Tag: fashion

  • Keindahan Laut dan Kasih Sayang Ibu Disatukan Jadi Koleksi Busana Ibu-Anak

    Jakarta

    Keindahan laut yang beraneka ragam, kerap menjadi inspirasi bagi para desainer dan pelaku usaha fashion Tanah Air dalam menciptakan karya. Seperti Swistya Ardiana sebagai pemilik brand Little Missmos yang baru saja mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari laut.

    Swistya membuat acara yang intim dan hangat lewat gathering peluncuran koleksi yang bertajuk The Tales of The Sea. Ia menceritakan kisah di balik koleksi teranyarnya tersebut.

    “Koleksi Tales of The Sea by Little Missmos, berbicara tentang keindahan laut, seolah tanpa batas. Sama halnya dengan perasaan seorang ibu yang begitu indah terhadap anaknya. Perasaan yang bernama cinta,” kata wanita yang akrab disapa Tya itu ketika ditemui di Lorong Kopi, Jakarta Selatan.


    Foto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little MissmoFoto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little Missmos. Foto: Dok. Little Missmos.

    Brand lokal yang berasal dari Depok, Jawa Barat ini dikenal lewat koleksi ready-to-wear untuk ibu dan anak bernuansa pastel yang feminin. Tya menuturkan kedalaman laut sama dengan makna sebuah cinta.

    “Cinta itu bisa jadi terlihat sederhana di permukaan, tetapi di dalamnya mengandung banyak lapisan dan emosi,” ujarnya.

    Wanita yang berusia 39 tahun ini menjelaskan koleksi terbaru Little Misssmos sekaligus menjadi kisah jatuh-bangunnya berbisnis. Koleksi dirilis menjelang akhir tahun sehingga bisa menjadi inspirasi busana liburan.

    “Ada juga ornamen laut di dalam koleksinya. Sengaja dibikin senyaman mungkin dan cuttingannya oke dipakai ibu dan anak-anak untuk liburan dan sehari-hari,” ungkp Tya.

    Foto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little MissmoFoto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little Missmos. Foto: Dok. Little Missmos.

    Tya mengucapkan peluncuran koleksi Tales of The Sea juga untuk memperingati Hari Ibu sedunia, pada 22 Desember 2024 mendatang. Menurutnya sosok ibu dan laut memiliki fungsi yang mirip.

    “Seperti halnya ekosistem laut yang saling melindungi dan menjaga, seorang ibu berperan sebagai pelindung dan pengasuh bagi anaknya. Tema Tales of The Sea bisa merefleksikan cinta dan perhatian yang diberikan oleh seorang ibu,” jelas Tya.

    Foto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little MissmoFoto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little Missmos. Foto: Dok. Little Missmos.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Nina Nugroho Gandeng Desainer Tuna Rungu Hasilkan Koleksi Nuansa Rempah

    Jakarta

    Desainer Nina Septiana yang dikenal dengan rancangan baju kerja formal lewat label busana Nina Nugroho, mengeluarkan koleksi terbaru bertajuk Rempah Series. Pada koleksi kali ini Nina berkolaborasi dengan seorang tuna rungu berbakat Salwa Tanara.

    Nina Nugroho konsisten mengangkat kain wastra Nusantara dalam setiap rancangannya. Kali ini Nina Nugroho bersama Salwa Tanara menghadirkan koleksi tentang rempah Indonesia.

    “Tema Rempah Series menjadi inspirasi untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara, bukan saja sebagai komoditi namun juga sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia,” ungkap Nina.


    Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara.Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara. Foto: Dok. @ninanugroho.

    Motif dalam koleksi Rempah Series digambar dan didesain sepenuhnya oleh Salwa Tanara. Desainnya memadukan elemen tradisional rempah-rempah Nusantara dalam bentuk batik tulis dan printing dengan gaya yang modern.

    “Melalui kolaborasi ini, Nina Nugroho menunjukkan dukungannya untuk Salwa Tanara dalam mencapai cita-citanya menjadi seorang fashion designer yang sukses dan berdaya, sekaligus memperlihatkan dampak positif kolaborasi ini terhadap komunitas disabilitas, yang menginspirasi banyak pihak untuk lebih inklusif dan mendukung potensi mereka,” jelas Nina.

    Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara.Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara. Foto: Dok. @ninanugroho.

    Melalui koleksi terbarunya Nina ingin memberikan dorongan semangat untuk semua wanita agar tetap berkarya. “Rempah Series bukan hanya koleksi busana, tetapi juga sebuah perayaan akan potensi luar biasa perempuan Indonesia, yang dengan segala keterbatasannya mampu berkarya dan menginspirasi banyak orang,” ujar Nina Septiana, Founder dan Desainer Nina Nugroho.

    Koleksi Rempah Series terdiri dari lima belas busana yang terbagi dalam beberapa kategori, yaitu, comfort, confidence dan couture. Nina mengungkapkan koleksi kolaborasi ini menggunakan bahan premium seperti cotton bridal premium, poly cotton, twill, dan poly silk premium, dengan desain yang ramah wudhu (wudhu friendly) dan akses mudah bagi ibu menyusui (busui friendly).

    Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara.Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara. Foto: Dok. @ninanugroho.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Kisah Pegawai BUMN Rintis Brand Hijab dan Modest Harga Terjangkau

    Jakarta

    Brand busana modest Tanah Air semakin berkembang dengan beragam koleksi yang diminati wanita. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Anindyascarf. Dikenal melalui koleksinya yang feminin dalam warna pastel, siapa sangka Anindyascarf didirikan oleh seorang wanita yang sehari-harinya bekerja sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

    Ialah Depiwahyuni Yanti yang mendirikan brand hijab Anindyascarf dengan memproduksi hijab segi empat motif dengan bahan voal. Wanita yang akrab disapa Depi ini menceritakan awal mula merintis usahanya tersebut.

    “Saya seorang karyawan BUMN mulai rintis usaha ini dari tahun 2019 produksi hijab, kebetulan sebelum COVID-19 dan setahun berjalan kita produksi baju. Sesuai dengan temanya langkah lebih besar dan coba belajar lagi untuk bisa meningkatkan dulu desainnya dan koleksinya,” kata Depi saat ditemui usai trunk show Dare to Dream di Veranda Hotel, Jakarta Selatan baru-baru ini.


    Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025).Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025). Foto Fairuz Arafiq sebagai muse dan Depiwahyuni (kanan). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Depi mengatakan ingin memperluas pangsa pasar brandnya yang berasal dari Jambi ke Ibu Kota. Ia mengaku terus meningkatkan kualitas bahan dan desain.

    “Sudah lima tahun kita coba dare to dream tidak hanya di daerah, coba bersaing untuk bisa belajar berkembang di Ibu Kota. Dari awal launching dan buka brand seiring bertambahnya waktu semakin berkembang. Dari segi bahan, desain dan produksi. Kita ini lebih ke fashion muslimah,” ucapnya.

    Depi mengucapkan saat ini masih aktif bekerja sebagai pegawai bagian funding officer di Jambi. Ia membagi waktu antara bekerja dan juga mengurus bisnisnya di bidang modest fashion.

    “22 tahun masih betah menjadi karyawan BUMN. Harus fokus dulu kalau usaha Sabtu Minggu. Saat ini ada sekitar 14 karyawan dan lebih banyak online. Awalnya buka di Sungai Penuh itu jauhnya 10 jam dari kota Jambi,” tutur Depi.

    Koleksi Hari Raya

    Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025).Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Lima tahun berkarya, Anindyascarf menggelar trunk show dan intimate gathering di Veranda Hotel, Jakarta Selatan. Depi memperkenalkan koleksi Hari Raya bertajuk Dare to Dream yang artinya mengejar impian. Depi mengungkapkan perbedaan koleksi Hari Raya tahun ini dengan tahun lalu.

    “Tahun lalu bikin sarimbit. Tahun ini tidak bikin sarimbit, tahun ini padu padankan saja untuk anak, ibu dan bapak. Kita bikin beda dan dipilih sesuai dengan warnanya saja,” jelasnya.

    Selain itu, ia juga mencoba bermain dengan aksen payet pada koleksi Hari Raya agar menambah kesan glamour. Dia juga menghadirkan lebih banyak koleksi untuk baju Lebaran 2025.

    “Kalau tahun lalu kita bikinnya basic banget. Kalau Raya Seriesnya tidak banyak. Kita khasnya potongannya longgar. Tahun ini lebih banyak lagi series dan bermain payet. Tidak ada tema khusus, lebih kepada perjuangan yaitu mengejar impian,” lanjut Depi.

    Koleksi Dare to Dream terdiri dari 17 desain yang masing-masing terdiri dari blouse dan tunik. Koleksi Dare to Dream hadir dalam 50 koleksi.

    “Untuk dress lebih ke printing motif bunga. Polosan padukan dengan payet. Tahun ini warnanya pastel pink, peach dan biru cuttingannya dress dan blouse yang agak longgar,” lanjutnya lagi.

    Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025).Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Perkembangan brand hijab dan busana muslim semakin pesat, tentu persaingan akan semakin ketat. Depi mengungkapkan target untuk terus eksis di tengah persaingan bisnis.

    “Membuka usaha ini sambil iseng hingga akhirnya bisa fokus dan sambil bekerja juga. Kita ikuti perkembangan trennya seperti apa. Apalagi saya backgroundnya bukan dari desainer. Desain kita lebih ke daily dan ada detail tidak terlalu rame dan beli satu bisa dipakai untuk banyak acara. Harganya juga affordable. Alhamdulillah tidak pernah merasa bersaing, mungkin yang lain laris dan kita perbaiki saja rezeki kan menggali,” ujarnya.

    Depi mengaku sengaja membuat koleksi dengan harga yang terjangkau untuk bisa dipakai semua kalangan. Harga koleksi Dare to Dream mulai dari Rp 250 Ribu.

    “Kita menyasar ibu muda usia 21-50 tahun. Karena di bawah itu mahasiswa kan lebih kasual. Harapannya kepengen berlanjut karena kalau mengembangkan usaha harus berlanjut,” pungkasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Klamby Rilis Koleksi Baju Lebaran Terinspirasi Sulawesi Lewat Film Pendek

    Jakarta

    Mendekati bulan Ramadan dan Hari Raya, sederet brand fashion lokal sudah mempersiapkan koleksi baju Lebaran 2025. Ada yang menggunakan sistem membeli produk yang belum dirilis atau pre order dan ada juga yang sudah bisa dipesan oleh pelanggan.

    Salah satu brand hijab dan busana muslim yang sudah mengeluarkan koleksi baju Lebaran adalah Klamby. Brand yang didirikan oleh Nadine Gaus dan suaminya Muhammad Ridho Jufri ini meluncurkan koleksi Lebaran dengan konsep yang berbeda.

    Klamby menyuguhkan film pendek berjudul Kembali Pulang untuk menghadirkan koleksi spesial Lebaran bertajuk Malageni. Film pendek tersebut diperankan oleh Cut Mini Theo, Agla Artalidia, & Alesha Fadillah Kurniawan.


    Film ini mengajak penonton untuk mengingat kembali tentang pentingnya rumah dan keluarga. Ridho menjelaskan alasan membuat film pendek tersebut.

    “Strategi Klamby awalnya kita melakukan ide yang berbeda dan berpikir tidak bisa kita jualan produk. Yang kita highlight adalah valuenya yang relate dengan marketnya Klamby. Ketika sekarang dunia semakin sibuk sehingga banyak orang mengejar karier sehingga menjauhkan yang dekat biasanya keluarga. Mudah-mudahan pesan ini dan pengingat untuk kita semua,” kata Ridho dalam konferensi pers Kembali Pulang di Cinema XXI, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2025).

    Ridho mengungkapkan film pendek tersebut untuk memperkenalkan value dari produk Klamby. Ia ingin memberikan pengalaman yang berbeda dari tahun sebelumnya dalam merilis koleksi Hari Raya.

    “Jadi sebenarnya aku selalu kasih tahu ke tim kita itu tidak jual baju. Baju itu produknya, kenapa orang mau membeli Klamby? Berarti kita harus punya value yang kita bentuk. Sebenarnya berangkat dari keresahan dan kehidupan semakin modern kesibukan pasti meningkat. Apa yang ingin kita sampaikan? Tahun ini buat digital show yang ada story tellingnya dan selalu diingat,” jelasnya.

    Klamby konsisten menghadirkan koleksi baju signature dengan tema Indonesia. Kali ini, untuk koleksi baju Lebaran 2025, Klamby kembali mengangkat keindahan Sulawesi. Koleksi yang dinamai Malageni ini akan rilis hingga Maret 2025.

    “Kalau pilihan warna variabel mulai dari earth tone dan pastel ada semua. Makanya kita bikin delapan koleksi karena kita ada banyak cabang yang karakternya berbeda-beda. Sistemnya akan PO lagi mulai dari tanggal 12 khusus untuk yang ikut nobar. Di tengah Maret sudah mulai pengiriman,” jelas Ridho.

    Ridho menyebutkan Klamby menyuguhkan beragam karakter cuttingan dan model dalam koleksi Malageni. Klamby ingin menyasar pasar generasi muda.

    Koleksi baju Lebaran ini dijual mulai dari harga Rp 350 Ribu untuk busana pria. Blouse wanita sekitar Rp 400 Ribu dan satu set Rp 800 Ribu.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Bazar GlamLocal Hadirkan Diskon 120 Brand Hijab dan Modest di Bandung

    Bandung

    Bazar hijab dan modest fashion GlamLocal kembali digelar. Kali ini, GlamLocal hadir di Summarecon Mall Bandung, Jawa Barat mulai dari 29 Januari hingga 2 Februari 2025.

    Bazar GlamLocal kali ini bertajuk Fashion Parade 2025 dan menghadirkan 120 brand hijab dan modest fashion. Mulai dari Etnicmine, Deenay, Fimelo, Giyomi, Pulchra, Gamaleea, Atkey, Bwbyaz dan masih banyak lagi.

    Ada yang berbeda dengan bazar GlamLocal kali ini. Selain menghadirkan diskon busana dan hijab, bazar juga dimeriahkan Kids Glam Runaway Competition, yaitu fashion show anak-anak yang berbakat dan menggemaskan.


    GlamLocal hadir di Summarecon Mall Bandung, Jawa Barat mulai dari 29 Januari hingga 2 Februari 2025. Bazar GlamLocal kali ini bertajuk Fashion Parade 2025 dan menghadirkan 120 brand hijab dan modest fashion.Foto Rizky Azhar sebagai koordinator GlamLocal. GlamLocal hadir di Summarecon Mall Bandung, Jawa Barat mulai dari 29 Januari hingga 2 Februari 2025. Bazar GlamLocal kali ini bertajuk Fashion Parade 2025 dan menghadirkan 120 brand hijab dan modest fashion. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Tak hanya itu saja, bazar GlamLocal kali ini dimeriahkan aksi panggung Aldi Taher pada Sabtu (1/2/2025) dan penampilan Gusti Irawan & Konco Kongkow pada Minggu (2/2/2025).

    “Spesial di Bandung bukan hanya bazar, kita juga ada kegiatan lainnya ada Kids Glam Runaway, adik-adik kecil yang mau jadi model supaya kan kita brand owner dan ada brand anaknya siapa tahu bisa berjodoh. Selain itu, ada kajian di hari Jumat bersama ustad Andi Abdurahman temanya meraih surga melalui berniaga. Terus hari Sabtu dan Minggu ada fashion show untuk brand pilihan kita ada 16 brand partner mereka akan memperagakan Raya Series. Tujuannya road to Ramadan,” ucap Kiky.

    Rizky Azhar sebagai Koordinator GlamLocal mengungkapkan alasan pemilihan lokasi bazar kali ini di Bandung. Menurutnya Bandung cocok untuk mengetes target pasar GlamLocal.

    “Bagian dari target market GlamLocal keliling Indonesia, bawa brand lokal yang kita naungi ini. Nah, kota pertama Bandung dengan Jabodetabek dan tes target marketnya cocok atau nggak nih di Bandung. Di Bandung ini salah satu muslim terbesar cocok dan memang permintaan pelanggan dan tenant tinggi banget untuk kita bikin event di Bandung. Eventnya selama lima hari dari 29 Januari hingga 2 Februari 2025. Jujur ini terbanyak dari awal ngadain bazar ada 120 brand hijab, aksesori dan FnB,” jelas Rizky Azhar ketika ditemui Wolipop di Bandung.

    GlamLocal hadir di Summarecon Mall Bandung, Jawa Barat mulai dari 29 Januari hingga 2 Februari 2025. Bazar GlamLocal kali ini bertajuk Fashion Parade 2025 dan menghadirkan 120 brand hijab dan modest fashion.GlamLocal hadir di Summarecon Mall Bandung, Jawa Barat mulai dari 29 Januari hingga 2 Februari 2025. Bazar GlamLocal kali ini bertajuk Fashion Parade 2025 dan menghadirkan 120 brand hijab dan modest fashion. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Wanita yang akrab disapa Kiky ini mengucapkan tak ada perbedaan pasar antara Jakarta dan Bandung. “Target market kita adalah wanita berhijab. Di Bandung banyak hijabers yang fashionable. Karakter belanja di Bandung jujur kita karena masih trial, animo hari pertama antrean sudah mengular dan luar biasa dan cek di dua jam pertama sudah banyak yang pecah telur ibaratnya,” tambahnya.

    Kiky menuturkan GlamLocal menjadi platform bagi para brand lokal untuk berjualan, supaya lebih dekat dengan pelanggan karena umumnya brand hijab mulainya dari online. Dan GlamLocal menjadi tempat untuk bazar offline.

    Rangkaian acara Kids Glam Runaway Competition selama acara bazar GlamLocal di Bandung.Rangkaian acara Kids Glam Runaway Competition selama acara bazar GlamLocal di Bandung. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Ada banyak brand yang terlibat di bazar GlamLocal, Kiky menjelaskan kurasi untuk bisa mengikuti gelaran ini cukup ketat. Brand yang mengikuti bazar juga bukan hanya dari Jakarta, ada Surabaya dan masih banyak lagi.

    “Kurasi cukup ketat karena banyak banget yang daftar dan kita cari yang memang sesuai dengan marketnya yang memang banyak diminati, terus cek juga media sosialnya biar bisa mengundang trafficnya juga untuk datang ke sini. Karakter brand harus cocok dengan market di sini, modest fashion pastinya, jumlah followers tidak jadi patokan, total 120 brand fashion dan lainnya. Karena road to Ramadan banyak banget brand yang jual produk sarimbit keluarga di sini bisa banget di cari. Daily wear juga banyak banget,” ucap Kiky.

    GlamLocal hadir di Summarecon Mall Bandung, Jawa Barat mulai dari 29 Januari hingga 2 Februari 2025. Bazar GlamLocal kali ini bertajuk Fashion Parade 2025 dan menghadirkan 120 brand hijab dan modest fashion.GlamLocal hadir di Summarecon Mall Bandung, Jawa Barat mulai dari 29 Januari hingga 2 Februari 2025. Bazar GlamLocal kali ini bertajuk Fashion Parade 2025 dan menghadirkan 120 brand hijab dan modest fashion. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Khusus di GlamLocal, brand hijab dan modest fashion yang mengikuti bazar memberikan harga khusus. Brand-brand tersebut menawarkan pakaian dewasa, anak-anak hingga lansia.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 4 Brand Lokal Ini Pamerkan Koleksi Baju Lebaran 2025 Serba Pastel

    Bandung

    Mendekati Ramadan, brand hijab dan busana muslim lokal sudah mempersiapkan koleksi spesial untuk Hari Raya Idul Fitri. Inilah empat brand lokal yang memamerkan koleksi baju Lebaran 2025 di gelaran bazar GlamLocal di Bandung.

    Brand Yeppu, Atkey, Lizahrani dan Shaybee memperkenalkan koleksi Lebaran di rangkaian acara bazar GlamLocal di Summarecon Mall Bandung. Kipty Ayu sebagai pendiri Yeppu Outfit mengatakan peragaan busana kali ini menampilkan 10 koleksi. Yeppu Outfit membawakan koleksi bertajuk Jannah Series.

    “Koleksinya ada 10 temanya gabungan dari produk kolaborasi dan satu seri dari koleksi Raya Series. Koleksi Lebaran kali ini bertajuk Jannah Series, terdiri dari atasan dan bawahan memakai bahan natural linen,” ungkap Kipty Ayu kepada Wolipop di Summarecon Mall Bandung, Jawa Barat.


    Yeppu Outfit, Shaybee, Lizahrani, dan Atkey memperkenalkan koleksi Lebaran 2025 di rangkaian acara bazar GlamLocal di Summarecon Mall Bandung (2/2/2025).Yeppu Outfit, Shaybee, Lizahrani, dan Atkey memperkenalkan koleksi Lebaran 2025 di rangkaian acara bazar GlamLocal di Summarecon Mall Bandung (2/2/2025). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Kipty menuturkan baju Lebaran 2025 Jannah Series menggunakan warna dusty pink, powder blue, ivory, mocca dan pistachio. Jannah Series yang dijual seharga Rp 300 ribu terdiri dari atasan dan rok. Atasan dengan cuttingan batwing dan roknya cuttingan slim agar terlihat ramping namun tetap sopan.

    SelanjutnyaAttiyaKhaitami dari pemilik dariAtkey memperkenalkan 10 koleksi baju Lebaran 2025 bertajuk Ma Cherie. Baju Lebaran dariAtkey hadir dalam warna pastel dibanderol dengan harga Rp 200 Ribu hingga Rp 300 Ribu.

    Yeppu Outfit, Shaybee, Lizahrani, dan Atkey memperkenalkan koleksi Lebaran 2025 di rangkaian acara bazar GlamLocal di Summarecon Mall Bandung (2/2/2025).Yeppu Outfit, Shaybee, Lizahrani, dan Atkey memperkenalkan koleksi Lebaran 2025 di rangkaian acara bazar GlamLocal di Summarecon Mall Bandung (2/2/2025). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    “Koleksi ini memakai warna pastel, ada dress, short dress dan kemeja. Cuttingannya relax cut karena mengutamakan kenyaman dan berbahan katun karena untuk dipakai di Hari Raya,” kata Attiya.

    Attiya mengatakan dia dan timnya juga memproduksi kembali koleksi tahun lalu untuk Lebaran 2025. Sebab koleksi tersebut masih diminati pelanggan setia Atkey.

    “Ada bordir pita di koleksi Lebaran kali ini. Karena sedang tren dan cocok dipadukan dengan warna pastel sehingga semakin cantik. Aku juga produk lagi koleksi tahun kemarin karena high demand,” tambahnya.

    Yeppu Outfit, Shaybee, Lizahrani, dan Atkey memperkenalkan koleksi Lebaran 2025 di rangkaian acara bazar GlamLocal di Summarecon Mall Bandung (2/2/2025).Yeppu Outfit, Shaybee, Lizahrani, dan Atkey memperkenalkan koleksi Lebaran 2025 di rangkaian acara bazar GlamLocal di Summarecon Mall Bandung (2/2/2025). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Selanjutnya brand ready-to-wear Shaybee juga unjuk gigi di runaway GlamLocal. Fadillah Anwar sebagau CEO Shaybee mengatakan koleksi Lebaran Shaybee mengambil tema Arraya Series

    “Shaybee ambil dari motif ke arah campuran bunga dan geometri. Dan cocok untuk digunakan pada saat Hari Raya, warnanya lebih ke soft ada cream, blush, hitam yang bold di koleksi ini,” ucap Fadillah.

    Fadillah menuturkan Shaybee membawakan 10 look yang terdiri dari one set, pilihan atasan dan rok serta vest dipadu dengan tunik. Shaybee dikenal lewat desainnya yang chic dan elegan.

    Fadillah melanjutkan perbedaan koleksi Lebaran tahun ini dengan koleksi sebelumnya. “Tahun lalu kan masjid di Turki sekarang mengikuti tren fashion lebih mengambil bunga yang indah dan perpaduan geometri. Akan ada koleksi Lebaran lainnya dari Shaybee,” tambahnya.

    Ada juga brand Lizahrani yang menampilkan koleksi terbaru untuk Lebaran 2025. Fathia dari Lizahrani menjelaskan Lizahrani mengeluarkan tiga series koleksi khusus Hari Raya.

    Yeppu Outfit, Shaybee, Lizahrani, dan Atkey memperkenalkan koleksi Lebaran 2025 di rangkaian acara bazar GlamLocal di Summarecon Mall Bandung (2/2/2025).Yeppu Outfit, Shaybee, Lizahrani, dan Atkey memperkenalkan koleksi Lebaran 2025 di rangkaian acara bazar GlamLocal di Summarecon Mall Bandung (2/2/2025). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    “Koleksi Lebarannya ada tiga series, Chayra yang terdiri dari sarimbit menggunakan bahan tulle dot dipadu dengan ceruty baby doll. Ada Zahra, koleksi sarimbit memakai bahan full bordir dan ada payetnya. Ada juga aksen pita di bagian leher. Ada juga Aluna, koleksi sarimbit ada tuniknya bahannya full bordir,” jelasnya.

    Koleksi Lebaran Lizahrani menggunakan warna pink, hijau, biru, abu-abu, hitam dan putih. Harga koleksi baju Lebaran 2025 dari Lizahrani dijual Rp 295 Ribu hingga Rp 500 Ribu,.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Indonesia Fashion Aesthetics 2025 Gandeng Itang Yunasz hingga Paula Verhoeven

    Jakarta

    Ajang brand fashion lokal pamer karya, Indonesia Fashion Aesthetics (IFA) 2025 digelar. Acara ini mempertemukan para pelaku usaha fashion dan kecantikan yang berperan dalam mengembangkan kedua industri tersebut di Indonesia.

    IFA 2025 diselenggarakan pada 10 Februari 2025 di Ballroom InterContinental Hotel Jakarta Pondok Indah. IFA 2025 yang bertajuk The Precious menghadirkan karya dari sejumlah desainer dan brand fashion ternama Tanah Air.

    Koleksi Itang Yunasz di Acara IFA 2025Koleksi Itang Yunasz di Acara IFA 2025 Foto: Dok. IFA

    Gelaran yang terdiri dari rangkaian fashion show ini dalam dua bagian. Fashion show sesi pertama menghadirkan koleksi dari Itang Yunasz, Gita Orlin x Leciel, Lia Afif, Fera Signature by Fera Ali, Unie by Reni Rahardian, Si.Se.Sa, dan MAZU Label.


    Pada fashion show sesi kedua menampilkan karya dari Denny Wirawan, ZETA Privè, HSE by Efnie, Arabelle Scarf, Kursien Karzai, Nada Puspita, Nabila Misha, Ayu Dyah Andari, AMAPOLA by Paula Verhoeven, dan Buttonscarves.

    “Dengan mempertimbangkan bahwa fashion dan kecantikan-estetika merupakan sektor yang saling terkait, IFA dihadirkan untuk memperkuat sinergi keduanya sebagai platform prestisius yang menjadi acuan utama bagi pelaku industri fashion dan kecantikan-estetika. Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah untuk bertemu, berkolaborasi dan berinovasi, tetapi juga menjadi acuan bagi para penikmat fashion dan kecantikan-estetika kelas atas yang mengutamakan kualitas dan eksklusivitas,” papar Dian Komalasari selaku Founder Indonesia Fashion Aesthetics (IFA).

    IFA terbentuk atas inisiasi dari Dian Komalasary dan Elma Theana, dan menjadikan Itang Yunasz dan Okky Asokawati, sebagai penasehat. Kehadiran selebriti dan pemilik brand fashion, Marini Zumarnis dan drg. Devya semakin menguatkan IFA menjadi dikenal di kalangan masyarakat.

    Selain fashion show, IFA 2025 dimeriahkan pameran yang memperlihatkan keragaman produk fashion dan kecantikan-estetika. IFA bertujuan untuk memberikan apresiasi atas kinerja pelaku usaha bidang fashion dan kecantikan-estetika sebagai penggerak ekonomi di tanah air.

    IFA juga memberikan apresiasi kepada pelaku usaha fashion dan kecantikan-estetika yang berprestasi melalui penghargaan IFA AWARD 2025. Pemberian award yang ditujukan kepada desainer fashion, pengusaha di bidang mode, industri skincare, dan bidang kesehatan ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur pencapaian pelaku industri tersebut yang terkait dengan wawasan intelektual dan integrasi moral, kompetensi yang dimiliki, serta kontribusi nyata yang dilakukan, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya.

    Para penerima IFA AWARD 2025 di antaranya desainer Denny Wirawan untuk kategori The Legend of Fashion Designer, Accessories Designer Rinaldy Yunardi untuk kategori The Most Leading Accessories Designer, dr. Sari Chairunnisa, Sp.DVE FINDSDV selaku Deputy CEO of ParagonCorp untuk kategori Traiblazer in Beauty Industry Award. Ada juga publik figur Ineke Koesherawati untuk kategori The Most Inspiring Hijab Artist dan pakar mode Caren Delano untuk kategori The Most Indonesian Fashion Stylist.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Zaskia-Shireen Sungkar Rilis Koleksi Lebaran, Gurun dan Bunga Jadi Inspirasi

    Jakarta

    Kakak beradik Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar menggelar fashion show tahunan koleksi Lebaran 2025. Keduanya memiliki lini fashion masing-masing yaitu Zaskia Sungkar Jakarta dan Shi by Shireen Sungkar.

    Melalui dua lini busana tersebut, Zaskia dan Shireen menghadirkan fashion show koleksi Lebaran 2025 dengan tema Reflection. Tema tersebut dipilih karena sejalan dengan tema dua tahun sebelumnya. Pada 2023, keduanya mengangkat tema Return dan Journey pada 2024.

    Zaskia dan Shireen mengungkapkan tema Reflection kali dipilih untuk menyebarkan pesan positif. Keduanya ingin penonton fashion shownya menemukan cahaya dalam kegelapan dan merefleksikan perbuatan mereka.


    Koleksi Lebaran 2025 dari Shi by Shireen

    Koleksi Lebaran SHI by Shireen Sungkar.Koleksi Lebaran SHI by Shireen Sungkar. Foto: Dok. Instagram @shibyshireen.

    Shi by Shireen meluncurkan koleksi berjudul Harmony dalam fashion show yang digelar di Hall Pati Unus, Jakarta Selatan. Koleksi busana karya Shireen ini terinspirasi oleh keselarasan dan kedamaian yang sering terasa saat perayaan Lebaran. Harmony seolah menghubungkan tradisi Lebaran dengan keindahan berbagai hiasan khas Arab dan bunga kecil yang mekar.

    Shireen menghadirkan total 27 looks pada fashion show Reflection ini. Para rekan selebriti pun turut tampil sebagai model untuk fashion show koleksi Shi by Shireen di antaranya Fairuz A. Rafiq, Sonny Septian, King Faz (anak Sonfai), Queen Eijaz (anak Sonfai), Hamidah Rachmawati, Farhad, Shireen (anak Hamidah), Shakira (anak Hamidah), Cut Intan, Arie Kriting, Indah Permatasari, Aurel Hermansyah, Margin Wieherm, dan Guzele (anak Margin).

    Koleksi Lebaran 2025 dari Zaskia Sungkar

    Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Jakarta.Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Jakarta. Foto: Dok. Instagram @zaskiasungkarjakarta.

    Zaskia Sungkar mengusung koleksi Lebaran 2025 bernama Atacama yang diambil dari Gurun Atacama di Chile, yang indah dan tenang. Gurun tersebut memiliki kualitas mistis di mana flora di sana bermekaran hanya sekali dalam beberapa tahun. Nama ini menyiratkan bahwa, sama seperti gurun itu, butuh waktu untuk suatu hal dapat menampakkan keindahan yang memukau.

    Koleksi busana Atacama karya Zaskia hadir dalam sentuhan warna pastel lembut, dan jewel tones yang menyala, mewakili transisi gurun saat matahari terbit dan terbenam. Busana Lebaran ini menggunakan bahan crinkle, doff sutra, sutra premium, dan detail yang kompleks.

    Para muse yang tampil untuk fashion show Zaskia Sungkar adalah Indro Warkop, Hada (anak Indro), Indra Bekti, Aldila, Jelita, Rifky Balweel, Biby Alraen, Baim Cilik, Sintya Marisca, Ussiy Fauziyah, Acha Septriasa, Azizah Salsa, Nabila Syakieb, Raqeema (anak Nabila), Fitri Tropica, dan Irvan Hanafi.

    Koleksi Zaskia Sungkar Signature

    Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Signature.Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Signature. Foto: Dok. Instagram @zaskiasungkarsignature.

    Zaskia Sungkar juga merilis koleksi signature jelang Ramadhan dan Lebaran 2025. Koleksi Zaskia Sungkar Signature mengangkat keanggunan kuda (might) dan keindahan bunga (allure).

    Koleksi ini menampilkan tujuh look yang terwujud dalam lima desain busana. Zaskia menghadirkan gaun-gaun mewah panjang, abaya modern, dan setelan stylish di mana hiasan kuda dan bunga menciptakan paduan yang cantik. Kesan mewah semakin kuat dengan bordir rumit, payet berkilauan, dan hiasan lainnya.

    Muse yang tampil untuk Zaskia Sungkar Signature adalah Paula Verhoeven. Koleksi Mighty Allure akan tersedia pada Maret 2025 di butik Zaskia Sungkar di Jakarta.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Gelaran Muslim Fashion Festival+ 2025 Hadirkan 130 Brand Lokal di JCC

    Jakarta

    Gelaran Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai 20 hingga 23 Februari 2025 di JCC, Senayan. Acara yang digagas oleh Indonesian Fashion Chamber ini menghadirkan lebih dari 130 desainer dan brand lokal dengan mengusung tema Connecting In Style.

    Sederet desainer yang akan menampilkan karyanya di Muffest+ 2025 di antaranya, Dian Pelangi, Ayu Dyah Andari, Lenny Agustin, Hanni Hananto, Wilsen Willim, Restu Anggraini, Cotton Ink, Kami. Zeta Prive dan lain-lain.

    Lenny Agustin sebagai National Chair of Indonesian Fashion Chamber mengungkapkan Muffest masuk usia 10 tahun pada 2025. Gelaran ini menunjukkan konsistensi Indonesia sebagai pusat busana modest dunia.


    Lenny menjelaskan tahun ini Muffest+ 2025 lebih memperhatikan efek keberlanjutan terhadap lingkungan. Mulai dari penggunaan sisa kain dari produksi fashion hingga penyelenggaraan acara Muffest+ 2025.

    “Indonesia mencitrakan pusat busana muslim dunia, kami berhadapan tak hanya penampilan tapi juga perilaku, budaya dan tanggung jawab terhadap bumi oleh karena itu tema kali ini suistainable supaya tetap berkelanjutan. Kita mengurangi dekorasi yang berlebihan karena selesai pameran kita membuang material yang sebenarnya bisa kita kurangi,” ungkapnya.

    Sementara itu, CEO Gemalindo Kreasi Indonesia, Irvan Mahidin mengatakan Muffest yang sudah berdiri sejak 10 tahun lalu ini bisa menjadi inspirasi dalam menyambut Lebaran.

    “Tema connecting instyle menggabungkan gaya urban yang modern dan bisa meningkatkan kreativitas. Berlangsung empat hari, tahun ini targetnya 15.000 pengunjung semoga tercapai jumlah transaksi di atas Rp 10 Miliar,” tambahnya.

    Reni Yanita selaku Direktur Jendral Industri Kecil Menengah Dan Aneka Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyampaikan apresiasi terhadap Indonesian Fashion Chamber yang konsisten mengadakan Muffest+. Reni mengatakan potensi pasar halal di Indonesia sangat besar termasuk sektor pakaian jadi.

    “Oleh karena itu acara ini sangat baik mendorong industri fashion ini bisa mendorong untuk go global,” ucapnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Cottonink Studio, Kienka, Hingga Muda Rilis Koleksi Raya di MUFFEST 2025

    Jakarta

    Lima brand modest fashion lokal menyuguhkan karya terbaru mereka di Muslim Fashion Festival 2025. Fashion show yang berkolaborasi dengan Wardah itu menghadirkan koleksi menyambut Ramadhan dan Lebaran 2025.

    Gelaran Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ diadakan mulai 20 hingga 23 Februari 2025 di JCC, Senayan. Acara yang digagas oleh Indonesian Fashion Chamber ini menghadirkan lebih dari 130 desainer dan brand lokal dengan mengusung tema Connecting In Style.

    Kali ini ada lima brand yang menghadirkan koleksi terbaru menjelang Ramadan 2025, antara lain Cottonink Studio, Muda Official, Kienka, Nawasana, dan Rasya Syahira. Seperti apa koleksinya?


    1. Cottonink Studio

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Gelaran Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Cottonink Studio yang didirikan oleh Ria Sarwono dan Carline Darjanto memperkenalkan koleksinya berjudul Bloom in the Dunes. Koleksi ini untuk menyambut datangnya Ramadan dan Lebaran 2025.

    Koleksi Bloom in the Dunes memiliki detail bunga bernuansa elegan yang feminin dan berani. Memadukan tradisi dan modern, koleksi eksklusif ini menghadirkan pakaian bersiluet fluid yang dirancang untuk segala acara mulai dari buka puasa bersama teman dan keluarga hingga perayaan Idul Fitri.

    Carline Darjanto sebagai CEO & Creative Director Cottonink, menjelaskan koleksi ini banyak mengambil inspirasi dari lanskap Arab yang indah, terlihat pada sentuhan motif bunga dan aplikasi tabrak motif yang harmonis, dominasi warna netral yang lembut serta teknik embroidery yang intricate dan atraktif.

    Koleksi Cottonink Studio hadir dalam balutan pilihan warna khas Ramadan yang lembut dan menenangkan seperti putih, biru dan merah muda.

    “Kita memberikan koleksi Cottonink Studio Raya untuk wanita yang lebih dinamis dan keluasaan di bulan Ramadan. Kita ingin menjadi teman untuk wanita Indonesia berkegiatan yang elegan dan mudah dipadu padankan,” ucap Carline saat konferensi pers.

    Carline menuturkan koleksi Bloom in the Dunes bisa memberikan kesan agar wanita Indonesia bisa mengekspresikan diri sesuai dengan kepribadian.

    “Aku rasa memilih baju sesuai dengan personal color ini penting kalau salah warna itu membuat kita tidak bisa tampil maksimal. Untuk koleksi ini bentuknya sangat cantik dan spesial dan dipakai dengan mudah vest layering memang penting banget era fungsional dan dipakai lama. Baju itu untuk mempercantik dan semakin percaya diri,” jelasnya.

