Tag: featured

  • Skalabilitas pada Blockchain: Lapisan 1 vs Lapisan 2

    Salah satu tantangan utama yang terus dihadapi oleh ekosistem teknologi blockchain adalah skalabilitas, yaitu kemampuan sistem untuk mempertahankan pertumbuhan pesat sambil mampu menangani permintaan yang semakin besar. Jaringan blockchain publik, yang dikenal dengan tingkat desentralisasi dan keamanannya yang tinggi, seringkali mengalami kesulitan dalam meningkatkan throughput-nya.

    Fenomena ini sering kali disebut sebagai “Trilema Blockchain,” yang menggambarkan konsep bahwa dalam sebuah sistem terdesentralisasi, sangat sulit untuk mencapai tiga faktor penting sekaligus: desentralisasi, keamanan, dan skalabilitas yang tinggi. Dalam kebanyakan kasus, jaringan blockchain hanya bisa memilih dua dari tiga faktor tersebut.

    Namun, dengan berjalannya waktu, ribuan penggemar dan ahli blockchain telah bekerja keras untuk menemukan solusi yang dapat meningkatkan skalabilitas. Beberapa solusi difokuskan pada perubahan fundamental dalam arsitektur blockchain inti (disebut Lapisan 1), sementara yang lain lebih berfokus pada protokol Lapisan 2 yang berjalan di atas jaringan dasarnya.

    Pendahuluan

    Dalam dunia yang dipenuhi dengan berbagai jenis blockchain dan mata uang kripto, mungkin sulit bagi sebagian orang untuk memahami perbedaan antara Lapisan 1 dan Lapisan 2, serta solusi skalabilitas yang tersedia. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap pelaku pasar atau investor untuk memahami sistem yang mereka gunakan atau yang menjadi fokus investasinya. Artikel ini akan membantu Anda memahami perbedaan antara blockchain Lapisan 1 dan Lapisan 2, serta berbagai solusi yang telah dikembangkan untuk mengatasi masalah skalabilitas.

    Apa itu Lapisan 1 dan Lapisan 2 pada Blockchain?

    Lapisan 1 mengacu pada komponen dasar dari arsitektur sebuah blockchain. Lapisan ini merupakan fondasi utama dari jaringan blockchain itu sendiri. Contoh blockchain Lapisan 1 termasuk Bitcoin, Ethereum, dan BNB Chain. Sementara itu, Lapisan 2 adalah jaringan yang dibangun di atas blockchain Lapisan 1. Jadi, jika kita menganggap Bitcoin sebagai Lapisan 1, maka Lightning Network yang berjalan di atasnya adalah contoh dari Lapisan 2.

    Upaya untuk meningkatkan skalabilitas jaringan blockchain dapat dibagi menjadi dua jenis solusi utama, yaitu solusi Lapisan 1 dan Lapisan 2. Solusi Lapisan 1 akan mengubah aturan dan mekanisme blockchain inti secara langsung, sementara solusi Lapisan 2 akan menggunakan jaringan eksternal paralel untuk memfasilitasi transaksi di luar jaringan utama.

    Mengapa Skalabilitas Blockchain Penting?

    Bayangkan jika terdapat sebuah jalan raya baru yang dibangun antara kota besar dan pinggiran kota yang sedang berkembang pesat. Saat jumlah kendaraan yang melintasi jalan raya tersebut terus meningkat dan kemacetan menjadi hal yang umum terjadi, terutama selama jam sibuk, maka waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan dari titik A ke titik B akan meningkat secara signifikan. Ini terjadi karena kapasitas jalan raya tersebut terbatas, sementara permintaan terus bertambah.

    Lalu, bagaimana pihak berwenang dapat mengatasi masalah ini dan membantu komuter agar bisa lebih cepat mencapai tujuannya? Salah satu solusinya adalah dengan memperluas jalan raya itu sendiri, yaitu dengan menambah jalur baru di kedua sisinya. Namun, solusi ini tidak selalu praktis, mengingat biayanya yang tinggi dan dampak bagi pengguna jalan yang sudah ada.

    Sebagai alternatif, kita perlu berpikir kreatif dan mempertimbangkan berbagai pendekatan yang tidak melibatkan perubahan infrastruktur inti, seperti membangun jalan akses tambahan atau bahkan meluncurkan jalur kereta ringan di sepanjang jalan raya tersebut.

    Dalam konteks teknologi blockchain, jalan raya utama tersebut dapat dianggap sebagai Lapisan 1, yaitu jaringan utama, sementara jalan akses tambahan adalah solusi Lapisan 2, yang merupakan jaringan sekunder yang meningkatkan kapasitas secara keseluruhan.

    Beberapa blockchain terkemuka seperti Bitcoin, Ethereum, dan Polkadot dianggap sebagai blockchain Lapisan 1. Mereka adalah lapisan dasar yang memproses dan mencatat transaksi untuk ekosistem mereka, dengan mata uang kripto asli yang biasanya digunakan untuk membayar biaya dan memberikan utilitas yang lebih luas. Sebagai contoh, Polygon merupakan salah satu solusi Lapisan 2 untuk Ethereum. Jaringan Polygon secara rutin mencatat status transaksi ke mainnet Ethereum untuk meningkatkan throughput secara signifikan.

    Kapabilitas throughput adalah elemen kunci dalam sebuah blockchain. Ini adalah ukuran kecepatan dan efisiensi yang mengindikasikan jumlah transaksi yang dapat diproses dan dicatat dalam jangka waktu tertentu. Ketika jumlah pengguna meningkat dan jumlah transaksi yang terjadi secara bersamaan meningkat, blockchain Lapisan 1 dapat mengalami penurunan kinerja dan biaya transaksi yang tinggi. Hal ini terutama berlaku pada blockchain Lapisan 1 yang menggunakan mekanisme Proof of Work daripada Proof of Stake.

    Tantangan Skalabilitas di Dunia Blockchain

    Bitcoin dan Ethereum adalah contoh nyata dari jaringan blockchain Lapisan 1 yang sedang dihadapkan pada masalah penskalaan. Keduanya mengoperasikan jaringan dengan menggunakan model konsensus terdistribusi, yang berarti bahwa setiap transaksi harus diverifikasi oleh beberapa node sebelum dianggap sah.

     Para penambang (miner) bersaing untuk memecahkan puzzle komputasi yang rumit, dan penambang yang berhasil akan mendapatkan imbalan dalam bentuk mata uang kripto asli dari jaringan tersebut.

    Dalam kata lain, setiap transaksi pada jaringan ini memerlukan verifikasi dari beberapa node sebelum transaksi tersebut dapat dianggap sah. Metode ini efektif dalam memastikan bahwa data yang dimasukkan ke dalam blockchain adalah benar dan telah diverifikasi, sehingga dapat mencegah potensi serangan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. 

    Namun, ketika popularitas jaringan seperti Ethereum atau Bitcoin semakin meningkat, permintaan akan throughput yang lebih tinggi juga meningkat. Pada saat jaringan mengalami kemacetan, pengguna akan mengalami penundaan dalam konfirmasi transaksi dan biaya transaksi yang lebih tinggi.

    Solusi untuk Meningkatkan Lapisan 1

    Untuk mengatasi masalah penskalaan pada blockchain Lapisan 1, ada beberapa opsi yang tersedia. Jika blockchain menggunakan mekanisme Proof of Work, maka peralihan ke Proof of Stake bisa menjadi pilihan untuk meningkatkan jumlah transaksi yang dapat diproses per detik (TPS) sambil mengurangi biaya pemrosesan. Namun, di komunitas kripto, terdapat berbagai pandangan yang berbeda mengenai manfaat dan dampak jangka panjang dari Proof of Stake.

    Solusi penskalaan pada Lapisan 1 biasanya diperkenalkan oleh tim pengembang proyek blockchain. Bergantung pada jenis solusinya, komunitas harus melakukan hard fork atau soft fork pada jaringan. Beberapa perubahan yang bersifat minor dan kompatibel dengan versi sebelumnya, seperti pembaruan SegWit di Bitcoin.

    Namun, perubahan yang lebih besar, seperti peningkatan ukuran blok Bitcoin menjadi 8 MB, memerlukan hard fork. Hal ini menghasilkan dua versi blockchain, yaitu satu dengan pembaruan dan satu lagi tanpa pembaruan. Salah satu alternatif lain untuk meningkatkan throughput jaringan adalah melalui sharding, di mana operasi blockchain dibagi menjadi beberapa bagian yang lebih kecil yang dapat memproses data secara paralel daripada secara berurutan.

    Bagaimana Solusi Penskalaan Lapisan 2 Bekerja?

    Solusi Lapisan 2 mengandalkan jaringan sekunder yang berfungsi secara paralel atau independen dari blockchain utama (Lapisan 1). Ada beberapa jenis solusi Lapisan 2 yang umum digunakan:

    Rollup

    Zero-knowledge rollup adalah jenis yang paling umum dari solusi Lapisan 2. Ini mengumpulkan transaksi yang seharusnya berada di Lapisan 1 dan mengirimkannya sebagai satu transaksi ke blockchain utama. Sistem ini menggunakan bukti validitas untuk memverifikasi integritas transaksi tersebut. 

    Aset tetap disimpan di blockchain utama melalui kontrak pintar yang menghubungkan keduanya, dan kontrak pintar tersebut memastikan bahwa rollup berfungsi dengan benar. Dengan cara ini, keamanan blockchain utama mendapat manfaat dari transaksi Lapisan 2 tanpa mengorbankan sumber daya yang signifikan.

    Sidechain

    Sidechain adalah jaringan blockchain independen dengan validatornya sendiri. Artinya, kontrak pintar yang berfungsi di blockchain utama tidak memverifikasi validitas jaringan sidechain. Oleh karena itu, Anda harus mempercayai bahwa sidechain beroperasi dengan benar, karena mereka memiliki kendali atas aset di blockchain utama.

    State Channel

    State channel adalah lingkungan komunikasi dua arah antara pihak yang bertransaksi. Mereka mengisolasi sebagian dari transaksi dari blockchain utama dan mengizinkan mereka untuk berinteraksi secara off-chain. Ini dilakukan melalui kontrak pintar atau tandatangan bersama. 

    Setelah semua transaksi dalam saluran selesai, “status” akhir dari saluran tersebut disiarkan ke blockchain untuk divalidasi. Mekanisme ini memungkinkan transaksi yang lebih cepat dan kapasitas jaringan yang ditingkatkan secara keseluruhan. Solusi seperti Bitcoin Lightning Network dan Raiden dari Ethereum beroperasi berdasarkan state channel.

    Nested Blockchain

    Solusi ini melibatkan serangkaian blockchain sekunder yang berjalan di atas blockchain utama. Blockchain sekunder ini beroperasi sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh blockchain utama dan tidak melibatkan blockchain utama dalam eksekusi transaksi. Peran blockchain utama terbatas pada menyelesaikan sengketa jika perlu. Proyek Plasma oleh OmiseGO adalah salah satu contoh dari solusi nested blockchain Lapisan 2.

    Semua solusi ini bertujuan untuk mengatasi masalah penskalaan dan meningkatkan kinerja jaringan blockchain, memungkinkan ekosistem kripto untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih efisien.

    Batasan Solusi Penskalaan Lapisan 1 dan Lapisan 2: Kelebihan dan Kelemahan

    Solusi penskalaan Lapisan 1 dan Lapisan 2 membawa keunggulan dan kelemahan unik. Bekerja dengan Lapisan 1 dapat memberikan solusi yang paling efektif untuk meningkatkan protokol dalam skala besar. Tetapi, ini juga berarti bahwa validator harus bersedia menerima perubahan melalui hard fork.

    Contoh yang jelas adalah perubahan dari Proof of Work ke Proof of Stake. Dalam hal ini, para penambang (miner) akan menghadapi penurunan pendapatan dengan beralih ke sistem yang lebih efisien, yang dapat menciptakan ketidaksemangatan dalam meningkatkan skalabilitas.

    Lapisan 2 memberikan cara yang lebih cepat untuk meningkatkan skalabilitas, tetapi tergantung pada metodenya, bisa mengorbankan sebagian besar keamanan yang dimiliki oleh blockchain asli. Pengguna mempercayai jaringan seperti Ethereum dan Bitcoin karena ketahanan dan rekam jejak keamanannya. Dengan menghilangkan aspek-aspek ini dari Lapisan 1, seringkali kita harus mengandalkan tim dan jaringan Lapisan 2 dalam hal efisiensi dan keamanan.

    Apa yang Terjadi Setelah Lapisan 1 dan Lapisan 2?

    Salah satu pertanyaan penting adalah apakah kita akan tetap membutuhkan solusi Lapisan 2 seiring Lapisan 1 semakin dapat diskalakan dengan mudah. Blockchain yang sudah ada telah mengalami peningkatan, dan jaringan-jaringan baru telah dibangun dengan skalabilitas yang lebih baik.

    Namun, meningkatkan skalabilitas pada sistem utama membutuhkan waktu yang lama dan tidak selalu berhasil. Pilihan yang masuk akal adalah membiarkan Lapisan 1 fokus pada keamanan dan memberikan Lapisan 2 fleksibilitas untuk menyesuaikan layanan mereka dengan kebutuhan yang lebih spesifik.

    Dalam waktu dekat, kemungkinan besar blockchain besar seperti Ethereum akan tetap mendominasi karena komunitas pengguna yang besar dan pengembang yang aktif. Namun, dengan adanya jaringan validator yang besar dan reputasi yang terpercaya, Lapisan 2 memiliki landasan yang kuat untuk menjadi solusi yang ditargetkan.

    Penutup

    Sejak awal perkembangan kripto, pencarian peningkatan skalabilitas telah menghasilkan dua pendekatan utama, yaitu peningkatan pada Lapisan 1 dan pengembangan solusi Lapisan 2. 

    Jika Anda memiliki portofolio kripto yang beragam, kemungkinan Anda sudah memiliki eksposur terhadap jaringan Lapisan 1 dan Lapisan 2. Sekarang, Anda memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai perbedaan di antara keduanya serta berbagai pendekatan penskalaan yang ditawarkannya.


    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Microsoft Berencana untuk Luncurkan Dompet Kripto ke Konsol Xbox?

    Microsoft diketahui ingin menambahkan fitur baru ke konsol game mereka, Xbox yang berhubungan dengan kripto. Dalam dokumen yang bocor baru-baru ini mengungkapkan bahwa raksasa teknologi Microsoft berencana untuk mengintegrasikan dompet kripto ke dalam Xbox.

    Dilaporkan Crypto Slate, dokumen internal yang bocor yang diposting di forum game, ResetEra menunjukkan bahwa roadmap Xbox untuk Mei 2022 menyertakan dukungan dompet kripto. Namun, rincian mengenai integrasi yang direncanakan ini tidak diperlihatkan.

    Isu Hangat Kripto

    Phil Spencer, pimpinan Xbox, mengaitkan kebocoran tersebut dengan tindakan hukum Komisi Perdagangan Federal terhadap Microsoft. Penolakan FTC terhadap akuisisi Activision Blizzard senilai US$ 69 juta mengakibatkan Microsoft secara tidak sengaja memasukkan dokumen yang bocor ke dalam pengajuan mereka.

    Laporan menunjukkan bahwa dokumen yang bocor mengungkapkan komunikasi penting antara para eksekutif Xbox, rencana untuk Xbox Series X tanpa disk baru, pengontrol gyro, dan bahkan Xbox hybrid generasi berikutnya pada tahun 2028.

    Ilustrasi Microsoft. SUmber: Getty Images.
    Ilustrasi Microsoft. SUmber: Getty Images.

    Baca juga: 24 Altcoin Token Unlock di Pekan Ini, Waspada Perubahan Harga

    Namun demikian, Spencer mencoba meremehkan kebocoran tersebut, dengan menyatakan bahwa beberapa rencana telah berubah. Dia berkata: “Sulit untuk melihat kerja tim kami dibagikan dengan cara ini karena begitu banyak hal yang telah berubah dan banyak hal yang bisa membuat kita bersemangat saat ini, dan di masa depan.”

    Komunitas Kripto Bersemangat

    Meskipun Spencer telah mengindikasikan bahwa rencana perusahaan mungkin telah mengalami perubahan, komunitas kripto tetap optimis terhadap kebocoran tersebut. Tyler Winklevoss, salah satu pendiri Gemini, mempertimbangkan insiden tersebut, menyoroti besarnya skala industri game.

    “Kripto adalah uang gamer dan game adalah industri yang lebih besar daripada gabungan Hollywood dan industri musik,” katanya.

    Sementara itu, perkembangan ini telah memicu spekulasi bahwa integrasi tersebut dapat membuka kasus penggunaan baru untuk aset kripto seperti Bitcoin (BTC).

    Aptos Labs dan Microsoft telah mengumumkan kemitraan strategis. Sumber: Conseils Crypto.
    Aptos Labs dan Microsoft telah mengumumkan kemitraan strategis. Sumber: Conseils Crypto.

    Baca juga: Terungkap! Hal Seru di AMA X Spaces Tokocrypto 21 September 2023

    Namun, penting untuk dicatat bahwa potensi dampaknya masih bersifat spekulatif, karena Microsoft belum secara resmi mengonfirmasi integrasi apa pun. Namun demikian, respons antusias dari komunitas kripto menggarisbawahi pentingnya raksasa teknologi tradisional merangkul industri yang sedang berkembang.

    Pada bulan Agustus, Microsoft memperluas kolaborasinya dalam sektor kripto dengan bekerja sama dengan Aptos Labs, pengembang jaringan blockchain layer-1, Aptos (APT). Kemitraan ini bertujuan untuk memajukan kemampuan ekosistem web3.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Ungkap 7 Kripto Menarik yang Wajib Diperhatikan Minggu Ini

    Dalam dunia kripto yang penuh dengan volatilitas, setiap harinya bisa menjadi peluang besar untuk mendapatkan keuntungan. Saat ini, seorang analis kripto terkemuka, Miles Deutscher, telah merilis daftar kripto yang wajib Anda perhatikan di minggu ini. Mari kita telusuri lebih dalam tentang ketujuh kripto menarik ini dikutip BitcoinSistemi.

    Bitcoin selalu menjadi sorotan utama dalam dunia kripto, tetapi saat ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Meskipun terjadi kenaikan harga di pertengahan minggu, Bitcoin masih menghadapi momentum bearish. Penutupan mingguan yang terus berada di bawah rata-rata pergerakan 200 minggu membuat banyak orang bertanya-tanya. Saat ini, BTC diperdagangkan di sekitar support horizontal penting di kisaran US$ 25.000. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah tren spot ETF yang terlihat lelah. Kita perlu bersabar dan berhati-hati, terutama menunggu pembaruan baru yang bisa menjadi titik balik bagi Bitcoin.

    Chainlink (LINK)

    Chainlink telah menunjukkan performa yang mengesankan, terutama menjelang SmartCon pada tanggal 2 Oktober. Namun, sejarah menunjukkan bahwa LINK seringkali mengalami kenaikan harga sebelum acara konferensi dan penurunan setelahnya. Saat ini, dengan migrasi Testnet v3 yang akan segera diluncurkan, Deutscher memiliki pandangan bearish, jika LINK mendekati kisaran teratasnya pada kerangka waktu harian. Pemantauan yang cermat dibutuhkan.

    Ilustrasi Chainlink (LINK). Sumber: Chainlink.
    Ilustrasi Chainlink (LINK). Sumber: Chainlink.

    Baca juga: Aset Kripto Ini Diprediksi Naik Lebih dari 11% pada Pekan Ini, Apa Itu?

    Meskipun pembukaan kunci token ini dapat memiliki pengaruh besar pada nilai token, Deutscher tetap optimis terhadap bursa ini. Ini menunjukkan bahwa ada potensi besar dalam perkembangan OX yang masih harus dieksplorasi. Kami akan terus mengamati perkembangan ini.

    Arbitrum (ARB)

    Kabar positif dari ekosistem Arbitrum, seperti Post Tech dan kembalinya event Arbitrum Odyssey, serta disetujuinya program insentif Arbitrum, menarik perhatian Deutscher. Dia memperkirakan bahwa akhir kuartal ke-4 atau awal kuartal pertama akan menjadi periode yang menarik untuk perusahaan ini. Perlu diperhatikan bahwa Arbitrum berencana untuk memanfaatkan potensi penurunan besar untuk posisi perdagangan EIP-4844 yang lebih luas di awal kuartal.

    Optimisme (OP)

    Dengan pembukaan token besar minggu ini, sekitar 3% dari pasokan token senilai US$ 31 juta akan dibuka. Selain itu, yayasan token juga menjual OP senilai sekitar US$ 150 juta kepada 7 pembeli terpisah dengan penguncian selama 2 tahun. Deutscher melihat ini sebagai lindung nilai jangka pendek dalam situasi pasca-unlock. Perlu diingat bahwa situasi ini akan dievaluasi kembali, sehingga perlu pemantauan yang cermat.

    Frax Shares (FXS)

    Dengan munculnya Frax Shares V3 dan perkembangan lainnya seperti Fraxchain dan Fraxlend, ada tren bullish yang terlihat di ekosistem FRAX. Ini menunjukkan bahwa ada potensi pertumbuhan yang signifikan di dalamnya, terutama dengan inovasi yang terus berkembang.

    Ilustrasi Worldcoin (WLD). Sumber: Altcoin Buzz.
    Ilustrasi Worldcoin (WLD). Sumber: Altcoin Buzz.

    Baca juga: Borong Lagi! MicroStrategy Beli 5.445 Bitcoin Senilai Rp 2,2 Triliun

    Worldcoin (WLD)

    Kecerdasan buatan menjadi topik yang semakin populer dalam dunia kripto, dan WLD adalah salah satu yang harus Anda perhatikan. Meskipun termasuk dalam kategori ‘koin yang dibenci’ dan memiliki kapitalisasi pasar yang terdilusi, nilai sirkulasi koin ini masih dapat diterima, menurut analis. Dalam dunia kripto yang terus berkembang, ini bisa menjadi salah satu aset yang menarik untuk diikuti.

    Dalam situasi kripto yang selalu berubah, selalu ingat untuk melakukan riset Anda sendiri dan berhati-hati dalam pengambilan keputusan investasi. Keputusan terbaik selalu didasarkan pada informasi yang akurat dan pemahaman yang mendalam tentang pasar.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 24 Altcoin Token Unlock di Pekan Ini, Waspada Perubahan Harga

    Ada 24 altcoin mengalami proses token unlock pada pekan terakhir September 2023. Peristiwa ini dapat berpotensi mempengaruhi perubahan harga. Di tengah dinamika yang terus berlanjut di pasar kripto, para investor dan trader harus memperhatikan perkembangan terbaru dalam dunia altcoin.

    Token unlock merupakan salah satu momen penting dalam kehidupan sebuah proyek altcoin. Hal ini dapat memberikan gambaran mengenai seberapa besar potensi volatilitas harga yang akan terjadi dalam waktu dekat. Oleh karena itu, memahami jadwal dan mekanisme token unlock dari proyek-proyek ini dapat membantu kita dalam mengambil keputusan investasi yang lebih cerdas.

    Selain itu, kita juga akan mengeksplorasi faktor-faktor eksternal seperti tren pasar global, berita terkini, dan perubahan regulasi yang dapat mempengaruhi pergerakan harga altcoin. Dengan wawasan yang mendalam ini, kita dapat lebih waspada dan siap menghadapi perubahan harga yang mungkin terjadi di dunia altcoin dalam pekan ini.

    Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Ulang Tahun ke-5, Tokocrypto Dorong Pertumbuhan Kripto di Indonesia

    Daftar Altcoin Token Unlock

    • H2O DAO (H2O)
      Nilai Pasar: US$ 23,88 juta
      Jumlah Pembukaan Token: $3,52 juta (14,77% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 25 September 2023, 10:00 WIB
    • TENET
      Nilai Pasar: US$ 20,66 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 4,09 juta (19,79% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 25 September 2023, 10:00 WIB
    • Pintu Token (PTU)
      Nilai Pasar: US$ 15,98 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,24 juta (7,79% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 25 September 2023, 10:00 WIB
    • SophiaVerse (SOPH)
      Nilai Pasar: US$ 4,31 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,72 juta (40,00% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 25 September 2023, 10:00 WIB
    • GateToken (GT)
      Nilai Pasar: US$ 371,97 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 25,82 juta (6,94% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 26 September 2023, 10:00 WIB
    • Dogechain(DC)
      Nilai Pasar: US$ 11,53 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,65 juta (14,25% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 26 September 2023, 10:00 WIB
    • dYdX (DYDX)
      Nilai Pasar: US$ 348,24 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 12,20 juta (3,50% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 26 September 2023, 02:00 WIB
    • Flow
      Nilai Pasar: US$ 465,36 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 5,93 juta (1,27% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 27 September 2023, 02:00 WIB
    • Axle (AXL)
      Nilai Pasar: US$ 136,53 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 8,29 juta (6,08% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 27 September 2023, 02:00 WIB
    • ApeX (APEX)
      Nilai Pasar: US$ 4,71 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,20 juta (25,45% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 27 September 2023, 21:00 WIB
    • Yield Guild Games (YGG)
      Nilai Pasar: US$ 38,58 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,94 juta (5,03% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 27 September 2023, 11:00 WIB
    • Radworks (RAD)
      Nilai Pasar: US$ 67,92 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 2,07 juta (3,05% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 28 September 2023, 10:00 WIB
    • Itheum (ITHEUM)
      Nilai Pasar: US$ 9,72 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 2,29 juta (23,56% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 28 September 2023, 10:00 WIB
    • Open Campus (EDU)
      Nilai Pasar: US$ 80,96 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 9,17 juta (11,31% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 28 September 2023, 12:00 WIB
    • WOO Network (WOO)
      Nilai Pasar: US$ 289,53 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 2,65 juta (0,92% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 29 September 2023, 15:00 WIB
    • Optimism (OP)
      Nilai Pasar: US$ 1,02 miliar
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 30,85 juta (3,03% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 30 September 2023, 09:00 WIB
    • Illuvium (ILV)
      Nilai Pasar: US$ 141,38 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,53 juta (1,08% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 30 September 2023, 09:00 WIB
    • API3 (API3)
      Nilai Pasar: US$ 94,89 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,22 juta (1,29% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 30 September 2023, 09:00 WIB
    • Echelon Prime (PRIME)
      Nilai Pasar: US$ 92,47 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 3,21 juta (3,47% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 30 September 2023, 09:00 WIB
    • Beta Finance (BETA)
      Nilai Pasar: US$ 57,03 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 2,79 juta (4,90% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 30 September 2023, 19:00 WIB
    • Merit Circle (MC)
      Nilai Pasar: US$ 137,75 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 4,60 juta (3,34% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 1 Oktober 2023, 10:00 WIB
    • Solend (SLND)
      Nilai Pasar: US$ 19,53 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,22 juta (6,26% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 1 Oktober 2023, 10:00 WIB
    • Ondo Finance (ONDO)
      Nilai pasar: –
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 6,95 juta
      Tanggal: 1 Oktober 2023, 10:00 WIB
    • Hooked Protocol (HOOK)
      Nilai Pasar: US$ 44,05 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 3,67 juta (8,33% dari kapitalisasi pasar)
      Tanggal: 2 Oktober 2023, 23:00 WIB

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 17 Altcoin Akan Token Unlock Pekan Ini, Antisipasi Gerak Harga Kripto

    Pasar kripto selalu menyajikan berbagai kejutan, dan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi harga adalah token unlock. Pekan ini, kita akan menyaksikan tidak kurang dari 17 altcoin yang akan menghadapi token unlock, yang berarti sejumlah besar token akan tersedia untuk diperdagangkan.

    Hal ini bisa menjadi momen yang menarik bagi para trader dan investor kripto, karena peristiwa ini seringkali mempengaruhi volatilitas pasar. Mari kita lihat beberapa proyek yang akan menghadapi token unlock pekan ini dan antisipasi gerak harga yang mungkin terjadi.

    Daftar Altcoin Token Unlock

    • Lido DAO (LDO)
      Nilai Pasar: US$ 1,35 miliar
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 11,98 juta (0,89% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 18 September 2023, 10:00 WIB
    • Primer (ASTR)
      Nilai Pasar: US$ 260,63 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 3,09 juta (1,18% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 18 September 2023, 10:00 WIB
    • Echelon Prime (PRIME)
      Nilai Pasar: US$ 96,02 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 2,76 juta (2,87% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 18 September 2023, 10:00 WIB
    • PlayZap (PZP)
      Nilai Pasar: US$ 5,36 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,66 juta (31,71% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 19 September 2023, 10:00 WIB
    • Winerz (WNZ)
      Nilai pasar: –
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,15 juta
      Tanggal: 19 September 2023, 10:00 WIB
    • Braintrust (BTRST)
      Nilai Pasar: US$ 48,65 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,08 juta (2,21% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 20 September 2023, 10:00 WIB
    • XANA (XETA)
      Nilai Pasar: US$ 10,24 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,00 juta (9,89% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 20 September 2023, 10:00 WIB
    • XPLA (XPLA)
      Nilai Pasar: US$ 33 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 8,80 juta
      Tanggal: 21 September 2023, 10:00 WIB
    • C2X (CTX)
      Nilai Pasar: US$ 4,4 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 60,10 juta
      Tanggal: 21 September 2023, 10:00 WIB
    • Avalanche (AVAX)
      Nilai Pasar: US$ 3,26 miliar
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 87,59 juta (2,70% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 21 September 2023, 21:00 WIB
    • Covalent (CQT)
      Nilai Pasar: US$ 40,00 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,48 juta (3,69% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 22 September 2023, 03:00 WIB
    • Algorand (ALGO)
      Nilai Pasar: US$ 746,13 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 3,17 juta (0,43% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 22 September 2023, 10:00 WIB
    • Space ID (ID)
      Nilai Pasar: US$ 77,09 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 3,80 juta (4,93% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 22 September 2023, 06:00 WIB
    • Bonfida (FIDA)
      Nilai Pasar: US$ 15,90 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 2,79 juta (17,43% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 23 September 2023, 10:00 WIB
    • Coin98 (C98)
      Nilai Pasar: US$ 78,18 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 2,65 juta (3,39% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 23 September 2023, 02:00 WIB
    • Ribbon Finance (RBN)
      Nilai Pasar: US$ 92,81 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 3,71 juta (3,99% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 24 September 2023, 10:00 WIB
    • Mask Network (MASK)
      Nilai Pasar: US$ 210,29 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,63 juta (0,78% dari Kapitalisasi Pasar)
      Tanggal: 24 September 2023, 18:00 WIB

    Antisipasi Gerak Harga Kripto

    jenis altcoin yang menarik perhatian
    Ilustrasi aset kripto altcoin.

    Baca juga: Dua Indikator Teknis yang Mengarah ke Bitcoin Berpotensi Bullish

    Token unlock seringkali menjadi momen krusial dalam perjalanan sebuah altcoin. Pedagang dan investor kripto harus mengikuti perkembangan ini dengan cermat dan mempertimbangkan beberapa faktor kunci yang dapat memengaruhi harga:

    1. Volume Perdagangan: Volume perdagangan adalah indikator penting untuk mengukur minat pasar terhadap altcoin tersebut. Dalam banyak kasus, volume perdagangan meningkat secara signifikan selama periode token unlock.

    2. Sentimen Pasar: Sentimen pasar dapat berubah secara dramatis selama token unlock. Investor mungkin bersiap untuk menjual atau membeli lebih banyak token, tergantung pada ekspektasi mereka terhadap proyek tersebut.

    3. Penguncian Kembali Token: Beberapa proyek menerapkan kebijakan penguncian kembali token yang dapat membatasi akses investor besar untuk menjual semua token mereka sekaligus. Hal ini dapat mengurangi dampak token unlock terhadap harga.

    4. Pengumuman Proyek: Pengumuman terbaru dari tim pengembang atau perkembangan teknis penting dapat mempengaruhi harga altcoin, terlepas dari token unlock.

    5. Pergerakan Pasar Umum: Kondisi pasar kripto secara keseluruhan juga berpengaruh. Jika pasar sedang dalam tren bullish, altcoin mungkin lebih mungkin untuk mengalami lonjakan harga.

    6. Aksi Harga Historis: Melihat bagaimana token tersebut telah bereaksi terhadap token unlock di masa lalu dapat memberikan wawasan tentang apa yang mungkin terjadi.

    Bagi mereka yang terlibat dalam perdagangan kripto, penting untuk merencanakan strategi yang bijak dan mengantisipasi potensi volatilitas selama periode token unlock. Risiko dan potensi imbalan perlu dievaluasi secara hati-hati, dan setiap keputusan perdagangan harus didasarkan pada informasi yang teliti dan pemahaman yang mendalam tentang proyek-proyek yang terlibat.

    Sebagai kesimpulan, token unlock dapat menjadi momen menarik dalam pasar kripto. Para pelaku pasar perlu memahami implikasi potensialnya dan mengambil tindakan yang sesuai dengan tujuan investasi dan toleransi risiko mereka. Dalam lingkungan kripto yang selalu berubah, pengetahuan dan kewaspadaan adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dalam perdagangan dan investasi.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 28 Altcoin akan Token Unlock Pekan Ini, Waspada Perubahan Harga

    Dalam dunia kripto yang dinamis, berita tentang altcoin token unlock seringkali menarik perhatian para investor dan pelaku pasar. Pekan ini, 28 altcoin dijadwalkan akan mengalami token unlock, sebuah fenomena yang mungkin mempengaruhi dinamika harga di pasar.

    Mengapa Token Unlock Penting?

    Token unlock merujuk pada momen di mana sejumlah token yang sebelumnya dibekukan atau “dikunci” menjadi tersedia untuk diperdagangkan atau digunakan. Hal ini biasanya terjadi sebagai bagian dari kesepakatan awal, di mana para pendiri, tim, atau investor awal menerima alokasi token yang tidak dapat diperdagangkan selama periode tertentu. Tujuannya adalah untuk mendorong komitmen jangka panjang, stabilisasi pasar, dan membangun kepercayaan komunitas.

    Dampak Terhadap Harga

    Ketika token unlock terjadi, ada potensi peningkatan pasokan token di pasar, yang bisa menyebabkan perubahan harga. Jika pemegang besar memutuskan untuk menjual token mereka segera setelah unlock, ini bisa menekan harga ke bawah.

    Menjaga Uang Kripto Aman dari Peretas
    Ilustrasi token unlock.

    Baca juga: PayPal Luncurkan Fitur Pembayaran dengan Kripto

    Namun, ini tidak selalu terjadi. Kadang-kadang, pasar telah mengantisipasi token unlock dan telah memasukkannya ke dalam harga saat ini. Terlebih lagi, tidak semua pemegang memilih untuk menjual token mereka setelah unlock.

    Daftar Altcoin yang Akan Token Unlock

    Investor disarankan untuk selalu memeriksa jadwal token unlock dari proyek-proyek yang mereka investasikan. Dengan memahami jadwal ini, investor bisa membuat keputusan yang lebih tepat dan terinformasi.

    • Internet Computer (ICP)
      Kapitalisasi Pasar: US$ 1,37 miliar
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 10,23 juta (0,75% dari nilai pasar)
      Tanggal: 11 September 2023, 22:00 WIB
    • Wilder World (WILD)
      Nilai Pasar: US$ 55,82 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,11 juta (1,98% dari nilai pasar)
      Tanggal: 11 September 2023, 22:00 WIB
    • Gods Unchained (GODS)
      Nilai Pasar: US$ 41,19 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,07 juta (2,61% dari nilai pasar)
      Tanggal: 11 September 2023, 22:00 WIB
    • BitMEX (BMEX)
      Nilai Pasar: US$ 33,57 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 6,24 juta (18,57% dari nilai pasar)
      Tanggal: 11 September 2023, 22:00 WIB
    • Cripco (IP3)
      Nilai pasar: –
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,18 juta
      Tanggal: 11 September 2023, 22:00 WIB
    • Aptos (APT)
      Kapitalisasi Pasar: US$ 1,20 miliar
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 23,58 juta (1,98% dari nilai pasar)
      Tanggal: 12 September 2023, 22:00 WIB
    • Fracton Protocol (FT)
      Nilai pasar: –
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 3,85 juta
      Tanggal: 12 September 2023, 22:00 WIB
    • Games for a Living (GFAL)
      Nilai pasar: US$ 17,35 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 5,46 juta (32,00% dari nilai pasar)
      Tanggal: 13 September 2023, 22:00 WIB
    • DappRadar (RADAR)
      Nilai pasar: US$ 4,57 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,09 juta (23,90% dari nilai pasar)
      Tanggal: 13 September 2023, 15:00 WIB
    • Sweat Economy (SWEAT)
      Nilai pasar: US$ 48,26 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 4,34 juta (8,99% dari nilai pasar)
      Tanggal: 14 September 2023, 02:00 WIB
    • UXD Protocol Token (UXP)
      Nilai pasar: US$ 48,50 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,63 juta (3,37% dari nilai pasar)
      Tanggal: 14 September 2023, 22:00 WIB
    • RSS3
      Nilai pasar: US$ 38,92 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 2,07 juta (5,34% dari nilai pasar)
      Tanggal: 14 September 2023, 22:00 WIB
    • Gelato
      Nilai pasar: US$ 24,08 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 5,76 juta (23,91% dari nilai pasar)
      Tanggal: 14 September 2023, 22:00 WIB
    • Biconomy (BICO)
      Nilai pasar: US$ 131 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 4,46 juta (3,39% dari nilai pasar)
      Tanggal: 14 September 2023, 02:00 WIB
    • Artificial Liquid Intelligence (ALI)
      Nilai pasar: US$ 56,33 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 4,08 juta (7,25% dari nilai pasar)
      Tanggal: 14 September 2023, 02:00 WIB
    • My Neighbor Alice (ALICE)
      Nilai pasar: US$ 59,16 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$$ 2,13 juta (3,62% dari nilai pasar)
      Tanggal: 15 September 2023, 22:00 WIB
    • Zebec (ZBC)
      Nilai pasar: US$ 39,90 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 3,06 juta (7,68% dari nilai pasar)
      Tanggal: 15 September 2023, 22:00 WIB
    • NuCypher (NU)
      Nilai pasar: –
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,06 juta
      Tanggal: 15 September 2023, 22:00 WIB
    • Perpetual Protocol (PERP)
      Nilai pasar: US$ 50,27 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 2,35 juta (4,77% dari nilai pasar)
      Tanggal: 15 September 2023, 13:00 WIB
    • BitDAO (BIT)
      Nilai pasar: –
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 79,02 juta
      Tanggal: 15 September 2023, 02:00 WIB
    • Synthetix Network Token (SNX)
      Nilai pasar: US$ 694 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 6,77 juta (0,98% dari nilai pasar)
      Tanggal: 15 September 2023, 22:00 WIB
    • Highstreet (HIGH)
      Nilai pasar: US$ 57 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 4,72 juta
      Tanggal: 15 September 2023, 02:00 WIB
    • CyberConnect (CYBER)
      Nilai pasar: US$ 55,30 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 5,67 juta (10,29% dari nilai pasar)
      Tanggal: 15 September 2023, 01:00 WIB
    • IguVerse IGU (IGU)
      Nilai pasar: US$ 2,84 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,12 juta (39,23% dari nilai pasar)
      Tanggal: 16 September 2023, 22:00 WIB
    • Uniswap (UNI)
      Nilai pasar: US$ 2,43 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 35,09 juta (1,44% dari nilai pasar)
      Tanggal: 16 September 2023, 02:00 WIB
    • The Graph (GRT)
      Nilai pasar: US$ 770,08 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 7,50 juta (0,97% dari nilai pasar)
      Tanggal: 17 September 2023, 22:00 WIB
    • SuperRare (RARE)
      Nilai pasar: US$ 28,53 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 1,09 juta (3,82% dari nilai pasar)
      Tanggal: 17 September 2023, 22:00 WIB
    • Oxygen (OXY)
      Nilai pasar: US$ 3,04 juta
      Jumlah Pembukaan Token: US$ 2,21 juta (72,48% dari nilai pasar)
      Tanggal: 17 September 2023, 22:00 WIB

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Borong Lagi! MicroStrategy Beli 5.445 Bitcoin Senilai Rp 2,2 Triliun

    Michael Saylor, salah satu pendiri MicroStrategy, telah mengumumkan bahwa perusahaan tersebut membeli 5.445 Bitcoin (BTC) dengan harga rata-rata US$ 27.053. Hingga kini, MicroStrategy menjadi salah satu perusahaan pemegang bitcoin terbesar di dunia.

    Menurut laporan BeInCrypto, MicroStrategy mengumpulkan 5.445 Bitcoin pada periode antara 1 Agustus dan 24 September. Selama periode ini, MicroStrategy menginvestasikan US$ 147,3 juta atau sekitar Rp 2,2 triliun untuk membeli Bitcoin dengan rata-rata US$ 27.053.

    Ini berarti total simpanan Bitcoin perusahaan telah meningkat menjadi 158.245 BTC. Secara total, MicroStrategy menghabiskan US$ 4,68 miliar (dengan harga rata-rata US$ 29.582 per BTC), yang berarti posisinya saat ini berada di zona merah.

    Dengan demikian, seluruh kepemilikan Bitcoin MicroStrategy saat ini bernilai lebih dari US$ 4,1 miliar.

    Baca juga: Robert Kiyosaki Sarankan Beli Bitcoin Sekarang, Sebelum Pasar Jatuh

    Jual Saham

    MicroStrategy diketahui menjual 403,362 saham biasa kelas A seharga US$ 147,3 juta untuk mendanai pembelian Bitcoin-nya. Pada tanggal 1 Agustus, BeInCrypto melaporkan bahwa perusahaan berencana untuk menjual saham biasa kelas A senilai hingga US$ 750 juta. Pengajuan tersebut menguraikan:

    Pada tanggal 1 Agustus, MicroStrategy menandatangani Perjanjian Penjualan dengan Cowen and Company, LLC, Canaccord Genuity LLC dan Berenberg Capital Markets LLC, sebagai agen penjualan, yang dengannya MicroStrategy dapat menerbitkan dan menjual saham biasa kelas A, nilai nominal $0,001 per saham, memiliki harga penawaran agregat hingga $750,0 juta dari waktu ke waktu melalui Agen.

    Perlu dicatat bahwa sejak 1 Agustus, harga saham MicroStrategy (MSTR) telah turun lebih dari 25%.

    Cicil Bitcoin

    MicroStrategy melanjutkan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) atau cicil Bitcoin sepanjang musim dingin kripto .

    Dengan adanya momen halving Bitcoin yang akan terjadi kurang dari satu tahun lagi, komunitas mengantisipasi peristiwa tersebut akan memulai kenaikan harga kripto yang baru. Dan beberapa orang percaya Saylor akan dianggap jenius dalam 12 bulan ke depan.

    Pembelian terbaru MicroStrategy terjadi di tengah arus keluar selama seminggu lagi dari pasar kripto. Menurut laporan aliran dana mingguan terbaru oleh CoinShares, produk investasi kripto mengalami arus keluar senilai $9 juta.

    Michael Saylor: Harga Bitcoin Ambruk adalah Peluang Beli yang Besar
    Michael Saylor: Harga Bitcoin Ambruk adalah Peluang Beli yang Besar.

    Baca juga: Fakta Menarik Dibalik Trading dengan Stablecoin USDC

    Ini adalah arus keluar minggu keenam berturut-turut dari pasar kripto. Selain itu, Bitcoin (BTC) sekali lagi memimpin daftar aset, dengan arus keluar terbanyak. Mata uang kripto asli mengalami arus keluar senilai US$ 5,9 juta, sementara Ethereum (ETH) mengikuti posisi kedua dengan US$ 2,2 juta.

    Namun, Bitcoin dan pasar kripto yang lebih besar mungkin menghadapi volatilitas baru pada minggu ini sehubungan dengan pengumuman ekonomi yang akan dirilis. The Fed AS akan merilis data PCE, bersama dengan revisi angka pertumbuhan PDB AS kuartal kedua.

    Selain itu, Ketua Fed, Jerome Powell dijadwalkan memberikan pidatonya pada hari Kamis (28/9) ini, yang mungkin memberikan petunjuk tentang kebijakan ekonomi di masa depan. Pada saat berita ini dimuat, Bitcoin (BTC) diperdagangkan pada US$ 26.043.68, turun 2.0% dalam 24 jam terakhir.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Terungkap! Hal Seru di AMA X Spaces Tokocrypto 21 September 2023

    Pada tanggal 21 September 2023, Wan Iqbal, CMO Tokocrypto, menghabiskan satu jam di X (sebelumnya Twitter) Spaces, menjawab banyak pertanyaan dari pengguna dan netizen.

    Beberapa pertanyaan paling menarik mencakup sejumlah fitur terbaru dari Tokocrypto, salah satunya Konversi BIDR-IDR dan seputar strategi perusahaan ke depan hingga tips menghadapi market kripto yang terlihat lesu belakangan ini.

    Sesi AMA ini merupakan bukti komitmen Tokocrypto untuk tetap terhubung dengan komunitasnya dan mendengarkan masukan serta pertanyaan dari pengguna. Ini juga menjadi momen bersejarah dalam perjalanan Tokocrypto, merayakan 5 tahun perusahaannya dalam memfasilitasi transaksi aset kripto di Indonesia.

    Berikut rangkuman jawaban Iqbal atas beberapa pertanyaan yang diterimanya saat X (sebelumnya Twitter) AMA pada 21 September 2023. Perlu diketahui bahwa transkrip ini telah diedit, agar mudah dan nyaman dibaca.

    Fitur-Fitur Baru Tokocrypto

    Apa fitur terbaru Tokocrypto dan strategi ke depan khususnya di umurnya yang ke-5 ini?

    Iqbal: Saya bisa memastikan bahwa Tokocrypto terus melakukan pengembangan bisnis yang berkelanjutan untuk mempertahankan posisi sebagai platform perdagangan aset kripto no. 1 di Indonesia berdasarkan volume transaksi.

    Ke depan, Tokocrypto akan mempertahankan tren positif, dengan meluncurkan fitur dan produk terbaru. Sambil mengingat, kita sudah merilis:

    • Proof of Reserve (PoR), buat cek validitas reserve di Tokocrypto, yang selalu 1:1 dengan jumlah aset yang dimiliki investor.
    • Profit and Loss. untuk memudahkan trader/investor mengetahui PnL nya mereka,
    • Customer support 24/7 & New Live Chat, supaya teman-teman bisa kontak CS kita kapan saja.
    • Price Alert, supaya bisa pasang target untuk beli dan jual.
    • Easy Buy/Sell, walaupun saat ini masih baru buat IDR/USDT aja ya.

    Fitur yang baru saja kita rilis dan highlight sekarang adalah peluncuran Konversi BIDR-IDR. Fitur ini sudah rilis sejak Agustus lalu di platform Tokocrypto ya dan memberikan pengalaman trading yang lebih nyaman bagi seluruh pengguna.

    Penjelasan Fitur BIDR-IDR

    Bisa dijelaskan apa perbedaan BIDR dan IDR? Dan kenapa harus ada IDR kan sudah ada BIDR?

    Iqbal: BIDR adalah stablecoin Binance Chain (BEP-2) yang dipatok ke Rupiah Indonesia (IDR) sedangkan IDR merupakan singkatan dari Indonesian Rupiah, yang adalah mata uang resmi Indonesia. IDR merupakan mata uang fiat, bukan stablecoin atau token kripto.

    Dalam konteks kripto, IDR digunakan untuk memfasilitasi perdagangan kripto ke mata uang lokal di Indonesia. Pasangan kripto IDR memungkinkan para pengguna untuk membeli dan menjual kripto dengan menggunakan mata uang Rupiah Indonesia.

    IDR adalah komitmen kuat Tokocrypto dengan visi Exchange Indonesia kita ingin memberikan akses yang lebih mudah bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mulai berinvestasi di digital aset bersama Tokocrypto.

    IDR nanti nya juga bisa memudahkan dan meringankan kita untuk membeli aset digital (kripto) pertama kali. maupun memudahkan transaksi dan konektivitas lainnya seperti proses deposit/withdraw, dan juga konversi aset kripto.

    IDR ini akan jadi inisiatif pertama dan akan berprogres dengan langkah konkrit lainnya yang tentunya akan sudah dan segera diumumkan ke depannya, seperti:

    1. Listing baru pasangan IDR, dengan semakin banyak nya pilihan untuk trader dan investor diharapkan IDR akan menjadi pilihan pertama untuk teman-teman semua membeli kripto atau digital aset di Tokocrypto. Rencana tahap selanjutnya kita ada umumkan awal minggu depan untuk pasangan IDR baru.
    2. Saat ini, pasangan IDR juga masih GRATIS biaya trading atau 0% trading fee, jadi TIDAK BENAR kalau Tokocrypto cari untung disini. Kesempatan ini terbatas, jadi pastikan teman-teman semua bisa memanfaatkan promosi ini untuk lebih cuan.

    Untuk penjualan atau pembelian terutama melalui pasangan IDR/BIDR selalu gunakan Limit Order dan pasang di harga Rp.1 untuk mendapatkan konversi 1:1. 3. Kita sudah luncurkan juga fitur konversi 1:1 untuk BIDR ke IDR, tetapi baru di website www.tokocrypto.com aja, yang di aplikasi doakan bisa segera diluncurkan juga, tapi sementara teman-teman bisa langsung ke website tokocrypto, login dan lakukan konversi dengan mudah.

    Konversi BIDR-IDR

    Kenapa Tokocrypto meluncurkan fitur Konversi BIDR-IDR? Akankah menambah pair IDR?

    Iqbal: Kenyamanan adalah kunci dari peluncuran fitur Konversi BIDR-IDR ini. Perubahan ini dilatarbelakangi oleh komitmen kami untuk meningkatkan adopsi aset kripto di Indonesia, membuatnya lebih mudah diakses oleh masyarakat, serta memastikan kemudahan dalam bertransaksi sambil tetap mematuhi peraturan yang berlaku.

    Dengan hadirnya fitur Konversi BIDR-IDR, pengguna yang memiliki BIDR sekarang dapat dengan mudah mengkonversikannya menjadi IDR. Bagi yang masih bingung cara menggunakan fitur ini, silakan ikuti tahapannya melalui tautan atau link berikut: Panduan Konversi BIDR-IDR di Tokocrypto.

    Untuk tambaha pair IDR, sebelumnya Tokocrypto memperkenalkan beberapa pasangan perdagangan baru IDR, termasuk ADA/IDR, MATIC/IDR, ZIL/IDR, dan NBT/IDR. Dalam waktu dekat, akan ada BTC, ETH, BNB, TKO, SOL, XRP, DOGE, dan masih banyak yang lainnya. Saat ini kami masih dalam tahap memperkenalkan IDR lebih lagi kepada komunitas, pengguna agar menjadi lebih terbiasa dengan perubahan ini. So, tunggu aja ya!

    Perkembangan Kripto di Indonesia dan Kerja Sama Strategis Tokocrypto

    Bagaimana perkembangan kripto di Indonesia? Dan apakah Tokocrypto akan bekerja sama dengan aplikasi ride hailing atau marketplace lokal ke depannya dalam memberikan pelayanan atau pun promosi?

    Iqbal: Perkembangan dunia kripto di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan. Hingga Agustus 2023, data dari Bappebti menunjukkan bahwa jumlah investor kripto di Indonesia mencapai 17,78 juta orang. Nilai total transaksi aset kripto juga terus meningkat, mencapai Rp 10,64 triliun pada bulan Agustus 2023, dengan peningkatan sebesar 13,5% dibandingkan dengan bulan Juli. Selama delapan bulan pertama tahun 2023, total transaksi kripto mencapai Rp 86,45 triliun.

    Melihat pertumbuhan yang pesat ini, kemungkinan kerja sama dengan platform ride hailing atau marketplace lokal dalam hal pelayanan dan promosi sangat terbuka. Tokocrypto telah aktif berinovasi untuk memenuhi kebutuhan para pengguna setia dan menarik perhatian pengguna baru. Salah satu upaya utamanya adalah dengan menjalin kemitraan strategis dengan beberapa perusahaan besar, seperti blu by BCA digital, Blibli Tiket.com, dan Kopi Jago.

    Kerja sama dengan blu by BCA Digital memungkinkan pengguna untuk dengan mudah melakukan deposit saldo ke Tokocrypto. Selain itu, kolaborasi dengan salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Blibli Tiket.com, memungkinkan pengguna Blibli untuk menukarkan poin loyalitas mereka dengan aset kripto sebagai hadiah.

    Sementara dengan Kopi Jago, pembeli kopi bisa mendapatkan reward aset kripto dari Tokocrypto, sehingga membuka akses adopsi yang lebih luas. Ini adalah contoh bagaimana Tokocrypto terus mengembangkan layanan mereka untuk memberikan manfaat lebih besar kepada pengguna dan menjaga hubungan yang kuat dengan mitra bisnis.

    Momen Paling Berkesan dan Harapan

    Tokocrypto telah tumbuh pesat selama lima tahun terakhir. Bisakah Iqbal berbagi cerita atau momen paling berkesan dalam perjalanan ini?

    Iqbal: Meskipun saya adalah anggota baru dalam tim Tokocrypto, saya merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari perjalanan ini. Salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan Tokocrypto selama lima tahun terakhir adalah saat kami meluncurkan fitur konversi BIDR-IDR.

    Pada saat itu, tim kami telah bekerja keras selama berbulan-bulan untuk mengembangkan platform perdagangan yang lebih canggih dan intuitif dengan menghadirkan konversi BIDR-IDR. Ketika kami akhirnya meluncurkannya, respon dari komunitas kripto Indonesia dan pengguna kami sungguh luar biasa. Banyak trader dan investor yang puas dengan fitur-fitur baru yang kami tawarkan, termasuk BIDR-IDR.

    Tentu saja, banyak momen kecil yang juga berkesan, seperti ketika kami melihat pertumbuhan komunitas Tokocrypto yang semakin besar, dan melihat bagaimana kami telah membantu banyak orang memahami dan terlibat dalam dunia kripto. Ini adalah perjalanan yang luar biasa, dan saya yakin bahwa Tokocrypto akan terus menjadi Exchange No.1 Indonesia.

    Rencana Fitur Baru dan Fokus Tokocrypto ke Depan

    Apa yang akan menjadi fokus Tokocrypto dalam 1-2 tahun ini?

    Iqbal: Pengguna adalah fokus utama kami. Memberikan pelayanan yang maksimal sudah menjadi prioritas kami sejak dulu dan itu akan meningkat seterusnya. Dalam 1-2 tahun mendatang, Tokocrypto akan memfokuskan upayanya pada beberapa aspek utama:

    • Pengguna sebagai Fokus Utama: Tokocrypto akan terus memprioritaskan pelayanan yang maksimal kepada pengguna. Peningkatan kualitas layanan telah menjadi komitmen kami sejak awal, dan kami akan terus berupaya meningkatkannya.
    • Pengenalan Fitur Baru: Kami akan memperkenalkan fitur-fitur baru, seperti Earn & Staking untuk memberikan pengalaman yang lebih beragam kepada pengguna kami. Fitur ini akan memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mendapatkan lebih banyak manfaat dari investasi kripto mereka.
    • Pendidikan Kripto: Tokocrypto akan berfokus pada mengedukasi masyarakat tentang dunia kripto melalui berbagai inisiatif, termasuk: Kami menyediakan segmen Academy yang dapat diakses secara gratis melalui website news.tokocrypto.com, membantu individu memahami dasar-dasar kripto.
    • OBRAS (Obrolan Komunitas): Kami akan menghadirkan OBRAS di seluruh kota di Indonesia, dengan rencana pelaksanaan mulai dari Januari hingga Juni 2023. Acara ini mencakup 9 kota, 22 seminar edukasi, dan lebih dari 27.000 peserta yang akan terlibat.
    • Kolaborasi dengan Komunitas dan Partner: Kami akan terus berupaya untuk mengadakan acara bersama komunitas dan mitra kami, membangun hubungan yang lebih kuat dalam ekosistem kripto.
    • Keterlibatan dengan Asosiasi dan Stakeholder: Kami akan aktif terlibat dengan asosiasi dan pemangku kepentingan dalam upaya melakukan edukasi tentang kripto, baik melalui platform online maupun offline.

    Dengan fokus pada pengguna, pengenalan fitur baru, dan pendidikan kripto yang luas, Tokocrypto bertujuan untuk memperkuat posisinya dalam industri kripto sebagai Exchange No.1 Indonesia dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat Indonesia.

    Silakan ikuti Tokocrypto di Twitter untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aset Kripto Ini Diprediksi Naik Lebih dari 11% pada Pekan Ini, Apa Itu?

    Di tengah gejolak pasar kripto yang sedang menunjukkan cenderung bearish, terdapat aset yang diperkirakan harganya naik lebih dari 11% pada pekan terakhir bulan September 2023. Apa itu?

    Dalam sebuah video terbaru seri Sinyal NGOBRAS, yang disajikan oleh Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, kita akan merenungkan berbagai aset kripto yang sedang menarik perhatian para pelaku pasar. Beberapa dari entitas kripto yang akan kami bahas mencakup Celer Network (CELR), Fantom (FTM), Conflux (CFX), Ankr (ANKR), dan sejumlah lainnya.

    Fyqieh akan membawa kita lebih dalam ke dalam dunia analisis teknis dalam videonya, sambil tetap memperhitungkan faktor-faktor fundamental yang mungkin memiliki dampak pada performa aset kripto yang tengah menjadi sorotan. Selain itu, dia akan menjelajahi peristiwa terbaru di ranah kripto dan teknologi blockchain yang akan mendominasi diskusi kami.

    Daftar kripto yang potensi alami kenaikan pekan ini. Sumber: Tokocrypto.
    Daftar kripto yang potensi alami kenaikan pekan ini. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Vitalik Buterin Pindahkan Ethereum Ke Exchange, Harga ETH Jadi Turun?

    Walaupun demikian, penting untuk selalu mengingat bahwa dalam dunia investasi, terutama di dalam pasar kripto yang dikenal akan volatilitasnya, bijak untuk selalu meluangkan waktu guna melakukan analisis dan penelitian yang mendalam.

    Diperlukan perhatian bahwa daftar aset yang dibahas dalam presentasi ini tidak boleh dijadikan sebagai saran keuangan. Selalu riset yang seksama terkait token atau koin yang dibicarakan dalam video Sinyal NGOBRAS.

    Pengambilan keputusan investasi yang cerdas harus selalu didasarkan pada penelitian yang mendalam serta pemahaman yang komprehensif tentang situasi pasar.

    Jika kamu penasaran dan ingin mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai analisis mendalam mengenai aset kripto yang mungkin mengalami kenaikan signifikan pada pekan ini, simak video lengkapnya di bawah ini:


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pendiri TRON Foundation Justin Sun Singgung Pi Network dan CoreDAO

    Justin Sun, Pendiri TRON Foundation dan anggota dewan penasihat global Huobi kembali mengejutkan komunitas kripto. Pada awal tahun 2023, ia secara sengaja menyinggung dua project blockchain yang populer yaitu Pi Network dan CoreDAO.

    Sun membuka ruang diskusi untuk membahas seberapa banyak pengguna yang setuju token PI dan CoreDAO di-listing di bursa kripto Huobi. Dalam tweet melalui akun Twitter @justinsuntron, Justin Sun mengajukan dua pertanyaan terkait eksistensi dua token yang sedang tren saat ini, yakni Pi Network dan CoreDAO.

    Dari dua pertanyaan yang diajukannya, sebagian besar menunjukkan respon positif. Para anggota komunitas Pi Network maupun CoreDAO, bersemangat untuk menunjukan potensi listing token yang mereka dukung di bursa kripto Huobi Global.

    Dukungan Komunitas

    Baca juga: Bappebti Kembali Targetkan Bursa Kripto Meluncur pada Tahun 2023

    Di cuitan pertama Justin Sun pada Minggu (1/1), berisi untuk mengukur kepopuleran dua project berdasarkan kekuatan komunitas Pi Network dan CoreDAO. Sun memberikan pertanyaannya tersebut kepada dari 3,4 juta pengikut Twitter-nya.

    Kemudian, pertanyaan yang diajukannya pada Senin (2/1), berkaitan dengan apakah Huobi harus mencantumkan token Pi Coin dan CoreDAO atau tidak. Hasilnya sebagian besar komunitas menginginkan Justin Sun melakukan Pi Network (PI) mendarat di Huobi.

    Sejauh ini, token PI masih belum memiliki kepastian dan persetujuan untuk membuka perdagangan ke luar, tetapi Sun tahu bahwa para pengikutnya kemungkinan besar akan bereaksi positif.

    “Komunitas token PI, kami membutuhkan bantuan Anda! Bergabunglah dengan jajak pendapat di sini. Berikan suara Anda dan beri tahu kami jika menurut Anda kami telah membuat listing yang bagus. Pikiran Anda penting bagi kami. Apakah daftar token PI adalah keputusan yang bagus?” tulis Sun dikutip BSC News.

    Pi Network Tertutup

    Ilustrasi Pi Network.
    Ilustrasi Pi Network.

    Baca juga: Misteri Pi Network yang Mendadak Listing di Bursa Kripto Houbi

    Saat ini, Pi Network Core Team menegaskan belum memberikan persetujuan dan kerja sama untuk melakukan listing token PI di bursa kripto mana pun, termasuk Huboi.

    “Pi belum terdaftar di bursa manapun, dan Pi Network belum terlibat dengan daftar yang dimaksudkan. Anda dapat mengalami kerugian besar!” tulis @PiCoreTeam.

    Menurut Pi Core Team, Pi Network ada di mainnet tertutup (enclosed mainnet) dan tidak berafiliasi dengan bursa apa pun.

    “Penting untuk menegaskan kembali bahwa Pi saat ini berada di mainnet tertutup dan tidak disetujui oleh Pi Network untuk listing di bursa manapun atau untuk perdagangan, dan Pi Network tidak terlibat dengan postingan atau listing yang diklaim ini,” tegas Pi Core Team.

    Sebagai tindak lanjutnya, Pi Network Core Team merekomendasikan kepada semua Pioneers (sebutan untuk pengguna aktif Pi Network) dan calon pengguna PI untuk tidak terlibat dengan salah satu bursa atau pihak ketiga tersebut, karena dinilai dapat mengakibatkan kerugian atau kerugian besar.





    Sumber : news.tokocrypto.com