Tag: ETF Solana

  • Persetujuan ETF Solana Hampir Pasti, Saatnya Beli SOL?

    Persetujuan ETF Solana spot dikabarkan bisa tiba dalam hitungan hari. Menurut sejumlah sumber dari tiga penerbit besar, periode 6–10 Oktober 2025 adalah jendela paling realistis untuk lampu hijau dari SEC (Securities and Exchange Commission).

    Dilaporkan Cryptoslate, optimisme ini muncul setelah SEC menerapkan standar pencatatan generik untuk ETF kripto, yang membuat penerbit tidak lagi wajib mengajukan dokumen 19b-4 untuk setiap token. Proses yang biasanya panjang kini jadi lebih cepat dan efisien.

    Regulasi Baru Buka Jalan untuk ETF Altcoin

    Pada 29 September, jurnalis Eleanor Terrett melaporkan bahwa SEC meminta penerbit untuk menarik pengajuan lama ETF untuk Solana, XRP, Litecoin, Cardano, dan Dogecoin. Alasannya? Aturan baru sudah otomatis mencakup aset-aset ini.

    Eric Balchunas, analis senior ETF Bloomberg, bahkan menyebut peluang persetujuan “100%.” Menurutnya, produk ETF altcoin bisa diluncurkan kapan saja begitu dokumen final dibereskan.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 1 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 1 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: ETF Fidelity Panaskan Sentimen, Solana Siap Tembus $234?

    James Seyffart, analis ETF lainnya, juga menegaskan bahwa penerbit telah memperbarui prospektus Solana ETF, termasuk detail soal fitur staking, meski belum jelas apakah staking akan langsung diizinkan saat peluncuran.

    Ancaman Penutupan Pemerintah Bisa Jadi Batu Sandungan

    Meski optimisme tinggi, ancaman shutdown pemerintah AS bisa mengacaukan jadwal. Jika penutupan terjadi, SEC akan menghentikan semua aktivitas, termasuk persetujuan ETF. Dua sumber menyebut peluang izin keluar “sangat kecil” bila kondisi itu terjadi.

    Harga Solana Melemah Meski Ada Harapan ETF

    Saat kabar ini beredar, harga Solana (SOL) justru turun 0,5% ke $208, melanjutkan pelemahan mingguan 5,5%. Padahal pekan lalu sempat ada reli singkat ke $213 berkat optimisme ETF.

    Teknis pasar pun terlihat rapuh:

    • SOL gagal menembus SMA 30 hari di $219,68.
    • RSI di 44,98 menandakan momentum bearish.
    • MACD negatif (-4,02) memperkuat tekanan jual.

    Jika harga menembus support $204–$200, aksi jual besar-besaran bisa terjadi. Sebaliknya, reclaim di level $215 bisa membalikkan tren turun.

    Sinyal Campuran: Investor Masuk, Likuiditas Menyusut

    Meskipun pasar kripto secara keseluruhan alami arus keluar $1,1 miliar minggu lalu, produk investasi berbasis Solana justru menarik inflow $291 juta. Ini menunjukkan ketahanan relatif SOL dibanding Bitcoin dan Ethereum.

    Namun, total volume pasar kripto anjlok 25% dalam sepekan, sementara dominasi Bitcoin terus meningkat. Artinya, modal makin tersedot ke BTC, bukan altcoin.

    ETF Solana Bisa Jadi Game Changer

    Dengan lebih dari 100 aplikasi ETF kripto menunggu di meja SEC, persetujuan ETF Solana bisa jadi pintu masuk era baru altcoin ETF.

    Bagi trader, level $200 menjadi support kunci yang harus dijaga. Jika tembus ke bawah, koreksi bisa semakin dalam. Tapi jika ETF benar-benar disetujui minggu depan, SOL berpotensi memicu reli besar yang bisa mengubah arah pasar altcoin.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga SOL Anjlok 57%, Tapi ETF Solana Justru Kebanjiran Dana

    Harga Solana (SOL) memang mengalami penurunan tajam sejak peluncuran ETF Solana di Amerika Serikat pada Juli 2025. Namun menariknya, produk investasi berbasis ETF tersebut justru masih mencatat arus dana yang kuat.

    Analis ETF Bloomberg Eric Balchunas menyebut ETF Solana berhasil mengumpulkan sekitar US$1,5 miliar arus masuk sejak peluncurannya. Hal ini terjadi meskipun harga token SOL telah turun lebih dari 57% dalam periode yang sama.

