Tag: FIFA

  • FIFA Rilis Proyek Web3 dan Game NFT untuk Piala Dunia 2022

    Menjelang Piala Dunia 2022 di Qatar, FIFA telah mengumumkan portofolio proyek web3 dan game NFT yang bakal menghibur penggemar sepak bola. Ini menjadikan adopsi blokchain di industri sepak bola semakin meluas.

    FIFA telah melisensikan beberapa proyek, termasuk Altered State Machine, yang merupakan permainan liga sepak bola yang ditenagai artificial intelligence (AI) League. Gamesmart football‘ baru ini akan memperkenalkan karakter AI yang cerdas kepada yang lebih kasual.

    Pengalaman bermain game dimulai dengan game prediksi yang dapat dimainkan selama Piala Dunia FIFA Qatar 2022. Mulai tanggal 20 November, pemain dapat berpartisipasi dalam game metaverse berbasis sepak bola yang menyenangkan ini.

    Upland dan Phygtl

    FIFA rilis proyek Web3 dan game NFT untuk Piala Dunia 2022.
    FIFA rilis proyek Web3 dan game NFT untuk Piala Dunia 2022.

    Baca juga: Analisa: Data Inflasi AS Selamatkan Market Kripto di Tengah Krisis FTX

    Proyek kedua adalah Upland, metaverse berbasis blockchain untuk membeli dan menjual properti virtual. Upland kini telah memperkenalkan aset digital dan koleksi NFT Piala Dunia FIFA. Penawaran koleksi digital Upland tampaknya bersaing dengan FIFA+ Collect di situs web resmi, yang dikembangkan bersama dengan mitra blockchain resmi Algorand.

    Sementara penawaran Upland dan FIFA+ Collect melibatkan NFT, FIFA telah menghindari penggunaan terminologi NFT, sebagian karena kripto dianggap niche dan karena beberapa menganggap sebagai penipuan.

    Selanjutnya, ada Phygtl yang memungkinkan penggemar untuk bersama-sama membuat hadiah digital menggunakan augmented reality (AR). Fans dapat memiliki bagian terbatas dari golden-globe-football dengan gambar atau video pilihan dari Piala Dunia.

    MatchDay

    MatchDay adalah permainan prediksi berdasarkan kartu sepak bola menggunakan blockchain Solana. Kedengarannya agak mirip dengan game NFT fantasi, Sorare, dengan game menggunakan kartu pemain NFT untuk membangun tim impian.

    Selain itu, sponsor Piala Dunia lainnya, Crypto.com juga menjalankan game sepak bola fantasi di situs resmi FIFA.

    FIFA rilis proyek Web3 dan game NFT untuk Piala Dunia 2022.
    FIFA rilis proyek Web3 dan game NFT untuk Piala Dunia 2022.

    Baca juga: WEB3 TOUR de BALI, Hadir Dorong Kemajuan Evolusi Blockchain

    “Seiring kami terus membangun strategi permainan kami di masa depan, pastilah bahwa web 3.0 akan memiliki peran penting untuk dimainkan, dan ini menandai awal dari perjalanan kami,” kata Romy Gai, Chief Business Officer FIFA.

    Pengenalan game web3 untuk FIFA penting dalam banyak hal, mengingat game blockchain ini adalah inisiatif pertama FIFA sejak berakhirnya kemitraan jangka panjangnya dengan EA.

    Faktanya, game fantasi yang tersedia di FIFA+ Playzone mencerminkan permainan “Ultimate Team” yang sukses di FIFA 22. Seperti yang diungkapkan EA dalam laporan tahunan 2021, Ultimate Team menghasilkan pendapatan bersih US$ 1,6 miliar di berbagai olahraga, termasuk game FIFA.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Masuk ke Industri Blockchain, FIFA Resmi Luncurkan Platform NFT FIFA+

    Menjelang Piala Dunia 2022, FIFA dengan senang hati mengumumkan FIFA+ Collect, platform yang diluncurkan untuk memberikan kesempatan kepada penggemar sepak bola di seluruh dunia untuk memiliki koleksi digital unik atau NFT dengan harga terjangkau.

