Tag: ETH ATH

  • ETH Cetak ATH Baru, US$2.665, Altcoin Season Sudah Tiba?

    Aset kripto Ether (ETH) lagi-lagi mencetak all time high (ATH) baru. Altcoin Season sudah tiba dan ADA serta BTT siap jadi incaran?

    ATH terjadi pada 11 malam WIB kemarin, di kisaran US$2.665 (Rp38,6 juta).

    Spekulasi terhadap aset kripto saat ini memang tiada tanding. Baik pengguna Bitcoin dan Ether terus meningkatkan permintaan terhadapnya.

    Mereka juga tampaknya tak peduli soal biaya transfer yang juga sangat tinggi.

    Padahal biaya itu bisa berdampak pada naiknya biaya produksi DeFi dan aplikasi yang terkait lainnya, seperti NFT (Non-Fungible Token).

    Di atas itu semua, tingkat likuiditas dolar AS yang meningkat, memastikan menyumbang cukup besar atas kenaikan aset kripto, termasuk ETH.

    Awal Altcoin Season

    Sebagian besar juga menafsirkan, bahwa kenaikan ETH ini adalah awal dari Altcoin Season.

    Itu ditandai dengan naiknya 50 aset kripto dalam 90 hari terakhir, dibandingkan Bitcoin.

    Berdasarkan indeks Altcoin Season ini, dengan skor 80 kemungkinan saat ini adalah Altcoin Season.

    Pun ini terkait dengan potensi penurunan Bitcoin lebih lanjut pasca Tesla menjual Bitcoin-nya.

    Jika proyeksi Altcoin Season benar terjadi, maka sejumlah altcoin lain akan mengikuti jejak ATH ETH ini.

    Wajib juga diperhatikan sejumlah fakta fundamental di masing-masing kripto.

    Baca Juga: Harmony Adopsi Raze Network, Ini Dampak Terhadap Harganya

    ADA

    Sebut misalnya Cardano (ADA) yang pada Agustus mendatang akan meluncurkan smart contract perdana-nya.

    Itu yang memastikan akan banyak proyek kripto lain yang diterbitkan blockchain itu dan memastikan permintaan terhadap ADA akan meningkat terus.

    BTT Disantap

    Kemudian BitTorrent Token alias BTT di bawah blockchain Tron wajib disantap.

    Pasalnya mereka saat ini sedang mengebut meng-upgrade di BitTorrent File System (BTFS).

    Versi BTFS terbaru kelak memungkinkan file digital yang tersimpan di jaringan masih bisa dihapus.

    Faedahnya adalah agar file digital yang dicurigai hasil plagiasi di ranah NFT, bisa ditebas dengan mudah.

    Nah, fitur ini tidak dimiliki oleh Interplanetary File System (IPFS) yang digunakan di toko NFT seperti OpenSea dan Nifty Gateway.

    Ekosistem IPFS sendiri memiliki kripto Filecoin (FIL) yang harganya sudah naik ratusan persen sejak Februari 2021.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga ETH Akhirnya Tembus ATH, Bakal Naik Terus?

    Harga aset kripto Ether (ETH) akhirnya menembus all time high (ATH), US$1.439 (Rp20,2 juta). Selama setahun penuh, ETH sudah naik lebih dari 700 persen. Bakal naik terus?

    Pasar aset kripto yang agak galau, karena Bitcoin yang terus meluruh selama lebih dari sepekan terakhir, cukup terobati karena rivalnya, yakni Ether (ETH) akhirnya menembus ATH.

    Baca Juga: LINK Kembali Raih Harga Tertinggi! Ini Dia Penyebabnya

    Tepat pada Selasa, (19/1/2021), pukul 19:00 WIB, berdasarkan data di Bitstamp via Tradingview, ETH merangsek level US$1.439 (Rp20,2 juta).

    ETH ATH

    Level itu resmi mencetak rekor ATH baru, karena ATH lama, yakni US$1.415,49 sudah terlampaui. ATH lampau itu tercetak pada 13 Januari 2018, pada skala harian.

    ETH ATH

    Secara teknikal, karena ETH sukses mencetak rekor ATH baru, maka potensi penguatan harga sangat terbuka, sebagaimana yang sudah terjadi pada Bitcoin dan Chainlink (LINK).

    Maka, terhitung selama 1 tahun terakhir, harga aset kripto besar nomor dua setelah Bitcoin itu, tumbuh lebih dari 700 persen.

    ETH ATH

    Bullish Besar Sejak Oktober 2020
    Dalam skala harian, “sinyal beli” sudah tergambar sebelumnya pada 10 Oktober 2020, ketika harga ETH berada di level US$339, berdasarkan indikator Market Cipher.

    ETH ATH

    Sinyal itu lalu diperkuat ketika pada 21 Oktober 2020, MA20 menembus bawah MA50 dan harga berada di atas MA200.

    Koreksi Menyusul
    Masih pada skala harian, setelah kemarin mencetak ATH baru, berdasarkan indikator Squeeze Momentum, plot 347 menukik menjadi plot 240) dengan bar hijau tua yang mulai memendek.

    ETH ATH

    Indikator seperti itu menguatkan akan adanya potensi koreksi lebih lanjut dalam beberapa hari ke depan.

    Namun sekali lagi, secara teknikal, karena ETH sukses mencetak rekor ATH baru, maka potensi penguatan tinggi harga sangat terbuka. History repeat itself.



    Sumber : news.tokocrypto.com