Tag: emosi

  • Tips Berkendara Motor Aman dan Nyaman saat Menjalani Ibadah Puasa



    Jakarta

    Berkendara saat berpuasa membutuhkan perhatian lebih agar tetap aman dan nyaman di jalan. Menahan haus dan lapar serta perubahan pola istirahat bisa berdampak pada kondisi fisik dan konsentrasi pengendara. Ini cara aman dan nyaman berkendara motor saat menjalani ibadah puasa.

    “Banyak pengendara sepeda motor yang tetap beraktivitas selama bulan puasa. Namun, perlu diingat bahwa kondisi tubuh bisa berbeda dibandingkan hari biasa. Maka itu, penting untuk berkendara dengan lebih waspada dan mengikuti aturan keselamatan,” ungkap Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.

    Beberapa hal ini perlu diperhatikan, supaya dapat mengurangi risiko yang akan terjadi di jalan, utamanya kecelakaan yang sebabkan cedera. Simak 7 tips berkendara motor aman dan nyaman saat menjalani ibadah puasa.

    1. Fisik Prima


    Pastikan kondisi fisik prima, beristirahat yang cukup agar tubuh tetap bugar saat berkendara, jangan memaksakan berkendara jika kita merasa lelah atau mengantuk, pastikan sahur dengan makanan bergizi agar energi tetap terjaga.

    2. Cegah Dehidrasi

    Waspadai dehidrasi sebab dapat mengurangi konsentrasi saat berkendara jadi perbanyaklah minum air saat sahur dan berbuka, jika merasa lemah atau pusing, baiknya menepi dan beristirahat sejenak untuk memulihkan kondisi tubuh.

    3. Jaga Jarak Aman dan Sesuaikan Kecepatan

    Atur kecepatan dan jarak aman, hindari berkendara dengan kecepatan tinggi jangan terburu-buru, refleks kita bisa berkurang saat sedang berpuasa, jaga jarak aman dengan kendaraan lain untuk mengantisipasi pengereman mendadak.

    4. Pilih Waktu yang Tepat

    Sebaiknya hindari perjalanan jauh saat siang hari untuk mengurangi kelelahan saat menjelang maghrib, jalanan sering lebih padat dengan pengendara yang ingin segera berbuka maka berkendaralah dengan lebih waspada.

    5. Kelengkapan Berkendara

    Selalu gunakan perlengkapan berkendara yang aman, seperti helm (SNI), jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu buat melindungi tubuh kita saat terjadi kecelakaan di jalan.

    6. Pastikan Kondisi Motor Prima

    Cek kondisi motor sebelum berkendara, pastikan semua komponen seperti ban, rem, kelistrikan, berfungsi dengan baik hindari berkendara jika kondisi motor kurang layak atau ada masalah teknis.

    7. Jaga Emosi

    Kendalikan emosi dan tetaplah sabar saat berkendara, lalu lintas bisa lebih padat apalagi pada kondisi jam pulang kerja dan menjelang berbuka. Untuk itu tetap tenang, hindari emosi, dan berkendaralah dengan santai dan aman.

    Ketika berkendara tanpa memperhatikan faktor keselamatan, risiko kecelakaan meningkat. Kondisi tubuh yang lemah atau kurang konsentrasi dapat menyebabkan pengendara kehilangan kendali. Oleh karena itu, setiap pengendara wajib memahami pentingnya safety riding, terutama saat bulan puasa.

    “Keselamatan adalah prioritas utama dalam berkendara. Dengan menerapkan tujuh poin utama ini, kami berharap pengendara dapat tetap aman dan nyaman selama beraktivitas di bulan puasa,” tutup Sani.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Anti Stres, Ini Cara Aman Hadapi Kemacetan saat Mudik


    Jakarta

    Mudik ke kampung halaman sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia saat merayakan Hari Raya Idulfitri. Ramainya warga yang mudik ke kampung halaman, membuat jalanan pun macet.

    “Kemacetan panjang saat mudik adalah hal yang hampir tidak bisa dihindari, terutama di jalur utama menuju kampung halaman,” tulis Founder Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu dalam keterangannya kepada detikOto.

    Jusri pun menyampaikan langkah-langkah yang bisa diterapkan para pemudik agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tidak mudah stres. Berikut penjelasannya.


    1. Persiapan Sebelum Berangkat

    • Rencanakan rute perjalanan dengan baik. Gunakan aplikasi navigasi untuk mengetahui jalur alternatif dan titik rawan macet.

    • Berangkat lebih awal atau di luar jam sibuk. Hindari puncak arus mudik untuk mengurangi risiko kemacetan panjang.

