Tag: exchange

  • Yuk, Kenalan dengan Mata Uang Digital Populer di Indonesia!

    Akhir Desember 2020 hingga awal tahun 2021, bitcoin menjadi topik yang ramai diperbincangkan oleh warganet di Twitter. Kenaikan harganya yang sangat fantastis membuat sebagian warganet semakin kepo untuk mengulik lebih dalam dan bahkan tak jarang ada yang langsung membelinya. Lantas, bagaimana cara kerjanya dan apa saja mata uang digital yang populer di Indonesia? Yuk, kita bahas!

    Cara Kerja Mata Uang Digital

    Aset kripto merupakan mata uang digital yang digunakan untuk bertransaksi melalui jaringan internet. Pemerintah Indonesia sendiri melegalkan aset kripto sebagai aset yang dapat diperdagangkan di bursa efek berjangka, bukan sebagai alat pembayaran.

    Tidak seperti fiat currency yang diterbitkan oleh pemerintah dan memerlukan pihak perantara untuk melakukan transaksi, aset kripto dibuat dari sistem komputasi dan terdesentralisasi yang artinya tidak ada pihak yang dapat mengaturnya. Selain itu, ada salah satu teknologi yang membuat transaksi aset kripto menjadi aman, yaitu blockchain

    Secara sederhana, blockchain merupakan teknologi yang terdiri dari blok dan berfungsi untuk mencatat setiap transaksi yang dilakukan oleh pengguna aset kripto. Masing-masing blok tersebut saling terkait melalui kriptografi dan membentuk jaringan yang tidak dapat diubah maupun dihapus (immutable).

    Konsep desentralisasi yang telah disebut di atas juga membuat transaksi bitcoin semakin aman, karena informasi transaksi akan disimpan di banyak tempat dan tidak membutuhkan pihak ketiga. Apabila seseorang ingin membobol aset kripto, berarti Ia harus membobol setidaknya kurang lebih 1 juta komputer pengguna yang bekerja sebagai miner (penambang).

    Mata Uang Digital yang Populer di Indonesia

    Setelah mengetahui cara kerja aset kripto, yuk, simak mata uang digital yang populer di Indonesia beberapa waktu belakangan ini!

    Memasuki tahun 2021, banyak ahli mengatakan BTC akan memiliki masa depan yang cerah. Bagaimana tidak, BTC berhasil bertengger di harga $47,066 USD dengan nilai rupiah sebesar Rp 659 juta per btc pada 9 Februari 2020. Padahal Juli 2020 BTC berada di level harga $11,200 atau setara dengan Rp 162 juta.

    Kenaikan BTC yang sangat fantastis terjadi sehari setelah Tesla, perusahaan mobil asal Amerika Serikat yang dipimpin oleh Elon Musk membeli BTC senilai 1,5 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 21 Triliun. Karena itulah, BTC menjadi buah bibir warganet dan menjadi trending topic di Twitter.

    Meskipun sempat mengalami penurunan harga, dua bulan setelah pembelian dalam jumlah masif oleh Tesla, BTC berada di level $58,644.49 atau 850 juta rupiah. 

    Koin dengan logo Shiba Inu ini diciptakan oleh dua orang yang ingin mengubah stigma serius dari aset kripto, yaitu Jackson Palmer dan Billy Markus. Popularitas DOGE dimulai pada Juli 2020 lalu melalui unggahan tiktok dari akun “Jamezg97”. Hanya dalam sehari saja,  DOGE menguat dari harga 33 rupiah menjadi 61 rupiah.

    Sempat berada di harga stagnan, 9 Februari 2021 DOGE meroket hingga mencapai harga 1.143 rupiah. Melesatnya harga DOGE tersebut juga diakibatkan oleh melonjaknya harga BTC setelah pembelian oleh Tesla dalam jumlah besar.

    Dikarenakan jumlah koin yang beredar relatif banyak, ETH memiliki tingkat likuiditas yang cukup tinggi. Mengikuti jejak BTC, harga ETH juga meroket. 6 Desember 2020 lalu ETH berada di level $590.89 atau setara dengan 8 juta rupiah. 

    Empat bulan berselang atau 6 April 2020, ETH berhasil menyentuh di harga $2,120.60 atau 30 juta rupiah. Hal itu membuat segelintir masyarakat membicarakannya dan mencoba untuk terjun langsung dalam dunia investasi aset kripto.

    BNB merupakan aset kripto yang diterbitkan oleh Binance Exchange dan diluncurkan sebagai token ERC-20 yang berjalan di jaringan ethereum. Pada awal perkembangannya, BNB hanya diperuntukkan untuk biaya perdagangan, biaya pencatatan, biaya pertukaran, dan biaya lainnya pada Binance Exchange.

    Perkembangan harga yang pesat menjadikan BNB berada di peringkat #3 setelah BTC dan ETH. Menurut Coinmarketcap, per hari Rabu (07/03/2021), BNB berada di level harga $405.44 atau setara dengan 5,8 juta rupiah. BNB termasuk koin yang banyak dicari masyarakat karena memiliki likuiditas yang baik.

    Toko Token (TKO)

    TKO merupakan proyek aset kripto lokal pertama di Indonesia yang menghadirkan model token hybrid unik dengan utilitas Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi) yang telah diluncurkan awal April 2021 kemarin.

    Proyek ini didukung langsung oleh Binance sehingga menjadikan TKO sebagai salah satu mata uang digital yang populer di Indonesia. Yang lebih mengejutkan, TKO bahkan mengalami kenaikan lebih dari 3000% dalam 30 menit pertama pada saat listing di Tokocrypto. Wow!

    Gimana, tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang TKO? Simak informasi terbaru kami di instagram TKO dan dapatkan TKO di sini!! Salam to the Moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Yuk, Ketahui Cara Memulai Investasi Bitcoin di 2021!

    Saham, obligasi, dan deposito adalah beberapa instrumen investasi yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Seiring berkembangnya teknologi di bidang finansial, terdapat salah satu instrumen investasi berbasis digital yang telah dilegalkan oleh BAPPEBTI. Apa lagi kalau bukan aset kripto! Yuk, kita bahas bagaimana perkembangan aset kripto khususnya bitcoin dan cara mulai investasi bitcoin di 2021!

    Kondisi Bitcoin di Awal Tahun 2021

    Dibalik pandemi yang belum usai dan kondisi ekonomi makro yang melemah, harga bitcoin justru merangkak naik saat memasuki tahun 2021. Pada 1 Januari 2021, bitcoin berada di level harga $29,248 atau setara dengan 426 juta rupiah.

    Satu bulan berselang atau saat perusahaan mobil asal Amerika Serikat, Tesla membeli bitcoin senilai 1,5 miliar dollar AS, bitcoin berada di harga $46,633 pada 9 Februari 2021 atau setara dengan 679 juta rupiah. Padahal sehari sebelumnya, bitcoin masih berada di harga $38,585 atau 562 juta rupiah.

    Seakan tidak puas memberi kejutan bagi para pecinta bitcoin, pada 14 Maret 2021 bitcoin naik sebesar 32% yaitu berada di level $61,215 atau setara dengan 892 juta rupiah! Tentu hal tersebut merupakan angin segar bagi para investor dan trader.

    Alasan Kripto Semakin Diminati

    Selain harganya yang meroket pada awal tahun 2021, beberapa alasan mengapa aset kripto semakin diminati masyarakat adalah:

    • Fiat Money Rentan Inflasi

    Seperti yang kita ketahui, fiat money atau mata uang yang digunakan sehari-hari untuk bertransaksi bersifat rentan terhadap inflasi. Akhirnya, banyak masyarakat yang beralih kepada aset kripto karena tidak terpengaruh oleh inflasi seperti fiat money.

    Jika sistem keuangan konvensional rawan pencurian atau pembobolan, pada aset kripto terdapat teknologi yang bisa meminimalisir kejahatan, teknologi tersebut adalah blockchain.

    Dengan keamanan yang tinggi, apabila ada seseorang yang ingin membobol bitcoin, maka Ia harus membobol kurang lebih 1 juta komputer pengguna yang berperan sebagai penambang atau miners

    Selain itu, kegiatan transaksi akan tercatat secara otomatis dan bisa dilihat semua pengguna. Namun jangan khawatir,  identitas Anda akan tetap terjaga rahasianya dengan susunan alfabetis dan numerik yang unik bagi setiap penggunanya.

    Sejak awal diciptakan, bitcoin memiliki jumlah maksimum, yaitu 21 juta koin. Dilansir dari Coinmarketcap, pada 9 April 2020 terdapat 18,677,481 koin BTC yang telah beredar. 

    Sesuai dengan prinsip ekonomi, jumlah koin yang menipis tentu menjadikan koin BTC menjadi langka dan mengakibatkan harganya kian melambung dari waktu ke waktu.

    Ini adalah satu dari sekian faktor mengapa bitcoin semakin dicari dan tentunya harganya pun semakin meningkat. 

    • Tidak Membutuhkan Storage Fisik

    Instrumen investasi yang diminati masyarakat salah satunya adalah emas. Untuk penyimpanan emas sendiri, seseorang membutuhkan tempat penyimpanan atau storage. 

    Lain halnya dengan aset kripto yang berbasis digital, dimana tidak membutuhkan storage fisik dan semua data akan tersimpan pada jaringan internet, sehingga lebih efisien.

    Cara Investasi Bitcoin

    Memilih exchange terpercaya dan telah mendapat izin dari BAPPEBTI dapat meminimalisir risiko kejahatan serta kerugian yang tidak dapat diprediksi. Salah satu exchange yang terdaftar di BAPPEBTI tentu saja Tokocrypto!

    Setelah memilih exchange yang aman, Anda bisa langsung membuat akun dan menyelesaikan proses KYC (Know Your Customer) yang meliputi pengisian identitas serta bukti foto diri.

    Sesudah akun terverifikasi, Anda dapat melakukan deposit dengan memasukan sejumlah dana yang Anda inginkan. Proses deposit ini wajib dilakukan apabila Anda ingin melakukan trading atau investasi bitcoin.

    Sebelum memutuskan untuk berinvestasi bitcoin, Anda harus memperhatikan pergerakan pasar. Pada umumnya para investor dan trader menggunakan analisis fundamental dan analisis teknikal agar mendapat harga terbaik.

    • Beli Bitcoin untuk Investasi

    Usai memerhatikan pergerakan pasar dan mendapat harga terbaik, Anda bisa langsung membeli bitcoin menggunakan dana yang telah didepositkan di awal.

    Toko Token (TKO)

    Selain berinvestasi dengan bitcoin, ada salah satu koin yang dinantikan para investor dan trader, yaitu TKO. Diluncurkan awal April 2021 kemarin, TKO merupakan proyek aset kripto lokal pertama di Indonesia yang menghadirkan model token hybrid unik dengan utilitas Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).

    TKO juga memiliki fundamental yang bagus. Selain didukung langsung oleh Binance, fitur TKO sebagai salah satu coin DeFi juga akan terus bertambah dan pastinya akan menguntungkan trader yang memiliki TKO ini, salah satunya yaitu: jika Anda menyimpan TKO di Tokocrypto maka anda dapat mendapatkan bunga dari TKO, dan masih banyak lagi fitur yang akan dirilis ke depannya.

    Gimana? Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang TKO? Simak informasi terbaru kami di instagram TKO dan dapatkanTKO di sini!! Salam to the Moon!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Exchange Ini Tawarkan Penarikan Kripto Via Visa dan Mastercard

    Exchange kripto, Coinbase sekarang menawarkan penarikan “instan” di hampir 40 negara, termasuk Ameirka Serikat dan Inggris. Fitur baru ini bisa dilakukan melalui layanan Visa dan Mastercard.

    Dikutip The Block, Coinbase mengatakan pelanggannya di AS, Inggris, dan Eropa akan dapat menarik dana dengan kartu debit Visa yang ditautkan. Di AS, exchange kripto ini juga dapat menarik dengan Mastercard mereka.

    “Dengan mengaktifkan penarikan kartu secara real-time melalui kemampuan Visa Direct, Coinbase memberikan pengalaman yang lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih terhubung bagi penggunanya — membuatnya lebih mudah untuk mengubah saldo kripto menjadi fiat, yang dapat dihabiskan di lebih dari 60 juta lokasi pengguna di mana Visa diterima,” kata Terry Angelos, SVP and global head of fintech at Visa.

    10 Merek Ternama yang Terbitkan NFT Sendiri
    Ilustrasi Visa card.

    Baca juga: Coinbase Luncurkan NFT Marketplace, Tampilan Mirip Instagram

    Kerja Sama Google

    Sherri Haymond, wakil presiden eksekutif kemitraan digital di Mastercard, mengatakan Coinbase akan memanfaatkan Mastercard Send, memungkinkan pelanggannya untuk menarik dan menggunakan dana mereka di mana pun debit Mastercard diterima.

    Sebelumnya, Coinbase telah bekerja sama dengan Google. Kemitraan ini dilakukan untuk saling memanfaatkan layanan keduanya. Salah satu hasil kerja sama itu, Coinbase akan memindahkan beberapa aplikasinya ke Google Cloud dari Amazon Web Services.

    Bangun Kerja Sama

    Kemudian, Google juga mengeksplorasi bagaimana ia dapat menggunakan Coinbase Prime, layanan yang menyimpan kripto untuk institusi dengan aman dan memungkinkan mereka untuk melakukan perdagangan.

    Google akan mulai mengizinkan sebagian pelanggannya untuk membayar layanan cloud dengan aset kripto awal tahun 2023. Selain itu, Google mengatakan akan mengeksplorasi penggunaan Coinbase Prime, layanan untuk menyimpan dan memperdagangkan kripto.

    Baca juga: Google Masuk Dunia Blockchain: Terima Pembayaran Kripto



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investor Lebih Percaya Simpan Kripto di Exchange Dibanding Wallet

    Crypto exchange masih menjadi pilihan investor untuk menyimpan dan memperdagangkan aset kripto, pasca keruntuhan FTX. Sebuah riset yang dilakukan oleh platform crypto wallet, imToken, menemukan tingkat kepercayaan crypto exchange masih tinggi dibanding wallet self-custodian.

    Survei imToken menemukan bahwa hampir dua pertiga (63%) pengguna atau investor menganggap perdagangan di bursa kripto lebih nyaman atau lebih murah daripada berdagang di platform wallet self-custodian. Layanan wallet seperti Metamask dan imToken menjanjikan keamanan serta akses mudah ke DeFi. Namun, pengguna masih lebih memilih centralized exchange (CEX).

    Tingkat Keamanan

    Ilustrasi perlindungan data pengguna.
    Ilustrasi keamanan data pengguna.

    Baca juga: Surabaya hingga Bekasi Masuk Daftar Kota Paling Siap untuk Bisnis Kripto

    Lebih mengejutkan lagi, 38% pengguna menganggap wallet self-custodian kurang aman dibandingkan bursa. Keamanan menjadi salah satu pembeda utama yang mendukung crypto wallet tampak tidak meyakinkan pengguna.

    Ada beberapa faktor yang membuat investor lebih memilih crypto exchange, mulai dari mereka takut diretas (29%) atau kehilangan kripto karena kesalahan mereka sendiri (18%). Lebih dari 40% pengguna yang diwawancarai akan membayar hingga US$ 100 untuk layanan crypto wallet untuk menyelesaikan semua masalah yang ada dengan platform yang mereka gunakan saat ini.

    Sebagian besar investor percaya – lebih dari 25% – berpikir bahwa kebanyakan orang hanya akan mulai beralih ke platform wallet self-custodian dalam 5 tahun atau lebih. Dan sejumlah pengguna yang diwawancarai (25%) percaya bahwa mayoritas pengguna kripto akan tetap menggunakan crypto wallet, bahkan 10 tahun dari sekarang.

    Prospek Crypto Wallet

    Ilustrasi dompet kripto, MetaMask. Foto: Getty Images.
    Ilustrasi dompet kripto, MetaMask. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Kelas Kripto: Trust Wallet Vs MetaMask, Mana Lebih Baik?

    Untuk tahun 2023, crypto wallet sedang membangun solusi yang menjanjikan. Penelitian imToken menemukan bahwa smart wallet sebenarnya meningkatkan keamanan serta kenyamanan ke tingkat yang terlihat dengan solusi kustodian.

    Untuk keamanan, smart wallet menawarkan pengendalian risiko dalam bentuk limit harian. Wallet baru juga berhenti dan mendapatkan kembali akses setelah kunci akses hilang atau dicuri adalah bagian dari set fitur. Dan sebagian besar peserta survei (51%) mengatakan kepada imToken bahwa mereka akan meningkatkan keamanan dalam bentuk otentikasi multi-faktor sebagai alasan untuk memilih wallet baru.

    Pada saat yang sama, kita dapat melihat solusi muncul. PayPal merilis fitur wallet self-custodian, dan Reddit – situs web terpopuler ke-6 di dunia – menambahkan fungsionalitas wallet ke aplikasi mereka. Menariknya, Reddit menyebut fitur dompet mereka “vault”, menyembunyikan kerumitan yang dibuktikan oleh survei yang jelas tidak disukai pengguna kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Skandal $44 Miliar di Bithumb, Korea Selatan Perketat Aturan Kripto

    Otoritas pengawas keuangan Korea Selatan meningkatkan pengawasan terhadap industri kripto setelah insiden besar yang melibatkan exchange lokal Bithumb. Financial Supervisory Service (FSS) mengumumkan akan memperketat kontrol pasar aset digital beberapa hari setelah Bithumb secara keliru mengkreditkan sejumlah pengguna dengan bitcoin senilai miliaran dolar.

    Dalam pernyataan resminya, FSS menyebut akan memulai investigasi terhadap praktik “berisiko tinggi” yang dapat merusak ketertiban pasar, termasuk manipulasi harga skala besar oleh whale, aktivitas trading yang berkaitan dengan penghentian deposit maupun penarikan, serta skema pump yang didorong informasi menyesatkan di media sosial.

    FSS Siapkan Sistem AI Deteksi Pola Trading Mencurigakan Secara Real-Time

    Ilustrasi NFT di Korea Selatan.
    Ilustrasi NFT di Korea Selatan. Foto: RT Russia.

    Dilaporkan Coindesk, FSS menyatakan pihaknya juga akan membangun alat pemantauan yang mampu mengekstrak pola perdagangan mencurigakan hingga level detik dan menit. Selain itu, regulator berencana menggunakan sistem analisis teks berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mengidentifikasi potensi manipulasi pasar secara real-time.

    Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya risiko penyalahgunaan pasar kripto, termasuk praktik yang dinilai merugikan investor dan mengganggu stabilitas sistem keuangan digital.

    Baca juga: Warga Korea Selatan Kini Boleh Investasi Aset Kripto Luar Negeri

    Kesalahan Bithumb Diperkirakan Capai $44 Miliar, Bitcoin Sempat Drop 30%

    Pengawasan ketat ini muncul setelah kesalahan sistem Bithumb pekan lalu menjadi sorotan publik. Dalam insiden tersebut, beberapa pengguna Bithumb secara tidak sengaja menerima setidaknya 2.000 BTC per orang, padahal seharusnya hanya menerima reward promosi dalam jumlah kecil. Kesalahan tersebut diperkirakan bernilai sekitar $44 miliar pada saat kejadian.

    Akibat blunder itu, harga Bitcoin di Bithumb sempat anjlok hingga 30% di bawah rata-rata global ketika sejumlah penerima mencoba menjual aset yang masuk secara tiba-tiba. Bithumb dilaporkan langsung membatasi aktivitas trading dan penarikan untuk 695 pengguna terdampak dalam waktu 35 menit setelah distribusi keliru terjadi pada hari Jumat.

    Pihak berwenang dijadwalkan akan melaporkan rincian lengkap insiden tersebut kepada Komite Urusan Politik Majelis Nasional Korea Selatan, menurut laporan media lokal.

    Bithumb Bebaskan Fee dan Siapkan Program Kompensasi

    Setelah insiden tersebut, Bithumb mengambil langkah pemulihan dengan membebaskan biaya transaksi selama satu minggu. Exchange tersebut juga menjalankan program kompensasi, termasuk pengembalian penuh serta tambahan 10% bagi pengguna yang menjual aset mereka karena panik saat harga Bitcoin jatuh drastis.

    Regulator menyatakan insiden ini memperlihatkan adanya “kerentanan dan risiko” dalam aset virtual, sekaligus membuka peluang dilakukannya inspeksi langsung ke exchange apabila ditemukan kejanggalan pada sistem kontrol internal.

    FSS juga menyoroti bahwa distribusi bitcoin yang salah tersebut melebihi total kepemilikan Bithumb hingga 10 kali lipat, sehingga memunculkan perhatian terkait aset yang tercatat di ledger namun tidak didukung cadangan nyata.

    Korea Selatan Siapkan Denda IT dan Aturan Baru Aset Digital

    Selain menarget manipulasi pasar, FSS menyatakan akan memperkenalkan denda yang lebih berat terhadap insiden teknologi informasi (IT) di sektor keuangan. Regulator juga akan meningkatkan tanggung jawab keamanan bagi CEO dan Chief Information Security Officer (CISO), kebijakan yang diperkirakan akan berdampak langsung terhadap exchange kripto.

    FSS turut mengonfirmasi pembentukan tim persiapan untuk Basic Digital Asset Act, yang akan memperluas kerangka regulasi Korea Selatan melampaui fase awal aturan kripto yang telah berjalan.

    Langkah pengetatan ini selaras dengan agenda Presiden Lee Jae-myung yang mendorong pemberantasan praktik keuangan yang dianggap merugikan masyarakat. Dalam agenda tersebut, FSS juga menyiapkan penguatan penegakan hukum terhadap fraud serta perluasan teknologi untuk memerangi kejahatan finansial seperti voice phishing.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, insiden ini berpotensi jadi katalis percepatan regulasi & audit kontrol internal exchange (termasuk inspeksi on-site dan sanksi atas insiden IT).

    “Dalam jangka pendek, ini menambah headwind untuk exchange Korea (compliance cost naik) dan bisa memicu aturan lebih ketat untuk trading/withdrawal saat kejadian abnormal—relevan untuk risiko likuiditas pasar lokal,” jelasnya.

    Baca juga: Bhutan Resmi Tokenisasi Cadangan Emas Negara di Blockchain Solana


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Penarikan Dana dari Exchange Lokal Berapa Lama? Ini Gambaran Umumnya

    Saat ingin melakukan penarikan dana baik ketika ingin mencairkan keuntungan, memindahkan aset ke wallet pribadi, atau menarik dana rupiah ke rekening bank, kecepatan dan kepastian proses penarikan jadi faktor penting dalam pengalaman pengguna.

    Di Indonesia, exchange kripto lokal memiliki standar operasional dan regulasi yang membuat proses penarikan relatif aman dan terstruktur. Namun, waktu yang dibutuhkan bisa berbeda-beda tergantung jenis penarikan dan kondisi tertentu. 

    Sebagai platform terkemuka di Indonesia, Tokocrypto menekankan transparansi dan kecepatan dalam layanan withdrawal-nya, membantu pengguna fokus pada strategi investasi tanpa khawatir soal akses dana. Dana penarkan bisa dipantau langsung prosesnya melalui menu yang ada di aplikasi Tokocrypto.

    Lalu berapa lama sih proses penarikan dana di exchange lokal? Simak gambaran umumnya yuk!

    Banner Beli Bitcoin Mulai dari Rp 1.600

    Jenis Penarikan Dana di Exchange Lokal

    Sebelum membahas mengenai lamanya berapa lama durasi penarikan, penting untuk memahami bahwa penarikan dana di exchange lokal terbagi menjadi dua jenis utama:

    1. Penarikan Dana Rupiah (IDR) ke Rekening Bank

    Ini adalah proses menarik saldo rupiah dari akun exchange ke rekening bank pribadi kamu. Penarikan ini melibatkan sistem perbankan nasional, sehingga waktunya dipengaruhi oleh jam kliring bank—untuk di Tokocrypto sendiri penarikan termasuk instan atau dalam hitungan menit.

    2. Penarikan Aset Kripto ke Wallet External

    Jenis penarikan ini dilakukan saat kamu ingin memindahkan aset kripto ke wallet pribadi atau platform lain. Lama rosesnya bergantung pada jaringan blockchain yang digunakan, bukan sistem perbankan.

    Baca juga: Dana Nasabah Crypto Aman atau Tidak? Ini Penjelasan Regulasi di Indonesia

    Durasi Penarikan Dana Rupiah dari Exhange Kripto ke Rekening Bank

    Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
    Gambar: Illustrasi Bank.

    Secara umum, penarikan dana rupiah dari exchange lokal membutuhkan waktu beberapa menit hingga maksimal 1 hari kerja. Dalam kondisi normal:

    • Permintaan yang diajukan pada jam kerja biasanya diproses di hari yang sama
    • Penarikan di malam hari atau akhir pekan (22:59 – 05:00 WIB) bisa lebih lama karena mengikuti jadwal bank mitra

    Exchange lokal resmi seperti Tokocrypto beroperasi sesuai dengan regulasi Indonesia, serta bekerja sama dengan bank dan payment gateway resmi untuk memastikan dana sampai dengan aman ke rekening pengguna.

    Di Tokocrypto sendiri proses penarikan bisa dibilang instan atau dalam hitungan menit, namun estimasi maksimalnya adalah 1×24 jam tergantung waktu kliring bank, kondisi jaringan (traffic tinggi), atau maintenance sistem bank.

    Untuk detail lebih lengkap, berikut estimasi waktu untuk penarikan dana di exchange crypto lokal, Tokocrypto:

    Durasi penarikn Rupiah dari Tokocrypto ke bank. Data 29 Sep 2025.

    Lebih lengkap, kamu bisa kunjungi halaman berikut: Perkiraan Waktu Transaksi Penarikan Dana di Tokocrypto

    Lama Durasi Penarikan Aset Kripto dari Exchange

    cara transfer crypto dari phantom wallet ke tokocrypto
    Gamber: Illustrasi transfer aset kripto.

    Berbeda dengan rupiah, penarikan kripto tidak bergantung pada jam kerja. Namun, durasinya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

    • Kepadatan jaringan blockchain
    • Biaya transaksi (network fee)
    • Jenis aset dan jaringan yang digunakan

    Dalam kondisi normal, penarikan kripto bisa memakan waktu kurang dari satu menit hingga lebih dari satu jam, tergantung konfirmasi jaringan. Jaringan seperti Solana, BNB, atau TRX biasa lebih cepat sampai dan memiliki biaya transaksi yang murah.

    Baca juga: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto

    Faktor yang Memengaruhi Lamanya Penarikan Dana

    Ada beberapa faktor umum yang memengaruhi cepat atau lambatnya proses withdraw:

    1. Proses Verifikasi dan Keamanan

    Exchange lokal menerapkan prosedur keamanan seperti pemeriksaan akun, verifikasi identitas, dan validasi transaksi untuk melindungi dana pengguna.

    2. Jam Operasional Bank

    Khusus penarikan rupiah, jam operasional bank sangat berpengaruh. Transaksi lintas bank di luar jam kerja bisa tertunda.

    3. Kondisi Sistem dan Jaringan

    Baik sistem exchange maupun jaringan blockchain bisa mengalami lonjakan aktivitas, yang berdampak pada waktu pemrosesan.

    Baca juga: OJK Umumkan Exchange Kripto Berizin, Tokocrypto Termasuk di Dalamnya

    Tips Agar Penarikan Dana Lebih Lancar

    Agar proses penarikan berjalan cepat dan minim kendala, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut:

    1. Pastikan data akun dan rekening bank sudah benar
    2. Ajukan penarikan di jam kerja untuk dana rupiah
    3. Gunakan jaringan blockchain yang sesuai dan tidak padat
    4. Periksa kembali alamat wallet sebelum menarik kripto
    5. Pastikan minimal dana yang akan ditarik memenuhi syarat ketentuan

    FAQ: Penarikan Dana dari Exchange Lokal

    1. Apakah penarikan dana bisa instan?
    Dalam kondisi tertentu, penarikan rupiah bisa diproses cepat, tetapi tetap tergantung sistem bank dan exchange.

    2. Apakah penarikan kripto selalu lebih cepat?
    Tidak selalu. Jika jaringan padat atau TPS blockchain rendah, proses konfirmasi bisa lebih lama.

    3. Apakah ada batasan jumlah penarikan?
    Biasanya ada batas minimum dan maksimum sesuai kebijakan exchange. Di Tokocrypto sendiri maksimal penarikan bisa mencapai 100 BTC atau Rp5 miliar jika kamu sudah KYC Level 2.

    4. Apakah dana bisa gagal ditarik?
    Bisa, jika ada kesalahan data atau kendala sistem, namun biasanya dana akan segera dikembalikan ke saldo akun aktif.

    Kesimpulan

    Jadi, penarikan dana dari exchange lokal berapa lama? Secara umum, penarikan dana rupiah hanya membutuhkan waktu dari hitungan menit, sementara penarikan kripto bergantung pada jaringan blockchain yang digunakan. 

    Pastikan kamu memilih exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto, agar kamu bisa menikmati proses penarikan dana yang aman, transparan, dan cepat.

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Australia Resmi Atur Kripto: Semua Exchange Wajib Punya Izin!

    Australia mengambil langkah besar dalam industri kripto dengan mengesahkan regulasi komprehensif pertama yang mewajibkan exchange dan penyedia kustodian untuk memiliki izin resmi layanan keuangan.

    Undang-undang ini menjadi titik balik penting yang membawa industri aset digital masuk ke dalam kerangka regulasi keuangan utama.

    Exchange dan kustodian wajib punya lisensi

    Melalui Corporations Amendment (Digital Assets Framework) Bill 2025, seluruh platform kripto kini harus memperoleh Australian Financial Services Licence (AFSL). Artinya, mereka akan berada di bawah standar yang sama seperti broker dan manajer investasi.

    Dilaporkan Bitcoin Magazine, regulasi ini juga memperkenalkan dua kategori baru, yaitu digital asset platforms (exchange) dan tokenized custody platforms (penyedia kustodian aset tokenisasi).

    Kedua kategori ini diwajibkan memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari perlindungan dana nasabah, kecukupan modal, transparansi informasi, hingga mekanisme penyelesaian sengketa.

    Fokus pada perlindungan pengguna

    Alih-alih mengatur aset kripto secara langsung, regulasi ini menargetkan pihak perantara yang mengelola dana pengguna. Pendekatan ini dirancang untuk mencegah kasus-kasus seperti penyalahgunaan dana, pencampuran aset, hingga kegagalan platform yang merugikan pengguna.

    Selain itu, regulator Australia juga mendapatkan kewenangan lebih luas untuk mengatur tata kelola, manajemen risiko, dan sistem kustodi.

    Platform yang tidak mematuhi aturan ini dapat dikenakan sanksi hukum.

    Baca juga: Ripple Akuisisi Perusahaan Australia Demi Lisensi

    Masih ada ruang untuk inovasi

    Meski regulasi diperketat, pemerintah tetap memberikan ruang bagi pelaku industri skala kecil. Platform dengan dana di bawah A$5.000 per pengguna dan volume transaksi tahunan di bawah A$10 juta tidak diwajibkan memenuhi seluruh persyaratan lisensi.

    Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara perlindungan investor dan pertumbuhan inovasi di sektor kripto.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, ini jelas regulasi yang material karena Australia akhirnya bergerak dari pendekatan abu-abu ke kerangka lisensi dan perlindungan dana yang lebih formal.

    “Dampaknya bisa positif untuk legitimasi industri jangka panjang, tetapi biaya compliance bagi exchange dan kustodian kemungkinan naik tajam dalam fase transisi,” jelasnya.

    Menuju adopsi institusional yang lebih luas

    Seiring dengan regulasi ini, dana pensiun besar di Australia, Hostplus, juga tengah mempertimbangkan untuk menyediakan akses Bitcoin dan aset digital lainnya bagi hampir dua juta anggotanya.

    Jika terealisasi, langkah ini dapat membuka arus dana baru dari sektor institusi ke pasar kripto.

    Dengan regulasi yang lebih jelas dan terstruktur, Australia kini memposisikan diri sebagai salah satu negara yang siap menangkap peluang besar di industri keuangan digital global.

    Baca Juga: RLUSD Jadi Kunci? Masa Depan XRPL di Tangan Stablecoin Ripple


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Misteri Rp39 Triliun Masuk Exchange Saat Pasar Stagnan, Sinyal Bull?

    Arus masuk stablecoin ke exchange Binance melonjak tajam hingga mencapai $2,4 miliar, menandakan kembalinya likuiditas ke pasar kripto. Namun, di tengah lonjakan dana ini, aktivitas trading justru menunjukkan kondisi sebaliknya.

    Likuiditas kembali, tapi belum digunakan

    Dilaporkan BeInCrypto, data terbaru menunjukkan bahwa netflow stablecoin di Binance berbalik dari negatif menjadi positif. Sebelumnya, pasar sempat mengalami arus keluar besar, termasuk $3,4 miliar pada Desember dan $6,7 miliar pada Februari.

    Kini, dana kembali masuk ke exchange terbesar di dunia tersebut. Secara umum, arus masuk stablecoin sering diartikan sebagai sinyal bahwa investor sedang bersiap untuk masuk ke pasar atau membuka posisi baru.

    Namun, kondisi di lapangan menunjukkan hal yang berbeda.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, ini on-chain setup yang aneh tapi penting: uang sudah datang, trader belum berani menembak.

    “Selama stablecoin hanya numpuk di exchange tanpa diikuti spot volume, pasar tetap hidup dalam mode siaga, punya bensin, tapi belum punya keberanian, dan itu bikin setiap move besar tetap rawan jadi ledakan volatilitas ketimbang tren yang benar-benar sehat,” ujarnya.

    Baca juga: Guncang Market! Stablecoin Tak Boleh Lagi Beri Imbal Hasil?

    Volume trading anjlok drastis

    Meskipun likuiditas meningkat, aktivitas trading justru mengalami penurunan signifikan. Volume spot di Binance turun tajam dari $81 miliar menjadi hanya $3,5 miliar sejak awal 2025.

    Kondisi ini menciptakan ketidakseimbangan yang cukup mencolok. Dana tersedia di exchange, tetapi belum digunakan untuk transaksi. Artinya, investor masih menahan diri dan belum memiliki keyakinan untuk masuk ke pasar.

    Para analis menilai bahwa pasar saat ini terlihat tenang di permukaan, namun sebenarnya menyimpan potensi volatilitas yang tinggi jika terjadi pergerakan di level krusial.

    Pasar diliputi kehati-hatian

    Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk tensi geopolitik dan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi dunia. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran turut memengaruhi sentimen pasar, mendorong kenaikan harga minyak dan menekan aset berisiko.

    Meskipun pasar kripto masih relatif bertahan, tekanan eksternal tetap menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

    Untuk saat ini, data menunjukkan bahwa dana memang sudah kembali ke pasar, tetapi belum diikuti oleh keberanian investor untuk mengambil risiko. Pasar kripto pun berada dalam fase menunggu, dengan arah pergerakan selanjutnya sangat bergantung pada perubahan sentimen dan kondisi global.

