Tag: fakultas

  • Soal Lulusan LPDP Tak Harus Pulang ke RI, Pakar BRIN dan Awardee Beri Tanggapan


    Jakarta

    Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan pernyataan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro yang menegaskan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak harus kembali ke Indonesia.

    Hal ini bisa dilakukan karena menurutnya Indonesia belum bisa menjamin pekerjaan bagi para alumni. Oleh karena itu, ia menyarankan agar mereka bisa berkembang di luar negeri.

    “Kasihan dia nanti. Ilmunya tinggi, di sini tidak ada wadahnya. Lebih baik kamu teruskan ke sana saja. Yang penting merah putih,” kata Satryo, sebagaimana dikutip dari arsip detikEdu, Senin (25/11/2024).


    Mahasiswa diberikan kebebasan di luar negeri untuk meniti karier dan prestasi yang baik di perusahaan internasional atau bahkan multinasional. Kemudian ketika suatu hari ia menemukan inovasi, bisa ikut membanggakan Indonesia.

    “Kemudian, dia suatu hari menemukan inovasi. Kan kita bilang, Indonesia yang menemukan inovasi itu. Meskipun di luar negeri. Kan masih merah putih dia,” sambungnya.

    Respons dari Pakar BRIN

    Menanggapinya, Kepala Pusat Riset Kebijakan Publik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yanuar F Wismayanti PhD menjelaskan memang ada multitafsir dari pernyataan Mendiktisaintek. Bukan serta-merta tidak pulang ke RI, lulusan LPDP kini diberikan kesempatan untuk menjalin kolaborasi.

    “Dalam artian nggak pulang ke Indonesia itu maksudnya memang diberikan kesempatan untuk menjalin kolaborasi. Ke depannya (untuk) membangun bangsa kembali gitu, bukan berarti melepaskan,” kata Yanuar kepada detikEdu usai acara Berembuk Berdampak 10 tahun Seruni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) di Balai Sidang UI, Depok, Senin (25/11/2024).

    Lebih lanjut, Yanuar menjelaskan pemerintah Indonesia memiliki salah satu program bernama manajemen talenta atau pembangunan talenta. Pengalaman alumni LPDP yang bekerja di luar negeri bisa menjadi sebuah investasi.

    “Investasi tidak selalu dengan bisnis ekonomi dan seterusnya. Tetapi investasi supaya nanti begitu kita ada di sana akan bisa membawa 10 orang lagi ke sana. Manajemen talenta balik lagi ke Indonesia. Jadi sebenarnya prosesnya seperti itu,” sambung Yanuar.

    Menguntungkan Awardee LPDP

    Sementara dari sisi penerima beasiswa, Fathia Fairuza awardee LPDP 2022, menjelaskan bahwa keputusan pemerintah memperbolehkan alumni berkembang di luar negeri membuka banyak opsi. Karena saat kembali ke Indonesia, banyak sekali awardee yang justru sulit mencari pekerjaan.

    Terlebih bagi mereka yang mengambil bidang studi yang belum memiliki industri di Indonesia. Kondisi ini membuat mereka kebingungan ketika kembali ke Tanah Air.

    “Nah harapannya sih dengan adanya opsi tersebut kita bisa explore karier yang lebih luas,” ucap Fathia pada acara yang sama.

    Ketika keputusan ini berjalan, Fathia memberikan catatan bagi para awardee. Menurutnya, mereka (awardee) tetap harus memberikan kontribusi dengan cara apapun ke Indonesia.

    Selanjutnya, ia juga menegaskan bahwa awardee LPDP jangan sampai pindah kewarganegaraan ketika sudah bekerja di luar negeri.

    “Karena bagaimanapun juga kita bisa menempuh pendidikan tinggi S2 atau S3 dibiayai negara yang mana itu juga uang rakyat, uang pajak rakyat,” ungkapnya.

    “Jadi aku setuju kalau misalnya boleh berkarier di luar (negeri) tapi harus tetap berkontribusi. Jangan sampai pindah kewarganegaraan,” sambung Fathia dengan tegas.

    Evaluasi LPDP

    Yanuar menilai penyelenggaraan LPDP saat ini sudah tepat dan tidak ada masalah bila dilihat dari soal pengelolaan keuangannya ataupun mekanismenya. Sebab LPDP tidak bergantung pada APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

    “LPDP sudah mempunyai mekanisme yang bagus dan itu dirasakan teman-teman penerima beasiswa. Secara pengelolaan keuangannya (juga) sudah cukup bagus,” ungkap Yuniar.

    Alih-alih LPDP, Yuniar menyarankan untuk melakukan evaluasi pada penyelenggaraan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Karena BPI menggunakan anggaran APBN.

    Sedangkan dari sisi awardee, Fathia menilai perlu dilakukannya evaluasi terkait penerima LPDP. Menurutnya, banyak oknum-oknum yang malah memanfaatkan dana beasiswa bukan untuk pendidikan.

    “Masih ada oknum-oknum yang memanfaatkan beasiswa, (bukan) untuk pendidikan tapi misalnya flexing atau batu loncatan untuk berkarier di sana (luar negeri) dan keluar dari Indonesia,” urai Fathia.

    Evaluasi juga diperlukan perihal monitoring lulusan LPDP. Alumnus Columbia University jurusan Human Right Study itu menjelaskan setelah lulus, awardee hanya mengisi satu formulir tracer study.

    “Jadi, setelah lulus kita diberikan form dari LPDP. Padahal kan siapa tahu saat form itu dibagikan kita belum dapat pekerjaan. Lalu 2 tahun padahal masa baktinya itu misalnya 4 tahun kan gak ke track lagi, karena formnya itu hanya sekali,” ceritanya.

    “Nah mungkin bisa ditingkatkan lagi monitoring prosesnya setelah awardee lulus,” tambahnya lagi.

    Kalaupun nanti kebijakan tetap mengharuskan awardee pulang ke Indonesia, Fathia berharap agar pemerintah bisa memberikan rekomendasi pekerjaan yang sesuai bagi alumni. Agar tidak menambah angka pengangguran di Indonesia.

    Minta LPDP Dikaji

    Sebagai alumni LPDP, Fathia berharap agar beasiswa ini kembali dikaji ulang. Sehingga awardee-awardee bisa menciptakan kontribusi yang luar biasa di masa mendatang.

    “Aku sangat menantikan kontribusi awardee LPDP apalagi kalau misalnya bidangnya mirip dengan keilmuan ku. Aku sangat ingin sekali bekerja sama, berkolaborasi, dan bisa berjejaring dengan awardee LPDP lainnya,” ungkapnya.

    Fathia juga berharap agar Mata Garuda atau ikatan alumni LPDP bisa lebih aktif lagi, sehingga awardee pada tahun terbaru bisa mengenal alumni lain tahun-tahun sebelumnya.

    “Kebanyakan kenalnya yang satu angkatan atau di bawah angkatan. Tapi yang dahulu kurang kenal karena kurangnya ada acara bersama, sehingga nggak bisa networking ke angkatan yang jauh,” pungkas Fathia.

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Kabar Gembira! Ada Beasiswa LPDP -UIII untuk S2 dan S3, Cek Syaratnya!


    Jakarta

    Kabar gembira untuk para pencari beasiswa S2 dan S3! Ada Beasiswa LPDP- Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang berlokasi di Depok.

    Kini seluruh program magister dan doktor UIII sudah masuk ke dalam daftar Beasiswa LPDP Dalam Negeri, baik jalur reguler ataupun afirmasi. Beasiswa LPDP-UIII turut membuka pendaftaran untuk program dual degree yang bekerja sama dengan universitas di Inggris dan Australia.

    Batas waktu pendaftaran beasiswa ini hanya sampai 17 Februari 2025. Ayo cek prodi yang ditawarkan dan syarat-syaratnya!


    Program Studi Beasiswa LPDP-UIII

    Bahasa pengantar untuk perkuliahan ini sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Arab untuk program tertentu.

    1. Fakultas Studi Islam

    • Magister Studi Islam
    • Doktoral Studi Islam

    2. Fakultas Ilmu Sosial

    • Magister Ilmu Politik
    • Magister Kebijakan Publik-Perubahan Iklim
    • Doktoral Ilmu Politik

    3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis

    • Magister Ekonomi
    • Magister Keuangan-Keuangan Berkelanjutan
    • Doktoral Ekonomi PhD in Economics

    4. Fakultas Ilmu Pendidikan

    • Magister Pendidikan A in Education
    • Doktoral Pendidikan

    Dual Degree LPDP-UIII

    Program Beasiswa LPDP-UIII dual degree memungkinkan penerima beasiswa memperoleh gelar dari UIII dan universitas mitra di luar negeri. Beasiswa ini menyediakan tahun pertama studi di UIII. Kemudian, tahun kedua akan diselenggarakan di universitas mitra, baik di Inggris atau Australia.

    Universitas mitra luar negeri yang saat ini bekerja sama dengan UIII adalah:

    1. University of Edinburgh, UK
    2. SOAS University of London, UK
    3. University of Dundee, UK
    4. Deakin University, Australia.

    Cara Daftar Beasiswa LPDP-UIII

    1. Buka laman resmi LPDP di https://lpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Pilih kategori beasiswa yang akan dilamar: reguler, farmasi, atau dual degree.
    3. Pilih UIII sebagai tujuan kuliah dan pilih juga prodi yang ingin diambil.
    4. Bagi pendaftar luar negeri, pilih universitas mitra UIII dan prodi luar negeri yang akan ditempuh.
    5. Lengkapi formulir pendaftaran dan unggah dokumen yang dibutuhkan.
    6. Ikuti tahapan seleksi yang ditentukan LPDP.

    Nah, bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Surat Efisiensi Beasiswa Dokter Sempat Viral, Kini Kemenkes Membatalkan



    Jakarta

    Beredar surat beasiswa untuk pendidikan dokter, dokter gigi, dokter spesialis hingga subspesialis dihentikan. Namun, tak sampai sehari, Kemenkes membatalkan surat itu.

    Surat itu beredar di media sosial, seperti X (dulu Twitter).

    Surat berkop Kemenkes itu bernomor DP/.01.01/F.III/340/2025, dengan hal ‘Surat Pemberitahuan’ tertanggal 18 Februari 2025.


    Berikut inti badan surat yang diteken oleh Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan itu:

    Menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, bersama ini kami sampaikan bahwa Rekrutmen Program Beasiswa Pendidikan Dokter, Dokter Gigi dan Dokter Spesialis-Subspesialis Kementerian Kesehatan Tahun 2025 untuk sementara waktu dihentikan hingga adanya kebijakan lebih lanjut.

    Untuk peserta aktif penerima beasiswa, pembayaran komponen beasiswa akan tetap dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Surat itu mendapatkan banyak protes di X. Banyak yang menilai surat Kemenkes itu paradoks dengan pernyataan Prabowo Subianto saat debat capres yang mengungkapkan Indonesia kekurangan 140 ribu dokter hingga ingin menambah 300 fakultas kedokteran.

    Namun, sehari berselang, Kemenkes membatalkan surat yang diterbitkan itu. Surat ini diunggah Kemenkes dalam media sosial Kemenkes seperti di Instagram story dan X.

    Surat bernomor DP.01.01/F.III/344/2025, dengan Hal ‘Surat Klarifikasi’ itu bertanggal 19 Februari 2025.

    Berikut inti badan surat itu:

    Menindaklanjuti Surat Pemberitahuan Nomor DP 01.01/F.III/340/2025 tentang Program Beasiswa, bersama ini kami sampaikan bahwa Program Beasiswa Pendidikan Dokter, Dokter Gigi, dan Dokter Spesialis/Subspesialies tetap berjalan, tidak termasuk bagi peserta aktif penerima beasiswa yang saat ini sedang dalam proses pendidikan.

    Surat diteken oleh pejabat yang sama Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Anna Kurniati, SKM, MA, PhD.

    Efisiensi program beasiswa dokter dibatalkanEfisiensi program beasiswa dokter dibatalkan Foto: (Tangkapan layar IG dan X Kemenkes RI)

    “#Healthies, program beasiswa PPDS tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada perubahan. Kami juga tetap memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta aktif penerima beasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan,” demikian cuit akun X resmi Kemenkes, @KemenkesRI pada 19 Februari jam 19.17 WIB.

    Dihubungi terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman menyebut surat baru ini untuk menganulir keputusan pada surat pemberitahuan Nomor DO.01.01/F.III/340/2025. Aji menyebut pemerintah telah mengkaji pembiayaan untuk program beasiswa pada 2025 agar tetap berjalan.

    “Dananya dipastikan cukup,” tegas Aji dilansir dari detikHealth, Selasa (20/2/2025).

    (nwk/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Semen Indonesia 2025 S1 UISI Dibuka, Kuliah Gratis hingga 4 Tahun


    Jakarta

    Beasiswa Semen Indonesia dibuka di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI). Calon mahasiswa S1 UISI yang berminat kuliah dengan beasiswa ini dapat mendaftar paling lambat 21 Maret 2025.

    Dikutip dari laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UISI, Beasiswa Semen Indonesia merupakan beasiswa kuliah selama maksimal 8 semester untuk lulusan SMA/sederajat 2021 sampai 2025. Perguruan tinggi yang berafiliasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini sendiri terletak di Kompleks PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Gresik, Jawa Timur.

    Simak komponen beasiswa dan syarat selengkapnya di bawah ini.


    Beasiswa Semen Indonesia 2025 UISI

    Beasiswa Semen Indonesia untuk kuliah S1 di UISI mulai 2025 meliputi:

    • Biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama maksimal 8 semester
    • Biaya Investasi Pendidikan (BIP), sejenis uang pangkal yang lazimnya dapat dibayarkan 4 kali dalam 2 semester

    UKT UISI meliputi biaya perkuliahan, praktikum, kuliah lapangan ke perusahaan, magang, kuliah kerja nyata (KKN), kerja praktik, kuliah umum, dan evaluasi Ujian Tengah Semester (UTS) maupun Ujian Akhir Semester (UAS).

    Beasiswa ini tidak meliputi uang wisuda dan Biaya Orientasi dan Pengembangan Kemahasiswaan (BOPK). BOPK UISI senilai Rp 2 juta meliputi biaya kegiatan pengembangan mahasiswa, seperti almamater, asuransi, orientasi, dan lain-lain.

    Syarat Beasiswa

    • Lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat 2021-2025
    • Nilai rata-rata rapor semester 1-5 minimal 80
    • Berprestasi juara di bidang:
      • – Akademik: Peringkat kelas, olimpiade sains nasional (OSN) karya ilmiah remaja (KIR) atau lomba karya tulis ilmiah (LKTI), dan lain-lain
      • – Nonakademik: Seni, olahraga, pramuka, paskibra, tahfiz Al-Qur’an minimal hafal 5 juz, dan lain-lain
    • Surat keterangan tidak buta warna, khusus bagi pendaftar Prodi Teknik Kimia dan Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV)
    • Portofolio menggambar ukuran A4, tema bebas, khusus bagi pendaftar Prodi DKV

    Tahap Seleksi

    • Seleksi administrasi
    • Tes berbasis komputer atau computer-based test (CBT)
    • Wawancara atau interview

    Daftar Prodi

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis UISI

    • S1 Manajemen
    • S1 Akuntansi
    • S1 Manajemen Bisnis dan Keuangan Islam

    Fakultas Teknologi Industri dan Agroindustri

    • S1 Manajemen Rekayasa
    • S1 Teknologi Agroindustri
    • S1 Teknik Logistik
    • S1 Teknik Kimia

    Fakultas Teknologi Informasi dan Kreatif

    • S1 Sistem Informasi
    • S1 Informatika
    • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)

    Berminat mendaftar, detikers? Akses informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Semen Indonesia 2025 S1 UISI di https://pmb.uisi.ac.id/jalur/program-sarjana. Semoga bermanfaat!

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Saat Siswa Bertanya Nasib KIP Kuliah Kena Efisiensi atau Tidak, Ini Jawaban Mendikti


    Jakarta

    Seorang siswi dari SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo menanyakan soal nasib KIP Kuliah kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto. Ia penasaran, apakah KIP Kuliah terkena efisiensi anggaran atau tidak dan bagaimana ke depannya.

    “Apakah kuota KIP-K terkena efisiensi? Lalu bagaimana kita di sini yang membutuhkan bantuan untuk di perguruan tinggi,” tanya Agnia Rahma dalam acara Silaturahmi Kebangkitan Kaum Dhuafa bersama Menteri Diktisaintek, Menteri Agama, dan Menteri Sosial di gedung SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo, Minggu (23/3/2025).

    KIP Kuliah Tidak Kena Efisiensi

    Merespons hal ini, Mendikti Brian mengapresiasi pertanyaan dari siswa tersebut. Ia berkelakar dan tak menyangka bahwa pertanyaan yang diajukan kepada dirinya bisa tergolong susah.


    Ia juga langsung menjelaskan bahwa KIP Kuliah tidak mengalami efisiensi.

    “Terima kasih adik-adik pertanyaannya. Pertanyaannya susah-susah ini,” ucapnya.

    “Jadi yang pertama KIP-Kuliah, ini tidak ada efisiensi sama sekali. Jadi tidak ada berkurang, kuotanya setiap tahun 200.000 penerima,” imbuh Mendikti.

    Kuota KIP Kuliah Akan Ditambah, Tapi…

    Lebih lanjut, Brian menerangkan bahwa dana untuk KIP Kuliah tetap aman. Untuk setahun ini, bahkan ada lebih dari Rp 14 triliun untuk beasiswa.

    “Total anggaran selama setahun ini Rp14,7 T untuk beasiswa. Jadi jangan khawatir, KIP-K tidak akan berkurang,” terangnya.

    Guru Besar di Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut, juga mengatakan bahwa jumlah pendaftar KIP Kuliah terus bertambah dari tahun ke tahun. Maka dari itu, pihaknya berencana untuk menambah kuota hingga 50.000 pelajar.

    “Meskipun kami lihat statistik ternyata jumlah yang mengajukan naik terus. Kita akan coba naikkan tahun depan, 50.000 tambahannya,” paparnya.

    “Mohon doanya semoga disetujui oleh Pak Presiden,” lanjutnya.

    Kalimat terakhir dari Mendikti pun disambut sorak sorai siswa-siswi SMA Unggulan CT Arsa yang turut senang dengan kabar rencana penambahan kuota KIP Kuliah.

    (faz/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pelatih Fisik Timnas U-17 Dapat Beasiswa Doktor dari Unesa



    Jakarta

    Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan beasiswa doktor atau S-3 kepada Sofie Imam Faizal. Sofie adalah pelatih fisik yang turut mengantarkan Timnas U-17 lolos ke Piala Dunia Qatar 2025.

    Rektor Unesa, Nurhasan melalui Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Dwi Cahyo Kartiko menuturkan, beasiswa tersebut bukan hanya untuk peningkatan kualifikasi personal. Tetapi menyentuh fondasi pengembangan sepak bola nasional secara menyeluruh.

    “Langkah sederhana tetapi krusial ini penting untuk memperkuat ekosistem pelatih sepak bola nasional. Jika pelatih menempuh pendidikan yang lebih tinggi, tentu profesionalisme tim pelatih juga bisa meningkat, sehingga berdampak positif pada kualitas pemain dan atmosfer sepak bola nasional,” ucap Dwi, dikutip dari situs Unesa, Selasa (15/4/2025).


    Sementara itu, Guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) itu mengatakan, Unesa menginginkan sepak bola Indonesia dapat melaju melalui penguatan sumber daya manusia atau SDM kepelatihan berbasis sport sciences.

    “Harapannya tim pelatih tidak hanya punya jam terbang di lapangan. Tapi juga memiliki basis ilmu keolahragaan yang kuat. Sehingga kita bisa melahirkan pelatih-pelatih yang berpengalaman dan punya keilmuan yang kuat,” katanya.

    Atas tawaran beasiswa di Unesa tersebut, Sofie menyampaikan terima kasih. Menurutnya, kesempatan kuliah tersebut penting untuk memperkuat kompetensi dan profesionalismenya sebagai pelatih fisik.

    “Bagi saya kuliah itu penting, termasuk bagi saya. Karena itu saya terus melanjutkan studi. Sekarang saya sedang menyelesaikan studi magister di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan tinggal ujian. Targetnya semester ini lulus,” ungkapnya.

    Usai merampungkan studi magisternya tersebut, dia akan melanjutkan studi doktor di Prodi S-3 Ilmu Keolahragaan Unesa. Unesa menjadi center of gravity pengembangan bidang keolahragaan di Indonesia.

    Sofie mengambil lisensi kepelatihan D Nasional dari Unesa hingga menjadikannya sebagai bagian dari struktur pelatih Timnas Indonesia.

    (nwy/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Kuliah D3 Unhan 2025 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya


    Jakarta

    Universitas Pertahanan (Unhan) membuka beasiswa D3 tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran berlangsung mulai 1-30 April 2025. Apa saja prodi-prodinya?

    Sebelumnya, penerimaan mahasiswa baru Unhan program S1 telah dibuka pada 1-28 Februari 2025. Seperti mahasiswa penerima beasiswa S1 Unhan, mahasiswa D3 jalur beasiswa kampus ini juga wajib tinggal di asrama selama kuliah.

    Beasiswa D3 Unhan hingga lulus ditawarkan pada sejumlah program studi (prodi). Penerima beasiswa D3 Unhan disyaratkan untuk bersedia ditempatkan di mana saja sebagai prajurit TNI & Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pertahanan (Kemhan).


    Simak daftar prodi, syarat, tes, dan jadwalnya di bawah ini.

    Beasiswa D3 Unhan 2025

    Prodi Beasiswa D3 Unhan

    Berikut prodi D3 Fakultas Vokasi Logistik Militer Unhan yang dapat dilamar pada beasiswa:

    D3 Budidaya Pertanian Lahan Kering

    D3 Budidaya Tanaman Perkebunan

    D3 Budidaya Ternak

    D3 Perikanan Tangkap

    D3 Pengolahan Hasil Laut/Perikanan

    D3 Permesinan Kapal

    D3 Budidaya Ikan

    Syarat Beasiswa D3 Unhan

    – Warga Negara Indonesia

    – Laki-laki atau perempuan

    – Sanggup memenuhi peraturan Unhan

    – Sehat jasmani dan rohani

    – Tidak buta warna

    – Lulusan tahun 2024 dan 2025 dari SMA/sederajat jurusan IPA dan SMK/sederajat sesuai prodi

    – Tidak pernah tinggal kelas selama SMA/sederajat

    – Rata-rata nilai rapor SMA/sederajat semester 1-5 minimal 80

    – Rata-rata nilai mata pelajaran Fisika, Matematika, Biologi, dan Kimia SMA/sederajat minimal 85

    – Rata-rata nilai mata pelajaran SMK/sederajat semester 1-5 yang sesuai prodi minimal 80; sesuai struktur kurikulum SMK pusat keunggulan

    – Nilai tes intelligence quotient (IQ) minimal 100

    – Usia maksimal 20 tahun saat pembukaan pendidikan pada 1 Agustus 2025

    – Tinggi badan minimal 163 cm bagi laki-laki dan 157 cm bagi perempuan, dengan berat badan proporsional, dan menyertakan surat keterangan dari RS pemerintah/RS TNI/Polri setempat yang ditandatangani oleh dokter

    – Mampu mengoperasikan komputer untuk aplikasi internet dan Office

    – Tidak sedang menerima beasiswa lain dan tidak akan menerima beasiswa lain selama mengikuti pendidikan

    – Penyetaraan ijazah dan nilai dari kementerian bidang pendidikan bagi lulusan SMA/sederajat luar negeri atau lulusan international school di dalam negeri

    – Bersedia ditempatkan di mana saja sebagai prajurit TNI & Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pertahanan

    – Melampirkan persetujuan orang tua/wali

    – Bersedia tinggal di asrama selama mengikuti pendidikan di Unhan

    – Bersedia menandatangani surat pernyataan

    – Bersedia untuk tidak menikah dan tidak hamil selama mengikuti pendidikan

    – Menjadi kader intelektual bela negara dan komponen cadangan

    – Menyepakati perjanjian tentang hak dan kewajiban sebagai Kadet Mahasiswa Unhan

    – Belum pernah menikah, baik secara hukum negara, hukum agama dan hukum adat

    – Belum memiliki anak secara biologis

    Syarat Khusus Nilai Mata Pelajaran dan Keahlian

    D3 Budidaya Pertanian Lahan Kering

    – SMA/sederajat: Nilai rapor Biologi dan Kimia semester 5 minimal 85

    – SMK keahlian Kehutanan, Agribisnis Tanaman, Agroteknologi/Budi Daya Tanaman, Teknologi Pertanian.

    D3 Budi Daya Tanaman Perkebunan

    – SMA/sederajat: Nilai rapor Biologi dan Kimia semester 5 minimal 85

    – SMK keahlian Agribisnis Tanaman, Agroteknologi/Budi Daya Tanaman, Kehutanan

    D3 Budi Daya Ternak

    – SMA/sederajat: Nilai rapor Biologi semester 5 minimal 85

    – SMK keahlian Peternakan, Agribisnis Ternak, Agribisnis Ternak Unggas, Agribisnis Ruminansia, Agribisnis Produk Ternak, Ternak Unggas, Ternak Ruminansia, Ternak Non Ruminansia, Pengolahan Hasil Ternak, Kesehatan Ternak/Hewan

    D3 Perikanan Tangkap

    – SMA/sederajat: Nilai rapor Fisika dan Matematika semester 5 minimal 85

    – SMK keahlian Pelayaran Kapal Penangkap Ikan, Perikanan, Pengolahan Hasil Perikanan, Penangkapan Ikan, Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan.

    D3 Pengolahan Hasil Laut/Perikanan

    – SMA/sederajat: Nilai rapor Fisika dan Matematika semester 5 minimal 85

    – SMK keahlian Penangkapan Ikan, Perikanan, Pengolahan Hasil Perikanan, Teknologi Pangan, Agribisnis Perikanan.

    D3 Permesinan Kapal

    – SMA/sederajat: Nilai rapor Fisika dan Matematika semester 5 minimal 85

    – SMK keahlian Teknik Mesin, Teknika Perkapalan, Teknik Otomotif, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Permesinan Kapal.

    D3 Budidaya Ikan

    – SMA/sederajat: Nilai rapor Biologi dan Matematika semester 5 minimal 85

    – SMK keahlian Penangkapan Ikan, Perikanan, Manajemen Sumber Daya Perairan, Teknologi Hasil Perikanan, Sosial Ekonomi Perikanan, Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Budi Daya Perairan (Akuakultur), Agrobisnis Perikanan.

    Bagi pelamar lulusan SMK/sederajat, nilai rapor semester 5 minimal 85 untuk mata pelajaran sesuai dengan prodi-prodi di atas, meliputi:

    Pendidikan Jasmani

    Olahraga dan Kesehatan

    Matematika

    Kejuruan

    Projek Kreatif dan Kewirausahaan

    Praktik Kerja Lapangan

    Tes Beasiswa D3 Unhan

    Berikut rangkaian tes beasiswa D3 di Unhan:

    Seleksi administrasi

    Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI)

    Pemeriksaan psikologi (Rikpsi)

    Pemeriksaan kesehatan (Rikkes)

    Mental Ideologi (MI)

    Tes Potensi Skolastik (TPS)

    Wawancara akademik

    Kesamaptaan jasmani (kesegaran jasmani A & B, renang)

    Cara Daftar Beasiswa D3 Unhan 2025

    Buat akun di https://penerimaan.idu.ac.id

    Konfirmasi akun melalui email yang digunakan sebagai username pada saat mendaftar

    Isi data dan unggah dokumen:
    Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    Kartu Keluarga (KK)
    Akte Kelahiran
    Kartu BPJS/KIS/Asuransi Kesehatan
    Pasfoto ukuran 4×6, tanpa kacamata, mengenakan seragam sekolah, latar berwarna putih (kapasitas file maksimal 500 KB).
    Foto seluruh badan memakai seragam sekolah dari samping kanan dan kiri, ukuran file maksimal 500 KB

    Surat izin orang tua
    Ijazah bagi lulusan 2024
    Surat keterangan siswa kelas 12 bagi yang akan lulus tahun 2025
    Hasil tes IQ bagi yang sudah memiliki
    NPWP bagi yang sudah memiliki

    Jadwal Beasiswa D3 Unhan 2025

    Pendaftaran online: 1-30 April 2025

    Verifikasi data administrasi oleh panitia: 22 April-8 Mei 2025

    Sidang akademik dan Pengumuman I Lolos Verifikasi oleh panitia: Kamis, 15 Mei 2025

    Try out pemeriksaan psikologi (Rikpsi) online: Senin, 19 Mei 2025

    Pelaksanaan Rikpsi online: Selasa, 20 Mei 2025

    Try out TKBI online: Rabu, 21 Mei 2025

    Pelaksanaan TKBI online: Kamis, 22 Mei 2025

    Sidang akademik dan Pengumuman II Lolos Rikpsi dan TKBI oleh panitia: Rabu, 28 Mei 2025

    Kedatangan peserta tes offline: Kamis, 12 Juni 2025

    MI tertulis dan TPS: Jumat, 13 Juni 2025

    Rikkes dan skrining kesehatan jiwa (keswa): Sabtu-Minggu, 14-15 Juni 2025

    MI Wawancara dan Wawancara Akademik: Senin-Selasa, 16-17 Juni 2025

    Samapta A dan B, renang: Rabu-Kamis, 18-19 Juni 2025

    Sidang akademik III Lolos TPS, MI, Wawancara MI, Wawancara Akademik, dan Kesamaptaan Jasmani: Selasa, 24 Juni 2025

    Parade: Rabu, 25 Juni 2025

    Pengumuman III Lolos Seleksi Tes Offline: Kamis, 26 Juni 2025

    Administrasi (Tanda Tangan Surat Pernyataan, Perjanjian Kaporlap, dan Tradisi): Jumat-Sabtu, 21-22 Juni 2025

    Pembukaan Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil): Senin, 23 Juni 2025

    Diksarmil: Senin, 23 Juni 2025-Jumat, 25 Juli 2025

    Kembali ke Unhan: Jumat, 25 Juli 2025

    Persiapan pembukaan pendidikan: Minggu-Kamis, 28-31 Juli 2025

    Pembukaan pendidikan: Jumat, 1 Agustus 2025

    Pendidikan Dasar Militer dilakukan di Yonif 744/Satya Yudha Bhakti selama 1 bulan. Informasi lebih lanjut bisa dipantau di https://penerimaan.idu.ac.id dan akun Instagram @unhan_ri.

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 Unhan 2025 Dibuka, Begini Syarat, Jadwal, dan Seleksinya


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa S2 dibuka Universitas Pertahanan mulai 1 April-31 Mei 2025. Beasiswa pendidikan hingga lulus ini dibuka untuk masyarakat umum dan internasional, personel TNI, anggota Polri, dan PNS.

    Pelamar beasiswa S2 Unhan yang berasal dari kategori umum diutamakan sudah bekerja minimal 2 tahun. Sedangkan pelamar yang merupakan PNS disyaratkan sudah dinas selama minimal 1 tahun dan berpangkat minimal III/b.

    Dikutip dari laman resminya, berikut syarat beasiswa S2 Unhan beserta jadwal dan tahap seleksinya.


    Syarat Beasiswa S2 Unhan 2025

    • Warga negara Indonesia maupun warga negara asing
    • Usia maksimal 45 tahun, khusus peserta TNI/Polri/PNS/BUMN maksimal 50 tahun
    • Lulusan S1/sederajat dari kampus terakreditasi minimal Baik Sekali
    • IPK S1/sederajat minimal 3.00 untuk jurusan sosial/humaniora dan 2.75 untuk jurusan eksakta.
    • Pangkat minimal Lettu bagi pelamar asal TNI, Iptu bagi pelamar asal Polri, dan masa dinas minimal 6 tahun
    • Pangkat minimal golongan III/b dan masa dinas minimal 1 tahun bagi PNS
    • Diutamakan sudah bekerja minimal 2 tahun bagi peserta umum
    • Latar belakang S1 bidang STEM jika hendak melamar prodi keilmuan STEM
    • Khusus S2 Strategi Perang Semesta dapat dilamar peserta dengan pangkat minimal Kolonel bagi personel TNI, Kombes bagi anggota Polri, PNS golongan IV/a, dan jabatan setingkat manajer bagi peserta umum
    • Tidak pernah tersangkut perkara pidana maupun perdata, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi peserta umum
    • Melampirkan surat persetujuan dari komandan atau kepala satuan bagi peserta asal TNI/Polri/ASN atau dari pimpinan instansi bagi peserta asal BUMN
    • Diutamakan yang belum pernah mendapat beasiswa magister dari pemerintah
    • Sehat jasmani dan rohani

    Syarat Dokumen

    • KTP, atau Kartu Tanda Anggota (KTA) bagi peserta asal TNI/Polri/ASN.
    • Kartu Keluarga (KK).
    • Akte Kelahiran.
    • Kartu BPJS/KIS/Asuransi Kesehatan.
    • Kartu NPWP
    • Pasfoto ukuran 4×6, file maksimal 500KB, dengan ketentuan:
      – TNI/Polri/ASN : Mengenakan pakaian PDH
      – Umum : Mengenakan pakaian kemeja putih dan berdasi hitam.
    • Surat izin atasan bagi peserta dari TNI/POLRI/ASN
    • Surat izin orang tua/wali untuk peserta dari umum.
    • SKCK dengan keterangan mendaftar kuliah di Unhan untuk peserta dari umum.
    • Ijazah dan transkrip nilai S1/sederajat dengan ketentuan:
      – Jika menyertakan fotokopi ijazah dan transkrip nilai, dokumen harus dilegalisasi dengan stempel asli.
      – Jika menyertakan hasil scan warna, gunakan scan ijazah dan transkrip nilai asli.
    • Sertifikat akreditasi perguruan tinggi
    • Esai maksimal 2 halaman tentang prodi yang dipilih, menggunakan huruf arial ukuran 12 spasi 1,5.

    Jika dinyatakan lolos seleksi, peserta akan meneken surat berikut:

    • Surat perjanjian tentang hak dan kewajiban sebagai Mahasiswa Universitas Pertahanan RI.
    • Surat pernyataan:
      – Bersedia menjadi Kader Intelektual Bela Negara.
      – Bersedia mematuhi segala peraturan yang berlaku di Unhan.
      – Bersedia tidak menikah dan tidak hamil selama mengikuti pendidikan.
      – Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain.

    Prodi Beasiswa S2 Unhan 2025

    Fakultas Strategi Pertahanan

    • Prodi Magister Strategi Perang Semesta (Kelas Internasional)
    • Prodi Magister Peperangan Asimetris
    • Prodi Magister Diplomasi Pertahanan (Kelas Internasional)
    • Prodi Magister Strategi Pertahanan Laut

    Fakultas Manajemen Pertahanan

    • Prodi Magister Manajemen Pertahanan (Kelas Internasional)
    • Prodi Magister Ekonomi Pertahanan
    • Prodi Magister Ketahanan Energi

    Fakultas Keamanan Nasional

    • Prodi Magister Manajemen Bencana
    • Prodi Magister Keamanan Maritim
    • Prodi Magister Damai dan Resolusi Konflik
    • Prodi Magister Hukum Keadaan Darurat
    • Prodi Magister Ketahanan Pangan

    Fakultas Sains dan Teknologi Pertahanan

    • Prodi Magister Industri Pertahanan
    • Prodi Magister Teknologi Penginderaan
    • Prodi Magister Teknologi Persenjataan
    • Prodi Magister Teknologi Daya Gerak
    • Prodi Magister Terapan Rekayasa Pertahanan Siber (Kelas Internasional)

    Seleksi Beasiswa S2 Unhan

    • Seleksi administrasi.
    • Tes Potensi Akademik (TPA).
    • Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI).
    • Pemeriksaan Psikologi (Rikpsi).
    • Pemeriksaan Kesehatan dan Kesehatan Jiwa (Rikkes dan Keswa).
    • Wawancara Akademik dan Mental Ideologi (MI)

    Jadwal Beasiswa S2 Unhan 2025

    • Pendaftaran online: 1 April-31 Mei 2025
    • Verifikasi data administrasi oleh panitia: 18 Mei-3 Juni 2025
    • Sidang akademik dan pengumuman 1-lolos verifikasi: Kamis, 5 Juni 2025
    • Try Out TKBI online: Rabu, 11 Juni 2025
    • Pelaksanaan TKBI online: Kamis, 12 Juni 2025
    • Try Out TPA: Senin, 16 Juni 2025
    • Sidang akademik dan pengumuman 2-lolos TKBI dan TPA: Selasa, 24 Juni 2025
    • Kedatangan peserta tes offline di Unhan Sentul: Rabu, 2 Juli 2025
    • MI Tertulis: Kamis, 3 Juli 2025
    • Rikkes, Wawancara Akademik, dan Wawancara MI: Jumat-Minggu, 4-6 Juli 2025
    • Keswa: Senin, 7 Juli 2025
    • Sidang akademik dan pengumuman 3-lolos MI sampai Rikkes dan Keswa : Rabu, 9 Juli 2025
    • Administrasi (tanda tangan surat pernyataan dan perjanjian, dan perlengkapan lapangan/kaporlap): Kamis-Jumat, 10-11 Juli 2025
    • Pemberangkatan Pendidikan Dasar (Diksar) Bela Negara ke Rindam Gunung Bunder: Sabtu, 12 Juli 2025
    • Pembukaan Diksar Belneg: Senin, 14 Juli 2025
    • Diksar Belneg dan matrikulasi: Senin-Jumat, 14-25 Juli 2025
    • Penutupan Diksar Belneg: Jumat, 25 Juli 2025
    • Kembali ke Kampus Unhan RI Sentul: Jumat, 25 Juli 2025
    • Persiapan Upacara Pembukaan Pendidikan (gladi kotor dan bersih): Rabu-Kamis, 30-31 Juli 2025
    • Pembukaan pendidikan: Jumat, 1 Agustus 2025

    Pendaftaran beasiswa S2 Unhan 2025 dibuka di https://penerimaan.idu.ac.id/. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Kuliah di Jepang untuk S1 hingga S3, Ini Persyaratannya


    Jakarta

    Nishimura Foundation International Scholarship 2025 dibuka untuk mendukung mahasiswa-mahasiswa di Indonesia yang ingin kuliah di Jepang. Bantuan beasiswa ini terbuka untuk jenjang S1, S2, hingga S3.

    Beasiswa Internasional Nishimura Foundation ditawarkan untuk studi Sarjana (S1), Pascasarjana (S2), dan Magister (S3) di Kyoto University, Osaka University, Ritsumeikan University, Kwansei Gakuin University, dan universitas-universitas yang bermitra dengannya.

    Pada 2025, beasiswa jenjang S2 dan S3, diperuntukkan bagi alumni S1 dan S2 Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Airlangga (Unair), sebagaimana dikutip dari laman UGM, Rabu (30/4/2025).


    Cakupan Bantuan Beasiswa

    1. Tunjangan beasiswa 130.000 yen (sekitar Rp15,2 juta) per bulan untuk biaya hidup.

    2. Durasi beasiswa: 2 tahun untuk Master (S2), 3 tahun untuk Ph D (S3).

    3. Setibanya di Jepang, berdasarkan rekomendasi universitas Jepang mereka, penerima beasiswa akan menerima pembayaran satu kali sebesar 150.000 yen (sekitar Rp17,5 juta) sebagai kompensasi tiket pesawat pulang pergi dan biaya hidup awal di Jepang.

    4. Meskipun memenuhi syarat untuk beasiswa ini, jika tidak diterima oleh universitas Jepang yang disebutkan di atas, beasiswa akan dibatalkan.

    5. Beasiswa akan dicairkan setiap 3 bulan sekali.

    Persyaratan Beasiswa

    1. Tertarik untuk menempuh pendidikan sarjana (S1), magister (S2), atau doktoral (S3) di universitas tertentu di Jepang, yaitu Osaka University, Kyoto University, Ritsumeikan University, dan Kwansei Gakuin.

    2. Siswa yang membiayai sendiri studi mereka di Universitas Osaka, Universitas Kyoto, Universitas Ritsumeikan, atau Universitas Kwansei Gakuin dan universitas yang bermitra dengan mereka. Individu yang melanjutkan studi online dari Indonesia di universitas-universitas ini tidak berhak menerima beasiswa ini (kecuali mereka yang berdomisili di Osaka).

    3. Siswa yang secara pribadi mengalami kesulitan keuangan atau dianggap tidak mampu membiayai biaya hidupnya selama studi di Jepang.

    4. Indeks prestasi akademik minimal 3,0 untuk program sarjana (S1) dan 3,5 untuk program magister (S2).

    5. Siswa yang memiliki kemampuan bahasa Jepang atau motivasi yang kuat untuk belajar bahasa Jepang sebelum berangkat ke Jepang.

    6. Siswa yang memiliki ketertarikan terhadap budaya dan masyarakat Jepang serta keinginan untuk berkontribusi dalam mempererat hubungan Indonesia dan Jepang.

    Persyaratan Dokumen

    – Daftar riwayat hidup

    – Proposal penelitian dalam bahasa Inggris atau Jepang

    – Motivation letter dalam bahasa Inggris atau Jepang

    – Fotokopi transkrip akademik dan ijazah/S2 (dilegalisasi)

    – Sertifikat kemahiran bahasa Inggris/Jepang

    – Surat rekomendasi dari dosen atau fakultas dan Kantor Urusan Internasional

    – Letter of Acceptance (LoA) dari universitas pilihan Anda.

    – Surat rekomendasi dari dosen pembimbing/ketua program/dekan fakultas

    Cara Mendaftar Beasiswa Internasional Nishimura Foundation 2025

    Bagi pelamar asal UGM, berikut cara mendaftar beasiswa ini:

    1. Menghubungi Wiastiningsih melalui email di wiastiningsih@yahoo.com.

    2. Batas waktu pendaftaran adalah 10 Desember 2025 bagi siswa yang berencana memulai studi pada bulan April 2026 (wawancara sementara dijadwalkan pada Mei 2026).

    3. Seluruh dokumen persyaratan harus sudah tiba di Yogyakarta paling lambat tanggal 10 Desember 2025.

    4. Surat penerimaan resmi dari universitas Jepang dapat diserahkan kemudian, setelah pengumuman resmi diumumkan, biasanya pada pertengahan bulan Februari.

    5. Tidak ada biaya pendaftaran untuk proses seleksi beasiswa ini.

    Informasi lebih lanjut, bisa menghubungi: wiastiningsih@yahoo.com. Semoga bermanfaat ya, detikers!

    (faz/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Serba-serbi Beasiswa Unggulan, Begini Manfaat dan Syaratnya



    Jakarta

    Beasiswa Unggulan adalah beasiswa di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Risetk, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yang kini menjadi Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kerap menjadi incaran pemburu beasiswa, apa saja manfaat hingga syarat Beasiswa Unggulan?

    Beasiswa Unggulan adalah bantuan biaya pendidikan yang dibuka untuk putra-putri terbaik bangsa. Beasiswa ini dibuka untuk jenjang pendidikan S1, S2, dan S3.

    Setiap tahunnya, beasiswa ini dibuka pada Juni atau Juli di tahun berjalan. Beasiswa Unggulan lazimnya dibuka dalam dua jalur, yakni Beasiswa Masyarakat Berprestasi dan Beasiswa Pegawai.


    Manfaat Beasiswa Unggulan

    Dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Tahun 2024, manfaat Beasiswa Unggulan termasuk:

    1. Biaya Pendidikan
    2. Biaya hidup
    3. Biaya buku

    Syarat Beasiswa Unggulan

    Persyaratan Beasiswa Unggulan dapat berbeda untuk tiap jenjang pendidikan. Syarat-syarat yang perlu dipenuhi pelamar adalah sebagai berikut:

    1. Persyaratan Umum

    – Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat internasional dan/atau nasional.

    – Mendapatkan rekomendasi minimal dari guru bimbingan konseling di sekolah asal bagi pendaftar jenjang S1, dan dari pimpinan perguruan tinggi asal atau pembimbing akademik/skripsi/tesis untuk pendaftar jenjang S2 dan S3.

    – Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun termasuk APBN/APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

    – Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.

    – Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi paling rendah B/Baik Sekali dan pada program studi terakreditasi paling rendah B/Baik Sekali, serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan (sebagaimana daftar terlampir) atau di perguruan tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

    – Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.

    – Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak untuk kelas sebagai berikut:

    a. Kelas Eksekutif
    b. Kelas Khusus
    c. Kelas Karyawan
    d. Kelas Jarak Jauh
    e. Kelas Internasional (bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri)
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi.
    – Berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,00 pada program sarjana (S-1), atau IPS minimal 3,25 pada program magister (S2) dan doktor (S-3) selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

    2. Persyaratan Khusus Program Sarjana (S1)

    a. Lulusan pendidikan menengah yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus 2 (dua) tahun sebelumnya.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru.

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas perguruan tinggi untuk mahasiswa on-going.

    d. Bagi mahasiswa on-going program sarjana (S1), yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 pada skala 4.

    e. memiliki kemampuan bahasa Indonesia, dibuktikan dengan sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Madya (skor 482-577)

    f. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 500, PTE Academic: 34, IBT: 52, IELTS: 5.0.

    g. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.000 kata dan paling banyak 1.500 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    3. Persyaratan Khusus Program S2

    a. Belum memasuki usia 32 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 33 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 (tidak diperkenankan untuk menunda perkuliahan atau tidak diperkenankan untuk mengikuti matrikulasi).

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas/direktur pascasarjana perguruan tinggi bagi mahasiswa on going.

    d. Bagi mahasiswa on-going program magister (S2), yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 pada skala 4.

    e. Memiliki nilai IPK S1 paling rendah 3,25 pada skala 4.

    f. Memiliki kemampuan bahasa Indonesia, dibuktikan dengan sertifikat UKBI yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek, untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1.
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640).

    g. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 550, PTE Academic: 58, IBT: 80, IELTS: 6.5.

    h. Memiliki rencana studi dengan ketentuan berikut:

    – Memuat gambaran tentang alasan memilih bidang/prodi

    – Topik yang akan ditulis dalam tesis

    – Rencana studi dari awal semester hingga selesai

    – Dokumen rencana studi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem.

    i. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”.

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    4. Persyaratan Khusus Program S3

    a. Belum memasuki usia 46 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 47 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 (tidak diperkenankan untuk menunda perkuliahan atau tidak diperkenankan untuk mengikuti matrikulasi).

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas/direktur pascasarjana perguruan tinggi bagi mahasiswa on going bagi mahasiswa on-going program doktor (S3) yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,40 pada skala 4; memiliki nilai IPK S2 paling rendah 3,40 pada skala 4.

    d. Memiliki kemampuan bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat UKBI yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek, untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640)

    e. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 550, PTE Academic: 58, IBT: 80, IELTS: 6.5.

    f. Memiliki proposal penelitian disertasi dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Proposal sekurang-kurangnya memuat judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan penelitian, metode, manfaat, simpulan dan saran, dan daftar pustaka.

    – Dokumen proposal penelitian disertasi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem.

    g. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”.

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    5. Kelengkapan Berkas
    – Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    – Kartu Tanda Mahasiswa (khusus mahasiswa on-going).

    – Surat Penerimaan/Keterangan lulus/LoA unconditional dari perguruan tinggi (khusus mahasiswa baru).

    – Surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan oleh perguruan tinggi (khusus mahasiswa on-going).

    – Kartu hasil studi (KHS) semester 1 dan 2 (khusus mahasiswa on-going).

    – Ijazah dan transkrip nilai terakhir.

    – Sertifikat UKBI untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek.

    – Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri.

    – Rencana studi bagi program magister.

    – Proposal penelitian disertasi bagi program doktor.

    – Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait.

    – Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Unggulan.

    – Sertifikat prestasi dan kompetensi.

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Unggulan dapat diakses melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com