Tag: foto

  • Cara Merapikan Rumah Tanpa Takut Menyesal Buang Barang



    Jakarta

    Pernahkah kamu merasa “takut nyesel” kalau ingin membuang atau merapikan barang-barang di rumah? Hal ini karena barang-barang itu sudah terlalu banyak dan menumpuk, tetapi jika dibuang juga takut ada rasa menyesal karena tidak memilikinya lagi.

    Ternyata, proses membuang-buang barang yang tidak terpakai juga butuh keputusan emosional ya. Apalagi jika barang tersebut bersifat pribadi, seperti foto, kenangan, barang pemberian, dan sebagainya. Lalu, bagaimana cara mengatasi hal ini ya?

    Dikutip dari Martha Stewart, sebaiknya ini yang perlu dilakukan.


    Luangkan Waktu

    Pakar pengorganisasian Charlotte Berlin menjelaskan bahwa meluangkan waktu adalah kunci mencegah penyesalan. Luangkan waktu misalnya pada akhir pekan untuk merapikan barang-barang.

    Simpan di Kotak

    Barang-barang yang punya kedekatan emosional memang tidak dapat diganti tetapi bisa disimpan rapi dalam kotak. Namun, tidak semua bisa disimpan. Kartu ucapan, undangan pernikahan, bahkan strip photobooth yang mungkin terlihat kurang bagus bisa dibuang.

    Jujur pada Diri Sendiri

    Tanyakan pada diri sendiri seberapa mudah barang digantikan untuk menghindari penyesalan. Misalnya barang itu hanya berupa kaus hitam biasa atau buku yang bisa dibeli lagi, maka tidak masalah jika dibuang.

    Donasikan

    Fokus pada donasi daripada menumpuk barang-barang yang tidak juga digunakan.

    Pertimbangkan Penggunaan

    Jika memiliki barang yang dipakai seperti pakaian atau sepatu, coba seolah-olah bertanya pada barang tersebut. Apakah kamu menyukainya? Apakah pernah dipakai? Atau apakah disimpan hanya untuk jaga-jaga?

    Ingat Tujuan

    Jika masih merasa takut menyesal atau sedih membuang barang-barang. Ingatlah, bahwa membersihkan kekacauan fisik membantu seseorang menyingkirkan kekacauan mental.

    Aturan Dua Bulan

    Coba buat aturan dua bulan, jika dalam waktu dua bulan kamu tidak gunakan barang tersebut, maka pertimbangkan untuk membuangnya.

    Itulah beberapa tips untuk merapikan barang-barang tanpa rasa menyesal. Semoga membantu!

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Cara Merawat Foto di Rumah Agar Tidak Cepat Pudar


    Jakarta

    Memajang foto bisa jadi salah satu opsi untuk dekorasi rumah. Baik itu foto keluarga atau selfie. Namun, seiring berjalannya waktu foto akan pudar jika kamu tidak tahu cara merawatnya dengan benar.

    Agar dapat selalu mengenang ingatan hangat foto bersama keluarga, maka kamu harus tahu cara merawat foto berikut agar tidak cepat pudar. Mengutip dari Soerabaja 45, Senin (15/1/2023), berikut simak penjelasan lengkapnya.

    Menjaga Kelembapan Rumah

    Cara untuk merawat foto pertama adalah menjaga kelembapan rumah. Sebab kelembapan dapat mempengaruhi kualitas foto.
    Kelembapan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa menyebabkan foto berjamur, mengelupas, atau berubah warna. Untuk itu, kita perlu menjaga kelembapan rumah agar tetap ideal, yaitu sekitar 40-60 persen.


    Kamu juga bisa menggunakan alat pengukur kelembapan atau hidrometer untuk mengetahui tingkat kelembapan di rumah. Selain itu, kita juga bisa menggunakan dehumidifier dan humidifier untuk mengurangi kelembapan di rumah.

    Lapisi Foto dengan Laminating

    Melapisi foto dengan laminating adalah salah satu cara untuk merawat foto agar tidak mudah rusak, pudar, atau kotor. Laminating merupakan proses menempelkan lapisan plastik tipis dan transparan di atas permukaan foto. Lapisan plastik ini berfungsi sebagai pelindung dari debu, air, sinar matahari, dan faktor lain yang bisa merusak kualitas foto. Laminating juga bisa membuat foto lebih tahan lama dan awet.

    Jauhkan Foto dari Sinar Matahari Langsung

    Sinar matahari dapat memancarkan radiasi ultraviolet yang berpotensi merusak pigmen warna pada foto. Jika foto terkena sinar matahari terus-menerus, warnanya akan memudar dan kertasnya akan menjadi rapuh.

    Oleh karena itu, simpanlah bingkai foto di tempat yang sejuk, kering, dan gelap. Jangan letakkan foto di dekat jendela, lampu, atau sumber panas lainnya. Jika ingin memajang foto di dinding, gunakan bingkai kaca yang bisa melindungi foto dari sinar matahari. Dengan cara ini, kualitas foto akan awet dan terjaga.

    Keluarkan Foto dari Album atau Bingkai

    Untuk merawat foto, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah cara mengeluarkan foto dari album atau bingkai. Pasalnya, foto yang sudah lama disimpan di album atau bingkai akan menempel. Ingat! untuk mengambilnya jangan langsung ditarik dengan kasar karena bisa merusak permukaan foto.

    Sebaiknya, gunakanlah cutter untuk mengangkat sudut foto secara perlahan agar tidak rusak. Jika ada lem atau perekat yang masih menempel di foto, bersihkan dengan kain lembut yang dibasahi sedikit air hangat.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pajang Lukisan hingga Foto Keluarga di Rumah, Bolehkah Hukumnya Menurut Islam?



    Jakarta

    Kita ingin mendandani rumah kita agar terlihat estetik dan nyaman ditinggali. Salah satu cara untuk mendekorasi rumah adalah dengan memajang barang-barang seperti patung, lukisan atau hanya foto keluarga.

    Nah bagaimana hukumnya menurut Islam? Apa ajaran Islam memperbolehkan kita memajang barang-barang tersebut?

    Patung

    Patung kerap dijadikan sebagai pelengkap interior rumah. Namun, keberadaan patung di rumah menurut ajaran Islam justru tidak dianjurkan meskipun sekadar menjadi pajangan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan dalam rumah tersebut.


    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tarmidzi.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)
    Relief atau patung yang dilarang dalam Islam adalah karya seni pahatan berbentuk makhluk hidup seperti manusia dan hewan yang menyerupai ciptaan Allah SWT. Rumah tersebut tidak akan mendapatkan keberkahan karena Malaikat enggan mengunjungi hunian tersebut.

    Anggota anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, mengatakan para ulama berpendapat keberadaan patung di dalam rumah seorang Muslim tidak dianjurkan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan rumah tersebut, malaikat rahmah enggan memasuki rumah tersebut.

    Ilustrasi lukisan aliran impresionisme Pierre-Auguste RenoirIlustrasi lukisan aliran impresionisme Pierre-Auguste Renoir Foto: Dok. BBC

    Lukisan

    Karya seni lainnya yang dilarang dalam Islam adalah lukisan manusia dan hewan yang terlalu detail hingga menyerupai ciptaan Allah SWT.

    Hal ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim berikut.

    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Namun untuk lukisan, terdapat beberapa keringanan dan pengecualian. Suharsono menjelaskan jika ingin melukis manusia atau hewan sebaiknya beberapa potongan saja dan tidak secara detail.

    “Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti pada Rabu (21/3/2024).

    Sementara itu, lukisan yang menggambarkan pemandangan alam, pohon, dan tanaman masih diperbolehkan dalam Islam.

    “Banyak ulama yang menyarankan untuk menghindari makhluk hewan untuk dilukis. Untuk tumbuh-tumbuhan boleh saja,” lanjut Suharsono.

    Dalam situs NU Online, dijelaskan patung dan gambar semasa Nabi hidup bahkan hingga Rasulullah SAW wafat, banyak ditemukan masyarakat justru menyembah dan mengagung-agungkan dua benda tersebut.

    Imam Muslim meriwayatkan, bahwa Abu Dluha pernah berkata, “Saya dan Masruq berada di sebuah rumah yang di sana terdapat beberapa patung. Lalu Masruq berkata kepadaku, apakah ini patung Kaisar? Saya jawab, tidak. Ini adalah patung Maryam. Masruq bertanya demikian, karena menurut anggapannya bahwa lukisan itu buatan Majusi dimana mereka biasa melukis raja-raja mereka di bejana-bejana. Tetapi akhirnya ketahuan bahwa patung tersebut adalah buatan orang Nasrani.”

    Kemudian Masruq berkata, “Saya pernah mendengar Ibnu Mas’ud menceritakan apa yang ia dengar dari Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya nanti di hari kiamat ialah orang-orang yang menggambar.” (HR Muslim).

    Imam Thabari menjelaskan maksud orang yang menggambar adalah orang yang menciptakan sesuatu dan disembah selain Allah dalam keadaan dia mengetahui dan disengaja.

    Bahkan jika seseorang tidak ada maksud untuk menyembahnya, dia tetap tergolong orang yang berdosa karena menggambar menyerupai ciptaan Allah SWT. Hal ini hampir sama dengan persoalan orang yang melukis atau membuat patung terinspirasi dari makhluk yang bernyawa dengan tujuan menandingi ciptaan Allah.

    “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya ialah orang-orang yang menandingi ciptaan Allah.” (HR Muslim).

    Cerita Para Musisi Soal HIV/AIDS dalam Bingkai FotoCerita Para Musisi Soal HIV/AIDS dalam Bingkai Foto Foto: Chelsea Olivia Daffa

    Foto

    Sebagai gantinya, interior rumah bisa dihias dengan karya seni dari hasil fotografi, dibandingkan menyimpan patung atau lukisan.

    Penulis buku Fatwa-Fatwa kontemporer Syekh Al-Qardhawi yang mengutip pendapat salah satu Mufti Mesir, Al-Allamah Asy-Syekh Muhammad Bakhit Almuthí mengatakan foto bukan kegiatan menciptakan makhluk baru.

    “Foto itu hukumnya boleh karena foto bukan termasuk menciptakan makhluk baru, tetapi foto itu bagian dari gambaran makhluk yang sudah ada, ibaratnya melihat cermin, seperti melihat bayangan. Sehingga foto ini hukumnya boleh, mau ditempel di dinding dan lain sebagainya,” sebutnya.

    Gambar dari hasil kamera seperti foto keluarga, foto pemandangan, foto hewan, hingga foto bangunan tidak ada larangan untuk ditempel di dalam rumah asalkan tidak mendatangkan fitnah.

    “Maksud fitnah di sini, ketertarikan untuk melakukan perbuatan zina dan mengundang orang memiliki komentar negatif. Misalnya foto tersebut mengumbar aurat sehingga adanya zina mata,” pungkas Suharsono.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dilakukan! 5 Hal yang Membuat Ruang Tamu Terlihat Buruk



    Jakarta

    Semua orang pastinya ingin memiliki rumah yang terlihat bergaya dan nyaman, dengan ruangan-ruangan yang terlihat mewah dan besar. Salah satunya ruang tamu yang akan selalu diperhatikan orang saat memasuki rumah kamu.

    Memilih desain untuk suatu ruangan menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan. Seringkali tanpa sadar, banyak orang membuat pilihan desain yang justru membuat ruangan terlihat lebih kecil.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa kesalahan yang membuat ruang tamu di rumah terlihat tidak bergaya.


    Sebagian Dinding Beraksen

    Saat kamu memutuskan pilihan untuk dinding kamu, perlu pertimbangan untuk memilih dinding aksen. Memutuskan untuk memberikan aksen pada sebagian dinding merupakan hal yang akan berdampak negatif pada tampilan ruangan.

    Apabila ingin menambahkan hiasan, cat, atau wallpaper dinding, disarankan untuk mengaplikasikan ke semua dinding agar tampilannya lebih lengkap dan akan terlihat lebih mewah.

    Menggunakan Karpet yang Terlalu Kecil

    Memilih karpet yang terlalu kecil akan membuat ruangan terasa sempit, sebaiknya memposisikan furniture setidaknya semua kaki depan berada di atas karpet, sehingga disarankan untuk memilih karpet yang lebih besar.

    Jika sudah memiliki karpet yang ukurannya kecil, pertimbangkan untuk melapisinya di atas alas yang lebih besar. Hal ini juga menjadi cara untuk menambahkan lebih banyak warna dan tekstur ke ruang tamu kamu.

    Pencahayaan Standar

    Banyak orang yang berpikir bahwa pencahayaan ruang tamu cukup pada pencahayaan yang standar, hal ini akan membuat ruang tamu terasa membosankan.

    Disarankan untuk menggunakan pencahayaan berlapis yang akan membuat ruangan terlihat estetik dan akan menambah kesan artistik pada ruangan.

    Dinding Kosong

    Mungkin akan sulit untuk menemukan karya seni yang cocok untuk rumah kamu, tetapi jangan sampai membuat dinding di ruang tamu terlihat kosong terlalu lama.

    “Bila dinding ruang tamu kosong, tampilannya akan terlihat belum selesai dan murahan,” kata Emily Sturgess, pendiri Emily Sturgess Design.

    Disarankan untuk mencari foto yang kamu sukai atau lukisan dan barang-barang antik yang bisa menjadi pilihan untuk ditempel di setiap dinding ruang tamu kamu. Menggantung cermin juga bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dilakukan.

    Tidak Berlapis

    Ruangan yang terlihat murah akan terlihat tidak berlapis. Memadukan berbagai jenis tekstil untuk hasil yang lebih mewah bisa menjadi pilihan yang menarik.

    “Saat memilih bantal, cobalah untuk memadukan kain bertekstur (seperti boucle) dengan kain lain (seperti linen atau beludru) untuk menambah irama pada ruangan,” kata Anais Chaumien, pendiri Design by Anais.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tragis! Pengantin Simpan Foto Pernikahan di Google Drive, Endingnya Nyesek

    Malaysia

    Seorang pengantin wanita membagikan kisahnya di media sosial setelah seluruh foto pernikahannya dinyatakan hilang akibat masalah teknis. Harapannya untuk mengabadikan momen sekali seumur hidup itu pupus, sementara fotografer malah menolak bertanggung jawab.

    Itu lah yang dialami pengantin wanita yang curhat foto ketika acara pernikahanya hilang begitu saja karena masalah teknis. Ia mengaku menerima tautan yang berisi foto dari fotografer, namun tidak bisa ia buka.

    Apa perasaan kamu kalau fotografer mengirim gambar pernikahan melalui Google Drive, tapi berakhir link tersebut tidak bisa dibuka. Terakhir semua gambar hilang karena link rusak? Lebih sedih lagi fotografer malah lepas tangan. Bayarnya bukannya sedikit, padahal itu momen sekali seumur hidup,” curhatnya di media sosial dikutip dari mStar.


    Wanita yang tak disebutkan identitas aslinya ini menuturkan kejadian tersebut ia alami sekitar empat tahun yang lalu. Ia berkata juru foto tersebut sudah mengirimkan tautan yang berisi foto pernikahan yang digelar pada malam hari.

    Menjadi raja dan ratu sehari, ia pun belum sempat untuk membuka tautan tersebut. “Saat malam itu masih bisa masuk (link) kemudian belum saya lihat semua nanti saja usai bulan madu,” kenangnya.

    Dua minggu setelah acara pernikahan, dia membuka lagi tautan tersebut. Namun tidak bisa ia akses karena linknya sudah tidak tersedia. Hilang begitu saja dan pengantin tersebut lupa bertanya pada fotografer pernikahannya karena sibuk bekerja.

    Tiga bulan usai pernikahan, saya WhatsApp fotografer dan bertanya masih ada menyimpan foto pernikahan kami. Saya minta simpan dalam Flashdisk dan biaya untuk membeli Flashdisk. Fotografernya tidak apa-apa dan tidak mengatakan apa-apa,” tuturnya.

    Ia mengaku bahwa insiden tersebut sebagian disebabkan oleh kesalahannya sendiri. Namun dia juga menganggap fotografer tidak profesional.

    Pernikahan saya ini all-in, semua perencana pernikahan yang mengurusnya termasuk fotografer. Fotografer itu juga tidak memberi tahu berapa lama tautan foto itu bisa diakses,” ujarnya.

    Wanita yang berasal dari Malaysia ini mengungkapkan rasa sedih dan kecewa karena tidak bisa menyimpan foto di hari pernikahannya itu. Postingan curhatan pengantin tersebut viral, warganet memberikan beragam reaksi. Tak sedikit yang mengatakan kalau kejadian tersebut karena kesalahan pengantin sendiri.

    Saya rasa dalam kasus ini kamu perlu membaca syarat dan ketentuan fotografer, beberapa lama tautan Google Drive. Jadi, jika kamu tidak mengunduhnya dalam waktu yang ditentukan, kamu tidak bisa menyalahkan fotografer,” saut warganet.

    Seharusnya fotografer memberi tahu klien waktu tiga bulan untuk mengunduh fotonya,” saran warganet lainnya.

    (gaf/eny)

    Sumber : wolipop.detik.com

    Alhamdulillah muslimah sholihah hijab اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Satria SP
  • 6 Momen Zaskia Mecca Foto Bareng 6 Anak saat Idul Adha: Ibu Rasa Kakak

    Dalam foto yang dibagikan, Zaskia mengatakan jika suaminya sedang sakit dan tidak ikut foto bersama karena langsung istrirahat saat usai salat Idul Adha. “Qadarullah @hanungbramantyo udah 3hari lagi ga enak badan, jadi kita batal mudik ke jogja & abis shalat ied lgsg tidur..Liat bapaknya jam 7.30 da ganti baju tidur anak2 langsung mau ngikutin,” tulis Zaskia. Foto: Dok. Instagram @zaskiadyamecca.

    Sumber : wolipop.detik.com

    Alhamdulillah muslimah sholihah hijab اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Satria SP
  • Foto Gaya Hijab Mega Aulia, Pemain Sinetron Tukang Bubur Naik Haji Jadi Sorotan

    Melalui Instagram miliknya @tehmegaaulia, ia mengungkapkan rasa keberatannya. “Bismillah, assalamualaikum. Saya Teh Mega Aulia, mantan artis sinetron yang dulu saya belum menutup aurat, tapi saya sekarang sudah hijrah menutup aurat,” ucap Mega yang mengawali kariernya di industri hiburan sebagai model dan terpilih menjadi wakil Provinsi Banten di ajang kontes kecantikan Puteri Indonesia 2021. . Foto: Dok. Instagram @tehmegaaulia.



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 6 Foto Inspirasi Gaya Olla Ramlam Padukan Hijab Putih dan Outfit Kuning

    Biasanya hijabers menghindari warna kuning dan putih, karena warnanya yang cerah. Namun Olla Ramlan membuktikan bisa tampil stylish menggabungkan warna kuning dan putih. Unggahan foto OOTDnya langsung mendapatkan banjir pujian dari warganet. “Menyala mami olla🔥🔥🔥,” ujar akun @tian_aldente. “Keren dan cantikkkk,” puji akun @wijuliana82.Foto: Dok. Instagram @ollaramlan.



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 7 Foto Gaya Faby Marcelia Hadiri Kajian, Bikin Pangling Pakai Hijab

    Wanita kelahiran 7 Maret 1995 itu mengaku bersyukur bisa berada di lingkungan pertemanan yang positif. Ia berfoto bersama rekan selebriti lainnya yang turut hadir, seperti Dian Ayu Lestari, Tantri Kotak, Terry Putri dan lainnya. Foto: Dok. Instagram @fabymarcelia.



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 8 Foto Gaya Angelina Sondakh Umrah Pertama Tepat di Hari Ulang Tahun ke-47

    Puteri Indonesia 2001 ini mengungkapkan perjalanan menuju Mekkah tepat dengan hari ulang tahunnya yang ke-47. Ia tak berhenti mengucapkan rasa syukur. “Ya Allah, pada usia yang ke-47 ini, di atas langit-Mu, saat aku sedang menuju rumah suci-Mu di Mekkah, aku tersungkur dalam rasa syukur dan haru. Betapa Engkau Maha Baik, membawaku sejauh ini, meski aku tak pernah benar-benar sempurna sebagai hamba-Mu. 🥲 Ya Allah, jika usia ini adalah anugerah, maka jadikanlah ia penuh berkah. Jika langkahku selama ini penuh dosa, ampunilah aku yang begitu lemah. Jika air mata ini adalah tanda cinta, maka biarkan ia menjadi saksi betapa aku rindu akan ridha-Mu. 😭,” tulis Angie. Foto: Dok. Instagram @angelinasondakh09.



    Sumber : wolipop.detik.com