Tag: finisher

  • Rekor Terbanyak Tahun Ini, MAG Run 2025 Diikuti 5.000 Peserta Lari


    Jakarta

    Mal Artha Gading (MAG) kembali menggelar ajang lari tahunan MAG Run 2025 di kawasan Mal Artha Gading, Jakarta Utara. Memasuki tahun ke-9 penyelenggaraan, kegiatan ini mencatat rekor baru dengan diikuti 5.000 peserta, jumlah terbanyak sepanjang sejarah MAG Run.

    Direktur Mal Artha Gading, Johan Sunarto mengatakan antusiasme peserta tahun ini menjadi yang tertinggi sejak pertama kali diselenggarakan.

    “Ini apresiasi luar biasa hadir Pak Wali Kota, hadir Pak Kapolres Jakut bersama Pak Dandim Jakut bersama masyarakat Jakarta Utara turut memeriahkan bahkan ikut lari di Mal Artha Gading. Di tahun ke 9 ini luar biasa karena peserta terbanyak, diantara MAG Run sebelumnya. Karena tahun ini kita diikuti peserta sebanyak 5.000,” ujarnya kepada wartawan dalam acara MAG Run 2025 di Mal Artha Gading, Minggu (19/10/2025).


    Dari pantauan detikcom, ribuan peserta memadati Mal Artha Gading sejak pagi. Antusiasme terlihat dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas pelari hingga keluarga dan anak-anak. Para peserta berlari menempuh rute 5 kilometer untuk kategori dewasa dan 2 kilometer untuk kategori anak-anak.

    Masing-masing peserta menerima starter pack berisi tote bag, jersey, BIB number, medali finisher, dan voucher dari sponsor. Untuk peserta anak-anak, panitia menyiapkan mini playground sebagai waiting zone agar mereka tetap nyaman sebelum dan sesudah berlari.

    MAG Run 2025MAG Run 2025 Foto: dok. Hafiz Khoerus Syifa/detikcom

    Suasana semakin meriah dengan penampilan Marching Band Sekolah Kemala Bhayangkari I, Zumba Class, hingga sing along bersama Angel & The Boys. Total door prize senilai Rp 90 juta turut menambah antusias peserta di area finis.

    Johan menargetkan peserta akan bertambah di tahun depan yang bertepatan dengan satu dekade penyelenggaraan.

    “Yang pastinya tahun depan MAG Run yang ke-10 akan lebih meriah lagi. Harapannya, tahun depan kita bisa target 10 ribu peserta,” tuturnya.

    Mengusung tema ‘Fun Run Bersama Keluarga & Komunitas’, MAG Run 2025 menjadi ruang kebersamaan antara warga, komunitas, dan pemerintah. Tahun ini, MAG berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara (Pemkot Jakut) yang melibatkan sejumlah kecamatan dan kelurahan dalam mendukung penuh pelaksanaan acara.

    Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat menyebut kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan juga ajang silaturahmi antar warga.

    “Kegiatan hari ini nggak cuma olahraga, ini ajang silaturahmi dari waga kami. Di sekitaran Artha Gading dan seluruh warga kota Jakarta Utara termasuk wilayah lain,” ujar Hendra.

    Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

    “Terima kasih stakeholder terkait sudah mendukung acara ini, khususnya terkait soal keamanan, mulai pihak kepolisian, Satpol PP hingga internal Mal Artha Gading sendiri. Kegiatan ini turut membantu pelaku UMKM,” lanjutnya.

    Sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal, MAG menghadirkan jersey eksklusif MAG Run 2025 hasil kolaborasi dengan Mills. Ajang ini juga mendapat dukungan dari berbagai sponsor serta lembaga mitra yang turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan dan layanan kegiatan.

    Dukungan lintas instansi turut memperkuat penyelenggaraan tahun ini. Hadir di lokasi antara lain Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra, serta Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Dony Gredinand.

    General Manager Mal Artha Gading, Genta Ferdianto menegaskan MAG Run menjadi wujud komitmen pusat perbelanjaan dalam mengajak masyarakat hidup aktif dan sehat.

    “MAG Run bukan sekadar ajang olahraga, tapi juga momentum untuk menjalin kedekatan dengan pelanggan dan komunitas pelari di Jakarta,” jelasnya.

    Dengan semangat sportivitas dan kebersamaan, MAG Run 2025 menegaskan peran Mal Artha Gading bukan hanya sebagai pusat perbelanjaan, tetapi juga sebagai ruang publik yang mendukung gaya hidup sehat dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

    (prf/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Runaddicts Ingin Jadi ‘Rumah’ yang Nyaman untuk Komunitas Lari


    Jakarta

    Olahraga lari sudah jadi gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini. Oleh karenanya, harus ada wadah untuk membuat lari menjadi lebih menarik.

    Adalah Runaddicts, sebuah platform digital terintegrasi yang fokus mendukung pelari dan komunitasnya. Runaddicts resmi diluncurkan, Senin (25/8/2025) di Plataran Hutan Kota Senayan, Jakarta Selatan

    Acara ini dihadiri pelari dari berbagai komunitas. Sejumlah tokoh dunia lari pun ikut ambil bagian, seperti Six Star WMM Finisher Novie Hernawati, Ultra Charity Runner Wahidatul Bakhri, Fitri Aditri selaku Business Development Manager, hingga Octaviano Pratama selaku CEO Bisa AI, dan Yusuf Zulfikar dari Klinik Fisioterapi Bebas Cedera.


    Novie melihat Runaddicts hadir dengan visi menjadi ekosistem digital lari terbesar di Indonesia.

    “Runaddicts menghubungkan pelari dengan event, komunitas, dan layanan pendukung. Mulai dari pemula hingga profesional, semua bisa terbantu dengan solusi terpadu ini,” ujar Novie dalam rilis kepada detikSport.

    Oleh karenanya, Runaddicts menyiapkan banyak fitur dalam aplikasi tersebut, seperti Race untuk event lari (fun run, marathon, hingga road to international race). Platform ini juga menjadi partner resmi Plataran Series yang akan digelar di enam venuet besar: Jakarta, Puncak, Borobudur, Bromo, Menjangan Bali, dan Makassar.

    RunaddictsRunaddicts, aplikasi baru untuk para pelari.(Foto: dok.Runaddicts)

    Bahkan Runaddicts juga menghadirkan pelatihan dan sertifikasi untuk pelatih, marshal, pacer, race director, hingga medical officer. Ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan membuka jalur karier baru di dunia lari.

    Sebagai penyedia teknologi, Bisa AI memastikan Runaddicts mudah diakses oleh siapapun. Platform ini nantinya akan memanfaatkan AI dan data analytics untuk memberikan rekomendasi training, event, hingga promo yang sesuai kebutuhan pelari.

    “Runaddicts dibuat oleh pelari untuk pelari. Aplikasinya akan terus berkembang seiring masukan komunitas,” ujar Octaviano.

    Kehadiran platform ini pun disambut positif komunitas lari. Kisra dari Indorunners mengaku terbantu dengan fitur Runaddicts.

    “Selama ini kalau mau ikut event atau latihan, harus browsing ke sana-sini. Sekarang semua lebih praktis lewat satu aplikasi,” katanya.

    Runaddicts bahkan menawarkan ruang untuk membangun identitas digital, mengelola kegiatan, hingga mempublikasikan event mereka. Komunitas bahkan bisa mendapat eksposur lewat Run TV dan media partner lainnya.

    Menariknya, bukan hanya komunitas lari yang bisa bergabung, tapi juga korporat, kampus, yayasan, atau individu yang ingin menggelar event lari juga bisa menggunakan platform ini.

    “Selama ini, pelari di luar Jakarta agak sulit mendapat akses. Dengan Runaddicts, semua jadi lebih dekat, termasuk tips lari, coaching clinic, hingga konsultasi dengan ahli gizi dan dokter olahraga,” ujar Lorensia dari Lampung Runners.

    Runaddicts juga menggandeng Klinik Bebas Cedera untuk memberikan layanan fisioterapi, pemulihan, hingga peningkatan performa pelari.

    (mrp/mrp)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Dari Desa Gendong Sampai Kayuwangi


    Jakarta

    Indonesia makin serius dalam mendukung geliat olahraga lari lintas alam atau trail run. Terbukti, GTR ULTRA kembali hadir di tahun ketiganya dengan skala yang lebih besar dan jalur yang semakin menantang.

    Event ini bukan sekadar lomba lari biasa, GTR ULTRA 2025 telah resmi masuk dalam kalender race ITRA National League 2025 dan UTMB Index 2025, menjadikannya pilihan ideal untuk kamu yang ingin naik level sebagai trail runner sejati.

    Berlokasi di Lapangan Kayuwangi, Gedong, Banyubiru, Kabupaten Semarang, GTR ULTRA 2025 menjanjikan pengalaman lari yang tak terlupakan. Jalur lintasan menyusuri keindahan sisi utara Gunung Merbabu, dengan elevasi yang menantang adrenalin.


    Selain menyajikan pemandangan pegunungan yang memesona, setiap finisher di kategori 30K dan 52K juga akan memperoleh Point ITRA dan UTMB Index yang bisa digunakan sebagai syarat mengikuti ajang-ajang lari internasional bergengsi di masa depan.

    Pendaftaran dibuka mulai 1 Juli hingga 13 September 2025. Tapi perlu dicatat, untuk kamu yang ingin ikut kategori 30K dan 52K, wajib lolos proses kualifikasi terlebih dahulu.

    GTR ULTRA 2025 hadir dengan empat kategori yang bisa kamu pilih sesuai kemampuan: 7K untuk pemula dengan elevasi ringan, 12K dengan tantangan elevasi lebih tinggi dan sudah masuk UTMB Index 20, serta 30K dan 52K yang cocok untuk pelari berpengalaman yang ingin mengumpulkan Point ITRA dan UTMB Index.

    Kategori 30K memberikan 2 Point ITRA dan UTMB Index 20, sedangkan kategori 52K memberikan 3 Point ITRA dan UTMB Index 50. Keduanya membutuhkan proses kualifikasi terlebih dahulu yang bisa kamu akses di sini. Untuk kategori 7K, 12K, dan pelari yang sudah lolos kualifikasi, tiket bisa langsung dibeli melalui detikevent!

    Dengan ikut serta di GTR ULTRA 2025, kamu bukan hanya menyelesaikan race, tapi juga membangun reputasi dan portofolio sebagai pelari trail yang profesional. Untuk kamu punya mimpi ikut ajang besar seperti UTMB tingkat Internasional, event ini adalah langkah awal yang tepat.

    Yuk, siapkan dirimu, melatih endurance dan teknik lintas alam, dan segera daftar melalui detikevent! GTR ULTRA 2025 siap menguji batasmu dan membuka pintu menuju panggung trail running dunia!

    (aff/aff)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Mau Ikutan Trail Run MesaStila100 2025? Hal-hal Ini Wajib Kamu Tahu


    Jakarta

    Trail run bukan sekadar olahraga biasa, menjadi salah satu ajang untuk menantang diri, menyatu dengan alam, dan menyusuri jejak petualangan yang tak terlupakan. Salah satu event paling dinanti para pelari lintas alam di Indonesia adalah MesaStila100, dan edisi 2025 siap kembali digelar pada 4-5 Oktober 2025 di Magelang, Jawa Tengah.

    Sebelum kamu klik tombol daftar, ada baiknya menyimak beberapa hal penting yang perlu diketahui agar kamu bisa siap secara fisik, mental, dan logistik.

    1. MesaStila100, Lebih dari Sekadar Lomba Lari


    MesaStila100 adalah event trail run berskala internasional yang menawarkan pengalaman lari di jalur pegunungan dengan lanskap eksotis dan budaya lokal yang kental. Berlokasi di kawasan MesaStila Resort & Spa, event ini menggabungkan tantangan fisik dengan kenyamanan fasilitas premium dan keramahan penduduk setempat.

    Jalur trail akan membawamu melewati hamparan kebun kopi, hutan tropis, bukit terjal, serta desa-desa yang masih alami di sekitar lereng Gunung Andong, Merbabu, dan Telomoyo. Medan yang dilalui bukan hanya menantang, tapi juga menyegarkan mata dan hati.

    2. Pilihan Kategori, Cocok untuk Pemula Hingga Ultra Runner

    MesaStila100 dikenal sebagai event yang inklusif. Ada 5 kategori utama yang bisa dipilih:

    • 12K : Cocok untuk pemula yang ingin mencoba trail run
    • 21K : Half marathon dengan kombinasi tanjakan dan jalur alami
    • 42K : Full marathon dengan intensitas sedang
    • 65K : Level ultra, mulai menantang daya tahan dan stamina
    • 100K : Puncak dari semua kategori, untuk pelari ultra berpengalaman

    Masing-masing kategori memiliki cut off time yang berbeda-beda. Untuk kategori ultra (65K dan 100K), peserta diharuskan membawa mandatory gear seperti headlamp, raincoat, hydration pack, dan perlengkapan keselamatan lainnya.

    3. Persiapan Fisik dan Mental Sangat Penting

    Jalur trail berbeda total dari jalur aspal. Kamu akan berhadapan dengan:

    • Elevation gain yang signifikan
    • Tekstur medan berupa tanah, batu, akar pohon, hingga jalan setapak licin
    • Variasi cuaca: kabut pagi, panas siang, dan kemungkinan hujan

    Karena itu, penting untuk melakukan latihan lari di medan yang menyerupai kondisi nyata. Disarankan untuk memulai program latihan minimal 2-3 bulan sebelum race day, termasuk latihan kekuatan otot, teknik downhill, dan manajemen energi.

    4. Fasilitas dan Benefit yang Bikin Lari Makin Nyaman

    Setiap peserta akan mendapatkan race jersey, BIB number, goodie bag, medali finisher, dan e-sertifikat. Khusus peserta 12K ke atas juga akan mendapat finisher jersey eksklusif. Tersedia juga water station dan medical point di sepanjang jalur untuk memastikan kamu tetap aman dan terhidrasi.

    MesaStila100 juga dikenal sebagai event yang ramah komunitas. Banyak peserta datang tidak hanya untuk berlari, tapi juga berlibur bersama keluarga. Tersedia akomodasi nyaman di kawasan resort, pilihan kuliner lokal, serta atraksi budaya di sekitar area lomba.

    Beberapa komunitas lari pun sudah menjadikan MesaStila100 sebagai ajang tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi antar pelari dari berbagai kota dan negara.

    Daftar Sekarang Sebelum Terlambat!

    • Tanggal Registrasi : May 1, 2025 – August 31, 2025
    • Tanggal : 4-5 Oktober 2025
    • Lokasi: MesaStila Resort & Spa, Magelang

    Seluruh peserta wajib mengikuti race briefing dan memahami aturan serta protokol keselamatan. Informasi detail tersedia di halaman registrasi resmi.

    Yuk, daftar sekarang juga hanya melalui detikevent!

    (krs/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ajang Lari Bertaraf Internasional Bakal Digelar di KEK Batang


    Batang

    Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menghadirkan ajang sport tourism tahunan Industropolis Run 2025 dengan tema ‘Dare to Explore’. Ajang ini akan digelar lebih prestisius setelah resmi mengantongi sertifikasi internasional dari AIMS (Association of International Marathons and Distance Races).

    Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (7/8/2025) di Hall Grand Batang City, pihak pengelola KEK Industropolis Batang , menegaskan bahwa rute lomba tahun ini telah diukur secara akurat dan diakui secara internasional.

    “Industropolis Run 2025 bukan hanya sekadar lomba lari, ini momentum mengenalkan KEK Batang sebagai kawasan masa depan yang menyatukan industri, pariwisata, dan gaya hidup sehat,” kata Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, Burhan Murtaki.


    Menurut Burhan, ajang ini menjadi sarana promosi kawasan sekaligus mendongkrak Batang sebagai destinasi sport tourism baru di Indonesia. Rute lomba yang telah bersertifikat AIMS juga menawarkan pengalaman berbeda, dengan jalur steril kendaraan bermotor, kontur landai, dan udara sejuk dari perkebunan karet.

    Para pelari akan disuguhi pemandangan khas kawasan industri modern, seperti danau reservoir air baku, kompleks industri, dan Terminal Multipurpose Batang. Sistem pencatatan waktu juga telah menggunakan timing chip, memungkinkan hasil lomba dijadikan referensi untuk ajang lari internasional lainnya.

    Lebih lanjut lagi, Burhan menjelaskan Industropolis Run 2025 menargetkan 2.525 peserta, terbagi dalam empat kategori. Empat kategori tersebut yakni Half Marathon (HM) – 300 peserta, 10K – 700 peserta, 5K Fun Run (non-kompetitif) – 1.025 peserta dan Kategori Undangan – 500 peserta.

    “Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp37 juta, termasuk untuk juara pria dan wanita di kategori HM dan 10K, serta hadiah Best Costume yang menjadi ciri khas acara ini,” kata Burhan.

    Pendaftaran akan dibuka mulai 1 September 2025 pukul 19.00 WIB melalui situs resmi www.industropolisrun.id, dengan sistem pembayaran menggunakan QRIS.

    Setiap peserta akan mendapatkan race pack eksklusif berisi jersey resmi, medali finisher, BIB Number dengan chip, tote bag, asuransi, e-certificate, serta akses ke water station dan refreshment point.

    Harga tiket masing-masing kategori:

    • Half Marathon: Rp450.000 (Early Bird Rp400.000)
    • 10K: Rp250.000 (Early Bird Rp200.000)
    • 5K Fun Run: Rp200.000 (Early Bird Rp150.000)

    “Tidak sekadar ajang olahraga, Industropolis Run 2025 juga dirancang sebagai perayaan budaya lokal. Masyarakat sekitar akan turut mendukung dengan menghadirkan penampilan budaya Jawa Tengah serta semangat dari anak-anak sekolah di sepanjang rute lomba,” jelas Burhan.

    “Kami ingin menciptakan atmosfer yang membangkitkan semangat pelari, sembari memperkenalkan kekayaan lokal Batang,” tambah Burhan.

    Dengan visi menjadikan Batang sebagai kota mandiri dan terpadu, KEK Industropolis mengintegrasikan sektor industri, logistik, dan pariwisata. Industropolis Run 2025 menjadi bentuk nyata transformasi kawasan ini, sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi melalui pendekatan kreatif berbasis olahraga.

    (akn/ega)



    Sumber : sport.detik.com

  • Zinc Trail Run 2025 Resmi Digelar di Pantai Pandawa, Diikuti Ribuan Pelari


    Bali

    Usai sukses melaksanakan berbagai event running, Zinc shampoo resmi menggelar Zinc Trail Run 2025. Event running yang digelar di Pantai Pandawa, Bali.

    Antusiasme peserta pun tak terbendung. Pantauan detikcom di lapangan, beberapa peserta sudah datang dari pagi hari. Banyak dari mereka melakukan pemanasan dengan lari-lari kecil di sekitar garis start. Beberapa dari mereka juga melakukan peregangan.

    Tak hanya warga negara Indonesia, terpantau juga ada beberapa warga negara asing yang turut serta dalam kegiatan ini.


    “Pelari dari macam negara kita batasi hanya yang memiliki kitas yang bisa mendaftar. Untuk peserta dalam negeri Di Bali, Jawa, dan daerah lainya banyak banget sih tersebarnya, Cukup merata,” kata Brand Manager ZINC Shampoo Steven Sean di Venue Zinc Trail Run, Bali.

    Beberapa influencer pun juga ikut menjajal trek menantang yang disediakan Zinc Trail Run 2025 kali ini. Sebut saja Wendy Walters dan Ditto Percussion. Adapun Wendy Walters terkenal akan kontennya yang suka naik ke beberapa puncak gunung.

    “Kayak Wendy Walters contohnya. Dia dari naik gunung, belum pernah ikut trail di pantai atau misalnya kayak Dito. Dito itu kan finisher Ironman juga ya. Dia tetep pengen coba ikut lari trail ini,” ungkapnya.

    Zinc Trail Run 2025Foto: Angga Laraspati

    Steven mengatakan pemilihan Pantai Pandawa sebagai tempat diselenggarakan acara ini adalah untuk kedua kalinya. Adapun Zinc Trail Run 2025 mengusung tema ‘DARE YOU TO BE MORE’ yang membuat acara ini bukan sekadar lomba lari biasa, melainkan pengalaman penuh tantangan, semangat, dan hiburan yang menyatu dalam keindahan alam Bali.

    “Pantai Pandawa menjadi saksi bagaimana energi positif menyatu dengan keberanian peserta untuk ‘DO MORE!’, melampaui batas diri tanpa khawatir ketombe, sesuai semangat ZINC Shampoo yang selalu mendukung gaya hidup aktif dan sehat,” ungkap Steven.

    Steven mengatakan Zinc Trail Run 2025 juga memiliki tantangannya yang unik. Peserta diajak untuk berani berlari, menantang diri sendiri di tengah alam Bali.

    Melihat antusiasme yang luar biasa ini, Steven tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengadakan kegiatan menarik lainnya.

    “Nah, nanti tunggu saja. Itu kejutan. Nanti kita akan announce. Yang pasti kami dari zinc selalu konsisten untuk mengadakan, men-sponsori, mendukung event-event yang memang mendukung gaya hidup aktif dan juga event-event yang memang berani mengajak orang untuk menantang diri sendiri,” tuturnya.

    Sebagai informasi, Tahun ini, ZINC Trail Run 2025 menghadirkan tiga kategori jarak lari: 7K ‘Cool Distance’, 14K ‘Booster Distance’, dan 34K ‘Amanzinc Distance’, para peserta akan melintasi jalur menanjak, pasir pantai, dan bebatuan karang.

    Acara ini semakin semarak dengan berbagai aktivitas pendukung yang membuat peserta betah berlama-lama di area race village. ZINC menghadirkan booth keramas gratis dengan shampoo ZINC Cool Booster untuk mendinginkan rambut dan kulit kepala di tengah cuaca pantai setelah berlari, aneka sajian kuliner lokal, serta hiburan musik yang menggugah semangat sejak pagi hingga siang hari.

    Pada kategori 34K, Habib Tiour dan Dian Pradina berhasil meraih posisi pertama dengan catatan waktu masing-masing 02 jam 35 menit dan 03 jam 41 menit. Di kategori 14K, kemenangan diraih oleh Octovianus Erwin Beke dan Rufina Guteri Ganggus, dengan waktu 00 jam 52 menit dan 01 jam 07 menit. Sementara pada kategori 7K, posisi teratas ditempati oleh Robertus Sikone dan Ni Ketut Cita yang menyelesaikan lomba dalam waktu 00 jam 27 menit dan 00 jam 31 menit.

    Zinc Trail Run 2025Foto: Angga Laraspati

    Adapun total hadiah sebesar Rp 92.000.000 dibagikan kepada para pemenang dari masing-masing kategori pria dan wanita. Untuk kategori 34K, juara pertama membawa pulang Rp 10.000.000, sedangkan pemenang 14K mendapatkan Rp 5.000.000, dan 7K sebesar Rp 3.000.000.

    Tidak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada pelari kategori Master (usia di atas 41 tahun) untuk rute 14K dan 34K.

    Untuk kategori Master (usia di atas 41 tahun), Thimo Kilberth dan Nani Hidayah berhasil menjadi juara pertama di lintasan 34K dengan catatan waktu masing-masing 03 jam 02 menit dan 04 jam 22 menit. Pada kategori 14K Master, gelar juara diraih oleh Denny dan Emily Roblin, yang menunjukkan performa konsisten dan semangat luar biasa hingga garis finis.

    ZINC Trail Run 2025 juga mengajak peserta peduli lingkungan melalui kampanye #PilahDariSekarang bersama Yayasan WINGS Peduli. Dalam inisiatif ini, terdapat edukasi pemilahan sampah melalui game interaktif untuk meningkatkan kesadaran memilah sampah dari rumah.

    Zinc Trail Run 2025 juga menyediakan tempat sampah terpilah untuk kategori organik, plastik, kertas, dan residu, yang tersebar di sepanjang race pack collection, race track hingga race village. Melalui kolaborasi dengan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) di Desa Kutuh, Pandawa, semua sampah yang terkumpul dikelola berdasarkan jenisnya.

    (anl/ega)



    Sumber : sport.detik.com