Tag: gangguan makan

  • Perut Lily Collins Bikin Salfok, Kurus Gegara Gangguan Makan?

    Jakarta

    Bintang Emily in Paris, Lily Collins, kembali menarik perhatian. Banyak orang yang memperhatikan tubuhnya yang semakin kurus.

    Banyak orang yang melihat tubuhnya terlalu ramping dalam sebuah acara peragaan busana. Kondisi itu membuat para penggemar kembali mengingat Lily pernah berjuang melawan gangguan makan atau anoreksia.

    Penampilannya dalam Calvin Klein Fall 2025 itu membuat para penggemar kembali khawatir karena Lily terlihat sangat kurus.


    Riwayat Gangguan Makan

    Diketahui Lily berjuang melawan masalah kesehatan itu saat remaja. Hal itu diungkapkannya pada tahun 2017 dalam sebuah wawancara.

    Lily mengatakan semasa remaja, ia sangat memperhatikan penampilannya yang dianggap sebagai ‘kesempurnaan’ di media. Hal itu membuatnya mengendalikan makanan demi mempertahankan bentuk tubuhnya.

    Untuk film Netflix tahun 2017, To the Bone, Lily memerankan karakter yang berjuang melawan anoreksia. Sebagai persiapan, ia menurunkan berat badan sekitar 9 kg atau lebih untuk peran tersebut sambil mengingat masa lalunya.

    Untuk peran itu Lily bekerja sama dengan para profesional seperti ahli gizi dan staf medis, untuk memastikan kesehatannya.

    Pemulihan Melawan Gangguan Makan

    Lily mengatakan pemulihannya adalah proses yang berkelanjutan. Ia merenungkan meski bisa kembali sehat, tekanan internal karena kondisi itu tidak akan sepenuhnya hilang.

    “Anda bisa hidup dengan gangguan makan masa lalu. Tetapi, Anda bisa membiarkannya memengaruhi Anda sejauh yang Anda inginkan,” kata Lily dikutip dari Times of India.

    Lily juga menceritakan bahwa pada titik-titik tertentu, ia khawatir anoreksia yang diidapnya dapat mempengaruhi kemampuannya untuk memiliki anak. Hal ini banyak dialami oleh orang-orang yang juga berjuang dengan gangguan makan.

    Namun, Lily dan suaminya, Charlie McDowell, bisa memiliki anak perempuan melalui metode ibu pengganti.

    Terkait penampilannya baru-baru ini, Lily belum mengungkapkan secara terbuka soal apa yang membuat berat badannya turun dan terlihat kurus. Belum ada pernyataan tentang kondisi medis atau klarifikasi berapa banyak berat badan yang diturunkan, apakah disengaja untuk gaya dan peran, atau karena masalah lainnya.

    Namun, para ahli sepakat bahwa pemulihan dari gangguan makan seringkali melibatkan terapi berkelanjutan, bimbingan nutrisi, upaya penerimaan diri, dan dukungan sosial. Banyak orang yang pulih menekankan bahwa berat badan atau penampilan hanyalah sebagian kecil dari kesehatan, tetapi pekerjaan internal (mental, emosional, relasional) juga sangat penting.

    (sao/sao)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Makan Sambil Main HP Dapat Memicu Gangguan Makan


    Jakarta

    Makan sambil menonton melalui ponsel banyak dilakukan untuk mencari hiburan selagi makan. Ternyata kebiasaan ini dapat memicu gangguan makan. Ini kata peneliti.

    Saat makan tidak sedikit orang yang berusaha mencari hiburan. Salah satunya terlihat dari banyaknya orang yang terbiasa menonton video melalui ponsel saat makan.

    Fenomena ini sebenarnya sudah berlangsung lama. Zaman dahulu banyak anak-anak maupun orang tua yang senang makan sambil menonton televisi.


    Seiring berkembangnya waktu, kehadiran ponsel yang lebih ramah dalam genggaman menggantikan kehadiran televisi. Tidak sedikit yang memilih membawa ponselnya dan meletakkan di meja makan sambil menikmati makanannya.

    Baca juga: Botol Coca-Cola Berusia 1 Abad Ditemukan Kolektor, ini Tampilannya

    Makan Sambil Main HP Dapat  Memicu Gangguan MakanKebiasaan makan sambil main ponsel tidak dilihat sebagai fenomena yang positif oleh ahli. Foto: Getty Images/PrathanChorruangsak

    Kebiasaan ini rupanya telah menjadi perhatian dalam penelitian ahli. Hasil pengamatannya dipublikasi dalam jurnal berjudul Using Smartphones When Eating Increases Caloric Intake in Young People: An Overview of the Literature pada National Library of Medicine.

    Dalam pengamatannya, para peneliti berusaha melihat gangguan yang muncul pada kebiasaan makan partisipan. Hetherington dalam penelitiannya di tahun 2006 menemukan bahwa makan yang dibarengi dengan kegiatan lain akan mengganggu permintaan tubuh secara kognitif.

    Bellisle dan Dalice, 2001, melakukan eksperimen yang mendapatkan bukti bahwa adanya indikasi pemicu eating disorder atau gangguan makan melalui kegiatan seperti mendengar cerita, musik, atau bahkan bermain komputer. Pengaruhnya terlihat dari jumlah makanan yang tidak dikunyah atau tercerna dengan baik oleh tubuh.

    Penemuan lain juga menjelaskan bahwa orang-orang yang makan sambil menonton atau melakukan kegiatan lain akan kurang perhatian dengan makanannya. Salah satu yang banyak terjadi ialah lebih banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh akibat tak memerhatikan jumlah makan dengan benar.

    Baca juga: 5 Mitos Makanan yang Disebut Bisa Bawa Sial, Apa Benar?

    Makan Sambil Main HP Dapat  Memicu Gangguan MakanAda ancaman eating disorder dan asupan kalori berlebih yang dapat terjadi. Foto: Getty Images/PrathanChorruangsak

    Kenney dan Gortmaker yang mempublikasi jurnalnya pada 2017 melihat efek makan sambil menggunakan ponsel terhadap 62 partisipan relawan dengan rentang usia 18-28 tahun. Selama durasi percobaan, partisipan diminta untuk makan dalam beberapa kondisi, yaitu tanpa gangguan, menggunakan ponsel, dan membaca tulisan cetak.

    Hasilnya ditemukan bahwa gangguan pada penggunaan ponsel dan membaca membuat adanya kenaikan konsumsi kalori sebanyak 15%. Penemuannya lantas mengusik para peneliti lebih dalam, seperti Lopez (2019) yang mengisi hipotesisnya bahwa anak-anak yang makan sambil menonton ponsel akan mengalami gangguan stimulan dari lingkungan luar.

    Hasil pengamatannya hampir mirip, anak-anak yang makan sambil bermain ponsel ditemukan sulit memilah makanan. Partisipan cenderung makan dengan asal-asalan bahkan terjadi juga kesulitan pada sistem saraf tubuh.

    Otak sulit menerima dan mengatur sinyal lapar atau kenyang. Alasan ini yang membuat banyak orang mengalami kenaikan asupan kalori ketika makan sambil menggunakan ponsel.

    Ada penemuan lain dari sudut pandang neuropsychological yang membuktikan bahwa risiko gangguan ingatan hingga amnesia berkaitan erat dengan asupan makanan. Uniknya, para peneliti juga menemukan bahwa cara perawatan untuk menurunkan berat badan juga dapat dilakukan dengan membatasi melakukan kegiatan lain saat makan.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective