Tag: fakta

  • Terowongan Peninggalan Belanda yang Menyimpan Mitos di Sukabumi



    Sukabumi

    Masyarakat Sukabumi punya cerita tentang keberadaan terowongan bawah tanah peninggalan Belanda di kota itu. Terowongan tersebut dipercaya menyimpan mitos.

    Beberapa orang percaya terowongan itu menyimpan misteri. Sementara yang lain, menganggapnya hanyalah sebuah saluran drainase biasa.

    Namun, fakta sejarah mengungkap, apa yang sering disebut terowongan bawah tanah di Sukabumi sebenarnya adalah saluran air tertutup atau gorong-gorong yang dikenal sebagai duiker.


    “Dalam pembangunan masa kolonial, terowongan (tunnel) dibangun dengan membobok bukit atau tanah untuk mendapatkan akses seperti pembangunan terowongan Lampegan. Di Kota Sukabumi belum pernah ada pembangunan terowongan yang dimaksud kecuali memanfaatkan saluran air yang ada seperti sungai atau selokan,” kata Irman Firmansyah, penulis buku Soekaboemi The Untold Story, belum lama ini.

    Pada masa kolonial Belanda, pembangunan Kota Sukabumi didesain dengan memanfaatkan teknologi tata air yang canggih untuk masa itu.

    Saluran-saluran air kecil, yang sebelumnya dibiarkan terbuka, mulai ditutup dengan duiker, sebuah konstruksi tembok yang memungkinkan air tetap mengalir di bawah tanah tanpa menghambat pembangunan di atasnya.

    Sebagai contoh, saluran di sekitar alun-alun Kota Sukabumi dan Masjid Agung dibangun dengan konsep ini untuk memaksimalkan fungsi ruang kota.

    Konsep drainase kota atau dikenal dengan sebutan rioleeringsplan, menjadi bagian integral dari perencanaan tata Kota Sukabumi.

    Menurut peta kolonial, banyak sungai kecil dan selokan di Sukabumi yang kemudian diselaraskan dengan jalur gorong-gorong tertutup. Fakta ini membantah anggapan adanya terowongan bawah tanah dalam arti sebenarnya, seperti yang ditemukan di wilayah lain dengan topografi berbukit.

    “Posisi sungai atau selokan dan jalur terowongan sama persis sehingga bisa dipastikan bahwa jalur tersebut bukanlah terowongan tetapi sungai kecil yang ditutup dengan duiker,” ujarnya.

    Teknologi duiker tidak hanya digunakan untuk saluran air tetapi juga untuk membangun jembatan yang lebih efisien. Jembatan tua seperti yang ada di Leuwigoong dan Karangtengah, Cibadak, menjadi contoh bagaimana teknologi ini diterapkan sebelum jembatan berbahan besi mulai digunakan.

    Salah satu konstruksi duiker tertua adalah Duiker Cisero Sukaraja yang dibangun sekitar tahun 1800, sebelum masa Daendels.

    “Pasca pembentukan afdeling tercatat pembangunan duiker untuk drainase di area pasar Sukabumi (stasiun) dibangun pada tahun1881 dan di Jalan Ciaul tanggal 16 Maret 1888,” kata Irman.

    Saat Sukabumi menjadi gemeente pada tahun 1914, perhatian terhadap drainase semakin meningkat. Pemerintah kolonial mengalokasikan anggaran khusus untuk pemeliharaan gorong-gorong dan saluran air.

    Terowongan peninggalan Belanda di Sukabumi.Terowongan peninggalan Belanda di Sukabumi. Foto: Istimewa

    Pada tahun 1915, misalnya, dana sebesar 713 gulden dialokasikan untuk pemeliharaan drainase di beberapa titik. Pada tahun 1929, anggaran sebesar 9.000 gulden kembali disiapkan untuk memperluas jaringan drainase, termasuk di sekitar perempatan ABC yang rawan banjir.

    Selain berfungsi sebagai saluran pembuangan, gorong-gorong ini juga membantu mengatasi banjir di wilayah padat penduduk. Namun, pada masa awal pembangunannya, sebagian masyarakat masih memanfaatkan saluran air terbuka untuk kebutuhan sehari-hari. Beberapa dari saluran terbuka tersebut kemudian ditutup demi kebersihan dan efisiensi tata kota.

    Seiring waktu, masalah baru mulai muncul. Sampah yang menumpuk di saluran tertutup dan pembangunan tanpa perencanaan matang menyebabkan banyak gorong-gorong menjadi mampet. Situasi ini memperparah banjir di beberapa wilayah, terutama di daerah padat penduduk seperti Kampung Tipar dan Bale Desa.

    Pembangunan drainase juga menjadi bagian dari program Kampong Verbettering pada tahun 1939. Program ini bertujuan untuk memperbaiki lingkungan perkampungan dengan fokus pada pengelolaan drainase.

    Pemerintah dan masyarakat bekerja sama dalam memelihara saluran air, meskipun tantangan tetap ada akibat kebiasaan buruk seperti pembuangan sampah sembarangan.

    Kini, mitos tentang terowongan bawah tanah Belanda di Sukabumi terus menarik perhatian. Namun, memahami sejarah dan fungsi asli saluran air ini dapat membantu meluruskan persepsi masyarakat.

    Sebagai warisan infrastruktur kolonial, duiker tetap menjadi bagian penting dari sejarah Sukabumi dan menunjukkan bagaimana teknologi masa lalu membantu membentuk tata kota yang kita kenal sekarang.

    Kisah tentang duiker ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga infrastruktur warisan sejarah. Dengan perawatan yang baik dan kesadaran masyarakat, saluran air ini tidak hanya menjadi saksi bisu masa lalu tetapi juga tetap berfungsi untuk masa depan.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • https://travel.detik.com/domestic-destination/d-7924316/fakta-desa-adat-ratenggaro-letak-akses-penginapan-dan-keunikannya?single=1

    https://travel.detik.com/domestic-destination/d-7924316/fakta-desa-adat-ratenggaro-letak-akses-penginapan-dan-keunikannya?single=1



    Sumber : travel.detik.com

  • Barca Tempel Real Madrid, Beda 1 Poin

    Jakarta

    Mayoritas pertandingan di jornada 13 LaLiga 2025/2026 sudah dimainkan. Berikut hasil selengkapnya dan klasemen Liga Spanyol sementara ini.

    Puncak klasemen sejauh ini masih ditempati oleh Real Madrid. Tapi keunggulannya di posisi teratas sudah terkikis.

    Hal itu tidak lepas dari fakta bahwa El Real harus puas dengan tambahan 1 poin di jornada ini, setelah bermain imbang 2-2 di markas Elche.


    Dengan hasil tersebut, Real Madrid kini bertengger di puncak klasemen Liga Spanyol dengan perolehan 32 poin dari 13 kali bermain.

    Jumlah tersebut cuma membuat Real Madrid pegang keunggulan 1 poin dari Barcelona yang berada di posisi kedua dengan raihan 31 poin.

    Pada jornada ini, Barcelona berhasil meraup poin penuh. Di kandang sendiri, Barca menang telak 4-0 melawan Athletic Club.

    Di posisi ketiga klasemen Liga Spanyol ada Villarreal yang pada jornada ini mengalahkan Mallorca dengan skor 2-1. Sejauh ini sudah 29 poin dikoleksi Villarreal.

    Hasil Liga Spanyol jornada 13

    • Elche vs Real Madrid: 2-2
    • Getafe vs Atletico Madrid: 0-1
    • Real Betis vs Girona: 1-1
    • Real Oviedo vs Rayo Vallecano: 0-0
    • Villarreal vs Mallorca: 2-1
    • Osasuna vs Real Sociedad: 1-3
    • Barcelona vs Athletic Club: 4-0
    • Deportivo Alaves vs Celta Vigo: 0-1
    • Valencia vs Levante: 1-0

    Klasemen Liga Spanyol

    Pos Klub M M S K G K +/- POIN
    1 Real Madrid 13 10 2 1 28 12 16 32
    2 Barcelona 13 10 1 2 36 15 21 31
    3 Villarreal 13 9 2 2 26 11 15 29
    4 Atletico Madrid 13 8 4 1 25 11 14 28
    5 Real Betis 13 5 6 2 20 14 6 21
    6 Espanyol 12 5 3 4 15 15 0 18
    7 Getafe 13 5 2 6 12 15 -3 17
    8 Athletic Bilbao 13 5 2 6 12 17 -5 17
    9 Sevilla 12 5 1 6 18 19 -1 16
    10 Real Sociedad 13 4 4 5 17 18 -1 16
    11 Elche 13 3 7 3 15 16 -1 16
    12 Celta Vigo 13 3 7 3 16 18 -2 16
    13 Rayo Vallecano 13 4 4 5 12 14 -2 16
    14 Deportivo Alaves 13 4 3 6 11 12 -1 15
    15 Valencia 13 3 4 6 12 21 -9 13
    16 Mallorca 13 3 3 7 13 20 -7 12
    17 Osasuna 13 3 2 8 10 16 -6 11
    18 Girona 13 2 5 6 12 25 -13 11
    19 Levante 13 2 3 8 16 24 -8 9
    20 Real Oviedo 13 2 3 8 7 20 -13 9

    (krs/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ini 5 Penyebab Diet Soda Dapat Memicu Kenaikan BB


    Jakarta

    Masih banyak yang salah kaprah, diet soda tidak termasuk minuman sehat. Ahli gizi menyebut ada ancaman efek negatif dari konsumsi minuman bersoda ini.

    Diklaim sebagai produk diet dan rendah gula, faktanya diet soda tidak pernah diakui ahli sebagai asupan yang sehat. Diet soda tidak jauh berbeda dengan soda kemasan biasa yang banyak ditemukan di supermarket dan minimarket.

    Banyak orang yang hingga kini juga masih mempercayai bahwa mengganti asupan soda menjadi diet soda adalah cara yang lebih sehat. Tetapi ada berbagai kandungan yang membahayakan kesehatan hingga membuat berat badan melonjak dalam sebuah kemasan diet soda.


    “Mengganti soda biasa menjadi diet soda mungkin akan menawarkan pengurangan kalori yang singkat, tetapi tubuhmu tidak akan bisa ditipu lebih lama. Penelitian menyebut tubuh akan tetap bereaksi pada komponen non nutrisi dari makanan termasuk pemanis buatan dari diet soda,” papar Susan Campbell selaku ahli gizi.

    Baca juga: Pesan Kue Berisi Uang Rp 3,3 Juta, Pembeli Ini Hanya Mau Bayar Murah

    Berikut ini 5 alasan diet soda bukan minuman sehat menurut Cleveland Clinic:

    Ini 5 Penyebab Diet Soda Dapat Memicu Kenaikan BBKonsumsi diet soda dapat memicu keinginan makan dan minum manis yang lebih parah. Foto: Getty Images/iStockphoto/choochart choochaikupt

    1. Memicu kenaikan berat badan

    Tubuh merupakan sistem yang luar biasa dengan segala sinyal yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Termasuk ketika tubuh membutuhkan asupan gula, maka otak akan mengirimkan sinyal tertentu.

    Mengonsumsi diet soda yang telah dibuat sedemikian rupa hingga rasanya tak manis justru dapat meningkatkan asupan kalori lebih banyak. Para ahli setuju bahwa efek minum diet soda akan memicu keinginan untuk makan dan minum yang manis-manis.

    Pada penelitian lain disebutkan juga penderita kelebihan berat badan dan obesitas kondisinya memperparah setelah mengonsumsi diet soda. Mereka mengalami keinginan untuk makan dan minum asupan tinggi kalori sepanjang hari.

    2. Mengganggu produksi insulin

    Rasa manis sebenarnya menjadi rasa yang paling dicari oleh otak manusia secara alamiah. Gula dan pemanis yang masuk ke dalam tubuh kemudian akan menjadi tumpukan kalori.

    Ketika mengonsumsi makanan dan minuman manis nan tinggi kalori, produksi insulin akan otomatis terjadi guna mengubahnya menjadi energi. Tetapi pada konsumsi diet soda efeknya justru membingungkan tubuh untuk memproduksi insulin.

    Asupan kalori yang masuk dalam jumlah besar tidak diimbangi dengan rasa manis. Sehingga tubuh akan kesulitan untuk memproduksi insulin yang akhirnya kalori dari diet soda akan mengendap menjadi cadangan di dalam tubuh.

    Alasan lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Mempengaruhi reaksi otak

    Tak dapat dipungkiri, otak merupakan organ tubuh paling vital yang mengatur tubuh secara keseluruhan. Bahkan rasa ngidam atau keinginan mengonsumsi makanan dan minuman tertentu juga dikendalikan oleh otak.

    Pada beberapa penelitian disebutkan bahwa konsumen diet soda memiliki aktivitas otak yang lebih tinggi. Aktivitas yang dimaksud adalah sinyal yang dikirimkan otak kepada tubuh untuk terus makan makanan tinggi lemak dan manis.

    Konsumsi diet soda juga dikatakan memengaruhi pusat rasa kepuasan tubuh akan makanan manis. Jika dilakukan dalam jangka panjang ada potensi perubahan reaksi otak terhadap keinginan makan berkalori tinggi.

    4. Asupan pengganti

    Ini 5 Penyebab Diet Soda Dapat Memicu Kenaikan BBAda beberapa minuma alternatif yang disarankan ahli gizi sebagai pengganti diet soda. Foto: Getty Images/iStockphoto/choochart choochaikupt

    Para ahli gizi mengatakan berhenti minum diet soda bukan suatu hal yang mustahil. Cara yang paling ampuh adalah dengan mencari alternatif asupan pengganti dengan kandungan komponen yang serupa.

    Salah satu yang menyebabkan kecanduan adalah komposisi kafein di dalam diet soda. Kebutuhan atas kafein pada tubuh bisa saja digantikan dengan minuman seperti teh atau kopi yang jauh lebih sehat.

    Selain itu tubuh yang telah kecanduan dengan pemanis buatan harus dilatih dengan mengganti asupan pemanis buatan menggunakan buah-buahan. Mencicipi minuman lain yang menyegarkan dengan sensasi soda seperti pada kombucha juga bisa dilakukan guna mengatasi kecanduan diet soda.

    5. Tips berhenti konsumsi diet soda

    Selain mengganti asupan diet soda, beberapa ahli gizi juga memberikan tips untuk berhenti lepas dari minuman ini. Caranya yaitu dengan belajar mengelola diri sendiri dan mengendalikan nafsu makan dengan pola yang lebih sehat.

    Untuk menghindarkan tubuh dari keinginan makanan dan minum produk tinggi kalori dan gula pastikan jangan pernah kelaparan. Makan dengan porsi yang lebih sedikit dan intensitas yang lebih sering disebut lebih manjur untuk mengatasi keinginan makan minum produk berkalori tinggi.

    Selain itu lakukan beberapa hal untuk mulai mengecoh otak dalam mengendalikan keinginan makan. Misalnya minum air mineral sebagai pengganti soda atau bahkan menyiapkan es teh tawar yang siap dituang ke dalam gelas agar tak memilih diet soda kemasan.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Ingin Kaya Selamanya, Bagaimana Caranya?



    Jakarta

    Sungguh mengasyikkan kehidupan satu keluarga dengan dua putra. Satu anak laki, satu anak perempuan. Suami ganteng, istri cantik. Putra-putri semuanya good looking, juga pintar. Lulusan universitas ternama di luar negeri. Betapa istimewanya.

