Tag: fear and greed crypto

  • Indeks Fear and Greed Crypto Meningkat, Apakah Beli Bitcoin Saat ini Tepat ?

    Pada 19 November, dengan BTC / USD bertahan di $17.500, Crypto Fear & Greed Index mencapai 94, hampir menyamai level tertinggi sepanjang masa di 95 poin dari 100 pada 26 Juni 2019.

    fear and greed cryptoIndeks fear (ketakutan) & greed (keserakahan). Sumber: Cointelegraph, Data Aset Digital

    Fear & Greed “Paling Serakah” dalam 17 Bulan

    Dikompilasi menggunakan beberapa perkiraan sentimen investor, Indeks Ketakutan & Keserakahan Crypto memberikan skor yang dinormalisasi dari 100 untuk mengukur seberapa sebenarnya pasar cryptocurrency overbought atau oversold.

    Baca juga: Ini Alasan Harga Bitcoin Alami Flash Crash Setelah Coba Menembus $18.500

    Semakin dekat angkanya dengan 100, semakin besar kemungkinan pasar akan mundur. Ini sangat terkait dengan aksi harga, indeks telah berhasil menyebut harga sebagai puncak dengan akurasi yang cukup sejak dimulai pada awal 2018.

    “Perilaku pasar crypto sangat emosional. Orang-orang cenderung menjadi serakah saat pasar naik yang menghasilkan FOMO (Takut ketinggalan), orang sering menjual koin mereka dalam reaksi irasional ketika melihat angka merah. Dengan Indeks  fear and greed kami mencoba menyelamatkan dari reaksi emosional yang berlebihan, ” jelas pengembang situs metrik tersebut dilansir Cointelegraph.

    Pada akhir Juni 2019, indeks mencapai level tertinggi yang pernah ada – 95 dari 100 dan kemarin rekor tersebut hanya satu poin lebih tinggi dari pembacaan saat ini. Analis Cointelegraph Markets, filbfilb, sementara itu menyoroti bahwa struktur pasar 2020 “sangat mirip” dengan 2019.

    Baca Juga: Survei: Pandemi Covid-19 Tingkatkan Minat Beli Bitcoin

    Bisakah  Investor Kuat Mencegah penurunan?

    Seperti yang dilaporkan Cointelegraph, sejumlah grafik yang melacak aktivitas pasar Bitcoin telah mencapai level tertinggi sepanjang masa minggu ini, dengan dampaknya yang jelas lebih bullish.

    Analis secara luas telah berhenti menyebut kenaikan saat ini berjalan terlalu tergesa-gesa, mengingat sifat “organik” nya, ahli statistik Willy Woo membandingkan posisi tertinggi sepanjang masa pada tahun 2017.

    Pada prinsipnya, Woo dan yang lainnya berpendapat, investsor besar membeli pasokan tahun ini. Sementara para amatir dan spekulan tetap berada di di belakang. .

    Perspektif itu dikuatkan oleh data yang menunjukkan sejumlah besar koin meninggalkan pertukaran untuk disimpan di cold wallet dan wallet jangka panjang lainnya, serta aktivitas pembelian dari whale.

    Apakah Beli Bitcoin Saat Ini Pilihan yang Tepat ?

    Dalam sesi siaran langsung oleh analis crypto Indonesia, Wicky Zeroski ia mengatakan jika beli Bitcoin di waktu sekarang kurang tepat. Sebab harga Bitcoin saat ini sedang tinggi dan cenderung akan terkoreksi.

    “ Selamat bagi yang sudah beli Bitcoin sebelum harga saat ini, untuk yang belum beli saya sarankan tahan dulu. Karena kemungkinan harga Bitcoin akan turun ke area $17.100 dan akan naik kembali di akhir tahun sekitar $20.000-an,” kata Wicky memprediksi.

    https://www.youtube.com/watch?v=HgyOySpCam0

    Karena itu bagi yang belum beli Bitcoin ada baiknya jangan terburu-buru perhatikan berbagai aspek dan yang paling penting jangan serakah hanya karena melihat harga Bitcoin yang sedang meroket. Sebab kemungkinan untuk turun pun masih ada. Bagi yang sudah punya sebaiknya juga tidak serakah menjual seluruh aset, karena kenaikan yang lebih baik pun masih sangat terbuka.

    Jadi, bagaimana market akhir tahun nanti?

    *Artikel ini hanya merupakan informasi dan prediksi bukan merupakan acuan utama atau saran untuk melakukan jual beli Bitcoin. Semua aktivitas perdagangan Bitcoin harus dilakukan dengan sadar, penuh pertimbangan dan tanpa paksaan.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fear and Greed Index Turun ke 39! Pasar Kripto Panik

    Pasar kripto kembali diliputi rasa takut. Fear and Greed Index milik CoinMarketCap (CMC) hari ini mencatat angka 39, yang menandakan kondisi “Fear”.

    Angka ini turun cukup drastis dari level “Neutral” kemarin di 47, bahkan jauh lebih rendah dibanding pekan lalu yang masih berada di level 56.

    Sebulan lalu, sentimen pasar justru berada di zona “Greed” dengan nilai 63. Artinya, dalam waktu singkat, euforia investor bergeser ke arah kekhawatiran.

    Dari Euforia ke Ketakutan

    Secara historis, indeks ini pernah menyentuh Extreme Greed 88 pada 21 November 2024 dan Extreme Fear 15 pada 11 Maret 2025. Lonjakan volatilitas yang begitu ekstrem menunjukkan betapa emosionalnya pasar kripto.

    Kini, dengan posisi di 39, sentimen pasar jelas cenderung hati-hati. Investor tampak menekan tombol brake setelah gelombang likuidasi besar-besaran di Bitcoin mencapai $96,5 juta dalam 24 jam, di mana 88% di antaranya berasal dari posisi long.

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 30 Agustus 2025.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 30 Agustus 2025.

    Baca juga: Apakah XRP Akan Jatuh pada Bulan September?

    ETH Optimistis, BTC Gelisah

    Diskusi online juga memperlihatkan kontras. Ethereum (ETH) masih dipandang bullish berkat ETF yang berhasil mencatat AUM $24,15 miliar, naik 32,7% dalam sebulan. Banyak analis menyebut ETH kini kian mirip “aset institusional”.

    Sementara itu, Bitcoin (BTC) justru dikelilingi keraguan. Investor waspada dengan adanya divergensi RSI serta laporan likuidasi besar yang menimbulkan tekanan jangka pendek.

    Bahaya atau Peluang?

    Beberapa trader melihat level “Fear” seperti sekarang justru bisa menjadi sinyal peluang beli karena pasar mungkin undervalued. Namun, turunnya funding rate leverage hingga 47% ke level 0,0039% menunjukkan berkurangnya selera risiko, yang bisa memperpanjang tekanan bearish.

    Open interest BTC yang kini di angka $1,01 triliun (+2,69% dalam 24 jam) masih jadi variabel penting. Jika terjadi lonjakan tiba-tiba, bisa jadi sinyal kapitulasi atau justru awal akumulasi baru.

    Pasar kripto sedang rapuh. Fear & Greed Index yang merosot ke 39 menandakan investor cemas. Ethereum mungkin punya penopang dari ETF, tapi Bitcoin terlihat goyah dengan tekanan teknikal dan likuidasi besar.

    Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Extreme Fear Naik, Harapan Rate Cut Jatuh: Apa Respons Pasar Kripto?

    Pasar kembali terguncang setelah risalah terbaru The Federal Reserve mengonfirmasi bahwa program Quantitative Tightening (QT) akan dihentikan mulai 1 Desember. Namun bukannya membawa angin segar, peluang pemotongan suku bunga justru merosot tajam. Ekspektasi pasar terhadap rate cut pada Desember kini tinggal 32,8%, padahal di awal November masih berada di level optimistis 67%.

    Penurunan ekspektasi ini memperburuk sentimen investor, terutama di pasar kripto yang saat ini berada dalam kondisi extreme fear. Dikutip CoinMarketCap, Crypto Fear and Greed Index bertahan di level 15, salah satu titik terendah dalam beberapa bulan terakhir, setelah sebelumnya berada di 16 (kemarin), 25 (pekan lalu), dan 30 (bulan lalu).

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 21 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 21 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Pandangan Fed Terbelah, Pasar Jadi Korban Ketidakpastian

    Risalah pertemuan The Fed mengungkapkan bahwa para pejabat belum sepenuhnya sejalan soal arah kebijakan suku bunga berikutnya.
    • Sebagian anggota menilai pemotongan perlu segera dilakukan karena pasar tenaga kerja mulai melemah.
    • Sementara lainnya memilih menunggu lebih banyak bukti dari data ekonomi sebelum melakukan penyesuaian.

    Perbedaan pandangan ini menciptakan ketidakpastian kebijakan yang langsung menekan likuiditas pasar global.

    ETF Bitcoin Alami Outflow Raksasa, Tekanan Jual Meningkat

    Dampak paling terasa terlihat pada arus keluar ETF Bitcoin. Dalam dua hari terakhir, total outflow mencapai -$627,28 juta. Angka sebesar ini menunjukkan bahwa investor institusional masih memilih mengurangi eksposur mereka di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.

    Di pasar derivatives, tekanan semakin brutal. Total likuidasi dalam 24 jam terakhir mencapai $650,93 juta, dan mayoritas — sekitar $491,87 juta — berasal dari posisi long. Ini menandakan banyak trader yang terjebak euforia bullish mendadak dipaksa keluar dari pasar akibat tekanan jual mendadak.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Bitcoin Terkoreksi, Kapitalisasi Pasar Ikut Melemah

    Bitcoin (BTC) juga tidak luput dari sentimen negatif. Dalam 24 jam terakhir, BTC turun -0,68% dan diperdagangkan di sekitar $91.970 atau setara IDR 1.534.924.816. Dominasi pasar BTC kini berada di level 59,35%.

    Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto terkoreksi -1,30% menjadi $3,13 triliun, menandakan investor cenderung menahan diri dan menghindari risiko.

    Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Panik Tapi Crypto Malah Naik? Fear and Greed Index Melonjak

    Pasar crypto baru saja melewati hari penuh drama. Dan justru di saat Fear & Greed Index menunjukkan Extreme Fear, harga Bitcoin, Ethereum, hingga XRP mulai bangkit. Apa yang sebenarnya terjadi?

    Berikut analisis lengkap yang menjelaskan kondisi pasar hari ini.

    Fear & Greed Index di Titik Ekstrem, Tapi Harga Crypto Justru Naik

    Dilaporkan CoinMarketCap, dData Crypto Fear and Greed Index terbaru menunjukkan:

    • Hari ini: 16 — Extreme Fear
    • Kemarin: 15 — Extreme Fear
    • Pekan lalu: 26 — Fear
    • Bulan lalu: 27 — Fear

    Biasanya, angka Fear yang tinggi menandakan pasar sedang takut dan investor memilih menjual. Namun kali ini unik, karena justru saat indeks berada di level rendah, pasar mulai menunjukkan pemulihan.

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 19 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 19 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Bitcoin Rebound Signifikan

    Bitcoin sempat jatuh di bawah $90.000, menjadi level terendah dalam tujuh bulan. Namun hanya beberapa jam kemudian, BTC memantul ke $92.500 – $94.000.

    Penyebab utamanya antara lain:

    • Terjadi likuidasi besar lebih dari $620 juta dalam 24 jam.
    • Investor global bereaksi terhadap penurunan saham teknologi AI.
    • Aksi jual masif di aset berisiko di berbagai pasar.

    Meski terjadi tekanan besar, Bitcoin stabil kembali dengan cepat dan menarik pasar crypto ikut pulih.

    Baca juga: Sentimen Pasar Memburuk: Indeks Kripto Masuk Zona Extreme Fear

    Ethereum dan XRP Ikut Menguat

    • Ethereum (ETH) naik 3 persen ke sekitar $3.110
    • XRP menguat ke $2.21

    XRP mendapat dorongan besar dari ETF XRP di AS yang mencatat volume $60 juta dalam sehari, menjadi pembukaan ETF terbesar tahun ini.

    Altcoin lain seperti Solana, TRON, Dogecoin, dan Cardano juga ikut menghijau setelah penurunan tajam di pagi hari.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Penyebab Kejatuhan Pasar

    Analis mengungkap beberapa faktor utama yang memicu aksi jual:

    1. Investor menghindari aset berisiko saat saham teknologi melemah.
    2. Tekanan politik dan regulasi, termasuk seruan penyelidikan terhadap World Liberty Financial terkait dugaan hubungan dengan Korea Utara dan Rusia.
    3. Lonjakan suplai token baru serta maraknya memecoin.
    4. Ekspektasi yang berubah terkait kebijakan Federal Reserve mengenai pemangkasan suku bunga.

    Mengapa Pasar Cepat Pulih

    Meski Fear & Greed Index menunjukkan ketakutan ekstrim, minat institusional justru meningkat. Banyak investor besar memanfaatkan harga murah untuk masuk kembali.

    Pertumbuhan ETF Mendukung Pemulihan

    ETF baru seperti:

    • Spot XRP
    • Litecoin
    • Produk Avalanche (segera hadir)

    memberikan akses lebih mudah bagi investor besar maupun ritel. Hal ini membantu menjaga stabilitas harga di tengah tekanan pasar.

    Meski pasar crypto mengalami ketakutan ekstrem, pemulihan cepat menunjukkan bahwa minat terhadap aset digital tetap kuat. Kondisi ini membuka peluang bagi investor yang memahami pola pasar, terutama jika Bitcoin mampu melanjutkan kenaikan menuju area $96.000.

    Jika diperlukan, saya bisa membuatkan versi SEO-friendly, versi berita pendek, atau versi khusus untuk konten sosial media.

    Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sentimen Pasar Memburuk: Indeks Kripto Masuk Zona Extreme Fear

    Pasar kripto kembali menunjukkan sentimen negatif setelah Crypto Fear & Greed Index jatuh ke zona Extreme Fear. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kepanikan investor di tengah tekanan pasar yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

    Sentimen Pasar Meningkatkan Kecemasan Investor

    Dikutip, CoinMarketCap, penurunan indeks ke level terendah membuat banyak investor ritel memilih menjual aset atau menunda aktivitas trading. Di media sosial, percakapan bernada pesimistis meningkat, sementara tekanan jual terjadi pada sejumlah aset kripto utama.

    Pakar menilai kondisi ini menunjukkan terjadinya kepanikan emosional, bukan sekadar reaksi terhadap pergerakan harga. Selama fase ini, proyek-proyek kripto berkualitas sering kali diperdagangkan jauh di bawah nilai wajarnya.

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 14 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 14 November 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Whale dan Investor Berpengalaman Mulai Akumulasi

    Berbeda dengan investor pemula, investor berpengalaman dan pelaku pasar besar (whale) justru memanfaatkan kondisi ini untuk mengakumulasi aset. Fenomena ini bukan hal baru dalam pasar kripto, mengingat fase Extreme Fear sebelumnya kerap menjadi titik awal pemulihan signifikan.

    Selama lima tahun terakhir, fase ketakutan ekstrem tercatat mendahului empat rebound besar, di mana pasar pulih 22% hingga 48% dalam beberapa minggu. Beberapa altcoin bahkan mencatat kenaikan 2 hingga 5 kali lipat setelah fase kapitulasi.

    Faktor yang Memicu Potensi Rebound

    Analis menyebutkan tiga alasan utama mengapa fase ketakutan ekstrem berpotensi memicu rebound:

    • Investor strategis membeli di tengah tekanan jual
    • Penurunan harga menciptakan kondisi undervalued pada aset berkualitas
    • Ketakutan pasar mencapai titik jenuh sehingga tekanan jual berkurang

    Ketika sentimen mencapai level ekstrem, pasar biasanya memasuki fase stabilisasi sebelum pembalikan arah terjadi.

    Peringatan: Peluang Ada, Risiko Tetap Tinggi

    Meski berpotensi menjadi sinyal awal pemulihan, analis mengingatkan bahwa kondisi Extreme Fear tidak bisa dijadikan patokan tunggal dalam pengambilan keputusan investasi. Investor disarankan tetap berhati-hati dengan mengikuti prinsip dasar seperti akumulasi bertahap, fokus pada aset fundamental kuat, serta menghindari investasi berlebihan.

    Baca juga: Apa Itu Crypto Fear and Greed Index?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto Fear and Greed Index Sentuh Level Panik, Pertanda Crash?

    Indeks Ketakutan & Keserakahan (Fear & Greed Index) untuk pasar kripto anjlok ke titik terendah dalam enam bulan terakhir, menandakan gelombang kepanikan besar di kalangan investor setelah kombinasi berita buruk mengguncang pasar global, mulai dari kebijakan tarif tinggi Presiden Donald Trump terhadap China hingga kejatuhan harga Bitcoin yang memicu likuidasi massal.

    Dari “Serakah” ke “Takut” Dalam 24 Jam

    Dalam waktu hanya satu hari, angka indeks yang sebelumnya berada di level 64 (Greed) anjlok drastis ke 31 (Fear). Perubahan tajam ini mencerminkan lonjakan kekhawatiran dan ketidakpastian ekstrem di kalangan pedagang aset digital.

    Anjloknya sentimen ini bertepatan dengan pengumuman tarif impor baru terhadap China oleh Presiden Trump, yang langsung mengguncang pasar global dan memperburuk volatilitas di sektor kripto.

    Bitcoin Runtuh, Bursa Tumbang

    Dilaporkan Livebitcoinnews, Bitcoin tak luput dari badai. Aset digital terbesar di dunia itu turun ke level $102.000 di kontrak berjangka abadi Binance, yang memicu likuidasi lebih dari $1 miliar posisi leverage di berbagai bursa.

    Akibat lonjakan volume dan volatilitas ekstrem, beberapa bursa besar seperti Binance dan Coinbase mengalami gangguan teknis. Sejumlah pengguna melaporkan buku pesanan yang membeku, aplikasi melambat, dan penundaan transaksi pada jam sibuk.

    Kondisi ini menjadi “stress test” besar-besaran bagi infrastruktur perdagangan kripto, memperlihatkan betapa rentannya sistem terhadap lonjakan aktivitas pasar yang tiba-tiba.

    Pasar Dipenuhi Ketakutan, Tapi Ada Peluang

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 12 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 12 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Menurut data dari alternative.me, penurunan ke level 31 merupakan sentimen terburuk sejak April 2025. Meskipun menakutkan, beberapa analis melihat situasi ini justru sebagai indikasi potensi titik balik.

    Indeks sentimen intraday bahkan turun hingga -2,8 deviasi standar, menandakan pasar berada dalam kondisi panik berlebihan, yang sering kali menjadi pertanda awal dari pemulihan harga.

    Namun, di sisi lain, aktivitas media sosial tentang Bitcoin menurun tajam, menunjukkan bahwa investor ritel memilih menunggu daripada membeli saat penurunan.

    Tarif Trump Guncang Dunia Keuangan

    Dampak tarif baru juga merembet ke pasar tradisional. Indeks S&P 500 anjlok 2,7%, sementara bursa saham di Asia dan Eropa ikut melemah. Kebijakan Trump untuk menaikkan tarif 100% terhadap barang impor China telah memicu ketegangan perdagangan baru di tengah tuduhan bahwa Beijing membatasi ekspor rare earth, bahan penting bagi industri teknologi AS.

    Kondisi ini menambah tekanan bagi investor global yang kini semakin menghindari aset berisiko, termasuk kripto.

    Ketakutan Bisa Jadi Awal Kebangkitan

    Meski suasana pasar saat ini dibayangi ketakutan dan likuidasi besar-besaran, beberapa pengamat meyakini fase panik ekstrem seperti ini kerap menjadi awal dari konsolidasi sehat.

    Dengan tingkat volatilitas yang tinggi dan tekanan makroekonomi yang belum mereda, pelaku pasar disarankan tetap waspada namun jeli melihat peluang ketika sentimen mulai berbalik.

    Baca juga: Efek Tarif Trump Bikin Pasar Kripto Volatil: Indeks Fear & Greed Anjlok


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Indeks Ketakutan Kripto Anjlok ke 27, Apakah Rebound Sudah Dimulai?

    Pasar kripto mengalami salah satu hari paling brutal dalam sejarahnya. Hanya dalam waktu 24 jam, Indeks Fear and Greed kripto anjlok dari zona “Greed” (64) menjadi “Fear” (27), setelah pengumuman Presiden Donald Trump tentang tarif 100% pada impor asal Tiongkok mengguncang pasar global. Namun, sinyal pemulihan mulai terlihat dengan indeks yang kini bangkit ke level 35 (Fear).

    Likuidasi Terbesar dalam Sejarah Kripto

    Menurut data CoinGlass, lebih dari 1,66 juta trader dilikuidasi, dengan total kerugian melampaui $19,33 miliar, bahkan beberapa estimasi menyebut angka sebenarnya bisa mencapai $30–40 miliar. Bursa Hyperliquid mencatat likuidasi tunggal terbesar senilai $203 juta pada pasangan ETH-USDT.

    Peristiwa ini menghapus sekitar $1 triliun dari kapitalisasi pasar kripto global hanya dalam tiga jam, membuat total nilai pasar turun 9% ke kisaran $3,8 triliun.

    “Keruntuhan ini mengerdilkan rekor sebelumnya, seperti kejatuhan COVID-19 pada 2020 dan keruntuhan FTX pada 2022,” ujar analis Multicoin Capital, Brian Strugats. “Kali ini skala penularannya bisa jauh lebih luas.”

    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 11 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 11 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Bitcoin dan Ethereum Terpukul Berat

    Bitcoin (BTC) anjlok dari level $122.000 ke $102.000 sebelum pulih ke sekitar $111.500.
    Sementara itu, Ethereum (ETH) turun dari $4.783 ke $3.400, kini bergerak di kisaran $3.833.

    BTC memimpin likuidasi dengan $5,38 miliar, disusul ETH $4,43 miliar, Solana $2,01 miliar, dan XRP $708 juta.

    Lebih dari $16,8 miliar posisi long musnah, sinyal bahwa sebagian besar investor optimis tidak siap menghadapi guncangan makro mendadak.

    Menurut Caroline Mauron, Co-Founder Orbit Markets, level $100.000 menjadi batas support kritis bagi Bitcoin.
    “Jika menembus di bawahnya, itu bisa menandakan akhir dari siklus bull tiga tahun terakhir,” katanya.

    Dampak Tarif Trump dan Ketidakpastian Makro

    Dilaporkan Cryptonews, peristiwa ini dipicu oleh pengumuman Presiden Donald Trump tentang tarif impor baru terhadap produk Tiongkok sebagai respons atas pembatasan ekspor rare earth.

    Ia mengisyaratkan tarif bisa dicabut bila Beijing berubah haluan sebelum 1 November, yang membuka peluang pemulihan jangka pendek, meski sebagian besar kerugian leverage sudah terkunci.

    Investor institusional, menurut Vincent Liu dari Kronos Research, kini menghadapi “paparan utang berlebih” yang memperparah efek domino.

    “Ketakutan terhadap perang tarif hanyalah pemicu; leverage besar yang tersebar di seluruh bursa-lah yang membuat pasar kolaps,” ujarnya.

    Ujian Sejarah: Apakah “Uptober” Berakhir Lebih Cepat?

    Oktober dikenal sebagai salah satu bulan terbaik bagi Bitcoin, dengan rata-rata keuntungan 20,1% sejak 2013, hanya kalah dari November (46,02%).

    Namun, penurunan lebih dari 5% pada Oktober hanya pernah terjadi empat kali sebelumnya: 2017, 2018, 2019, dan 2021.

    Menariknya, dalam tiga dari empat kasus itu, Bitcoin selalu rebound antara 4–21% dalam sepekan berikutnya.

    Jika pola 2019 terulang, BTC berpotensi naik 21% dari level terendah $102.000, menempatkannya kembali di kisaran $124.000 dalam satu minggu.

    “Masih ada 21 hari tersisa di Uptober,” ujar Samson Mow, pendiri Jan3. “Dan sejarah menunjukkan, pasar sering pulih lebih cepat dari yang diperkirakan.”

    Analisis Teknis: BTC dan ETH Uji Zona Kritis

    • Bitcoin (BTC) saat ini berjuang untuk menembus $113.500, level yang menjadi kunci untuk memicu relief rally menuju $117.000–$120.000.
      Jika gagal, harga bisa kembali ke $102.000, bahkan berpotensi ke zona $95.000–$100.000.
    • Ethereum (ETH) menghadapi resistensi di $4.000. Kegagalan untuk menembus batas psikologis ini bisa memicu pengujian ulang ke $3.600–$3.800, sementara penembusan di atasnya dapat membawa ETH ke $4.200–$4.500.

    Indikator RSI untuk ETH juga menunjukkan kondisi oversold, menandakan peluang pembalikan arah, meski sinyal ini bisa tertahan bila pasar bearish berlanjut.

    Sentimen Mulai Pulih: Indeks Ketakutan Naik Lagi

    Meskipun kepanikan melanda, Crypto Fear and Greed Index mulai bangkit:

    • Hari ini: 35 (Fear)
    • Kemarin: 54 (Neutral)
    • Minggu lalu: 59 (Neutral)

    Pergerakan ini menunjukkan investor mulai kembali masuk ke pasar dengan hati-hati setelah gelombang likuidasi ekstrem.

    Pasar kripto baru saja melewati shock terbesar sejak FTX, dengan likuidasi puluhan miliar dolar dalam hitungan jam.

    Namun, dengan sentimen yang perlahan pulih, tarif AS-Tiongkok masih belum pasti, dan sejarah “Uptober” yang cenderung bullish, peluang untuk rebound tetap terbuka, asalkan Bitcoin bisa bertahan di atas $110.000–$113.500.

    Baca juga: Efek Tarif Trump Bikin Pasar Kripto Volatil: Indeks Fear & Greed Anjlok


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com