Tag: gangguan tidur

  • Bahaya! Ini Akibatnya Jika Sering Lompat-lompat di Atas Kasur


    Jakarta

    Kasur dibuat dengan permukaan yang empuk dan tahan terhadap beban. Tidak heran jika anak-anak suka melompat-lompat seperti sedang bermain di atas trampolin, menyenangkan dan sama sekali tidak sakit.

    Namun, kasur sebenarnya sama sekali tidak didesain untuk menahan beban untuk tekanan yang diakibatkan dari lompatan. Justru gerakan melompat di atas kasur dapat menyebabkan kerusakan dan bencana lainnya.

    Dilansir situs Sleep Junkie, berikut beberapa dampak yang timbul saat seseorang sering melompat-lompat di atas kasur.


    1. Kerusakan pada Pegas Kasur

    Di bawah permukaan kasur terdapat pegas atau baja yang elastis. Pegas ini penting keberadaannya di kasur, tanpa benda ini, kasur akan sulit kembali ke bentuk semula saat menerima beban.

    Pegas yang rusak akan menyebabkan perubahan pada permukaan kasur. Selain itu, apabila pegas timbul hingga ke permukaan akan berbahaya.

    2. Kerusakan pada Kerangka Kasur

    Selain pegas yang bisa rusak, kerangka kasur juga bisa patah karena menerima beban berat secara tiba-tiba secara berulang saat seseorang melompat di atasnya. Hal ini sangat mungkin terjadi jika orang melompat di atas kasur yang memiliki kaki-kaki dari kayu dan besi, terutama yang usianya sudah lama.

    3. Kerusakan pada Dinding dan Lantai

    Jika orang yang melompat di atas kasur banyak dan bobotnya berat tekanan dari kasur tersebut dapat membuat goresan, tekanan, hingga retakan pada dinding dan lantai. Sebab, ketika melompat, kasur juga bisa bergerak beberapa sentimeter sehingga menimbulkan goresan.

    Selain itu, getaran saat melompat juga bisa terasa hingga ke benda sekitar, apabila ada barang pecah beling, bisa pecah saat bergeser.

    4. Cedera Fisik

    Melompat di atas kasur dapat menyebabkan cedera fisik seperti jatuh, sakit pada leher dan kaki, serta bertabrakan dengan orang lain apabila melompat berbarengan dengan orang lain.

    5. Gangguan Tidur

    Bagi anak yang suka melompat-lompat di atas kasur, dapat menyebabkan tidurnya terganggu karena sulit rileks dan kelebihan energi.

    Itulah sederet bahaya yang bisa terjadi apabila terlalu sering lompat-lompat di atas kasur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Duh! Ngopi Salah ‘Timing’ Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola Tidur


    Jakarta

    Kopi bisa jadi minuman yang sehat untuk tubuh. Tapi jika diminum di waktu yang salah, justru berdampak buruk bagi tubuh. Sebaiknya hindari ngopi di jam ini.

    Minum kopi memang jadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan bagi banyak orang. Aroma dan rasanya yang khas sering dijadikan semangat untuk mengawali hari, bahkan beberapa orang bisa menikmati kopi berkali-kali dalam sehari.

    Namun meski kopi memiliki rasa yang nikmat, konsumsi kopi di waktu yang tidak tepat berdampak buruk bagi kesehatan. Terutama untuk sistem pencernaan dan penyerapan nutrisi di tubuh.


    Melansir Food NDTV (24/06), berikut ini adalah panduan dari para ahli kesehatan mengenai waktu-waktu yang sebaiknya dihindari untuk menikmati secangkir kopi:

    1. Jangan Berlebihan

    Duh! Ngopi Salah 'Timing' Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola TidurDuh! Ngopi Salah ‘Timing’ Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola Tidur Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan sistem saraf pusat. Menurut Indian Council of Medical Research (ICMR), asupan kafein yang disarankan per hari tidak boleh lebih dari 300 miligram atau setara dengan 3 cangkir berukuran sedang.

    Sebagai gambaran, satu cangkir kopi seduh (150 ml) mengandung sekitar 80-120 mg kafein. Sedangkan kopi instan mengandung 50-65 mg kafein. Sehingga Jika dikonsumsi secara berlebihan, kopi dapat menyebabkan ketergantungan, gangguan tidur, serta meningkatkan kecemasan.

    2. Hindari Saat Perut Masih Kosong

    Meskipun banyak orang terbiasa minum kopi sebagai ritual atau rutinitas di pagi hari, tapi menurut ahli ayurveda Dr. Dixa Bhavsar Savaliya menyarankan agar kebiasaan ini dihentikan. Tentunya ada alasan khusus mengapa banyak ahli kesehatan tidak merekomendasikan minum kopi saat baru bangun tidur di pagi hari.

    Minum kopi dalam keadaan perut kosong dapat mengganggu produksi hormon kortisol yang berperan mengatur stres. Jika kadar kortisol terganggu, tubuh bisa merespons dengan perasaan gelisah, lelah, atau tidak stabil secara emosional sejak awal hari.

    3. Jangan Bersamaan dengan Makanan

    Duh! Ngopi Salah 'Timing' Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola TidurDuh! Ngopi Salah ‘Timing’ Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola Tidur Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Kebiasaan menyeruput kopi sambil makan atau setelah makan juga patut dikoreksi. Kopi bersifat asam dan dapat memperlambat proses pencernaan. Bila dikonsumsi bersamaan dengan makanan berprotein, keasaman kopi dapat menyebabkan protein menjadi lebih sulit dicerna.

    Selain itu, kafein dalam kopi juga dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Para ahli menyarankan untuk memberi jeda setidaknya satu jam sebelum dan sesudah makan jika ingin minum kopi.

    Cek Penjelasan Lain di Halaman Berikutnya!

    4. Perhatikan Waktunya

    Duh! Ngopi Salah 'Timing' Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola TidurDuh! Ngopi Salah ‘Timing’ Bisa Ganggu Pencernaan dan Pola Tidur Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Bagi yang senang ngopi di sore atau malam hari, penting untuk memperhatikan waktu terakhir mengonsumsi kopi. Dr. Savaliya menganjurkan agar kafein dihindari setidaknya 6-10 jam sebelum waktu tidur.

    Artinya sebaiknya hentikan konsumsi kopi setelah pukul 16.00. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas tidur, mendukung detoksifikasi hati, menurunkan kadar kortisol, serta memperlancar fungsi pencernaan di malam hari.

    Meskipun kopi bisa memberi manfaat seperti meningkatkan fokus dan energi, penting untuk tetap bijak dalam mengonsumsinya. Memerhatikan waktu dan jumlah asupan kopi dapat membantu menjaga kesehatan tubuh tanpa harus menghilangkan kenikmatan minum kopi dari rutinitas harian.

    (sob/dfl)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Agar Tidur Lebih Nyenyak Tambah Asupan 2 Nutrisi Penting Ini


    Jakarta

    Kualitas tidur yang buruk bisa memicu beragam penyakit. Kalau ingin tidur lebih nyenyak, coba ikuti tips pola makan sehat ini.

    Insomnia merupakan masalah kesulitan tidur yang berkelanjutan. Masalah ini biasanya berkaitan dengan kebiasaan kurang tidur, depresi, kecemasan, hingga penyakit kronis.

    Untuk mengatasi gangguan tidur ini dapat mengonsumsi beberapa produk kesehatan. Selain itu, cara alami juga dapat diterapkan dengan mengonsumsi makanan sehat.


    Dilansir dari New York Post (26/2), gangguan tidur ini dapat disebabkan dari asupan nutrisi yang dikonsumsi sehari-hari. Penelitian terbaru dari Jepang menemukan bahwa karbohidrat, serat, protein, dan lemak yang dikonsumsi dapat secara langsung memengaruhi kualitas tidur seseorang.

    “Studi cross-sectional ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara makronutrien, komponen makanan dan parameter tidur,” tulis para peneliti dari International Institute for Integrative Sleep Medicine (IIIS) di Tsukuba University, Jepang.

    Takaran Protein Hewani untuk MPASI anakTakaran Protein Hewani untuk MPASI anak Foto: Getty Images/iStockphoto/piotr_malczyk

    Penelitian ini dilakukan pada 4.825 partisipan yang menggunakan aplikasi Pokemon Sleep dan Asken. Pokémon Sleep adalah permainan video pelacak tidur yang memberikan hadiah berdasarkan kualitas tidur, sementara Asken adalah aplikasi nutrisi.

    Partisipan penelitian itu sebagian besar adalah wanita dengan rata-rata usia 37 tahun. Ia harus menggunakan kedua aplikasi itu setidaknya selama 1 minggu. Penelitian ini akhirnya menemukan bahwa 2 aspek makanan yang dapat memengaruhi waktu dan kualitas tidur adalah protein dan serat.

    Berikut 2 tips pola makan sehat yang dianjurkan untuk memperbaiki kualitas tidur:

    1. Konsumsi Lebih Banyak Protein

    Partisipan yang mengonsumsi protein lebih banyak memiliki waktu tidur rata-rata 10-11 menit lebih lama daripada mereka yang mengonsumsi lebih sedikit protein. Asupannya per hari yang direkomendasikan adalah 0,8 gram protein per kilogram berat badan atau sekitar 0,36 gram per 0,5 kg.

    Misalnya, jika memiliki berat badan 68 kg maka asupan protein per harinya sekitar 54 gram. Namun, beberapa ahli diet menganjurkan asupann lebih banyak sekitar 90-120 gram protein. Sumber protein yang baik yang dapat dikonsumsi di antaranya adalah daging tanpa lemak, ikan, telur, kacang-kacangan, susu, dan tahu.

    2. Tingkatkan Asupan Serat Harian

    Asupan serat yang lebih banyak juga dapat dikaitkan dengan waktu tidur lebih baik. Oleh karena itu, penting menyeimbangkan asupan serat agar insomnia dapat terhindari.

    Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan setidaknya mengonsumsi 25-30 gram serat makanan setiap hari. Makanan berserat tinggi itu meliputi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan lainnya.

