Tag: dosen

  • Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Akan Dibuka, Siapkan Syarat Ini dari Sekarang!


    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) akan membuka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Peminat beasiswa ini dapat menyiapkan syarat sertifikat bahasa Inggris TOEFL dari sekarang.

    Kabar tersebut disampaikan Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenag Ruchman Basori dalam sosialisasi beasiswa Kemenag pada dosen dan pejabat akademik Institut Bakti Negara (IBN) Tegal.

    “BIB Kemenag 2025, insya Allah akan ada rekrutmen baru, dalam dua bulan mendatang,” ucap Ruchman pada Jumat (31/1/2025), dikutip dari laman Kemenag, Senin (3/2/2025).


    “Persiapkan diri para dosen dan tenaga kependidikan, seperti TOEFL, daya juang, dan daya tahan. Dan tak kalah pentingnya adalah lulus tes seleksi, salah satunya wawancara,” imbuhnya.

    Beasiswa Indonesia Bangkit adalah program kolaborasi Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Beasiswa BIB sejak 2022 antara lain dibuka untuk kuliah di dalam dan luar negeri pada program S1/D4, magister, doktoral, dan nongelar bagi guru dan dosen, pegawai Kemenag, serta calon dosen termasuk mahasiswa berprestasi.

    “Sampai 2025, kurang lebih 6.000 orang keluarga besar Kemenag telah ambil bagian mendapatkan beasiswa BIB dan Dana Abadi Pesantren Kemenag RI,” kata Doktor Manajemen Kependidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) tersebut.

    Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berikut komponen Beasiswa Indonesia Bangkit program gelar berdasarkan rekrutmen beasiswa penuh program gelar sebelumnya:

    Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (tuition fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (living cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
    • Dana darurat

    Biaya Tambahan Disabilitas

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi
    • Biaya pendidikan

    Syarat Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berdasarkan penerimaan BIB sebelumnya, berikut syarat umum beasiswa yang bisa dilengkapi dari sekarang:

    • KTP
    • Ijazah atau surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi jika melamar S2/S3
    • Rapor bagi pelamar S1/D4
    • Bukti korespondensi dengan calon supervisor bagi pelamar S3
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris seperti TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS, Duolingo English Test, atau sertifikat dari PTKIN/PTN bersangkutan (cek kembali syarat spesifik bahasa Inggris yang ditentukan kampus tujuan masing-masing)
    • Surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
    • Bagi pelamar S2, siapkan rencana studi 1.500-2.000 kata berisi:
      – Alasan pemilihan prodi
      – Topik yang akan ditulis pada tesis/bentuk lain
      – Rencana studi awal-akhir semster
      – Aktivitas nonakademik yang akan dilakukan
      – Tulisan dalam bahasa Indonesia bagi yang hendak melamar S2 dalam negeri
    • Personal statement/motivasi diri sesuai format
    • Jika sudah bekerja, sertakan surat izin pimpinan, surat keterangan masa kerja, dan surat pernyataan bebas tugas dari pimpinan yakni:
      – Pimpinan peguruan tinggi asal, dekan atau rektor bagi peserta dosen perguruan tinggi
      – Pimpinan bidang SDM di perguruan tinggi atau kepala biro SDM bagi peserta tenaga kependidikan perguruan tinggi
      – Pejabat eselon 1 atau 2 untuk tenaga kependidikan di Kemenag
      – Kepala Kanwil Kemenag setempat untuk ASN nonperguruan tinggi
      – Ketua instansi tempat bertugas
    • Pelamar S3 menyertakan rencana penelitian atau karya akademik lain sesuai format

    Informasi BIB 2025 bisa dipantau di https://beasiswa.kemenag.go.id. Selamat menyiapkan diri untuk mendaftar Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, detikers!

    (twu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beberapa Beasiswa Kemdiktisaintek Ini Berpotensi Terpangkas Gegara Efisiensi



    Jakarta

    Anggaran beberapa beasiswa dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI berpotensi mengalami pengurangan akibat efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah.

    Perihal beasiswa yang dimaksud dipaparkan oleh Mendiktisaintek RI, Satryo Soemantri Brodjonegoro dalam rancangan perubahan anggaran Kemdiktisaintek melalui rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta pada Rabu (12/2/2025).

    Adapun beasiswa-beasiswa tersebut adalah KIP Kuliah, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik), Beasiswa Kerja Sama Negara Berkembang (KNB), dan beasiswa dosen dan tenaga kependidikan.


    Meski demikian, Satryo menyebutkan yang disampaikan langsung kepada perguruan tinggi atau kepada mahasiswa dan dosen sebenarnya sangat tidak mungkin dilakukan efisiensi.

    “Anggaran Kemdiktisaintek itu sebetulnya anggaran yang sifatnya numpang lewat. Jadi kami terima anggaran semula berdasarkan pagu awal Rp 56,607 triliun itu sebagian besar langsung disampaikan ke perguruan tinggi penerima maupun mahasiswa penerima beasiswa,” kata Satryo.

    “Jadi yang dikelola oleh kantor kementerian kami itu sangat minim. Kira-kira dari pengalaman kami selama ini yang dikelola oleh kantor kementerian tidak lebih dari 10 persen dari total pagu anggaran Kemdiktisaintek,” katanya lagi.

    Potensi Besaran Pemangkasan Beasiswa

    Meski terdapat usulan efisiensi oleh Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terhadap beasiswa di bawah Kemdiktisaintek, Kementerian mengusulkan kembali untuk tetap pada pagu semula.

    “Bantuan sosial beasiswa ada KIP Kuliah pagu awalnya Rp 14,698 triliun, kemudian efisiensi oleh Ditjen Anggaran sebesar Rp 1,31 triliun. Kami usulkan kembali supaya tetap pada pagu semula yaitu Rp 15,698 triliun karena ini termasuk kategori yang tidak kena efisiensi,”ungkap Mendiktisaintek Satryo.

    “BPI pagu awalnya 194,7 miliar. Kena efisiensi oleh DJA sebesar Rp 19,47 miliar atau 10 persen. Kami kembalikan lagi ke pagu semula karena ini tidak terkena efisiensi,” lanjutnya.

    Kemudian untuk beasiswa ADik, pagu awalnya Rp 213,73 miliar. Kemdiktisaintek mengembalikan ke pagu semula Rp 213,73 miliar, meskipun dipotong oleh efisiensi DJA 10 persen.

    Untuk beasiswa KNB pagu awalnya Rp 85,348 miliar dipotong oleh DJA 25 persen. Kemdiktisaintek juga mengembalikan pada pagu semula Rp 85,348 miliar karena kategorinya tidak kena efisiensi.

    Sementara untuk beasiswa dosen dan tendik dalam dan luar negeri Rp 236,8 miliar, efisiensi DJA 25 persen. Kemdiktisaintek mengembalikan lagi pada pagu awal Rp 236, 8 miliar.

    “Sehingga untuk komponen ini, gaji tunjangan dan beasiswa pagu yang kami usulkan yaitu pagu semula sebesar Rp 31,645 triliun,” jelas Satryo.

    “Jadi total yang akan dilakukan oleh efisiensi Kemdiktisaintek jumlahnya sebesar Rp 6,785 triliun dari Rp 14,3 triliun yang diusulkan oleh DJA,” imbuhnya.

    Besaran tersebut belum termasuk tunjangan kinerja dosen PNS sebesar Rp 2,5 triliun yang sudah disepakati Kemenkeu untuk dibayarkan.

    “Dengan posisi ini saya berharap Bapak-Ibu yang terhormat Komisi X (DPR) bisa memperjuangkan supaya pemotongan atau efisiensi Kemdiktisaintek tidak Rp 14,3 triliun, tetapi menjadi hanya Rp 6,785 triliun,” pungkas Mendiktisaintek.

    (nah/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Dosen Merapat, Ada Beasiswa Persiapan Doktor dari Kemendikbudristek Nih!



    Jakarta

    Mau melanjutkan pendidikan doktor di perguruan tinggi luar negeri? Tahun ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyediakan beasiswa persiapan doktor untuk dosen.

    Beasiswa ini berbentuk pelatihan pradoktoral selama maksimal dua bulan. Lewat pelatihan ini juga, peserta dapat didukung pembimbing akademik untuk mempermudah mendapatkan Unconditional Letter of Acceptance (LoA).

    Selain dapat pelatihan, awardee juga memperoleh bantuan pendanaan yakni biaya pendidikan, biaya hidup, biaya asuransi kesehatan, biaya aplikasi visa, biaya keadaan darurat, dan tiket perjalanan pulang pergi.


    Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ini? Dikutip dari Panduan Pre-doctoral Course Program 2024, ini penjelasannya:

    Syarat Daftar Beasiswa Pre-doctoral Course Program 2024

    • Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP atau paspor.
    • Berusia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2024.
    • Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Ditjen Diktiristek.
    • Mempunyai Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
    • Lulusan S2 dibuktikan dengan ijazah magister (bagi lulusan luar negeri, harus menyertakan SK Penyetaraan Ijazah yang diterbitkan oleh Ditjen Diktiristek).
    • Tidak sedang menjalani studi (ongoing) atau lulusan program doktor.
    • Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit) dengan skor minimal TOEFL ITP®560 atau TOEFL iBT® 80 atau PTE Academic 58 atau IELTS 6,5.
    • Melampirkan Curriculum Vitae (dalam bahasa Inggris) yang menunjukkan rekam jejak riset.
    • Memiliki Surat Izin Mengikuti PCP dari pemimpin instansi asal.
    • Memiliki Personal Statement dalam bahasa Inggris.
    • Memiliki proposal penelitian dalam bahasa Inggris untuk studi jenjang doktor.
    • Melampirkan Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa PCP.
    • Melampirkan surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah.
    • Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain yang serupa (double funding).

    Materi Pelatihan di Pre-doctoral Course Program 2024

    1. Matchmaking dengan calon promotor, termasuk mendiskusikan dan meninjau proposal riset dan mengenal fasilitas-fasilitas riset yang tersedia di di perguruan tinggi luar negeri.
    2. Academic writing dan meningkatkan kualitas proposal riset untuk studi doktor.
    3. English for academic purposes untuk tujuan riset jenjang doktor.
    4. Pre-doctoral development activities, di antaranya:
      – Orientasi tentang perguruan tinggi luar negeri.
      – Pengenalan karakteristik program doktor di perguruan tinggi luar negeri.
      – Pengenalan doctoral frameworks and programs di perguruan tinggi luar
      negeri.
      – Pengenalan proses aplikasi program doktor di perguruan tinggi luar negeri.
    5. Penulisan personal statement/motivation letter.
    6. Peningkatan communication and acculturation skills.
    7. Peningkatan research skills, termasuk presentation skills, critical thinking, menggunakan sumber-sumber akademik di perpustakaan, pengenalan tentang research ethics and integrity, dan cross-cultural learning.
    8. Menyajikan poster akademik tentang draf proposal riset jenjang doktor.

    Ketentuan Beasiswa Pre-doctoral Course Program 2024

    1. Peserta Beasiswa PCP mempertanggungjawabkan dana beasiswa yang diterima dengan cara menyampaikan laporan pelaksanaan program yang terdiri atas laporan kegiatan, laporan realisasi keuangan, proposal riset yang telah disusun selama mengikuti PCP, dan sertifikat atau surat keterangan penyelesaian program yang diterbitkan perguruan tinggi tujuan.

    2. Awardee akan dibatalkan sebagai penerima beasiswa jika:
    – Berhenti dalam periode pelaksanaan program tanpa alasan yang jelas.
    – Mengundurkan diri sebagai penerima beasiswa.
    – Dihukum dengan pidana penjara dan/atau akibat pemberian sanksi dari pemberi beasiswa atau di negara tujuan.
    – Melanggar butir-butir pada surat pernyataan yang ditandatangani di atas meterai oleh penerima beasiswa.
    – Menerima pendanaan serupa dari sumber lain (double funding).
    – Sakit yang mengakibatkan penerima beasiswa tidak dapat mengikuti program, dibuktikan dengan surat keterangan dokter.
    – Meninggal dunia.

    3. Awardee dapat terkena sanksi pengembalian dana beasiswa jika:
    – Terlibat dengan organisasi yang bertentangan dengan UUD 1945/Pancasila/NKRI.
    – Terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum dan norma sosial masyarakat Indonesia atau negara tujuan.
    – Tidak menunjukkan kinerja sesuai ketentuan yang ditetapkan Ditjen Diktiristek.
    – Gagal menyelesaikan program akibat kelalaian pribadi.
    – Menerima beasiswa serupa dari sumber lain/double funding.
    – Berhenti dalam program dan/atau mengundurkan diri sebagai penerima beasiswa tanpa alasan yang jelas.

    Demikian informasi seputar beasiswa Pre-doctoral Course Program 2024. Jangan lupa daftarkan dirimu pada laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id, paling lambat 31 Agustus 2024.

    (cyu/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Muhammadiyah Buka Beasiswa S1-S2 untuk Kader, Bantuan Rp 5 Juta



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Kader Muhammadiyah 2024 dibuka! Menggandeng Lazismu Pusat, Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah akan menggelontorkan dana beasiswa senilai Rp 3,5 miliar untuk 400 orang.

    Total tersebut nantinya disalurkan kepada 250 mahasiswa S1 dan 150 mahasiswa S2. Masing-masing bantuan bernilai Rp 4 juta untuk S1 dan Rp 5 juta untuk S2.

    Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto menyebut beasiswa ini adalah bagian dari perhatian serius Muhammadiyah kepada kadernya.


    “Misalnya untuk masuk menjadi dosen di universitas Muhammadiyah-‘Aisyiyah minimal dibutuhkan magister. Dari tahap ini saja kader-kader kita yang sejak dini menjadi aktivis di Persyarikatan Muhammadiyah tidak memenuhi kriteria, karena tidak selesai atau belum menempuh jenjang pendidikan S2,” katanya dilansir dari laman muhammadiyah.or.id, Rabu (31/7/2024).

    Sumber Dana dari Infak dan Sedekah

    Disampaikan oleh Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, beasiswa kader ini bertujuan untuk meringankan beban biaya studi lanjut. Adapun sumber beasiswa berasal dari sedekah dan infak.

    “Donasi infak, sedekah dan lain sebagainya yang dititipkan ke Lazismu, kita salurkan ke umat yang membutuhkan. Yang pada kali ini kita salurkan ke umat yang sedang berjuang fisabilillah, yang dalam hal ini adalah mahasiswa,” katanya.

    Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid menyebut program beasiswa ini cukup banyak ditunggu oleh kader. Ia berharap akan ada banyak kader yang menerima manfaat beasiswa secara maksimal.

    “Mudah-mudahan melalui peluncuran Beasiswa Kader Muhammadiyah ini bisa memenuhi dahaga, peluang, dan kesempatan yang jarang sekali diraih oleh kader kita di berbagai level,” ungkapnya.

    Pendaftaran Beasiswa Kader Muhammadiyah 2024

    Masa pendaftaran Beasiswa Kader Muhammadiyah 2024 telah dibuka sejak 29 Juli hingga 5 Agustus 2024. Kriteria penilaian kandidat dipertimbangkan berdasarkan potensi akademik dan kemampuan finansial kader.

    Terdapat dua skema penjaringan beasiswa ini yakni untuk kader yang aktif di Ortom minimal tingkat daerah dan kader mustadh’afin (kader yang kondisi ekonominya fakir dan miskin).

    Beasiswa Kader ini akan ditawarkan oleh setiap perguruan tinggi Muhammadiyah. Bagi detikers yang berminat, bisa pantau terus informasi beasiswa di laman masing-masing kampusnya ya.

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Baru! Batas Usia Pelamar Beasiswa LPDP Khusus Dosen yang Punya NIDN Berubah



    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan masih membuka pendaftaran untuk tahap II tahun 2024 hingga 18 Juli mendatang. Berbeda dengan seleksi tahap sebelumnya, ada dua ketentuan baru yang ditetapkan.

    Ketentuan pertama berkaitan dengan tak wajibnya sertifikat bahasa Inggris pada pendaftar LPDP jalur afirmasi kampus dalam negeri. Sedangkan aturan kedua berkaitan dengan relaksasi pada batasan usia khusus bagi pelamar berprofesi dosen yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

    Untuk diingat, ketentuan ini hanya berlaku bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen ya detikers. Berikut informasi lebih lengkap terkait ketentuan terbaru LPDP dikutip dari postingan Instagram resminya @lpdp_ri, Selasa (2/7/2024).


    Alasan Batas Usia Ditentukan Pada Beasiswa LPDP

    Sebelumnya, panduan beasiswa LPDP menjelaskan bila pendaftar S2 pada program reguler harus berusia paling tinggi 35 tahun pada 31 Desember 2024. Sehingga jika peserta berulang tahun ke-36 sepanjang tahun 2023 maka ia tidak bisa mendaftar bantuan pendidikan dari pemerintah Indonesia ini.

    “Sistem pendaftaran akan secara otomatis menolak bila usia LPDPrens tidak sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan,” kata Endowmin (tim LPDP RI) dalam keterangan tertulis.

    Pada dasarnya, beasiswa LPDP memiliki sumber pendanaan yang terbatas lantaran berasal dari pajak masyarakat dengan nilai nominal pembiayaan studi yang tidak sedikit. Untuk itulah, proses seleksi yang berlangsung sangat ketat dan berhati-hati termasuk dalam hal batasan usia.

    Batasan usia yang ditetapkan dalam buku panduan resmi dipilih setelah proses pertimbangan dan rasionalisasi. Khususnya dengan usia produktif. Sehingga nantinya sosok-sosok terpilih ini bisa kembali produktif dalam membangun masyarakat dan bangsa.

    Terkait kelonggaran batasan usia ini dilakukan untuk program afirmasi dan targeted. Hal ini merupakan wujud aksi afirmatif dan keberpihakan kepada kelompok yang memerlukan.

    Daftar Batas Usia Pelamar LPDP Tahap 2 2024

    Adapun daftar batas usia pelamar LPDP, yakni:

    1. Beasiswa Umum Program Reguler, Parsial dan Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD)

    • S2: 35 tahun
    • S2 untuk profesi dosen ber-NIDN: 42 tahun
    • S3: 40 tahun
    • S3 untuk profesi dosen ber-NIDN: 47 tahun

    2. Beasiswa Afirmasi

    Program Daerah Afirmasi dan Putra-putri Papua

    Program Penyandang Disabilitas

    Program Prasejahtera

    3. Beasiswa Targeted

    Program Kewirausahaan

    Program Pendidikan Kader Ulama

    Program Dokter Spesialis

    • Belum punya LoA: 35 tahun
    • Sudah punya LoA: Mengikuti ketentuan kampus

    Program Dokter Subspesialis

    • Belum punya LoA: 45 tahun
    • Sudah punya LoA: Mengikuti ketentuan kampus

    Program PNS/TNI/Polri

    • S2 untuk PNS: 37 tahun
    • S3 untuk PNS: 42 tahun
    • S2 untuk PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun
    • S3 untuk PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 47 tahun
    • S2 untuk prajurit TNI/Polri: 40 tahun
    • S3 untuk prajurit TNI/Polri: 45 tahun

    4. Beasiswa Targeted-Prioritas

    Prioritas LPDP dengan NTU, UNSW, dan University of Dundee program Doktor

    • Masyarakat umum: 40 tahun
    • PNS: 42 tahun
    • PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 47 tahun
    • TNI/Polri: 45 tahun

    Prioritas LPDP dengan NUS Business School program Master

    • Masyarakat umum: 35 tahun
    • PNS: 37 tahun
    • PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun
    • TNI/Polri: 40 tahun

    5. Beasiswa Kerjasama

    Program Doktor untuk Talenta RIset dan Inovasi Nasional BRIN

    • S3 jalur fast track: 25 tahun
    • S3 jalur non-fast track: 27 tahun

    Kerja Sama bidang ekonomi dan perdagangan internasional bidang transportasi CSU & bidang metallurgical engineering USTB

    • S2 Masyarakat umum: 35 tahun
    • S2 CPNS/PNS: 37 tahun
    • S2 PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Program Penelitian Internasional Indonesia-Inggris 2024 Buka Pendaftaran, Ini Infonya!



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama pemerintah Inggris buka kesempatan penelitian internasional melalui program International Science Partnerships Fund (ISPF). Program ini dikhususkan bagi seluruh dosen perguruan tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

    Sebagai informasi, ISPF merupakan hibah kolaborasi penelitian yang diberikan pemerintah Inggris atau British Council. Penelitian yang dibangun diharapkan bisa mendorong kesejahteraan manusia di masa depan.

    Tidak hanya Indonesia, negara-negara yang ikut bergabung dalam ISPF yakni Mesir, Kenya, Malaysia, Thailand dan Turki. Topik proposal ISPF 2024 berikatan dengan resilient planet, transformative technologies, dan healthy people, animals, and planet.


    Karena bersifat internasional, hibah dana penelitian yang bisa didapatkan mencapai angka Rp 1,6 M dengan durasi 22 bulan. Untuk itu, yuk simak informasi lengkapnya dikutip dari BIMA Kemdikbudristek dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (11/6/2024).

    Syarat Pendaftaran Peneliti ISPF 2024

    1. Warga Negara Indonesia (WNI).
    2. Peneliti utama haruslah dosen tetap perguruan tinggi di bawah Ditjen Diktiristek yang memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN) yang masih berlaku atau nomor induk dosen khusus (NIDK) dan terdaftar dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
    3. Memiliki tanda pengenal yang terdaftar di SINTA Kemendikbudristek.
    4. Peneliti utama harus memiliki gelar PhD dan setidaknya memiliki jabatan asisten ahli.
    5. Peneliti utama harus memiliki setidaknya 2 artikel yang dipublikasikan dan terindeks dengan reputasi baik dalam jurnal nasional terakreditasi sebagai penulis utama atau penulis koresponden. Atau memiliki minimal 1 hak kekayaan intelektual (HAKI) terkait yang terdaftar.
    6. Tidak pernah dinyatakan bersalah atas kasus administratif atau pidana apapun termasuk mereka yang sedang mengajukan banding.
    7. Tim peneliti harus terdiri dari 1-2 orang yang merupakan peneliti dengan karir baru atau mahasiswa doktoral.
    8. Tim peneliti harus memiliki identitas yang terdaftar di SINTA.
    9. Tim peneliti dipastikan tidak terlibat dalam anggota tim peneliti manapun yang didanai oleh proyek Ditjen Diktiristek.

    Ketentuan Pendanaan Penelitian ISPF 2024

    Sebagai pengingat dana maksimal yang bisa didapatkan peneliti adalah Rp 1,6 miliar. Permintaan pendanaan harus dirinci mengikuti standar biaya masukan (SBM) yang meliputi:

    1. Anggaran dapat mencakup biaya langsung dan tidak langsung selama penelitian.
    2. Biaya langsung minimal 95% dari total anggaran.
    3. Biaya tidak langsung tidak boleh melebihi 5% dari total anggaran.
    4. Biaya langsung bisa digunakan untuk gaji tim peneliti tetapi tidak boleh melebihi 25% dari total anggaran.
    5. Besaran gaji peneliti harus berdasar standar yang ditetapkan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
    6. Biaya tidak langsung bisa dipergunakan untuk mencapai keluaran dan hasil penelitian.
    7. Anggaran harus sudah termasuk pajak
    8. Anggaran tidak mencakup pembangunan gedung baru dan jenis infrastruktur lainnya
    9. Biaya bisa digunakan untuk perjalanan internasional maksimal dua kali setahun.

    Cara Mendaftar ISPF 2024

    • Ketentuan dan persyaratan proposal lebih lengkap bisa diunduh melalui tautan http://ugm.id/GuidelinesISPFMay2024.
    • Tim peneliti dari Indonesia wajib menyampaikan pernyataan minat paling lambat tanggal 6 Juni 2024 melalui tautan http://ringkas.kemdikbud.go.id/ISPF2024 dan mengunggah proposal ke sistem BIMA.
    • Batas pengusulan melalui sistem BIMA adalah tanggal 12 Juli 2024

    Informasi lebih lanjut bisa diliaht di sini. Selamat mendaftar detikers!

    (det/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 Dibuka, Gratis Kuliah S2-S3 untuk Tenaga Kependidikan



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) buka pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 hingga 26 Juli mendatang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Dosen Kemendikbud pada tautan http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/.

    Beasiswa Tut Wuri Handayani adalah bantuan pendidikan pascasarjana jenjang magister (S2) dan doktor (S3) pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Penerimaan ini khusus diberikan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga kependidikan (tendik) pada satuan di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

    Mahasiswa baru ataupun on going diperkenankan mendaftar. Durasi maksimal pendanaan ditetapkan 24 bulan untuk program S2 dan 48 bulan bagi S3.


    Awardee terpilih akan mendapatkan manfaat biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran, uang kuliah, buku, dan penelitian. Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan mendapat biaya pendukung dengan komponen tiket perjalanan, visa (khusus studi luar negeri), asuransi kesehatan, biaya hidup, biaya darurat, serta tunjangan keluarga (khusus studi luar negeri).

    Siap mendaftar? Yuk pahami syarat Beasiswa Tut Wuri Handayani dikutip dari booklet resminya.

    Persyaratan Beasiswa Tut Wuri Handayani

    Persyaratan umum Beasiswa Tut Wuri Handayani yang harus dipenuhi pendaftar yakni:

    1. Tendik yang berstatus PNS pada satuan di bawah pembinaan Ditjen Diktiristek.

    2. Batas usia bagi pendaftar program adalah t-1 atau kurang 1 tahun dari ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 3 Tahun 2023. Adapun batas usianya yakni:

    Program Magister

    • Belum memasuki usia 47 tahun bagi untuk jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, jabatan fungsional jenjang pertama dan jenjang muda.
    • Belum memasuki usia 49 tahun untuk jabatan fungsional jenjang madya.
    • Belum memasuki usia 51 tahun untuk jabatan fungsional jenjang utama.

    Program Doktor

    1. Pendaftar dengan jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, dan jabatan fungsional keahlian jenjang pertama dan muda belum memasuki usia:

    • 44 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
    • 41 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
    • 38 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
    • 35 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
    • 32 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

    2. Pendaftar dengan jabatan fungsional keahlian jenjang marya belum memasuki usia:

    • 46 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
    • 43 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
    • 40 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
    • 37 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
    • 34 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

    3. Telah menyelesaikan studi program D4/S1 untuk pendaftar jenjang S2 dan sudah menyelesaikan studi program S2 bagi pendaftar jenjang S3. Penyelesaian studi sebelumnya dilakukan pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan ketentuan:

    • Perguruan tinggi dalam negeri di bawah pembinaan Kemendikbudristek, kementerian lain atau lembaga pemerintah non-kementerian yang terdaftar di PDDikti dan memiliki akreditas minimal B atau Baik Sekali.
    • Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kemendikbudristek atau Kedutaan Besar RI di negara asal kampus.

    4. Diutamakan sudah diterima tanpa syarat di perguruan tinggi tujuan.

    5. Belum pernah menempuh studi jenjang yang sama.

    6. Bagi pelamar on going telah menempuh semester 2 dan akan/atau sedang menempuh semester 3.

    7. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format yang ditentukan dan telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.

    8. Memiliki Personal Statement.

    9. Memiliki proposal penelitian untuk peserta pendaftar program doktor.

    10. Melampirkan Surat Pernyataan Pendaftaran Program Beasiswa.

    11. Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari rumah sakit pemerintah.

    12. Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal.

    13. Khusus untuk tujuan kampus dalam negeri, pendaftar diwajibkan mengikuti program kelas reguler bukan karyawan.

    14. Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain (double funding)

    Jadwal Seleksi Beasiswa Tut Wuri Handayani

    • Pendaftaran: hingga 26 Juli 2024
    • Seleksi: Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi: September 2024
    • Pencairan dana: September 2024
    • Monitoring: Juli 2025

    Informasi lebih lengkap terkait syarat khusus dan format dokumen bisa detikers lihat di sini. Yuk segera penuhi persyaratan dan selamat mendaftar detikers!

    (det/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo Diperpanjang di 6 PTN, Catat Jadwalnya!


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa S2 skema dalam negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diperpanjang untuk 6 perguruan tinggi negeri (PTN) berikut ini. Seleksi masih bisa dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Kominfo di tautan https://beasiswa.kominfo.go.id/.

    Beasiswa Kominfo ini bisa diikuti oleh PNS, anggota TNI/Polri dan masyarakat umum non-PNS khusus bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Calon awardee bisa memilih salah satu dari 10 kampus top Indonesia yang menjadi mitra sebagai PTN tujuan.

    Dari seluruh jumlah kampus mitra ini, 6 di antaranya melakukan perpanjangan pendaftaran. Sedangkan sisanya sudah menutup proses seleksi.


    Awardee nantinya akan mendapat komponen dana pendidikan (UKT dan Tunjangan Buku) dan biaya pendukung (Biaya operasional bulanan, bantuan seminar, biaya pendaftaran) jika dinyatakan sebagai penerima beasiswa.

    Untuk itu, yuk simak jadwal terbaru pendaftaran beasiswa Kominfo dikutip dari postingan media sosial resminya, Rabu (10/7/2024).

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa S2 Dalam Negeri Kominfo 2024

    Seperti beasiswa S2 lainnya, pendaftaran bantuan biaya pendidikan ini dilakukan secara paralel. Baik pada perguruan tinggi dan Beasiswa Kominfo. Adapun kampus yang memperpanjang masa pendaftaran beserta program studi (prodi) yang tersedia yakni:

    1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    • Pendaftaran: hingga 11 Juli 2024
    • Prodi: Magister Teknik Elektro Konsentrasi Telematika (Pengelola TIK)

    2. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    • Pendaftaran: hingga 11 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    3. Universitas Syiah Kuala (USK)

    • Pendaftaran: hingga 15 Juli 2024
    • Prodi: Magister Kecerdasan Buatan

    4. Universitas Sumatera Utara (USU)

    • Pendaftaran: hingga 16 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    5. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    • Pendaftaran: hingga 18 Juli 2024
    • Prodi: Magister Layanan Teknologi Informasi, Magister Teknik Elektro Rekayasa, dan Manajemen Keamanan Informasi

    6. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    • Pendaftaran: hingga 26 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    Sedangkan empat kampus mitra lain yang sudah menutup pendaftaran yakni:

    • Universitas Andalas
    • Universitas Airlangga
    • Universitas Gadjah Mada
    • Universitas Indonesia

    Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo Dalam Negeri 2024

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Aktif bekerja dan memiliki masa kerja minimum 2 tahun pada saat melamar

    3. Tidak ditujukan bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen

    4. Usia maksimal pada saat mendaftar:

    • Maksimal 35 tahun bagi masyarakat umum
    • Maksimal 37 tahun bagi PNS/TNI/Polri

    5. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2

    6. Lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 3.00 dari skala 4.00

    7. Menyusun Rencana Tugas Akhir yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

    8. Menyusun Essay yang berisi Personal statement dan Rencana kontribusi pasca studi khususnya bagi pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

    9. Menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas dan diterbitkan paling lama 1 tahun pada bulan yang sama dengan pendaftaran.

    10. Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan.

    11. Diutamakan bagi yang sudah memiliki LoA dari Perguruan Tinggi mitra Kominfo.

    12. Bagi pendaftaran lulusan perguruan tinggi diharapkan melampirkan dokumen yang telah ditentukan.

    13. Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan pendaftaran yang ditetapkan oleh mitra perguruan tinggi yang dipilih.

    Itulah informasi terkait perpanjangan masa pendaftaran beasiswa Kominfo. Yuk buruan selesaikan pendaftaran milikmu detikers!

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa Kominfo dan STEI ITB Dibuka, Ini Jurusan yang Ditawarkan



    Jakarta

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB telah membuka Beasiswa Kominfo x STEI ITB. Beasiswa ini bertujuan mempercepat transformasi digital nasional.

    Adapun beasiswa ini dikhususkan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi di program Magister Teknik Elektro, khususnya pada opsi Rekayasa dan Manajemen Informasi (RMKI).

    “Program RMKI di STEI ITB dirancang untuk membekali para penerima beasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia digital, baik di bidang teknis maupun manajemen,” kata Dosen STEI ITB, Dr. Yoanes Bandung dikutip dari laman ITB, Kamis (11/7/2024).


    Saat ini, RMKI tengah berfokus pada dua bidang yakni Rekayasa dan Manajemen

    Di bidang Rekayasa, program ini mencakup:

    • Kriptografi dan Aplikasinya
    • Secure Software dan OS Security
    • Digital Forensic dan Computer Crime

    Sementara di bidang Manajemen, program ini menekankan pada:

    • Information Security Management
    • Information System Assurance
    • Security Architecture dan Design

    Sementara itu, Dr. Fetty Fitriyanti Lubis, selaku dosen ITB menyampaikan bahwa program Magister Teknik Elektro terdiri atas dua konsentrasi, yaitu:

    • Magister Layanan Teknologi Informasi (LTI) yang memfokuskan pada pengembangan kompetensi di bidang layanan teknologi informasi, seperti Smart Service Systems, Service Computing and Engineering, Digital Government and Digital Business, Digital Twin and Smart Cities, Internet of Things and Multimedia, Edge Computing and Cloud, Data Analytics, dan Machine Learning.

    • Magister Rekayasa dan Manajemen Keamanan Informasi (RMKI) yang membekali calon penerima dengan pengetahuan dan kemampuan di bidang keamanan informasi, yang menjadi kebutuhan vital di era digital.

    Jurusan ini dirancang dengan komposisi 40% untuk studi kasus terbimbing, 30% untuk materi teori, dan 30% untuk kerja mandiri, serta memiliki durasi 3 semester atau 18 bulan dengan beban 36 SKS dan 1 semester untuk penyelesaian tesis.

    “Program ini dirancang untuk membekali para penerima beasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia digital, baik di bidang teknis maupun manajemen,” katanya.

    Adapun Beasiswa Kominfo telah berjalan sejak tahun 2007 dan telah menghasilkan 3.178 penerima beasiswa. Para penerima beasiswa berasal dari masyarakat umum, PNS Pusat, TNI dan Polri.