    Menurut Balchunas, kondisi tersebut menunjukkan ketahanan minat investor institusional terhadap Solana.

    “Sekitar 50% arus dana ETF berasal dari investor institusional. Ini menunjukkan basis investor yang serius dan merupakan sinyal positif untuk masa depan,” ujarnya.

    ETF Solana Catat Kinerja Kuat

    Dilaporkan Cointelegraph, jika disesuaikan dengan kapitalisasi pasar, kinerja ETF Solana bahkan disebut melampaui Bitcoin pada tahap awal peluncurannya.

    Dengan kapitalisasi pasar Solana sekitar US$50 miliar dibandingkan Bitcoin yang mencapai sekitar US$1,4 triliun, arus dana ETF Solana setara dengan sekitar US$54 miliar dalam skala Bitcoin.

    Angka tersebut sekitar dua kali lipat dibandingkan arus dana yang diterima ETF Bitcoin pada periode yang sama setelah peluncurannya.

    Balchunas menilai angka tersebut cukup mengesankan mengingat kondisi pasar Solana yang sedang mengalami penurunan harga.

    Biasanya, ETF yang diluncurkan saat harga aset dasar turun tajam akan kesulitan menarik dana investor.

    “Jika sebuah aset turun 57% dalam enam bulan pertama, biasanya hampir mustahil bagi ETF untuk tetap mendapatkan arus masuk dana,” kata Balchunas.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, resiliensi institusi di SOL jauh lebih kuat dari ritel. Meski harga lumat, inflow tetap stabil.

    “Ini sinyal kalau big money nggak peduli sama volatilitas jangka pendek dan lebih fokus ke akumulasi jangka panjang. SOL bukan cuma mainan memecoin lagi,” ungkapnya.

    Baca juga: Solana Tiba-Tiba Meledak 14%, Aktivitas Jaringan Jadi Pemicu?

    Pergerakan Dana ETF Masih Stabil

    Meski secara umum masih mencatat arus dana positif, ETF Solana sempat mengalami arus keluar bersih pertama dalam lebih dari satu bulan pada Kamis, dengan sekitar US$6 juta keluar dari enam produk ETF yang tersedia.

    Peristiwa tersebut terjadi sehari setelah ETF Solana mencatat arus masuk bersih sekitar US$19 juta.

    Hal ini menunjukkan bahwa meskipun minat investor masih kuat, volatilitas tetap terjadi dalam aliran dana ETF.

    Harga SOL Masih Tertekan

    Harga Solana sendiri masih berada jauh di bawah rekor tertingginya. Token ini sempat mencapai all-time high di sekitar US$293 pada Januari 2025 ketika tren memecoin mendorong aktivitas jaringan.

    Saat ini SOL diperdagangkan di kisaran US$88, atau sekitar 70% lebih rendah dari puncak tersebut.

    Sejak awal 2026, harga Solana juga telah turun hampir 30%, mencerminkan tekanan yang masih terjadi di pasar altcoin secara umum.

    Meski demikian, kuatnya arus dana ke ETF menunjukkan sebagian investor institusional masih melihat potensi jangka panjang pada ekosistem Solana.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana Pecahkan Rekor! Bitwise Raih Volume $55,4 Juta di Hari Pertama

    Peluncuran ETF Solana Staking (BSOL) oleh Bitwise menjadi tonggak baru dalam sejarah industri kripto. Dalam satu hari saja, produk ini mencatat volume perdagangan $55,4 juta, sekaligus memecahkan rekor peluncuran ETF kripto di tahun 2025.

    Tak hanya itu, dilaporkan Cointribune, dana ini diluncurkan dengan aset kelolaan (AUM) sebesar $223 juta, menandakan minat besar dari investor institusional terhadap Solana.

    Sementara banyak ETF altcoin lain masih berjuang, BSOL mencuri perhatian dengan strategi uniknya, 100% dana diinvestasikan dalam staking Solana, dengan target imbal hasil tahunan sekitar 7%. Keberhasilan ini juga menandai langkah berani Bitwise yang memanfaatkan momentum regulasi baru, setelah SEC memberi lampu hijau bagi bentuk staking tertentu untuk tidak diklasifikasikan sebagai sekuritas.

    ETF Solana Sebagai Tanda Pertumbuhan

    ETF ini bukan hanya sukses komersial, tapi juga simbol legitimasi staking di mata pasar tradisional. Solana kini resmi naik kelas ke arena Wall Street, bukan sekadar aset kripto spekulatif, tapi instrumen investasi teregulasi dengan hasil nyata. Di sisi lain, ETF Hedera (HBR) hanya mencatat volume $8 juta dan Litecoin (LTCC) sekitar $1 juta, jauh tertinggal di belakang Solana.

    Dengan pencapaian ini, Bitwise membuktikan bahwa dalam dunia ETF kripto, kelincahan dan waktu peluncuran yang tepat bisa mengalahkan raksasa seperti BlackRock. Solana kini bukan hanya proyek blockchain cepat, tapi juga wajah baru dari kolaborasi antara DeFi dan keuangan arus utama. Era baru staking telah dimulai, dan Solana memimpin jalannya.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana Pertama Resmi Disetujui Hong Kong, Awal Bull Run SOL?

    Hong Kong kembali membuat gebrakan di dunia kripto. Otoritas setempat resmi menyetujui ETF Solana (SOL) pertama di kawasan Asia, menandai langkah besar menuju adopsi aset digital yang lebih luas.

    ETF tersebut dijadwalkan terdaftar pada 27 Oktober 2025, dengan 100 unit per lot dan entri minimum sekitar US$100. Produk ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga Solana tanpa perlu memiliki token SOL secara langsung, langkah yang dinilai memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat inovasi aset digital di Asia.

    Detail dan Potensi ETF Solana

    ETF Solana ini akan bergabung dengan ETF spot Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) milik ChinaAMC, menjadikan Hong Kong salah satu yurisdiksi dengan regulasi paling progresif di dunia aset kripto.

    Sesuai pengajuan resmi, ETF ini akan mengenakan biaya manajemen sebesar 0,99%, sementara total rasio biaya tahunan (TER) termasuk biaya kustodian dan administrasi bisa mencapai sekitar 1,99%.

    Langkah ini memperluas peluang investasi bagi institusi dan investor ritel yang ingin menambah diversifikasi di aset kripto dengan eksposur yang diatur secara legal.

    Baca juga: Baru 2 Tahun Dirilis, Ponsel Kripto Solana Saga Resmi Pensiun, Kenapa?

    SOL Masih di Zona Manis, Target Naik hingga $400

    Menariknya, kabar persetujuan ETF ini datang ketika harga Solana (SOL) berada di US$186,24, turun tipis 0,25% dalam 24 jam terakhir menurut CoinMarketCap. Namun, analis justru melihat koreksi ini sebagai peluang emas.

    Dilaporkan AMBcrypto, seorang analis kripto menggambarkan situasi ini sebagai “zona manis” untuk SOL, dengan area beli ideal di bawah $200 dan target harga antara $300 hingga $400 dalam waktu dekat.

    “Harga masih berada di zona manis, tetapi tidak lama, minggu ini adalah waktu Anda sebelum pergerakan eksplosif berikutnya,” ujarnya.

    Optimisme ini muncul seiring momentum positif pasar kripto secara keseluruhan dan meningkatnya minat institusional terhadap aset berbasis blockchain.

    ETF Kripto Makin Ramai: VanEck dan Fidelity Ikut Panaskan Persaingan

    Persetujuan ETF Solana oleh Hong Kong terjadi di tengah aktivitas intens di sektor ETF global. Raksasa manajer aset VanEck baru saja mengajukan amandemen kelima untuk ETF Spot Solana, menandakan keseriusan mereka memasuki pasar ini.

    Sementara itu, ETF spot Bitcoin mencatat arus masuk mencapai US$477,2 juta, dengan IBIT milik BlackRock memimpin. ETF spot Ethereum juga mencatat arus masuk US$141,7 juta, dipimpin oleh Fidelity (FETH), menurut data dari Farside Investors.

    Arus masuk besar ini mencerminkan minat institusional yang terus meningkat terhadap instrumen investasi berbasis kripto, meskipun masih diwarnai ketidakpastian regulasi di beberapa negara.

    Sinyal Bullish untuk Solana

    Dengan ETF Solana resmi disetujui di Hong Kong dan potensi ETF Spot VanEck di ambang persetujuan, banyak analis percaya SOL sedang memasuki fase akumulasi besar-besaran.

    Jika momentum ini berlanjut, Solana bisa menjadi bintang altcoin berikutnya di siklus pasar kripto 2025, apalagi dengan dukungan ekosistem DeFi dan NFT yang terus berkembang di jaringannya.

    “ETF Solana bukan hanya produk baru, tapi katalis besar untuk legitimasi Solana di mata investor global,” tulis salah satu analis pasar.

    Dengan semua sinyal ini, satu pertanyaan besar muncul: Apakah ETF Solana akan menjadi pemicu bull run berikutnya di pasar kripto?

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta, Harga SOL Dijaga di Atas US$120

    Minat institusional terhadap aset kripto Solana (SOL) menunjukkan lonjakan signifikan. Data terbaru mencatat arus masuk (inflow) ETF Solana berhasil melampaui gabungan ETF Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), di tengah kondisi pasar kripto yang masih diliputi ketidakpastian.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Harga Solana saat ini bertahan stabil di atas level US$127 setelah mengalami fase konsolidasi selama sepekan terakhir. Meski tekanan bearish masih terasa, SOL tetap menarik minat investor institusi dalam jumlah besar.

    Sementara itu, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$89.000 dan Ethereum berada di sekitar US$2.950. Pasar kripto secara umum menunjukkan tanda-tanda pemulihan, meskipun sentimen masih dibayangi oleh penundaan pembahasan rancangan undang-undang kripto di Senat Amerika Serikat.

    Baca juga: 98.000 SOL Dijual, Tapi Harga Solana Tetap Bertahan di Atas $120

    Inflow ETF Solana Tembus US$11 Juta

    Baca juga: 98.000 SOL Dijual, Tapi Harga Solana Tetap Bertahan di Atas $120

    Berdasarkan data ETF terbaru, Solana mencatat net inflow lebih dari US$11 juta dalam sepekan terakhir. Angka tersebut melampaui total inflow ETF Bitcoin dan Ethereum pada periode yang sama.

    Dilaporkan Coingape, masuknya dana ini didorong oleh institusi besar seperti Fidelity, Grayscale, dan Bitwise. ETF Solana milik Fidelity (FSOL) menjadi penyumbang terbesar dengan inflow US$9,85 juta hanya dalam satu hari, sehingga total inflow kumulatif FSOL mencapai sekitar US$148 juta.

    Secara keseluruhan, ETF Solana kini memiliki net asset value (NAV) sebesar US$1,08 miliar, dengan rasio aset bersih mencapai 1,50%.

    Sebaliknya, ETF Bitcoin mencatat outflow sebesar US$38,53 juta, sedangkan ETF Ethereum mengalami penurunan lebih dalam dengan outflow US$64,86 juta. Kondisi ini mencerminkan pergeseran minat investor institusional ke Solana.

    Solana Pimpin Volume DEX Global

    Selain dari sisi ETF, Solana juga mencatat performa kuat di sektor aktivitas jaringan. Data dari Sosovalue menunjukkan volume perdagangan di decentralized exchange (DEX) Solana mencapai US$4,4 miliar dalam 24 jam, tertinggi dibandingkan blockchain lain yang hanya mencatat sekitar US$1,6 miliar.

    Capaian ini menempatkan Solana di posisi teratas, melampaui Binance Smart Chain (BSC) dan Ethereum, yang masing-masing mencatat volume sekitar US$318 miliar dan US$282 miliar. Lonjakan ini dinilai mencerminkan potensi pertumbuhan ekosistem Solana ke depan.

    Prediksi Harga Solana: Area Kritis Dipantau

    Dari sisi teknikal, harga SOL sempat turun ke US$127, melanjutkan tren koreksi dari level di atas US$130. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di angka 39,35, mengindikasikan pelemahan yang mendekati area oversold.

    Sementara itu, indikator MACD berada di level 0,30, mencerminkan sentimen negatif yang masih mendominasi. Pelaku pasar kini mencermati potensi sinyal pembalikan arah dalam waktu dekat.

    Level resistance terdekat berada di kisaran US$130 hingga US$140. Jika harga mampu menembus US$150, hal tersebut berpotensi menjadi sinyal kembalinya momentum bullish dalam jangka panjang. Namun, selama tekanan jual berlanjut, investor disarankan tetap waspada.

    Di sisi bawah, support utama berada di US$120. Apabila level ini gagal dipertahankan, harga Solana berpotensi melanjutkan pelemahan menuju US$110.

    Baca juga: Airdrop Hunter Ini Beli 100+ Solana Seeker dan Cuan 45M dari Airdrop


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com