Tag: gading serpong

  • Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong


    Jakarta

    Gading Serpong surganya kuliner kekinian yang modern. Salah satunya resto Fun & Mean yang tawarkan menu makanan gaya Hong Kong yang enak.

    Kulineran di Gading Serpong, Tangerang, memang tidak ada habisnya. Setiap bulannya selalu ada tempat makan hingga kuliner baru yang muncul di sana. Salah satunya yang cukup anyar di Gading Serpong ada restoran Fun & Mean.

    Berbeda dengan restoran lainnya, restoran Fun & Mean mengusung konsep restoran kekinian dengan makanan ‘comfort food’ ala Hong Kong yang dibuat secara homemade.


    Mulai dari menu andalannya Roasted Chicken Claypot Rice, Gong Zai Mein, Milk Tea hingga camilan Wan Chai Squid yang enak dan gurih.

    Berikut beberapa menu ala Hong Kong yang bisa dicoba di restoran Fun & Mean.

    Detail Informasi Fun & Mean
    Nama Tempat Makan Fun & Mean
    Alamat Ruko South Goldfinch blok SGE 20Gading Serpong, Tangerang.
    Instagram @fun_n_mean
    Jam Operasional 10.00 – 22.00 (Senin libur)
    Estimasi Harga Rp 50.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Hong Kong Styled Dinner
    Fasilitas

    1. Restoran dengan Konsep Penuh Warna

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Meski baru terhitung baru beberapa bulan dibuka, tapi restoran Fun & Mean cukup menarik perhatian karena warna hingga interior restoran yang mencolok. Meski restorannya tak cukup luas tapi tempat duduknya cukup nyaman, lengkap dengan hiasan bergaya pop-culture Hong Kong.

    Untuk menu makanannya sendiri di Fun & Mean fokus menyajikan makanan bergaya Hong Kong. Makanan-makanan ini biasanya ditemukan di kedai sarapan hingga restoran tradisional yang ada di Hong Kong.

    Mulai dari aneka pilihan claypot rice yang disediakan dengan aneka topping mulai dari telur pindang, ayam panggang hingga lelehan keju. Kemudian ada sajian mie kuah dengan telur setengah matang ala Hong Kong yang dikenal dengan nama Gong Zai Mein. Kisaran harganya cukup terjangkau dari Rp 30.000 saja.

    2. Roasted Chicken Claypot Rice

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Hidangan claypot rice menjadi makanan utama dan andalan yang ditawarkan di Fun & Mean. Paling favorit ada menu Roasted Chicken Claypot Rice (Rp 40.000). Disajikan di atas claypot bowl keramik yang masih panas.

    Menu ini dilengkapi dengan potongan daging ayam panggang, kemudian ada telur dengan kuah manis ala Hong Kong. Serta nasi claypot yang sudah dibumbui dengan kecap manis, kecap ikan, sedikit gula dan bumbu lainnya.

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Di suapan pertama, tekstur nasi claypot ini sangat lembut dan semua sausnya meresap hingga ke bagian bawah nasi. Meski tampak lembek, tapi tekstur nasi tak mudah hancur dan masih enak dimakan.

    Begitu juga dengan potongan ayam panggangnya yang rasanya manis gurih serta dagingnya yang juicy. Jika claypot ala China atau Singapura rasanya lebih ke gurih, kalau claypot rice ala Hong Kong memang dominan manis. Oh ya, porsinya yang padat membuat menu ini cocok dipesan jika sedang lapar.

    3. Gong Zai Mein

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Jika Jepang punya ramen, Hong Kong terkenal dengan sajian mie rebusnya yang jadi menu comfort food untuk sarapan hingga makan siang di sana. Menu ini bisa dicoba di Fun & Mean dengan nama Gong Zai Mein (Rp 32.00).

    Gong Zai Mein merupakan menu sarapan di Hong Kong yang diolah dari mie instan kuah rasa ayam, kemudian disajikan dengan irisan daging goreng dan telur. Sederhana tapi tetap enak. Konsep inilah yang ingin dihadirkan di Fun & Mean.

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Seporsi Gong Zai Mein tampil sederhana dengan topping telur mata sapi setengah matang, serta irisan daging tipis yang digoreng garing. Rasa kuah kaldunya cukup ringan tapi tetap terasa gurih dari racikan bumbu yang pas. Begitu juga tekstur kematangan mie yang kenyal dan tak terlalu lembek. Kombinasi rasa telur, daging dan mie berhasil menciptakan rasa nyaman di setiap suapanya.

    4. Wan Chai Squid dan Milk Tea

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Puas menyantap hidangan utama di Fun & Mean, ada menu makanan lainnya yang lebih ringan dan cocok untuk ngemil. Salah satunya ada Wan Chai Squid (Rp 38.000), camilan cumi goreng tepung yang dibaluri dengan bumbu BBQ yang pedas.

    Jajanan ini cukup populer di Hong Kong, rasa tepungnya mirip seperti jajanan XXL Crispy Chicken di Taiwan. Bedanya tekstur Wan Chai Squid ini lebih kenyal karena menggunakan potongan cumi segar.

    Fun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong KongFun & Mean : Gurihnya Roasted Claypot Rice dan Gong Zai Mein ala Hong Kong Foto: detikFood

    Selain itu ada juga camilan French Fries (Rp 25.000) yang bisa dipilih tingkat kepedasannya sesuai selera. Di pilihan menu minuman di sini menyediakan Milk Tea ala Hong Kong yang rasanya tidak terlalu manis, dan lebih creamy karena tambahan susunya yang royal.

    Selain menu-menu di atas ada menu lainnya yang bisa dipesan seperti mango Yakult, French Toast, Chicken Cultet Claypot Noodle hingga Canton Claypot Rice.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pain Suisse hingga Croissant Bayam Enak di Bakery Mungil Estetik


    Jakarta

    Selain sourdough, beberapa artisan bakery juga terkenal dengan pastrynya. Seperti Milled Artisan Bakery yang menawarkan pain suisse hingga croissant enak.

    Produk roti yang ditawarkan oleh artisan bakery beragam. Tidak hanya roti sourdough, brioche, atau focaccia, sejumlah bakery artisan juga lebih fokus pada pastry.

    Di Jakarta, bakery yang menawarkan aneka pastry memang sudah banyak tersebar. Namun, untuk bakery artisan yang proses pembuatannya masih alami dan manual, tampaknya masih bisa dihitung jari.


    Salah satu bakery artisan dengan pastry enak, Milled Artisan Bakery. Gerainya ada di Modernland, Palmerah, Gading Serpong, dan terbaru akan buka di The Barn BSD.

    1. Bakery sekaligus kafe nyaman

    Milled Artisan BakeryMilled Artisan Bakery punya area outdoor dan indoor dengan kapasitas tidak begitu banyak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Milled Artisan Bakery di Gading Serpong berokasi di Maggiore Square, Jl. Spring Boulevard. Bakerynya menempati ruko dengan penanda papan nama hitam bertuliskan ‘Milled’

    Area santapnya tak terlalu besar sehingga saat sedang ramai, bagian dalamnya terasa sempit dan pengunjung harus sabar menunggu meja kosong.

    Mereka punya dua area makan, outdoor dan indoor yang diisi dengan kurang lebih 5 meja dan beberapa kursi.

    Gerainya punya konsep ala industrial minimalis, dengan elemen kayu yang memberi kesan hangat. Dindingnya yang diberi aksen batu bata serta perpaduan warna interior antara taupe, cokelat, dan krem pun membuat kafe ini cerah dan nyaman.

    Di sini, aneka pastry menggiurkan tersusun rapi di etalase kaca. Tidak hanya pastry, di sisi dekat pintu juga ada etalase berisi aneka roti-rotian.

    Adapun area open kitchen untuk proses pemanggangan dan pembuatan pastry yang bisa diintip oleh pengunjung.

    2. Pilihan pastry hingga roti sourdough

    Milled Artisan BakeryRoti dan pastry yang dtawarkan Milled Artisan Bakery sangat banyak dan lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Milled Artisan Bakery tidak hanya menawarkan pastry, tetapi juga ada roti bun, bagel, pretzel, dan roti sourdough. Namun, saat kami datang, varian roti-rotinya tidak banyak yang tersedia.

    Variasi menu paling komplet dengan stok yang masih banyak justru ada pada pastry mereka. Jika dilihat dari etalase kaca, kurang lebih ada 20 jenis produk, termasuk pastry dan roti-rotian.

    Pastry yang ditawarkan punya jenis dan varian rasa beragam. Mulai dari yang manis, seperti Choc Hazelnut Pain Suisse hingga Twice Baked Pistachio Croissant. Untuk pastry gurih, mereka punya variasi croissant Spinach and Cheese, Spicy Tuna Melt, sampai Smoked Beef Cheese.

    Menu-menu standar seperti Butter Croissant atau Almond Pain Au Choc juga tersedia di sini.

    Harga pastrynya dibanderol sekitar Rp 18.000 sampai Rp 37.000 per buah.

    Stok pastry atau rotinya juga tidak akan selalu ada. Beberapa variasi bisa jadi lebih duluan habis karena banyak yang peminat. Jika benar-benar habis, tidak akan ada restock di jam-jam lain.

    Oleh karena itu, lebih baik datang lebih awal ketika persediaan pastry dan roti masih lengkap dan fresh.

    Gerai di Gading Serpong ini buka setiap hari pukul 08.00 – 20.00 WIB.

    Kenikmatan aneka pastry manis dan gurih dari artisan bakery ini dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Gurih renyah croissant bayam dan smoked beef

    Milled Artisan BakeryCroissant bayam keju nya tidak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Meskipun variasi pastry manisnya lebih banyak, tetapi mata kami justru awalnya tertuju pada variasi croissant gurih mereka.

    Kami memesan varian Spinach & Cheese (Rp 28.000) dan Smoked Beef and Cheese (Rp 25.000) yang punya bentuk berbeda.

    Untuk variasi Spinach and Cheese, bentuknya mirip seperti cronut (croissant donut) dengan bagian tengah diisi campuran bayam dan keju. Tekstur croissantnya sangat renyah dan agak flaky, tetapi tidak kering. Ketika digigit, bagian dalamnya masih terasa lembut.

    Cukup mudah membelah adonan croissant ini dengan pisau. Setelah dibelah, langsung terlihat bagian dalam croissant dipenuhi dengan topping bayam keju, dan campuran krim.

    Rasa asli dari sayuran bayamnya agak tertutup oleh tambahan keju dan krim yang dominan gurih asin. Namun, perpaduan rasanya sangat nikmat jika dimakan secara keseluruhan bersama dengan croissantnya.

    Milled Artisan BakeryCroissant smoked beef dengan kejunya enak, tetapi kurang spesial. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Croissant Smoked Beef and Cheese punya bentuk seperti croissant pada umumnya, menyerupai bulan sabit. Ukurannya tidak begitu panjang tapi terlihat tebal.

    Taburan biji wijen dapat terlihat pada bagian atas croissant ini. Ketika dibelah, barulah terlihat gulungan smoked beef beserta keju.

    Isian topping smoked beef dan kejunya tidak begitu banyak. Kamu harus menggigit agak dalam untuk menemukannya. Rasanya dominan gurih dari keju dan ada sentuhan sedikit pedas lada.

    Croissant ini punya tekstur yang sama-sama renyah dan lembut. Namun, ketika dibelah, tekstur croissant nya mengempis dan tidak begitu terlihat lapisan-lapisan yang berbentuk seperti honeycomb.

    4. Pain suisse hingga croissant pistachio yang jadi andalan

    Milled Artisan BakeryTerdapat pain suisse yang menjadi pastry manis andalan di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Varian paling ‘best seller’, yaitu Choc Hazelnut Pain Suisse (Rp 25.000) dan Twice Baked Pistachio (Rp 37.000).

    Choc Hazelnut Pain Suisse merupakan pastry berbentuk persegi panjang dengan lapisan luar renyah dan garing, dan bagian dalam yang lembut.

    Pastry ini mengeluarkan aroma butter yang harum. Bagian dalamnya diisi pasta chocolate hazelnut yang lumer ditambah pastry cream lembut.

    Tampaknya variasi ini memang cocok di lidah banyak orang. Rasanya klasik, sederhana, tetapi enak. Perpaduan antara cokelat, cream dan butter dari adonannya menyatu sempurna dan memiliki rasa yang seimbang.

    Milled Artisan BakeryPilihan yang tidak begitu manis bisa pesan croissant pistachio ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Twice Baked Pistachio juga patut dicoba. Bagian atas croissant dipenuhi remahan kacang pistachio berwarna cokelat hijau.

    Croissantnya memang terlihat punya kulit yang agak cokelat gelap, tetapi tenang saja, tidak ada bagian yang terasa gosong.

    Ketika dibelah, bagian dalamnya terlihat dipenuhi selai pistachio yang kental.

    Kamu akan merasakan perpaduan rasa manis legit dari selai pistachio dan rasa sedikit gurih dengan sentuhan smokey dari taburan kacang pistachio di atasnya.

    Rasa ‘nutty’ dari kacangnya juga sangat ringan, sehingga masih bisa dinikmati oleh pelanggan yang tidak terlalu suka rasa kacang.

    5. Lychee Berry dan Rum Regal Latte sebagai penyegar

    Milled Artisan BakeryMinuman menyegarkan tidak boleh dilewatkan sebagai penghilang dahaga. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sehabis makan croissant, kamu bisa menyegarkan tenggorokan dengan menikmati berbagai macam minuman. Pilihan minumannya, mulai dari coffee, non coffee, artisan tea, hingga ice tea.

    Lychee Berry Refresher (Rp 32.000) sangat menarik. Minuman pink ini punya rasa manis sedikit asam yang datang dari selai berrynya. Adapun topping jelly dengan rasa lychee yang menciptakan tambahan tekstur pada minuman.

    Kalau mau kopi, bisa pesan menu Rum Regal Latte (Rp 30.000). Racikan kopi espresso dengan susu ini ditambah dengan sirup rum yang manis.

    Namun, rasa manisnya hanya terasa di awal sesapan saja. Ketika sudah diaduk rata, rasanya dominan pahit dari kopi. Ada juga remahan topping biskuit Regal yang menambah kenikmatan minuman ini.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kopitiam Riau di Gading Serpong yang Punya Mie Anambas Sedap


    Jakarta

    Selain kopitiam Medan, di Gading Serpong ada kopitiam yang menyajikan menu khas Kepulauan Riau. Mulai dari mie Anambas hingga laksa sedap berempah jadi menu andalan.

    Budaya sarapan di kopitiam masih melekat di orang Indonesia sehingga kopitiam-kopitiam masih eksis, mulai dari kopitiam legendaris hingga kopitiam bergaya modern.

    Mencari kopitiam yang enak di sekitaran Jakarta pun tidaklah sulit. Salah satunya bisa ditemui di kawasan Gading Serpong. Di kawasan ini terdapat sejumlah kopitiam yang bisa dipilih.


    Jika bosan dengan kopitiam Medan dan ingin mencicipi citarasa baru, kamu bisa mampir ke kopitiam Nyonya Molek. Tidak seperti kopitiam pada umumnya, mereka punya menu yang lebih bervariasi.

    Pilihan makanannya pun berfokus pada hidangan khas Kepulauan Riau, seperti mie Anambas, mie sagu, hingga nasi dagang. Tenang saja, menu-menu seperti kaya butter toast, teh tarik, hingga kopi tarik tetap bisa ditemui di kopitiam ini.

    Berikut beberapa menu rekomendasi yang wajib dicoba!

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Nyonya Molek
    Alamat Ruko South Goldfinch SGC/36, The Springs, Summarecon, Tangerang 15332
    Instagram @nyonyamolek.id
    Jam Operasional 07.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 14.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Kopitiam
    Fasilitas
    • Ruangan indoor AC
    • Ruangan outdoor
    • Tempat Parkir
    • Toilet

    1. Kopitiam bergaya modern yang nyaman

    Nyonya MolekSeperti ini suasana kopitiam Nyonya Molek di Gading Serpong. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Nyonya Molek yang baru buka satu bulan ini menawarkan suasana nyaman. Konsep kopitiamnya dibuat lebih modern dengan perpaduan warna ruangan antara hijau, cokelat, dan abu-abu muda yang cerah.

    Dilengkapi dengan kursi dan meja berbahan kayu dan rotan, yang bisa diduduki kurang lebih 40 pax. Kopitiam ini juga punya area indoor yang dilengkapi pendingin udara maupun area outdoor untuk pelanggan yang ingin merokok.

    Adapun area open kitchen yang dijadikan tempat untuk meracik pesanan teh atau kopi tarik.

    Meskipun baru satu bulan buka, tetapi kopitiam ini sudah ramai dikunjungi. Pilihan menu yang beragam membuat kopitiam ini cocok menjadi tujuan untuk sarapan atau makan siang.

    2. Mie Anambas topping salei yang pedas smokey

    Nyonya MolekMie Anambas menjadi salah satu menu andalan di kopitiam ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu yang ditawarkan kopitiam di sini cukup berbeda dari kopitiam pada umumnya. Nyonya Molek menawarkan hidangan khas Kepulauan Riau, salah satunya mie Anambas.

    Di tempat asalnya, mie ini sebenarnya disebut mie Tarempa dari Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau. Mie ini biasa dimasak dengan bumbu khas, mulai dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, kecap manis, kecap asin, gula merah, dan merica. Disajikan dengan suwiran ikan tongkol, telur, tauge, dan acar.

    Namun, mie Anambas yang ditawarkan kopitiam ini punya topping lebih beragam, mulai dari ayam, ikan salai, hingga seafood. Di kopitiam ini mie Anambas juga bisa dimasak goreng atau siram (dengan kuah nyemek). Tingkat kepedasannya juga bisa dipilih mau biasa atau pedas.

    Kami mencoba topping paling favorit yaitu Mie Anambas Salai (Rp 36.000) yang disiram kuah dan pedas. Tampilannya sudah menggugah selera dengan kuah merah pekat yang menggiurkan.

    Sepiring mie Anambas di tempat ini terdiri dari mie keriting yang agak lebar, irisan sawi, potongan ikan tuna asap, dan kerupuk. Disiram dengan kuah merah yang cukup kental.

    Kuah siramnya punya cita rasa pedas yang dominan dari lada dan campuran saus sambal. Dimakan dengan mie yang kenyal dan topping tuna asap semakin nikmat.

    Tampaknya mereka menggunakan ikan tuna yang diasap cukup lama sehingga tidak amis dan memunculkan aroma smoky yang kuat. Aroma smoky itu pun membuat citarasa mie Anambas ini semakin unik.

    Citarasa laksa hingga es teh tarik bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Laksa komplet yang gurih creamy

    Laksa ini punya topping komplet dengan kuah gurih creamy.Laksa ini punya topping komplet dengan kuah gurih creamy. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain mie Anambas, menu Laksa (Rp 45.000) di sini juga bisa dicoba. Semangkuknya terdiri dari mie beras, udang, bakso ikan, telur, dan tahu.

    Jika warna kuah laksa biasanya kemerah-merahan, warna laksa di tempat ini justru kuning muda dan teksturnya sangat kental. Ketika diseruput, ada sentuhan rasa gurih santan yang dominan.

    Salah satu hal yang membuat kami terkejut adalah mie berasnya. Mie nya punya bentuk mirip seperti udon yang ukurannya lebih kecil dan tipis. Ketika dikunyah, teksturnya sangat kenyal. Sensasinya agak mirip seperti mengunyah mie karet.

    Komposisi dari setiap toppingnya cukup banyak sehingga memuaskan. Sayangnya, karena topping tahu pong habis, kami diberi topping tahu putih. Meskipun begitu, tahu putihnya tetap nikmat dimakan dengan kuah laksa karena lembut dan tidak asam sama sekali.

    4. Nasi dagang tuna yang tidak kalah enak

    Nyonya MolekNasi Dagang bisa menjadi pilihan jika tidak ingin yang terlalu mengenyangkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu nasi dagang juga bisa menjadi pilihan jika tidak ingin terlalu kenyang. Di tempat asalnya, nasi ini sering menjadi pilihan sarapan karena sederhana Nasi khas kepulauan Riau ini juga dibungkus dengan daun pisang dan punya porsi yang kecil, seperti nasi kucing.

    Umumnya disajikan dengan topping tongkol, bilis, atau tamban. Namun, di kopitiam ini pilihannya hanya dua yaitu Nasi Dagang Teri dan Nasi Dagang Tuna.

    Kami mencoba Nasi Dagang Tuna yang dilengkapi dengan sedikit potongan ikan tuna berbumbu dan telur rebus. Nasinya punya tekstur yang agak pera dengan aroma dan rasa gurih santan yang dominan.

    Disajikan dengan potongan ikan tuna yang rasanya masih agak amis dan dagingnya cukup kering. Namun, bisa diakali dengan dimakan bersama nasi dan bumbu yang agak pedas berempah.

    5. Kaya butter toast dan teh tarik nikmat

    Nyonya MolekPilihan menu sarapan yang pas yaitu Kaya Butter Toast ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Jika ingin makan yang lebih ringan lagi bisa pesan Kaya Butter Toast (Rp 24.000). Terdiri dari potongan roti panggang yang diisi dengan selai kaya dan potongan butter lumer.

    Rotinya garing, tetapi masih lembut. Isian selai srikayanya menambah rasa manis legit pada roti ini. Namun, tetap ada sentuhan rasa gurih dari butternya.

    Sebagai pelengkap, jangan lupa memesan es teh tarik dan es kopi tarik yang dibanderol dengan harga Rp 24.000 per gelas.

    Proses penyajian kopi dan teh tarik ini menarik perhatian kami karena kami bisa melihat sendiri ketika pelayan meracik dan menarik teh dan kopi itu. Menurut salah satu pegawai, mereka menggunakan teh dan kopi yang sudah diracik oleh pemilik.

    Nyonya MolekJangan lupa memesan es teh tarik dan kopi tariknya yang manis segar. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bubuk teh dan kopi ini diseduh dengan air panas, lalu ditarik sampai berbusa. Barulah disajikan di gelas bening.

    Teh tariknya punya aroma teh yang wangi dengan rasa yang cukup manis. Sepertinya akan lebih nikmat jika gula atau susunya dikurangi.

    Untuk kopi tariknya punya rasa dan aroma kopi tubruk yang kuat, tetapi seimbang dengan rasa manisnya.

    Meskipun belum memiliki sertifikasi halal, tetapi menu makanan dan minuman di sini tidak mengandung daging atau minyak babi. Buka setiap hari mulai pukul 07.00 sampai 22.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Buka 24 Jam! Bakso Rusuk Khas Wonogiri yang Sedap di Gading Serpong


    Jakarta

    Masih terbilang baru, gerai bakso ini sudah punya 7 cabang. Menawarkan bakso rusuk gaya Wonogiri dengan paduan kuah kaldu gurih beraroma bawang putih.

    Bakso rusuk menjadi salah satu varian bakso populer dan digemari banyak orang. Bakso rusuk merupakan bakso yang disajikan dengan rusuk sapi atau yang lebih dikenal dengan iga.

    Adonan bola-bola daging dengan tambahan rusuk sapi, tentu menambah kelezatan tersendiri. Apalagi diguyur dengan kuah kaldu khas Wonogiri, Jawa Tengah yang punya karakteristik tersendiri.


    Bakso rusuk gaya Wonogiri tersebut bisa kamu nikmati di Bakso Eyang Wonogiri. Salah satu cabangnya bisa ditemui di Ruko Bolsena blok A16, bilangan Gading Serpong, Tangerang, Banten.

    1. Menggunakan bahan premium

    Bakso Eyang WonogiriBakso Eyang Wonogiri menggunakan bahan premium. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Christina, selaku pemilik Bakso Eyang Wonogiri mengatakan bahwa usaha baksonya ini dimulai pada tahun 2020. Meski sempat berbenturan dengan pandemi COVID-19, tetapi kini sudah punya 7 cabang.

    Keistimewaan pada racikan baksonya membuat usaha berkembang pesat. Christina mengatakan bahwa ia membuat bakso secara homemade dengan komposisi 100% daging sapi asli.

    “Kita pakai bahan-bahan premium, jadi menawarkan cita rasa autentik kayak bakso Wonogiri gerobakan tapi versi premiumnya nih. Harganya terjangkau, enak dan higienis,” tuturnya kepada detikFood (23/10/24).

    2. Aroma bawang putih yang khas

    Bakso Eyang WonogiriBakso Eyang Wonogiri menawarkan bakso rusuk. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Harganya dibanderol dengan kisaran Rp 17.000 – Rp 48.000. Jika ingin yang spesial bisa pesan varian Bakso Jumbo + Rusuk seharga Rp 48.000. Isiannya ada 1 bakso kecil, 1 bakso daging, 1 bakso telur, dan 1 rusuk.

    Baksonya disajikan dengan mie dan bihun. Lalu disajikan dengan kuah kaldu yang gurih. Tambahan bumbu bawang putih dan bawang putih goreng memberikan aroma harum yang khas.

    Kuah kaldunya bening, tetapi ada bercak lemak di bagian atasnya. Ini karena kaldunya dimasak lama menggunakan tulang sapi dan bumbu bawang putih.

    Ulasan tentang Bakso Eyang Wonogiri ada di halaman selanjutnya.

    3. Bakso jumbo isi telur dan daging

    Bakso Eyang WonogiriBakso Eyang Wonogiri menawarkan bakso urat. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Untuk baksonya sendiri berukuran besar, bahkan untuk bakso kecil pun masih ukurannya masih terbilang besar. Teksturnya lembut dengan aroma daging sapi segar yang khas.

    Ada bakso yang diisi dengan telur rebus utuh dan ada pula bakso yang diisi dengan daging cincang. Semakin spesial dengan tambahan rusuk yang berukuran besar dan dagingnya tebal.

    Selain itu, bakso uratnya juga tak kalah enak. Tampilan luarnya terlihat kasar, tetapi teksturnya tetap garing dengan rasa daging yang kuat.

    Makan bakso di sini enak dipadukan dengan kerupuk pangsit berukuran lebar, seukuran dengan telapak tangan orang dewasa. Kerupuk pangsitnya berbentuk segitiga dan ada isian daging cincangnya.

    4. Batagor sebagai pilihan

    Bakso Eyang WonogiriBakso Eyang Wonogiri menawarkan menu batagor. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Bakso Eyang Wonogiri kerap menjadi pilihan makan siang untuk karyawan dan masyarakat sekitar. Dalam sehari, gerai ini bisa menghabiskan adonan bakso sebanyak 20 kilogram.

    Selain bakso, di sini juga ada menu batagor seharga Rp 15.000. Porsinya royal, berisi batagor yang padat, gurih, dan lembut teksturnya. Kemudian dibalut kulit yang renyah.

    Menariknya lagi, Bakso Eyang Wonogiri buka 24 jam setiap hari kecuali hari Selasa. “Kalau Selasa itu kita stok opname jadi khusus Selasa buka dari jam 10.00-22.00. Selebihnya 24 jam,” tutup Christina.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Di Sini Ada Karubi Autentik dengan Suasana Ghibli


    Jakarta

    Dengan suasana Jepang yang kental, restoran di Gading Serpong ini menawarkan nikudon dengan daging 100% daging karubi. Spesial dimasak pakai arang binchotan.

    Makanan Jepang selalu cocok dengan lidah orang Indonesia. Cita rasa bumbunya yang umami dengan pilihan makanan yang beragam. Tak melulu sushi dan ramen, tapi ada juga nikudon.

    Nikudon adalah hidangan Jepang berupa semangkuk nasi yang disajikan dengan daging sapi. Menu ini bisa kamu dapatkan dengan mampir ke Obihiro Nikudon


    Restoran Jepang yang masih terbilang baru tersebut buka di kawasan Gading Serpong. Sejak pertama kali buka, selalu ada waiting list selama berjam-jam.

    Detail Informasi Obihiro Nikudon
    Nama Tempat Makan Obihiro Nikudon
    Alamat l. Ir.Sukarno No.25, Curug Sangereng, Kec. Klp. Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810
    No Telp 0877-7811-3631
    Jam Operasional 10.00
    22.00
    Estimasi Harga Rp 50.000-an
    Tipe Kuliner Makanan Jepang
    Fasilitas

    1. Suasana Jepang yang kental

    Obihiro NikudonObihiro Nikudon punya suasana Jepang yang kental. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Saat detikFood mengunjungi restorannya (13/02/25) suasana cukup ramai. Beruntung hanya waiting list 6 orang saja, karena kami tiba usai jam makan siang.

    Obihiro Nikudon ini memiliki gaya bangunan yang mencolok karena berbeda dari deretan toko-toko yang ada di Ruko Sorrento. Suasana Jepangnya terasa kental.

    Interiornya dibangun dengan ornamen kayu klasik khas restoran Jepang. Areanya tidak begitu luas, jarak antara meja satu ke meja lainnya cukup berdekatan.

    2. Berkonsep Ghibli

    Obihiro NikudonObihiro Nikudon berkonsep Ghibli. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Restoran ini terdiri dari dua lantai. Di lantai pertama ada area bar kitchen yang menawarkan suasana berbeda. Untuk lantai 2, areanya jauh lebih luas.

    Dari keseluruhan, restoran ini memang berkonsep Ghibli. Setiap sudut dan ornamennya mengingatkan dengan The Bathhouse, animasi Jepang yang ada di film Spirited Away.

    Niikudon yang ditawarkan di sini tersedia dalam dua varian, ada yang pakai daging sapi dan daging ayam. Selain itu, bisa pilih porsi kecil atau besar.

    Keistimewaan dan menu di Obihiro Nikudon ada di halaman selanjutnya.

    3. Dipanggang pakai binchotan

    Obihiro NikudonObihiro Nikudon menggunakan 100% karubi. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Untuk daging sapinya sendiri merupakan 100% karubi. Karubi merupakan potongan daging sapi premium yang berasal dari area tulang rusuk pendek. Bagian ini punya teksturnya tender atau lembut.

    Yang menarik lagi, proses memasaknya sangat autentik mengikuti cita rasa dari Jepang Utara. Dagingnya dipanggang menggunakan binchotan.

    Binchotan adalah jenis arang putih yang biasa digunakan dalam hidangan Jepang. Jenis arang ini dikenal dengan kualitasnya yang premium.

    4. Nikudon sapi yang jadi andalan

    Obihiro NikudonMenu Kabayak Nikudon. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Salah satu varian yang jadi andalan adalah Kabayaki Nikudon. Kami pesan porsi kecil seharga Rp 55.000. Meskipun begitu, tetapi porsinya tetap terlihat banyak.

    Tak hanya itu, dengan harga tersebut juga sudah mendapatkan acar, ochazuke, hingga puding karamel sebagai dessert. Nikudonnya sendiri disajikan dengan beef yang royal.

    Daging ditata melingkar seperti bunga mawar, kemudian dilengkapi dengan telur onsen. Aroma smokey terasa kuat dengan cita rasa daging karubi yang umami dan manis.

    Tekstur dagingnya lembut, ditambah dengan nasinya yang juga pulen dan disajikan panas. Tambah telur onsen yang lumer juga menambah kenikmatan tersendiri.

    5. Disajikan dengan ochazuke

    Obihiro NikudonObihiro Nikudon ada varian daging ayamnya. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Jika ingin daging ayam, bisa pesan menu Tori Kabayaki Don seharga Rp 51.000 untuk ukuran yang kecil. Penyajiannya sama, hanya saja menu ini disajikan dengan daging ayam.

    Potongan daging ayamnya berukuran besar, padat, tetapi terasa juicy. Aroma smokeynya tidak terlalu kuat dari varian sapi, tetapi umaminya dapat terasa jelas.

    Yang unik lagi, ketika makan nikudon di sini bisa dicampur dengan ochazuke atau air teh hijau dan dashi. Jika sudah setengah makan, kamu bisa minta pelayan untuk menuangkan ochazuke.

    Penambahan ini memberikan cita rasa yang berbeda, karena membuat nasi dan dagingnya terendam dan menjadikan ochazuke sebagai kuahnya. Terasa kaldu yang gurih dan ada aroma khas dari teh hijau.

    5. Yakitori hingga karamel puding untuk dessert

    Obihiro NikudonYakitori seharga Rp 24.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Untuk menu pelengkap bisa pesan yakitori ayam seharga Rp 24.00 per porsi dengan isian 3 tusuk. Daging ayamnya tebal dan lembut dengan tambahan batang daun bawang yang aromatik.

    Selain itu, kamu juga sudah mendapatkan puding karamel secara gratis. Menu ini bisa kamu minta sebagai dessert. Puding karamel ini mengingatkan dengan yang ada di restoran BBQ Jepang ternama.

    Obihiro NikudonObihiro Nikudon menawarkan puding karamel yang lembut. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Namun, setelah dicoba rasanya berbeda. Puding karamel tidak seperti custard, melainkan seperti silky puding yang teksturnya lembut dan membal ketika disentuh. Rasanya manis legit dari saus karamel yang royal.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nasi Lemak dan Canai Banjir Kuah Berempah di Gading Serpong


    Jakarta

    Restoran khas Malaysia di Gading Serpong hadirkan menu autentik seperti nasi lemak hingga canai banjir. Rasanya diracik berdasarkan riset pemiliknya di Malaysia.

    Kuliner Melayu yang berempah juga akrab di lidah orang Indonesia. Tak ayal jika banyak tempat makan yang menerapkan gaya Melayu maupun Melayu peranakan laris manis dikunjungi para pembeli.

    Pengaruh Melayu paling besar yang masuk ke Indonesia ialah kuliner Melayu asal Malaysia. Bahkan ada restoran yang secara khusus hadirkan menu-menu otentik dari Malaysia.


    Jansen, pemilik Nasi Lemak Selera Lins, mengaku menghabiskan berbulan-bulan lamanya untuk riset makanan-makanan otentik di Malaysia. Setibanya di Indonesia ia berusaha ‘meluruskan’ beberapa menu otentik Malaysia yang sedikit salah kaprah di Indonesia.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Nasi Lemak Selera Lins
    Alamat Ruko Maggiore Square.2, Cihuni, Kabupaten Tangerang, Banten
    Instagram
    @nasilemakseleralins
    Jam Operasional Setiap hari, 09.00 – 20.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 50.000 per porsi
    Tipe Kuliner Melayu-Malaysia
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Area Parkir
    • Toilet Bersih
    • Pesan Online
    • dll
    Nasi Lemak Selera LinsDemi menghadirkan cita rasa otenntik, Jansen sebagai pemilik Nasi Lemak Selera Lins, lakukan riset langsung ke Malaysia. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Riset Berbulan-bulan di Malaysia

    Tidak ada kesulitan tanpa kemudahan, istilah ini sedikit menggambarkan Jansen dalam perjalanan risetnya. Berawal dari perjalanan pengobatan kedua orangnya, Jansen menjadi lebih akrab dengan makanan-makanan di Malaysia.

    Secara khusus beragam menu khas Kuala Lumpur yang hampir rutin selama 8 bulan mengisi perutnya. Ia yang senang kulineran memanfaatkan waktu tersebut sekaligus untuk mempelajari menu-menu khas Melayu di negeri jiran.

    “Selagi di sana biasanya saya suka keliling kulineran karena hobi saya makan juga dan hobi masak juga gitu,” ujar Jansen kepada detikcom (30/4).

    Lidahnya merasa perbedaan nasi lemak di Indonesia dan di Kuala Lumpur, Malaysia sangat jauh berbeda. Nasi lemak yang asli Malaysia justru lebih banyak disamakan dengan nasi uduk ketika hadir di Indonesia padahal keduanya memiliki karakter yang berbeda.

    Penyesuaian Rempah di Indonesia

    Lokasi geografis yang berdekatan memberikan keuntungan sendiri bagi Jansen dalam menjalankan bisnisnya. Rempah-rempah yang dibutuhkan untuk membuat menu makanan khas Malaysia yang otentik dengan mudah didapatkan di Indonesia.

    Ia mencatat setidaknya butuh 18 jenis rempah yang digunakan sebagai bahan utama dalam berbagai resep makanan di Nasi Lemak Selera Lins. Walaupun mempertahankan citarasa otentik Malaysia tetapi dirinya berusaha untuk menggunakan sumber-sumber bahan makanan lokal.

    Proses memilah-milih sendiri pemasok bumbu menjadi kunci utama dalam menyajikan menu khas Malaysia yang otentik dan terasa premium. Seluruh proses pemilihan hingga penyajian akhir tak luput diawasi dengan ketat secara berkala oleh Jansen.

    Pengalaman mencoba hidangan otentik Malaysia yang diboyong ke Indonesia ada di halaman selanjutnya.

    Nasi Lemak Selera LinsIa mempertahankan rasa asli nasi lemak khas Malaysia dengan menggunakan rempah-rempah Indonesia. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Racikan Rasa Autentik

    Bagi Jansen ada beberapa mispersepsi yang terjadi di kalangan orang Indonesia. Nasi lemak yang sekilas tampak seperti nasi uduk sebenarnya memiliki perbedaan yang signifikan.

    “Nasi lemak itu yang penting satu rempah-rempahnya sesuai sama yang di daerah yang dipakai di Malaysia gitu. Memang rempah-rempahnya bisa ditemukan juga sih di Indonesia. Cuma yang pasti nasi lemak itu pas dimakan lebih nyaman aja di leher daripada nasi uduk,” jelas Jansen.

    Makna ‘nyaman’ yang diimbuhkan pada nasi lemak artinya ialah lebih lembut. Kami membuktikan sendiri perbedaan nasi lemak buatan Jansen dengan banyaknya menu berlabel nasi lemak di restoran atau tempat makan lain.

    Seporsi nasi lemak yang dibanderol mulai dari Rp 55.000. Isiannya berupa nasi lemak, teri kacang yang menggunakan ikan bulis, telur ceplok omega, irisan timun, hingga lauk pelengkap baik ayam goreng maupun ayam kari.

    Nasi lemaknya sendiri memiliki rempah yang lebih lembut, jauh dibandingkan dengan nasi uduk. Aroma lengkuas, daun pandan, dan sedikit daun jeruk juga terhirup sangat lembut bahkan dominan hanya lengkuasnya saja.

    Untuk ayam gorengnya sendiri menggunakan cara marinasi khas Malaysia yaitu ayam goreng rempah. Teksturnya renyah di luar dengan daging ayam yang juicy dan meresap rempahnya sampai ke dekat tulang.

    Namun pecinta rasa yang lebih pecat akan cocok jika memesan Nasi Lemak Ayam Kari. Bumbu karinya berempah kuat dengan sensasi pedas menggelitik dan tak ada sentuhan manis sama sekali.

    Racikan bumbunya jauh berbeda dengan kari yang banyak ditemukan di Indonesia. Konsistensinya lebih kental daripada kari lokal serta rasa pedas menggelitiknya yang lebih lama tidak meninggalkan rasa manis sedikitpun.

    Nasi Lemak Selera LinsSelain nasi lemak, ada juga hidangan Canai Banjir yang terinspirasi dari perkawinan kuliner Melayu-India. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Inspirasi Sajikan Menu Unik

    Selain nasi lemak sebagai andalan, Jansen juga menciptakan menu yang terinspirasi dari kopitiam di Malaysia. Kreasi menu berupa roti canai ini diakui mendapatkan ide dari maraknya percampuran budaya kuliner antara Melayu dan India di Malaysia.

    Menu ‘Canai Banjir’ yang dibanderol Rp 29.000 per porsi ini cukup lengkap dan mengenyangkan. Komponennya berupa roti canai yang tipis, renyah di luar, namun kenyal di bagian dalamnya.

    Dilengkapi dengan kuah kari yang sama dengan untuk penyajian ayam serta dua butir telur omega 3 yang direbus setengah matang. Perpaduan kari dan telur setengah matang ternyata menambahkan tekstur creamy dan membuat rempahnya menjadi lebih lembut.

    Jika ingin menu yang lebih ringan bisa juga memesan Kaya Butter Toast. Rotinya menggunakan roti gandum yang tipis sehingga renyah walaupun hanya dipanggang sebentar.

    Jansen juga menyebut isian selai kaya yang digunakan dalam roti merupakan buatan resepnya sendiri. Pemilik sekaligus Executive Chef di Nasi Lemak Selera Lins percaya diri menu-menu buatannya benar-benar resep asli yang otentik tetapi akan tetap nyaman diterima di lidah orang Indonesia.

    Nasi Lemak Selera LinsRacikan minumannya sekalipun dibuat dengan resep dan rasa asli Malaysia. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Racikan Minuman Asli Malaysia

    Mampir ke tempat makan bergaya Malaysia belum lengkap rasanya tanpa mencoba racikan minumannya. Kami mencoba dua minuman khas Malaysia untuk membuktikan keaslian citrasa di sini, yaitu Es Teh Tarik dan Es Kopi Tarik.

    Lagi-lagi Jansen mengaku ada pemilihan bahan baku teh yang benar-benar disesuaikan dengan racikan teh tarik asli Malaysia. Ia memilih menggunakan teh hitam lokal alih-alih menggunakan teh berwarna merah yang disebutnya lebih mirip thai tea.

    Begitupula dengan bahan baku kopi yang digunakan diambil langsung dari pasar kopi lokal. Kopi dengan tingkat panggangan dark roast dan gilingan halus diseduh dengan metode saring layaknya kopi jadul yang masih tradisional.

    Kunci utama untuk menghasilkan rasa minuman yang creamy dan legit terletak pada penggunaan kental manis dan susu evaporasi. Uniknya takaran normal racikan minuman di sini tak terlalu manis, cenderung seimbang baik antara teh dengan kental manis maupun pada es kopi susu tariknya.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Serunya Makan Omurice Ditemani Anjing Bichon di Kafe Korea


    Jakarta

    Kafe bichon pertama ala Korea Selatan di Indonesia tawarkan pengalaman santap lezat bersama anjing bichon. Menunya mulai dari omurice hingga milkshake segar.

    Seiring berkembangnya zaman, popularitas kafe kini tak hanya sekadar menjadi tempat makan. Tetapi semakin unik pengalaman yang dihadirkan semakin menarik para pelanggan.

    Salah satunya seperti kafe yang menghadirkan sensasi bersantap sambil bermain dengan anjing bichon. Ada ruangan khusus yang sengaja dipersiapkan untuk anjing-anjing tersebut bebas bermain.


    Tak hanya itu, tentu berbagai hidangan yang ditawarkan juga enak-enak. Didominasi makanan yang terinspirasi dari Korea Selatan, ada omurice, jjajangmyeon, hingga milkshake menyegarkan di sini.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Gangnom
    Alamat Ruko Aniva Grande, Gading Serpong, Pagedangan, Tangerang
    Instagram
    @gangnom.id
    Jam Operasional Setiap hari, 09.30 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 30.000 – Rp 70.000
    Tipe Kuliner Makanan Korea
    Fasilitas
    • Area khusus anjing bichon
    • Makan di tempat
    • Toilet bersih
    • Area parkir
    • dll
    Gangnom: Serunya Makan Omurice Ditemani Anjing Bichon di Kafe KoreaAdalah sosok Vincentius, selebriti yang juga pemilik kafe Gangnom. Foto: Instagram/gangnom.id

    Bisnis Milik Selebriti

    Hadirkan dengan kafe yang menawarkan pengalaman berbeda, Gangnom terinspirasi dari bichon kafe di Korea Selatan. Kafe ini dimiliki oleh Vincentius Jordan yang juga aktif di dunia entertain tanah air.

    Jika menilik konten di Instagram @gangnom.id, beberapa unggahan menunjukkan sosok baritas yang tampan dan kekar menjadi salah satu daya tariknya. Namun unggaan tersebut nyatanya bukan sekadar gimmick belaka.

    Jordan mengaku dirinya tak hanya memiliki kafe tersebut tetapi juga aktif sebagai barista. Ia tak jarang mengajak beberapa teman lainnya dengan perawakan kekar sengaja untuk menghibur pelanggan yang datang.

    Pengalaman Bermain dengan Bichon

    Keunggulan yang ditonjolkan oleh kafe ini ialah adanya anjing-anjing bichon yang dihadirkan untuk menemani pelanggan. Anjing bichon merupakan ras anjing kecil berbulu putih halus yang berasal dari PUlau Malta, Spanyol.

    Ada ruangan khusus pada lantai dua kafe yang dilindungi kaca untuk anjing-anjing bichonnya bermain. Ada sekitar enam anjing bichon yang semuanya merupakan peliharaan pribadi Jordan.

    Ketika tim detikfood menyambangi Gangnom, kami melihat sendiri bagaimana Jordan dengan telaten merawat anjing-anjingnya dengan memotong bulu-bulu yang sudah terlalu panjang. Namun kafe ini hanya mempersilakan bichon milik Jordan masuk dan tidak memberikan fasilitas untuk hewan peliharaan pelanggan yang hendak diajak masuk.

    Menu makanannya yang enak dan menyegarkan ada di halaman berikutnya.

    Gangnom: Serunya Makan Omurice Ditemani Anjing Bichon di Kafe KoreaMenu-menunya terinspirasi dari makanan Korea Selatan seperti jjajangmyeon. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Hidangan Korea Selatan yang Enak

    Diakui oleh Jordan bahwa hidangan yang disajikan di Gangnom hanya terinspirasi dari menu-menu kafe di Korea Selatan. Namun kepemilikannya ialah milik dirinya pribadi tanpa ada campur tangan orang lain atau cabang dari Korea Selatan.

    Ada dua menu utama yang sempat kami cicipi di sini. Pertama ialah Jjangmyeon seharga Rp 65.000 per porsi serta Korean Chicken Curry Omurice yang dibanderol Rp 60.000 per porsi,

    Jjangmyeonnya sendiri disajikan dengan saus kedelai hitam, mie kuning yang diameternya cukup besar, taburan wijen, serta irisan timun segar. Cara menikmatinya yaitu dengan menyampur saus kedelai hitam hingga merata dengan mienya.

    Pada suapan pertama menu Jjangmyeon di sini memiliki sentuhan rasa manis, berbeda dengan jjajangmyeon asli Korea Selatan yang biasanya pekat asin dan sedikit asam yang datang dari fermentasi kedelai. Hal ini dibenarkan oleh Jordan karena ia telah melakukan penyesuaian rasa untuk selera lidah lokal.

    Begitupula dengan Korean Chicken Curry Rice yang porsinya lumayan banyak dan mengenyangkan. Dalam seporsi hidangan ini terdiri dari nasi putih, telur dadar, kuah kari yang melimpah, serta chicken katsu di bagian atasnya.

    Karinya tidak seperti kari Jepang yang asin gurih atau kari Timur Tengan yang pekat berempah. Rasanya gurih, lembut, serta creamy yang akan lebih nyaman disantap oleh selera lidah lokal.

    Gangnom: Serunya Makan Omurice Ditemani Anjing Bichon di Kafe KoreaBingsoo yang dingin menyegarkan tak boleh luput dipesan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Dessert Dingin dan Legit

    Bertema kafe ala Korea Selatan tentunya tak boleh melewatkan menu penutup yang tak kalah menyegarkan. Ada Bingsoo yang terbuat dari tumpukan susu strawberry yang dibekukan kemudian ditambah topping es krim vanila dan sereal cokelat.

    Seporsi Bingsoo Strawberrynya dibanderol Rp 50.000 per porsi. Uniknya, Jordan memiliki trik sendiri untuk menyajikan hidangan penutup yang ramah untuk kesehatan.

    Seluruh menu makanan dan minuman manis yang disajikan di Gangnom sudah rendah gula. Pantas saja kami merasa bingsoo ala Gangnom tak terlalu menusuk manisnya dan lembut di tenggorokan.

    Gangnom: Serunya Makan Omurice Ditemani Anjing Bichon di Kafe KoreaRacikan milkshakenya menggunakan stevia untuk menjaga agar kadar kalorinya tetap rendah. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Minuman Segar Rendah Kalori

    Layaknya datang ke kafe-kafe lain, rasanya tak lengkap tanpa memesan racikan minuman khasnya. Ada Nutella Milkshake yang diakui menjadi salah satu menu paling populer.

    Segelas Nutella Milkshake dibanderol Rp 48.000 dengan campuran susu, selai nutella, whipped krim, hingga taburan cokelat bubuk di atasnya. Awalnya kami menduga rasanya akan sangat manis, apalagi ketika melihat penampilan sajiannya sejak diantar ke meja.

    Tetapi walaupun terkesan menggunakan bahan-bahan yang berat rasanya tetap manis ringan. Pada racikan ini Jordan memilih menggunakan pemanis berupa stevia yang rendah kalori serta manisnya lebih ringan.

    Sehingga Nutella Milkshake akan ramah untuk kesehatan, baik dikonsumsi orang tua maupun anak-anak. Menu tersebut paling enak diseruput ketika siang hari di tengah teriknya matahari di Gading Serpong.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Lezatnya Ayam Afrika Viral di Gading Serpong yang Diantre 1 Jam!


    Jakarta

    Ayam Afrika yang gurih berempah dengan cocolan saus hijau hingga sambal bisa dicoba di sini. Bahkan, cita rasanya disebut-sebut autentik seperti di Paris!

    Ayam Afrika merupakan hidangan ayam utuh yang diolesi bumbu berempah, seperti thyme, oregano, basil, bawang putih, lalu dipanggang dalam oven. Biasanya disajikan dengan saus spesial dan pisang bakar.

    Meskipun namanya ada unsur negara ‘Afrika,’ tetapi ayam ini justru lebih populer di Paris, Prancis. Pertama kali ditawarkan oleh restoran Malibu di kawasan Montorgueil. Restoran tersebut menawarkan menu ayam Afrika yang punya cita rasa familiar di lidah orang Indonesia dan halal. Alhasil tidak sedikit masyarakat Indonesia yang tinggal di Prancis menyukainya.


    Seiring berjalannya waktu, hidangan ayam Afrika menyebar ke Indonesia. Banyak restoran dan penjual online yang menawarkan kelezatan ayam Afrika ini.

    Popularitas ayam Afrika di Indonesia rupanya juga masih bertahan sampai sekarang. Terbukti dari viralnya restoran ayam Afrika bernama Gabon di Gading Serpong. Saking viralnya, pelanggan pun perlu antre dan menunggu berjam-jam sampai bisa menikmati ayam Afrika di restoran ini.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Gabon African Chicken Serpong
    Alamat Ruko Pisa Grande, Blk. L No.2 tahap 2, Curug Sangereng, Kec. Klp. Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810
    No Telp / Instagram 0851-9888-2970 / @gabon,idn
    Jam Operasional Senin – Minggu, 11.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 15.000 – Rp 89.000
    Tipe Kuliner Kuliner Afrika dan western
    Fasilitas
    • Tempat parkir
    • Toilet
    • Ruangan full AC

    1. Viral di Gading Serpong sampai antre 1 jam

    Gabon African ChickenGabon African Chicken termasuk restoran yang viral sehingga bisa antre sampai satu jam. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Gabon African Chicken menjadi salah satu restoran viral di Gading Serpong. Saat kami tiba hari Minggu pukul 11.45, sudah banyak pelanggan duduk di area luar restoran untuk menunggu nama mereka dipanggil. Sistemnya seperti restoran pada umumnya. Jika tiga kali nama dipanggil tetapi orangnya tidak ada, maka antriannya gugur.

    Untuk makan di restorannya langsung, detikFood perlu menunggu 24 antrean. Kurang lebih butuh waktu 1 jam sampai nama kami dipanggil.

    Setelah itu, pelanggan bisa pesan mandiri (self-service) di tablet lalu bayar. Barulah pelanggan diarahkan ke meja dan kursi kosong.

    Gabon African Chicken menawarkan menu lumayan beragam. Mulai dari Gabon African Chicken, Arancini Balls, Gabon Special Bread, Potato Fries, Gabon Tilapia, dan dessert spesial. Harganya mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 89.000.

    2. Nuansa elegan ala restoran di Paris

    Gabon African ChickenNuansa restorannya elegan seperti di Paris. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Area makan Gabon African Chicken sebenarnya kecil. Hanya menempati satu ruko dua lantai di Gading Serpong. Tidak heran jika pelanggan perlu antre dan menunggu agak lama untuk makan langsung di tempat.

    Suasana restoran ala Paris dengan perpaduan warna interior klasik, seperti cokelat tua dan krem dihadirkan. Kurang lebih di lantai bawah ada 4 sampai 5 meja yang bisa diisi 2 sampai 4 orang. Sedangkan di lantai atas lebih luas, ada sekitar 6 meja.

    Meskipun kecil, tetapi restoran ini memiliki suasana yang hangat dan elegan. Terlebih karena pencahayaannya sengaja dibuat agak remang-remang dengan lampu kuning.

    Kelezatan ayam Afrika khas Gabon bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kenikmatan Gabon African Chicken dengan 3 saus spesial

    Gabon African ChickenGabon African Chicken menjadi salah satu menu yang wajib dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu yang wajib dicoba, Gabon African Chicken. Tersedia dalam dua pilihan ukuran yang bisa disesuaikan, yaitu half dan quarter (berupa potongan dada atau paha). Semua paket ini sudah dilengkapi dengan nasi putih. Untuk quarter harganya dibanderol sekitar Rp 49.000 sedangkan half dibanderol Rp 89.000.

    Seporsi ayam Afrika juga sudah dilengkapi dengan tiga saus spesial khas Gabon, terdiri dari saus hijau, sambal, dan saus putih. Lalu ada sajian pisang bakar karamel sebagai pendamping.

    Kami pesan Gabon African Chicken berukuran setengah. Disajikan dengan setengah potongan ayam utuh, terdiri dari paha dan dada. Bagian atas ayam sudah dilumuri dengan saus hijau khas ayam Afrika.

    Olesan bumbu rempah Eropa membuat ayam ini punya aroma harum. Tampilannya agak gosong, seperti ayam bakar Indonesia, tetapi matang sempurna. Bagian dalam dagingnya punya tekstur lembut juicy.

    Cita rasanya sangat familiar di lidah, dengan sentuhan rasa gurih berempah yang didominasi lada hitam dan oregano.

    Dimakan begitu saja dengan nasi putih sudah enak, tetapi kalau mau agak berbeda bisa dicocol ke sausnya. Untuk saus hijau punya tekstur creamy. Terdiri dari campuran mayonaise, peterseli, jus lemon, dan rempah lainnya sehingga membuat ayam ini terasa lebih asam segar.

    Gabon African ChickenBisa dicocol ke saus hijaunya yang terdiri dari perpaduan mayonaise dan rempah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Untuk saus putihnya berwarna agak bening dengan rasa cukup unik. Menurut kami rasanya mirip mashed potato atau kentang tumbuk.

    Lalu ada pelengkap saus sambal mirip sambal bawang di sini. Agak berminyak, tetapi rasanya tidak terlalu pedas dan aroma bawangnya juga tidak begitu kuat.

    Gabon African ChickenKalau mau cita rasa ala indonesia, bisa cocol ke saus sambalnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sementara pisangnya punya rasa cenderung manis karamel dengan tekstur yang tidak lembek. Meskipun rasanya manis, karamel smokey, tetapi rupanya cocok dipadukan dengan ayam Afrika yang gurih.

    4. Arancini Balls dan Gabon Special Bread sebagai pelengkap

    Gabon African ChickenArancini Balls bisa dipesan sebagai menu pelengkap yang tak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain menikmati ayam panggang Afrika, di restoran ini pelanggan juga bisa coba menu lain.

    Salah satunya, Arancini Balls (Rp 35.000). Seporsinya terdiri dari 3 buah arancini balls berbentuk bulat dengan saus hijau dan kuning sebagai garnish.

    Sajian ini terbuat dari semacam nasi goreng risotto yang dipadatkan menjadi bentuk bulat dan diisi keju mozarella. Dilapisi dengan tepung barulah digoreng sampai renyah.

    Tekstur luarnya renyah dengan keju mozarella yang lumer di dalam. Rissotonya juga punya tekstur yang creamy, tidak kering dengan cita rasa gurih. Sausnya sendiri menurut kami punya rasa yang cenderung mirip seperti labu dan agak hambar.

    Gabon African ChickenAda juga roti spesial khas Gabon yang bisa jadi camilan pendamping. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Gabon Special Bread juga tidak kalah lezat. Berupa roti panggang yang disajikan dengan saus spesial. Meskipun dipanggang, tetapi hanya bagian luarnya saja yang agak renyah, tetapi dalamnya tetap lembut dan empuk.

    Tercium aroma harum mentega dengan sedikit sentuhan rasa gurih bawang putih dan manis di akhir. Bisa dicocol ke saus hijaunya kalau mau mendapat sentuhan rasa yang agak asam segar.

    Untuk menghilangkan dahaga, bisa pesan Infused Water, terdiri dari potongan buah stroberi dan daun mint. Disajikan dalam pitcher besar sehingga untuk sharing.

    Cita rasa dan pengalaman kami di Gabon Fried Chicken cukup memuaskan. Sepadan dengan waktu tunggunya yang lumayan lama. Restoran ini pun bisa menjadi pilihan jika ingin menikmati hidangan ayam Afrika dengan rasa autentik lezat.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kisah Kakak-Adik Jualan Matcha dan Kopi Premium di Rumah


    Jakarta

    Di dalam perumahan Gading Serpong ada sebuah kafe nyempil yang dimiliki oleh kakak dan adik. Menunya kopi dan matcha premium dengan racikan spesial.

    Gading Serpong memang sedang viral sebagai kawasan kulineran. Namun, area makan atau kafenya tidak sebatas di ruko-ruko saja. Beberapa juga membuka usaha di dalam perumahan. Salah satunya Kurisu Coffee yang lokasinya di dalam perumahan elit.

    Kurisu Coffee menawarkan beberapa pilihan minuman kopi dan matcha. Dibuat spesial oleh kakak adik yang memang memiliki hobi dan ketertarikan dalam dunia kopi dan matcha.


    1. Nyempil di dalam rumah

    Kurisu CoffeeLokasi Kurisu Coffee nyempil di dalam garasi rumah pemiliknya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tidak seperti kafe di Gading Serpong lainnya, Kurisu Coffee lokasinya nyempil di dalam perumahan. Tepatnya di dalam rumah pemiliknya, Klarry yang berlokasi di Emerald 8/8, Jl. Emerald Selatan, Cihuni, Pagedangan, Tangerang.

    Sebenarnya saat ini mereka memang hanya mengkhususkan pemesanan via online. Bisa pesan lewat aplikasi ojek online atau lewat direct message (DM) Instagram. Lalu bisa di pick-up atau ambil langsung di rumah.

    Kalau ingin ambil langsung ke rumah, kamu bisa masuk lewat pintu garasi samping. Nanti akan ada plang sekaligus bell rumah sebagai penanda. Tersedia juga area duduk untuk menunggu pesanan siap. Kalau sudah siap, Kris atau adiknya akan menyerahkan pesanan, dan minuman bisa langsung dibawa pulang untuk dinikmati.

    Meskipun saat ini mereka hanya menerima pesanan via online dan self-pick up, ke depannya mereka berencana akan membuka gerai sendiri.

    “Masih cari-cari tempat sih, tapi kalau ada rencananya mau buka gerai sendiri,” ujar Klarry kepada detikFood.

    2. Usaha berasal dari hobi

    Kurisu CoffeeKurisu Coffee dimiliki oleh pemuda yang awalnya hanya hobi di dunia kopi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Usaha kafe milik kakak adik ini rupanya berawal dari hobi. Kris mengaku memiliki ketertarikan dalam dunia kopi. Akhirnya ia mencoba belajar otodidak tentang per kopi-an, termasuk belajar membuat kopi dan roasting biji kopi.

    “Awalnya emang suka kopi dan mikir kalau bisa bikin kopi yang bisa dijual boleh juga. Akhirnya coba-coba. Makanya dimulai dari rumah dulu,” kata Klarry.

    Begitu juga dengan adik Klarry yang memiliki ketertarikan dalam dunia matcha. Adiknya sama-sama mengulik dan belajar matcha sendiri sampai menemukan racikan yang sempurna.

    3. Menawarkan racikan kopi dan matcha

    Kurisu Coffee yang baru berjalan selama 7 bulan ini punya menu cukup variatif. Menu utama yang mereka tawarkan adalah Kopisu atau kopi susu gula aren.

    Beberapa pilihan kopi lain juga tersedia, seperti Espresso, Long Black, Hot Latte, Hot Cappucino, Iced Americano, sampai Iced Latte.

    Mereka juga menawarkan racikan Matcha dan Hojicha yang bisa disajikan dengan susu dairy maupun oat.

    Selain menu-menu ini, Klarry mengungkap mereka juga punya menu spesial yaitu ‘Guest beans’. Racikan kopi ini dibuat dari biji kopi khusus yang dibawa Klarry setelah traveling ke beberapa tempat.

    Klarry mengungkap, “Guest beans peminatnya nggak terlalu banyak, tetapi ada aja yang mau.”

    Kalau sudah ada tempat atau ruko, ke depannya Klarry mengungkap akan ada menu baru yang tersedia.

    Kenikmatan kopi susu dan matcha dari Kurisu Coffee bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Menu Kopisu yang jadi andalan

    Kopisu jadi salah satu menu andalan di kafe ini. Tawarkan kopi susu gula aren yang creamy.Kopisu jadi salah satu menu andalan di kafe ini. Tawarkan kopi susu gula aren yang creamy. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Untuk racikan Kopisu, Klarry mengaku awal mulanya hanya mengulik racikan tersebut dalam waktu satu minggu. Ia ingin menghadirkan kopi susu yang punya tekstur creamy, dengan sentuhan rasa ‘gosong’ atau ‘roasted’, dengan campuran gula aren yang ada jejak rasa karamelnya.

    “Maunya yang semua orang bisa minumlah. Tetapi yang satu minggu itu udah berubah lagi racikannya sama yang sekarang,” ujar pemilik Kurisu Coffee ini.

    Sampai saat ini belum ada racikan yang pasti karena Klarry masih terus mengulik racikannya.

    Kopisu bisa dibeli dalam bentuk cup seharga Rp 23.000 atau botolan 250ml seharga Rp 27.000. Untuk yang botol, bisa pilih mau pakai gula, sedikit gula, atau tanpa gula sama sekali.

    detikFood berkesempatan mencoba racikan Kopisu dalam cup dengan sedikit gula. Warna kopinya cokelat muda dengan tekstur yang creamynya pas, tidak berlebihan.

    Menggunakan biji kopi house blend antara Robusta dari Flores dan Arabika dari Wonosobo. Namun komposisinya Robustanya sengaja dibuat lebih banyak, kurang lebih 2:1 untuk menghadirkan rasa ‘tebal’.

    Saat pertama disesap, terasa aroma dan rasa kopi yang dominan pahit dan roasty. Disusul dengan sentuhan manis gula yang memang cenderung mirip seperti karamel. Rasanya pun seimbang antara pahit kopi dan manis dari gula. Campuran susunya tidak begitu memengaruhi rasa, tetapi membuat tekstur kopinya lebih creamy.

    Kalau tertarik untuk dibawa pulang, bisa pesan yang botolan. Kenikmatan rasanya masih bagus sampai lima hari setelah kopi dibeli. Sebab, mereka memang hanya menggunakan bahan-bahan berkualitas dan racikan kopinya juga dibuat fresh setiap hari.

    5. Matcha yang tidak kalah nikmat

    Kurisu CoffeeMenu matcha yang ditawarkan oleh Kurisu Coffee juga tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu matcha juga tidak boleh dilewatkan kalau ke sini. Diracik spesial oleh adik Klarry, Karryn. Matchanya bisa diracik dengan susu sapi atau oat. Tingkat kemanisannya juga bisa disesuaikan, ada gula 0%,50%, dan 100%.

    Matchanya bisa dipesan dalam bentuk cup seharga Rp 50.000, dalam botol 250 ml seharga 65.000, dan satu liter Rp 270.000.

    Dalam racikan ini, mereka menggunakan ceremonial grade matcha dari prefektur Uji, Kyoto.

    Kurang lebih butuh waktu dua bulan bagi Karryn untuk melakukan R&D (research and development).

    “Sebelumnya emang udah suka bikin, tapi belum diseriusin. Kan buat di rumah doang, buat sendiri. Baru R&D nya anggap dua bulanan gitu buat bikin ini,” ujarnya kepada detikFood.

    Selain menggunakan matcha kelas seremonial, racikan di sini juga pakai sirup rahasia yang membantu meningkatkan rasa matchanya.

    “Setelah R&D aku nemu yang paling cocok campuran sirup rahasia itu yang ngebantu meningkatkan rasa matchanya. Kalau yang sebelumnya rasa matchanya gak keluar tapi pas pake sirup ini jadi keluar,” jelasnya.

    Sentuhan rasa pahit, umami, earthy yang ringan tercecap di lidah. Disusul dengan sedikit sentuhan rasa manis dari sirup rahasia mereka. Berpadu sempurna dengan teksturnya yang creamy.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Begini Cara Merawat Bodi Mobil Supaya Harga Jualnya Tetap Tinggi



    Jakarta

    Merawat cat menjadi kewajiban bagi para pemilik mobil baru. Salah satu treatment atau perawatan yang bisa dilakukan adalah dengan melapisi bodi kendaraan pakai lapisan Paint Protection Film alias PPF. Apa saja manfaatnya?

    Dijelaskan Solar Grad dalam keterangan resminya, PPF adalah lapisan pelindung transparan yang diaplikasikan pada permukaan bodi kendaraan. Fungsinya mirip dengan perisai tak terlihat, melindungi cat kendaraan dari berbagai potensi kerusakan eksternal, seperti:

    1. Goresan ringan dari batu kecil, kerikil, atau gesekan benda lain.
    2. Noda dari kotoran, minyak, atau getah pohon yang menempel.
    3. Kerusakan akibat sinar UV yang dapat memudarkan warna cat mobil.


    Lapisan PPF disebut-sebut memiliki beberapa keunggulan, meliputi:

    1. Teknologi self-healing, di mana goresan-goresan ringan pada permukaan film akan memudar secara otomatis ketika terkena panas, baik dari matahari maupun air panas. Ini berarti bodi kendaraan akan selalu tampak seperti baru meski telah digunakan dalam waktu lama.
    2. Perlindungan dari UV dan Oksidasi Paparan sinar UV yang terus-menerus dapat membuat warna cat mobil memudar dan terlihat kusam. PPF diklaim mampu memberikan perlindungan maksimal dari sinar UV, menjaga kilau cat tetap sempurna. Selain itu, film ini juga melindungi cat dari oksidasi akibat polusi udara atau lingkungan yang korosif.
    3. Kemampuan anti-noda PPF memiliki sifat hydrophobic, yang artinya permukaannya menolak air, minyak, dan kotoran. Ini membantu mengurangi risiko terbentuknya noda atau bercak yang sulit dibersihkan dari permukaan bodi kendaraan.
    4. Tahan lama dan tidak menguning juga menjadi salah satu keunggulan perawatan ini, sehingga tampilannya tetap jernih dalam jangka panjang.

    Jadi, ketika kendaraan baru keluar dari showroom, tampilannya masih sempurna dan berkilau. Namun, seiring waktu, bodi kendaraan akan menghadapi berbagai kondisi jalan yang bisa merusak tampilannya, seperti kerikil yang berterbangan, kotoran, hingga goresan ringan di parkiran. Mengaplikasikan PPF segera setelah kendaraan dibeli memberikan sejumlah manfaat:

    1. Menjaga harga jual kembali: Mobil dengan bodi mulus dan terawat lebih diminati oleh pembeli ketika akan dijual kembali. Penggunaan PPF membantu menjaga nilai kendaraan dengan melindungi cat asli dari kerusakan.
    2. Mengurangi biaya perawatan eksterior: Tanpa PPF, pemilik kendaraan mungkin harus sering melakukan poles atau perbaikan bodi untuk menghilangkan goresan atau noda. Dengan PPF, bodi mobil tetap terlindungi dan mengurangi kebutuhan perawatan intensif.
    3. Perlindungan jangka panjang: Dalam jangka panjang, kendaraan yang terlindungi dengan PPF akan tetap tampil prima, meski sudah dipakai dalam kondisi jalan yang menantang.

    Solar Gard sendiri baru saja mengumumkan pembukaan outlet PPF pertama mereka di Gading Serpong yang berlokasi di BEZ Auto Center Paramount Land. Pembukaan outlet ini bertujuan memberikan akses lebih baik kepada konsumen yang ingin melindungi kendaraan mereka dengan teknologi terbaru dalam perlindungan cat. Hingga saat ini, Solar Gard telah memiliki 155 dealer resmi yang tersebar di lebih dari 73 kota besar di seluruh Indonesia dan terus berkembang.

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com