Tag: fulbright

  • 4 Beasiswa S1-S3 Luar Negeri yang Buka Awal Tahun 2025, Ayo Segera Daftar!


    Jakarta

    Penawaran beasiswa bagi mahasiswa sarjana (S1), magister (S2) hingga doktor (S3) terbuka setiap tahun dari berbagai institusi baik itu berasal dari pemerintah Republik Indonesia maupun lembaga dan pemerintah asing.

    Pendaftaran sejumlah beasiswa luar negeri masih ada yang terbuka atau baru dibuka pada awal tahun 2025 mendatang. Detikers yang berminat untuk berkuliah atau melanjutkan studi di luar negeri dapat menggunakan informasi ini untuk mempersiapkan melamar beasiswa tersebut.

    Dikutip dari unggahan Instagram @satudikti milik Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), berikut beberapa beasiswa yang bisa detikers coba.


    Daftar Beasiswa Luar Negeri yang Buka Awal Tahun 2025

    1. Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST)

    Siapa nih detikers yang mau melanjutkan pendidikan ke negara Korea Selatan? Beasiswa KAIST bisa jadi pilihan yang tepat untuk menjawabnya.

    Pendaftaran beasiswa KAIST dibuka sejak 6 November 2024 sampai 7 Januari 2025. Beasiswa KAIST akan menanggung biaya kuliah S2-S3 selama 4-10 semester.

    Selain itu, penerima beasiswa memperoleh tunjangan hidup sebesar 350.000 KRW (± Rp 3,9 juta) per bulan untuk jenjang S2 dan 400.000 KRW (± Rp 4,5 juta) per bulan untuk jenjang S3.

    Bagi detikers yang ingin mencoba beasiswa ini, bisa dipersiapkan syarat pentingnya terlebih dahulu yakni nilai TOEFL iBT minimal 83/IELTS minimal 6,5/TOEIC listening dan reading minimal 720/TEPS minimal 326.

    Untuk informasi lebih lengkap tentang beasiswa KAIST dan formulir pendaftaran bisa detikers akses pada laman ini ya https://www.kaist.ac.kr/en/.

    2. Doha Institute

    Doha Institute menyediakan beasiswa untuk studi S2 di Qatar. Batas pendaftaran beasiswa ini untuk tahun ajaran 2025 yakni 15 Januari 2025.

    Beasiswa S2 Doha Institute akan menanggung biaya kuliah secara penuh. Selain itu, penerima tak usah repot mencari asrama karena beasiswa ini sudah ikut menanggungnya.

    Syarat daftar beasiswa Doha Institute cukup mudah yakni pelamar tidak boleh mendapatkan beasiswa lain, mengumpulkan dokumen yang diminta, memiliki skor IELTS minimal 5,5 atau TOEFL iBT minimal 59 serta surat keterangan resmi yang menyatakan bahwa perkuliahan S1 pelamar sebelumnya menggunakan bahasa Inggris.

    Mau coba daftar beasiswa ini? Detikers bisa kunjungi langsung website resminya di https://www.dohainstitute.edu.qa/en/Admissions-Office/Pages/default.aspx

    3. Beasiswa LPDP

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) setiap tahunnya. Beasiswa LPDP termasuk beasiswa yang tinggi peminatnya.

    Tak hanya memberikan opsi kampus luar negeri, beasiswa LPDP juga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan S2 atau S3 di kampus dalam negeri. Pendaftaran LPDP terdiri dari dua kloter.

    Kloter pertama dibuka pada Januari – Februari 2025. Sementara kloter 2 dibuka pada Juni – Juli 2025.

    Sebelum mendaftar beasiswa LPDP, alangkah baiknya detikers menyiapkan syarat penting ini sesuai dengan tujuan jenis beasiswanya. Syarat untuk pendaftar magister dalam negeri berupa nilai TOEFL ITP minimal 500, TOEFL iBT minimal 61, TOEFL PTE minimal 50, atau IELTS minimal 6,0.

    Sedangkan bagi pendaftar kampus luar negeri harus mempunyai minimal nilai TOEFL iBT 80, PTE 58, IELTS 6,5. Kemudian bagi pelamar doktor luar negeri wajib mempunyai minimal nilai TOEFL iBT 94, PTE 65, dan IELTS 7,0.

    Agar tidak ketinggalan informasi pendaftaran beasiswa LPDP, detikers bisa pantau website resmi LPDP di https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    4. Fulbright

    Beasiswa selanjutnya yang masih buka hingga awal tahun 2025 adalah Fulbright. Beasiswa Fulbright membuka pendaftaran hingga Februari 2025.

    Beasiswa ini bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan S2 (1-2 tahun) atau S3 (3 tahun). Penyedia beasiswa ini adalah American Indonesian Exchange Foundation (Aminef) sehingga pilihan kampus yang bisa dipilih hanya berada di Amerika Serikat.

    Salah satu keunggulan beasiswa Fulbright adalah tidak ada syarat minimal usia. Namun, beasiswa ini menekankan pada kemampuan calon mahasiswa dalam berbahasa Inggris.

    Syarat minimal nilai TOEFL ITP untuk jenjang S2 yakni 550, TOEFL iBT 80, IELTS 6,5 atau Duolingo 125. Sedangkan untuk pelamar S3 mempunyai nilai minimal TOEFL ITP 575, TOEFL iBT 90, IELTS 7,0 atau Duolingo minimal 135.

    Pendaftaran bisa dilakukan lewat laman resmi Aminef yakni https://stu.aminef.or.id/grantee/.

    Demikian, informasi seputar daftar beasiswa yang masih buka hingga awal tahun 2025. Selamat mencoba ya detikers!.

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Fulbright 2025 S2-S3 Dibuka, Tanpa Batas Usia!


    Jakarta

    Beasiswa Fulbright Master’s Degree Scholarship tengah dibuka hingga 15 Februari 2025 mendatang. Peminat kuliah S2 dan S3 di perguruan tinggi Amerika Serikat asal Indonesia dapat mendaftar.

    Dikutip dari laman American Indonesian Exchange Foundation (Aminef), beasiswa Fulbright termasuk beasiswa tanpa batas usia bagi pendaftar S2 maupun S3. Simak komponen beasiswa, syarat dan cara daftarnya di bawah ini.

    Komponen Beasiswa Fulbright 2025

    Beasiswa Fulbright dapat digunakan untuk pendidikan S2 berdurasi 1-2 tahun dan S3 hingga 3 tahun. Beasiswa awal akan diberikan untuk 1 tahun dan dapat diperbarui untuk tahun kedua berdasarkan capaian akademik masing-masing awardee.


    Berikut komponen beasiswa Fulbright:

    • Ongkos mobilisasi internasional.
    • Uang kuliah dan biaya lainnya yang dibebankan pada prodi pilihan.
    • Asuransi kesehatan/kecelakaan.
    • Monthly maintenance (seperti biaya hidup dan tempat tinggal).
    • Buku.
    • Komputer.
    • Tunjangan in-transit.
    • Aktivitas profesional.

    Syarat Beasiswa Fulbright 2025 S2 dan S3

    • Warga Negara Indonesia, tidak sedang tinggal di AS atau permanent resident di AS.
    • Memiliki rekam akademik unggul
    • IPK minimal 3.0 dari 4.0.
    • Mahir berbahasa Inggris, dengan skor:
      – S2: TOEFL ITP minimal 550, TOEFL iBT 80, IELTS 6.5, atau Duolingo 125.
      – S3: TOEFL ITP minimal 575, TOEFL iBT 90, IELTS 7.0, atau Duolingo 135.
    • Sudah mempersiapkan dan menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih.
    • Melamar pada bidang studi yang selaras dengan latar pendidikan sebelumnya.
    • Menunjukkan kemampuan untuk menyelesaikan pendidikan penuh waktu atau melaksanakan riset di AS.
    • Memiliki kemampuan kepemimpinan, dalam hal ini menunjukkan potensi untuk mencapai posisi dengan tanggung jawab signifikan di bidang masing-masing, diindikasikan dengan pengalaman akademik dan profesional.
    • Berpengalaman di bidang pelayanan masyarakat.
    • Menunjukkan komitmen untuk kembali ke Indonesia usai merampungkan program beasiswa.
    • Bersedia untuk bekerja minimal selama 5 tahun sebelum pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa.
    • Pendaftar S2 wajib sudah memiliki gelar S1.
    • Pendaftar S3 wajib sudah memiliki gelar S2.
    • Pendaftar S3 berencana bertugas atau kembali ke posisinya di bidang akademik usai lulus pendidikan gelar.
    • Tidak sedang mengikuti program akademik, pelatihan, atau program riset di AS.
    • Tidak sedang kuliah, tinggal, atau bekerja di luar Indonesia.
    • Tidak pernah ikut program pertukaran yang disponsori atau didanai Pemerintah AS dengan durasi lebih dari 6 minggu dan sudah tinggal di Indonesia lagi selama 2 tahun per tanggal pendaftaran.
    • Tidak mendaftar izin menetap di AS.
    • Tidak sedang kuliah di pendidikan gelar lainnya.
    • Tidak sedang menerima beasiswa pada saat mendaftar.
    • Tidak sedang mendaftar ke program sejenis untuk memperoleh gelar ganda.
    • Bukan karyawan, anggota keluarga dekat karyawan, atau tanggungan karyawan Aminef, Kedutaaan Besar AS, atau Departemen Negara Bagian AS.
    • Bukan pegawai lokal yang bertugas untuk misi AS di luar negeri, Departemen Negara Bagian AS, dan atau Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), maupun mantan pegawai yang belum 1 tahun putus kontrak dengan instansi di atas.

    Syarat Dokumen

    • Salinan KTP atau paspor.
    • Salinan transkrip akademik dan ijazah dalam bahasa Indonesia dan terjemahan ke bahasa Inggris.
    • Tiga surat rekomendasi dari pemberi kerja atau dosen universitas dalam bahasa Inggris.
    • Salinan sertifikat TOEFL ITP atau yang setara terbaru (kurang lama 2 tahun terakhir).
    • CV dalam bahasa Inggris.
    • Formulir pendaftaran berisi 1 halaman tujuan kuliah, 1 halaman personal statement, bibliografi kaya tulis yang sudah dipublikasi, dan sampel tulisan akademik.

    Cara Daftar Beasiswa Fulbright 2025

    • Penuhi persyaratan dan lengkapi dokumen persyaratan.
    • Buat akun di https://stu.aminef.or.id/grantee/.
    • Isi formulir pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan sebelum batas waktu.
    • Pastikan kembali isi formulir dan dokumen sudah benar karena tidak bisa diganti setelah klik Submit.
    • Submit lamaran sebelum tanggal tutup pendaftaran beasiswa utuk menghindari laman error.

    Informasi pendaftaran beasiswa Fulbright 2025 S2 dan S3 bisa dilihat lebih lanjut di https://www.aminef.or.id/ dan https://www.aminef.or.id/grants-for-indonesians/faq/. Semoga bermanfaat!

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa FLTA 2024 Dibuka, Guru Bisa Ngajar Bahasa Indonesia di Kampus Amerika!



    Jakarta

    American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) bersama Fulbright Indonesia menyediakan beasiswa non gelar bagi guru di Tanah Air. Beasiswa ini memberikan kesempatan guru bahasa Indonesia atau bahasa Inggris mengajar di kampus Amerika.

    Awardee akan menjadi asisten pembelajaran dan mengajar selama satu tahun akademik. Per minggu, para guru berkesempatan mengajar hingga 20 jam.

    Selain mengajar, penerima beasiswa diberikan kesempatan belajar sebagai mahasiswa di beragam mata kuliah, minimal di dua mata kuliah Kajian Amerika dan Mengajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Kedua. Kesempatan ini memungkinkan awardee sekaligus meningkatkan kemahiran bahasa Inggris dan memperluas jejaring sosial dengan mahasiswa di kampus tujuannya.


    Bagi yang tertarik, pendaftaran masih dibuka hingga 15 April 2024. Apa saja syarat mendaftar beasiswa ini? Dikutip dari laman Aminef, berikut informasi lengkapnya:

    Persyaratan Pengajar Bahasa Asing Fulbright 2024

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia selama mendaftar dan proses seleksi
    • Bukan penduduk tetap atau warga negara AS, atau sedang tinggal di AS
    • Berbakat dalam memimpin dan melakukan pelayanan sosial
    • Siap dan berkomitmen terhadap bidang studi pilihan mereka
    • Mahir berbahasa Inggris
    • Memiliki catatan akademis yang baik
    • Mempunyai kesungguhan dapat menyelesaikan program profesional di AS
    • Bukan karyawan atau anggota keluarga dekat atau tanggungan karyawan Aminef, atau Kedutaan Besar AS, atau Departemen Luar Negeri AS
    • Tidak menerima beasiswa lain saat mengajukan beasiswa ini
    • Menunjukkan komitmen yang kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan fellowship

    Syarat Khusus

    • Mempunyai pengalaman minimal satu tahun sebagai guru penuh waktu bahasa Inggris atau bahasa Indonesia di sekolah menengah atau universitas
    • Dapat menjadi asisten pengajar dan mahasiswa di kampus tujuan
    • Lulusan S1 atau S2
    • Memiliki skor TOEFL ITP minimal 550, atau skor TOEFL iBT 80, atau skor IELTS 6,5, atau skor Duolingo 110

    Dokumen Persyaratan Pengajar Bahasa Asing Fulbright 2024

    1. Formulir pendaftaran
    2. Salinan skor TOEFL ITP, atau TOEFL iBT, atau skor IELTS, atau Duolingo terbaru (maksimal dua tahun)
    3. Tiga surat referensi dari atasan kerja saat ini, instruktur atau profesor
    4. Salinan transkrip akademik dan ijazah (dalam bahasa asli dan bahasa Inggris)
    5. Salinan KTP atau paspor
    6. Daftar riwayat hidup

    Cara Daftar Pengajar Bahasa Asing Fulbright 2024

    1. Buka laman https://stu.aminef.or.id/grantee/
    2. Membuat akun sesuai instruksi yang ada
    3. Mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah berkas sesuai ketentuan
    4. Setelah formulir dan berkas dikirim, pelamar tidak bisa mengubahnya. Oleh karena itu, perhatikan baik-baik data yang diisikan sebelum mengirimkan data diri
    5. Jika ada kendala atau informasi yang kurang dipahami bisa menanyakannya langsung ke infofulbright_ind@aminef.or.id

    Nah, itulah informasi seputar beasiswa mengajar bahasa Indonesia di Amerika Serikat. Yuk segera daftarkan dirimu, detikers!

    (cyu/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Cara Dapat Beasiswa di University of Pennsylvania, Simak!



    Jakarta

    University of Pennsylvania (UPenn) sedang ramai dibahas di media sosial. Kampus yang terletak di Amerika Serikat ini memang termasuk ke dalam universitas top.

    Berdasarkan pemeringkatan QS WUR 2025, UPenn menjadi kampus terbaik di dunia urutan ke-11. UPenn mempunyai 52 program sarjana dan 15 program pascasarjana.

    Selain itu, kampus UPenn menyediakan berbagai beasiswa bagi mahasiswanya. Baik beasiswa dari pemerintah, organisasi, alumni, perusahaan, dan masing-masing negara asal (mahasiswa internasional).


    Lantas, bagaimana cara mendapatkan beasiswa di UPenn? Mengutip berbagai sumber, ini langkah-langkahnya:

    Lewat Beasiswa Dalam Negeri

    Cara lazim dicoba oleh mahasiswa untuk meraih beasiswa di UPenn adalah lewat bantuan yang disediakan Pemerintah Indonesia sendiri. Berikut beberapa beasiswa dalam negari dengan pilihan kampus UPenn:

    1. Beasiswa LPDP

    Beasiswa LPDP disediakan oleh pemerintah RI lewat Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Jika detikers ingin meraih beasiswa pendanaan di UPenn bisa mencoba daftar beasiswa LPDP.

    Dikutip dari laman LPDP, kampus UPenn termasuk perguruan tinggi tujuan paling banyak dipilih. UPenn menduduki urutan ke-13 sebagai kampus luar negeri paling banyak dipilih dalam beasiswa LPDP.

    2. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) merupakan skema beasiswa yang disediakan oleh Kementerian Agama dan LPDP bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengembangakan karier, pengalaman, dan jaringan kampus di dalam dan luar negeri.

    Ada berbagai banyak pilihan program dalam BIB yakni S1, S2, S3, kemitraan, dan double degree. Pelamar beasiswa BIB bisa memilih UPenn sebagai pilihan kampus luar negeri.

    3. Beasiswa Indonesia Maju

    Beasiswa Indonesia Maju (BIM) juga menyediakan banyak pilihan kampus tujuan luar negeri bagi mahasiswa Indonesia. Salah satunya University of Pennsylvania.

    BIM bisa dicoba untuk beberapa kalangan seperti calon guru SMK, dosen, dan pelaku budaya. Salah satu syarat untuk mendapat beasiswa BIM adalah sudah diterima di UPenn dibuktikan lewat Letter of Acceptance.

    Lewat Beasiswa dari Pemerintah AS

    Pemerintah AS menyediakan dana pendidikan bagi mahasiswa internasional termasuk Indonesia. Bantuan tersebut disalurkan lewat beasiswa Fulbright.

    Beasiswa Fulbright bisa dicoba bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi master maupun doktoral. UPenn pun termasuk ke dalam salah satu pilihan kampus di beasiswa ini lho.

    Lewat Beasiswa Langsung di UPenn

    Mengutip laman resminya, UPenn menyediakan berbagai beasiswa untuk mahasiswa sarjana hingga pascasarjana. Berikut beberapa beasiswa yang tersedia:

    1. Penn Grant

    Penn Grant ditujukan bagi mahasiswa sarjana. Beasiswa ini dapat membiayai kuliah mahasiswa hingga semester 8.

    2. Named Scholarship

    Beasiswa jenis ini dibiayai oleh para alumni UPenn. Named Scholarship berlaku bagi mahasiswa S1.

    3. Graduate Grants and Scholarships

    Beasiswa ini tersedia di 12 sekolah pascasarjana UPenn, tapi dengan kuota terbatas. Penilaian beasiswa berdasarkan pada prestasi akademis dan profesional. Informasi lebih lengkapnya bisa dilihat di https://srfs.upenn.edu/financial-aid/grants-and-scholarships ya.

    Itulah beberapa cara memperoleh beasiswa di University of Pennsylvania. Semoga membantu ya!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2-S3 Fulbright Dibuka, Tanpa Batas Usia


    Jakarta

    American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) membuka pendaftaran Fulbright Master’s Degree Scholarship dan Fulbright Doctoral Degree Scholarship hingga 18 Februari 2026. Beasiswa S2 dan S3 Fulbright bagi Warga Negara Indonesia ini tanpa batas usia.

    Beasiswa Fulbright S2 mendanai studi 1-2 tahun jenjang magister di Amerika Serikat. Peminat beasiswa bisa melamar pada bidang studi apapun, kecuali bidang kedokteran yang terkait perawatan pasien atau kontak klinis dengan pasien.

    Ketentuan bidang studi di atas juga berlaku bagi peminat beasiswa program PhD. Proposal bidang humaniora, seni, ilmu sosial, serta sains, teknologi, engineering, matematika (STEM), dan kesehatan dapat diterima.


    Beasiswa Fulbright S2-S3

    Dikutip dari laman AMINEF, beasiswa ini meliputi:

    • Biaya kuliah
    • Tiket pesawat pulang pergi
    • Tunjangan menetap
    • Tunjangan buku
    • Tunjangan komputer
    • Biaya aplikasi visa J-1 (untuk penerima beasiswa) dan biaya aplikasi visa J-2 (untuk tanggungan)
    • Tunjangan bagasi berlebih (setelah menyelesaikan program)
    • Tunjangan hotel (setelah menyelesaikan program)
    • Tunjangan hidup bulanan (stipend) untuk menutupi biaya akomodasi dan hidup
    • Tunjangan kesehatan Fulbright (ASPE).

    Perlu digarisbawahi, tunjangan hidup Fulbright dari AMINEF tidak menanggung biaya hidup tanggungan. Jika ingin membawa pasangan dan anak (maksimal usia 21 tahun), permohonan dapat dilakukan setelah menyelesaikan semester pertama dengan menunjukkan kemampuan finansial yang mendukung hidup dan asuransi selama tanggungan berada di AS.

    Syarat Beasiswa Fulbright 2026

    Terdapat sejumlah perbedaan antara syarat beasiswa S2 dan S3 Fulbright. Simak syarat beasiswa per jenjang di bawah ini.

    Syarat Beasiswa S2 Fulbright

    • Memiliki gelar sarjana (S1)
    • IPK minimal 3,0 dari 4,00
    • Mampu berbahasa Inggris, dibuktikan dengan skor TOEFL ITP minimal 550, atau skor TOEFL iBT minimal 80, atau skor IELTS minimal 6.5, atau skor Duolingo minimal 125
    • Merupakan warga negara Indonesia, bukan penduduk tetap AS atau saat ini tinggal di AS
    • Memiliki kualitas kepemimpinan
    • Menunjukkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
    • Punya persiapan dan komitmen nyata terhadap bidang studi yang dituju
    • Memiliki prestasi akademis yang luar biasa
    • Menunjukkan secara realistis dapat menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
    • Menunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright
    • Bersedia bekerja minimal 5 tahun sebelum pensiun, setelah menyelesaikan program beasiswa

    Syarat Beasiswa S3 Fulbright

    • Menyandang gelar master (S2)
    • IPK minimal 3,0 dari skala 4,0
    • Mahir berbahasa Inggris, dibuktikan dengan skor TOEFL ITP minimal 575, skor TOEFL iBT minimal 90, skor IELTS minimal 7.0, atau skor Duolingo minimal 135
    • Berencana mengambil atau kembali ke posisi akademis setelah menyelesaikan gelar
    • Merupakan warga negara Indonesia; bukan penduduk tetap AS atau saat ini tinggal di AS
    • Memiliki kemampuan kepemimpinan
    • Menunjukkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
    • Memiliki persiapan dan komitmen nyata terhadap bidang studi yang dipilih
    • Memiliki prestasi akademis yang luar biasa
    • Menunjukkan dapat secara realistis menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
    • Menunjukkan komitmen yang kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright
    • Bersedia bekerja minimal 5 tahun sebelum pensiun, setelah menyelesaikan program beasiswa

    Cara Daftar Beasiswa Fulbright

    • Buat akun di https://stu.aminef.or.id/grantee/
    • Mulai proses pendaftaran
    • Simpan draf aplikasi atau perbarui sesuai kebutuhan hingga pengajuan
    • Cek kembali sebelum mengajukan pendaftaran final karena tidak dapat diubah.
    • Peminat beasiswa disarankan mengajukan lamaran lebih awal agar tidak terkendala sistem di periode akhir pendaftaran.
    • Link beasiswa Fulbright S2, klik DI SINI
    • Link beasiswa Fulbright S3, klik DI SINI

    Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Peluang Riset di AS, Pendaftaran Program Diperpanjang!


    Jakarta

    Pendaftaran Fulbright US-ASEAN Visiting Scholar Program diperpanjang. Semula dibuka sampai 1 Desember 2025, periode pendaftaran kini berlangsung hingga 15 Desember 2025.

    Program American Indonesia Exchange Foundation (AMINEF) – Fulbright Indonesia ini membuka kesempatan bagi akademisi dan peneliti RI untuk mengembangkan atau memperbarui penelitian bersama rekan di universitas terakreditasi di Amerika Serikat. Peserta program juga bisa meneliti bersama lembaga penelitian nirlaba AS, baik negeri maupun swasta.

    Visiting scholar dalam program ini akan meneliti dan berkontribusi pada isu-isu prioritas yang berdampak pada hubungan AS-ASEAN, isu prioritas ASEAN, dan/atau yang berimplikasi jelas bagi seluruh kawasan ASEAN. Program ini memprioritaskan penelitian tentang topik-topik hubungan AS-ASEAN yang memiliki signifikansi regional, bukan yang bilateral.


    Pendaftar yang terpilih akan berangkat ke AS untuk riset selama 3-4 bulan pada paruh pertama 2027 di AS. Sebelumnya, cermati dan penuhi persyaratan berikut.

    Hibah Riset US-ASEAN Visiting Scholar

    Hibah ini meliputi:

    • Tunjangan bulanan antara USD 3.164 – USD 4.805 (Rp 52,7 juta – Rp 80,1 juta) per bulan, tergantung pada kota di AS
    • Tiket pesawat kelas ekonomi pergi-pulang direct, serta tunjangan transit dan bagasi USD 600 (Rp 10 juta)
    • Tunjangan profesional dan pemukiman USD 2.233 (Rp 37,2 juta)
    • Biaya laboratorium atau penelitian universitas yang memenuhi syarat, pertimbangan kasus per kasus
    • Biaya laboratorium dan penelitian universitas yang memenuhi syarat hingga USD 3.000 (Rp 50 juta), jika diperlukan

    Sebagai catatan, tidak ada komponen hibah yang disediakan untuk tanggungan. Adapun jelang akhir program sekitar Maret 2027, peserta biasanya akan berkumpul di Washington, DC.

    Syarat Program Riset US-ASEAN Visiting Scholar

    • Warga negara Indonesia
    • Berdomisili di Indonesia selama pencalonan dan proses seleksi berlangsung
    • Bersedia kembali ke Indonesia usai menyelesaikan program riset di AS
    • Merupakan staf pengajar universitas, Kementerian Luar Negeri, pejabat pemerintah, profesional sektor swasta, perwakilan lembaga think tank, atau personel dari organisasi lain yang berfokus pada isu-isu AS-ASEAN
    • Memiliki rekam jejak prestasi akademis atau profesional yang signifikan
    • Mahir berbahasa Inggris
    • Diutamakan yang belum memiliki pengalaman terkini dan substansial di Amerika Serikat
    • Tidak sedang mengajar, belajar, atau melakukan riset di AS
    • Belum pernah menerima hibah Fulbright dalam 5 tahun terakhir
    • Belum pernah ke AS sebagai J-1 Exchange Visitor kategori profesor atau peneliti dalam 2 tahun terakhir
    • Bukan pegawai, anggota keluarga pegawai, atau tanggungan pegawai AMINEF, Kedutaan Besar (Kedubes) AS, atau US Department of State

    Bidang Riset

    • Pendaftar dapat mengangkat topik yang mendukung inisiatif ASEAN dan tujuan AS di kawasan ASEAN, seperti dukungan terhadap:
      • Integrasi ekonomi dan pasar keuangan regional
      • Keamanan dan kebijakan AI
      • Integrasi teknologi
      • Perluasan kerja sama maritim
      • Pendidikan
      • Teknologi pangan
      • Ilmu informasi
      • Jurnalisme
      • Hukum
      • Administrasi publik
      • Kesehatan masyarakat
      • Perdagangan
      • Investasi
    • Program dan topik yang dipilih harus mencerminkan bidang prioritas Sekretariat ASEAN dan Misi AS untuk ASEAN
    • Program dan topik pilihan harus dapat mencerminkan prioritas dan relevansi bagi negara yang mengajukan nominasi
    • Diprioritaskan bagi proyek penelitian bercakupan regional, dan/atau memiliki implikasi yang jelas bagi seluruh kawasan ASEAN.

    Dokumen Persyaratan

    • Formulir pendaftaran
    • Pernyataan proyek riset sepanjang 3-5 halaman
    • Daftar pustaka, maksimal 3 halaman
    • Curriculum vitae (CV), maksimal 6 halaman
    • Surat undangan dari institusi tuan rumah di AS lebih disukai; tidak wajib saat pendaftaran, tetapi wajib disertakan sebelum seleksi akhir/keberangkatan
    • Tiga surat rekomendasi
    • Salinan transkrip akademik dan ijazah dalam bahasa asli dan terjemahannya dalam bahasa Inggris
    • Salinan dokumen identitas yang sah, yakni KTP atau paspor

    Cara Daftar

    • Buat akun di https://stu.aminef.or.id/grantee/
    • Unduh dan cermati Instruksi Pengisian Aplikasi Daring Program Beasiswa Fulbright US – ASEAN Visiting Scholar
    • Isi dan lengkapi pendaftaran, progres dapat disimpan untuk dilanjutkan kemudian
    • Selesaikan proses pendaftaran dan kirimkan lamaran.

    Informasi hibah riset US-ASEAN Visiting Scholar dari Aminef-Fulbright Indonesia ini dapat dicek lebih lanjut dengan klik di SINI dan akun Instagram @fulbrightindonesia. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com