    Baca juga: Paxos Tak Sengaja Cetak Stablecoin $300 Triliun untuk PayPal!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kapan Harus Cut Loss? Ikuti Tips Ini agar Risiko Trading Terkelola


    Jakarta

    Istilah cut loss adalah strategi penting dalam trading untuk membatasi kerugian dengan menjual aset saat harga turun. Mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan cut loss dan disiplin dalam penerapannya dapat membantu trader melindungi modal dan meminimalisir risiko.

    Biasanya, cut loss ini dibuat berdasarkan harga suatu aset seperti harga bnb hari ini atau harga Bitcoin yang terkoreksi.

    Disiplin dalam cut loss sering dianggap remeh, padahal penting untuk keberhasilan trading dan investasi. Tanpa disiplin, kerugian bisa terus bertambah dengan harapan harga akan naik lagi. Keputusan cut loss sering menjadi dilema besar bagi trader.


    Oleh karena itu, penting untuk mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan cut loss dan cara melakukannya dengan efektif. Mari kita diskusikan kapan saat yang tepat untuk cut loss, tips melakukannya, serta bagaimana strategi ini dapat membantu Anda menjadi trader yang lebih bijak.

    Tentang Cut Loss dan Mengapa Itu Penting

    Cut loss adalah tindakan menjual aset ketika nilai pasar turun ke angka tertentu untuk membatasi kerugian, terutama pada mata uang kripto yang sangat fluktuatif. Meski ada kerugian saat angka stop loss tercapai, cut loss yang disiplin membantu mengelola risiko dan melindungi modal.

    Dengan demikian, Anda masih dapat menggunakan modal yang tersisa untuk meraih peluang keuntungan di masa mendatang.

    Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Cut Loss?

    Tidak ada formula pasti untuk menentukan kapan melakukan cut loss, namun ada beberapa prinsip yang dapat dijadikan panduan. Simak penjelasannya ini:

    1. Ketika Harga Menembus Batas Stop Loss

    Banyak trader menggunakan strategi stop loss, yaitu order otomatis untuk menjual aset saat harga mencapai tingkat tertentu, menghilangkan emosi dari keputusan trading. Misalnya, membeli aset seharga $100 dan menetapkan stop loss di $90 berarti aset akan otomatis dijual jika harga turun ke $90. Strategi ini efektif mengelola risiko tanpa perlu memantau pasar terus-menerus, melindungi dari penurunan harga yang signifikan.

    2. Ketika Aset Tidak Sesuai dengan Analisis Awal

    Trader melakukan analisis teknikal atau fundamental sebelum membeli aset, dan selama aset tersebut dimiliki. Jika aset tidak lagi sesuai dengan analisis awal, itu bisa menjadi sinyal untuk cut loss. Misalnya, jika indikator teknikal menunjukkan pola bearish atau ada berita fundamental yang merugikan. Hal ini bisa menjadi pertimbangan untuk menjual atau cut loss aset.

    3. Ketika Pasar Mengalami Perubahan yang Signifikan

    Pasar yang volatil tentunya memberikan risiko yang tinggi. Perubahan kondisi pasar, seperti kenaikan suku bunga, krisis ekonomi, atau sentimen negatif terhadap aset tertentu bisa menjadi alasan untuk segera melakukan cut loss. Sebab, bertahan terlalu lama di pasar justru dapat memperbesar kerugian.

    4. Ketika Target Kerugian yang Ditentukan Tercapai

    Setiap trader perlu menetapkan batas toleransi risiko, seperti 5% atau 10%, sebelum masuk pasar. Batas ini harus dipatuhi secara disiplin, segera lakukan cut loss jika kerugian mencapai angka tersebut.

    Tips Melakukan Cut Loss dengan Efektif

    Mengetahui waktu yang tepat untuk cut loss adalah bagian dari strategi. Berikut beberapa tips untuk melakukannya dengan efektif:

    1. Tetapkan Stop Loss dari Awal

    Segera tetapkan stop loss saat membuka posisi untuk membantu menjaga disiplin dan menghindari keputusan impulsif berbasis emosi.

    2. Gunakan Analisis Data

    Ada berbagai metode untuk menentukan titik cut loss. Gunakan analisis teknikal dan fundamental, perhatikan level support dan resistance, volume perdagangan, serta indikator lain untuk membuat keputusan lebih objektif.

    3. Hindari Overthinking

    Salah satu kesalahan umum trader adalah ragu untuk cut loss dengan harapan harga akan pulih. Namun, pasar tidak selalu sesuai harapan. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti rencana trading yang telah dibuat guna menghindari kerugian lebih besar.

    Cut loss adalah bagian penting dari manajemen risiko dalam trading. Penjelasan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman Anda tentang cut loss dan kapan waktu yang tepat untuk melakukannya.

    Perlu diingat bahwa trading selalu melibatkan risiko, jadi berpikirlah secara realistis dan objektif. Cut loss menjadi langkah bijak untuk melindungi portofolio Anda dan membuka jalan menuju keberhasilan trading dengan strategi yang tepat.

    Siap untuk meminimalisir risiko dalam investasi kripto? Nikmati kemudahan trading aset kripto di Tokocrypto, exchange terpercaya dengan berbagai fitur untuk mendukung strategi investasi Anda. Daftar dan buat akun sekarang!

    (prf/ega)



    Sumber : finance.detik.com