Tag: fantom

  • Fantom Naik 19%, Sentuh Harga Tertinggi dalam Waktu Singkat!

    Fantom adalah platform smart contract dengan kinerja tinggi, memiliki skalabilitas yang baik, dan dirancang sangat aman melindungi privasi.

    Fantom sengaja diciptakan untuk mengatasi keterbatasan platform blockchain generasi sebelumnya.

    Lachesis, mekanisme konsensus aBFT revolusionernya, memungkinkan Fantom menjadi jauh lebih cepat serta berbiaya murah daripada teknologi lama.

    Namun untuk saat ini, Fantom belum memiliki izin, terdesentralisasi, dan open-source.

    Baca jugaBiden Pilih Powell Jadi Ketua The Fed, Bitcoin Bisa Dapat Dukungan

    Pada hari selasa kemarin, tepatnya 23 November, Fantom (FTM) alami kenaikan 19% dan membawanya menembus harga tertinggi sepanjang masa dengan harga $2,444. Sejauh tahun 2021, FTM berhasil naik hingga 13,940%.

    Program Incentive Rewards

    Selain fokus pada pengembangan jaringan, tim dibalik Fantom juga memberikan ‘reward’ kepada penggunanya, dengan mengumumkan sebuah program bertemakan “Incentive Rewards“.

    Lebih khusus lagi, mereka merancang program tersebut dengan menyesuaikan tingkat bonus berdasarkan TVL minimum yang dimiliki pengguna.

    Penyesuaian ini memungkinkan tim untuk mendukung lebih banyak protokol daripada sebelumnya, serta untuk menumbuhkan komunitas dan ekosistem. Sejak pengumuman program tersebut, jaringan telah berkembang secara signifikan.

    Gabungan nilai yang terkunci meningkat pesat, dari yang awalnya $755,25 juta meroket hingga 5,1 miliar kurang dari 3 bulan.

    Jumlah total unique wallet pada jaringan juga telah melewati 1,1 juta, dengan rata-rata 75 ribu pengguna harian.

    Baca jugaPWNU Yogya: Aset Kripto Tidak Bertentangan dengan Syariat

    Apa Kata Analis Crypto Tentang FTM?

    Analis kripto sekaligus influencer yang aktif di Twitter beruser name The Crypto Dog, melihat tanda-tanda bullish untuk FTM dalam waktu dekat.

    Prediksi lebih bullish datang dari analis crypto bernama Alex Krüger. Ia berpikir selama harga BTC tidak alami koreksi besar-besaran, FTM harusnya bisa mengungguli token asli dari blockchain layer-1 tersebut.

    Ada juga pernyataan dari host Coin Bureau, mengatakan kepada lebih dari 1,66 juta subscribernya di YouTube jika FTM memiliki lebih banyak ruang untuk keuntungan di masa depan.

    “Ini karena kapitalisasi pasar Fantom berukuran sedang dan fundamentalnya secara signifikan lebih kuat daripada sebagian besar cryptocurrency yang saat ini mengunggulinya. Selain itu, Tokenomics FTM juga sangat kuat.” Ungkap Guy, sang host.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Kripto Fantom (FTM) Melonjak 20% Seminggu, Apa Penyebabnya?

    Aset kripto Fantom (FTM) kini menarik perhatian para investor dan trader. Pasalnya, harga token FTM dilaporkan telah naik 20% setiap minggu. Apa penyebab kenaikan ini?

    Penyebab utama melonjaknya harga kripto FTM adalah karena blockchain Fantom sedang menerima berita positif karena Squid SDK — yang memungkinkan pengembang untuk mengindeks, mengubah, dan menggunakan data blockchain secara gratis — akhirnya tiba di Fantom.

    Squid SDK membantu pengguna mengambil, mengubah, dan menggunakan data Web3, dan telah diluncurkan di Fantom. Hal ini akan memungkinkan peserta di blockchain untuk mengindeks hingga 50.000 block per detik dan menerapkannya di mana saja menggunakan layanan yang di-hosting gratis.

    Ilustrasi aset kripto Fantom (FTM).
    Ilustrasi aset kripto Fantom (FTM).

    Baca juga: Mendag: Sebagian Tugas Bappebti Soal Kripto Dialihkan ke OJK

    Ecosystem Vault

    Sementara itu, pada Jumat (20/1), blockchain Fantom juga memasukkan mekanisme Vault dalam ekosistem kriptonya. Ecosystem Vault ini dibuat untuk membiayai proyek yang dibangun di atas blockchain Fantom dengan menawarkan cara alternatif.

    Mekanisme pembiayaan yang terdesentralisasi ini akan digunakan untuk mendanai proyek dan aplikasi yang dibangun di atas blockchain Fantom. Ini merupakan bagian dari evolusi berkelanjutan Fantom menuju desentralisasi, Ecosystem Vault merupakan dana on-chain yang didanai oleh 10% dari biaya transaksi di Fantom dan dikendalikan oleh komunitas dan mengurangi tingkat burn rate FTM.

    Sejak awal tahun 2023, Fantom telah menyaksikan pencapaian penting. Pada awal Januari, proposal tata kelola Fantom, yang mendukung monetisasi gas, berhasil disahkan. Selain itu, pertukaran lintas rantai kini diaktifkan di Fantom melalui Pangolin DEX. Pengguna kini dapat melakukan pertukaran dari FTM ke AVAX dan kembali secara langsung melalui Bridge Swap di Pangolin DEX.

    Ilustrasi aset kripto Fantom (FTM).
    Ilustrasi aset kripto Fantom (FTM).

    Baca juga: Bitcoin Terus Reli, Investor Kripto Tetap Bertahan Cari Untung

    Harga FTM

    Pada saat artikel ini ditulis pada Selasa (24/1), harga Fantom (FTM diperdagangkan di level US$ 0,417, per data CoinMarketCap. Token FTM naik 11,21% dalam 24 jam terakhir karena sebagian besar kenaikan hariannya telah berkurang.

    Market cap Fantom telah meningkat menjadi sekitar US$ 1,1 miliar atau naik 11,27%. Peringkat FTM di situs CoinMarketCap adalah #47, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 1.152.859.397. FTM memiliki pasokan beredar 2.773.353.381 koin FTM dan maksimal pasokan 3.175.000.000 koin FTM.

    Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • NGOBRAS Season 2: Bahas Potensi Bullish Fantom & ApeCoin Pekan Ini

    Video NGOBRAS Season 2 kali ini bakal bahas soal Fantom (FTM) dan ApeCoin (APE) yang berpotensi bullish pada pekan ini. Apa saja indikatornya?

    Kondisi market kripto pekan ini cenderung mengalami kenaikan sejak awal pekan atau hari Senin (12/12). Perilisan data inflas AS yang membaik menjadi dorongan kuat untuk market kembali berpotensi bullish.

    Selain kripto big cap, ada beberapa aset altcoin yang berpeluang untuk reli atau mengalami kenaikan, salah duanya Fantom dan ApeCoin. Keduanya diklaim berpotensi naik lebih dari 10 persen.

    Baca juga: Daftar Kripto yang Kehilangan ‘Hype’ di Tahun 2022

    Untuk membahas selengkapnya mengenai aset kripto potensi bullish pekan ini bisa simak video terbaru dari NGOBRAS Season 2: Episode 9. Selain itu, Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar juga akan membahas berbagai berita ter-update seputar dunia kripto dan blockchain.

    Namun, sekali lagi ini konten watchlist dalam video ini bukan rekomendasi atau financial advice. Perlu riset mendalam tentang token atau koin yang disampaikan dalam video NGOBRAS Season 2.

    Langsung saja yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

    https://www.youtube.com/watch?v=dlZn9eiy0hI



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fantom Coin: Simak Penjelasan dan Cara Menggunakannya Disini!

    Saat ini, ada sebuah aset kripto yang sedang ramai dibicarakan. Aset kripto yang dimaksud yaitu Fantom Coin. Aset kripto tersebut berhasil menunjukkan performa yang memukau selama beberapa pekan. Memangnya, apa itu Fantom Coin dan bagaimana cara kerjanya? Simak ulasannya di bawah ini!

    Apa Itu Fantom Coin?

    Fantom Coin adalah platform smart contract yang berbasis Directed Acyclic Graph (DAG). Aset kripto satu ini dapat menyelesaikan proses transaksi dengan cepat. Pada September 2021, Fantom berhasil mencetak rekor dengan nilai mencapai 1,8 Dolar AS.

    Baca juga: Yuk, Kenalan dengan Aset Kripto HOT Coin dan Cara Kerjanya

    Awal Mula Fantom Coin

    Fantom Coin bermula dari ide yang muncul pada 2018 lalu Dr. Ahn Byung Ik, Matthew Hur, dan koleganya di Digital Currency Holdings Australia adalah pencetus dari aset kripto ini. Mereka berpendapat bahwa blockchain memiliki keterbatasan, apalagi dalam hal skalabilitas, biaya transaksi yang mahal serta konfirmasi yang lambat. 

    Untuk itulah mereka menciptakan Fantom Coin yang menggunakan teknologi DAG. DAG memiliki struktur data yang berbeda dari blockchain. Meskipun berbeda, prinsip operasional keduanya memiliki kesamaan. Teknologi DAG dipercaya dapat menyelesaikan proses transaksi cepat, bahkan dalam hitungan detik saja.

    Sejak Fantom mengadakan Initial Coin Offering (ICO) pada 2018, banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya. Sehingga, pada akhir tahun 2018, Fantom berhasil meluncurkan Fantom OPERA sebagai platform utama. 

    Kenapa Transaksi Fantom Coin Bisa Cepat?

    ilustrasi fantom coin
    1. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, Fantom menggunakan teknologi DAG yang memiliki kecepatan lebih baik dari blockchain. Teknologi yang mampu menggantikan blockchain ini adalah sistem pembukuan online yang terdesentralisasi. Struktur data dalam DAG memiliki kronologi waktu berisi data transaksi-transaksi.

    Serangkaian data transaksi tersebut tak dikumpulkan dalam satu blok saja. Data dalam waktu berdekatan akan terhubung dan bisa langsung terverifikasi tanpa konfirmasi. Maka dari itulah kinerja DAG mampu menyelesaikan proses transaksi dalam hitungan detik saja.

    fantom coin

    Source by Fantom

    1. Mengandalkan algoritma konsensus atau sistem verifikasinya sendiri. Algoritma konsensus tersebut disebut Lachesis yang sudah dimodifikasi dari mekanisme proof-of-stake. Lachesis adalah metode verifikasi yang memiliki jaringan aman, mampu memproses transaksi dengan cepat, dan terdesentralisasi.

    Lachesis ini memanfaatkan asynchronous Byzantine Fault Tolerance (aBFT). Dengan teknologi ini, jaringan akan tetap bisa melaksanakan tugasnya meskipun validatornya berperilaku aneh, seperti menunda pengecekan transaksi. Begitulah cara kerja Fantom yang didukung dengan sistem jaringan yang kuat. Dengan begini, fantom coin bisa bertahan dari serangan Denial-of-service attack atau DDos.

    Apa yang Bisa Dilakukan dengan Fantom Coin?

    Bagi Anda yang tertarik dengan aset kripto ini, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan dengan aset kripto ini.

    1. Staking

    cara staking fantom coin

    Staking adalah kegiatan mengunci aset kripto di dompet digital pada platform tertentu. Metode staking di Fantom adalah salah satu yang paling unik di antara platform lain. Anda dapat mendepositkan FTM tanpa harus menguncinya.

    Hal tersebut akan sangat menguntungkan karena Anda dapat mengambilnya kapan pun Anda mau. Metode staking ini memungkinkan Anda mendapatkan bunga sebesar 4 persen. Perlu Anda ingat, semakin lama Anda mengunci aset, maka akan semakin besar pula bunga yang didapat.

    Fantom juga mengenal liquid staking. Metode ini akan mengunci aset Anda, lalu mengubahnya dari FTM menjadi sFTM dan bisa digunakan dalam aplikasi DApps Fantom. Dengan begini, Anda akan mendapatkan bunga dari staking sembari menggunakan sFTM di aplikasi lainnya. 

    2. Investasi

    Pada 2021, Fantom Coin tercatat sebagai salah satu aset kripto dengan performa yang menakjubkan yang dimana mengalami kenaikan harga hingga 10.000%. Hal ini terjadi karena berfungsinya DeFi Fantom, CRV, dan YFI yang menambahkan Fantom dalam jaringan mereka. Dengan begitu, proses transaksi menjadi lebih mudah. Aplikasi DeFi Fantom pun memiliki potensi untuk mendapatkan bunga yang besar. 

    Itulah tadi penjelasan tentang aset kripto yang ramai dibicarakan dalam komunitas kripto. Tertarik untuk memiliki Fantom Coin, tapi masih bingung harus memulai dari mana? Pelajari lebih banyak tentang aset kripto satu ini bersama dengan Komunitas Resmi Tokocrypto! Kunjungi website Tokocrypto dan follow Instagram @tokocrypto juga, ya!





    Sumber : news.tokocrypto.com