    Lebih baik tinggi serat dibandingkan karbohidrat. Karena, asupan karbohidrat berlebihan dapat memperburuk kualitas tidur seseorang.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Susah Tidur di Malam Hari? Ngemil Makanan Ini Bisa Bikin Tidur Nyenyak


    Jakarta

    Susah tidur di malam hari bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan yang sederhana dan praktis ini. Makanan ini bisa membantu tidur lebih nyenyak.

    Orang yang mengalami gangguan tidur biasanya memiliki stamina dan emosi yang tak stabil. Hal ini diakibatkan oleh waktu istirahat yang tidak maksimal sehingga tubuh masih merasa lelah.

    Untuk membuat mata dan tubuh beristirahat dengan maksimal, kamu tak perlu menggunakan obat tidur. Cukup konsumsi makanan dan minuman yang memberikan efek positif untuk membuat tidur lebih nyenyak.


    Dilansir dari NYPost (02/25), baru-baru ini peneliti Marc Milstein, yang juga menulis buku ‘The Age-Proof Brain’ memiliki tips mudah bagi mereka yang sulit tidur di malam hari. Tips itu adalah ngemil sebelum tidur.

    Tentunya camilan yang dimaksud bukanlah makanan berlemak atau tinggi kalori, melainkan oatmeal yang gampang disimpan dan dimakan kapan saja.

    Sarapan Oatmeal Bisa Kendalikan Kolesterol? Ini 5 FaktanyaOatmeal Ba Foto: Getty Images/Creativeye99

    “Makanan yang kaya akan serat dan protein bisa menjadi kunci untuk tidur lebih nyenyak. Tubuh yang sudah terisi dengan makanan yang cukup selama semalaman penuh bisa berkontribusi meningkatkan kualitas tidur seseorang,” jelas Marc yang juga merupakan ahli gini ternama.

    “Oatmeal itu merupakan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, tapi makanan ini tidak memicu gula darah melonjak atau turun,” ungkapnya lebih lanjut.

    “Kebanyakan orang terbangun atau susah tidur di malam hari karena berbagai hal. Salah satunya berkaitan dengan menurunnya kadar gula darah atau sebaliknya. Jadi oatmeal adalah pilihan makanan yang tepat,” tutur Marc.

    Oatmeal turut mendorong hormon melatonin, yang bisa meningkatkan kualitas tidur. Termasuk kaya akan serat dan protein, sehingga seseorang terasa lebih kenyang lengkap dengan kandungan magnesium yang membuat jaringan otot menjadi lebih santai.

    Granola With Fresh Fruit-Photographed on Hasselblad H1-22mb CameraOatmeal Foto: iStock

    Selain itu oatmeal mudah dicerna oleh tubuh. Kandungan karbohidrat kompleks pada oatmeal membantu meningkatkan kadar hormon Triptofan yang memicu rasa kantuk. Tak ketinggalan oatmeal bisa memicu serotonin yang dipercaya memegang peran penting terhadap kualitas tidur seseorang serta durasi tidur.

    Ahli diet Abbey Sharp asal Toronto, Kanada juga setuju dengan menu makanan ini sebelum tidur. Ia menyarankan oatmeal disantap dengan buah-buahan seperti pisang atau cherry. Bisa juga tambahkan almond hingga yogurt yang cocok jadi camilan sehat sebelum tidur.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 6 Jenis Makanan Ini Bisa Picu Insomnia dan Mimpi Buruk


    Jakarta

    Asupan makanan berpengaruh pada pola tidur. Karenanya hindari konsumsi 6 jenis makanan ini agar bisa tidur nyenyak dan tidak mimpi buruk.

    Tidur merupakan waktu untuk tubuh dapat beristirahat. Namun, sayangnya, banyak orang yang mengalami gangguan tidur. Mulai dari sulit tidur hingga pola tidur tak teratur.

    Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh pola makan yang sembarangan. Kandungan pada makanan tersebut bisa merusak hormon tidur atau menyebabkan kondisi tubuh tidak nyaman.


    Selain itu, ada juga gangguan tidur yang membahayakan kesehatan tubuh, seperti terjadinya tidur sambil berjalan hingga sulit bernapas.

    Dikutip dari Health.com (19/07/24) berikut 6 jenis makanan yang memicu sulit tidur, sebaiknya batasi konsumsinya.

    1. Alkohol

    Alkohol dapat mengganggu tidur sudah terbukti lewat sebuah penelitian. Menurut peneliti, alkohol dapat mengganggu pelepasan melatonin atau hormon yang mengatur pola tidur.

    Penelitian dari University of Missouri School of Medicine juga menjelaskan bahwa minum alkohol sebelum tidur dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

    Mulai dari mimpi buruk hingga parasomnia atau berjalan saat tidur. Efek alkohol pun dapat menyebar ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan gangguan pernapasan.

    2. Kafein

    5 Fakta Kopi Excelsa yang Underrated Tetapi Rasanya IstimewaMinuman berkafein bikin sulit tidur. Foto: Getty Images/Wissawa Chamaboon

    Hindarilah minuman mengandung kafein seperti kopi dan teh sebelum tidur. Pasalnya, kandungan kafein tersebut dapat menyebabkan kamu tetap terjaga di waktu tidur.

    Beberapa orang memetabolisme kafein dengan cepat, tapi ada juga yang lambat. Nah, yang lambar itu artinya kafein bertahan lebih lama di dalam tubuh.

    Kondisi ini dapat memberikan efek samping. Diperlukan waktu hingga 6 jam untuk menghilangkan efek kafein. Ahli gizi menyarankan terakhir minum kopi di jam 18.30 agar tidak mengganggu jam tidur.

    3. Makanan Berlemak

    Makanan berlemak terbilang sulit dicerna di dalam tubuh apalagi ketika tubuh sedang berbaring. Dengan begitu, sistem pencernaan akan terus aktif dan membuat orang terjaga.

    Selain itu, berbaring terlalu cepat setelah makan juga menyebabkan refluks asam. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan rasa yang tidak nyaman, seperti rasa terbakar di dada.

    Makanan yang membuat sulit tidur ada di halaman selanjutnya.

    4. Makanan Manis

    Woman hand giving glass ,Soft drinks with ice, sweethart or buddyMinuman manis dapat menyebabkan insomnia Foto: Getty Images/iStockphoto/tongpatong

    Sebelum tidur, sebaiknya hindari makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi. Makanan tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah, sehingga membuat tubuh tetap aktif hingga larut malam.

    Tak hanya itu, makanan manis juga meningkatkan kewaspadaan yang pada akhirnya membuat sulit tidur. Alih-alih makan makanan manis, kami bisa mengonsumsi kacang-kacangan sebagai camilan sehat.

    5. Makanan Pedas

    Makanan pedas bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Ini dapat memicu gejala sakit maag yang tidak nyaman sehingga membuat kamu sulit tidur.

    Banyak penelitian yang menemukan bahwa makanan pedas juga dapat meningkatkan metabolisme. Kondisi ini membuat tubuh terus aktif dalam jangka waktu yang lama.

    6. Makanan Olahan

    cara mengonsumsi makanan olahan agar lebih sehatMakanan olahan dapat menganggu pola tidur. Foto: iStockphoto

    Sudah bukan rahasia lagi bahwa makanan olahan tidak baik untuk kesehatan. Salah satunya dapat menyebabkan sulit tidur. Itu karena makanan olahan dikemas dengan natrium.

    Natrium itu dapat menyebabkan risiko kembung dan menahan cairan sebelum tidur. Tentu ini membuat tidak nyaman. Apalagi makanan olahan juga membuat kamu lebih cepat haus.

    Dengan begitu membuat kamu minum lebih banyak air beberapa jam sebelum tidur dan menyebabkan buang air kecil di malam hari.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Agar Tidur Nyenyak, Hindari Konsumsi 3 Makanan Sebelum Tidur


    Jakarta

    Agar kualitas tidur tak terganggu, ada beberapa jenis makanan yang patut dihindari. Seperti makanan mengandung lemak, gula, dan pedas.

    Lapar sebelum tidur memang kerap dirasakan oleh banyak orang. Biasanya diatasi dengan mengonsumsi camilan, tetapi perhatikan jenisnya, karena mengonsumsi makanan tidak sehat akan memberikan efek buruk bagi kesehatan.

    Dilansir dari Mirror (10/12), ada 3 jenis makanan yang tak baik dikonsumsi sebelum tidur. Menurut Rosey Davidson, penulis dan konsultan di Just Chill Baby Sleep makanan yang dikonsumsi seringkali memengaruhi kualitas tidur. Rosey menekankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, gula, atau makanan pedas.


    Rosey menjelaskan, “Makanan memainkan peran penting dalam seberapa baik kita tidur, karena dapat memengrahui hormon dan pencernaan. Makanan yang kaya akan triptofan, magnesium, dan melatonin dapat meningkatkan relaksasi dan tidur yang lebih baik.”

    temuan baut pada pizzapizza Foto: site news / iStock

    Menurutnya makanan yang mengandung karbohidrat dapat membantu triptofan mencapai otak. Ini akan mendukung produksi serotonin dan melatonin yang dapat meningkatkan kualitas tidur.

    “Makan malam yang seimbang, seperti mengandung protein, lemak sehat, dan karbohidrat juga dapat menstabilkan kadar gula darah, sehingga mengurangi kemungkinan terbangun di malam hari,” jelasnya.

    Mengapa harus menghindari makanan tinggi lemak, gula, dan pedas?

    Tiga makanan yang mengandung tinggi lemak, gula, dan pedas itu patut dihindari sebelum tidur. Karena dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan yang mengganggu waktu tidur.

    Makanan pedas dapat menyebabkan mulas dan rasa tidak nyaman, ini dapat mengganggu tidur. Makanan berlemak tinggi atau berminyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sehingga lebih sulit untuk tidur.

    Sementara mengonsumsi terlalu banyak gula atau kafein menjelang tidur dapat menstimulasi tubuh secara berlebihan dan menunda waktu tidur.

    “Camilan manis juga dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang berpotensi menyebabkan terbangun di malam hari. Sementara, makanan berprotein berat dapat memperlambat pencernaan dan menyebabkan gelisah ketika tidur,” lanjutnya.

    Gangguan tidur yang diakibatkan 3 jenis makanan ini juga telah dibahas dalam studi tahun 2016. Menemukan bahwa orang dewasa yang memiliki pola makan lebih banyak lemak jenuh, gula, dan rendah serat akan mengganggu tidur. Studi ini juga membahas soal minuman berkafein, seperti kopi, dan alkohol dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk.

    Konsumsi kiwi dapat memperbaiki kualitas tidur

    manfaat kiwi untuk meningkatkan mood dan kesehatan mentalmanfaat kiwi untuk meningkatkan mood dan kesehatan mental Foto: Getty Images/iStockphoto

    Rosey menyarankan untuk mengonsumsi kiwi, karena memiliki manfaat yang dapat memperbaiki kualitas tidur. Hal ini dikarenakan kiwi mengandung banyak serotonin, prekursor melatonin, senyawa yang mengatur siklus tidur seseorang.

    Kiwi juga disebutkan banyak mengandung zat antioksidan dan folat. Kedua zat ini bermanfaat untuk memaksimalkan fungsi otak.

    Selain itu, makanan lain yang baik untuk memperbaiki kualitas tidur adalah pisang. Karena mengandung magnesium, kalium, dan triptofan untuk merelaksasi otot dan saraf. Oat juga termasuk pilihan yang baik karena kaya akan melatonin dan karbohidrat kompleks.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sering Lapar Setelah Selesai Makan? Ini 6 Penyebabnya


    Jakarta

    Ada beberapa penyebab yang memicu seseorang tetap merasa lapar meski baru saja makan. Mulai karena stres, pola makan yang salah, hingga pola tidur.

    Sebagian orang merasa tetap lapar padahal baru saja makan. Hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari komposisi makanan hingga sinyal biologis tubuh.

    Tubuh mengatur rasa lapar melalui hormon ghrelin yang memberi sinyal pada otak saat perut kosong. Sebaliknya, rasa kenyang dipicu oleh peregangan lambung yang memicu pelepasan hormon untuk memberi tahu otak bahwa tubuh telah cukup makan.


    Salah satu penyebab utama perut masih terasa lapar setelah makan adalah porsi atau kandungan gizi yang tidak memadai. Makanan yang rendah serat, protein, atau lemak sehat cenderung cepat dicerna dan tidak memberikan rasa kenyang yang bertahan lama.

    Selain itu, keseimbangan antara jumlah energi yang dikonsumsi dan yang dibakar tubuh juga berperan penting. Jika kalori yang masuk tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh, maka rasa lapar akan tetap muncul sebagai sinyal untuk menambah asupan.

    Dilansir dari Seasonhealth, Rabu (09/07/2025), berikut 6 alasan merasa lapar meski baru makan:

    1. Pola Makan yang Salah

    Beberapa penyebab yang memicu seseorang tetap merasa lapar meski baru saja makanBeberapa penyebab yang memicu seseorang tetap merasa lapar meski baru saja makan Foto: Ilustrasi Getty Images/iStockphoto/

    Salah satu penyebab paling umum rasa lapar setelah makan adalah porsi makanan yang terlalu kecil atau komposisi makanan yang tidak seimbang. Makanan yang minim serat, protein, dan lemak sehat akan lebih cepat dicerna dan tidak memberikan rasa kenyang yang bertahan lama.

    Sementara makanan yang tinggi protein dan serat, seperti biji-bijian utuh, sayuran, lemak sehat dari alpukat atau minyak zaitun, serta protein dari daging tanpa lemak atau produk susu, dapat membantu memperlambat lonjakan gula darah. Lonjakan gula darah yang terlalu tinggi kemudian diikuti oleh penurunan drastis, akhirnya memicu rasa lapar kembali muncul.

    2. Makan Terlalu Cepat

    Kebiasaan menyantap makanan dengan tergesa-gesa atau makan terlalu cepat dapat mengacaukan sinyal kenyang dari lambung ke otak.

    Tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memproses sinyal bahwa perut telah cukup terisi. Jika makan hanya dalam waktu lima menit, otak belum sempat menerima sinyal tersebut. Sehingga meskipun makanan telah masuk ke dalam tubuh, tapi rasa lapar masih bertahan dan memicu dorongan seseorang untuk makan lebih banyak.

    3. Resistensi Leptin

    Beberapa penyebab yang memicu seseorang tetap merasa lapar meski baru saja makan Tetap Lapar Meski Sudah Makan Banyak. Foto: Ilustrasi Getty Images/iStockphoto/

    Leptin adalah hormon yang diproduksi oleh sel lemak untuk memberi tahu otak bahwa tubuh sudah kenyang. Namun pada kondisi tubuh mengalami resistensi leptin, otak tidak merespons sinyal ini dengan baik.

    Akibatnya seseorang akan tetap merasa lapar meski sudah makan dalam porsi yang cukup banyak. Resistensi leptin sering dikaitkan dengan peradangan kronis, kelebihan berat badan, kurang aktivitas fisik, pola tidur yang terganggu, hingga faktor genetik.

    4. Dipicu Stres

    Stres dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh. Hormon ini berperan dalam meningkatkan nafsu makan, terutama terhadap makanan tinggi gula dan lemak.

    Selain itu, stres juga bisa mengacaukan keseimbangan hormon lapar (ghrelin) dan hormon kenyang (leptin), sehingga seseorang lebih mudah makan secara emosional tanpa mempertimbangkan rasa lapar yang sesungguhnya. Alasan ini yang juga mendasari sebagian orang ketika merasa stres akan menjadikan makanan sebagai pelariannya.

    5. Efek Samping Obat-obatan

    Beberapa jenis obat, seperti steroid dan antidepresan, dapat memengaruhi sistem pengatur nafsu makan di otak. Beberapa obat bahkan meningkatkan kadar kortisol atau mengganggu metabolisme karbohidrat.

    Salah sati efeknya ialah memicu peningkatan rasa lapar. Jika sedang menjalani pengobatan tertentu dan mengalami peningkatan nafsu makan yang tidak biasa, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

    6. Gangguan Tidur

    Beberapa penyebab yang memicu seseorang tetap merasa lapar meski baru saja makanKurang tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat mengacaukan produksi hormon ghrelin dan leptin, membuat tubuh lebih gampang lapar. Foto: Ilustrasi Getty Images/iStockphoto/

    Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat mengacaukan produksi hormon ghrelin dan leptin. Pola tidur yang berantakan hingga jam tidur yang sebentar, bisa meningkatkan kadar ghrelin (pemicu lapar) dan menurunkan kadar leptin (pemicu kenyang).

    Sebuah studi menunjukkan jika seseorang kurang tidur dalam waktu sehari saja maka bisa menyebabkan resistensi insulin keesokan harinya. Merujuk pada anjuran Kemenkes, orang dewasa membutuhkan 7-8 jam untuk tidur.

    Berkurangnya durasi dan kualitas tidur dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 serta memicu nafsu makan yang lebih tinggi pada tubuh seseorang.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Tanda-tanda Awal Menopause Dini pada Wanita, Termasuk Vagina Kering


    Jakarta

    Menopause adalah kondisi berakhirnya sirlukasi ovulasi dan menstruasi pada wanita. Umumnya, kondisi ini mulai dialami ketika wanita memasuki usia 40 hingga 50 tahun.

    Namun, tak sedikit juga wanita yang mengalaminya di usia yang lebih dini, yaitu pada usia 30 tahun atau bahkan sebelum berusia 30 tahun. Inilah yang disebut sebagai menopause dini.

    Dikutip dari NHS, penyebab dari kondisi menopause dini belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti riwayat atau keturunan keluarga, kelainan kromosom, penyakit autoimun, hingga sejumlah infeksi tertentu.


    Berikut adalah sejumlah gejala yang umum dialami oleh wanita yang mengalami menopause dini.

    1. Hot flashes

    Hot flashes adalah sensasi atau rasa panas yang muncul secara tiba-tiba pada tubuh, terutama tubuh bagian atas. Umumnya, rasa panas ini paling banyak dirasakan di area wajah dan leher.

    2. Night sweat

    Night sweat atau sering berkeringat saat malam hari bisa menjadi salah satu tanda-tanda seseorang mulai memasuki fase menopause. Hot flashes yang timbul saat tidur seringkali disebut juga dengan sebutan night sweat atau keringat malam.

    3. Vagina kering

    Vagina kering dapat menimbulkan berbagai gejala lainnya, seperti rasa gatal, rasa terbakar, iritasi, dan rasa sakit ketika berhubungan seksual. Kondisi ini seringkali disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon ketika tubuh mulai memasuki masa menopause.

    4. Ketidakstabilan emosi

    Selain gejala pada kesehatan fisik, menopause juga bisa berdampak pada kesehatan mental. Salah satunya adalah gangguan tidur. Hal ini juga seringkali berkaitan dengan gangguan kecemasan dan depresi yang banyak dialami oleh wanita ketika memasuki masa menopause.

    Ketidakseimbangan hormon turut mempengaruhi kestabilan emosi seseorang. Selain itu, menopause juga bisa membuat seseorang jadi lebih sulit untuk berkonsentrasi dan menjadi lebih mudah lupa atau sulit untuk mengingat.

    5. Penurunan gairah seksual

    Kadar hormon estrogen dalam tubuh akan mengalami penurunan yang cukup drastis ketika mulai memasuki fase menopause. Bahkan, penurunan ini sudah dimulai sejak beberapa tahun sebelum benar-benar memasuki fase menopause.

    Penurunan kadar hormon seks ini akan berdampak besar pada hilangnya gairah seksual dan kesulitan untuk terangsang atau orgasme pada wanita.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 10 Cara Membesarkan Penis Secara Alami yang Patut Dicoba


    Jakarta

    Ukuran penis merupakan hal yang cukup sensitif bagi pria. Banyak pria terkadang merasa tidak percaya diri dengan ukuran penis mereka sehingga tak sedikit pria yang menempuh berbagai cara membesarkan penis untuk menambah kepercayaan diri.

    Umumnya, membesarkan penis dapat dilakukan secara medis melalui operasi. Namun, kebanyakan pria lebih memilih membesarkan penis menggunakan cara alami karena dinilai lebih minim risiko dibandingkan dengan metode operasi. Berikut ini beberapa cara membesarkan penis secara alami yang patut untuk dicoba.

    Cara Membesarkan Penis Secara Alami

    Ukuran penis setiap pria biasanya berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh faktor hormon dan juga genetik. Rata-rata ukuran penis normal saat tidak ereksi adalah sekitar 6.5 cm hingga 9 cm.


    Bagi pria, ukuran penis berperan besar dalam tingkat kepercayaan diri. Sehingga, tidak sedikit pria yang merasa tidak percaya diri karena ukuran penis yang tidak sesuai dengan ekspektasi dan keinginan mereka.

    Dirangkum dari berbagai sumber, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membesarkan penis, yaitu sebagai berikut.

    1. Menurunkan Berat Badan

    Dilansir situs Webmd, salah satu cara membesarkan penis yang patut untuk dicoba adalah dengan menurunkan berat badan. Ukuran penis yang kecil seringkali disebabkan oleh timbunan lemak di bagian selangkangan atau perut bawah.

    Timbunan lemak inilah yang membuat ukuran penis terlihat lebih kecil. Oleh karena itu, menurunkan berat badan dengan menjaga pola makan atau berolahraga dinilai dapat membantu untuk membuat penis terlihat lebih besar.

    2. Hentikan Kebiasaan Merokok

    Cara membesarkan penis selanjutnya adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok. Kandungan partikel asap yang terdapat pada rokok dapat menyumbat pembuluh darah arteri yang memasok darah ke penis, sehingga mempengaruhi ukuran penis.

    3. Melakukan Jelqing

    Dilansir situs Medical News Today, melakukan latihan jelqing bisa menjadi salah satu cara membesarkan penis secara alami.

    Jelqing adalah sebuah teknik yang dilakukan untuk membesarkan penis dengan menggunakan ibu jari untuk memijat jaringan di sepanjang penis.

    Teknik ini dilakukan untuk meregangkan kulit dan membuat jaringan kulit di area penis membesar dan terlihat lebih panjang. Cara untuk melakukan latihan ini juga cukup mudah, yaitu sebagai berikut.

    1. Genggam penis dengan menggunakan jari telunjuk dan ibu jari.
    2. Kemudian pijat penis dengan mendorong ibu jari dari ujung pangkal penis hingga ke ujung kepala penis.
    3. Lakukan gerakan ini sebanyak satu kali atau dua kali sehari untuk menghindari cedera pada penis.

    4. Mengurangi Stres

    Tingkat stres yang tinggi juga dinilai dapat mempengaruhi ukuran penis. Hal ini karena stres atau kecemasan dapat mengganggu aliran darah ke beberapa bagian tubuh termasuk penis.

    Oleh karena itu, kelola tingkat stres dengan melakukan meditasi atau melakukan hobi yang menyenangkan untuk menghindari stres berkepanjangan.

    5. Memperbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran

    Mengkonsumsi buah-buahan serta sayuran memang bagus untuk kesehatan dan bisa menjadi salah satu cara membesarkan penis yang patut untuk dicoba.

    Hal ini karena buah-buahan dan sayuran memiliki kandungan antioksidan yang tinggi untuk membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak organ tubuh dan menghambat aliran darah.

    Pasokan darah yang cukup dapat membuat organ tubuh berfungsi dengan baik, termasuk untuk membesarkan ukuran penis.

    6. Mandi dengan Air Hangat

    Mandi dengan air hangat dipercaya mampu membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh organ tubuh, termasuk penis.

    Mandi air hangat dapat membantu melancarkan darah serta membuat tubuh menjadi lebih rileks. Oleh karena itu, cara ini bisa menjadi salah satu cara yang tepat dan mudah untuk membantu membesarkan penis.

    7. Melakukan Latihan Peregangan

    Dilansir situs Healthline, cara membesarkan penis yang bisa dicoba adalah dengan melakukan latihan peregangan.

    Namun, ketika akan melakukan peregangan, pastikan untuk melakukannya hanya saat sedang lemas dan hentikan peregangan jika muncul rasa nyeri dan tidak nyaman pada area penis. Berikut ini langkah-langkah peregangan penis.

    1. Genggam ujung kepala penis dengan jari.
    2. Tarik penis ke atas dan regangkan penis sekitar 10 detik.
    3. Regangkan penis ke kanan dan ke kiri masing-masing selama 10 detik.
    4. Lakukan latihan ini selama 5 menit setidaknya satu kali hingga dua kali sehari.

    8. Lakukan Meditasi

    Dilansir situs Mayo Clinic, melakukan meditasi bisa menjadi salah satu cara untuk membesarkan ukuran penis. Melakukan meditasi dianggap mampu melancarkan aliran darah ke beberapa organ tubuh termasuk penis, sehingga dapat membuat ukuran penis terlihat lebih besar.

    Selain itu, meditasi juga dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks sehingga meditasi bisa menjadi cara yang efektif untuk mengatasi kecemasan, depresi hingga gangguan tidur.

    9. Melakukan Latihan Kegel

    Latihan kegel dinilai dapat menjadi salah satu latihan terbaik untuk meningkatkan kualitas hubungan intim. Selain itu, latihan ini juga dipercaya dapat membantu untuk meningkatkan ukuran dan ketebalan penis.

    Cara melakukan latihan ini adalah dengan menggosok pelan area penis mulai dari ujung pangkal hingga kepala penis dengan lembut menggunakan satu tangan. Hentikan latihan ini jika terjadi ereksi.

    10. Berolahraga Secara Teratur

    Berolahraga secara teratur dipercaya dapat membantu untuk meningkatkan ukuran penis dan membuat organ tubuh menjadi lebih sehat.

    Sebab, melakukan olahraga secara teratur dapat membantu melancarkan aliran darah dan meningkatkan fungsi organ tubuh.

    Oleh karena itu, luangkanlah waktu paling tidak 30 menit setiap harinya untuk melakukan olahraga ringan seperti jogging atau bersepeda agar tubuh menjadi lebih sehat.

    Potensi Risiko dan Efek Samping Membesarkan Penis

    Membesarkan penis baik secara medis maupun alami pastinya tidak luput dari risiko dan efek samping.

    Dilansir dari situs Healthline, menggosok penis atau memijat area penis terlalu kasar dan terlalu sering dapat menyebabkan robekan pada jaringan serta kerusakan ligamen di area penis.

    Cedera ini dapat berpotensi menghambat kemampuan pria dalam mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Selain itu, hingga saat ini belum ada studi ilmiah yang cukup untuk membuktikan efektivitas melakukan peregangan dalam membantu membesarkan penis.

    Cara membesarkan penis secara alami juga dapat berisiko menimbulkan iritasi dan alergi yang mengganggu fungsi penis.

    Oleh karena itu, jika muncul kemerahan serta rasa nyeri dan tidak nyaman di area penis segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat dan terhindar dari gangguan kesehatan lainnya.

    Nah, itulah beberapa cara membesarkan penis yang bisa dicoba. Namun, sebelum mencoba cara-cara di atas, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menemukan cara yang tepat dan aman untuk membesarkan ukuran penis. Semoga informasi ini bermanfaat.

    (inf/inf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Mengenal Gangguan Sexsomnia, Aktivitas Seksual yang Dilakukan Sambil Tertidur


    Jakarta

    Berjalan sambil tidur atau berbicara saat tidur adalah sesuatu yang tidak asing. Namun, bagaimana dengan seks sambil tidur? Mungkin ini merupakan sesuatu yang tak pernah didengar. Padahal, ini adalah gangguan yang nyata dan dan bisa dialami semua orang, tertuama laki-laki.

    Dikutip dari Men’s Health, sexsomnia atau seks tidur adalah gangguan tidur yang menyebabkan seseorang terlibat dalam perilaku seksual saat mereka benar-benar tertidur. Dalam kata lain, mereka tidak menyadari apa yang sedang mereka lakukan.

    Sexsomnia adalah jenis parasomnia atau gangguan yang ditandai dengan perilaku abnormal saat tidur. Perilaku ini dapat berupa berbicara, berjalan, makan, mengompol, mengemudi, atau bahkan melakukan suatu hal seksual.


    Seks tidur mungkin melibatkan masturbasi, meraba-raba, mendorong panggul, orgasme spontan, atau memulai hubungan seksual dengan orang lain. Mereka yang mengalami sexsomnia tidak memiliki kesadaran atau ingatan akan perilaku mereka.

    Namun, sulit untuk mengetahui dengan pasti berapa banyak orang yang mengalami sexsomnia karena gejala kondisi ini tidak selalu diceritakan kepada dokter. Diungkap oleh dr Chris Winter, M.D, ahli saraf dan spesialis tidur, orang yang mengalami sexsomnia cenderung diselimuti rasa bersalah dan malu. Padahal, kondisi ini jauh lebih umum daripada yang dipikirkan orang.

    Menurut penelitian yang dipaparkan pada Associated Professional Sleep Societies LLC pada 2010, sexsomnia dilaporkan oleh hampir 8 persen pasien di pusat gangguan tidur. Dari pasien tersebut, pria hampir tiga kali lebih mungkin menunjukkan gejala sexsomnia ketimbang wanita.

    Sexsomnia biasanya didiagnosis secara klinis. “Mungkin pasangan datang dan mengatakan beberapa kali dalam sebulan, satu pasangan meraba-raba secara seksual pasangan lainnya saat tidur dan tampaknya tidak mengingat dengan jelas. Atau seseorang berkata ‘saya melihat sesuatu di tempat tidur dan menyadari pasangan saya melakukan masturbasi saat tidur dan sepertinya tidak menyadari apa yang sedang terjadi’, ungkap dr Chris, dikutip dari Men’s Health, Sabtu (11/3/2023).

    Seks tidur biasanya dialami oleh mereka yang sudah mengalami gangguan tidur, seperti sleep apnea dan narkolepsi. Gangguan tidur seperti perjalanan dan stres juga dapat memicu episode sexsomnia. Selain itu, alkohol dan obat tidur juga dapat memicu hal ini terjadi.

    Jika mengalami sexsomnia, ada baiknya pergi mencari bantuan dokter. Spesialis tidur dapat mendiagnosis dan mengobati gangguan tidur lain yang mendasarinya, seperti sleep apnea, yang kemudian dapat mengurangi atau menghilangkan gejala sexsomnia.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy