Tag: ethereum 2021

  • Ethereum Raih Harga Tertinggi, Hati-hati Ada Potensi Koreksi

    Ethereum baru saja raih harga tertinggi di sekitar $1.549 di bursa Coinbase yang setara dengan Rp21.693.435 pada kurs Dolar Amerika hari ini.

    Terdapat beberapa sentimen yang mendorong harga Ethereum naik walau saat ini sedang terkoreksi kembali. Namun beberapa sentimen ini nampaknya akan membantu apresiasi di 2021.

    Ethereum Raih Harga Tertinggi Baru

    Harga Ethereum (ETH) baru saja menyentuh harga tertingginya setelah sebelumnya stagnan berkonsolidasi di pertengahan hingga akhir Januari 2021.

    Pencapaian ini merupakan pencapaian kedua di 2021 untuk Ethereum akibat sebelumnya di Bulan Januari, Ethereum juga berhasil mencapai harga tertinggi barunya di atas $1.400.

    Dikabarkan terdapat beberapa sentimen positif yang mendorong apresiasi ini untuk terjadi yang berasal dari faktor eksternal dan juga faktor internal.

    Penyebab Apresiasi ke Harga Tertinggi Baru

    Faktor pertama yang menjadi penyebab apresiasi nampaknya adalah pergerakan naik dari Bitcoin. Bitcoin baru saja naik sekitar 5% dari zona konsolidasi awalnya beberapa hari terakhir.

    Apresiasi tersebut nampaknya terjadi sebagian besar akibat Elon Musk yang menunjukkan sentimen positif terhadap Bitcoin. Sehingga mengingat korelasi harga Ethereum dan Bitcoin sangat kuat, Ethereum ikut naik.

    Baca juga:Rasio Bitcoin dan Stablecoin Turun, Bitcoin Naik Lagi?

    Namun, Ethereum juga memiliki beberapa faktor internal seperti jumlah nilai terkunci (TVL) yang naik hingga mencapai $28 Triliun protokol DeFi yang berbasis jaringan Ethereum.

    Jumlah ini menandakan kepercayaan pada Ethereum akibat TVL tersebut tidak dapat ditarik yang menandakan investasi jangka panjang.

    Grayscale juga menjadi salah satu penyebab apresiasi dengan pembukaan kembali pengelolaan Reksadana Ethereumnya setelah di Desember 2020 memberhentikan jasa tersebut.

    Persepsi Positif Walau Memiliki Potensi Koreksi

    Saat ini nampaknya akibat beberapa sentimen tersebut, Ethereum sedang memiliki persepsi positif, terutama untuk Tahun 2021.

    Namun, terdapat satu sentimen yang masih berpotensi negatif dan juga positif, yaitu peluncuran kontrak futures Ethereum oleh CME pada 8 Februari 2021.

    Kontrak ini seharusnya menjadi sentimen positif untuk Ethereum akibat semakin banyak pihak yang dapat masuk merasakan Ethereum terutama investor institusional.

    Kegunaan kontrak ini dapat dijadikan sebagai pengaman atau hedging sehingga Ethereum dapat memiliki sentimen baru dari kontrak derivatif tersebut.

    Namun, potensi sentimen negatif datang dari cerminan pergerakan Bitcoin yang jatuh harganya saat peluncuran kontrak futures dari CME terjadi.

    eth ATH

    Jika melihat pergerakan harga, umumnya setelah menyentuh harga tertinggi, Ethereum akan koreksi. Saat ini kemungkinan koreksi muncul jika daerah $1.500 dapat ditembus.

    Namun mengingat sebelumnya jika Indikator MACD masih naik walau RSI bergerak di zona overbought Ethereum masih bergerak naik, hal yang sama nampaknya akan terjadi.

    Baca Juga: Glassnode: Fundamental Bitcoin Masih Kuat

    Sehingga koreksi kecil kemungkinan terjadi menuju daerah antara $1.500 dan $1.430. Tetapi mengingat harga masih kuat naik, Jika batas atas pada $1.545 saat ini dapat ditembus, kemungkinan target berikutnya berada di sekitar $1.630 yang berada di titik 161,8% Fibonacci.

    Mengingat harga yang naik dari titik 61,8%, yang merupakan rasio emas, kemungkinan besar ke depannya apresiasi untuk Ethereum masih sangat kuat. Tapi saat ini tanggal 8 Februari 2021 perlu diwaspadai.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Bloomberg: Ethereum Akan Melebihi Bitcoin

    Pembaruan Ethereum sepertinya terus memberikan sentimen positif untuk Altcoin utama Ether (ETH), sehingga sinyal-sinyal penguatan yang lebih besar selain untuk harga telah bermunculan.

    Menurut analis Bloomberg, Mike McGlone, jika Bitcoin ingin mengejar pencapaian Ethereum tahun ini, target harganya akan cenderung menuju $100.000.

    Jika #Bitcoin mengejar kinerja #Ethereum tahun ini, harga crypto No.1 akan mendekati $100.000. Meskipun kami melihat Bitcoin di jalur itu, tampaknya hanya sedikit yang dapat menghentikan proses pembalikan Ethereum.

    Ethereum adalah jaringan blockchain open-source di mana aplikasi terdesentralisasi dan kontrak pintar dibangun.

    Baca Juga: Kerjasama Strategis Tomochain dan Tokocrypto

    Adopsi luas dari blockchain untuk pengembangan berbagai protokol sebagian besar telah menyebabkan kemacetan di jaringan, menimbulkan beberapa masalah yang melekat, termasuk biaya jaringan yang tinggi.

    Untuk mengatasi tantangan ini, pengembang di balik protokol harus memperkenalkan beberapa perubahan yang disebut Ethereum Improvement Protocols (EIPs).

    Yang terbaru memiliki nomor 1559, atau “Hard Fork London”. Pembaruan khusus ini telah aktif minggu lalu, dan memperkenalkan struktur biaya yang akan membantu mengurangi fluktuasi tinggi.

    Peningkatan EIP 1559 juga memperkenalkan elemen deflasi ke dalam koin Ether yang beredar, dengan total sekitar 21.065 token yang terbakar sejauh ini.

    Bitcoin tidak diketahui mengimplementasikan peningkatan ini. Migrasi akhir dari jaringan Proof-of-Work (PoW) saat ini oleh Ethereum ke jaringan Proof-of-Stake (Ethereum 2.0) yang akhirnya akan mengantarkan jaringan yang skalabel dan unggul yang dapat mendukung pertumbuhan jaringan secara memadai.

    Menurut Rekt Capital, ETH kemungkinan akan mencapai ATH karena kemungkinan akan melakukan U-Shaped grafik teknikal.

    Meski terdengar muluk, tetapi ini bukanlah pernyataan tanpa dasar yang menjurus ke omong kosong belaka.

    Baca Juga: PlanB: Bitcoin di Harga Ini akan Mengkonfirmasi Dorongan Ke ATH

    Ether memang berpeluang membalikan Bitcoin jika pertumbuhan dalam jaringannya terus bertumbuh, mulai dari NFT, DeFi, ataupun pertukarann terdesentralisasi seperti Uniswap. Kita lihat saja!



    Sumber : news.tokocrypto.com