Tag: energi tubuh

  • Transformasi Wanita Berhasil Turunkan BB 7 Kg dalam 21 Hari, Begini Rahasianya


    Jakarta

    Seorang wanita bernama Anjali Sachan di India membagikan transformasi tubuhnya yang berhasil menurunkan berat badan hingga 7 kilogram dalam 21 hari. Selain itu, ia juga mengecilkan lingkar pinggang sebanyak 3 inci dan mengatasi masalah inflamasi yang sebelumnya mengganggu kesehariannya.

    Dalam unggahannya di akun Instagram, Anjali menceritakan perubahan pola makan dan gaya hidup sederhana yang dijalaninya.

    Ia menekankan kunci penurunan berat badan cepat bukan hanya diet ketat, melainkan juga menerapkan pola hidup sehat.


    “Inilah cara saya menurunkan 7 kg dalam 21 hari,” katanya, dikutip dari Hindu Times.

    Beberapa langkah yang ia jalani setiap hari antara lain:

    Mengonsumsi makanan seimbang berbasis bahan utuh kaya nutrisi untuk mengurangi peradangan.

    • Berjalan 10 ribu langkah setiap hari dengan tambahan beban pinggang agar hasil lebih optimal.
    • Menerapkan OMAD (One Meal a Day) dua kali seminggu, pola puasa intermiten untuk memicu pembakaran lemak.
    • Mengutamakan protein tanpa lemak dan bahan anti-inflamasi pada menu makanannya.
    • Mengonsumsi MCT oil atau suplemen makanan yang terbuat dari jenis lemak khusus di pagi hari untuk mendukung pembakaran lemak dan menjaga energi tetap stabil.

    Menurut Anjali, hasil diet yang ia jalani terasa nyata pada tubuhnya. Ia mengaku tidak lagi mengalami perut kembung, sehingga sistem pencernaannya terasa lebih ringan dan nyaman. Selain itu, keinginan untuk ngemil juga hilang, membuatnya lebih mudah menjaga pola makan tanpa harus terus-terusan mencari camilan.

    Perubahan paling terlihat adalah kulit yang tampak lebih bersinar, perut semakin rata, serta energi tubuh yang meningkat drastis. Anjali menyebut kondisi ini membuat kesehatannya terasa jauh lebih baik dan vitalitasnya pulih secara signifikan.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • 5 Kombinasi Makanan Salah yang Bisa Bikin Tubuh Lemas


    Jakarta

    Beberapa ahli gizi ini mengungkap lima kombinasi makanan populer yang sebaiknya dihindari. Dari susu dan jeruk hingga kopi dan pisang, ini alasannya!

    Makanan dan minuman memang semakin enak jika dikreasikan, tapi tak semua kombinasi aman. Ada perpaduan tertentu yang justru bikin pencernaan terganggu.

    Banyak ahli gizi yang menegaskan, tubuh punya cara spesifik untuk menyerap nutrisi. Jika makanan tidak selaras, manfaatnya bisa hilang begitu saja.


    Misalnya dengan menggabungkan dua jenis makanan atau minuman menjadi satu racikan. Atau memakan dan meminumnya berbarengan dalam waktu berdekatan.

    Beberapa kombinasi populer ternyata bisa menurunkan energi. Bahkan ada yang membuat tubuh rentan kembung hingga sakit perut.

    Karena itu, penting mengenali pasangan makanan yang sebaiknya dihindari. Dengan begitu, makan tetap enak sekaligus sehat.

    Dikutip dari Real Simple (2/9) berikut 5 makanan yang tak disarankan untuk dicampur:

    1. Susu dan jeruk

    Pesan Latte pakai Susu Bebas Laktosa, Pria Ini Kecewa Ditagih EkstraIlustrasi susu. Foto: LumiNola via Getty Images)

    Minum susu tidak boleh dibarengi dengan makan buah jeruk. Asam sitrat yang terkandung pada buah jeruk bisa membuat protein susu menggumpal di dalam perut.

    Akibatnya, perut akan merasa begah, kembung, hingga sulit mencerna. Kombinasi antara susu dan jeruk sering tak disadari, seperti saat minum jus jeruk setelah susu.

    Padahal dampaknya bisa mengganggu pencernaan sensitif. Lebih baik beri jeda waktu 1-2 jam jika ingin mengonsumsi keduanya.

    “Protein susu yang menggumpal ini dapat lebih sulit dicerna dan dapat menyebabkan gejala seperti gas, kembung, sakit perut, atau gangguan pencernaan,” tutur Avery Zenker, RD, MAN, ahli diet dari University of Guelph di Kanada.

    2. Dark Cokelat dan Susu

    Cokelat hitam atau dark chocolate kaya akan antioksidan flavonoid yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Namun, susu bisa menghambat penyerapannya.

    Jika dikonsumsi bersamaan, manfaat cokelat hitam dalam berkurang berkurang. Kamu hanya akan dapat rasa manis tanpa nutrisi optimal.

    “Memasangkan cokelat hitam dengan susu sebenarnya membatalkan manfaatnya yang menyehatkan jantung,” tutur ahli jantung Dr. Elizabeth Klodas.

    3. Kopi dan Pisang

    Makan pisang sambil minum kopiMakan pisang sambil minum kopi bisa mengganggu kesehatan. Foto: iStock

    Kopi sering dikonsumsi di pagi hari sebagai sumber energi karena dorongan kafein. Tak jarang orang yang memadukan buah pisang sebagai menu sarapan.

    Namun menggabungkan kopi dan pisang merupakan hal yang fatal. Kombinasi keduanya akan mengakibatkan lonjakan energi, kemudian langsung turun drastis.

    “Kombinasi kafein dan karbohidrat yang cepat dicerna menciptakan ilusi energi yang berkelanjutan,” jelas Suhaul Riveria, pendiri Alkaline Herb Shop.

    Akibatnya setelah itu, tubuh akan terasa lemas setelah efeknya hilang. Ini membuat gula darah tidak stabil.

    4. Mie Instan dan Kecap

    Menambahkan kecap asin ke semangkuk mie instan menjadi hal yang lumrah, karena bisa meningkatkan rasa. Namun, perpaduan keduanya bisa menimbulkan masalah kesehatan.

    Mie instan tinggi akan natrium, kemudian ditambah dengan kecap asin yang membuat kadar garam melonjak. Konsumsi natrium berlebihan bisa memicu tekanan darah tinggi.

    “Seiring waktu, asupan natrium yang tinggi dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi,” ujar ahli diet Zenker.

    5. Alkohol dan Kafein

    Viral di TikTok, Kreasi Kopi Espresso Martini Ditaburi Keju ParmesanIlustrasi espresso martini. Foto: Site News/TikTok

    Alkohol dan kafein sering kali dipadukan, misalnya pada racikan espresso martini atau kopi cocktail lainnya. Namun kafein menutupi efek mabuk dari alkohol.

    Kondisi tersebut membuat orang merasa masih kuat padahal tubuh sudah terpengaruh. Efeknya bisa berbahaya karena orang minum lebih banyak dari batas aman.

    “Kafein adalah stimulan sementara alkohol adalah depresan, sehingga kafein dapat menutupi sebagian efek intoksikasi yang dirasakan akibat alkohol,” jelas Zenker.

    (raf/dfl)



    Sumber : food.detik.com