Tag: gairah

  • Minum Kopi Sebelum Bercinta Bikin Makin Cepat Orgasme, Mitos atau Fakta?


    Jakarta

    Kopi merupakan minuman yang dipercaya bisa meningkatkan energi sebelum beraktivitas. Namun, banyak juga yang meyakini bahwa kopi bisa membantu orgasme lebih cepat saat bercinta. Benarkah begitu?

    Para psikolog berpendapat bahwa bukan kopi yang membuat orgasme seseorang menjadi luar biasa saat bercinta, melainkan dampak dari psikologisnya.

    Dikutip dari Mirror UK, kandungan kafein memicu peningkatan kadar dopamin neurotransmitter yang sering disebut sebagai ‘hormon bahagia’. Itu memicu perasaan puas yang dapat meningkatkan penerimaan terhadap orgasme.


    Dalam dosis yang lebih tinggi, kopi juga bisa memiliki ‘efek vasodilator’, yang berarti memperlebar pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Gairah dan orgasme sangat terkait dengan jumlah darah yang mengalir ke bawah, jadi sirkulasi yang lebih baik dapat meningkatkan segalanya.

    Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat hubungan antara keduanya.

    Menanggapi ini, guru kesehatan seksual Sarah Mulindwa di Lovehoney mengatakan memang ada beberapa bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kopi atau kafein dalam bentuk apapun bisa meningkatkan kehidupan seks.

    Namun, ia mengungkapkan bahwa kepercayaan yang soal kopi bisa meningkatkan orgasme hanya tren viral atau mitos. Sebab, sejauh ini belum ada penelitian yang bisa membuktikan hubungan keduanya.

    Kafein memang bisa membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kelelahan. Tapi, itu tidak semata-mata meningkatkan orgasme seseorang.

    Menurut Sarah, aspek psikologi dari orgasme jauh lebih kompleks daripada sekedar kondisi tubuh yang tidak lelah. Jadi, sayangnya minum kopi sebelum berhubungan seks tidak akan menjamin seseorang bisa mencapai orgasme.

    Sarah menekankan bahwa orgasme bisa berbeda untuk setiap orang dan dipengaruhi banyak faktor, seperti kesehatan fisik, emosi, atau hubungan pasangan tersebut. Jika kesulitan menghadapi ini, mungkin ada baiknya mencoba berbagai jenis rangsangan, posisi, atau foreplay yang cocok saat bercinta.

    “Pada akhirnya, sebagian besar dari hal ini tergantung pada komunikasi. Luangkan waktu untuk mencari tahu, dan sampaikan ini kepada pasangan, atau ingat sendiri,” jelas Sarah.

    “Meskipun secangkir kopi mungkin bermanfaat bagi sebagian orang, dan didukung oleh beberapa orang di media sosial, kafein yang berlebihan dapat menyebabkan kegugupan, kecemasan, dan gangguan tidur. Itu semuanya bisa saja berdampak negatif pada kesehatan seksual,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Gairah Mulai Kendor saat Bercinta? Intip 4 Cara Bikin Hubungan Pasutri Kembali Membara


    Jakarta

    Keintiman seksual menjadi salah satu hal penting yang wajib dimiliki dan dijaga oleh setiap pasangan. Jika dilakukan dengan benar, maka keintiman seksual akan membuat pasangan akan terus merasa terhubung satu sama lain.

    Di sisi lain, masih banyak pasangan yang merasa gugup ketika akan bercinta, bahkan kehilangan gairah seksual karena tidak menjaga keintiman tersebut. Terlebih, jika telah lama menjalin hubungan.

    Menurut Very Well Mind, ada beberapa cara yang bisa dilakukan seseorang untuk tetap menjaga kedekatan atau keintiman dengan pasangannya. Sehingga, ini akan memberikan efek positif terhadap aktivitas seksual mereka.


    1. Mengenali kenikmatan diri sendiri

    Mendapatkan kualitas bercinta yang baik tak hanya terkait dengan bagaimana seseorang melakukan foreplay dan menyenangkan pasangan. Namun, meluangkan waktu untuk mempelajari diri sendiri juga dapat membantu dalam sebuah hubungan.

    “Rasakan kenikmatan sendiri, dan jangan hanya masturbasi. Tetapi pelajari kenikmatan sendiri dengan menjelajahi berbagai hal lain seperti audio erotis atau membaca erotis,” kata terapis seks Candice Cooper-Lovett, Phd, LMFT.

    Cooper-Lovett juga menyarankan untuk seseorang mulai membaca buku-buku yang mengundang keingintahuan dan erotisme. Buku-buku seperti ini akan memberikan ide tentang apa-apa saja yang bisa dilakukan dengan pasangan.

    2. Menjadwalkan seks

    Sama seperti berkencan, ternyata bercinta akan memberikan sensasi yang lebih baik jika terjadwal. Menjadwalkan seks ternyata akan lebih dapat lebih diingat oleh pasangan.

    “Banyak orang merasa seks harus selalu spontan, tetapi terkadang mungkin harus menjadwalkannya,” kata Cooper-Lovett.

    3. Menambah momen-momen kebersamaan

    Keintiman secara emosional ternyata menjadi bagian dari keintiman seksual. Sehingga penting bagi pasangan untuk memupuk keintiman seksual melalui aktivitas-aktivitas di luar ranjang.

    Terlebih untuk para pasangan yang telah bersama cukup lama, aktivitas-aktivitas di luar kebiasaan sehari-hari mungkin bisa dicoba untuk dilakukan. Hal ini agar menyegarkan hubungan, ditambah pasangan bisa saja menguasai hal-hal baru yang berhubungan dengan bercinta.

    4. Memiliki outercourse

    Outercourse atau aktivitas seksual yang bukan seks penetrasi dapat menjadi salah satu cara yang bagus untuk mendapatkan keintiman seksual yang lebih dalam. Outercourse sendiri, selain dapat membangun ketegangan seksual, juga bisa membuat pasangan terangsang tanpa harus berhubungan seksual.

    Beberapa contoh kegiatan seksual tersebut adalah berciuman, onani, masturbasi, pijatan mesra, seks toys, seks oral, dan lain-lain.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Tips Mengembalikan Gairah Seks, Biar Sesi Bercinta di Ranjang Tetap ‘Panas’

    Jakarta

    Gairah seksual seseorang sewaktu-waktu bisa saja menurun. Penyebabnya bermacam-macam dan bahkan sering disepelekan, sehingga mempengaruhi keharmonisan rumah tangga.

    Dikutip dari Very Well Mind, ada banyak alasan mengapa seseorang tidak mood untuk bercinta. Mulai dari adanya rasa cemas, perubahan hormonal, stres, depresi, atau adanya masalah hubungan yang belum terselesaikan.

    Setelah mengetahui sederet alasan mengapa gairah mendadak ‘ngedrop’, berikut adalah 5 tips membangkitkan mood untuk bercinta.


    1. Buat Diri Merasa Nyaman

    Sulit untuk mendapatkan mood bercinta ketika diri sendiri belum mendapatkan rasa nyaman. Mungkin seseorang sedang melalui fase sedang merasa lelah sepanjang waktu.

    Kondisi ini bisa diatasi dengan mulai mengonsumsi makanan dan minuman sehat secara teratur, serta mulai meluangkan waktu untuk berolahraga. Berikanlah waktu luang untuk bersantai terlebih dulu dengan diri sendiri.

    2. Mencoba Hal Baru

    Bosan atau gelisah bisa menjadi salah satu penyebab libido tak kunjung naik. Hal ini umumnya terjadi pada mereka yang telah berhubungan sejak lama.

    Seseorang bisa mencoba kehidupan seks yang belum pernah dicoba. Bisa dengan memperkenalkan ‘sex toys’, mencoba ‘bermain peran’, atau memesan kamar hotel mewah untuk satu atau dua malam.

    Selain itu, memupuk keintiman emosional dengan pasangan juga tak kalah pentingnya. Pasalnya, hubungan emosional yang baik dapat meningkatkan hasrat seksual.

    3. Cari Waktu Terbaik untuk Seks

    Benar-benar memberikan waktu khusus untuk berhubungan seks juga bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan libido seseorang. Menentukan waktu tertentu dalam jadwal berhubungan seks dapat membuat perbedaan signifikan dalam kehidupan seks.

    4. Mengelola Stres

    Stres bisa menjadi salah satu penghambat mendapatkan mood untuk berhubungan seks. Ciptakan rutinitas olahraga teratur, meditasi, dan praktikkan latihan pernapasan untuk membantu mengelola tingkat stres dan meningkatkan libido.

    Salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan untuk menjaga tingkat stres tetap rendah adalah cukup tidur di malam hari. Jika kurang tidur, hal itu dapat memengaruhi cara seseorang beraktivitas sepanjang hari dan di kamar tidur.

    5. Mengubah Jadwal Seks

    Selalu bercinta di malam hari bisa menjadi hal yang membosankan untuk mereka yang memiliki aktivitas yang sangat sibuk. Sebaliknya, luangkan waktu untuk berhubungan seks pagi hari selama beberapa minggu ke depan.

    Berhubungan seks di pagi hari setelah pasangan cukup tidur dan merasa cukup istirahat bisa menjadi cara yang bagus untuk meningkatkan libido.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Manfaat Orgasme usai Bercinta, Termasuk Tingkatkan Suasana Hati hingga Kualitas Tidur


    Jakarta

    Orgasme tidak hanya memberikan rasa nikmat dalam bercinta. Faktanya, tersimpan beragam manfaat orgasme untuk kesehatan, mulai dari memperbaiki suasana hati, mengurangi rasa sakit, hingga meningkatkan kesehatan jantung.

    “Orgasme adalah puncak gairah seksual dan menyebabkan perasaan nikmat yang intens,” kata Monique De Four Jones, MD, kepala asosiasi persalinan dan persalinan di Rumah Sakit Wanita Katz di New York.

    Dikutip dari Everyday Health, berikut sederet manfaat yang bisa didapatkan oleh seseorang ketika mengalami orgasme rutin.


    1. Membuat suasana hati lebih baik

    Saat orgasme, tubuh akan melepaskan dopamin yang juga dikenal sebagai hormon ‘bahagia’ atau ‘merasa senang’. Hal ini bisa dipicu oleh apa saja yang membuat seseorang bahagia, salah satunya orgasme.

    “Dopamin bekerja di area otak untuk memberi Anda perasaan senang, puas, dan motivasi. Ini juga mengaktifkan jalur penghargaan di otak yang menyebabkan kita lebih menginginkan aktivitas ini,” kata De Four Jones.

    Dopamin dan hormon peningkat suasana hati lainnya yang dilepaskan saat berhubungan seks, termasuk serotonin , vasopresin , dan oksitosin (hormon ‘cinta’) juga dapat membantu menurunkan kadar kortisol, hormon stres utama tubuh.

    2. Meningkatkan kualitas tidur

    Sebuah survei kecil yang terbit pada Mei 2023 di jurnal Sleep, ditemukan 75 persen peserta melaporkan tidur malam yang lebih baik setelah mereka berhubungan seks atau orgasme menjelang waktu tidur.

    “Karena orgasme dapat meningkatkan suasana hati dan membantu mengurangi stres, hal ini diyakini membantu meningkatkan kualitas tidur,” kata De Four Jones.

    3. Memperkuat dasar panggul

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine pada Mei 2022 mengamati 55 wanita yang telah melahirkan satu anak dan menjalani persalinan normal tanpa komplikasi.

    Sekitar setengahnya disarankan untuk melakukan senam Kegel setiap hari (metode yang dikenal untuk memperkuat dasar panggul). Sementara separuh lainnya diinstruksikan untuk memulai orgasme melalui stimulasi diri sendiri atau pasangan bersamaan dengan senam kegel.

    Para peneliti menilai partisipan setiap bulan, selama enam bulan dan menemukan bahwa fungsi seksual dan kemampuan untuk mengendurkan dasar panggul secara signifikan lebih tinggi pada kelompok orgasme.

    “Saya tidak yakin apakah ada cukup data yang secara kuat mendukung penguatan orgasme pada dasar panggul. Tapi saya yakin itu tidak ada salahnya,” kata De Four Jones.

    4. Meningkatkan kesehatan jantung

    Orgasme yang teratur ternyata memiliki dampak yang baik bagi kesehatan jantung. Hal ini dibuktikan lewat studi observasional yang diterbitkan pada Maret 2022 di European Journal of Preventive Cardiology.

    Para peneliti mewawancarai 495 penyintas serangan jantung berusia 65 tahun ke atas tentang aktivitas seksual mereka selama masa pemulihan. Ditemukan bahwa kembali ke aktivitas seksual normal atau meningkat selama enam bulan pertama dikaitkan dengan penurunan risiko kematian sebesar 35 persen selama dua dekade berikutnya.

    5. Meredakan sakit

    “Diyakini bahwa sejumlah besar endorfin yang dilepaskan saat orgasme dapat memengaruhi reaksi tubuh terhadap rasa sakit,” jelas De Four Jones.

    Dalam sebuah studi observasi terhadap 304 orang penderita migrain dan 96 orang dengan cluster headaches, 60 persen penderita migrain melaporkan nyeri berkurang dengan aktivitas seksual selama serangan. Sedangkan, 37 persen penderita cluster headaches, 37 persen merasa lebih baik.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dahsyatnya Efek Kurma Buat Pasutri, Gairah Bercinta Makin ‘Gaspol’

    Jakarta

    Kurma menjadi salah satu buah yang kaya manfaat untuk kesehatan. Buah satu ini mengandung berbagai macam antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari efek radikal bebas hingga mendukung kesehatan otak.

    Ternyata kurma juga sangat bermanfaat untuk mendorongnya gairah seksual. Menurut penelitian yang dipublikasikan BMC Research Notes pada 2022, senyawa seperti alkaloid, dan flavonoid yang terdapat dalam kurma bisa meningkatkan hasrat seksual pria maupun wanita.

    Dikutip dari laman Healthshot, berikut beberapa cara kurma agar membantu meningkatkan gairah seks:


    1. Meningkatkan energi

    Kurma mengandung gula alami seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa, yang memberikan energi yang cepat dan berkelanjutan. Per 100 gram kurma mengandung 66,5 gram gula total, menurut Departemen Pertanian AS.

    Meningkatnya energi dapat mendorong stamina secara keseluruhan, sehingga berdampak positif pada gairah seks.

    2. Kaya akan vitamin dan mineral

    Kurma memiliki kandungan vitamin A yang menunjang kesehatan selaput lendir, termasuk jaringan vagina, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan saat melakukan aktivitas seksual.

    Ginekolog dan dokter spesialis kebidanan Dr Vinatha Puli mengungkapkan buah ini juga mengandung magnesium yang berperan dalam pengaturan hormon dan relaksasi. Hal ini dapat mengurangi stres dan meningkatkan hasrat seksual.

    Kurma juga mengandung arginin, yang dapat meningkatkan aliran darah dengan merelaksasi pembuluh darah, sehingga berpotensi meningkatkan fungsi dan gairah seksual.

    3. Menyeimbangkan hormon

    Nutrisi dalam kurma juga membantu menjaga keseimbangan hormonal, yang penting untuk libido yang sehat.

    “Misalnya, magnesium berperan dalam mengatur kortisol, hormon stres yang dapat berdampak negatif pada gairah seks,” kata Dr Puli.

    4. Meningkatkan mood

    Kurma mengandung triptofan, yakni asam amino yang dapat meningkatkan produksi serotonin di otak. Kadar serotonin yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan suasana hati dan berkurangnya kecemasan, yang dapat meningkatkan hasrat seksual.

    Bagaimana cara untuk mengkonsumsinya?

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menikmati buah kurma ini, antara lain:

    • Kurma bisa dikonsumsi menjadi camilan
    • Bisa menambahkan kurma ke dalam smoothie sebagai pengganti gula
    • Gunakan kurma sebagai pemanis alami dalam kue, termasuk kue kering
    • Isi kurma dengan kacang-kacangan atau selai kacang sebagai camilan yang bergizi

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bercinta Tak ‘Sepanas’ Biasanya? Ini 5 Hal yang Bisa Bikin Libido Suami Drop

    Jakarta

    Bercinta menjadi momen yang penting untuk pasangan suami istri. Dalam banyak kasus, libido suami yang drop dapat mengganggu kesenangan pasangan ketika bercinta.

    Sebenarnya apa sih faktor-faktor yang dapat menyebabkan menurunnya libido suami? Berikut ini adalah beberapa di antaranya dikutip dari Healthline:

    1. Masalah Tidur

    Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan bahwa pria yang memiliki masalah tidur seperti sleep apnea cenderung memiliki kadar testosteron yang lebih rendah. Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang terjadi ketika pernapasan terhenti sementara dalam beberapa periode ketika tidur.


    Seiring berjalannya waktu, kondisi ini dapat menyebabkan penurunan aktivitas seksual dan libido. Dalam studi tersebut, tim peneliti menemukan hampir sepertiga pria yang mengalami sleep apnea parah mengalami penurunan kadar testosteron.

    Penelitian lain menyebut kadar testosteron menurun 10-15 persen setelah seminggu jam tidur dibatasi menjadi lima jam per malam.

    2. Usia Bertambah

    Tingkat testosteron yang berkaitan dengan libido berada di titik tertinggi ketika seorang pria memasuki usia akhir remaja. Semakin tua, mungkin diperlukan waktu yang sedikit lebih lama untuk orgasme, ejakulasi, atau bahkan terangsang.

    Ereksi yang terjadi mungkin tidak sekeras biasanya dan membutuhkan waktu yang lebih lama. Untuk mengatasi masalah ini, coba konsultasikan dengan profesional kesehatan terpercaya.

    3. Penyakit Kronis

    Masalah penyakit kronis juga dapat menjadi salah satu pemicu libido suami menjadi drop. Beberapa jenis penyakit kronis yang dimaksud meliputi diabetes tipe dua, obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, hingga masalah organ seperti paru-paru, jantung, ginjal, dan hati kronis.

    Jika memiliki masalah penyakit kronis di atas, pertimbangkan menemui dokter untuk mengelola masalah kesehatan tersebut. Berbicara dengan pasangan untuk menemukan cara agar tetap intim juga diperlukan.

    4. Stres

    Stres dan tekanan situasi dapat menurunkan hasrat seksual. Ini berkaitan erat dengan hormon yang ada pada tubuh, hingga pembuluh darah arteri yang menyempit ketika stres. Penyempitan ini membatasi aliran darah dan berpotensi meningkatkan risiko disfungsi ereksi.

    Penelitian yang diterbitkan dalam Scientific Research and Essays mendukung gagasan bahwa stres mempunyai efek langsung pada masalah seksual. Tidak hanya pada suami, ini juga dapat terjadi pada istri.

    Penelitian lain mengungkapkan gangguan stres pasca trauma atau yang lebih dikenal dengan PTSD juga meningkatkan risiko disfungsi seksual sebanyak tiga kali lipat.

    Stres merupakan sesuatu yang sulit dihindari. Lakukan latihan teknik manajemen stres seperti latihan pernapasan dan meditasi. Jika masih sulit menangani stres, cobalah pergi ke ahli kesehatan jiwa.

    5. Tidak Olahraga

    Jarang berolahraga atau tidak sama sekali dapat menyebabkan masalah kesehatan seksual, hingga memengaruhi gairah dan hasrat. Berolahraga secara teratur, dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis yang berkaitan dengan menurunnya libido suami.

    Olahraga ringan dapat menurunkan kadar kortisol di malam hari dan mengurang stres. Kebiasaan ini dapat mengurangi stres dan membantu meningkatkan gairah seks.

    (avk/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Paksu! Ini Cara Menemukan G-spot Istri, Bikin Orgasme Lebih Intens

    Jakarta

    Titik G-spot pada wanita wanita memang nyata adanya. Namun, ini bukan sebuah ‘tombol ajaib’ yang bisa ditekan, sehingga wanita bisa langsung mendapatkan orgasme instan.

    Laki-laki harus mencari keberadaan g-spot di area vagina. Jika area ini ditemukan dan disentuh, menurut banyak wanita dapat menimbulkan sensasi nikmat, bahkan orgasme. Hal ini disampaikan Jordan Rullo, PhD, psikolog kesehatan klinis di Utah, Amerika Serikat.

    “Tempat yang jika disentuh akan menimbulkan orgasme. Siapa yang tidak menginginkannya. Jika ada titik yang mudah menyebabkan orgasme, hal ini akan mengurangi rasa frustasi banyak orang tentang bagaimana membantu pasangan wanitanya mencapai klimaks,” ujar Jordan Rullo dikutip dari Everyday Health.


    Ternyata, masih banyak orang yang belum mengetahui seperti apa sebenarnya bentuk klitoris pada wanita. Dosen kehormatan di Universitas Manchester, Fiona Reid MD mengatakan hal ini karena fungsi seksual wanita sangat kompleks.

    “Fungsi seksual wanita sangat kompleks dan mungkin kurang mendapat perhatian dalam penelitian atau pengobatan klinis,” kata Fiona Reid.

    Megan Pollock, terapis seks yang disertifikasi oleh American Association of Sexuality Educators, Counselors, and Therapist mengatakan wanita tidak akan memiliki G-spot jika bukan karena klitoris. G-spot adalah jaringan yang memisahkan dinding vagina dari klitoris.

    Sedangkan Rachel Needle, PsyD direktur Modern Sex Therapy Institutes mengatakan rangsangan pada G-spot mungkin juga akan merangsang setidaknya 8.000 syaraf bagian dari klitoris.

    Di mana Letak G-spot?

    Zona ini terletak di bagian depan dinding vagina. Untuk menemukannya, masukkan jari yang sudah terlumasi (satu atau dua jari) ke dalam vagina. Letak G-spot sekitar dua inci di atas vagina, dan ketika ditemukan tekstur dinding (vagina) akan menjadi sedikit berenda.

    Area tersebut juga sering digambarkan sebagai ‘spons’. Sisa dinding akan terasa halus, sampai jari menyentuh area ini.

    “Area ini padat dengan saraf dan mengembang ketika gairah seksual meningkat,” kata Rullo.

    Saat area tersebut dirasa sudah ditemukan, maka bisa distimulasi dengan melakukan gerakan pada jari dengan perlahan. Selain mencarinya dengan jari, beberapa posisi seks tertentu seperti woman on top, karena penis kemungkinan akan bisa menyentuh area tersebut saat penetrasi.

    Bagaimana Rasanya Orgasme G-spot?

    Orgasme G-spot adalah hasil interkoneksi antara klitoris, uretra, dan dinding anterior vagina. Wanita mungkin menganggap jenis orgasme ini lebih kompleks daripada rangsangan klitoris langsung.

    Ahli menyebut kebanyakan wanita melaporkan orgasme G-spot terasa lebih dalam, internal, dan menyeluruh. Namun, tidak terfokus pada area klitoris saja.

    “Jika Anda penasaran dan ingin menjelajahi rangsangan G-spot, dekati pengalaman tersebut tanpa tekanan atau ekspektasi. Pahami bahwa Anda mungkin tidak menemukan apa yang Anda cari, dan itu tidak masalah,” kata Rullo.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Makanan yang Bisa Bikin ‘Turn Off’, Wajib Dihindari Sebelum Bercinta

    Jakarta

    Makanan yang kita konsumsi sehari-hari dapat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap libido atau gairah seks. Jika ada makanan yang bisa meningkatkan gairah, tentu ada pula makanan yang dapat membuat gairah seks menurun.

    Karenanya, mengonsumsi makanan tersebut sebelum berhubungan seks tidak dianjurkan. Selain menurunkan gairah, makanan-makanan ini juga dapat memicu gejala tidak nyaman, seperti begah, gas, nyeri perut, dan lain-lain.

    Lantas, apa saja makanan yang dapat menurunkan gairah seks tersebut? Dikutip dari Good Housekeeping dan Healthshots, berikut pembahasannya.


    1. Makanan yang terlalu asin

    Mengonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi dapat menyebabkan terjadinya retensi cairan dan kembung. Selain itu, asupan garam yang berlebihan juga dapat memengaruhi sirkulasi darah. Jika sirkulasi darah ke alat vital terganggu, baik pria maupun wanita akan kesulitan mencapai orgasme saat bercinta.

    2. Kacang kedelai

    Kacang kedelai memang menyehatkan, namun makanan ini sebaiknya dihindari sebelum bercinta. Pasalnya, kacang kedelai dan produk olahannya dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, yang kemudian membuat libido turun.

    3. Makanan pedas

    Jika ingin membuat sesi ranjang makin ‘panas’, sebaiknya hindari makanan pedas atau yang mengandung cabai. Makanan pedas dapat menyebabkan refluks, gangguan pencernaan, hingga merangsang keinginan untuk BAB. Tentunya detikers tidak mau tiba-tiba ke kamar mandi saat ‘momen penting’ bersama pasangan bukan?

    4. Keju

    Bagi orang yang memiliki intoleransi terhadap laktosa, sebaiknya hindari mengonsumsi keju sebelum bercinta. Sebab, keju mengandung laktosa tinggi yang dapat memicu rasa tidak nyaman di perut. Jauhi pula makanan yang menggunakan keju, seperti burger, pizza, dan pasta.

    5. Bawang

    Mengonsumsi bawang sebelum bercinta memang tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan. Namun, bawang dapat membuat mulut dan tubuh memiliki bau yang tidak mengenakkan. Hal ini tentu dapat menurunkan gairah seks pasangan.

    6. Minuman soda

    Minuman bersoda adalah salah satu hal terburuk untuk dikonsumsi sebelum bercinta. Pasalnya, minuman ini bisa membuat perut kembung dan bergas, sehingga memicu seseorang lebih sering kentut dan sendawa.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tak Disangka-sangka, Ini 5 Manfaat Seks yang Jarang Diketahui

    Jakarta

    Seks bukan sekadar aktivitas yang menyenangkan bagi pasangan. Bercinta, bagi banyak pasangan dapat membangun hubungan yang lebih kuat antara dua orang dengan mengurangi segala hal negatif yang ada.

    Hormon oksitosin yang dilepaskan selama momen intim antar pasangan mampu meningkatkan kepercayaan dan rasa persahabatan yang lebih kuat. Hal ini membuat seks tak hanya sekadar bersenang-senang di ranjang, namun juga memiliki banyak manfaat.

    Dikutip dari WebMD, berikut adalah 5 manfaat kesehatan dari bercinta.


    1. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

    Pakar kesehatan seksual Yvonne K Fulbright, PhD mengatakan mereka yang aktif secara seksual memiliki kekebalan tubuh yang bagus, sehingga jarang sakit. Orang yang berhubungan seks memiliki tingkat pertahanan tubuh yang lebih tinggi terhadap kuman hingga virus.

    “Orang yang aktif secara seksual memiliki waktu sakit lebih sedikit,” ujar Fulbright dikutip dari Web MD.

    2. Mengurangi Rasa Sakit

    Profesor dari University of New Jersey, Barry Komisaruk phD mengatakan orgasme dapat menurunkan rasa sakit pada seseorang.

    “Kami menemukan bahwa rangsangan pada vagina dapat menghalangi nyeri kronis pada punggung dan kaki dan banyak wanita mengatakan kepada kami bahwa rangsangan pada alat kelamin dapat mengurangi kram menstruasi, nyeri rematik, dan dalam beberapa kasus bahkan sakit kepala,” kata Komisaruk.

    Pria yang sering ejakulasi (setidaknya 21 kali sebulan) lebih kecil kemungkinannya terkena kanker prostat. Hal ini terbukti pada penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association.

    4. Meningkatkan Kualitas Tidur

    Psikiater di West Hollywood, California Sheenie Ambardar, MD mengatakan seks dapat membuat seseorang mendapatkan tidur yang berkualitas. Hal ini karena adanya hormon prolaktin yang dilepaskan oleh tubuh.

    “Setelah orgasme, hormon prolaktin dilepaskan yang bertanggung jawab atas perasaan rileks dan mengantuk setelah berhubungan seks,” kata Ambardar.

    5. Meredakan Stres

    Setiap sentuhan dan pelukan pada saat bercinta, tubuh akan melepaskan hormon yang dapat membuat perasaan menjadi lebih bahagia. Gairah seksual melepaskan zat kimia otak yang meningkatkan sistem kesenangan dan penghargaan di otak.

    “Seks dan keintiman dapat meningkatkan harga diri dan kebahagiaan,” ujar Ambardar.

    (dpy/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Paksu Perlu Tahu! Ini 5 Makanan yang Bisa Bikin Hormon Testosteron ‘Anjlok’

    Jakarta

    Testosteron adalah hormon yang identik dengan pria. Kendati demikian, wanita juga memiliki hormon ini meski dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.

    Hormon ini memiliki beragam fungsi, mulai dari meningkatkan massa otot, mendistribusikan lemak, memproduksi sel darah merah, hingga mengatur fertilitas. Testosteron juga menjadi salah satu hormon yang bertanggung jawab atas libido dan gairah seksual.

    Hormon testosteron dapat menurun seiring pertambahan usia. Namun, ada juga sejumlah faktor lain yang bisa membuat kadar hormon ini anjlok sejak usia muda. Salah satunya adalah kebiasaan mengonsumsi makanan tertentu.


    Lantas, apa saja makanan yang bisa menurunkan kadar hormon testosteron dalam tubuh? Dikutip dari Ro, berikut daftarnya.

    1. Minuman manis

    Sesekali minum minuman manis memang tidak masalah. Tapi jika hal ini sering dilakukan, maka bisa berdampak buruk terhadap kadar testosteron dalam tubuh.

    Minuman manis cenderung mengandung gula yang sangat tinggi. Konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami hipogonadisme, yaitu kondisi ketika gonad (kelenjar seks) tidak menghasilkan cukup testosteron.

    Selain itu, gula juga dikaitkan dengan obesitas. Obesitas sendiri dapat memicu peradangan yang berdampak negatif terhadap sel-sel yang memproduksi hormon testosteron.

    2. Makanan yang mengandung lemak tertentu

    Makanan yang banyak mengandung lemak tertentu juga dapat ‘membunuh’ hormon testosteron.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2017 menemukan konsumsi lemak trans dapat menurunkan kadar testosteron. Lebih lanjut, studi itu juga menyebut konsumsi makanan yang mengandung lemak trans dapat memicu peradangan sistemik yang berdampak negatif terhadap produksi testosteron.

    Selain lemak trans, asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acid/PUFA) yang terkandung pada minyak jagung, kedelai, atau kanola juga dapat memengaruhi produksi testosteron. PUFA biasanya dianggap sebagai ‘lemak baik’, tetapi dalam jumlah tinggi, lemak ini dapat menurunkan produksi testosteron dalam tubuh.

    3. Minuman beralkohol

    Mengonsumsi terlalu banyak minuman beralkohol dapat berdampak buruk bagi kesehatan secara keseluruhan, termasuk menurunkan kadar testosteron.

    Alkohol dapat memicu peradangan, sehingga menyulitkan sel-sel penghasil testosteron untuk berfungsi dengan baik. Tak hanya itu, alkohol dapat mengganggu aktivitas hipotalamus-pituitary-adrenal (HPA), yaitu jalur yang menghubungkan otak dan sistem endokrin.

    4. Biji rami

    Biji rami atau flaxseed sering disebut sebagai makanan yang menyehatkan. Namun, biji rami juga dapat menurunkan hormon testosteron, terutama bagi orang yang sudah memiliki kadar testosteron rendah.

    Pasalnya, biji rami mengandung lignan yang tinggi. Lignan adalah senyawa pada tanaman yang dapat meningkatkan ekskresi atau pembuangan testosteron dari dalam tubuh. Lignan juga dapat meningkatkan kadar globulin pengikat hormon seks (sex hormone-binding globulin/SHBG), yang membuat jumlah hormon testosteron bebas atau aktif berkurang.

    5. Karbohidrat olahan

    Makanan lain yang dapat menurunkan kadar testosteron adalah karbohidrat olahan seperti roti tawar, kue kering, dan kue yang dipanggang. Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kaitan antara karbohidrat olahan dan testosteron, namun hal ini diduga terkait dengan sifat peradangan dari makanan tersebut.

    Asupan karbohidrat olahan yang tinggi juga dapat menyebabkan obesitas, yang kemudian dapat menyebabkan penurunan kadar testosteron.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy