Tag: FET

  • 5 Crypto dengan Potensi Kabar Positif untuk Pergerakan Pekan Ini

    Pekan ini nampaknya mayoritas pasar crypto masih bergerak dalam kondisi konsolidasi dengan Bitcoin yang berusaha naik namun secara perlahan.

    Dengan adanya harapan bersama Bitcoin yang berusaha bergerak naik, kemungkinan besar terdapat harapan untuk mayoritas crypto lainnya untuk ikut naik.

    Oleh karena itu, dalam artikel ini, terdapat lima crypto yang berpotensi mengalami pengaruh dalam pergerakan harganya akibat kabar sentimen positif terhadapnya.

    1. Binance Coin (BNB)

    Pertama adalah Binance Coin yang dikabarkan akan mengalami mekanisme burn kuartalannya pada sekitar 18 Juli 2021.

    Mekanisme burn ini akan menghapus sebagian persediaan BNB yang beredar yang membuat jumlahnya akan semakin langka.

    Jika permintaannya terus naik, kemungkinan besar harganya juga akan terus naik karena jumlahnya yang semakin langka.

    Kemungkinan besar sentimen ini dapat mendorong harga BNB untuk naik namun dampaknya masih dapat diperdebatkan.

    Hal ini disebabkan saat ini Binance sedang mengalami tekanan dari banyak regulasi di beberapa negara, yang menciptakan sentimen negatif.

    Tapi melihat besarnya pendukung Binance dan masih tingginya permintaan terhadap BNB di pasar crypto, kemungkinan besar dampak burn akan menjadi dampak positif.

    Dari sisi teknikal, saat ini BNB masih berusaha bergerak naik untuk kembali ke dalam zona apresiasi yang sebelumnya ditinggalkan.

    Grafik 4 Jam BNBUSD

    Untuk naik lebih tinggi, saat ini BNB harus melewati batas atas pada $333.6 yang kemungkinan dapat membawanya naik hingga $352.

    Namun apresiasi harus menjaga batas bawah pada $314.8 yang jika ditembus dapat kembali membawa pergerakan turun pada pekan ini.

    2. Kava Protocol (KAVA)

    Berikutnya adalah KAVA yang dikabarkan akan resmi meluncurkan Testnet atau jaringan uji coba pada Hari ini, 12 Juli 2021.

    Peluncuran ini akan membuat para pengguna KAVA dapat mencoba jaringan baru dari protokol pinjaman ini.

    KAVA sendiri adalah sebuah proyek yang mempermudah peminjaman crypto yang bergerak dalam blockchain yang berbeda.

    Sehingga KAVA menjadi jembatan untuk blockchain akibat memiliki fitur cross chain untuk pihak peminjam dapat meminjam crypto dari blockchain yang berbeda-beda.

    Kabar ini juga disandingkan dengan adanya kompetisi yang digelar untuk pengujicobaan jaringan tersebut dengan hadiah sebesar $100.000.

    Oleh karena itu, kemungkinan besar KAVA dapat memiliki sentimen positif dan dorongan beli yang tinggi akibat masih relatif murah dan memiliki potensi tinggi.

    Baca Juga: 10 Proyek DeFi Yang Perlu Diperhatikan Di 2021

    Dari sisi teknikal saat ini KAVA memiliki potensi yang cukup baik akibat sedang berusaha untuk bergerak naik juga untuk kembali ke zona apresiasi sebelumnya.

    Grafik 4 Jam KAVAUSD

    KAVA juga telah keluar dari zona depresiasi yang kemungkinan membawa potensi positif jika berhasil melewati $4,64.

    Jika berhasil naik kemungkinan besar target selanjutnya berada pada $4,8 hingga $5,17. Namun jika gagal menjaga batas bawah pada $4,47, potensi apresiasi akan hilang.

    3. Axie Infinity Shards (AXS)

    AXS juga menjadi salah satu crypto yang berpotensi untuk terus mengalami apresiasi pada pekan ini, melanjutkan apresiasi sebelumnya.

    Hal ini disebabkan AXS akan segera listing atau terdaftar untuk diperdagangkan pada bursa Kraken, salah satu bursa terbesar di dunia pada 13 Juli 2021.

    Kabar ini dapat membuat akses membeli AXS menjadi lebih mudah, terutama dengan ketertarikan terhadapnya yang terus naik.

    Saat ini, permainan dari token tersebut yaitu Axie Infinity, masih memiliki ketertarikan yang tinggi dengan jumlah penggunanya yang terus meningkat.

    Hal ini disebabkan adanya kabar yang tersebar dimana pemain bisa mendapatkan pendapatan lebih dari $1.000 atau hampir Rp15 Juta per minggu.

    Sehingga nampaknya ketertarikan terhadap AXS akan terus meningkat, terutama dengan fitur staking yang juga akan meluncur pada permainannya.

    Dari sisi teknikal saat ini AXS masih terlihat bergerak dalam pergerakan apresiasi yang sudah cukup tinggi.

    Sehingga kemungkinan akan terjadi koreksi sebelum harganya naik lebih tinggi. Tapi melihat kondisi saat ini, kemungkinan koreksi masih belum terlihat jelas.

    Grafik 4 Jam AXSUSD

    Saat ini kemungkinan terdapat koreksi sebelum naik lebih tinggi yang dapat mencapai $16,32 hingga $15,15 sebelum naik kembali.

    Tapi jika harga terus naik melewati batas atas pada $19 kemungkinan besar harganya dapat bergerak terus naik hingga $30,7 dalam jangka menengah.

    Baca Juga: Inilah Prediksi Harga Dogecoin yang Perlu Diketahui!

    4. Internet Computer Protoccol (ICP)

    ICP juga menjadi salah satu crypto potensial untuk mengalami pergerakan yang signifikan pada pekan ini akibat kabar positif.

    Kabar tersebut adalah terdaftarnya ICP untuk diperdagangkan pada Bitfinex, salah satu bursa ternama di dunia.

    Dikabarkan bahwa perdagangan di Bitfinex akan resmi dilakukan pada 12 Juli 2021 atau hari ini, yang dapat menjadi sentimen positif untuk ICP.

    Hal ini disebabkan ICP menjadi lebih tersedia untuk diperdagangkan, yang kemungkinan dapat meningkatkan volume pergerakannya.

    Melihat jumlah volume pengguna ICP yang juga terus naik, kemungkinan besar ICP akan terus mengalami ketertarikan yang dapat membawa harganya naik.

    Dari sisi teknikal, saat ini ICP masih berusaha untuk naik lebih tinggi dan bergerak keluar dari zona segitiga menurun atau descending triangle.

    Grafik 4 Jam ICPUSD

    Saat ini batas bawah yang harus dijaga berada pada $37,9 yang jika ditembus dapat membawa potensi apresiasi semakin menurun.

    Jika berhasil melewati $41,7 kemungkinan besar ICP dapat terus naik hingga mencapai sekitar $48 bahkan $51 dalam beberapa waktu ke depan.

    5. Fetch.ai (FET)

    Terakhir adalah FET yang dikabarkan akan melakukan peluncuran terhadap jembatan atau bridge untuk transisi ke jaringan utama barunya.

    Saat ini, Fetch.ai sedang dalam rencana untuk pindah ke jaringan terbaru versi 2.0 yang akan membawa efisiensi lebih tinggi.

    Nantinya jembatan ini akan mempermudah perpindahan FET dari jaringan lama ke jaringan baru dan juga perpindahan token berbasis Ethereum ke jaringannya.

    FET sendiri sebelumnya berdiri pada Blockchain Ethereum, yang saat ini nampaknya sedang dalam proses untuk pindah ke jaringannya sendiri.

    Perpindahan ini akan dilaksanakan sejak 16 Juli 2021 hingga 30 September 2021 yang kemungkinan akan menjadi sentimen positif untuk FET.

    Melihat ketertarikan terhadap sistem automasi melalui Artificial Intelligence dan Machine Learning, kemungkinan Fetch.ai akan terus mengalami peningkatan dalam ketertarikan.

    Sehingga, secara fundamental nampaknya FET menjadi salah satu crypto yang memiliki potensi baik dalam jangka panjang.

    Dari sisi teknikal saat ini FET sedang berusaha bergerak naik dan masih berada dalam zona apresiasi sejak akhir Juni 2021.

    Grafik 4 Jam FETUSD

    Kemungkinan besar jika batas atas pada $0,29 terus terjaga, FET dapat terus naik hingga menuju $0,31 bahkan lebih dalam jangka panjang.

    Namun apresiasi ini harus menjaga batas bawah pada $0,283 yang jika ditembus, dapat membawa koreksi yang dalam dan menghilangkan potensi apresiasi.

    *Disclaimer

    Seluruh pandangan dalam artikel ini adalah analisis pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengapa Harga Token AI Fetch.AI (FET) Melonjak 35%?

    Fetch.AI (FET) sempat mengalami lonjakan sebesar 35% dalam 24 jam terakhir, seiring dengan naiknya minat pada token AI.

    Pasar kripto telah mengalami volatilitas tinggi selama beberapa hari terakhir. Harga Bitcoin sempat turun ke US$64.000 sebelum stabil sedikit di atas US$65.000. Sebagaimana sering terjadi, mayoritas altcoin juga mengikuti tren serupa. Namun, kali ini, beberapa altcoin berhasil mengungguli BTC, termasuk Fetch.AI (FET) yang mencatat keuntungan besar dalam 24 jam terakhir.

    Fetch.AI: Token AI Teratas

    Fetch.AI adalah salah satu proyek AI terkemuka di dunia kripto. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan sumber daya dan alat guna membangun dan memonetisasi aplikasi serta layanan kripto bertenaga AI. FET memanfaatkan agen ekonomi otonom untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja.

    FET saat ini diperdagangkan pada US$1,73, naik sekitar 35% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan kenaikan signifikan yang menarik perhatian para investor.

    Mengapa FET Melonjak?

    FET/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.
    FET/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Kenal ZkSync (ZK): Solusi Skalabilitas Layer-2 untuk Ethereum

    Kenaikan harga FET bukanlah kejadian mendadak atau hasil dari satu pemicu tak terduga. Sebaliknya, kenaikan ini mencerminkan peningkatan minat yang lebih luas dalam pasar AI kripto.

    Menurut CoinGecko, seluruh kategori mata uang kripto dalam segmen AI mencatatkan kenaikan rata-rata lebih dari 12% selama 24 jam terakhir. Salah satu faktor pendorong kenaikan FET adalah pengumuman terbaru mengenai pembaruan garis waktu untuk penggabungan token dalam Artificial Superintelligence Alliance. Inisiatif ini melibatkan Fetch.AI (FET), Ocean Protocol, dan SingularityNET yang akan menggabungkan token mereka, dan Binance juga mendukung penggabungan ini.

    Menariknya, token AI lainnya seperti Ocean Protocol (OCEAN) dan SingularityNET (AGIX) juga mengalami kenaikan sekitar 25% dalam beberapa hari terakhir.

    Sektor AI yang Semakin Panas

    Sektor kecerdasan buatan saat ini menjadi salah satu sektor terpanas, baik di pasar tradisional maupun kripto. Analis dari Nansen.ai, Edward Wilson, menyatakan bahwa reli token terkait AI didorong oleh keberhasilan produsen chip komputer AS, Nvidia, yang baru-baru ini menjadi perusahaan paling berharga di dunia setelah harga sahamnya mencapai titik tertinggi sepanjang masa di atas US$136.

    “Setelah Nvidia menjadi perusahaan paling berharga di dunia, tidak mengejutkan bahwa token AI seperti NEAR, RNDR, dan lainnya meningkat. Kedua token ini naik sekitar 300% pada tahun lalu, dibandingkan dengan ether yang hanya naik lebih dari 100% dalam periode waktu yang sama, menunjukkan minat pasar yang tinggi terhadap sektor ini,” kata Wilson kepada The Block.

    Dengan sektor AI yang terus berkembang dan menarik minat besar, Fetch.AI dan token AI lainnya memiliki potensi untuk terus mencatatkan keuntungan di masa mendatang.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Token Kripto AI yang Wajib Dipantau Jelang Konferensi Nvidia GTC 2024

    Ketika Bitcoin, Ethereum, dan koin-koin teratas mundur dari level tertinggi barunya, perhatian pasar beralih ke fokus pada token kripto AI (Kecerdasan Buatan) Token AI yang meningkat menjelang konferensi Nvidia GTC 2024 yang digelar pada tanggal 18-21 Maret 2024.

    Data dari CoinMarketCap, mengungkapkan bahwa NEAR Protocol (NEAR), The Graph (GRT), Render (RNDR) dan Fetch.ai (FET) saat ini masing-masing naik 37%, 15%, 13% dan 2%, pada minggu terakhir perdagangan.

    Khususnya, ketahanan ini muncul meskipun terjadi penurunan pasar yang lebih luas, dengan aset-aset terkemuka seperti XRP membalikkan semua kenaikan yang dicatat minggu lalu. Bitcoin juga sedang berjuang untuk mendapatkan momentum kenaikan menyusul rekor tertinggi baru sepanjang masa kemarin di atas US$73.000 – meskipun ada lonjakan permintaan institusional.

    Di sisi lain, harapan Dencun mendorong Ethereum di atas US$4.000 dan menuju level tertinggi sepanjang masa tahun 2021 di $4.900 semakin berkurang dalam jangka pendek.

    NEAR, FET, RNDR dan GRT telah memimpin perolehan koin kripto AI lainnya setelah perilisan laporan pendapatan terbaru Nvidia, dengan perkiraan pendapatan mereka melebihi ekspektasi

    Setelah itu, harga saham Nvidia melonjak, menambah nilai lebih dari US$1 triliun pada tahun 2024 saja – meskipun tren naik melambat, harga saham NVDA tetap naik 122% dari Oktober 2023.

    4 Koin Kripto AI

    Konferensi Nvidia GTC 2024 Sumber: Nvidia
    Konferensi Nvidia GTC 2024 Sumber: Nvidia

    Saat narasi AI mencapai puncaknya menjelang konferensi Nvidia GTC 2024, penggemar dan investor AI kripto terus mencermati beberapa token dan koin dalam beberapa minggu dan bulan ke depan

    Apakah konferensi Nvidia GTC 2024 yang akan datang akan mendorong harga kripto-AI lebih tinggi masih harus dilihat, namun jelas bahwa kegembiraan saat ini seputar acara tersebut telah mendorong kenaikan yang mengesankan – dengan koin kripto AI yang tak terhitung jumlahnya mencapai titik tertinggi sepanjang masa dalam beberapa hari terakhir.

    Selain pengumuman dan ceramah penting, konferensi Nvidia GTC 2024 mungkin juga menampilkan kemajuan terbaru dalam AI – dengan pasar mengantisipasi pengungkapan produk besar yang dapat mengkatalisasi pergerakan harga dengan cara yang sama seperti peluncuran generator video Sora OpenAI.

    Selain itu, kemitraan penting dapat diumumkan yang dapat berdampak signifikan terhadap proyek-proyek crypto-AI dan Nvidia – karena blockchain semakin menjadi pusat pengembangan AI yang terdesentralisasi. Berikut adalah 4 koin kripto AI teratas yang harus diperhatikan.

    NEAR Protocol (NEAR)

    Token AI NEAR/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.
    NEAR/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.

    Seperti Ethereum, platform ini mendukung smart contract. Namun, ini lebih terukur, dan pengembang dapat dengan cepat menerapkan program. Pengembangnya telah menciptakan arsitektur efisien yang dapat mendukung permintaan aplikasi AI yang intensif secara komputasi. NEAR telah naik 620% dari Oktober 2023, diperdagangkan lebih dari US$7,4.

    Render (RNDR)

    Token AI RNDR/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.
    RNDR/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Mengapa Harga Bitcoin Jatuh Saat Ini? Inilah Alasan Utamanya

    Harga Render (RNDR) akhir-akhir ini sedang naik rollercoaster. Untuk sementara, Render Token (RNDR) tampak terjebak antara US$4,47 dan US$5,16. Kemudian, secara mengejutkan, harga melonjak lebih dari 20%. Sayangnya, reli ini tidak berlangsung lama, dan RNDR segera kembali diperdagangkan sideways.

    Namun harga RNDR memasuki fase konsolidasi baru, kali ini antara US$6,69 dan US$8,10, yang berlangsung selama dua belas hari. Setelah meninjau kembali level terendahnya di US$5,76, Render (RNDR) melampaui ekspektasi dengan lonjakan lebih dari 70% hanya dalam dua hari terakhir.

    Saat ini, harga berada di US$11,60, mengalami sedikit penurunan dari puncaknya baru-baru ini. Menarik untuk melihat masa depan RNDR. Akankah Render (RNDR) melanjutkan kenaikannya, atau akan kembali ke kisaran tertentu? Hanya waktu yang akan memberitahu.

    The Graph (GRT)

    Token AI GRT/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.
    GRT/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.

    The Graph (GRT) adalah protokol pengindeksan terdepan di pasar yang menawarkan solusi kueri terdesentralisasi sebagai infrastruktur utama bagi sebagian besar ekonomi blockchain, sehingga memunculkan julukan populer ‘Google-nya blockchain’.

    Pada tingkat dasar, The Graph memungkinkan jaringan blockchain untuk meminta, menemukan, dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan dari seluruh industri kripto, dan oleh karena itu, terdapat lapisan infrastruktur terbuka terdepan di industri bagi dApps untuk melakukan kueri data.

    GRT – token utilitas dan penyelesaian jaringan – dapat mengalami peningkatan nilai yang besar, dengan harga yang diperkirakan akan mendapat manfaat dari ledakan AI karena dApps AI kripto akan semakin bergantung pada indeks data yang dapat diakses dan aman, untuk menyediakan kumpulan data yang diperlukan untuk melatih dan mengembangkan model AI pada blockchain.

    Dan di tengah narasi AI, investor memperhatikan – sejak Oktober 2023 sebesar 420% menjadi lebih dari US$0,39.

    Fetch.ai (FET)

    Token AI FET/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.
    FET/USDT Daily Chart. Sumber: TradingView.

    Fetch.Ai sedang membangun blockchain publik yang bertujuan untuk memberdayakan jaringan pembelajaran mesin, untuk menjadi jaringan terdesentralisasi utama bagi pengembang dan klien untuk meluncurkan model AI (dikenal sebagai agen AI dan agen mikro AI) dari lingkungan yang aman dan kolaboratif, mendorong inovasi dalam ruang. Harga FET telah melonjak +572% selama setahun terakhir, dan menjelang Nvidia GTC 2024, FET diperdagangkan pada ketinggian yang signifikan di atas US$2,5.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Fetch.AI (FET) Naik Lebih dari 40% Setelah Berita Besar Ini

    Fetch.AI (FET) telah menunjukkan kinerja luar biasa di pasar kripto saat ini, mengamankan posisinya di antara tiga pemain teratas. Aset ini mengalami kenaikan yang mengesankan sebesar 48% dalam 24 jam terakhir, menandai tonggak sejarah yang signifikan dengan melewati ambang batas $2,60 untuk pertama kalinya.

    Lonjakan FET ini, yang mendorong Fetch.AI ke posisi ke-64 di antara aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, merupakan bukti meningkatnya kepercayaan investor dan optimisme pasar seputar kemajuan teknologi dan potensi masa depan.

    Mengapa Harga Fetch.AI Naik?

    Lonjakan harga FET ini disebabkan oleh pengumuman penting oleh Fetch.AI Foundation, yang terbukti memicu minat investor. Pada tanggal 5 Maret 2024, yayasan ini meluncurkan investasi infrastruktur yang besar dengan diperkenalkannya “Fetch Compute,” menyusul investasi senilai $100 juta yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dalam ekonomi AI.

    Inisiatif Fetch Compute untuk menerapkan GPU Nvidia yang canggih, termasuk model H200, H100, dan A100, bertujuan untuk mempercepat laju inovasi dalam ekosistem Fetch.AI secara signifikan. Investasi strategis ini, yang didanai melalui Fetch Ecosystem Fund, dirancang untuk memberdayakan pengembang dan pengguna dengan kekuatan komputasi yang diperlukan untuk mengeksplorasi dan mengembangkan model dan solusi canggih, mengatasi kekurangan GPU yang mendesak, dan menetapkan standar baru bagi komunitas pengembang global.

    Baca juga: 7 Kesalahan Umum dalam Analisis Teknikal

    Mekanisme insentif baru juga diumumkan, di mana mulai 7 Maret 2024, pengguna yang mempertaruhkan koin asli Fetch.AI, FET, akan diberi hadiah Fetch Compute Credits. Kredit ini dapat digunakan untuk mengakses daya komputasi di jaringan Fetch Compute, yang secara langsung memberikan manfaat bagi pemegang token FET dan mendorong ekosistem pengembangan yang kuat.

    Ekspansi strategis ini tidak hanya meningkatkan kegunaan token FET tetapi juga memperkuat kemampuan infrastruktur Fetch.AI. DeltaV pada platform, memanfaatkan Model Bahasa (LLM) dan Agen AI, bertujuan untuk merevolusi cara pengguna terhubung dengan layanan, sehingga mendefinisikan ulang pengalaman pencarian. Dengan peluncuran Fetch Compute, Fetch.AI memperkuat visinya tentang dunia AI yang lebih cerdas, efisien, dan saling terhubung.

    Analisa Harga FET

    FET/USDT Daily Chart. Source: TradingView.
    FET/USDT Daily Chart. Source: TradingView.

    Karena harga FET telah naik melampaui $2, ia berhasil menyimpulkan pola bull flag, yang telah kita bahas dalam analisis harga sebelumnya, mencapai kenaikan sebesar 290%. Saat ini, harga FET sedang memasuki fase penemuan harga. Level ekstensi Fibonacci dapat memberikan wawasan tentang potensi arah harga di masa depan.

    Target harga potensial berada di $3,04 (Fib 2.618), $4,18 (Fib 3.618) dan $4,88 (Fib 4.236).


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Artificial Superintelligence Alliance Luncurkan Sistem Pembayaran

    Artificial Superintelligence Alliance (ASI), ekosistem AI terdesentralisasi yang berakar dari teknologi Fetch.ai (FET), resmi meluncurkan sistem pembayaran AI Agent ke AI Agent di jaringan blockchain.

    Menurut laporan Coinmarketcal pada Minggu (1/2), inovasi ini memungkinkan agen kecerdasan buatan otonom untuk mengirim dan menerima dana secara mandiri, tanpa campur tangan manusia, menandai langkah besar menuju ekonomi digital yang sepenuhnya otomatis.

    Peluncuran ini memperkuat posisi ASI dan Fetch.ai sebagai salah satu pemain utama dalam narasi AI + blockchain, terutama di sektor autonomous agents, yang saat ini menjadi salah satu tema paling kuat di pasar kripto.

    Baca Juga: Harga Fetch.AI (FET) Naik Lebih dari 40% Setelah Berita Besar Ini

    Apa Itu Sistem Pembayaran Antar AI Agent?

    Sistem pembayaran AI Agent-to-Agent memungkinkan agen AI beroperasi sebagai entitas ekonomi independen.

    Agen ini tidak hanya menjalankan tugas berbasis data atau algoritma, tetapi juga dapat:

    • Membayar layanan agen lain
    • Menerima imbalan atas tugas yang diselesaikan
    • Mengelola anggaran dan transaksi secara otomatis
    • Berinteraksi langsung di jaringan blockchain

    Dengan kata lain, AI Agent kini dapat berperan sebagai aktor ekonomi, bukan sekadar alat bantu.

    Seluruh proses transaksi dilakukan secara trustless dan transparan melalui blockchain, dengan token sebagai medium pertukaran nilai.

    Mengapa Inovasi Ini Penting?

    Dalam ekosistem Web3, konsep autonomous agents menjadi fondasi masa depan aplikasi terdesentralisasi. Agen AI yang mampu bertransaksi sendiri membuka peluang besar di berbagai sektor, seperti:

    • DeFi otomatis: AI Agent mengelola likuiditas, arbitrase, atau strategi yield tanpa intervensi manusia
    • Smart city & IoT: Perangkat otonom membayar layanan atau sumber daya secara real-time
    • Marketplace AI: Agen membeli data, komputasi, atau layanan AI lain sesuai kebutuhan

    Dengan sistem pembayaran antar AI Agent, Fetch.ai tidak hanya membangun teknologi AI, tetapi juga infrastruktur ekonomi untuk AI itu sendiri.

    Pergerakan harga Artificial Superintelligence Alliance (ASI/USDT) pada Minggu, 1 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Artificial Superintelligence Alliance (ASI/USDT) pada Minggu, 1 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Perspektif Tim Research Tokocrypto

    Tim Research Tokocrypto menilai peluncuran ini sangat relevan dengan narasi pasar saat ini.

    Menurut mereka, fitur pembayaran antar agen AI selaras dengan tren AI + autonomous agents, di mana Fetch.ai telah lama menjadi pemain kunci.

    “Fitur ini cocok dengan narasi AI dan autonomous agents yang kuat, di mana FET sudah menjadi pemain utama. Peluncuran ini dapat meningkatkan usage dan integrasi nyata,” jelas Tim Research Tokocrypto.

    Namun, mereka juga mengingatkan bahwa value capture ke token FET mungkin tidak terjadi secara instan, dan investor perlu mewaspadai potensi pola klasik “buy the rumor, sell the news”.

    Dampak Potensial terhadap Token FET

    Dari sisi fundamental, sistem pembayaran antar AI Agent berpotensi meningkatkan aktivitas on-chain dan penggunaan nyata jaringan Fetch.ai.

    Jika agen AI semakin aktif bertransaksi, permintaan terhadap token sebagai alat pembayaran dan gas fee dapat meningkat secara bertahap.

    Namun dalam jangka pendek, pergerakan harga FET masih sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar dan spekulasi.

    Sejarah pasar kripto menunjukkan bahwa peluncuran teknologi besar sering kali sudah “diprice-in” sebelum rilis resmi, sehingga koreksi pasca-event tetap menjadi risiko.

    Posisi Fetch.ai di Lanskap AI Kripto

    Dibandingkan proyek AI kripto lain yang masih fokus pada narasi atau eksperimen terbatas, Fetch.ai menonjol karena implementasi nyata.

    Sistem pembayaran antar AI Agent menempatkan ASI sebagai salah satu ekosistem paling siap untuk adopsi dunia nyata.

    Hal ini juga memperkuat diferensiasi Fetch.ai dari token AI berbasis hype semata, karena proyek ini menawarkan infrastruktur yang bisa langsung digunakan oleh developer dan enterprise.

    Baca Juga: Mengapa Harga Token AI Fetch.AI (FET) Melonjak 35%?

    Peluncuran sistem pembayaran AI Agent-to-Agent oleh Artificial Superintelligence Alliance merupakan langkah signifikan menuju ekonomi digital yang sepenuhnya otonom.

    Dengan memungkinkan agen AI bertransaksi secara mandiri di blockchain, Fetch.ai memperluas perannya dari platform AI menjadi fondasi ekonomi AI terdesentralisasi.

    Bagi pasar kripto, inovasi ini memperkuat narasi jangka panjang AI + Web3.

    Namun, dari sisi investasi, pelaku pasar tetap perlu bersikap selektif dan mewaspadai dinamika jangka pendek, terutama potensi volatilitas pasca peluncuran.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com