Tag: folder spam

  • KIP Kuliah Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab Umum dan Solusinya


    Jakarta

    Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dapat didaftar secara online oleh siswa sendiri (mandiri). Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) juga telah memberikan alamat akses akun melalui https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/siswa/auth/login.

    Oleh sebab itu bagi mahasiswa penting untuk memiliki koneksi internet yang bagus jika ingin mengakses akun KIP Kuliah kalian. Selain itu, bagi penerima manfaat yang masih baru, kalian mungkin perlu mengetahui beberapa hal yang terkadang menjadi kendala dalam penggunaan KIP Kuliah.

    Penyebab Umum KIP Kuliah Tak Bisa Digunakan dan Solusinya

    Ada Pemeliharaan Sistem

    Apabila dilakukan pemeliharaan sistem, mahasiswa perlu melakukan reklaim akun. Hal ini seperti yang terjadi pada tahun lalu.


    Ketika melakukan reklaim akun, kalian perlu mengakses https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/. Kalian perlu cek ulang data yang disimpan dan mengunggah ulang dokumen, serta data dukung pendaftaran KIP Kuliah pada periode tertentu saat dilakukannya pemeliharaan sistem.

    NISN Tidak terdaftar

    Dikutip dari laman Puslapdik Kemendikdasmen, ada beberapa kemungkinan mengapa NISN tidak terdaftar. Sebagai contoh, NISN yang dipakai saat mendaftar berbeda dengan NISN yang tercatat di Kemendikbudristek.

    Siswa yang bersangkutan mempunyai NPSN berbeda dengan sekolah yang mengusulkan karena belum ter-update misalnya. Maka, siswa yang bersangkutan perlu melakukan update data ke Dapodik.

    E-mail Reset Password Tidak Terkirim

    Salah satu penyebab KIP Kuliah tidak dapat digunakan adalah e-mail reset kode akses yang tidak diterima. Biasanya hal ini disebabkan e-mail masuk folder spam.

    Maka, sebaiknya kalian cek folder spam. Sebaiknya, kurangi beban pada folder kotak masuk (inbox) atau bertanya ke helpdesk KIP Kuliah.

    Demikian beberapa hal yang bisa menyebabkan KIP Kuliah tidak dapat digunakan. Khususnya jika sedang dilakukan pemeliharaan sistem, maka kalian perlu terus memantau informasi resmi dari kanal-kanal informasi KIP Kuliah dan Kemdiktisaintek.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Berhenti Berlangganan Email Promosi di Gmail Biar Nggak Penuh

    Jakarta

    Jika detikers menerima pemberitahuan bahwa Gmail kamu hampir penuh, coba cek kotak masuk atau inbox kamu. Salah satu penyebabnya mungkin adalah banyaknya email promosi dari produk atau perusahaan tertentu.

    Hapuslah email-email tersebut dan lakukan beberapa cara agar email semacam itu tidak lagi masuk ke Gmail kamu. Simak artikel ini untuk mengetahui 3 cara berhenti berlangganan email promosi.

    Berikut 3 cara berhenti berlangganan email promosi yang dikutip dari Gmail Help. Cara ini bisa diterapkan HP maupun laptop dengan tahap yang hampir sama.


    1. Unsubscribe Email Promosi

    Cara berhenti berlangganan email promosi yang pertama adalah dengan mengklik unsubscribe di email. Setelah berhenti berlangganan, mungkin masih perlu waktu beberapa hari hingga email promosi berhenti mengirimkan pesan.

    • Buka Gmail di aplikasi atau browser.
    • Buka email promosi dari pengirim yang ingin dihentikan langganannya.
    • Di samping nama pengirim terdapat tombol Unsubscribe. Klik tombol itu.
    • Muncul pop-up, klik Unsubscribe. Namun beberapa pengirim mungkin mengarahkan detikers situs web mereka, baru kemudian berhenti berlangganan dari email mereka
    • Langkah opsional, setelah berhenti berlangganan, klik Move to spam.

    2. Blokir Email Promosi

    Beberapa email promosi tidak menampilkan tombol Unsubscribe. Pada kasus seperti ini, detikers bisa memakai cara kedua, yaitu dengan memblokir email.

    Nantinya, email promosi tetap akan dikirimkan ke Gmail kamu, tetapi email tersebut akan masuk ke Spam. Langkahnya adalah sebagai berikut:

    • Buka Gmail di aplikasi atau di browser.
    • Buka email promosi yang ingin dihentikan.
    • Di bagian kanan atas pesan, klik Lainnya atau tombol titik tiga.
    • Klik Block [nama pengirim].
    • Muncul pop-up, klik Block lagi.

    Tips: Jika detikers tidak sengaja memblokir seseorang, kamu dapat membuka blokir dengan langkah-langkah yang sama.

    3. Masukkan Email Promosi ke Dalam Spam

    Detikers bisa langsung berhenti berlangganan email promosi dengan memasukkannya ke spam. Jika email promosi dimasukkan ke dalam folder spam, maka tidak akan ada lagi email promosi masuk ke Gmail. Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka Gmail di aplikasi atau browser.
    • Buka email promosi yang ingin dihentikan
    • Klik ikon titik tiga di bagian kanan atas.
    • Klik Report Spam.
    • Muncul pop-up, klik Report Spam lagi.

    Nah, itulah tadi 3 cara berhenti berlangganan email promosi di Gmail biar nggak penuh lagi. Selamat mencoba!

    (row/row)



    Sumber : inet.detik.com