    • Isi bahan bakar penuh sebelum masuk jalur macet. Jangan tunggu indikator bensin menyala agar tidak kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.

    • Siapkan makanan ringan dan air minum yang cukup. Hindari dehidrasi dan kelaparan saat terjebak macet.

    2. Tetap Tenang dan Fokus

    • Jaga emosi dan tetap bersabar. Jangan terpancing emosi karena kemacetan adalah hal yang wajar saat mudik.

    • Dengarkan musik atau podcastHal ini dapat membantu mengurangi kebosanan dan menjaga suasana hati tetap baik.

    • Gunakan AC dengan bijak. Jika macet panjang, atur penggunaan AC agar tidak boros bahan bakar.

    Sejumlah warga menonton kemacetan yang terjadi di ruas Tol Cikampek arah Jakarta saat pemberlakuan one way. Aksi itu dilakukan untuk membagikan informasi ke temannya yang mudik lewat grup WhatsApp (WA), Jumat, (6/5/2022).Sejumlah warga menonton kemacetan yang terjadi di ruas Tol Cikampek arah Jakarta saat pemberlakuan one way. Aksi itu dilakukan untuk membagikan informasi ke temannya yang mudik lewat grup WhatsApp (WA), Jumat, (6/5/2022). Foto: Agung Pambudhy

    3. Jaga Konsentrasi dan Keselamatan

    • Selalu jaga jarak aman. Hindari pengereman mendadak yang dapat meningkatkan risiko tabrakan beruntun.

    • Gunakan rem tangan saat berhenti lama. Ini untuk mengurangi risiko kendaraan bergerak tanpa sengaja.

    • Jangan terlalu sering berpindah jalur. Perpindahan jalur justru bisa memperlambat perjalanan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

    • Pastikan bahan bakar dan kondisi kendaraan tetap optimal. Jangan memaksakan kendaraan bekerja terlalu keras di tengah kemacetan.

    4. Manfaatkan Waktu Istirahat

    • Lakukan peregangan ringan di dalam mobil Gerakkan leher, bahu, tangan, dan kaki agar tubuh tetap rileks.

    • Gunakan rest area untuk beristirahat. Jika memungkinkan, manfaatkan rest area untuk tidur sejenak atau sekadar berjalan-jalan.

    • Jika berkendara dengan anak-anak, siapkan hiburan, mainan, film, atau buku cerita bisa membantu mereka tetap nyaman selama perjalanan.

    5. Alternatif Saat Terjebak Macet Parah

    • Cek rute alternatif melalui aplikasi navigasi, jika ada jalan tikus yang lebih lancar, pertimbangkan untuk beralih.

    • Gunakan jalur darat dan transportasi umum secara kombinasi. Misalnya, menggunakan kendaraan pribadi ke titik tertentu lalu beralih ke kereta atau bus untuk menghindari macet ekstrem.

    • Tetap update kondisi lalu lintas dari berita atau media sosial. Ini membantu mengetahui titik macet terparah dan jalur yang lebih lancar.

    (lth/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Perhatikan Tandanya, Ini Waktu yang Disarankan untuk Beristirahat Saat Mudik


    Jakarta

    Masih banyak masyarakat yang memilih mudik dengan mengendarai kendaraan pribadi. Meski begitu, rasa lelah kerap menghantui para pengendara setelah menempuh perjalanan yang jauh.

    Maka dari itu, pemudik dianjurkan untuk istirahat sejenak agar tubuh tidak kelelahan. Sayangnya, beberapa orang memaksakan diri untuk terus melanjutkan perjalanan agar bisa sampai di kampung halaman dengan cepat.

    Padahal, keputusan tersebut sangat berisiko karena pemudik tidak memiliki waktu untuk beristirahat. Sedangkan mengemudi dalam waktu lama dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi dan kantuk, sehingga bisa memicu terjadinya kecelakaan.


    Lantas, kapan pengendara harus beristirahat saat perjalanan mudik? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Kapan Pengendara Harus Beristirahat saat Mudik?

    Sebenarnya, mudik merupakan kegiatan yang seru dan santai jika perjalanan lancar. Namun jika sudah bertemu dengan macet, maka pemudik bisa stres dan kelelahan karena waktu perjalanan bisa molor berjam-jam.

    Apabila tubuh sudah capek, pemudik disarankan melipir ke rest area untuk istirahat sejenak. Namun, beberapa pengendara tak tahu kapan harus beristirahat saat perjalanan mudik.

    Founder dan Lead Instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, pemudik disarankan untuk segera beristirahat jika sudah lelah. Jika dipaksakan mengemudi, hal itu menyebabkan menurunnya refleks saat berkendara hingga berisiko terjadi microsleep.

    “Mengemudi dalam keadaan lelah sangat berbahaya karena dapat mengurangi konsentrasi dan respons terhadap situasi di jalan,” kata Jusri dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Senin (24/3/2025).

    Jusri mengimbau untuk beristirahat setiap 2-3 jam sekali selama perjalanan mudik. Langkah ini dilakukan agar pengemudi bisa tidur sekitar 15-30 menit demi menghilangkan kantuk. Selain itu, lakukan peregangan ringan pada leher, bahu, tangan dan kaki agar tubuh tetap rileks.

    “Pengemudi yang lelah cenderung melakukan kesalahan, seperti salah memperhitungkan jarak atau kecepatan,” ujarnya.

    “Banyak kecelakaan di jalan tol juga terjadi akibat pengemudi yang mengantuk dan kehilangan kendali atas kendaraannya,” papar Jusri.

    Sebagai catatan, jangan istirahat terlalu lama di rest area saat periode mudik Lebaran. Sebab, ada banyak pemudik yang juga ingin menggunakan fasilitas di rest area. Disarankan tidur maksimal selama 30 menit, setelah itu detikers bisa melanjutkan perjalanan mudik ke tempat tujuan.

    Tips Mencegah Kelelahan saat Mudik

    Lebih lanjut, Jusri membagikan beberapa tips kepada pemudik untuk mencegah kelelahan saat perjalanan mudik Lebaran. Agar bisa sampai di kampung halaman dengan selamat, simak beberapa tips di bawah ini:

    • Siapkan mental yang kuat sebelum berangkat mudik. Mudah terpancing emosi bisa menyebabkan tubuh cepat lelah.
    • Istirahat setiap 2-3 jam sekali selama perjalanan.
    • Jika pergi mudik bersama keluarga, ajak salah satu anggota untuk dijadikan sopir cadangan. Jika pengemudi utama lelah, sopir cadangan bisa menggantikan sementara.
    • Minum air putih yang cukup. Tubuh yang terhidrasi akan mudah lelah dan sulit berkonsentrasi.
    • Dengarkan musik atau podcast yang kamu suka untuk membantu mengurangi rasa bosan dan stres.
    • Lakukan teknik pernapasan relaksasi untuk mengurangi ketegangan.

    “Mudik Lebaran yang aman dan nyaman memerlukan persiapan yang matang. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, tubuh dalam keadaan fit, dan selalu patuhi aturan lalu lintas. Hindari mengemudi dalam keadaan lelah dan tetap tenang saat menghadapi kemacetan,” pungkas Jusri.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pelajaran dari Kasus Denza Sengaja Mundur Tabrakkan Mobil di Belakang



    Jakarta

    Di media sosial viral video detik-detik pengendara Denza D9 sengaja memundurkan mobilnya hingga menabrak mobil di belakangnya. Peristiwa itu dipicu oleh kecelakaan yang disebut akibat pengereman mendadak.

    Video Denza sengaja memundurkan mobil hingga menabrak mobil di belakangnya itu diunggah di beberapa akun media sosial. Salah satunya di Instagram Dashcam Owners Indonesia.

    Dalam video itu terlihat mobil Denza menyalakan lampu hazard. Mobil Denza itu mundur dengan kencang hingga menabrak mobil di belakangnya.


    Dalam keterangan video itu, peristiwa tersebut terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Pengemudi mobil Denza disebut emosi lantaran mobilnya ditabrak dari belakang.

    Pemicunya, mobil Denza itu mengerem mendadak akibat ada motor jatuh di depannya. Kemudian, mobil di belakang tak bisa menghindar dan menabrak bagian belakang Denza. Disebutkan, kedua pihak telah melakukan diskusi. Pengemudi Denza meminta ganti rugi, namun pengendara mobil di belakangnya menolak. Hingga akhirnya, pengemudi Denza emosi dan sengaja memundurkan mobilnya ke belakang hingga menabrak mobil di belakangnya.

    Pelajaran Penting dari Kejadian

    Menurut Praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, ada pelajaran penting dari peristiwa ini. Yang terpenting adalah jaga jarak aman saat berkendara. Apalagi jika di depannya adalah mobil listrik yang punya fitur canggih.

    Sebagai informasi, salah satu fitur canggih pada mobil listrik adalah pengereman darurat otomatis atau autonomous emergency braking (AEB). Jika AEB aktif dan membaca ada objek di depannya serta mendeteksi akan terjadi kecelakaan, maka sistem akan melakukan pengereman darurat.

    “EV rata-rata dilengkapi fitur autonomous partial seperti AEB (autonomous emergency braking), yang jika membaca signal dari sensor, AI atau kamera adanya objek di depan, maka dalam hitungan detik akan memberikan notifikasi supaya pengemudi ngerem. Tapi kalau nggak bereaksi maka si fitur tersebut mengambil alih kemudi dengan cara rem mendadak,” jelas Sony kepada detikOto, Rabu (13/8/2025).

    Namun sayangnya, rata-rata pengendara di belakangnya tidak siap. Maka terjadilah tabrak belakang.

    Lesson learn-nya adalah jangan dekat-dekat dengan mobil listrik, terutama di kondisi jalan yang ramai. Jaga jarak iring 4 detik,” sebut Sony.

    Selain itu, menurut Sony, masalah di jalan memang beragam. Terpancing sedikit emosinya, ujung-ujungnya bisa ribut.

    “Banyak kecelakaan yang menyebabkan kerusakan atau kerugian. Berdebat benar atau salah tidak menyelesaikan masalah. Sebaiknya bicara baik-baik dengan kepala dingin dan ikhlas apa adanya. Jika tidak puas lebih baik minta diselesaikan di depan pihak yang berwajib. Kalau tidak ada kata sepakat, sebaiknya rekam dan laporkan,” kata Sony.

    Menurut Sony, di jalan raya banyak pengemudi sumbu pendek yang kadang melakukan tindakan agresif karena ketidakpuasannya. Hindari dengan cara tidak meladeni dan rekam aksinya.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Terjebak Dikeramaian saat Berkendara, Ini Tips Agar Bisa Selamat



    Jakarta

    Dalam kondisi maraknya terjadi demo, bukan tidak mungkin bagi detikers terjebak dalam keramaian saat berkendara. Agar terhindar hal tersebut, Auto2000 memberikan tips.

    Seperti yang disampaikan Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000. Dirinya menjelaskan beberapa langkah bisa dilakukan pengendara agar bisa terhindar, serta tetap tenang dan nyaman saat berkendara.

    Berikut beberapa tips, agar pengendara lebih tenang dan nyaman di jalan serta melindungi diri dari kemungkinan bahaya:


    1. Pantau Perkembangan via Media Sosial

    Cara paling mudah untuk memantau situasi terkini adalah lewat media sosial. Tapi jangan sembarangan media, pilih akun yang dapat dipercaya. Seperti media berita skala nasional, akun resmi pemerintah seperti Dinas Perhubungan, Kepolisian, Jasa Marga, dan lainnya.

    Pastikan untuk menghindari daerah yang berpotensi terdapat keramaian. AutoFamily tetap harus mencari informasi terkini yang berkembang lewat siaran radio dan social media saat berkendara. Pastikan sumber informasinya valid, segera ambil rute alternatif jika ragu.

    2. Pelajari Rute via Peta Digital

    Pelajari rute yang akan dilalui lewat peta digital. Pastikan rute yang dilalui aman dan jika tampak terdapat gangguan, tentukan pula jalur alternatif supaya dapat dengan lancar sampai ke tujuan, atau kembali pulang.

    3. Siapkan Makanan dan Minuman Ringan

    Ketika sudah terbaca adanya potensi hambatan di jalan, kemacetan atau hal lainnya, pengendara bisa menyiapkan makanan dan minuman ringan buat jaga-jaga, khususnya air mineral supaya tidak dehidrasi.

    Andai membawa anak, pastikan ada pakaian pengganti yang cukup. Termasuk mengisi bensin untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Jangan lupa pergi ke toilet sebelum mengemudi mobil.

    4. Kendalikan Emosi

    Pengendara harus mengendalikan emosi agar dapat berkendara dengan tenang dan nyaman. Fokus dan waspada pada situasi dan kondisi jalan, jangan terpengaruh oleh pihak yang tidak bertanggung jawab meskipun berada di posisi yang benar.

    5. Jangan Panik Ketika Ada Hambatan di Jalan

    Ketika ditemukan ada keramaian, kemacetan atau hambatan di jalan, jangan panik agar tetap mengambil keputusan dengan sehat. Tutup seluruh kaca dan pastikan semua pintu mobil terkunci, letakkan barang berharga di laci yang tidak terlihat dari luar.

    Mengingat sebelumnya terdapat pemberitaan terkait dengan upaya tindak kejahatan dari oknum yang tak bertanggung jawab, saat kondisi jalan macet atau tersendar.

    Jangan perlihatkan wajah tegang atau terdistraksi hal lain seperti main ponsel yang membuat AutoFamily lengah dan memancing orang jahil untuk melakukan kejahatan. Jaga kewaspadaan dengan memperhatikan spion luar dan tengah.