    Syarat Beasiswa Kominfo dan STEI ITB

    Saat mendaftarkan diri, pendaftar wajib menyertakan dokumen dan memenuhi persyaratan berikut:

    1. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan
    2. Berusia maksimal 35 tahun untuk masyarakat umum dan 37 tahun untuk PNS/TNI/POLRI
    3. Lulusan S1 dengan IPK minimal 3.00.
    4. Skor TOEFL/IELTS
    5. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Kominfo dan STEI ITB dapat diakses melalui beasiswa.kominfo.go.id.

    (nir/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Ada Beasiswa S2 ke AS untuk Entrepreneur dan Profesional Nih, Cek Sekarang Ya!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Thohir Marshall MBA (TAMBA) dan Soeryadjaya Marshall MBA (SAMBA) periode kedua kembali dibuka hingga 31 Agustus 2024. Calon awardee bisa mengajukan pendaftaran secara daring melalui laman http://ausci.org/scholarship.

    Program beasiswa TAMBA dan SAMBA diluncurkan oleh Alumni University of Southern California Indonesia (AUSCI) bersama Yayasan Mochamad Thohir dan William & Lily Foundation. Setelah sukses mengirimkan 3 profesional dan entrepreneur pada periode pertama, tahun ini TAMBA dan SAMBA membuka kesempatan untuk 2 kandidat lagi.

    Beasiswa ini memberikan kesempatan kepada profesional dan entrepreneur Indonesia melanjutkan studi magister (S2) ke salah satu sekolah bisnis terbaik di Amerika Serikat yakni University of Southern California (USC) Marshall School of Business.


    Nantinya, awardee akan mengenyam pendidikan pada program studi (prodi) International Business Education and Research (IBEAR) selama 1 tahun. Ketua AUSCI, Anto Perwata mengatakan beasiswa ini terbuka bagi profesional dan entrepreneur dengan pengalaman kerja minimal 6 tahun dan syarat lainnya.

    “Kami Alumni University of Southern California Indonesia (AUSCI), senang sekali dapat kembali melaksanakan beasiswa untuk belajar di USC Marshall School of Business. Kami mengundang profesional dan entrepreneur dengan pengalaman kerja minimal 6 tahun dan menunjukkan potensi kepemimpinan yang kuat untuk mendaftar,” katanya dalam keterangan tertulis Jumat (12/7/2024).

    Ketua Yayasan Mochamad Thohir Garibaldi Thohir menyatakan TAMBA dan SAMBA menjadi upaya untuk meningkatkan kemampuan penerima beasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia bisnis. Sehingga mereka memiliki sikap agile dan adaptif dengan pola pikir yang strategis serta global.

    “Melalui program ini, kami berharap dapat mengembangkan generasi pemimpin bisnis Indonesia berikutnya yang akan membentuk masa depan Indonesia,” tambahnya.

    Siap mendaftar? Berikut informasi terkait beasiswa TAMBA dan SAMBA selengkapnya.

    Syarat Beasiswa AUSCI TAMBA dan SAMBA 2024

    Adapun syarat yang harus dipenuhi pendaftaran beasiswa AUSCI TAMBA Dan SAMBA 2024 adalah:

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Berusia maksimal 40 tahun

    3. Berkomitmen untuk bekerja di Indonesia selama 5 tahun setelah lulus

    4. Profesional atau entrepreneur yang telah bekerja selama 6 tahun

    5. Memiliki skor TOEFL minimal 95 atau IELTS minimal 7

    6. Memiliki skor GMAT minimal 540

    7. Melengkapi surat pernyataan pribadi dan komitmen untuk kembali ke Indonesia.

    8. Surat rekomendasi dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain agar menjadi penerima beasiswa TAMBA dan SAMBA

    9. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman AUSCI di tautan http://ausci.org/scholarship.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa AUSCI TAMBA dan SAMBA 2024

    1. Pendaftaran: hingga 31 Agustus 2024

    2. Seleksi administrasi: Agustus-September 2024

    3. Pengumuman seleksi administrasi: 14 September 2024

    Kandidat yang berhasil lolos seleksi administrasi harus melengkapi syarat tambahan yakni:

    • Video pendek berdurasi 3 menit dan esai berdasarkan topik yang sesuai dikirim melalui email. Batas pengumpulan paling lambat 21 September 2024 pukul 17.00 WIB.
    • Kandidat lolos harus meminta SPT sebagai bukti kebutuhan beasiswa mereka.
    • Kandidat yang lolos harus menyerahkan semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk aplikasi IBEAR sebelum 15 Oktober 2024.
    • Semua kandidat harus mendaftar ulang ke IBEAR.
    • Biaya pendaftaran ke IBEAR sebesar 155 USD atau sekitar Rp 2,4 juta tidak ditanggung beasiswa dan tidak dikembalikan.

    4. Wawancara luring: 10 Oktober 2024

    5. Wawancara akhir: 15 November 2024

    6. Pengumuman akhir: 15 Desember 2024

    Informasi lebih lengkap bisa dilihat di laman http://ausci.org/scholarship. Selamat mendaftar detikers!

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey