Tag: fotografi

  • Ini 10 Destinasi Liburan Menarik di Palangkaraya, Cocok bagi Pencinta Alam



    Jakarta

    Palangkaraya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, merupakan salah satu destinasi liburan yang menarik di Indonesia. Terkenal dengan keindahan alamnya yang masih asri dan budaya yang kaya, kota ini menawarkan berbagai pilihan tempat wisata yang cocok bagi para pecinta alam, petualangan, dan budaya.

    Berikut adalah beberapa destinasi liburan yang wajib dikunjungi ketika berlibur di Palangkaraya.

    1. Taman Nasional Sebangau


    Taman Nasional Sebangau merupakan salah satu kawasan konservasi hutan rawa yang terletak di Palangkaraya. Dikenal sebagai rumah bagi satwa liar seperti orangutan, beruang madu, dan berbagai jenis burung, taman nasional ini menawarkan pengalaman wisata alam yang luar biasa.

    Anda bisa melakukan trekking menyusuri hutan rawa dan menikmati keindahan alam sambil mengamati satwa liar di habitat aslinya. Taman ini juga menjadi tempat yang cocok bagi para pengamat burung dan pecinta fotografi alam.

    2. Bukit Tangkiling

    Bukit Tangkiling adalah destinasi wisata yang menawarkan panorama alam yang memukau. Terletak sekitar 25 km dari pusat kota Palangkaraya, bukit ini memberikan pemandangan hutan tropis Kalimantan yang sangat menawan.

    Di puncaknya, pengunjung dapat menikmati pemandangan Kota Palangkaraya dan sekitarnya. Bukit Tangkiling juga terkenal dengan tradisi adat Dayak yang masih dijaga oleh masyarakat sekitar, menjadikannya tempat yang menarik untuk belajar tentang budaya lokal.

    3. Kuala Kurun

    Kuala Kurun adalah ibu kota Kabupaten Gunung Mas yang terletak sekitar 100 km dari Palangkaraya. Kawasan ini dikenal dengan keindahan alamnya yang masih sangat alami.

    Jika Anda tertarik dengan wisata alam yang lebih tenang dan jauh dari keramaian, Kuala Kurun adalah pilihan yang tepat. Anda dapat menikmati pemandangan sungai, hutan tropis, dan budaya lokal suku Dayak yang khas.

    4. Danau Tahai

    Danau Tahai adalah sebuah danau alami yang terletak sekitar 20 km dari Palangkaraya. Danau ini dikelilingi oleh hutan rawa yang memberikan kesan tenang dan damai.

    Anda bisa menikmati kegiatan seperti perahu dayung atau sekadar menikmati keindahan alam sambil duduk di tepi danau. Keindahan Danau Tahai sangat cocok untuk wisatawan yang mencari ketenangan dan kedamaian di alam.

    5. Pusat Budaya Dayak

    Kalimantan Tengah, khususnya Palangkaraya, adalah rumah bagi suku Dayak yang memiliki budaya yang kaya dan unik. Di Palangkaraya, Anda bisa mengunjungi Pusat Budaya Dayak yang terletak di kawasan Tangkiling.

    Di sini, pengunjung bisa belajar tentang tradisi, adat istiadat, dan kerajinan tangan suku Dayak. Anda juga bisa menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional Dayak yang menggambarkan kehidupan mereka sehari-hari.

    6. Cultural Park Palangkaraya

    Cultural Park Palangkaraya adalah sebuah taman budaya yang memiliki berbagai fasilitas untuk wisatawan. Di tempat ini, pengunjung bisa menikmati berbagai atraksi budaya, mulai dari pertunjukan seni, pameran kerajinan tangan, hingga acara tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya masyarakat Kalimantan Tengah. Taman ini juga sering menjadi tempat untuk acara-acara besar, seperti festival seni dan budaya.

    7. Sungai Kahayan

    Sungai Kahayan adalah sungai terbesar di Kalimantan Tengah yang mengalir melalui Palangkaraya. Sungai ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat setempat dan menawarkan pemandangan yang indah.

    Anda bisa menyewa perahu untuk berkeliling sungai, menikmati keindahan alam sekitar, dan merasakan kesejukan angin sungai. Sungai Kahayan juga menjadi jalur transportasi utama bagi masyarakat lokal, sehingga Anda dapat melihat kehidupan sehari-hari masyarakat setempat di sepanjang sungai.

    8. Masjid Raya Palangkaraya

    Masjid Raya Palangkaraya adalah salah satu masjid terbesar dan terindah di Kalimantan Tengah. Masjid ini memiliki arsitektur yang megah dengan desain yang memadukan gaya modern dan tradisional. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Raya juga menjadi salah satu ikon kota Palangkaraya yang wajib dikunjungi.

    9. Hutan Kota Palangkaraya

    Hutan Kota Palangkaraya adalah ruang hijau yang terletak di pusat kota. Tempat ini sangat cocok untuk berolahraga, berjalan-jalan santai, atau sekadar menikmati udara segar di tengah kota. Hutan Kota Palangkaraya juga menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna lokal, menjadikannya tempat yang menyenangkan untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam kota.

    10. Jembatan Kahayan

    Jembatan Kahayan adalah salah satu ikon utama Palangkaraya yang menghubungkan kedua sisi Sungai Kahayan. Dengan panjang lebih dari 700 meter, jembatan ini menjadi jalur utama transportasi di kota ini dan sekaligus menjadi tempat yang ideal untuk menikmati pemandangan sungai dan kota dari ketinggian. Pada malam hari, Jembatan Kahayan terlihat sangat indah dengan cahaya lampu yang memantul di permukaan sungai.

    Palangkaraya menawarkan berbagai macam destinasi wisata yang bisa memuaskan hasrat liburan Anda, mulai dari wisata alam yang menakjubkan! Ikuti dan menangkan liburan ke Palangkaraya dengan Jerome Polin di sini. Jangan lupa untuk menjelajahi keindahan alam Palangkaya dengan booking tiketnya di BookCabin.

    (akn/ega)





    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Tips Bikin Foto Hitam Putih ala Leica Modal HP

    Jakarta

    Fotografi hitam putih memiliki daya tarik tersendiri, terutama dalam memusatkan perhatian pada tekstur dan kontras tanpa gangguan warna. Dengan menggunakan HP, kamu bisa menghasilkan foto hitam putih yang estetik ala Leica.

    Dalam workshop yang digelar komunitas fotografi mobile TwentyTwoSecond bareng Xiaomi Indonesia diterangkan kalau mengambil foto hitam putih menggunakan kamera HP memiliki keunggulan tersendiri. Dimensi smartphone yang kompak mempermudah kita untuk menangkap momen di mana dan kapan saja.

    Selain itu, HP terkini juga sudah dilengkapi dengan filter hitam putih yang lebih autentik, salah satunya dimiliki Xiaomi 14. Alhasil kita bisa membuat obyek utama atau skenario di dalam foto seolah memberikan cerita yang kuat tanpa memerlukan narasi atau caption tambahan.


    Untuk membantu kamu membuat foto hitam putih ala Leica modal HP, TwentyTwoSecond memberikan sejumlah tips:

    1. Pilih Mode Fotografi

    Banyak smartphone yang ada di pasaran, seperti Xiaomi 14, menawarkan mode foto hitam putih. Mode ini dirancang untuk meniru kualitas dan estetika kamera klasik, memberikan efek otentik dengan kualitas terbaik.

    Dengan memanfaatkan mode ini, kamu bisa menghasilkan foto hitam putih yang tajam dan penuh detail, tanpa perlu banyak pengeditan tambahan. Ini adalah cara yang praktis dan efisien untuk mendapatkan hasil fotografi yang profesional hanya dengan menggunakan smartphone.

    2. Nyalakan Opsi Grid

    Mengaktifkan opsi grid pada layar kamera adalah langkah sederhana namun sangat efektif dalam fotografi. Grid membantu kamu menyusun komposisi yang lebih seimbang dengan memanfaatkan aturan sepertiga, di mana subjek utama ditempatkan di sepanjang garis atau pada titik pertemuan garis-garis grid.

    Ini tidak hanya membuat foto lebih menarik secara visual, tetapi juga membantu menarik perhatian langsung ke subjek utama, menciptakan gambar yang lebih dinamis dan terstruktur.

    Memotret Hitam Putih ala TwentyTwoSecondSaat memotret gunakan zoom dengan bijak. Foto: TwentyTwoSecond

    3. Bijak Gunakan Zoom

    Hindari penggunaan zoom berlebihan karena dapat mengurangi kualitas foto dan membuat gambar terlihat buram. Sebaiknya, dekati objek secara fisik jika memungkinkan untuk mendapatkan detail yang tajam dan jelas. Dengan cara ini, kamu bisa memastikan hasil foto tetap berkualitas tinggi dan penuh detail, menciptakan gambar yang lebih memukau.

    4. Stabilkan Kamera

    Stabilitas adalah kunci utama dalam menghasilkan foto hitam putih yang tajam dan berkualitas. Getaran kecil pada kamera dapat menyebabkan gambar menjadi buram, terutama dalam kondisi pencahayaan rendah.

    Untuk mengatasi hal ini, gunakan tripod kecil yang dapat membantu menjaga kamera tetap stabil saat memotret. Tripod ini sangat berguna, terutama ketika kamu menggunakan kecepatan shutter yang lambat.

    Jika tidak memiliki tripod, kamu bisa mengatur posisi tubuh untuk menjaga kestabilan. Pegang kamera dengan kedua tangan dan tekankan siku pada tubuh untuk mengurangi getaran. Selain itu, tahan napas saat menekan tombol shutter untuk meminimalkan gerakan yang tidak diinginkan. Dengan menjaga kamera tetap stabil, kamu akan mendapatkan hasil foto hitam putih yang lebih tajam dan detail, menciptakan gambar yang memukau dan profesional.

    Memotret Hitam Putih ala TwentyTwoSecondPerhatikan arah cahaya saat memotret Foto: TwentyTwoSecond

    5. Perhatikan Arah Cahaya

    Memperhatikan arah cahaya saat memotret sangat penting. Cahaya yang tepat dapat menonjolkan fitur wajah dan menghilangkan bayangan yang tidak diinginkan, sehingga detail wajah terlihat jelas dan ekspresi lebih hidup.

    Untuk foto portrait misalnya, perhatikan arah cahaya agar wajah obyek utama tidak memiliki siluet pada sisi tertentu.

    6. Tentukan Tema

    Agar mempermudah pengambilan photo story bisa menentukan tema yang ingin kamu ciptakan. Tema akan membantu kamu fokus pada elemen-elemen penting dan menciptakan narasi visual yang menarik dan kohesi

    Misalnya, proses pembuatan kopi, cerita tentang peracikan atau profil barista. Dengan menentukan tema, kamu dapat mengambil sudut pandang yang lebih kuat dan menghasilkan rangkaian foto yang bercerita.

    Memotret Hitam Putih ala TwentyTwoSecondJurus Set of Three Foto: TwentyTwoSecond

    7. Jurus Set of Three

    Teknik “set of three” sering digunakan untuk membuat rangkaian cerita fotografi. Mulai dengan foto pembuka yang menampilkan keseluruhan tema yang ingin ceritakan. Kemudian, foto kedua bisa memotret setiap adegan, bisa berupa aktivitas dari yang ingin diceritakan atau subyek di dalam cerita.

    Terakhir, bisa mengambil foto detail sebagai pelengkap dari rangkaian skenario yang ingin diceritakan. Ketika rangkaian foto hitam putih sudah didapat menggunakan ketiga format tersebut, maka bisa tercipta sebuah photo story yang lebih memikat, hingga menciptakan emosi yang lebih dalam dari mereka yang melihatnya.

    (afr/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • Tips Ambil Foto Malam Ciamik Pakai Samsung Galaxy A56


    Jakarta

    Samsung Galaxy A56 sudah hadir di Indonesia dengan membawa spesifikasi yang menawan di segmen mid-range. Ponsel ini juga dilengkapi tiga kamera yang mumpuni untuk mengambil foto dalam berbagai suasana, termasuk saat malam hari.

    Fotografer profesional dan kreator Akbar Nugroho mengatakan fotografi malam saat ini merupakan tren yang sedang digemari Gen Z. Menurutnya, tips dasar yang wajib diikuti penggemar mobile photography adalah komposisi yang memperhatikan rule of third.

    “Untuk mendapatkan foto dengan komposisi yang baik kita biasanya menggunakan gridline,” kata Akbar dalam Awesome Nightography Workshop Samsung Galaxy A56 di Jakarta, Rabu (23/4/2025).


    “Subjek apapun yang akan mendekati rule of third maka itu akan menarik mata kita,” imbuhnya.

    Untuk teknik pengambilan foto yang lebih advanced, Akbar mengatakan Galaxy A56 dapat dipakai untuk mengambil foto long exposure menggunakan Pro Mode. Mode foto ini cocok untuk menangkap lanskap kota saat malam hari dengan jalanan yang ramai diisi kendaraan berlalu lalang.

    Fotografer dan kreator Akbar NugrohoFotografer dan kreator Akbar Nugroho Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET

    Sebelum mengambil foto dengan Pro Mode, Akbar menyarankan untuk mengatur ISO, kecepatan shutter, dan white balance sesuai keinginan. Setelah itu atur dan kunci titik fokus pada objek yang diinginkan.

    Untuk mengambil foto long exposure, kecepatan shutter dapat diatur di 0,5 detik untuk tetap mendapatkan tekstur objek yang bergerak. Jangan lupa turunkan ISO sampai tingkat pencahayaan sesuai keinginan.

    “Di tahun 2016 kalau saya bisa kembali ke masa lalu saya diceritain mid-range ada lho yang bisa bikin kayak gini, saya nggak akan percaya. Yang bisa bikin kayak gini paling flagship,” kata dia.

    Tren fotografi lainnya yang diminati Gen Z adalah foto refleksi yang mengandalkan genangan air atau cermin. Akbar mengatakan untuk mengambil foto refleksi seperti ini yang penting harus peka terhadap lingkungan sekitar, dan sebaiknya tunggu hujan atau setelahnya untuk mendapatkan foto yang lebih ciamik.

    “Refleksi juga bisa bikin bingung autofokus. Jadi kita sekali lagi harus saat sudah di posisi kita fokuskan autofokusnya ke mana,” pungkasnya.

    (vmp/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Tips Bikin Foto yang Lebih Bercerita ala Sandy Wijaya


    Jakarta

    Sandy Wijaya, seorang fotografer profesional ternama di Indonesia, menjelajahi keindahan eksotis Sumba, hanya berbekal Xiaomi 15T Pro.

    Dalam ekspedisi ini, Sandy membuktikan bahwa kamera Xiaomi 15T Pro benar-benar mampu menghasilkan “masterpiece” layaknya kamera profesional, mengabadikan setiap emosi dan detail budaya di pulau tersebut.

    “Xiaomi 15T Pro ini sangat cocok bukan hanya untuk fotografer profesional, tapi juga bagi siapa saja yang serius ingin memaksimalkan kemampuan kamera di smartphone mereka,” kata Sandy, dalam keterangan yang diterima detikINET.


    Menurutnya, fitur telephoto menjadi “kartu as” yang membuat pengalaman memotret menjadi lebih fleksibel dan profesional.

    “Dengan smartphone, kita bisa lebih leluasa mendekat ke subjek tanpa membuatnya merasa terintimidasi, seperti saat menggunakan kamera besar. Dengan mendekat ke objek, kita bisa mengabadikan detail-detail foto yang mungkin tidak terlihat dari jarak jauh,” tambahnya.

    FItur tele foto lewat lensa Leica 5x Pro Telephoto 50MP yang ada di Xiaomi 15T Pro ini ini menemani lensa kamera utama 50MP dan ultra-wide 12MP, yang memberikan rentang focal length dari 15mm sampai 230mm.

    “Kehadiran Xiaomi 15T Series ini menjadi bentuk komitmen Xiaomi untuk menghadirkan teknologi terkini dan memudahkan penggunanya dalam menghasilkan mahakarya hanya dengan menggunakan smartphone. Dengan begitu, tren mobile photography bisa lebih menyebar lagi, dan semua orang bisa menyalurkan kreativitas masing-masing serta cara mereka dalam melihat dunia di sekitarnya,” kata Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia, dalam keterangan yang sama.

    Kemudian Sandy pun membagikan tiga tips untuk membuat foto yang lebih bercerita. Menurutnya, tiga tips ini esensial untuk pecinta fotografi mobile yang mau membuat “Masterpieces far closer” menggunakan Xiaomi 15T Series.

    3 Tips Menciptakan Foto yang Lebih Bercerita

    Jangan Takut Bereksperimen dengan Perspektif

    Hasil Kamera Xiaomi 15T ProHasil Kamera Xiaomi 15T Pro Foto: Dok. Xiaomi Indonesia

    Sering kali, objek yang sama bisa menghasilkan cerita yang berbeda hanya dengan mengubah lensa atau sudut pandang (angle). Sehingga, jangan hanya terpaku pada lensa utama. Lensa Telephoto pada Xiaomi 15T Series, khususnya Leica 5x Pro Telephoto di versi Xiaomi 15T Pro, dapat memberikan perspektif yang unik dan dramatis, menonjolkan subjek serta menciptakan latar belakang yang indah.

    Manfaatkan juga fitur-fitur pendukung yang membuat eksplorasi jadi lebih menyenangkan, seperti Master Portrait yang hadir dengan efek bokeh baru, dan efek Wide atau Bubbles, serta Leica Street Photography Mode untuk mengubah pilihan focal length secara instan dari 28mm, 35mm, 50mm, 75mm, hingga 135mm.

    Ciptakan Efek Dramatis dengan Memaksimalkan Cahaya

    Hasil Kamera Xiaomi 15T ProHasil Kamera Xiaomi 15T Pro Foto: Dok. Xiaomi Indonesia

    Jangan batasi diri pada area yang terang benderang. Foto paling dramatis justru sering tercipta dari kontras antara terang dan gelap. Lensa Optik Leica Summilux pada Xiaomi 15T Pro memiliki aperture yang sangat besar, mencapai ƒ/1.62. Secara sederhana, ini berarti kamera mampu menangkap cahaya jauh lebih banyak dibandingkan kamera smartphone biasa.

    Dengan kemampuan ini, jangan ragu untuk mengeksplorasi area-area yang lebih “gelap”. Kamera akan tetap mampu menangkap detail, tekstur, dan kontras yang hidup, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Eksplorasi bayangan (shadow) dan cahaya yang masuk (highlight) dapat mengubah suasana foto secara total, menjadikannya sebuah masterpiece yang penuh kedalaman.

    Dekati Subjek dengan Optical Zoom

    Hasil Kamera Xiaomi 15T ProHasil Kamera Xiaomi 15T Pro Foto: Dok. Xiaomi Indonesia

    Semakin dekat kita dengan objek atau subjek yang difoto, maka kita bisa mengabadikan detail-detail yang mungkin luput dari jauh, seperti tekstur kain atau warna mata. “Di Ratenggaro, saya bertemu banyak warga Sumba. Saya senang bisa memotret ekspresi dan aksinya. Menurut saya, dengan berada lebih dekat dengan subjek foto, saya bisa semakin menghidupkan cerita yang ingin saya bagikan, dan Xiaomi 15T Pro menjadikan setiap detail foto terasa lebih sinematik,” tutur Sandy.

    Jika kondisi kurang memungkinkan untuk mendekati subjek secara fisik, kemampuan Optical Zoom Xiaomi 15T Pro adalah kunci untuk mewujudkannya.

    “Gunakan zoom untuk memenuhi frame Anda dengan subjek. Dengan mendekatkan objek, misalnya dengan 5x Optical Zoom, Anda tidak hanya menangkap gambar, tetapi juga emosi yang lebih intim, tekstur detail, dan cerita yang lebih dalam. Ini adalah cara paling efektif untuk membuat foto Anda lebih personal, dan lebih ekspresif, karena Anda fokus pada esensi subjek tanpa kompromi kualitas,” tutupnya.

    (asj/asj)



    Sumber : inet.detik.com