Tag: garam

  • 7 Noda Membandel Ini Bisa Hilang Cuma Pakai Garam Dapur


    Jakarta

    Garam kerap digunakan sebagai bumbu penambah rasa asin dan gurih pada masakan. Ternyata fungsi garam bisa lebih daripada itu, bumbu satu ini banyak dipakai sebagai bahan pembersih noda membandel di rumah.

    Untuk membersihkan noda, suatu bahan pembersih perlu memiliki zat abrasif. Garam memiliki zat tersebut tetapi kekuatannya tidak keras hingga tidak sampai menyebabkan kerusakan pada benda-benda sehingga untuk sekadar membersihkan noda, garam aman untuk dipakai.

    Selain itu, garam juga memiliki zat disinfektan alami dan mampu menyerap bau serta kelembapan pada sebuah ruangan. Daya kerja garam dapat lebih maksimal apabila dicampur dengan bahan pembersih lainnya seperti cuka dan soda kue.


    Lantas noda di lokasi mana saja yang bisa dibersihkan dengan garam? Dilansir CNET, berikut daftarnya.

    1. Setrika yang Gosong

    Setiap setrika pasti pernah mengalami lapisan besi bagian bawah terasa kasar atau lengket. Biasanya ini disebabkan bagian yang panas bertemu dengan bahan yang mudah meleleh sehingga lilin tersebut menempel pada permukaan setrika.

    Ternyata hal tersebut dapat diatasi dengan menaburkan sedikit garam ke koran. Kemudian, setrika permukaan koran berisi garam tersebut beberapa kali saat suhunya sedang tinggi. Nantinya permukaan setrika dapat kembali licin dan bersih.

    2. Noda Air Sadah

    Air sadah adalah air yang memiliki kandungan mineral tinggi, seperti ion kalsium (Ca) dan magnesium (Mg). Air ini tidak baik digunakan karena dapat menyebabkan noda pada permukaan yang terkena percikan karena kandungan mineral tersebut dapat menumpuk membentuk noda putih.

    Untuk menghilangkan noda ini bisa dengan mencampurkan air secukupnya ke dalam seperempat cangkir garam. Kemudian, menggosok noda menggunakan cairan tersebut.

    3. Alat Pembuat Kopi

    Mesin kopi atau alat lain pembuat kopi biasanya memiliki bekas noda warna dari kopi pada bagian dalam wadahnya. Noda tersebut bisa dihilangkan dengan mudah menggunakan air dan empat sendok makan garam.

    Cara membersihkannya bukan diaduk atau dikocok, melainkan nyalakan mesin pembuat kopi tersebut yang telah dimasukkan campuran air dan garam. Apabila air yang keluar bersih, berarti alat pembuat kopi berhasil dibersihkan. Jadi ingat, untuk membersihkan noda warna tidak perlu digosok atau dicuci dengan sabun pencuci piring.

    4. Noda Minyak di Pakaian

    Noda minyak biasanya menimbulkan warna kekuningan pada permukaan kain. Noda ini tidak bisa dibersihkan dengan air, perlu ada zat yang lebih abrasif untuk menghilangkan noda minyak yakni garam.

    Cara membersihkannya dengan mencampurkan satu sendok garam dan empat sendok alcohol. Lalu, gosok ke noda. Cara ini juga ampuh untuk menghilangkan noda minyak atau lemak pada pakaian. Untuk pakaian, taburi noda dengan garam. Garam menyerap minyak atau lemak sehingga pakaian dapat dibersihkan dengan lebih mudah.

    5. Saluran Pembuangan Air

    Saluran pembuangan air di dalam rumah biasanya berbentuk kecil seperti lubang wastafel sehingga sering terjadi sumbatan.

    Masalah ini dapat diatasi dengan menuangkan 1 cangkir garam yang dicampur dengan setengah cangkir cuka putih, dan 1 cangkir soda kue. Lalu dibuang ke saluran pembuangan yang tersumbat. Diamkan selama 10 menit, lalu tuangkan setengah galon air mendidih ke saluran pembuangan, diikuti dengan air panas dari keran.

    6. Noda di Kompor

    Noda minyak di kompor dapat cepat hilang dengan menggunakan taburan garam dan air panas.

    7. Talenan Kayu yang Kotor

    Talenan kayu kerap sulit dibersihkan karena rentan terkena air, lembap, dan terlalu banyak rongga sehingga banyak sisa noda dan kotoran yang susah dibersihkan.

    Namun, talenan kayu bisa kembali seperti baru apabila membersihkannya memakai garam dan lemon. Potong lemon menjadi dua dan celupkan ke dalam garam. Gosok talenan dengan sisi lemon yang dipotong lalu bilas. Talenan akan tampak bersih dan harum ketika dipakai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Basmi Kelabang dan Kaki Seribu di Rumah, Bisa Pakai Garam



    Jakarta

    Rumah dapat dimasuki berbagai hama kecil, termasuk kelabang dan kaki seribu. Kedua hewan melata ini tidak berbahaya, tetapi kehadirannya cukup mengganggu penghuni rumah.

    Sebagian orang mungkin ngeri atau geli dengan bentuknya yang seperti ulat. Belum lagi mereka mempunyai kaki-kaki yang mungil.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens dan The Spruce, kelabang dan kaki seribu suka tinggal di tempat yang hangat, lembap, dan gelap. Penghuni bisa saja menemukan kedua hewan ini di bagian rumah dengan karakteristik tersebut.


    Rumah yang terdapat serangga seperti kecoak, ngengat, rayap, serta rayap juga rawan muncul dua hewan melata itu. Pasalnya, serangga merupakan sumber makanan bagi kelabang dan kaki seribu.

    Jika ingin rumah bebas kelabang dan kaki seribu, lingkungan rumah perlu dijaga agar tetap kering. Misalnya penghuni memperbaiki kebocoran pipa atau membersihkan area lembap.

    Kemudian, penghuni juga perlu memperhatikan akses masuk hama ke dalam rumah. Pastikan untuk menutup celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding.

    Bagaimana cara membasmi kelabang dan kaki seribu di rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Basmi Kelabang dan Kaki Seribu

    Inilah beberapa tips untuk membuat rumah bebas kelabang dan kaki seribu.

    1. Taburkan Garam

    Kelabang dan kaki seribu suka tinggal di lingkungan yang lembap untuk berkembang biak. Untuk itu, penghuni bisa menaburkan garam di area lembap buat mengurangi kadar air di udara. Dengan begitu, kedua hewan itu tidak akan tertarik buat masuk rumah.

    2. Siram Pemutih Pakaian

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia yang keras. Aromanya yang menyengat membuat kelabang dan kaki seribu tidak betah di rumah. Lalu, keduanya pun dapat musnah ketika disiram pemutih.

    Perlu diingat, jangan campur cuka dengan pemutih. Sebab, campuran itu akan menghasilkan gas klorin yang beracun.

    3. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka putih mengandung asam asetat dan tingkat keasamannya cukup ampuh memusnahkan hama rumah. Penghuni rumah dapat menyemprotkan cuka putih langsung ke kelabang dan kaki seribu.

    4. Sebarkan Daun Pandan

    Kelabang dan kaki seribu sensitif terhadap bau menyengat, salah satunya daun pandan dan serai. Manfaatkan dua bahan ini dengan cara memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar aromanya keluar. Lalu, letakkan di area yang sering dilalui kelabang dan kaki seribu.

    5. Semprotkan Minyak Esensial

    Minyak esensial seperti tea tree dan peppermint memiliki bau menyengat yang tidak disukai hama. Penghuni bisa mengusir kelabang dan kaki seribu dengan mencampurkan minyak esensial dengan air. Semprotkan cairan itu pada titik masuk atau lokasi yang sering dilewati kelabang dan kaki seribu.

    Itulah tips seputar kelabang dan kaki seribu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Garam Sangat Ampuh Membasmi Lintah dan Siput? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Ada banyak hewan yang kerap ditemukan di halaman rumah, misalnya lintah dan siput. Bahkan, kedua hewan itu terkadang juga sering ditemukan berada di dalam rumah.

    Meski bukan hewan ganas dan mematikan, tapi terkadang kehadiran lintah dan siput membuat sebagian pemilik rumah merasa jijik dan khawatir. Sebab, keduanya memiliki lendir yang dapat mengotori lantai.

    Untuk membasmi lintah dan siput di rumah bisa menggunakan bahan alami, yakni dengan menaburkan garam ke tubuhnya. Cara ini terbilang sangat efektif karena dapat membunuhnya dalam sekejap.


    Menariknya, dengan menaburkan garam seujung jari pun sudah bisa membasmi lintah dan siput. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

    Manfaat Garam yang Mampu Basmi Lintah dan Siput

    Dilansir situs BBC, menaburkan garam ke tubuh lintah dan siput ternyata menimbulkan reaksi. Soalnya, tubuh hewan tersebut akan mengalami dehidrasi dan mulai kehilangan cairan lendir.

    Garam yang ditaburkan ke tubuh lintah dan siput dapat mengeluarkan air dari kulit mereka lewat proses osmosis (perpindahan molekul dari area berkonsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi). Hal itu yang membuat kedua hewan melata ini mengalami dehidrasi parah, sehingga perlahan akan mati dalam hitungan menit.

    “Garam pada dasarnya mengeluarkan air dari kulit mereka (efek osmosis) dan mereka mati dalam beberapa menit karena dehidrasi,” kata dosen senior di Universitas Newcastle Gordon Port.

    Perlu diketahui, hewan berlendir seperti lintah, siput, dan bekicot sangat bergantung dengan kandungan air yang tinggi di dalam tubuhnya.

    Ketika terpapar garam, lintah dan siput akan mencoba melepaskan diri sambil mengeluarkan banyak lendir untuk membersihkan kulitnya. Saat lendir yang dikeluarkan jumlahnya terlalu banyak secara bersamaan, maka mereka akan kehabisan air dan perlahan mati.

    “Kita tidak tahu seberapa sakitnya mereka saat bersentuhan dengan garam, tetapi siput atau bekicot yang terperangkap dalam butiran garam akan mencoba menghindar sambil mengeluarkan banyak lendir untuk membersihkan kulitnya,” ujar Port.

    Maka jangan heran setelah menaburkan garam ke tubuh lintah dan siput, maka akan banyak cairan yang keluar dan melumuri lantai. Untuk membersihkannya cukup dengan dilap pakai kain pel atau tisu secara perlahan.

    Ampas Kopi Bisa Dipakai untuk Cegah Lintah Masuk Rumah?

    Beberapa orang menyebut ampas kopi juga bisa digunakan untuk membasmi siput dan lintah. Port mengatakan hal tersebut benar adanya, tetapi kandungan kafein pada ampas kopi harus tinggi agar efektif membasmi hewan tersebut.

    “Mereka tidak suka kafein. Namun, jumlah kafein yang dibutuhkan untuk mencegah mereka begitu tinggi sehingga penggunaannya akan berbahaya bagi semua orang, termasuk kita,” ungkapnya.

    Sebuah penelitian yang dilakukan oleh United States Department of Agriculture’s Agricultural Research Service telah menjawab hal tersebut. Dari penelitian yang dilakukan, terbukti larutan kafein sebesar 1 persen mampu mengusir hewan seperti siput dan bekicot.

    Agar efektif mengusir lintah dan siput disarankan untuk tidak menggunakan kopi instan karena hanya mengandung sekitar 0,05 persen kafein. Kandungan kafeinnya 20 kali lebih sedikit daripada bubuk kopi alami.

    Sebagai solusinya, kamu bisa memasang penghalang lintah dan siput dari bahan tembaga atau seng. Ketika melewati pagar penghalang, mereka akan jatuh ke bawah karena tubuhnya tidak bisa menempel dengan erat.

    Selain itu, tembaga atau seng sebenarnya beracun bagi lintah dan siput. Jadi, mereka tidak dapat masuk ke dalam rumah melalui lubang jika ada lapisan tembaga di dalamnya.

    Agar tanaman hias di rumah tidak rusak, pasang juga lapisan tembaga di sekitar pot. Langkah ini dapat mencegah siput yang dapat menggerogoti daun tanaman.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Bahan Dapur Ini Ampuh Atasi Kerak di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kamar mandi yang jarang dibersihkan dapat menimbulkan banyak kotoran dan kerak yang menempel pada keran air dan kloset. Selain tak sedap dipandang, kotoran tersebut mengandung banyak bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.

    Sebenarnya, noda kerak yang menempel di kamar mandi dapat dibersihkan dengan cairan pembersih khusus. Kandungan zat kimianya dapat mengangkat kerak sehingga kamar mandi tampak bersih kembali.

