Perkembangan pasar global yang dinamis menyebabkan permintaan akan lebih banyak barang dan jasa di seluruh dunia. Untuk memenuhi kebutuhan yang berkembang ini, produsen bertujuan untuk menciptakan produk dengan keunggulan kompetitif untuk memenuhi permintaan pasar dan dipromosikan melalui strategi promosi dan pemasaran yang efektif.
Pada tahun 2021, kinerja ekspor Indonesia telah mencapai rekor angka melampaui kinerja ekspor tertinggi pada tahun 2011. Pencapaian ini merupakan momentum pertumbuhan ekspor yang perlu dipertahankan dan digenjot di tahun-tahun mendatang. Penanganan efektif pandemi COVID-19 yang didukung program vaksinasi nasional berhasil menekan jumlah kasus baru di Indonesia.
Kondisi ini menjadi faktor optimistis, dan Kementerian Perdagangan RI kembali menghadirkanTrade Expo Indonesia 2022 dalam format hybrid. Ini akan memperluas eksposur peluang bagi eksportir Indonesia untuk berinteraksi dan bertransaksi dengan pembeli baik secara langsung maupun melalui media digital.
Trade Expo Indonesia tahun ini bertema:
“Strengthening Global Trade for Stronger”.
Dimana acara tersebut akan diselenggarakan sebagai berikut:
Hari: Rabu – Minggu
Tanggal: 19.10.2022 – 23.10.2022
Tempat: Jl. BSD Grand Boulevard No.1, Pagedangan, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten 15399
Acara ini adalah bagian dari acara G20 dengan tema B20 yang mengkhususkan program para pebisnis. Didukung dari berbagai kementrian dan di selenggarakan oleh Kementrian Perdagangan.
Sebagai agenda promosi tahunan, Trade Expo Indonesia 2022 akan menampilkan pameran, forum bisnis, konseling bisnis, dan business matching. Acara tersebut akan menampilkan beberapa paparan teknologi blockchain diantaranya: Web3, NFT, DAO, Metaverse, DeFI, GameFi, SocialFi, dan lainnya. Acara dan pameran ini juga bertepatan dengan event Kepresidenan G20 yang diadakan di Indonesia.
Pada hari pertama, Fovourse sebagai Event Organizer untuk Expo Blockchain dan Crypto, akan membuka hari pertama dengan menghadirkan beberapa pembicara dan juga penelis. Untuk lebih lengkapnya mengetahui para speaker dan panelis, dalam di liat pada link berikut ini.
Dalam kemitraan yang inovatif, Tokocrypto, crypto exchange terkemuka di Indonesia, dan IDNFT, sebagai komunitas penggemar NFT, bergabung untuk meluncurkan program Web3 on Campus. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjelajahi dan memahami potensi Web3, NFT, kripto, dan blockchain di berbagai bidang studi dan mendukung Tridharma Perguruan Tinggi serta memberikan sosialisasi dan edukasi tentang perkembangan industri tersebut di Indonesia.
Kampus pertama yang menjadi tujuan acara Web3 on Campus IDNFT x Tokocrypto adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. Acara ini telah terselenggara dengan sangat baik pada Senin, 29 Mei 2023 dengan jumlah peserta lebih dari 280 peserta, baik secara daring maupun luring. Peserta tersebut pun terdiri dari berbagai jurusan, mulai dari Manajemen Bisnis, Desain Komunikasi Visual, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Desain Interior, Desain Produk, dan berbagai jurusan lainnya.
CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis menjadi pembicara di Web3 on Campus – ITS Surabaya pada Senin, 29 Mei 2023. Sumber: Tokocrypto.
Sebagai pelopor industri blockchain di Indonesia, Tokocrypto berkomitmen untuk mendorong perubahan melalui desentralisasi, serta memperluas akses ke teknologi Web3 dan blockchain. Web3 on Campus di ITS Surabaya menjadi event pertama Tokocrypto bersama Binance Academy dan IDNFT.
“Web3, blockchain, dan aset kripto terus berkembang. Kami berjuang agar industri ini dapat membawa banyak perubahan dengan desentralisasi yang lebih luas, sambil memperluas akses dan manfaat bagi masyarakat secara umum. Melihat potensinya yang sangat besar, harapan saya teman-teman yang terlibat di Web3 on Campus dapat menjadi bagian dari industri bahkan mengembangkan proyek-proyek lokal yang berkualitas,” Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto.
Fokus Edukasi
Meskipun Indonesia memiliki lebih dari 17 juta investor aset kripto, Tokocrypto menyadari kebutuhan akan pendidikan dan literasi yang lebih baik. Yudho menekankan kesenjangan pengetahuan yang ada dan menyoroti pentingnya program pendidikan inklusif yang dapat menarik minat masyarakat terhadap aset kripto.
“Di Tokocrypto, edukasi dan literasi menjadi inti dari aktivitas harian kami. Kami percaya bahwa dengan menyediakan program pendidikan inklusif, kita dapat menumbuhkan minat dan pemahaman yang lebih besar tentang aset kripto di kalangan masyarakat umum,” tegasnya.
Budi Santosa, Founder IDNFT, menyampaikan harapannya bahwa program ini akan menciptakan lingkungan pembelajaran di mana mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dapat berinteraksi langsung dengan para ahli di bidang ini. Beliau menekankan, “Keberadaan program Web3 on Campus dapat memberi kesempatan bagi mahasiswa-mahasiswa di Indonesia untuk belajar langsung dari pakar NFT dan Web3. Dengan begitu, program ini dapat memperkenalkan jalur karir baru dan membuka kesempatan bagi para mahasiswa untuk memanfaatkan NFT, blockchain, crypto, metaverse, dan Web3 di kampus.”
Acara Web3 on Campus – ITS Surabaya pada Senin, 29 Mei 2023. Sumber: IDNFT.
Target program Web3 on Campus akan diselenggarakan ke lebih dari 10 universitas di Indonesia, selama tahun 2023 ini. “Harapannya program ini juga membuka jalur karir baru dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa,” tutur Budi.
Ada dua sesi yang diselenggarakan dengan berbagai pembicara yang berpengalaman di bidang Web3, Blockchain, Crypto, dan Metaverse. Sesi pertama dimulai dengan pembahasan Potensi Industri Web3, Blockchain, Crypto, dan Metaverse bersama Yanuar (Smart Contract Developer) dan Juliaja Soethahja (IT Project Manager Tokocrypto). Dilanjutkan dengan sesi kedua yaitu, mengenaiPotensi NFT sebagai industri kreatif baru yang dibawakan oleh Thomas Hanandry (Illustrator & NFT Creator) dan Akbar “Madwork” (Graphic Designer & NFT Creator).
Kunci Riset
Juliana Soetjahja, IT Project Manager Tokocrypto, menekankan peluang yang sangat luas yang ditawarkan oleh Web3 dan blockchain. Mengakui perkembangan industri yang terbatas di Indonesia, Juliana mengungkapkan, “Kita harus berusaha menjadi individu yang unggul tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat global, karena sektor-sektor ini menawarkan potensi yang besar.”
Juliana juga menyadari risiko yang terkait dengan industri blockchain dan Web3, terutama kurangnya regulasi yang memadai. Namun, beliau mendorong para pembelajar dengan mengatakan, “Meskipun benar bahwa blockchain dan Web3 belum memiliki regulasi yang komprehensif, tidak perlu takut untuk mengejar pengetahuan di bidang ini. Industri ini tetap terbuka dan kuncinya ada pada melakukan riset sendiri (DYOR).”
Seiring dengan prediksi bahwa Web3 dan blockchain akan menjadi inovasi industri terbesar dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang, kolaborasi antara Tokocrypto dan IDNFT bertujuan untuk melengkapi mahasiswa Indonesia dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk merangkul teknologi yang sedang muncul ini. Program Web3 on Campus tidak hanya akan membentuk tenaga kerja masa depan, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan dan pengembangan ekosistem blockchain di Indonesia.
“Women in Web3” menjadi topik hangat dalam perkembangan industri teknologi blockchain yang punya semangat keberagaman dan inklusivitas. Perempuan kini mempunyai peran yang kuat dalam pertumbuhan web3 dan blockchain, baik sebagai founder startup, developer, kreator dan lainnya.
Dunia web3 telah membuka peluang baru bagi semua orang untuk berpartisipasi dalam dunia teknologi yang lebih terbuka dan transparan. Namun, terlepas dari manfaat potensial dari teknologi baru ini, perempuan terkadang menghadapi tantangan unik di ruang web3.
Dari kurangnya keragaman dalam industri hingga bias gender, perempuan menghadapi kendala signifikan yang dapat mempersulit mereka untuk berkembang di dunia yang terdesentralisasi.
Berangkat dari semangat untuk meningkatkan keberagaman dan inklusivitas dalam industri teknologi dan memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi perempuan yang tertarik untuk memulai karir di web 3.0, Tokocrypto bersama Fempire menyelenggarakan talkshow “How Women Make the Leap into Web3“pada Senin, 20 Maret 2023 melalui YouTube Live.
Acara yang dikhususkan untuk merayakan International Women’s Day (IWD) ini mengundang beberapa pembicara perempuan yang ahli di bidang masing-masing. Di antaranya, Mutia Rachmi, Founder and CEO of Back2our; Vanny Bananow, NFT Creators from Bananow; dan Juliana Soetjahja, IT Project Manager of Tokocrypto. Selama acara dimoderatori oleh Rahmani Nitiyudo, Co-Founder Fempire.id.
“Masuk ke dalam dunia web3 ini adalah momen di mana saya berpikir, kalau ini terbuka sekali untuk para perempuan, untuk datang ke web3 mengenal seperti apa verse ini buat kita. Dan kita bisa jadi apa saja. Kita tidak harus menjadi orang lain. Jadi ini adalah momen yang sangat bagus bagi kita semua sebagai perempuan untuk belajar tentang teknologi juga,” kata Vanny.
Karier di Web3
Tokocrypto bersama Fempire menyelenggarakan talkshow “How Women Make the Leap into Web3″pada Senin, 20 Maret 2023 melalui YouTube Live. Sumber: Tokocrypto.
Boston Consulting Group (BCG) dan People of Crypto Lab melakukan riset untuk melihat keragaman gender dari pendiri dan investor Web3 . Studi tersebut menggunakan database dari Crunchbase yang terdiri dari hampir 2.800 peserta global.
Hasilnya mencolok. Hanya 13% startup Web3 menyertakan pendiri perempuan, dan hanya 3% perusahaan yang memiliki tim khusus perempuan. Mengenai perusahaan yang telah mengumpulkan lebih dari US$ 100 juta, tidak ada tim pendiri yang semuanya perempuan. Semua statistik ini lebih buruk dari rata-rata untuk startup pada umumnya.
Sementara pangsa perempuan lebih tinggi sekitar 27% di perusahaan Web3, mereka sering ditemukan dalam peran nonteknis, seperti sumber daya manusia (SDM) dan pemasaran. Hal ini yang menjadi tantangan bagi Juliana yang bekerja di bidang teknis sebagai IT Project Manager di Tokocrypto.
“Satu hal yang menjadi tantang selama berkarier di Tokocrypto itu waktu masuk membuat project NFT platform. Jadi benar di awal itu bingung, web3 ini apa? Terus dibuat platform NFT, jadi banyak pertanyaan in my mind. Terus semakin menyelami, semakin seru,” kata perempuan yang akrab disapa Juju.
“Teamwork dan environment team (Tokocrypto) yang sangat mendukung. Temen-temen di team product dan tech terutama sangat membantu dan membimbing saya untuk selalu terus berkembang,” ungkap Juju.
Saat Web3 terus berkembang, stigma terhadap perempuan di industri teknologi mengalami perubahan. Mutia Rachmi memberi saran bagi para perempuan yang ingin serius untuk mendalami dunia web3, baik sebagai jalan karier atau berkarya. Menurutnya, ubah pola pikir atau mindset yang membuat diri takut untuk berkembang.
“Kita harus tahu dulu kekuatan kita. kalau kita terjebak dalam stigma, bahwa perempuan tidak cocok masuk ke tech industry. Jika kita bisa, mungkin barrier akan lebih mudah untuk menjadi bagian industri ini,” jelas Mutia.
Aset kripto, NFT, metaverse, dan DeFi, semuanya didukung oleh teknologi blockchain, menunjukkan meningkatnya popularitas adopsi kripto di seluruh dunia. Kripto dan blockchain harus menguntungkan semua individu dengan menciptakan lebih banyak peluang kerja, menghilangkan hambatan terhadap kemandirian finansial dan sarana lain bagi orang-orang dari latar belakang dan pengalaman yang berbeda.
“Pemerintah menjadi kunci melihat potensi teknologi (web3) dan pihak swasta mengembangkan produknya lebih baik lagi, maka perkembangan akan melesat. Perempuan sudah berkontribusi di blockchain dan lebih spesifik lagi kripto. Adopsi kripto awal industri berkembang. Masyarakat awam yang paham terkait kripto dan blockchain maka trennya semakin positif,” tutur Mutia.
Teknologi Blockchain telah mencipatakan lapangan kerja baru di era digital saat ini. Hal yang menjadi banyak pertanyaan adalah skill apa yang dibutuhkan untuk masuk ke industri blockchain yang masih tergolong baru, terutama bagi fresh graduate.
Berbicara tentang blockchain yang menjadi tren terbaru, bisa melihat banyak perusahaan di seluruh dunia sudah menginvestasikan jutaan untuk teknologi ini. Jika ingin memposisikan diri menjadi yang terdepan di masa depan, harus memahami blockchain dan mendapatkan talenta terbaik.
Seperti halnya teknologi atau pasar baru, menemukan pengembang blockchain yang sempurna dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat dapat menjadi tantangan bagi pemberi kerja. Padahal peluang ekonomi sangat besar bahkan menurut riset, industri blockchain dapat mencapai total kapitalisasi pasar sekitar US$ 163,8 miliar pada tahun 2029.
Butuh Talenta
Event ZOOMINAR “Blockchain 101” bersama Binance Academy, Digitalogi & Coinfolks pada Kamis (16/2). Sumber: Tokocrypto.
Pencarian online untuk pertanyaan seperti “Apa itu teknologi blockchain?” dan “peluang karir blockchain” telah meningkat secara konsisten dalam data pencarian Google. Pengeluaran di seluruh dunia untuk solusi blockchain mencapai US$ 11,7 miliar pada tahun 2022 dan dapat meningkat menjadi US$ 19 miliar pada tahun 2024. Teknologi Blockchain dapat membantu lembaga keuangan dalam menghemat hampir US$ 12 miliar per tahun.
Praktisi Blockchain, Ali Akbar, mengatakan secara umum saat ini marak seseorang yang masuk dunia blockchain melalui trading kripto. Berangkat dari itu, akan timbul rasa penasaran akan manfaat dan adopsi teknologi blockchain yang luas.
“Biasanya orang yang masuk ke blockchain itu untuk trading. Tapi sekarang siapa pun bisa belajar. Orang (lulusan) dari marketing bisa belajar blockchain. Developer bisa coding boleh masuk blockchain. Hal penting adalah selalu belajar dan pahami apa yang dipelajari. Akses belajar tentang blockchain sangat terbuka saat ini,” Kata Ali dalam acara Zoombinar “Blockchain 101” yang digelar Kamis (16/2).
Aspek terpenting dalam memilih tempat belajar teknologi blockchain akan fokus pada hasil pembelajaran mereka. Akankah kursus blockchain membantu seseorang mencapai manfaat apa pun untuk karier di blockchain?
Kursus yang pilih untuk mempelajari dasar-dasar blockchain hanya dapat menawarkan manfaat untuk memulai perjalanan. Setelah dasar-dasarnya, diperlukan juga untuk mendalami konsep teknis dan berbagai komponen penting dalam ekosistem blockchain.
Semua konten edukasi terkait blockchain yang lengkap tersedia di Binance Academy. Adam Smurthwaite, Growth Manager Binance Academy, menjelaskan pada dasar skill atau keterampilan yang dibutuhkan oleh industri blockchain sama dengan industri lainnya di era web 2.0.
“Hampir semua pekerjaan yang ada sekarang di zaman web 2.0 akan ada juga di era web 3.0. Secara keseluruhan kita akan melakukan hal yang sama dan membutuhkan skill yang sama seperti sekarang. Terlebih kamu yang gemar coding dan menjadi developer akan memiliki jalan yang mudah untuk mengerti blockchain,” jelas Adam di acara yang sama.
Untuk memulai mempelajari tentang blockchain dan aset kripto bisa menggunakan platform Binance Academy. Platform edukasi tersebut memiliki misi untuk memberikan edukasi mengenai potensi transformatif dari aset kripto dan teknologi blockchain.
Binance Academy menawarkan lebih dari 280 artikel dan sejumlah video yang mencakup segala hal mulai dari keamanan komputer hingga ekonomi, yang tersedia dalam 21 bahasa. Panduan tersebut dibuat untuk memperkenalkan kepada semua orang secara ringan beberapa konsep utama yang dibutuhkan untuk memulai perjalanan di dunia teknologi blockchain.
Perkembangan aset kripto di Indonesia terus meningkat secara eksponensial dalam dua tahun terakhir. Menurut data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, jumlah investor kripto telah mencapai 16,55 juta pelanggan di akhir November 2022, naik dari 11 juta di 2021.
Sementara, dari segi nilai transaksi, sampai akhir November 2022, nilai transaksi kripto di Indonesia sebesar Rp 296,66 triliun. Memang ada penurunan dari tahun 2021 yang mencapai Rp 859,4 triliun, tapi nilai transaksi tersebut masih tercatat lebih besar dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 64,9 triliun.
Tren investasi aset kripto kini sudah menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat dari berbagai usia dan profesi. BAPPEBTI memaparkan demografi investor kripto di Indonesia didominasi kelompok usia 18–24 tahun, yaitu sebesar 32 persen; kelompok 25–30 tahun 30 persen; dan kelompok 31–35 tahun 16 persen.
Adapun berdasarkan kelompok profesi, presentasi karyawan swasta mendominasi sebesar 28 persen, wiraswasta 23 persen, dan pelajar/mahasiswa 18 persen. Dengan kata lain, investasi kripto di Indonesia banyak diminati oleh generasi millenial dan Gen Z yang statusnya sebagai pelajar dan first jobber.
Demografi investor kripto di Indonesia berdasarkan usia. Sumber: BAPPEBTI, 2022.Demografi investor kripto di Indonesia berdasarkan profesi. Sumber: BAPPEBTI, 2022.
Terkait dengan hal ini, Yudhono Rawis, Interim CEO Tokocrypto, menjelaskan tingginya animo generasi muda dalam berinvestasi aset kripto didorong oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah barrier to entry yang sangat kecil dan kemudahaan akses ke platform investasi kripto. “Adanya kecanggihan teknologi dan keterbukaan informasi dan tingginya animo masyarakat untuk memilih kripto sebagai salah satu aset atau alternatif atas instrumen investasi konvensional akan semakin tinggi di waktu mendatang.”
Tantangan Ekosistem Aset Kripto
Pertumbuhan ini tidak bisa lepas dari tantangan yang dihadapi oleh para pelaku usaha di industri aset kripto. Perlu diketahui, aset kripto masih tergolong baru di Indonesia. Menurut Yudho, situasi pandemi COVID-19, penetrasi penggunaan smartphone dan internet yang tinggi menjadi faktor pendorong pertumbuhan investasi aset kripto di Tanah Air.
“Kini, aset kripto sudah dipercaya oleh banyak investor ritel di Indonesia yang sebelumnya terlebih dahulu masuk ke instrumen saham dan reksadana. Prospek imbal hasil yang tinggi dan kemudahan untuk berinvestasi menjadi daya tarik utama kripto,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yudho mengungkap tantangan yang harus diperhatikan untuk menjadikan industri kripto ini sehat, yaitu terkait edukasi dan literasi. Banyak masyarakat di Indonesia belum sepenuhnya memahami investasi aset kripto, seperti cara memulai hingga strategi untuk mendapatkan profit. Di samping itu, sering terjadi penipuan investasi bodong yang berkedok aset kripto, sehingga membuat citra industri ini menjadi negatif.
Peran Tokocrypto
Sebagai salah satu crypto exchange terbesar dan terdaftar resmi di BAPPEBTI Kementerian Perdagangan, Tokocrypto senantiasa selalu mendorong perkembangan industri aset kripto di Indonesia. Saat ini, Tokocrypto memiliki lebih dari 2 juta pengguna dan terus mengalami peningkatan.
“Tokocrypto tetap berkomitmen menjaga agar iklim pertumbuhan industri bisa sustainable dan sehat dengan berkolaborasi bersama para mitra, institusi pendidikan, dan seluruh stakeholders untuk meningkatkan edukasi dan literasi. Program yang sudah berjalan adalah membuat kelas online, webinar, dan memproduksi konten edukasi untuk social media,” tutur Yudho.
Semangat membangun industri aset kripto tidak hanya hadir dari pelaku usaha yang terjun langsung saja, melainkan juga para mitra. Seperti yang dilakukan oleh Tokocrypto yang terus menjalin kemitraan strategi dengan berbagai pihak, salah satunya Xendit. Dengan dukungan Xendit sebagai payment gateway, Tokocrypto dapat menghadirkan pengalaman transaksi yang nyaman, mudah, dan fleksibel bagi setiap pengguna.
Salah satu keunggulan dari investasi aset kripto dibandingkan dengan instrumen lainnya adalah kemudahan transaksi. Untuk memulai investasi kripto, investor tidak diharuskan memiliki rekening bank untuk membuat akun atau wallet di platform. Investor bisa melakukan deposit menggunakan berbagai channel pembayaran melalui mitra payment gateway, seperti Xendit dan akan langsung masuk ke saldo akun pengguna.
Xendit sebagai perusahaan financial technology (fintech) yang menyediakan solusi pembayaran cepat, mudah, handal, dan aman bagi para pelaku usaha di Indonesia menjadi mitra pembayaran digital yang aman dan nyaman untuk platform investasi khususnya kripto di Tokocrypto. Kolaborasi Tokocrypto dan Xendit menghasilkan berbagai macam kemudahan, terutama kemudahan pembayaran dengan penyediaan layanan pembayaran digital melalui Virtual Account dan e-wallet.
“Sebagai Penyelenggara Jasa Pembayaran digital yang berlisensi, Xendit mendukung pertumbuhan minat investasi aset kripto di Indonesia baik itu melalui solusi pembayaran yang fit to market maupun upaya edukasi ke masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Tokocrypto kami berharap dapat bersama sama meningkatkan literasi dan juga pengalaman investasi aset kripto yang lebih mudah, seamless dan tentunya tetap aman untuk masyarakat,” ungkap Tessa Wijaya, Co Founder & COO Xendit.
Kolaborasi Tokocrypto dan Xendit tidak hanya mengembangkan inovasi fitur yang dapat memberikan kemudahan pengguna, tetapi juga menjalankan program edukasi bersama dari pemanfaatan investasi kripto.
“Upaya berkelanjutan tetap pada komitmen kami untuk fokus pada peningkatan penetrasi aset kripto dan edukasi masyarakat. Kami berkolaborasi dengan mitra kerja, salah satunya Xendit dapat mempermudah akses investasi aset kripto dari segi pelayanan pembayaran dan meningkatkan edukasi,” terang Yudho.
Salah satu kolaborasi yang telah dilakukan adalah dengan memperkenalkan investasi kripto melalui “Trading Class Master” yang telah dilakukan pada 10-18 Desember 2022 dan diikuti oleh puluhan peserta secara online. Ada juga networking event di T-Hub by Tokocrypto, Jakarta yang berlangsung pada 17 Desember 2022. Melalui program ini diharapkan para investor pemula dan komunitas kripto di Indonesia bisa mendapatkan edukasi terkait analisa trading dan selalu melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi.
Berdasarkan data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), pertumbuhan transaksi kripto di Indonesia terus meningkat pesat. Dari Januari hingga September 2024, nilai transaksi kripto mencapai Rp426,69 triliun, melonjak 351,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, jumlah pengguna kripto juga mengalami lonjakan, mencapai total 21,28 juta pengguna, termasuk penambahan 380 ribu pengguna baru pada bulan terakhir.
Lebih dari itu, Indonesia berhasil memperkuat posisinya di ruang aset digital global. Laporan dari perusahaan analitik blockchain, Chainalysis, bertajuk ‘The 2024 Global Crypto Adoption’ mengungkapkan pada tahun 2024, Indonesia berada di peringkat ketiga untuk adopsi kripto di dunia, naik empat tingkat dari tahun lalu yang berada di peringkat ketujuh. Posisi ini menunjukkan kemajuan signifikan, dengan Indonesia berada di atas Amerika Serikat, Vietnam, Ukraina, dan Rusia, yang masing-masing menduduki peringkat keempat hingga ketujuh dunia.
Berdasarkan laporan Bank Indonesia, kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada triwulan III 2024 tetap tumbuh didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Transaksi digital banking tercatat 5.666,28 juta transaksi atau tumbuh sebesar 34,43% (yoy), sementara transaksi Uang Elektronik (UE) tumbuh 29,11% (yoy) mencapai 4.001,11 juta transaksi.
Kolaborasi OCBC dan Tokocrypto
Melihat potensi dan peluang dari kedua hal diatas, menjadi dasar terealisasinya kolaborasi perdana antara PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC), dengan Tokocrypto, platform exchange kripto no. 1 berlisensi Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) di Indonesia melalui peluncuran Co-Branding Card OCBC dan Tokocrypto “Kartu Global Debit Tokocrypto”.
Inisiatif ini dirancang untuk menarik minat segmen generasi muda, komunitas Web2, dan Web3 dengan beragam manfaat dan fitur unggulan. Melalui kartu global debit ini, nasabah memiliki solusi pembayaran yang praktis dengan keuntungan bertransaksi lintas negara tanpa repot, mengatasi hambatan konversi mata uang asing secara otomatis.
Chinni Yanti Tjhin, Retail Proposition Division Head OCBC menyampaikan, “Kolaborasi ini semakin memperkuat komitmen OCBC untuk lebih relevan dengan berbagai target market, termasuk para generasi muda Indonesia. Dengan menggunakan kartu Global Debit Tokocrypto, nasabah bisa menikmati gaya hidup yang kekinian namun tetap memiliki kondisi keuangan yang fit dengan menjadi smart-spender. Apalagi kartu ini dilengkapi dengan fitur multi-currency, 12 mata uang dalam 1 rekening di antaranya IDR, USD, AUD, SGD, JPY, EUR, HKD, CHF, NZD, CAD, GBP, dan CNH yang dapat mempermudah nasabah pada saat bepergian ke luar negeri. Tak hanya itu, kami juga menyediakan program dan promo yang menarik khusus untuk nasabah OCBC dan Tokocrypto pemegang kartu global debit ini.“
Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto dan Chinni Yanti Tjhin, Retail Proposition Division Head OCBC. Sumber: Tokocrypto.
Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto, mengatakan, “Kolaborasi ini adalah langkah penting dalam menghubungkan sektor perbankan dan industri kripto di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan manfaat serta pengalaman terbaik bagi nasabah kami. Melalui peluncuran kartu global debit ini, kami ingin memenuhi kebutuhan nasabah Tokocrypto yang sebagian besar berasal dari generasi milenial dan Gen Z, yang selalu tertarik pada hal-hal baru dan mengikuti tren. Bagi mereka, investasi kripto telah menjadi bagian dari gaya hidup dan cara mereka mengelola keuangan.”
Kemudahan dan Kenyamanan Bertransaksi di Seluruh Dunia
Kartu Global Debit Tokocrypto ini memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara global dengan merchant dan ATM yang berlogo MasterCard, Cirrus dan Maestro. Kartu ini menjadi salah satu opsi yang praktis dan ekonomis untuk berbagai kebutuhan transaksi lintas negara, baik itu pembelian maupun penarikan tunai, tanpa biaya tambahan konversi mata uang asing untuk 12 mata uang utama. Kartu global debit ini juga dilengkapi dengan fitur contactless, sehingga nasabah bisa tinggal tap/dip kartu pada saat mereka belanja atau keluar masuk MRT di luar negeri. Dengan kartu global debit ini, nasabah juga dapat menikmati bebas biaya tarik tunai di seluruh jaringan ATM OCBC di Singapura, Malaysia dan Hongkong.
Dalam kerja sama ini, OCBC dan Tokocrypto mengadakan program spesial “Kasih Cashback Anti Holdback” di mana seluruh nasabah yang memiliki Kartu Global Debit Tokocrypto berkesempatan untuk mendapatkan cashback hingga Rp475.000, selama masa promosi yaitu 19 November 2024 – 30 April 2025. Caranya mudah, nasabah hanya tinggal melakukan transaksi di offline merchants, top up di aplikasi Tokocrypto, dan melakukan subscription di merchant pilihan OCBC.
Untuk nasabah baru akan mendapatkan cashback untuk transaksi pertama, cashback untuk top up di aplikasi Tokocrypto dan Cashback di merchant subscription pilihan OCBC. Selalu gunakan kartu global debit OCBC x Tokocrypto untuk mendapatkan banyak keuntunganya. Inisiatif Co-Branding Card Tokocrypto dan OCBC ini diharapkan mampu menjadi jembatan awal kolaborasi antara industri perbankan dan industri aset kripto serta mendorong peningkatan adopsi aset digital dan semakin memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang inovatif. Dengan menghadirkan pilihan bertransaksi yang lebih modern dan aman, Tokocrypto dan OCBC berupaya untuk mendukung kebutuhan generasi muda dalam menjadikan investasi kripto sebagai bagian dari gaya hidup masa kini.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Indonesia kini sedang menjadi pusat perhatian bagi penggemar dan komunitas kripto di Asia. Pasalnya selama tanggal 25-26 Agustus 2022, digelar acara Coinfest Asia yang di hari pertamanya sukses mendatangkan lebih dari 1.000 peserta yang antusias dengan perkembangan kripto, blockchain, NFT hingga web3.
Coinfest Asia sendiri adalah acara yang diadakan oleh Coinvestasi, portal berita kripto dan blockchain anak perusahaan dari Indonesia Crypto Network (ICN). Festival ini fokus pada masa depan aset kripto dan web3 di Asia.
Head of Coinvestasi, Felita Setiawan, menjelaskan diadakan dalam bentuk festival, Coinfest Asia bertujuan untuk menjadi platform bagi para penggemar aset kripto, pemimpin industri, serta eksekutif untuk berkumpul dan berdiskusi untuk membangun masa depan aset kripto dan teknologi blockchain di Asia.
“Tahun ini kita bawa konsep yang berbeda, tapi belum ada yang mengangkat konsep yang lebih fun, kita piker untuk crypto dibuat lebih santai, karena di sini pusatnya kita untuk dapat network dan insight, karena lebih nyaman dan berkoneksi dengan yang lain, dan rencananya kita akan buat ini rutin setiap tahun dan bisa lebih baik lagi,” kata Felita dalam keterangan resminya.
Coinfest Asia 2022 digelar selama tanggal 25-26 Agustus 2022 di Cafe del Mar Bali. Foto: TZ APAC (@TzApac).
Coinfest Asia 2022 diselenggarakan di Cafe del Mar Bali pada 25-26 Agustus 2022. Di hari pertama penyelenggaraannya terbilang sukses dengan kehadiran lebih dari 1.000 peserta baik dari dalam dan luar negeri.
Mereka terdiri dari penggemar, penggiat, hingga pemain industri kripto yang mendapatkan pengalaman menyenangkan di Coinfest Asia ini dengan memperoleh wawasan dan koneksi, yang diharapkan bisa menjadi peluang untuk memperluas adopsi kripto.
Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti, Tirta Karma Sanjaya, mengatakan Coinfest Asia menjadi salah satu acara yang luar biasa di tingkat Asia dan banyak sekali pembicara dari luar negeri yang terlibat dalam industri aset kripto.
“Saya harap Coinvestasi akan terus menyelenggarakan acara-acara positif seperti ini juga bisa memberikan literasi, dan edukasi aset kripto,” ujarnya.
Coinfest Asia 2022 digelar selama tanggal 25-26 Agustus 2022 di Cafe del Mar Bali. Foto: TZ APAC (@TzApac).
Beberapa pembicara yang mengisi berbagai sesi tersebut adalah Jeth Soetoyo, CEO PINTU; Yos Ginting, Ketua Kadin; Tirta Karma Senjaya, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti; Tung Li Lim. Senior Advisor Elliptic; Rahul Advani. Policy Director APAC Ripple; Sagar Sarbhai, Head Of Business Solutions & Advisory Fireblocks, dan lain sebagainya.
Coinfest Asia 2022 juga didukung oleh Coindesk, Fireblocks, Enjinstarter, KunciCoin, Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Blockchain Alliance, Aspakrindo, dan Blockchain Association Singapore (BAS).
Sebuah laporan riset Deloitte menyebutkan sektor NFT masih terus tumbuh, meski industri kripto sedang bear market.Deloitte memprediksi sektor NFT akan berkembang dalam hal popularitas dan keberagaman, serta yang lebih penting, di atas basis fundamental yang kuat ketimbang sebatas pertumbuhan spekulatif seperti yang terjadi tahun lalu.
Semangat membangun ekosistem NFT ini yang menjadi dorongan hadirnya acara NFT Bira yang akan digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022. NFT Bira adalah acara NFT yang diselenggarakan oleh Mythical Beings & GaiaOne Project.
NFT Bira merupakan salah satu acara komunitas NFT terbesar yang digelar di Indonesia pada tahun ini. Acara ini bertujuan untuk menciptakan ruang bagi individu yang ingin mengeksplorasi kemungkinan untuk memasukkan teknologi Web3 ke dalam kehidupan, seperti NFT dan kripto.
Event NFT Bira siap digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan
pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022.
Acara NFT Bira yang akan berlangsung selama seminggu ini yang akan fokus pada pertumbuhan komunitas di seluruh dunia yang berusaha mengintegrasikan teknologi Web3 untuk meningkatkan kehidupan manusia.
Menariknya, rangkaian acara nanti tidak hanya membahas soal teknologi Web3 maupun blockchain, namun adanya juga topik utama seputar berhubungan kembali dengan alam, mindfulness, dan membangun ekonomi komunitas berkelanjutan yang dapat diikuti oleh semua orang.
Karena project NFT Mythical Beings terlibat langsung dengan proyek restorasi karang dan pengumpulan sampah di Tanjung Bira melalui GaiaOne Project, salah satu fokus utama NFT Bira adalah menyebarkan kesadaran akan teknologi blockchain dan NFT kepada masyarakat lokal Sulawesi Selatan.
Event NFT Bira siap digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan
pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022.
Ada juga kegiatan Mindfulness In The Metaverse Workshop yang bisa ikuti semua peserta untuk latihan pernapasan, yoga, meditasi dan lainnya yang bisa membuat jiwa lebih tenang dan damai dalam melintasi ruang digital yang tumbu dengan cepat ini.
Tak ketinggalan ada NFT Bira Sound For The Ocean Concert yang menyebarkan kesadaran dan penghargaan serta merayakan cinta untuk itu dan lingkungan. Nantinya ada performancemusic dari Rizcky de Keiser, Dvy, dan Dasha Logan.
Cara Ikut NFT Bira
NFT Bira bisa menjadi salah satu acara komunitas Web3 yang paling diantisipasi pada tahun 2022. TokoMall, NFT marketplace pertama di Indonesia pun turut menyemarakan acara ini dengan menghadirkan workshop mengenai kultur NFT dan perkembangannya di scene lokal.
Event NFT Bira siap digelar di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan
pada tanggal 29 Agustus-3 September 2022.
Bagi kamu yang tertarik ingin menghadir acara NFT Bira ini sudah bisa registrasi dengan perlu menjadi holder 1 NFT Mythical Beings untuk menghadiri semua kegiatan dan workshop.
Paket akomodasi untuk mengikuti acara secara penuh pun tersedia dan bisa simak detailnya melalui linkini.
Donasi yang terkumpul diserahkan dalam bentuk kebutuhan sekolah dan dukungan biaya terapi
Setelah menjalani kampanye “Kado Lebaran” selama bulan Ramadan, TokoCare bersama BeKind dan WeCare.id menyalurkan donasi yang terkumpul kepada anak-anak kurang mampu dengan kebutuhan khusus dan/atau kondisi medis khusus dalam bentuk kebutuhan sekolah dan biaya terapi. Donasi yang berhasil dikumpulkan akan dibagikan ke 200 anak kurang mampu yang ada di Yayasan Biruku Indonesia (Bandung), Yayasan Sehati (Bali), dan Yayasan Bina Putra (Bogor).
Program Kado Lebaran ini merupakan kolaborasi TokoCare, BeKind, dan WeCare.id untuk hadir dan membantu anak – anak kurang mampu dengan kebutuhan khusus dimana donasi dikumpulkan melalui beberapa cara yaitu donasi dalam Rupiah melalui laman WeCare.id, donasi dengan kripto melalui BeKindHub, juga donasi dengan transaksi NFT di laman TokoMall dengan mengoleksi karya dari beberapa kreator yang bekerjasama seperti Yuki Kula, Pedro Oscar, dan Heyaprillia.
Pada acara seremoni di Yayasan Biruku Indonesia (13/5), Nanda Ivens, Chief Marketing Officer Tokocrypto mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat khususnya para donatur yang telah berpartisipasi dalam program Kado Lebaran tahun ini. “Melalui program ini, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan anak-anak untuk turut merasakan kehangatan dan kemeriahan Hari Raya.”
“Program ini juga menjadi langkah awal kami bersama BeKind dan WeCare.id untuk mendorong pemanfaatan blockchain dalam pelaksanaan CSR. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi baik yang terlaksana dengan kedua partner dalam menjalankan program Kado Lebaran ini. Kami juga senang sekali melihat respon positif masyarakat yang mau berpartisipasi dalam donasi ini melalui koleksi karya NFT di TokoMall,” tambah Nanda.
Fajar Jasmin, CEO dari BeKind, mengatakan, “Program ini dapat berjalan baik atas kolaborasi bersama dengan TokoCare dan WeCare.id. Kami harap kedepannya akan lebih banyak program yang bisa dihadirkan untuk membantu isu sosial di Indonesia melalui pemanfaatan kripto dan blockchain.”
Gigih Septianto, Co-Founder & CEO WeCare.id juga menambahkan, “Senang sekali bisa menjalankan program ini bersama TokoCare dan BeKind, juga bisa memenuhi kebutuhan anak – anak dengan kebutuhan khusus di beberapa yayasan di Indonesia. Harapannya kita bisa hadir dan menjangkau lebih banyak lagi pihak yang membutuhkan uluran tangan kita.”
Donasi dengan memanfaatkan blockchain memang masih terbilang sangat baru, namun dengan kolaborasi ini diharapkan akan menjadi sebuah awal dari banyak kolaborasi berbagi kebaikan lainnya. Info lebih lanjut, bisa dilihat di www.care.tokoverse.io.
Investasi aset kripto kini sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Tak tanggung-tanggung pertumbuhan jumlah investornya meningkat secara eksponensial setiap tahunnya.
Tercatat pertumbuhan investasi aset kripto telah mencapai 12,4 juta investor per Februari 2022. Padahal pada akhir tahun 2020, hanya ada sekitar 4 juta investor. Selain itu dari sisi nilai transaksinya tak main-main hingga Februari 2022 lalu, telah mencapai lebih dari sudah mencapai Rp 83,8 triliun.
Perdagangan aset kripto sendiri sudah legal atau resmi di Indonesia sejak tahun 2019 lalu. Transaksi kripto berada bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian perdagangan. Kripto pun tergolong aset komoditi, bukan mata uang sebagai alat pembayaran.
Ilustrasi tips investasi aset kripto agar selalu cuan.
Melihat pertumbuhan yang signifikan tersebut, terkadang masih saja ada sebagian masyarakat yang ragu untuk memulai investasi kripto. Mereka terjebak dengan stigma negatif, seperti kripto identik dengan penipuan dan banyak platform exchange yang ilegal.
Di sisi lain, masyarakat pun masih perlu banyak belajar mengenai aspek aset kripto, mitigasi risiko, dan fungsinya sebagai produk investasi. Aset kripto memiliki tingkat volatilitas yang tinggi, sehingga menjadikannya instrumen investasi tergolong high risk, high return.
Dalam investasi kripto sendiri, ada beberapa jenis koin/token yang diperdagangkan. Selain Bitcoin, ada pula Ethereum, Binance Coin, Cardano, Solana, Tether, XRP, Polkadot, Dogecoin dan beberapa jenis kripto lainnya.
Cara Mudah Investasi dan Trading Kripto di Tokocrypto
Masyarakat yang ingin memulai investasi aset kripto bisa menggunakan platform Tokocrypto. Di sana bisa memulainya dengan mulai dari Rp50 ribu saja. Trading fee yang dikenakan oleh platform tepercaya ini yaitu 0,1 persen dengan biaya tarikan dana yang tidak lebih dari Rp5.500 dan proses deposit yang dapat dilakukan melalui banyak e-wallet atau melalui sejumlah mitra bank.
Untuk bisa meraih profit yang menguntungkan tentu harus lebih banyak belajar mengenai cara aman memulai investasi dan trading di aset kripto. Demi memberi edukasi menyeluruh kepada masyarakat, Tokocrypto bersama kumparan menghadirkan webinar “PPKM: Pelajari Potensi cuan Kripto dengan Maksimal”.
Webinar ini akan dipandu oleh Melisa Lolindu dan hadir Dennis Adishwara (Aktor & Entrepreneur) yang akan berbagi pengetahuan dan pengalamannya berinvestasi di aset kripto. Webinar PPKM ini dilaksanakan pada Jumat, 22 April 2022 pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB melalui Zoom dan YouTube kumparan.
Ada banyak topik yang dibahas di webinar ini. Mulai dari mengenal perbedaan aset kripto dengan investasi lain, memahami risiko dan regulasi perlindungan investor, tahapan memulai investasi kripto, tips berinvestasi dan mempelajari prospek aset kripto, hingga mempelajari tahapan memulai trading kripto.
Jadi, jangan sampai ketinggalan, ya. Selain belajar banyak mengenai aset kripto, webinar ini juga memberikan hadiah berupa saldo digital untuk 3 orang penanya terpilih, masing-masing akan mendapatkan hadiah senilai Rp250.000. Untuk mendaftarkan diri Anda pada webinar PPKM melalui linkini.
#SiapLebih mulai investasi aset kripto dengan aman bersama Tokocrypto!