrategy, serta CEO Ripple, Brad Garlinghouse.

    Dampak Pidato Trump terhadap Pasar Kripto

    Kehadiran Trump dalam konferensi ini berpotensi memberikan dampak besar terhadap pasar kripto. Jika dalam pidatonya ia menunjukkan dukungan terhadap regulasi yang lebih ramah bagi industri aset digital, hal ini dapat mendorong kepercayaan investor dan meningkatkan harga aset kripto.

    Saat ini, pasar kripto sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Selain perkembangan di DAS, keputusan The Fed yang tidak menahan pemotongan suku bunga dan rencana dua kali pemangkasan suku bunga di akhir tahun turut menjadi faktor pemicu optimisme di pasar.

    Dengan berbagai tokoh penting yang akan hadir serta kemungkinan pernyataan strategis dari Trump, Digital Asset Summit 2025 berpotensi menjadi salah satu konferensi paling berpengaruh bagi industri kripto tahun ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Susun Kebijakan Moneter, The Fed Pertahankan Suku Bunga 4,5%?

    Federal Reserve (The Fed) kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 4,25% hingga 4,5% dalam pertemuan kebijakan moneter pekan ini.

    Mengutip laman Heisenbergreport pada Senin (17/3), keputusan ini mengikuti langkah serupa yang dilakukan pada Januari lalu.

    Para analis memperkirakan The Fed akan tetap berhati-hati di tengah ketidakpastian kebijakan ekonomi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

    Dampak Kebijakan Trump terhadap Ekonomi

    Para pejabat The Fed memilih pendekatan “wait-and-see” sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

    Kebijakan tarif yang mungkin diterapkan oleh Trump menjadi faktor utama yang dapat memengaruhi inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

    Jika tarif baru memicu perlambatan ekonomi, The Fed kemungkinan akan mempertimbangkan pemotongan suku bunga untuk menjaga pasar tenaga kerja tetap stabil.

    Sejarah Suku Bunga The Fed

    Sejak 2022, The Fed menaikkan suku bunga secara agresif guna mengendalikan lonjakan inflasi pascapandemi.

    Setelah inflasi mulai mereda mendekati target 2%, bank sentral AS ini sempat memangkas suku bunga pada akhir tahun lalu.

    Namun, meningkatnya kembali tekanan inflasi dan ketidakpastian kebijakan pemerintah membuat The Fed enggan melakukan perubahan lebih lanjut dalam waktu dekat.

    Prediksi Langkah Selanjutnya

    The Fed kemungkinan akan memberikan sedikit petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga di masa depan dalam pernyataan resminya maupun konferensi pers Ketua The Fed, Jerome Powell.

    Para ekonom Deutsche Bank memperkirakan bahwa dalam proyeksi ekonomi terbaru, The Fed hanya akan merencanakan satu kali pemotongan suku bunga tahun ini.

    Jumlah ini sebenarnya lebih sedikit dibandingkan dua kali yang diperkirakan pada Desember tahun lalu.

    Kemungkinan Resesi dan Pengaruhnya

    Meskipun peluang resesi masih tergolong rendah, beberapa indikator ekonomi menunjukkan tanda peringatan.

    Penurunan kepercayaan konsumen dan pengurangan belanja rumah tangga menjadi perhatian utama.

    Namun, pasar tenaga kerja yang tetap kuat dan inflasi yang lebih terkendali pada Februari memberikan sedikit optimisme.

    Goldman Sachs meningkatkan peluang resesi dalam satu tahun ke depan dari 15% menjadi 20%.

    Di tengah ketidakpastian ekonomi, keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga tampaknya menjadi langkah yang paling masuk akal saat ini.

    Jika kondisi ekonomi memburuk, pemangkasan suku bunga mungkin diperlukan untuk menjaga stabilitas.

    Namun, jika inflasi terus meningkat akibat kebijakan tarif, The Fed bisa tetap mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam waktu lebih lama.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Valuasi Pasar Total, XRP Salip Ethereum

    Untuk pertama kalinya dalam sejarah, XRP telah melampaui Ethereum (ETH) dalam hal Full Diluted Valuation (FDV) atau valuasi pasar total.

    Menurut laporan dari Coinpaper pada Minggu (16/3), FDV XRP kini mencapai lebih dari $240 miliar, sementara FDV Ethereum hanya mencapai $231,5 miliar.

    Meskipun begitu, dalam hal kapitalisasi pasar, Ethereum masih unggul dibandingkan XRP. Saat ini, kapitalisasi pasar XRP berada di angka $140 miliar.

    Sedangkan Ethereum mencapai sekitar $231 miliar. Namun, pertumbuhan XRP yang pesat mencerminkan adanya perubahan signifikan dalam dinamika pasar kripto.

    Faktor yang Mendorong Kenaikan XRP

    Salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan valuasi XRP adalah meningkatnya minat dari investor institusional serta lingkungan regulasi yang lebih menguntungkan di Amerika Serikat.

    Sejak Donald Trump terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) , harga XRP melonjak lebih dari 300%, mencapai puncak di angka $3,38 pada Januari.

    Pernyataan Trump yang menyebut XRP sebagai salah satu aset utama dalam cadangan kripto AS semakin meningkatkan kepercayaan investor terhadap koin ini.

    Selain itu, XRP Ledger (XPRL) semakin banyak diadopsi oleh institusi keuangan besar seperti Societe Generale.

    Peningkatan adopsi ini menambah validitas XRP sebagai aset digital yang memiliki potensi besar di pasar keuangan global.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Problematika Ethereum

    Di sisi lain, Ethereum mengalami beberapa tantangan yang menyebabkan penurunan nilainya dalam beberapa bulan terakhir.

    Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap penurunan ini meliputi masalah manajemen di Ethereum Foundation serta implementasi yang kurang sukses dari pembaruan Pectra.

    Pada awalnya, hardfork Pectra dijadwalkan akan diluncurkan pada akhir Maret. Namun, karena kegagalan dalam jaringan uji coba seperti Sepolia dan Holesky, peluncurannya harus ditunda hingga April.

    Akibatnya, keterlambatan ini semakin menurunkan kepercayaan investor untuk berinvestasi Ethereum.

    XRP dan ETF: Langkah Baru dalam Adopsi

    Dengan pertumbuhan XRP yang signifikan, semakin banyak manajer aset besar yang mengajukan permohonan untuk meluncurkan Exchange-Traded Funds (ETF) berbasis XRP.

    Saat ini, komunitas kripto tengah ramai membahas rumor bahwa BlackRock, salah satu perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, berencana untuk meluncurkan ETF berbasis XRP dan Solana.

    Nate Geraci, presiden ETF Store, memprediksi bahwa BlackRock akan segera mengumumkan ETF untuk Solana dan XRP.

    Namun, pengumuman mengenai XRP kemungkinan akan dilakukan setelah konflik hukum dengan SEC berakhir.

    Dampak Positif Regulasi pada XRP

    Dalam perkembangan terbaru, Securities and Exchange Commission (SEC) dikabarkan berencana untuk menutup kasus hukumnya terhadap Ripple, perusahaan di balik XRP.

    Jika hal ini terjadi, XRP berpotensi diakui sebagai komoditas daripada sekuritas. Status ini akan memberikan dampak positif yang besar terhadap dinamika pasar XRP, menjadikannya lebih menarik bagi investor institusional dan meningkatkan likuiditasnya di pasar.

    Dengan meningkatnya adopsi, dukungan regulasi yang lebih jelas, serta minat dari manajer aset besar, XRP tampaknya berada dalam posisi yang kuat untuk terus tumbuh dan mendominasi pasar kripto dalam beberapa waktu ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hindari Konflik Kepentingan, David Sacks Jual Aset Kripto $200 Juta

    David Sacks dan perusahaan modal venturanya, Craft Ventures, telah menjual lebih dari $200 juta dalam bentuk aset kripto dan saham terkait sebelum memulai perannya sebagai pejabat di Gedung Putih.

    Cointelegraph menyebutkan pada Sabtu (15/3) bahwa langkah ini diambil untuk menghindari potensi konflik kepentingan dalam perannya sebagai pengawas kebijakan AI dan kripto di pemerintahan Donald Trump.

    Penjualan Aset Kripto untuk Mencegah Konflik Kepentingan

    Dalam sebuah memorandum Gedung Putih yang diterbitkan pada 5 Maret, dijelaskan bahwa Sacks telah menjual seluruh kepemilikan kriptonya, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL), sebelum Trump resmi dilantik sebagai presiden AS pada 20 Januari.

    Selain itu, Craft Ventures juga melepas sahamnya di perusahaan terkait kripto, seperti Coinbase (COIN) dan Robinhood (HOOD).

    Dampak Terhadap Pasar Kripto

    Setelah pelantikan Trump, pasar kripto mengalami penurunan signifikan, yang sebagian besar disebabkan oleh ketidakpastian kebijakan ekonomi, termasuk usulan tarif baru.

    Bitcoin, yang sempat mencapai rekor tertinggi $109.000 sebelum pelantikan, turun drastis ke bawah $80.000 pada akhir Februari.

    Tuntutan Transparansi dari Elizabeth Warren

    Sehari setelah memorandum tersebut dirilis, Senator Elizabeth Warren meminta Sacks untuk membuktikan bahwa ia benar-benar telah melepas semua kepemilikan aset digitalnya.

    Dalam surat tertanggal 6 Maret, Warren mempertanyakan transparansi Sacks terkait kapan tepatnya ia dan Craft Ventures menjual aset kripto mereka.