    FIFA+ Collect akan menyediakan koleksi NFT mulai dari momen permainan terhebat hingga FIFA World Cup paling ikonik dan FIFA Women’s World Cup. Langkah FIFA ini menegaskan bahwa industri blockchain memiliki potensi yang sangat besar.

    “Fandom berubah dan penggemar sepak bola di seluruh dunia terlibat dengan permainan dengan cara baru dan menarik,” kata Chief Business Officer FIFA, Romy Gai.

    Jaringan blockchain Algorand

    Platform NFT FIFA ini dibangun di atas infrastruktur jaringan blockchain Algorand. Hal ini terjadi menyusul pengumuman keja sama antara FIFA dan Algorand pada bulan Mei lalu.

    FIFA mengumumkan kemitraan dengan inovator blockchain Algorand. Foto: FIFA.
    FIFA mengumumkan kemitraan dengan inovator blockchain Algorand. Foto: FIFA.

    Baca juga: Riset: Pajak Kripto di Indonesia Salah Satu yang Terendah di Dunia

    Algorand merupakan salah satu alternatif jaringan ekosistem Ethereum yang cukup populer di dunia NFT, utamanya berkat mekanisme konsensus proof-of-stake yang diusung. Menariknya, biaya transaksi yang relatif rendah. Algorand juga dipercaya untuk menjalankan ekosistem marketplace NFT LimeWire.

    “Platform FIFA –melalui blockchain publik yang benar-benar terdesentralisasi dan terukur– adalah representasi nyata pertama dari kemitraan teknis yang baru-baru ini diumumkan antara FIFA dan Algorand,” kata W. Sean Ford, interim CEO of Algorand.

    “Komitmen yang dibuat FIFA untuk menjembatani ke Web3 yang diaktifkan oleh Algorand, adalah bukti semangat dan keinginan inovatif mereka untuk terlibat secara langsung dan lancar dengan penggemar sepak bola di seluruh dunia.”

    FIFA+ Collect Bisa Diakses Segera

    Diluncurkan akhir bulan ini, FIFA+ Collect akan merilis serangkaian koleksi awal dan detail koleksi eksklusif dan edisi terbatas mendatang yang akan segera dirilis.

    Aplikasi FIFA+, platform digital kelas dunia. Foto: FIFA.
    Aplikasi FIFA+, platform digital kelas dunia. Foto: FIFA.

    Baca juga: KunciCoin Gandeng Qoinpay Perluas Utilitas Project Kripto, Apa Itu?

    FIFA+ Collect akan tersedia di FIFA+, platform digital kelas dunia yang dibuat untuk menghubungkan penggemar sepak bola di seluruh dunia lebih dalam dengan game yang mereka sukai. FIFA+ menyediakan akses ke pertandingan sepak bola langsung dari setiap sudut dunia, permainan interaktif, berita, informasi turnamen,

    Sejak diluncurkan, FIFA+ Collect akan tersedia di semua web dan perangkat seluler dan dalam tiga edisi bahasa (Inggris, Prancis, dan Spanyol), dengan beberapa bahasa tambahan akan di tambahkan dalam waktu dekat.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ini Kelompok Alumni LPDP yang Boleh Tinggal di Luar Negeri, Kamu Termasuk?



    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Brodjonegoro mengatakan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak harus kembali ke Indonesia. Hal ini berbeda dengan aturan yang sudah ada sebelumnya.

    MenurutSatryo, alasan alumniLPDP tak wajib kembali ke Indonesia lantaran Indonesia belum dapat menjamin pekerjaan bagi para alumni.

    “Tidak harus, karena kita juga tidak bisa maksa dia pulang. Karena kita belum punya cukup tempat untuk mereka untuk berkarya,” kata Satryo dalam detikNews dikutip Rabu (6/11/2024).


    “Kasihan dia nanti. Ilmunya tinggi, di sini tidak ada wadahnya. Lebih baik kamu teruskan ke sana saja. Yang penting merah putih,” sambungnya.

    Seperti diketahui, aturan yang masih berlaku mewajibkan alumni LPDP untuk mengabdi di Indonesia selama 2 kali masa studi ditambah 1 tahun (2N+1). Jika tidak kembali, maka pihak LPDP dapat memberikan sanksi berupa pengembalian dana beasiswa sampai pemblokiran dari seluruh program LPDP di masa mendatang.