    Berbagi lokasi terkini (share live locatoin) ke keluarga atau teman dekat sehingga mereka bisa memantau dan membantu jika ada masalah..

    6. Pastikan Mobil Dalam Kondisi Prima

    Meskipun sepele, tapi detikers pasti tidak mau mobil tiba-tiba mogok di tengah jalan yang macet, atau bahkan di tengah-tengah keramaian. Karena itu, menjaga kondisi mobil agar tetap prima adalah wajib dilakukan meskipun dalam kondisi normal.

    detikers yang memiliki mobil Toyota, dapat servis berkala dengan berkunjung ke bengkel Auto2000 atau memesan layanan THS – Auto2000 Home Service untuk servis berkala dan perbaikan ringan kendaraan kurang dari 2 jam di rumah. Sehingga, mobil selalu siap untuk mendukung mobilitas kemanapun tujuannya.

    (lth/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • 5 Kota yang Cocok Buat Healing Sendirian Tanpa Keramaian


    Jakarta

    Healing sendirian biasa dipilih setelah sibuk dengan aktivitas padat sehari-hari dan sangat produktif. Metode relaksasi ini diharapkan bisa mengembalikan energi (recharge), kondisi emosi serta kejiwaan, pola pikir menjadi lebih sehat dan kondusif. Setelah me time, kondisi fisik dan mental lebih baik untuk beraktivitas kembali.

    Kota yang Cocok Buat Healing Sendirian

    Pengen tau kota yang tepat untuk healing sendirian? Berikut rekomendasinya dikutip dari arsip berita detik travel

    Yogyakarta

    Museum Ullen Sentalu SlemanMuseum Ullen Sentalu Sleman (dok. Shinta/detikTravel)

    Kota Yogyakarta dan kawasan lain di sekitarnya adalah destinasi wisata yang sangat populer. Namun dengan pemilihan waktu dan tempat wisata yang tepat, kamu bisa dengan tenang healing tanpa ada gangguan. Termasuk menikmati aneka kuliner tanpa khawatir antrian pelanggan di warung dan kafe pilihan.


    Rekomendasi:

    • Museum Ullen Sentalu di Kaliurang
    • Tembi Rumah Budata di Bantul
    • Bukit Klangon di Lereng Merapi.

    Bandung

    Orchid Forest CikoleOrchid Forest Cikole Foto: (Resa Noor Fauziah/d’Traveler)

    Kota Bandung nyaris tak pernah sepi wisatawan dengan mudahnya akses transportasi, tempat wisata, dan harga terjangkau. Namun dengan pemilihan destinasi liburan yang tepat, kamu bisa relaksasi dengan nyaman tanpa merasa terganggu aktivitas pengunjung lain. Kamu juga bisa jalan-jalan di tempat sejuk dan aman tanpa merasa ragu.

    Rekomendasi:

    • Dusun Bambu di Lembang
    • Glamping Lakeside Rancabali di Ciwidey
    • Orchid Forest Cikole di Lembang.

    Ubud

    Ilustrasi Melukat di Pura Tirta Empul, BaliIlustrasi Melukat (dok. Rachman_punyaFOTO)

    Kota Ubud di Bali cocok buat yang ingin healing sendirian dengan berbagai alternatif wisata. Kamu bisa pilih galeri seni, pantai hidden gem, dan tempat yoga atau meditasi. Bali dengan pilihan destinasi wisata, fasilitas, dan tempat menginap bisa mengakomodir kebutuhan kamu yang lagi ingin sendirian. Setelah me time, kamu dijamin bisa kembali menjalani kesibukan harian.

    Rekomendasi:

    • Forest walk di Campuhan Ridge Walk
    • Jalan-jalandi Istana Ubud
    • Melukat di Goa Gajah.

    Purwokerto

    CurugCurug Jenggala di Purwokerto (dok. Rizki Ramadan/d’Traveler)

    Terkenal sebagai kota yang adem, sejuk, bersih, dan mudah dijangkau, Purwokerto sangat layak masuk rekomendasi tempat healing. Pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas ini juga terkenal serba murah, dengan layanan yang profesional dan berkualitas.

    Rekomendasi:

    • Lokawisata Baturaden
    • Curug Jenggala
    • Taman Andhang Pangrenan.

    Wonosobo

    Kawasan Candi Arjuna dan Kawah Sikidang di dataran tinggi Dieng.Kawasan Candi Arjuna di dataran tinggi Dieng Foto: Uje Hartono/detikJateng

    Daerah kabupaten di Jawa Tengah ini terkenal sejuk dengan udaranya yang bersih dan sangat nyaman. Fasilitas dan layanan serba murah plus warganya yang ramah jadi nilai tambah untuk mempertimbangkan Wonosobo sebagai lokasi healing. Di sini kamu bisa glamping, trekking, atau sekadar jalan-jalan di destinasi wisata.

    Rekomendasi:

    • Dataran tinggi Dieng
    • Telaga Menjer
    • Kebun teh Tambi.

    Tips Healing Sendirian

    Buat yang ingin healing sendirian, kamu bisa ikuti tips ini agar rencana tidak berantakan karena destinasi wusata yang terlalu ramai.

    Pilih waktu dan destinasi wisata yang tepat

    Momen liburan jangan sampai berbenturan dengan libur sekolah, akhir pekan, libur nasional, atau cuti bersama.

    Rencanakan perjalanan jauh-jauh hari

    Kamu perlu menyusun jadwal dan budgeting yang tepat agar traveling impian bisa terwujud. Perencanaan juga memungkinkan kamu dapat diskon transportasi, penginapan, dan layanan lainnya.

    Bawa uang cash

    Traveler disarankan bawa uang cash secukupnya sebagai antisipasi jika layanan online terganggu. Pembayaran dengan uang cash memungkinkan kamu mengakses lebih banyak layanan di destinasi wisata.

    Pastikan baterai gadget sudah terisi

    Traveling identik dengan mengabadikan momen, meski dilakukan sendirian. Pastikan momen ini tak terganggu gadget low batt atau memori yang hampir penuh.

    (row/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Tips Foto Kurban Pakai Smartphone Biar Estetik dan Aman


    Jakarta

    Penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha menjadi momen menarik untuk dijepret. Darah kental yang berwarna merah dan rasa pasrah hewan kurban, pisau jagal yang super tajam dan tetesan keringat petugas saat membekap hewan pada detik-detik eksekusi.

    Semuanya menjadi momen yang sangat menarik, penuh drama dan menggugah emosi. Setidaknya secara visual, semuanya bisa dieksplorasi menjadi foto yang teatrikal. Akan tetapi, sebagai fotografer tentu terikat asas kepatutan.

    Beberapa foto yang pernah dihasilkan sampai memperlihatkan lelehan darah merah segar dan menyulut kontroversi. Juga wajah iba dan memelas hewan korban yang di-capture begitu close up sehingga menimbulkan tafsiran berbeda-beda.


    Apalagi kalau foto tersebut diunggah ke media sosial dan menjadi konsumsi publik, maka persoalan kepatutan tersebut perlu diperhatikan. Yakni bagaimana memotret proses ritual tersebut dengan wajar dan tidak dilebih-lebihkan.

    Pertama, juru potret bisa mengesampingkan emosi pembantaian dan kekerasan dalam foto-foto yang dihasilkan. Meski pada praktiknya tidak ada sama sekali praktik sadisme bahkan hewan tersebut disembelih di bawah kalimat takbir, namun bahasa foto mempunyai keterbatasan dan multitafsir.

    Sehingga, tanpa menghilangkan fakta, ada baiknya memotret hewan kurban tanpa perlu mengeksploitasi secara berlebihan. Buatlah foto-foto yang soft. Tidak secara vulgar memotret eksekusi dengan menampilkan tetesan darah yang mempunyai kesan berbeda bagi tiap-tiap individu.

    Kedua, kalaupun itu perlu ditampilkan, ada baiknya membuatnya menjadi format Hitam-Putih. Sehingga darah merah menjadi tidak begitu mencolok.

    Ketiga, pergunakan bahasa simbol yang relevan. Misalkan dengan foreground pisau jagal yang masih bersih dengan foreground hewan korban yang masih berdiri tegak. Atau bisa dengan memotret tanduknya saja setelah semua prosesi selesai.

    Keempat, hindari ekpresi foto yang sadistik. Misalkan wajah memelas hewan korban dengan anak-anak kecil yang bersorak-sorai. Beberapa foto di social media bahkan bisa bernilai sadis yakni menenteng kepala hewan. Kalaupun perlu dipotret, simpanlah untuk konsumsi pribadi saja.

    Kelima, jangan lupa pasca penyembelihan itu penting. Yakni proses kebersamaan saat memotong-motong daging, membagi dan memasaknya. Kalau perlu, kebersamaan kuliner yang ditonjolkan. Banyak sekali variasi kuliner dari daging sapi, kerbau atau kambing yang diwariskan dari nenek moyang. Tidak melulu sate dan sate.

    Dampak positifnya bisa membuat kesan bahwa Idul Adha merupakan proses berbagi dan bersyukur sebagai umat manusia. Selamat Hari Raya Idul Adha.

    (fyk/fyk)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Ngobrol dengan ChatGPT, Kini Bisa Gunakan Suara

    Jakarta

    Belakangan ini ramai netizen di media sosial membagikan momen ‘ngobrol’ dengan ChatGPT lewat ketikan. Saat diminta menjadi sosok mendiang ayah atau ibu, chatbot AI milik OpenAI itu bisa menjawab berbagai pertanyaan menggunakan bahasa cukup luwes. Sebagian pengguna terharu karena seolah bercakap kembali bersama orang tua mereka.

    Setelah OpenAI meluncurkan GPT-4o pada Mei 2024, pengguna kini bisa mengobrol tingkat lanjut bersama ChatGPT. Yaitu berbincang dengan mode suara, yang mana percakapannya mengalir bak ngobrol dengan manusia pada umumnya. Mampu merespons dengan emosi bahkan dapat menyela di tengah perbincangan. Lebih lanjut, cari tahu cara ngobrol dengan ChatGPT di bawah ini.

    Cara Ngobrol dengan ChatGPT Menggunakan Suara

    Dilansir ZDNet, Sabtu (7/12/2024) pengguna hanya dapat berbincang suara melalui aplikasi resmi ChatGPT. Penggunaannya disediakan bagi pelanggan ChatGPT Plus saja. Jadi, pengguna harus berlangganan terlebih dahulu untuk coba bercakap dengan mode suara.


    Berikut langkah-langkah mengobrol suara dengan ChatGPT:

    1. Unduh aplikasi ChatGPT di Play Store atau App Store.
    2. Login akun atau daftar terlebih dahulu jika belum memilikinya.
    3. Mulai berlangganan dengan klik Upgrade dan selesaikan transaksi.
    4. Klik ikon gelombang di samping mikrofon untuk mengaktifkan mode suara.
    5. Bola biru akan muncul dan pengguna dapat memulai obrolan.
    6. Riwayat obrolan yang berbentuk transkrip akan tersimpan.

    Perlu diketahui, pengguna akan diberi batasan menit per harinya untuk ngobrol menggunakan mode suara ini. ChatGPT punya sejumlah opsi suara yang memiliki ekspresi, nada, dan karakter berbeda. Pengguna dapat memilih salah satu dengan mengklik ikon pengaturan di sudut kanan atas.

    Cara Ngobrol dengan ChatGPT Lewat Ketikan

    Untuk ‘mengobrol’ dengan ChatGPT melalui ketikan alias saling bertukar pesan, pengguna dapat melakukannya lewat aplikasi maupun situs resminya. Ikuti cara berikut:

    1. Buka aplikasi ChatGPT atau akses situsnya melalui browser.
    2. Mulai obrolan dengan mengajukan pertanyaan atau mengetikkan apa pun yang diinginkan.
    3. Pertanyaan dapat diajukan sebanyak apa pun.

    Kini pengguna tidak harus login akun ChatGPT untuk mulai berbincang dan cukup langsung mengunjungi lamannya saja. Jika ingin menyimpan dan meninjau riwayat obrolan hingga memperoleh akses gratis ke GPT-4o, detikers dapat membuat akun. Pendaftarannya mudah dan bisa menggunakan akun Google yang dimiliki.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Ngobrol dengan ChatGPT, Kini Bisa Gunakan Suara

    Jakarta

    Belakangan ini ramai netizen di media sosial membagikan momen ‘ngobrol’ dengan ChatGPT lewat ketikan. Saat diminta menjadi sosok mendiang ayah atau ibu, chatbot AI milik OpenAI itu bisa menjawab berbagai pertanyaan menggunakan bahasa cukup luwes. Sebagian pengguna terharu karena seolah bercakap kembali bersama orang tua mereka.

    Setelah OpenAI meluncurkan GPT-4o pada Mei 2024, pengguna kini bisa mengobrol tingkat lanjut bersama ChatGPT. Yaitu berbincang dengan mode suara, yang mana percakapannya mengalir bak ngobrol dengan manusia pada umumnya. Mampu merespons dengan emosi bahkan dapat menyela di tengah perbincangan. Lebih lanjut, cari tahu cara ngobrol dengan ChatGPT di bawah ini.

    Cara Ngobrol dengan ChatGPT Menggunakan Suara

    Dilansir ZDNet, Sabtu (7/12/2024) pengguna hanya dapat berbincang suara melalui aplikasi resmi ChatGPT. Penggunaannya disediakan bagi pelanggan ChatGPT Plus saja. Jadi, pengguna harus berlangganan terlebih dahulu untuk coba bercakap dengan mode suara.


    Berikut langkah-langkah mengobrol suara dengan ChatGPT:

    1. Unduh aplikasi ChatGPT di Play Store atau App Store.
    2. Login akun atau daftar terlebih dahulu jika belum memilikinya.
    3. Mulai berlangganan dengan klik Upgrade dan selesaikan transaksi.
    4. Klik ikon gelombang di samping mikrofon untuk mengaktifkan mode suara.
    5. Bola biru akan muncul dan pengguna dapat memulai obrolan.
    6. Riwayat obrolan yang berbentuk transkrip akan tersimpan.

    Perlu diketahui, pengguna akan diberi batasan menit per harinya untuk ngobrol menggunakan mode suara ini. ChatGPT punya sejumlah opsi suara yang memiliki ekspresi, nada, dan karakter berbeda. Pengguna dapat memilih salah satu dengan mengklik ikon pengaturan di sudut kanan atas.

    Cara Ngobrol dengan ChatGPT Lewat Ketikan

    Untuk ‘mengobrol’ dengan ChatGPT melalui ketikan alias saling bertukar pesan, pengguna dapat melakukannya lewat aplikasi maupun situs resminya. Ikuti cara berikut:

    1. Buka aplikasi ChatGPT atau akses situsnya melalui browser.
    2. Mulai obrolan dengan mengajukan pertanyaan atau mengetikkan apa pun yang diinginkan.
    3. Pertanyaan dapat diajukan sebanyak apa pun.

    Kini pengguna tidak harus login akun ChatGPT untuk mulai berbincang dan cukup langsung mengunjungi lamannya saja. Jika ingin menyimpan dan meninjau riwayat obrolan hingga memperoleh akses gratis ke GPT-4o, detikers dapat membuat akun. Pendaftarannya mudah dan bisa menggunakan akun Google yang dimiliki.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Mudahnya Bikin Stiker WA yang Bergerak Sendiri, Ini Caranya

    Jakarta

    Untuk membuat pengalaman chat penggunanya lebih asyik, WhatsApp punya fitur menarik yang memungkinkan mereka mengirim animasi dalam bentuk gambar. Stiker, begitu kurang lebih penyebutannya.

    Biasanya, penggunaan stiker WhatsApp untuk mengekspresikan emosi dari para pengguna. Misalnya, saat sedang marah, maka stiker dengan gambar orang, hewan, atau karakter kartun lain yang bisa merepresentasikan perasaan itulah yang akan dikirim. Berlaku juga dengan ekspresi lain seperti senang, tertawa, teriak, atau marah-marah.

    Hal ini bisa menjadi penegasan terkait perasaan yang sedang dirasakan. Makanya banyak orang sering menyelipkan stiker dengan visual yang unik, ketika akan mengirim pesan ke kerabatnya.


    Nah satu hal yang patut disoroti dan kemungkinan luput dari orang-orang ialah ternyata bisa lho kirim stiker WhatsApp bergerak. Jadi mirip seperti GIF yang ada di aplikasi chat kepunyaan Meta tersebut.

    Bedanya ada di ketersediaan dan produksinya. Jadi dalam konteks ini, pengguna bisa membuatnya sendiri dan menyimpannya sebagai stok, untuk nantinya digunakan pada saat yang tepat.

    Cara Bikin Stiker WA Bergerak

    Lantas bagaimana sih cara bikin stiker WhatsApp bergerak? Berikut penjelasannya singkatnya dengan memberdayakan kecanggihan aplikasi bernama Sticker.ly.

    1. Unduh aplikasi Stikcer.ly, bisa melalui Google Play Store atau App Store.
    2. Tunggu proses download selesai, yang mana ukuran file sekitar 84,4 MB.
    3. Setelah itu bisa langsung masuk ke aplikasinya.
    4. Klik tombol Get Started.
    5. Lanjut tekan tombol Continue.
    6. Apabila ditawarkan untuk berlangganan, cukup tekan tombol silang di pojok kiri atas.
    7. Setelah itu masuk dengan akun gmail.
    8. Lalu jika ingin menerima pemberitahuan dari aplikasi dapat memilih Enable Notifications, tapi kalau tidak mau pilih Not Now.
    9. Kemudian pilih ikon + di halaman utama.
    10. Pilih Animated untuk membuat stiker WA bergerak.
    11. Tentukan video yang ingin kalian jadikan stiker WA bergerak.
    12. Tambahkan teks atau emoji bila memang diperlukan, agar mempercantik tampilannya.
    13. Klik tombol Save kalau dirasa sudah sesuai.
    14. Klik kembali tombol Save.
    15. Tunggu proses menyimpan selesai.
    16. Selanjutnya cukup tekan tombol Add to WhatsApp.
    17. Terakhir konfirmasi dengan tekan tombol Add.

    (hps/fay)



    Sumber : inet.detik.com