    Mereka hidup dengan damai. Ekonomi di atas rata-rata. Komunitas pergaulannya kelas menengah ke atas. Pergi dan tamasya ke luar negeri mudah. Bisa dua kali dalam satu tahun.

    Pada waktu mengadakan pesta wedding putrinya, dia pilih tempat yang istimewa. Tempat berkelas dan serba mewah. Begitu pun tetamu yang hadir, dari kelas dan strata yang sesuai.


    Masing-masing anak sudah diamankan dengan dibangunkan rumah di sekitar rumah induk. Rumah yang terbilang besar, halaman luas. Di daerah sekitar ibu kota negara. Pasti harganya mengikuti lokasinya.

    Masih tersedia apartemen, dan beberapa modal yang semuanya mengundang keyakinan untuk hidup di atas rata-rata, selamanya.

    Namun, hidup sulit diduga. Suatu ketika keinginan untuk menanjak, terus menyala. Kepala keluarga terus berusaha untuk melebarkan sayap usaha, termasuk terjun ke dalam dunia politik yang beraroma bahaya.

    Di dunia politik yang baru digelutinya, optimisme-nya tinggi. Dia terus berupaya maju sebagai calon legislatif pusat. Sampai juga pada pengerahan seluruh dana yang dipunya.

    Tiba masanya pemilihan umum usai. Dan ternyata dia gagal terpilih sebagai anggota legislatif pusat. Betapa pilunya.

    Dana bermilyar lepas begitu rupa. Hutang dalam jumlah menjulang harus segera dilunasi. Kebutuhan sehari-hari menuntutnya tetap berada di kelas yang di atas rata-rata. Sumber penghasilan yang dulunya pernah menjadi penyandang utama. Sudah lama ditinggalkannya. Beberapa usaha yang dibangun dan dibina bersama beberapa orang kolega, berlanjut kepada penggelapan dana. Seluruh koleganya kabur entah ke mana. Hidup pun jadi merana.

    Sumbangan dari putra-putrinya sudah mencapai angka maksimal. Dalam upaya menutup kebutuhan sehari-hari. Untuk menutup bunga hutang yang tak tahu pasti entah kapan selesainya. Jangankan pokoknya, bunganya saja belum mampu dibayarkan setiap bulannya.

    Upaya berhutang lagi demi menyambung hidup sudah sering dilakukan. Kadang berhasil kadang tidak. Bagaimana bisa berhasil, hutang yang dulunya belum dibayar sudah berhutang lagi. Hutang bertumpuk, pelunasan belum ada. Jadilah hidup semakin sengsara.

    Itu kejadian fakta. Beberapa fakta yang serupa dengan itu boleh jadi merupakan pilihan bukti bahwa hidup bagai roda pedati. Kaya-miskin, senang-susah silih berganti.

    Haruskah semua orang menerima keyakinan itu. Hidup bagai roda pedati? Sebentar, tunggu dulu!

    Ada sepasang suami istri, hidup dalam kemiskinan selama bertahun-tahun di zaman Nabi Musa AS. Suatu hari, dalam keadaan tenang, sang istri berkata kepada suaminya, “Bang, bukankah Musa itu Nabi Allah dan bisa berbicara dengan-Nya?” “Benar,” ujar sang suami.
    “Kenapa kita tidak coba pergi kepadanya, bercerita tentang kondisi kita? Kita minta dia berbicara kepada Tuhannya agar kita diberi kekayaan, agar kita bisa hidup senang dan berkecukupan.”

    Besoknya, mereka mendatangi Nabi Musa, menyampaikan maksudnya. Lalu, Nabi Musa bermunajat menghadap Allah, memohonkan keinginan suami istri itu. Allah Maha Mendengar, Maha Melihat, tidak ada satu pun yang tersembunyi dari-Nya, di langit mau pun di bumi. Allah berfirman: “Wahai Musa, sampaikan kepada mereka bahwa Aku telah mengabulkan permintaan mereka. Aku akan memberi mereka kekayaan, tapi hanya satu tahun. Setelah itu, Aku akan kembalikan mereka menjadi orang miskin.”

    Sontak, ketika mendengar kabar dari Nabi Musa, pasangan suami istri ini gembira luar biasa. Tepat beberapa hari berselang, rezeki melimpah dari arah yang tidak mereka duga. Menjadikan mereka kaya raya. Mereka hidup senang dan bahagia. Sang istri berujar kepada sang suami, “Bang, ingat loh ya, kita diberi kekayaan hanya satu tahun. Setelah itu kita akan miskin lagi.” “Benar,” jawab sang suami. “Kalau begitu, kita gunakan saja kekayaan ini untuk membantu banyak orang. Paling tidak dalam setahun ini, kita akan siapkan makan orang-orang fakir dan menyantuni anak yatim.” Sang suami setuju.

    Lalu mereka membangun rumah singgah untuk membantu para musafir. Rumah itu dibangun dengan tujuh pintu, masing-masing pintu menghadap ke jalan yang berjumlah tujuh persimpangan. Keluarga ini pun mulai menyambut setiap musafir yang datang dan memberi mereka makan dan tempat singgah gratis, siang malam. Mereka terus sibuk melayani orang yang membutuhkan selama berbulan-bulan. Setahun berlalu sepasang suami istri ini tetap sibuk membantu para musafir dan memuliakan tamu yang berdatangan. Kehidupan mereka pun tetap kaya. Mereka lupa dengan tenggat waktu yang ditetapkan Allah tersebut.

    Melihat itu, Nabi Musa pun heran, lalu bertanya kepada Allah seraya berkata: “Wahai Rabb, Engkau telah menetapkan syarat kepada mereka hanya satu tahun. Sekarang, sudah satu tahun lebih, tetapi mereka tetap hidup kaya?” Allah berfirman: “Wahai Musa, Aku membuka satu pintu di antara pintu-pintu rezeki kepada keluarga tersebut, lalu mereka membuka tujuh pintu untuk membantu hamba-hamba-Ku. Wahai Musa! Aku merasa malu kepada mereka. Wahai Musa! Apakah mungkin hamba-Ku lebih dermawan dari-Ku?” Nabi Musa menjawab: “Maha Suci Engkau Ya Allah, Maha Mulia urusan-Mu dan Maha Tinggi kedudukan-Mu”

    Kisah ini pernah penulis munculkan dalam “Shalawat untuk Kaya, Kok Bisa?”

    Pasangan di atas membatalkan keyakinan kebanyakan orang tentang hidup bagai roda pedati. Saat tibanya deadline kejatuhan menjadi miskin, ditepisnya dengan terus memberi dan terus melakukan pertolongan tanpa inginkan balasan. Tanpa perhitungan untung rugi. Ikhlash karena menikmati kesempatan harta berlimpah dari Tuhan.

    Tuhan ‘malu’ terhadap perilaku demikian. Ia menumpahkan rahmatNya yang tak berkesudahan. Bekal keyakinan hidup bagai roda pedati yang umumnya diyakini kebanyakan orang, terpatahkan secara sempurna.

    Semoga setiap kita bisa melakukan. Apa yang terbaik menurut Tuhan. Antara lain terus memberikan pertolongan, terutama memberikan harta kepada siapa pun yang membutuhkan. Ikhlash hanya demi Tuhan.

    Alhamdulillah hidup pun kaya raya selamanya. InsyaAllah senantiasa dalam ridlo Tuhan, aamiin!

    Abdurachman

    Penulis adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Pemerhati spiritual medis dan penasihat sejumlah masjid di Surabaya

    Artikel ini adalah kiriman dari pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis

    (erd/erd)



    Sumber : www.detik.com