    2. Muda Official

    Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Instagram @muda.official.

    Brand Muda Official menampilkan koleksi terbaru Mawarna yang terinspirasi kain wastra Bali. Pendiri brand Muda, Asty Saputry dan Yuliana mengungkapkan, mengambil inspirasi koleksi dari sembilan kota di Bali mulai dari Badung hingga Buleleng.

    Kain yang menjadi ciri khas masing-masing kota di Bali diolah menjadi pattern yang lebih modern dan sarat akan makna. Diana Roza Fransisca selaku Marketing Communication & PR Partnership Muda Official mengungkapkan arti dibalik koleksi tersebut.

    “Mawarna itu artinya penuh warna tujuannya untuk menuju kebahagiaan perlu banyak warna di dalamnya. Ada banyak macam warna dan mengambil dari Bali filosofi kehidupan di Bali. Memang untuk mencapai kebahagiaan ada hubungan manusia, alam dan Sang Pencipta,” jelas Diana.

    Lebih lanjut Diana mengatakan, seperti halnya hidup yang penuh warna, memberikan kesan tersendiri. Dan dari setiap keharmonisan warna kehidupan ini puncaknya adalah kebahagiaan. Untuk mencapai kebahagiaan itu perlu adanya hubungan yang baik dengan Sang Pencipta, dengan sesama manusia dan dengan alam sekitar kita. Seperti halnya filosofi kehidupan Bali Tri Hita Karana atau dalam muslim Hablum minallah hablum minannas.

    Diana mengungkapkan tantangan Muda Official dalam merilis koleksi Mawarna, terletak pada pemilihan bahan. “Tim desain Muda bilang kerumitan ada di pemilihan kain bisa memberikannya sesuatu yang sederhana tapi orang bisa melihatnya menjadi statement. Maka dari itu kita mengambil wastra jadi ada cerita lewat pattern. Ada tambahan emblishment payet dan embroidery pada busananya namun tetap etnik,” lanjut Diana.

    3. Kienka

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Gelaran Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Brand yang didirikan oleh Helda Amalia dan Deilla Andanti Nazar ini dikenal dengan koleksi printing dengan nuansa pastel yang feminin. Kali ini, Keinka meluncurkan koleksi spesial Lebaran berjudul Dreamscapes.

    Amanda Larasati sebagai Head of Production Kienka menjelaskan detail koleksi Dreamscapes pada hadirnya lace yang mewah. Dreamscapes bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga gambaran perjalanan panjang Kienka dari awal merintis hingga sukses yang selama ini berkembang.

    “Dreamscapes adalah impian yang kami wujudkan dengan penuh cinta dan dedikasi. Berawal dari seutas mimpi dengan setiap tetes tekad dan cinta sampai satu demi satu mimpi itu terwujud setelah 9 tahun perjalanan Kienka. Kienka adalah bukti bagaimana seutas mimpi menjadi nyata,” jelasnya.

    Amanda menuturkan desain Dreamscapes menampilkan kesan sosok wanita yang beranjak dewasa. “Dreamscapes untuk wanita berhijab agar tak hanya memakai busana yang monoton dan diharapkan wanita bisa memilih gaya busana yang beragam. Ciri khas desain yang elegan, Kienka mengambil sisi wanita yang beranjak dewasa dengan menambah detail double lace yang feminin dan elegan,” lanjutnya.

    4. Nawasana

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Acara Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Jenama lokal hijab dan modest fashion Nawasana hadir di Muffest+ 2025. Brand ini dinaungi oleh Octaviana sebagai Chief Executive Officer/Creative Director Nawasana.

    Dalam kesempatan konferensi pers Muffest+ 2025, Florensia Prihandini selaku Marketing & Creative Manager Nawasana menuturkan Nawasana membawakan koleksi berjudul Bwanna dan Svarna.

    Koleksi Bwanna dan Svarna merupakan koleksi signature dari Nawasana. Keduanya terinspirasi dari kekayaan motif etnik Nusantara. Koleksi Bwanna merupakan gambaran dari pola motif Sumba, yang berpadu dengan kecantikan alam pantai Bwanna, Nusa Tenggara Timur. Demikian juga dengan koleksi Signature Svarna, terinspirasi dari motif etnik Sumba, dan warna emas yang melambangkan keindahan alam Nusantara yang berkilauan, sesuai dengan dominasi warna emas dalam koleksi Svarna.

    Koleksi Signature Bwanna dan Svarna juga memadukan warna-warna lembut dan motif floral khas Nawasana. Bernuansa kemakmuran dan keindahan bumi Nusantara, mengajak wanita Indonesia untuk berekspresi dalam elegansi. Floren berharap semoga generasi muda bisa menggunakan koleksi wastra Nusantara dalam berbagai kegiatan.

    5. Rasya Shakira

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Terakhir ada Rasya Faisal sebagai desainer dari Rasya Shakira mengungkapkan koleksi yang dihadirkan di MUFFEST+ terinspirasi dari keindahan salah satu taman di London yaitu New Forest.

    Detail bunga yang berwarna lembut sesuai DNA Rasya Syahira. Busana yang ditampilkan classy, elegan, dengan perpaduan warna-warni yang lembut dan konsep desain mewakili perempuan yang feminim namun kuat.

    “Ada enam koleksi yang terinspirasi dari taman di London dan mengambil warna Rasya Shakira yang feminin dan klasik. Perbedaan Rasya Shakira selama 18 tahun kita membuat satu desain hanya satu baju. Selain itu warnanya unik jadi pilih warna agak sulit supaya orang melihatnya warna yang anti,” pungkas Rasya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com