Tag: Fundstrat

  • Fundstrat:Bitcoin Masih Butuh Beberapa Bulan Lagi untuk Pemulihan Yang Stabil

    Bitcoin (BTC) mungkin perlu beberapa bulan lagi untuk pulih dari kehancurannya baru-baru ini, menurut laporan baru-baru ini yang diterbitkan oleh Fundstrat Global Advisors.

    Segi teknis di balik harga Bitcoin tidak dalam kondisi yang baik, sesuai laporan Fundstrat yang diterbitkan beberapa hari lalu, meskipun cryptocurrency telah melonjak lebih dari 13% sejak saat itu. Namun demikian, BTC masih turun 36% dari puncaknya di Februari di atas level $ 10.000.

    Penurunan baru-baru ini dipicu oleh penurunan tajam di pasar tradisional (karena virus corona) menyebabkan harga Bitcoin kembali ke Rp 65 juta. Analis teknis Fundstrat, Rob Sluymer, mengatakan bahwa aksi harga telah dikompromikan dengan buruk.

    “Untuk saat ini, secara teknis kami akan kembali memberikan Bitcoin manfaat dari keraguan bahwa Bitcoin sedang mencoba untuk melakukan bottoming tetapi mengakui Bitcoin kemungkinan akan membutuhkan beberapa bulan konsolidasi untuk memperbaiki penurunan teknis sekarang.”

    Sluymer pun mengatakan:

    “Keruntuhan crypto selama seminggu terakhir mencerminkan kepanikan ‘get me out of everything’ yang mendominasi semua kelas aset, apakah mereka defensif (obligasi dan emas) atau tidak (ekuitas). Nilai Lower High dan Lower Low tersedia untuk Bitcoin, meninggalkan profil jangka panjang yang rentan.”

    Terlepas dari segalanya, situasinya tidak seburuk itu. Cryptocurrency berhasil bertahan di atas MA 200 minggu. Menurut analis Fundstrat, ini adalah level Support jangka panjang yang penting untuk sebagian besar aset. Ini telah bekerja dengan baik untuk Bitcoin selama Crash serupa di tahun 2015 dan 2018.

    Pada hari Rabu, mata uang crypto ini mulai bergerak secara independen dari aset tradisional ketika yang terakhir sedang menguji level terendah baru.

    Koin digital stabil selama lebih dari seminggu sebelum melonjak lebih dari 20% pada hari Kamis, yang merupakan kenaikan satu hari terbesar sejak Oktober tahun lalu. Pada hari Jumat, Bitcoin telah memperpanjang rally, memuncak pada level $ 6.838.

    Ketika Bitcoin diperdagangkan tepat di atas $ 6.000, Vijay Ayyar, seorang eksekutif senior pertukaran crypto Luno, mengatakan kepada Bloomberg bahwa mata uang digital bisa menyentuh $ 6.500 dan kemudian menemukan kisaran antara $ 3.000 dan $ 6.000 karena pasar semakin dekat dengan momen Halving. Dia berkata:

    “Ini adalah redistribusi klasik dan akan sangat sehat untuk aksi harga Bitcoin di masa depan dan jika kita ingin memiliki momentum Bullish ke depan.”



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fundstrat Terbelah! Bitcoin Cetak ATH atau Anjlok ke $60.000 di 2026?

    Fundstrat Global Advisors, firma riset keuangan yang dikenal dengan pandangan bullish terhadap aset kripto, menunjukkan perbedaan tajam dalam memproyeksikan pergerakan pasar kripto ke depan.

    Di satu sisi, Tom Lee selaku Managing Partner dan Head of Research Fundstrat memprediksi bitcoin akan memasuki fase bullish kuat hingga mencetak all-time high (ATH) baru pada awal 2026. Namun di sisi lain, analis internal Fundstrat justru menyiapkan skenario penurunan harga yang signifikan.

    Dilaporkan News Bitcoin, Tom Lee menilai prospek positif bitcoin didorong oleh perubahan kebijakan moneter Amerika Serikat, khususnya berakhirnya siklus pengetatan kuantitatif (quantitative tightening/QT) serta sikap Federal Reserve yang diperkirakan semakin dovish.

    Dalam pandangannya, kondisi ini berpotensi menjadi katalis kuat bagi reli bitcoin hingga Januari 2026. Prediksi tersebut konsisten dengan pandangan Lee yang menempatkan bitcoin sebagai aset strategis bagi investor institusional dengan porsi kepemilikan sekitar 5% dalam portofolio.

    Antisipasi Tekanan Pasar Kripto

    Berbeda dengan Lee, Kepala Strategi Aset Digital Fundstrat, Sean Farrell, justru mengantisipasi tekanan pasar dalam jangka pendek. Dalam laporan pandangan internal Fundstrat yang beredar di media sosial, Farrell memperkirakan bitcoin berpotensi turun hingga level US$60.000 pada paruh pertama 2025.

    Meski demikian, ia menilai penurunan tersebut sebagai peluang akumulasi yang menarik, khususnya bagi investor dengan portofolio kripto yang besar dan pendekatan perdagangan yang lebih aktif.

    Perbedaan pandangan ini memunculkan spekulasi bahwa kedua skenario bisa saja terjadi. Bitcoin berpeluang mencetak rekor tertinggi baru pada kuartal pertama 2026, sebelum mengalami koreksi tajam pada kuartal berikutnya.

    Prospek Jangka Panjang

    Farrell sendiri tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang bitcoin dan menilai bahwa aset kripto ini akan mengakhiri pola siklus empat tahunan tradisional, dengan fase bearish yang lebih singkat dan relatif dangkal.

    Kontradiksi pandangan dalam satu firma riset ini mencerminkan tingginya ketidakpastian di pasar kripto global. Faktor geopolitik, kebijakan moneter, serta dinamika pasar yang cepat berubah membuat prediksi arah harga kripto menjadi semakin kompleks, bahkan di kalangan analis profesional.

    Baca juga: Pasar Kripto Hari Ini 22 Desember 2025: Awal Pekan Rebound Tipis!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com