    Kendati demikian, ada beberapa kondisi di mana alumni diperbolehkan untuk tinggal di luar negeri. Seperti apa? Simak di bawah ini.

    Kelompok Alumni LPDP yang Boleh Tinggal di Luar Negeri

    1. Pekerjaan

    LPDP membolehkan pekerja dari bidang tertentu untuk tinggal di luar negeri selepas studi. Melansir dari Pedoman Umum Calon Penerima Beasiswa, Penerima Beasiswa, dan Alumni LPDP, jenis-jenis pekerjaan tersebut adalah:

    a. PNS/TNI/POLRI yang ditugaskan di luar negeri
    b. Pegawai BUMN yang ditugaskan di luar negeri
    c. Alumni yang ditugaskan oleh lembaga pemerintah ke luar negeri
    d. Lembaga internasional di mana Indonesia menjadi anggota, seperti PBB, World Bank, ADB, IDB, FIFA, IMF, dan sebagainya
    e. Pegawai perusahaan swasta yang merupakan perusahaan yang terafiliasi atau kantornya berada di Indonesia dan mendapat penugasan ke luar negeri dari kantor yang berada di Indonesia
    f. Program pascastudi yang merupakan kesepakatan kerja sama antara LPDP dan mitra.

    2. Dokter

    Alumni Dokter Spesialis yang masuk ke dalam program Pendayagunaan Dokter Spesialis dari Kementerian Kesehatan diwajibkan mengikuti program Pendayagunaan Dokter Spesialis. Dokter yang termasuk dalam kelompok ini diperbolehkan tinggal di luar negeri dengan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan.

    3. Ikatan Dinas

    Alumni yang memiliki ikatan kerja atau dinas pada instansi boleh menetap di luar negeri. Ikatan dinas itu dapat berupa tugas belajar dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    4. Studi Lanjutan

    Izin studi lanjutan hanya dapat diberikan kepada alumni penerima beasiswa LPDP yang telah menyelesaikan studi jenjang magister dan bermaksud untuk melanjutkan studi ke jenjang doktoral.

    5. Post Doctoral

    Alumni penerima Beasiswa LPDP dalam masa pengabdian 2n+1 dapat tinggal di luar negeri dengan melakukan lapor kelulusan melalui aplikasi E-Beasiswa dan mengirimkan dokumen persyaratan melalui bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id.

    6. Magang

    Alumni LPDP yang sedang atau akan mengikuti magang di negara tempat melanjutkan studi dapat tinggal di luar negeri. Mereka diwajibkan mengajukan izin melalui bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id

    Adapun tenggat waktu memulai magang maksimal adalah 3 bulan dari tanggal kelulusan. Durasi maksimal izin magang pascastudi adalah 2 tahun atau 24 bulan.

    Itu dia kelompok alumni LPDP yang boleh tinggal di luar negeri. Bila kamu ingin menyampaikan aspirasi soal ini silakan sampaikan ke Point of View (POV) detikEdu di sini!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Wacana Awardee LPDP Tak Harus Balik RI, Menko PMK Pertanyakan Return Investasi


    Jakarta

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno merespons kabar penerima beasiswa LPDP tak wajib pulang ke Tanah Air usai studi di luar negeri. Ia menilai beasiswa LPDP sebagai bentuk investasi sumber daya manusia dalam negeri yang perlu mendapat return atau imbal balik.

    “Jadi kalau saya kan begini, kita ini kan, pemerintah itu, negara itu kan investasi besar untuk pengembangan SDM. Investasi besar sejak awal ya, mulai dari sekolah dasar, menengah, tinggi, dan lain-lain. Oleh karena itu negara berhak untuk mendapatkan return dari investasi itu,” kata Pratikno, dikutip dari kanal YouTube Antara TV Indonesia, Kamis (7/11/2024).

    “Investasi itu kan dimaksudkan untuk membangun bangsa dan negara, menyejahterakan masyarakat,” ucapnya.


    Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro menyatakan penerima beasiswa LPDP tak wajib pulang ke Tanah Air usai merampungkan pendidikan di luar negeri. Satryo mengatakan para alumni beasiswa LPDP dapat berkontribusi untuk Indonesia kendati tinggal di luar negeri.

    Ia menjelaskan, para penerima beasiswa LPDP bisa tinggal di luar negeri jika mendapat izin dari Indonesia. Contohnya seperti izin tinggal untuk bekerja di lembaga internasional atau menjadi perwakilan RI di lembaga-lembaga berkapasitas internasional.

    “Kalau dia di luar negeri itu berprestasi, membawa nama Indonesia dengan baik, kan juga baik ya, nggak ada masalah,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

    “Kita beri izin selama dia memang masih membawa manfaatnya untuk Indonesia dalam berbagai cara,” imbuhnya.

    Sedangkan penerima beasiswa LPDP yang wajib pulang ke Tanah Air adalah mereka yang memiliki ikatan dinas. Contohnya seperti pegawai kementerian atau lembaga.

    “Kalau yang berangkat dengan ikatan dinas, departemen misalkan sekolahkan untuk dia belajar di sana, dia harus pulang segera,” ucapnya

    Satryo mengatakan penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air juga karena kurangnya lahan pekerjaan yang sesuai bagi mereka di Indonesia. Sebab pemerintah sendiri kekurangan dana untuk mengatasi soal lahan pekerjaan bagi alumni LPDP.

    Aturan Penerima Beasiswa LPDP Wajib Pulang ke Tanah Air

    Dikutip dari laman LPDP Kemenkeu, saat ini program beasiswa LPDP mewajibkan alumni untuk mengabdi di Indonesia dalam kurun waktu 2n+1, yaitu dua kali masa studi + 1 tahun. Mereka yang tidak pulang dalam kurun waktu 90 hari dapat dikenakan sanksi pengembalian dana beasiswa hingga pemblokiran dari program LPDP.

    Aturan di atas dapat dikecualikan untuk:

    • Alumni yang menjadi perwakilan RI di sebagai anggota PBB, World Bank, ADB, IDF, FIFA, IMF, atau lembaga internasional di mana Indonesia menjadi anggotanya.
    • PNS, personel TNI, personel Polri, pegawai swasta, pegawai BUMN yang ditugaskan ke luar negeri
    • Alumni yang ditugaskan lembaga pemerintah untuk ke luar negeri
    • Penerima program pascastudi kerja sama LPDP dan mitra
    • Dokter dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan
    • Penerima ikatan dinas yang boleh menetap di luar negeri sesuai peraturan perundang-undangan
    • Penerima izin studi lanjutan
    • Mahasiswa postdoctoral yang dalam masa pengabdian 2n+1 dapat tinggal di luar negeri dengan lapor kelulusan terlebih dahulu lewat aplikasi e-beasiswa dan melengkapi persyaratan via portal bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id
    • Peserta magang di luar negeri berdurasi maksimal 2 tahun yang memperoleh izin dan memenuhi ketentuan mulai magang maksimal 3 bulan usai kelulusan; pengajuan izin dilakukan via bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id

    Bila detikers ingin menyampaikan aspirasi apakah sebaiknya penerima beasiswa LPDP ini wajib pulang kembali ke tanah air, bisa menyampaikan pendapatnya ke Point of View (POV) detikEdu di sini!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Link & Cara Voting Rizky Ridho Supaya Menang Puskas Award 2025


    Jakarta

    Publik Indonesia sangat bersemangat untuk memilih bek Persija dan Timnas Indonesia Rizky Ridho yang masuk nominasi Puskas Awards 2025. Inilah cara melakukan votingnya secara online.

    FIFA sudah merilis 11 nama kandidat pencetak gol terindah musim lalu untuk dianugerahi Puskas Award 2025. Rizky Ridho, bek Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, ada di dalamnya.

    Ridho akan bersaing dengan banyak pemain, termasuk bintang-bintang dunia. Di antaranya ada Declan Rice, gelandang Arsenal, serta bintang Barcelona, Lamine Yamal.


    Masyarakat Indonesia tentu ingin Rizky Ridho menang dan bertanya bagaimana cara melakukan voting online untuk Puskas Award 2025. Inilah caranya:

    Cara voting Rizky Ridho di Puskas Award 2025:

    1. Kunjungi link resmi FIFA untuk Puskas Award 2025. Bisa KLIK DI SINI.
    2. Login dengan menggunakan email aktif.
    3. Setiap akun bisa memilih tiga gol terbaik, yang diurutkan dari nomor 1 sampai 3. Gol terbaik pertama akan mendapat 5 poin, kedua dapat 3 poin, dan gol ketiga dapat 1 poin.
    4. Pilihlah Rizky Ridho sebagai pilihan pertama dan dua gol lainnya sesuai preferensi.
    5. Periode voting akan dibuka sampai 3 Desember 2025. Ada dua bobot penilaian yakni dari suara pengggemar dan legenda FIFA, masing-masing 50 persen.

    Sebelumnya, gol cantik Ridho dilakukan pada 9 Maret 2025 ke gawang Arema FC pada pertandingan Liga 1. Tembakan jarak jauh dari tengah lapangan langsung ke gawang lawan dipilih FIFA sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

    Puskas Awards 2025 dipilih berdasarkan sistem voting dari penggemar. Fans bisa memilih gol terbaiknya di situs resmi FIFA. Oleh karena itu netizen Indonesia pun sangat bersemangat.

    (fay/rns)



    Sumber : inet.detik.com

  • Lamine Yamal Masuk Puskas Award, Real Betis Sindir Pakai Gol Antony


    Jakarta

    Lamine Yamal masuk dalam nominasi Puskas Award 2025 dengan gol cut inside. Real Betis menyindirnya pakai gol Antony, yang serupa!

    FIFA sudah umumkan 11 nominasi Puskas Award 2025 pada 14 November kemarin. Ada wakil dari Indonesia, yakni Rizky Ridho dengan gol dari tengah lapangan.


    Pemain Barcelona, Lamine Yamal pun masuk nominasinya. Yamal mencetak gol ke gawang Espanyol dengan gerakan khasnya cutinside.

    Yamal menggiring bola dari sisi kanan, lalu bergerak ke tengah. Dirinya kemudian lepas tembakan melengkung yang menusuk ke pojok atas gawang.

    Real Betis menyindir gol Lamine Yamal yang masuk Puskas Award 2025 itu. Sebabnya, pemainnya, Antony juga pernah mencetak gol serupa!

    Itu dilakukan Antony ketika hadapi tuan rumah Espanyol pada Maret 2025. Antony menusuk ke tengah dari sisi kanan, lalu menyepak bola melengkung ke dalam gawang. Gol itu pun dramatis karea dicetak pada menit ke-90 dan jadi penentu kemenangan 2-1.

    Lebih cakep mana, gol Yamal atau Antony?

    (aff/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Klub Divisi Dua Spanyol Ejek Gol Lamine Yamal yang Masuk Puskas Award


    Jakarta

    Real Betis sudah ejek Lamine Yamal yang masuk nominasi Puskas Award 2025 dengan gol Antony. Giliran klub klub divisi dua, Cadiz ikutan!

    FIFA sudah umumkan 11 nominasi Puskas Award 2025 pada 14 November kemarin. Ada wakil dari Indonesia, yakni Rizky Ridho dengan gol dari tengah lapangan.


    Lamine Yamal, pemain Barcelona turut masuk dalam nominasi tersebut. Yamal mencetak gol ke gawang Espanyol dengan gerakan khasnya cut inside.

    Yamal menggiring bola dari sisi kanan, lalu bergerak ke tengah. Dirinya kemudian lepas tembakan melengkung yang menusuk ke pojok atas gawang.

    Real Betis sudah mengejek Lamine Yamal dengan mem-posting video cuplikan gol Antony. Sama-sama lawan Espanyol, Antony melepas tembakan melengkung setelah cut inside.

    Kini giliran klub Divisi Segunda alias divisi kedua di Spanyol yang ikutan ejek Lamine Yamal. Itu adalah Cadiz!

    Cadiz mem-posting cuplikan gol Javier Ontiveros. Ontiveros lakukan cut inside dari sisi kiri, bergerak ke tengah, lalu menyepak bola persis seperti golnya Yamal, juga Antony.

    Lucunya, Cadiz turut bersimpati dengan Real Betis karena Antony tidak masuk nominasi Puskas Award 2025. Ada-ada saja…

    (aff/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lewandowski Tepis Rumor Mau Pergi di Januari


    Barcelona

    Superstar sepakbola Polandia Robert Lewandowski memang menghadapi ketidakpastian di Barcelona. Namun, Lewandowski dipastikan tidak akan pergi di musim dingin.

    Lewandowski, 37 tahun, tinggal memiliki sisa kontrak sampai Juni tahun depan. Kabarnya, pemain terbaik FIFA dua kali itu akan dilepas menyusul tawaran perpanjangan kontrak dari Barca, yang tidak kunjung tiba.

    Belakangan ini, Barcelona bahkan dikaitkan dengan bomber Bayern Munich, Harry Kane. Sementara itu, Lewandowski masih berupaya kembali ke bentuk terbaik usai diganggu cedera otot.


    Agen Lewandowski, Pini Zahavi, menepis gosip kliennya ingin meninggalkan Blaugrana. “Semua kabar seputar kemungkinan kepergian Lewandowski di bursa transfer Januari itu sepenuhnya keliru,” lugas dia dikutip Mundo Deportivo.

    “Dia merasa sangat nyaman di Barcelona, dan tidak punya niat membuka pintu keluar di tengah musim. Robert tidak memikirkan tentang pergi untuk sekarang; dia benar-benar fokus untuk membantu tim dan memenangi titel-titel juara,” sambung agen yang juga menaungi Jonathan Tah dan Christopher Nkunku itu.

    Jika tidak disodori kontrak baru dengan Barcelona, Robert Lewandowski disebut-sebut akan pensiun. Zahavi lagi-lagi membantahnya. Lewandowski belum akan pensiun dalam waktu dekat karena masih bertaji.

    “Kemungkinan itu juga tidak benar. Si pemain masih kompetitif kok, dan dia akan meneruskan kariernya,” Pini Zahavi menambahkan tentang masa depan Lewandowski.

    Robert Lewandowski sedang mengarungi musim keempatnya di Barcelona. Lewandowski sudah mengemas 108 gol dalam 159 penampilan untuk Barca sejak bergabung pada musim panas 2022. Namun, mulai musim ini Lewandowski tak jadi penyerang pilihan utama karena pelatih Hansi Flick lebih memilih striker yang lebih muda, Ferran Torres.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Filosofi Tiki-Taka dan Dominasi Era Messi

    Jakarta

    FC Barcelona, atau yang dikenal sebagai Barca, merupakan salah satu klub sepakbola terpopuler dan ikonik di dunia. Tidak hanya karena prestasi yang memukau di lapangan, klub ini juga dikenal sebagai simbol kebanggan publik Catalan yang notabene turut menjadi identitas tersendiri.

    FC Barcelona dikenal memiliki slogan “Mes que un club“. Artinya, ‘lebih dari sebuah klub’. Slogan ini selalu melekat pada FC Barcelona dan sering ditampilkan dalam spanduk besar saat pertandingan di dalam kandang.

    Agar lebih mengenal dekat klub yang satu ini, berikut detikSport telah merangkum sejarah terbentuknya, hingga filosofi permainan di era Johan Cruyff hingga Lionel Messi. Yuk, disimak rangkumannya berikut ini.


    Sejarah Barcelona FC

    FC Barcelona lahir pada 22 Oktober 1899 dengan diprakarsai oleh sekelompok pemain Swiss, Catalan, Jerman, dan Inggris yang terdiri dari 11 orang dan dipimpin oleh Joan Camper.

    Dalam sejarah berdirinya, FC Barcelona banyak memproduksi pemain dari akademi sendiri. Nama akademi tersohor itu adalah La Masia, yang berdiri pada tahun 1979. Akademi ini menjadi kawah candradimuka para pemain muda bertalenta dalam memupuk kemampuan olah bolanya, sekaligus menjaga asa bisa memainkan peran penting dalam kesuksesan klub di masa depan.

    Selama perjalanan klub ini, FC Barcelona juga dikenal memiliki rivalitas yang kuat dengan klub sepak bola asal Spanyol, Real Madrid. Oleh karenanya, pertandingan antar kedua klub ini disebut sebagai El Clasico. Sebuah ‘Pertandingan Klasik”.

    Pada Februari 1929, Real Madrid dan Barcelona berhadapan untuk pertama kali di Stadion Les Corts, kandang Blaugrana setelah dua musim berlalunya Liga Spanyol. Dalam pertandingan tersebut, Real Madrid harus keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

    Rivalitas semakin panas pada musim 1934/35, dimana Barcelona menang telak 5-0 di Les Corts. Kemudian dibalas kembali oleh Real Madrid dalam laga di Stadion Chamartin dengan skor 8-2.

    Puncak rivalitas keduanya berada pada era 1940-1950-an, tepatnya pada 15 Februari 1950, El Clasico disiarkan di televisi Spanyol. Pada saat itu, Real Madrid menang atas Barcelona dengan skor 1-0 berkat legenda seperti Ferenc Puskas dan Alfredo dI Stefano.

    Persaingan sengit kedua klub sepakbola ini tidak hanya mengenai siapa yang menang di pertandingan El Clasico, namun juga mengenai jumlah trofi. Latar belakang nuansa politik di masa lalu juga masih ikut membayangi nuansa rivalitas Barcelona dan Real Madrid.

    Filosofi “Tiki-Taka” Barcelona FC, Cruyff, hingga Messi

    FC Barcelona dikenal memiliki gaya main tersendiri, antara lain lewat oper-operan pendek akurat. Ini tidak lepas dari peran serta Akademi La Masia dan seorang sosok dengan nama Johan Cryuff.

    Johan Cryuff bermain untuk Barcelona pada tahun 1973-1978. Selama bermain, pesepakbola asal Belanda itu berhasil menjuarai La Liga pada tahun 1973-1978 dengan total sebanyak 143 penampilan dan 48 gol.

    Dutch footballer Johan Cruyff (1947 - 2016) of Dutch team Ajax Amsterdam, in Wembley Stadium, London, UK, 1st June 1971.  (Photo by R. Powell/Daily Express/Getty Images)Johan Cruyff. Foto: R. Powell/Daily Express/Getty Images

    Ia kemudian melatih Barca pada 4 Mei 1988-18 Mei 1996. Selama menjadi pelatih, Johan Cryuff terkenal sebagai tokoh revolusioner sepanjang sejarah untuk Barcelona. Sebagai seorang pelatih, taktik Johan Cryuff dipengaruhi oleh sistem Total Football yang dikuasainya selama bermain di timnas Belanda di bawah arahan mantan pelatihnya, Rinus Michels.

    Gaya ofensif ala Johann Cruyff itu kemudian ikut mempengaruhi gaya main Barcelona, yang pada prosesnya ikut berdampak pada kelahiran sebuah skema dengan nama Tiki-Taka.

    Gaya bermain dengan oper-operan pendek antarpemain tersebut membawa Barcelona sempat mendominasi persepakbolaan Eropa,secara khusus ketika dilatih Pep Guardiola di periode 2008 sampai dengan 2012, yang berbuah 14 gelar juara.

    Pada masa itu pula Tiki-Taka Barcelona mencuatkan sejumlah bintang. Ada satu yang sinarnya paling benderang melampaui terangnya bintang-bintang lain: Lionel Messi.

    Lionel Messi adalah sosok sentral di Barcelona yang diperkuatnya pada rentang waktu 2003-2021. Tidak kurang dari 34 trofi diraihnya bersama klub Catalan tersebut, dalam mendominasi persepakbolaan pada saat itu.

    ZURICH, SWITZERLAND - JANUARY 10:  Lionel Messi (l) of Argentina and Barcelona FC receives the men's player of the year award from his club coach Pep Guardiola (r) during the FIFA Ballon d'or Gala at the Zurich Kongresshaus on January 10, 2011 in Zurich, Switzerland.  (Photo by Michael Steele/Getty Images)Lionel Messi menerima Ballon d’Or dari Pep Guardiola. Foto: Getty Images/Michael Steele

    Trofi Lionel Messi di Barcelona:

    • La Liga (10)
    • Copa del Rey (7)
    • Piala Super Spanyol (7)
    • Liga Champions (4)
    • Piala Super Eropa (3)
    • Piala Dunia Antarklub FIFA (3)

    Jumlah tersebut belum termasuk pencapaian-pencapaian Messi secara individu selama di Barcelona, termasuk mayoritas dari delapan Ballon d’Or yang dikoleksinya dalam karier sejauh ini.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com