    Sikap Sacks terhadap Kebijakan Kripto

    Sejak menjabat, Sacks aktif menyuarakan berbagai kebijakan terkait kripto, termasuk mendukung pembentukan Cadangan Strategis Bitcoin dan menolak pajak transaksi kripto.

    Dalam podcast All In, ia menentang usulan pajak transaksi kripto sebesar 0,01%, dengan menyebut bahwa pajak yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi beban besar bagi masyarakat.

    Dengan latar belakangnya sebagai investor besar di industri kripto, keputusan Sacks untuk menjual asetnya sebelum bergabung dengan pemerintahan menunjukkan upaya untuk memastikan transparansi dan menghindari konflik kepentingan dalam perannya yang baru.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SEC Sebut XRP sebagai Aset Strategis untuk AS, Ini Dampaknya!

    Pada Kamis, 13 Maret 2025, situs resmi Securities and Exchange Commission (SEC) seperti dilaporkan oleh Finbold mempublikasikan dokumen berjudul Comprehensive Proposal: XRP as a Strategic Financial Asset for the U.S.

    Dokumen ini langsung memicu spekulasi di kalangan komunitas kripto dan investor.

    XRP sebagai Aset Strategis: Mengapa Penting?

    Dalam dokumen setebal lima halaman tersebut, SEC mengusulkan adopsi XRP di tingkat pemerintahan guna meningkatkan efisiensi sistem keuangan AS.

    Salah satu poin utama adalah potensi pembebasan hingga 30% dari total US$5 triliun akun Nostro global, setara dengan US$1,5 triliun, yang dapat menghemat biaya transaksi tahunan sebesar US$7,5 miliar.

    Meskipun berfokus pada XRP, dokumen tersebut juga mengakui Bitcoin (BTC) sebagai aset cadangan strategis.

    Disebutkan bahwa penghematan yang dihasilkan dari penggunaan XRP bisa dialihkan untuk membeli hingga 25 juta BTC dengan asumsi harga rata-rata US$60.000 per koin.

    Strategi Implementasi XRP

    Untuk mewujudkan rencana ini, SEC mengusulkan agar XRP dikategorikan sebagai jaringan pembayaran, bukan sekuritas.

    Selain itu, Departemen Kehakiman (DoJ) diharapkan mencabut larangan bank terhadap XRP.

    Seandainya upaya ini gagal, dokumen tersebut menyebutkan kemungkinan penyelesaian paksa demi kepentingan ekonomi nasional.

    SEC menekankan bahwa adopsi XRP akan mempercepat transaksi keuangan negara, sekaligus memperjelas status regulasinya guna meningkatkan kepercayaan investor.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Jadwal Implementasi

    Dokumen ini menguraikan dua skenario implementasi, yaitu standar dan dipercepat. Opsi pertama memakan waktu 12-24 bulan, sedangkan pilihan kedua dapat terealisasi dalam 6-12 bulan.

    Meskipun terdapat rincian langkah eksekusi, dokumen ini tidak memberikan analisis mendalam mengenai mekanisme implementasi dan potensi dampak pasar secara keseluruhan.

    Posisi Donald Trump dalam Rencana

    Dokumen SEC juga menyinggung pernyataan Donald Trump terkait cadangan aset kripto strategis AS.

    Trump sebelumnya mendukung BTC sebagai cadangan nasional dan berspekulasi tentang aset digital berbasis AS.

    Namun, proposal ini mencoba merinci peran spesifik setiap aset digital, di mana BTC menjadi aset cadangan nasional, sedangkan XRP digunakan untuk transaksi negara.

    Solana (SOL) mendukung aplikasi blockchain cepat, seperti basis data pemerintah dan pemungutan suara digital.

    Cardano (ADA) digunakan untuk manajemen infrastruktur, sertifikasi akademik, dan kontrak pintar layanan pemerintah.

    Meskipun SOL dan ADA memiliki peran penting dalam infrastruktur digital AS, keduanya tidak dimasukkan dalam strategi cadangan nasional.

    Langkah Berikutnya

    Segmen terakhir dokumen merinci langkah-langkah awal yang perlu diambil untuk mengimplementasikan strategi XRP, meskipun beberapa poin hanya mengulang bagian sebelumnya.

    Salah satu hal menarik adalah struktur dokumen yang menyerupai hasil diskusi dengan AI, mengingat formatnya yang penuh tabel, subjudul, dan tanda centang sebagai poin-poin utama.

    Hingga saat ini, masih belum jelas sejauh mana peran AI dalam penyusunan dokumen ini dan siapa sebenarnya penulisnya.

    Nama Maximilian Staudinger tercantum sebagai penulis, namun identitasnya masih menjadi misteri.

    Dokumen ini menunjukkan bahwa SEC mulai mempertimbangkan XRP sebagai bagian penting dari strategi keuangan AS.

    Namun, apakah rencana ini benar-benar akan terealisasi masih menjadi tanda tanya besar bagi komunitas kripto dan regulator keuangan dunia.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com