Tag: featured

  • Altcoin yang Wajib Dipantau, Potensi Kenaikan di Atas 5% Pekan Ini

    Ada beberapa altcoin yang patut diperhatikan ketika pasar kripto mengalami volatilitas tinggi pekan ini setelah Bitcoin mencapai level US$ 30.000. Pasar kripto merupakan lingkungan yang dinamis, penuh dengan peluang bagi para investor yang bijak.

    Selain Bitcoin, yang selalu menjadi sorotan utama, altcoin juga memegang peran penting dalam ekosistem kripto. Altcoin mengacu pada semua mata uang kripto selain Bitcoin, dan beberapa di antaranya menawarkan potensi kenaikan harga yang menarik.

    Pada pekan ini, beberapa altcoin menunjukkan potensi kenaikan harga di atas 5%, dan kami akan membahas beberapa di antaranya.

    Daftar kripto yang potensi alami kenaikan pekan ini. Sumber: Tokocrypto.
    Daftar kripto yang potensi alami kenaikan pekan ini. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga Bitcoin Sempat Capai Rp 471 Juta Efek Berita ETF BTC Palsu

    Dalam salah satu episode terbaru seri “Sinyal NGOBRAS,” yang diselenggarakan oleh Trader dari Tokocrypto, Fyqieh Fachrur akan memberikan ulasan mendalam tentang berbagai aset kripto yang menarik minat para pelaku pasar. Beberapa altcoin yang akan kami bahas termasuk Dogecoin (DOGE), Binance Coin (BNB), dan beberapa lainnya.

    Fyqieh akan memandu kita melalui analisis teknis yang mendalam, sambil tetap mempertimbangkan faktor-faktor fundamental yang mungkin memengaruhi performa aset digital yang sedang menjadi pusat perhatian. Selain itu, dia akan menjelajahi perkembangan terbaru dalam dunia aset digital dan teknologi blockchain, yang akan menjadi fokus utama dalam diskusi kami.

    Namun, penting untuk diingat bahwa dalam dunia investasi, khususnya di pasar kripto yang dikenal dengan tingkat volatilitas yang tinggi, bijaksana untuk selalu meluangkan waktu untuk melakukan analisis dan penelitian yang mendalam.

    Keputusan investasi yang cerdas selalu didasarkan pada riset yang komprehensif dan pemahaman mendalam tentang kondisi pasar.

    Jika Anda ingin mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang analisis mendalam mengenai aset kripto yang memiliki potensi untuk mengalami kenaikan signifikan dalam seminggu ini, Anda dapat menonton video lengkapnya di bawah ini:


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Sempat Capai Rp 471 Juta Efek Berita ETF BTC Palsu

    Harga Bitcoin (BTC) tiba-tiba mengalami lonjakan hingga US$ 30.000 atau sekitar Rp 471 juta pada Senin (16/10) malam, namun kemudian anjlok dengan cepat. Kenapa?

    Volatilitas tinggi harga Bitcoin tersebut terjadi setelah beredar rumor bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) telah memberikan persetujuannya untuk ETF Bitcoin spot iShares milik Blackrock. Spekulasi dimulai ketika Reuters menampilkan tajuk utama yang menyatakan, “Breaking: Harga BTC Melonjak karena Rumor Persetujuan ETF Bitcoin.”

    Komunitas kripto sangat menantikan keputusan SEC, yang dapat menandai tonggak penting bagi pasar dan industri kripto. Namun, lonjakan ini didasarkan pada informasi yang belum diverifikasi, karena situs resmi SEC tidak mengonfirmasi persetujuan ETF Bitcoin spot pada saat itu.

    Pembalikan Harga Bitcoin

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Beli Mobil Ferrari Kini Bisa Pakai Bitcoin, Gimana Caranya?

    Dilaporkan Coingape, dalam beberapa menit setelah lonjakan tersebut, analis Bloomberg, James Seyffart mendiskreditkan informasi tersebut, dengan menyatakan, “Ini adalah berita palsu; Saya tidak dapat menemukan apa pun yang dapat mengkonfirmasi hal ini saat ini. BlackRock baru saja mengkonfirmasi kepada reporter FOX bahwa ini salah; permohonan mereka masih dalam peninjauan.”

    Lebih lanjut menegaskan sudut pandang ini, jurnalis Fox Business, Eleanor Terrett men-tweet, “BlackRock secara pribadi telah mengkonfirmasi kepada saya bahwa informasi ini sepenuhnya salah. Permohonan mereka masih dalam tahap peninjauan.”

    Pengungkapan ini segera membuat Bitcoin jatuh kembali ke US$ 28.102 atau sekitar Rp 441 juta. Namun menariknya, bahkan sebelum rumor palsu tersebut muncul, Bitcoin telah menunjukkan tanda-tanda kekuatan. Sebelumnya pada hari Senin (16/10), Bitcoin berhasil menembus resistensi US$ 27.250 (Rp 428 juta) dan melonjak hingga US$ 27.980 (Rp 439 juta) sebelum berhenti sejenak.

    ETF Bitcoin Spot

    BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.
    BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.

    Baca juga: Bandar Bitcoin Terus Akumulasi, Apakah Lonjakan Harga Akan Datang?

    Unit iShares BlackRock menyerahkan dokumen ke SEC pada pertengahan Juni lalu, untuk pendirian ETF Bitcoin spot. Namun, SEC telah berulang kali menolak berbagai upaya berbagai perusahaan dana untuk meluncurkan ETF semacam itu.

    Khususnya, ETF Bitcoin spot akan memudahkan investor untuk memperdagangkan Bitcoin tanpa kerumitan, yang berpotensi menandai momen penting bagi adopsi arus utama kripto.

    Perkembangan hukum baru-baru ini dan proposal untuk ETF Bitcoin, khususnya di Amerika Serikat, telah membangkitkan kegembiraan di dunia kripto. Khususnya, keputusan baru-baru ini oleh Pengadilan Banding AS di Washington DC yang mendukung upaya Grayscale untuk mengesampingkan penolakan SEC atas permintaan ETF Bitcoin mereka sebelumnya telah memicu optimisme bahwa produk tersebut akan segera disetujui dan menarik banyak uang ke dalam ruang kripto.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bandar Bitcoin Terus Akumulasi, Apakah Lonjakan Harga Akan Datang?

    Whale atau ‘bandar’ Bitcoin (BTC) sedang menjalankan misi secara aktif melakukan akumulasi secara masif. Aksi whale ini secara sinyal bisa mendorong lonjakan harga Bitcoin.

    Menurut data Santiment, total 117 token BTC telah terakumulasi dalam 48 jam terakhir pada Senin (16/10). Meskipun penilaian moneter dari akumulasi BTC ini dipatok pada US$ 3,2 juta, signifikansinya bergantung pada waktu yang sesuai dengan waktu pasar sedang mengalami konsolidasi yang intens.

    Dilaporkan Crypto.News, Whale Bitcoin (BTC) secara aktif membuat 16 wallet baru yang menampung antara 100-1.000 BTC. Tren ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap masa depan kripto unggulan ini.

    Potensi Positif untuk Bitcoin

    Yang menarik adalah bagaimana kenaikan pada dompet yang lebih besar ini berkorelasi dengan kenaikan peringkat dompet yang lebih kecil, yang berpotensi mencerminkan minat yang semakin besar terhadap kripto.

    Ilustrasi akumulasi Bitcoin (BTC). Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi akumulasi Bitcoin (BTC). Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Beli Mobil Ferrari Kini Bisa Pakai Bitcoin, Gimana Caranya?

    Meskipun para pelaku pasar menghindari kegembiraan yang berlebihan, perkembangan ini menunjukkan bahwa seiring dengan semakin banyaknya pemangku kepentingan yang meningkatkan kepemilikan mereka, argumen mengenai potensi masa depan yang positif bagi Bitcoin semakin menguat.

    Pada tanggal 15 Maret, whale Bitcoin sedang bergerak, mengirimkan lebih dari 21.000 BTC ke bursa dalam waktu 48 jam. Lonjakan aktivitas paus ini bertepatan dengan reli pasar yang mendorong harga Bitcoin kembali di atas US$ 27.000.

    Adopsi Bitcoin tumbuh

    Dalam berita terkait, investor ritel mengumpulkan Bitcoin dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, menurut data dari Glassnode. Laporan tersebut menunjukkan bahwa individu yang memiliki kurang dari 1BTC menambahkan 28.000 BTC per bulan ke simpanan mereka, tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya dalam sejarah jaringan.

    Secara terpisah, produsen mobil mewah Italia, Ferrari, telah menggunakan kripto sebagai opsi pembayaran, terutama sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan dari dealer dan pasar. Perusahaan akan segera secara resmi mulai menerima BTC dan ETH untuk mobil mewahnya di AS, dengan rencana untuk memperluas opsi pembayaran ini ke Eropa pada kuartal pertama tahun 2024.

    Enrico Galliera, kepala pemasaran dan komersial Ferrari, menekankan bahwa banyak klien mereka adalah investor kripto. Langkah ini memungkinkan Ferrari untuk memasuki pasar pelanggan potensial baru, mulai dari investor kripto muda hingga klien tradisional yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Beli Mobil Ferrari Kini Bisa Pakai Bitcoin, Gimana Caranya?

    Ferrari mulai menerima pembayaran menggunakan aset kripto, seperti Bitcoin (BTC) untuk pembelian mobil sport mewahnya. Ada romansa yang relatif mendalam antara merek mobil dan dunia kripto.

    Sebagian besar perusahaan blue-chip menghindari kripto karena volatilitas Bitcoin dan token lainnya yang disebut tidak praktis untuk perdagangan. Regulasi yang tidak merata dan penggunaan energi yang tinggi juga menghambat penyebaran kripto sebagai alat pembayaran.

    Namun, Ferrari mengambil langkah berani menerima pembayaran dengan aset kripto. Keputusan untuk menerima pembayaran dalam bentuk kripto dilakukan menyusul permintaan dari sejumlah pelanggan kaya Ferrari.

    Strategi Ferrari sejalan dengan produsen mobil listrik Tesla, yang pada tahun 2021 mulai menerima pembayaran dalam Bitcoin, aset kripto terbesar, sebelum CEO mereka, Elon Musk menghentikannya karena masalah lingkungan.

    Adopsi Kripto

    Chief Marketing & Commercial Officer Ferrari, Enrico Galliera, mengatakan bahwa sejumlah aset kripto telah melakukan upaya untuk mengurangi jejak karbon mereka melalui pengenalan software baru dan penggunaan sumber terbarukan yang lebih besar.

    “Target kami untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2030 di seluruh value chain kami telah terkonfirmasi,” jelas Enrico Galliera kepada Reuters.

    Logo Ferrari. Sumber: REUTERS/Flavio Lo Scalzo.
    Logo Ferrari. Sumber: REUTERS/Flavio Lo Scalzo.

    Baca juga: Analis Bloomberg: SEC akan Setujui ETF Bitcoin Spot pada Januari 2024

    Galliera mengatakan keputusan itu diambil sebagai tanggapan atas permintaan dari pasar dan dealer karena banyak kliennya telah berinvestasi dalam kripto.

    “Beberapa di antaranya adalah investor muda yang membangun kekayaan mereka melalui mata uang kripto,” katanya. “Beberapa lainnya adalah investor yang lebih tradisional, yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka.”

    Bisakah Beli Mobil Ferrari dengan Bitcoin di Indonesia?

    Ferrari menjelaskan untuk pembelian mobil mewah mereka dengan pembayaran dalam aset uang kripto saat ini hanya tersedia di Amerika Serikat dan akan memperluas skema tersebut ke Eropa menyusul permintaan dari pelanggan.

    Ilustrasi Bitcoin dan dolar AS. Sumber: Pixabay.
    Ilustrasi Bitcoin dan dolar AS. Sumber: Pixabay.

    Baca juga: CEO Binance Membuat Prediksi Bitcoin Pasca Halving yang Berani

    Merek mobil mewah tersebut telah memanfaatkan BitPay sebagai pemroses pembayaran untuk penawaran tersebut. Pengguna akan dapat membeli mobil kelas atas yang harga awalnya dipatok sekitar US$ 211.000 dengan kripto seperti Bitcoin, Ethereum (ETH), XRP, dan lainnya yang didukung oleh pemroses pembayaran teratas.

    Volatilitas akan dibatasi karena BitPay akan mengubah dana tersebut menjadi mata uang fiat untuk melindungi dealer Ferrari dari perubahan harga. Khususnya, BitPay memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung sejumlah kasus penggunaan baru yang melibatkan mata uang digital yang dapat digunakan sebagai pembayaran untuk aset dunia nyata.

    Ferrari mengatakan untuk pengguna yang membayar dengan kripto, tidak akan ada perubahan harga, biaya, atau biaya tambahan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SEC akan Setujui ETF Bitcoin Spot pada Januari 2024

    Analis Bloomberg menegaskan bahwa persetujuan untuk ETF Bitcoin spot hampir pasti. Mereka melihat peluang sebesar 90% agar produk tersebut disetujui SEC pada 10 Januari 2024.

    Pembaruan terkini dari ARK dan 21Shares mengenai aplikasi ETF Bitcoin spot mereka telah menarik perhatian dalam industri. Analis Bloomberg menyebut pembaruan ini sebagai bukti “percakapan konstruktif” dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Dialog semacam ini umumnya dilihat sebagai indikasi positif akan segera disetujuinya ETF.

    Menurut laporan U.Today, keputusan SEC untuk tidak mengajukan banding atas keputusan pengadilan yang mendukung Grayscale semakin memperkuat kasus para analis.

    Selama beberapa bulan terakhir, beberapa perusahaan, termasuk raksasa pasar seperti BlackRock dan Invesco, juga berlomba untuk meluncurkan produk serupa.

    Tanda-tanda Utama Kehadiran ETF Bitcoin Spot

    Ilustrasi Grayscale. Sumber: Pixabay.
    Ilustrasi Grayscale. Sumber: Pixabay.

    Baca juga: Swing Trading vs Day Trading: Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

    SEC baru-baru ini memutuskan untuk tidak mengajukan banding atas keputusan yang mengizinkan Grayscale Investments LLC mengubah kepercayaan Bitcoin-nya menjadi ETF. Badan tersebut tidak berencana mengajukan banding lagi dalam kasus ini, karena batas waktu banding telah berlalu pada hari Jumat, menurut sumber anonim Bloomberg yang mengetahui masalah tersebut.

    Persetujuan ETF Bitcoin spot merupakan momen penting bagi industri mata uang kripto. Pertama, hal ini menandakan tingkat penerimaan dan pengakuan terhadap peraturan yang signifikan.

    ETF semacam itu akan memberikan mekanisme yang lebih mudah untuk berinvestasi di Bitcoin tanpa kerumitan dan potensi masalah keamanan dari kepemilikan mata uang kripto langsung atau pengelolaan dompet digital. Selain itu, legitimasi ini dapat mendorong adopsi arus utama yang lebih besar.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bandar Bitcoin Beli 71.155 BTC dalam 6 Minggu Terakhir! Sinyal Bullish?

    Whale atau sebutan bandar karena punya potensi mempengaruhi harga suatu aset tertentu sedang melakukan pergerakan besar dengan Bitcoin. Dalam laporan data on-chain baru-baru ini mengungkapkan bahwa whale tertentu telah terbangun dari tidurnya selama tiga tahun, memindahkan BTC mereka untuk pertama kalinya sejak tahun 2020.

    Pada titik ini, penyedia data on-chain populer Santiment mengatakan bahwa dompet Bitcoin berukuran menengah dan besar menerima 71.155 BTC senilai US$ 1,95 miliar dalam 6 minggu terakhir.

    Santiment menambahkan, jumlah BTC ini mendekati 90.000 BTC yang dipegang oleh whale berukuran sedang dan besar pada November 2021.

    “Dompet Bitcoin berukuran menengah dan besar telah mempercepat akumulasi BTC mereka, menambahkan 71.155 BTC (US$ 1,95 miliar) dalam 6 minggu terakhir saja. Total aset alamat ini hanya berjarak 0,59% dari 15,29 juta, atau 90 ribu BTC, yang dimiliki pada November 2021.”

    Sinyal Bullish Bitcoin

    Baca juga: Protokol DeFi di Cardano Melonjak, Apa Artinya Bagi Harga ADA?

    Pada titik ini, para ahli yang mengomentari pembelian BTC oleh paus berpendapat bahwa akumulasi ini mungkin merupakan sinyal kenaikan untuk harga Bitcoin.

    Akumulasi besar-besaran Bitcoin oleh whale atau pemegang besar aset kripto ini telah menciptakan berbagai spekulasi dan analisis di dalam pasar. Para analis dan ahli keuangan sering kali mengaitkan pergerakan besar seperti ini dengan potensi pengaruhnya terhadap harga Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.

    Tindakan pembelian besar-besaran seperti yang terjadi dalam 6 minggu terakhir ini telah membuat banyak pihak menganggapnya sebagai tanda bullish atau positif untuk harga Bitcoin. Namun, penting untuk diingat bahwa pasar kripto sangat volatil, dan banyak faktor yang dapat mempengaruhi harga Bitcoin, termasuk faktor fundamental, sentimen pasar, dan peristiwa global.

    Mengapa Bisa Bullish?

    Beberapa alasan mengapa akumulasi Bitcoin oleh whale dapat dianggap sebagai sinyal bullish meliputi:

    Keyakinan dalam aset: Whale yang melakukan pembelian besar-besaran menunjukkan keyakinan dalam jangka panjang terhadap Bitcoin. Mereka yakin bahwa nilai aset ini akan terus naik, sehingga mereka berinvestasi secara signifikan.

    Penyedia likuiditas: Whale memiliki potensi untuk menjadi penyedia likuiditas yang signifikan dalam pasar. Dengan memegang jumlah besar Bitcoin, mereka dapat membantu menjaga stabilitas pasar dan mengurangi volatilitas yang ekstrim.

    Sentimen positif: Tindakan pembelian besar-besaran dapat menciptakan sentimen positif di antara investor lainnya. Ketika investor melihat pemegang besar aset melakukan investasi besar, mereka mungkin merasa lebih percaya diri untuk ikut serta dalam pasar.

    Ilustrasi whale Bitcoin.
    Ilustrasi whale Bitcoin.

    Baca juga: Menggunakan Stop-Loss dalam Trading Bitcoin: Panduan Praktis

    Efek domino: Akumulasi oleh whale dapat memicu efek domino, di mana investor lainnya yang ingin mengikuti tren juga mulai berinvestasi lebih banyak. Hal ini dapat menciptakan permintaan yang lebih tinggi untuk Bitcoin, yang pada gilirannya dapat mendorong harga naik.

    Meskipun akumulasi oleh whale dapat dianggap sebagai sinyal bullish, tidak ada jaminan bahwa harga Bitcoin akan terus naik. Pasar kripto tetap sangat spekulatif, dan harga dapat berfluktuasi secara dramatis dalam waktu singkat. Oleh karena itu, penting untuk melakukan riset dan analisis yang teliti sebelum membuat keputusan investasi dalam pasar kripto.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • eFishery Bangun Koperasi Digital Berbasis Blockchain, Apa Itu?

    Startup akuakultur, eFishery mengumumkan pendirian koperasi digital berbasis teknologi blockchain untuk pengembangan sektor perikanan di Indonesia. Entitas yang dinamakan Koperasi Multipihak Tumbuh Bersama Pembudidaya ini diumumkan dalam perayaan 10 tahun berdirinya eFishery di Bandung, Rabu (11/10).

    Dilaporkan Tempo, Co-founder & CEO eFishery, Gibran Huzaifah, menjelaskan koperasi digital tersebut menggabungkan seluruh komponen dalam ekosistem yang dibangun eFishery. “Kita membentuk koperasi multipihak yang para pembudidaya, agen pakan, buyer, suplier itu bisa tergabung di koperasi dan transaksinya bisa terwujud di koperasi ini,” jelasnya.

    “Yang menarik dari koperasi ini basisnya digital dan blockchain. Jadi karena transaksi ini bisa menghubungkan keseluruhan datanya dan akhirnya bisa punya insentif yang lebih banyak supaya semua pemainnya ini bisa makin sejahtera. Jadi kolaborasi ini yang jadi semangat koperasi ini.”

    Dorong Pertumbuhan

    Gibran mengklaim koperasi yang dibentuk eFishery tersebut menjadi koperasi multipihak pertama di Indonesia. Koperasi nantinya akan menggunakan data blockhain yang dibangun dan akan terhubung langsung dengan global buyer.

    “Ini koperasi multipihak pertama untuk sektor perikanan,” ungkap Gibran.

    eFishery bangun koperasi digital berbasis blockchain. Sumber: YouTube eFishery.
    eFishery bangun koperasi digital berbasis blockchain. Sumber: YouTube eFishery.

    Baca juga: Mastercard Uji CBDC dengan Jaringan Ethereum di Australia

    Dilansir DealStreetAsia, Chief Product Officer dan salah satu pendiri eFishery, Chrisna Aditya, menjelaskan dengan adanya koperasi multipihak, 200.000 mitra petani ikan akan memperoleh pakan ikan dan menjual produk mereka dengan mudah menggunakan aplikasi, sehingga mereka dapat lebih fokus pada budidaya.

    Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, secara langsung menyerahkan sendiri Surat Keputusan Pendirian Badan Hukum Koperasi Multipihak Tumbuh Bersama Pembudidaya pada Gibran mewakili eFishery di acara seremoni 10th Annifishery di Sasana Budaya Ganesha Bandung, Rabu (11/10).

    Teten menilai tepat langkah eFishery mendirikan koperasi. “Dari suatu kegiatan ekonomi produksi yang melibatkan banyak pihak itu memang cocok dengan koperasi multipihak sehingga sirkular ekonominya ini untuk memperbesar langsung pihak yang terlibat, dan ini sangat bagus, dan saya kira ini akan sangat men-support ekosistem. Dan ini melibatkan petambak-petambak kecil dan menyebar di berbagai tempat,” katanya.

    Adopsi Blockchain untuk Sektor Perikanan

    Peresmian koperasi digital milik eFishery hadir tak lama setelah pengumuman bursa ikan berbasis blockchain yang dibangun atas kolaborasi ID FOOD dan D3 Labs. Anak perusahaan ID FOOD, PT Perikanan Indonesia berencana untuk menggunakan platform pelelangan ikan real-time berbasis teknologi blockchain sebagai salah satu langkah penting dalam mendorong digitalisasi perdagangan ikan yang sebelumnya bersifat manual.

    Bursa Ikan Berbasis Blockchain Hadir di Indonesia. Sumber: D3 Labs.
    Bursa Ikan Berbasis Blockchain Hadir di Indonesia. Sumber: D3 Labs.

    Baca juga: Bursa Ikan Berbasis Blockchain Hadir di Indonesia

    Program ini dikenal dengan nama Indonesia Fishery eXchange (IFX) dan diharapkan segera beroperasi. Kolaborasi ini menggunakan aplikasi yang dikembangkan oleh D3 Labs untuk menciptakan Indonesia Fishery eXchange (IFX), sebuah platform bursa ikan real-time yang mengadopsi teknologi blockchain sebagai pilar utama dalam proses digitalisasi perdagangan ikan yang selama ini masih mengandalkan sistem manual. Rencananya, platform ini akan segera memulai operasinya dalam waktu yang tidak terlalu lama.

    Dengan penggunaan teknologi blockchain, IFX diharapkan akan memberikan sejumlah manfaat signifikan bagi industri perikanan, seperti pemantauan stok ikan yang lebih efisien, proses lelang yang lebih transparan, kemudahan dalam transaksi digital, sistem Know Your Customer (KYC), dan manajemen akun yang cermat untuk mencegah adanya transaksi dari pihak pembeli yang tidak sah. Lebih dari itu, IFX juga akan mengintegrasikan diri dengan pasar penjualan digital di luar negeri.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mastercard Uji CBDC dengan Jaringan Ethereum di Australia

    Mastercard baru-baru ini menyelesaikan uji coba central bank digital currency (CBDC) bekerja sama dengan Reserve Bank of Australia (RBA) dan Digital Finance Cooperative Research Centre (DFCRC). Proyek ini mengeksplorasi kemampuan Mastercard untuk mengaktifkan transaksi CBDC di jaringan blockchain Ethereum publik.

    Secara khusus, Mastercard menunjukkan bagaimana teknologinya memungkinkan pemegang CBDC percontohan untuk membeli non-fungible token (NFT) yang terdaftar di blockchain Ethereum publik. Untuk mengaktifkan hal ini, solusi tersebut mengunci jumlah CBDC yang diperlukan pada platform RBA sambil mencetak token yang dibungkus di Ethereum.

    Hal ini menunjukkan kemampuan Mastercard untuk mempertahankan kontrol dan kepatuhan yang diperlukan bahkan ketika bertransaksi CBDC di blockchain publik seperti Ethereum. Perusahaan memanfaatkan penawaran Jaringan Multi Token dan Kredensial Kripto yang berfokus pada standar verifikasi dan interoperabilitas yang dapat diskalakan.

    “Mastercard telah melihat adanya permintaan dari konsumen untuk berpartisipasi dalam perdagangan di berbagai blockchain, termasuk blockchain publik,” kata Richard Wormald, Presiden Australasia di Mastercard.

    Selain Mastercard, proyek ini juga melibatkan perusahaan pembayaran Australia Cuscal dan pasar NFT Mintable.

    Membuka Jalan Masa Depan Perbankan di Australia

    Ilustrasi perdagangan aset kripto di Australia. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi perdagangan aset kripto di Australia. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Inflasi AS Diumumkan Tetap Tinggi, Ini Reaksi Pasar Kripto dan Bitcoin

    Zach Burks , CEO dan pendiri Mintable, peserta program pengembangan Start Path Mastercard mengatakan: “Potensi besar NFT terlihat jelas selama percontohan CBDC progresif ini. Bersama Mastercard, kami telah mengidentifikasi kasus penggunaan di mana mata uang digital dan NFT dapat dengan mudah dihubungkan, sehingga berpotensi menghilangkan penipuan dan pencurian, mengakhiri hilangnya dokumentasi dan catatan, dan membuka kemungkinan baru untuk perdagangan.

    “Mintology, cabang B2B Mintable, membuat NFT lebih mudah diakses dan bernilai dengan penggunaan baru yang inovatif. Meskipun mata uang digital masih dalam tahap awal, NFT sudah digunakan untuk media baru, gamifikasi, identitas digital, program loyalitas, tiket, otentikasi, sertifikasi, dan banyak lagi.”

    Nathan Churchward , pemimpin domain, pembayaran di Cuscal, menambahkan: “Sangat menyenangkan bisa bermitra lebih jauh dengan Mastercard untuk mendukung masa depan perbankan dan pembayaran di Australia.”

    Proyek percontohan CBDC Reserve Bank of Australia (RBA) dengan Digital Finance CRC (DFCRC) mengeksplorasi potensi kasus penggunaan CBDC di Australia. Proyek ini melibatkan RBA yang mengeluarkan CBDC ‘percontohan’ skala terbatas yang merupakan klaim hukum nyata terhadap RBA. CBDC percontohan digunakan oleh peserta industri terpilih untuk menunjukkan bagaimana CBDC dapat digunakan untuk menyediakan layanan pembayaran dan penyelesaian yang inovatif kepada rumah tangga dan bisnis Australia.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Suku Bunga The Fed Bakal Naik Lagi Sebelum 2023 Berakhir, Nasib BTC?

    The Fed dilaporkan kembali pertimbangkan kenaikan suku bunga kembali sebelum 2023 berakhir. Hal ini dipicu setelah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengadakan pertemuan pada Rabu (11/10),untuk meninjau angka inflasi karena data PPI AS lebih tinggi dari perkiraan.

    Keinginan The Fed ini memberikan sinyal peringatan untuk aset-aset berisiko tinggi, seperti Bitcoin (BTC) dan pasar kripto yang lebih luas bakal berada di bawah tekanan jual lebih lanjut.

    FOMC Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga

    Sesuai laporan, pejabat Fed sedang mempertimbangkan kenaikan suku bunga satu kali lagi sebelum akhir tahun. Meskipun ada beberapa pendapat yang bertentangan, semua anggota dengan suara bulat sepakat mengenai pentingnya mempertahankan kenaikan suku bunga sampai bukti substansial membuktikan kembalinya inflasi ke tingkat tahunan yang diinginkan sebesar 2%.

    Ringkasan pertemuan kebijakan bulan September berbunyi: “Mayoritas peserta menilai bahwa satu kali kenaikan lagi dalam target suku bunga dana federal pada pertemuan mendatang kemungkinan akan tepat, sementara beberapa pihak menilai kemungkinan kenaikan lebih lanjut tidak diperlukan.”

    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: Standard Charted Ramal Ethereum Capai Rp 125 Juta pada Tahun 2026

    Keputusan pengetatan moneter lebih lanjut dapat memberikan tekanan pada ekuitas dan pasar kripto. Pada hari Kamis (12/10), Departemen Tenaga Kerja AS akan merilis lebih banyak data Indeks Harga Konsumen (CPI) yang akan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai tindakan The Fed di masa depan.

    Pasar kripto yang lebih luas berada di bawah tekanan dengan harga Bitcoin merosot di bawah US$ 27.000. Pada saat berita ini dimuat, Bitcoin diperdagangkan turun 1,07% dengan harga US$ 26.828 dengan kapitalisasi pasar US$ 523 miliar.

    Harga Bitcoin Lesu

    Dilaporkan Coingape, Santiment, sebuah platform analitik on-chain, menyatakan bahwa meningkatnya jumlah kontrak berjangka dan opsi Bitcoin yang beredar mungkin menjadi faktor dalam kinerja pasar kripto yang relatif lesu di bulan Oktober.

    Secara historis, ketika open interest Bitcoin melampaui US$ 7 miliar, hal ini sering kali menandakan tingkat keserakahan investor. Saat ini, tingkat bunga terbuka berada di US$ 6,19 miliar.

    Baca juga: Daftar 28 Altcoin yang Lakukan Token Unlock Pekan Ini

    Menurut analis kripto yang dikenal sebagai Altcoin Sherpa, kondisi Bitcoin saat ini menyerupai periode yang ditandai dengan volatilitas yang signifikan, tanpa adanya terobosan yang jelas.

    Analis tersebut membandingkan dengan tahun 2019, ketika harga Bitcoin menunjukkan fluktuasi, bergerak di atas dan di bawah EMA 200 hari, disertai dengan lonjakan harga yang sporadis. Altcoin Sherpa mengantisipasi bahwa masa-masa menarik akan tiba pada tahun 2024-2025 dan menyarankan untuk bertahan hingga saat itu.

    Semua perhatian akan tertuju pada data makro menjelang minggu ini yang dapat memberikan kejelasan lebih baik ke depannya.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dominasi Bitcoin Meningkat Lagi, Migrasi dari Altcoin ke BTC Naik!

    Dominasi Bitcoin telah meningkat menjadi 51,2%, mendekati level tertinggi dalam dua tahun sebesar 52% yang terlihat pada bulan Juni. Dengan data ini, bagaimana pergerakan harga BTC selanjutnya?

    Meskipun Bitcoin turun sedikit setelah ketegangan antara Israel dan Hamas dimulai, BTC berusaha mempertahankan level US$ 27.000.

    Sementara BTC berusaha mempertahankan levelnya saat ini, dominasi BTC telah mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

    Dominasi Bitcoin

    Menurut data TradingView, dominasi Bitcoin telah meningkat menjadi 51,2%, mendekati level tertinggi dalam dua tahun sebesar 52% yang terlihat pada bulan Juni.

    Mengevaluasi peningkatan dominasi Bitcoin, para ahli mengatakan bahwa peningkatan ini menunjukkan bahwa investor berbondong-bondong beralih ke Bitcoin, aset kripto pertama dan terbesar di dunia, daripada altcoin.

    Chart dominasi Bitcoin. Sumber: TradingView.
    Chart dominasi Bitcoin. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Suku Bunga The Fed Bakal Naik Lagi Sebelum 2023 Berakhir, Nasib BTC?

    Para ahli sebagian besar mengaitkan peningkatan ini dengan ketidakpastian ekonomi akibat krisis Timur Tengah yang sedang berlangsung dan mengatakan bahwa wajar jika Bitcoin, yang dipandang sebagai tempat berlindung yang aman di pasar kripto, meningkatkan dominasinya, terutama di saat ketidakpastian.

    Apa Itu Dominasi Bitcoin?

    Dominasi Bitcoin adalah parameter penting dalam dunia cryptocurrency karena mencerminkan seberapa besar peran Bitcoin dalam ekosistem tersebut. Dengan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang BTC.D, kita dapat melihat bagaimana perilaku investor dan perubahan pasar dapat memengaruhi seluruh ekosistem kripto.

    Ketika BTC.D rendah, ini sering menunjukkan bahwa investor lebih tertarik pada altcoin atau mata uang kripto lainnya. Mereka mungkin melihat potensi pertumbuhan yang lebih besar dalam altcoin daripada dalam Bitcoin.

    Selain itu, kondisi seperti ini dapat disebabkan oleh ketidakpastian atau keraguan terhadap Bitcoin, sehingga uang dialihkan ke aset kripto alternatif. Sebaliknya, ketika dominasi Bitcoin meningkat, hal itu bisa menunjukkan bahwa investor kembali ke Bitcoin sebagai tempat berlindung.

    Ilustrasi Bitcoin
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Mining Bitcoin Gratis Yang Terbukti Membayar

    Hal ini sering terjadi ketika Bitcoin mengalami kenaikan harga yang signifikan atau ketika pasar secara umum mengalami volatilitas yang tinggi. Investor mungkin memandang Bitcoin sebagai aset yang lebih stabil atau aman dalam situasi seperti ini.

    Namun, penting untuk diingat bahwa dunia kripto sangat dinamis, dan perubahan dalam dominasi Bitcoin bisa terjadi cepat. Perilaku pasar, pengumuman berita, atau perkembangan teknologi baru dapat mempengaruhi arah uang yang mengalir dalam ekosistem tersebut. Oleh karena itu, para investor dan pelaku pasar harus selalu memantau BTC.D dan berbagai faktor lainnya untuk membuat keputusan investasi.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com