    Namun ternyata, kerak yang membandel dapat diatasi hanya dengan dua bahan dapur saja. Ingin tahu apa saja bahan dapur tersebut? Simak dalam artikel ini.


    2 Bahan Dapur yang Ampuh Angkat Kerak di Kamar Mandi

    Noda kerak yang menempel di keran air atau kloset disebabkan oleh endapan mineral dari air sadah, yakni jenis air yang tinggi kalsium dan magnesium. Sisa sabun yang menempel di keran air juga dapat menimbulkan kerak berwarna putih itu.

    Untuk mengatasi kerak di kamar mandi ternyata bisa menggunakan garam dan soda kue, lho. Caranya bahkan sangat praktis dan disebut ampuh membasmi kerak membandel.

    Dilansir Times of India, berikut cara pakai garam dan soda kue untuk mengatasi kerak di kamar mandi:

    1. Tuang sekitar 2-3 sendok makan garam ke dalam wadah
    2. Tambahkan soda kue secukupnya ke wadah
    3. Aduk kedua bahan tersebut secara merata
    4. Oleskan campuran garam dan soda kue ke area yang banyak noda kerak di kamar mandi, terutama pada keran air, keran wastafel, dan kloset
    5. Diamkan selama semalaman agar bahan-bahan tersebut dapat bereaksi terhadap kerak
    6. Jika sudah, bilas dengan air hangat secara perlahan agar kerak dapat larut
    7. Lap permukaan keran air dengan kain lap kering secara perlahan.

    Voila! Kerak dan noda menghilang dan kamar mandi jadi tampak bersih. Jika masih menemukan sedikit kerak, cukup taburkan garam dan diamkan selama 5 menit. Setelah itu, bersihkan kerak dengan spons dan bilas pakai air hangat.

    Noda kerak yang menempel bisa hilang karena garam memiliki sifat abrasif alami. Sementara itu, soda kue dapat mengangkat kotoran dari permukaan dan menetralkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Cara ini dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak merusak perabotan akibat penggunaan zat kimia. Di sisi lain, cara ini juga lebih hemat biaya karena kamu cukup mengambil garam dan soda kue yang ada di dapur.

    Itulah dua bahan yang dapat membersihkan noda kerak membandel di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Atasi Bau Tak Sedap di Kulkas Bisa Pakai Garam dan Kopi, Ini Caranya


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu barang elektronik di rumah yang harus terus menyala selama 24 jam. Seiring penggunaan, kulkas bisa menjadi kotor karena terdapat sisa makanan, minuman, atau bumbu dapur yang jatuh ke rak kulkas.

    Apabila kotoran dan noda tidak segera dibersihkan, maka bisa muncul bakteri dan jamur yang berbahaya bagi manusia. Selain itu, kulkas yang kotor bisa menimbulkan bau tidak sedap, seperti bau amis atau bau busuk makanan.

    Cara mengatasi kulkas yang bau ternyata bisa menggunakan dua bahan sederhana, yakni garam dan kopi. Bagaimana langkah-langkahnya? Simak dalam artikel ini.


    Cara Atasi Bau di Kulkas Pakai Garam dan Kopi

    Dilansir situs Homes and Gardens, bubuk kopi dapat menyerap dan menetralkan bau. Selain itu, aroma kopi yang menyengat dapat menutupi bau tidak sedap di dalam ruangan, termasuk juga di dalam kulkas.

    Sementara itu, garam bersifat higroskopis yang secara alami dapat menyerap kelembapan. Dengan mencampur garam dan kopi tidak hanya menghilangkan bau busuk, tapi juga menyerap kelembapan berlebih di dalam kulkas.

    Untuk cara penggunaan garam dan kopi juga sangat mudah. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Tuang Kopi ke Aluminium Foil

    Langkah pertama yakni dengan menuangkan 2-3 sendok makan bubuk kopi ke atas selembar aluminium foil. Kalau tidak ada aluminium foil, bisa menggunakan wadah kecil.

    Pastikan bubuk kopi yang digunakan tidak ada campuran gula agar aroma yang keluar 100% murni kopi.

    2. Tambahkan Garam

    Setelah itu, tambahkan garam dapur secukupnya ke dalam bubuk kopi, lalu aduk hingga merata.

    3. Bungkus Aluminium Foil

    Setelah itu, bungkus aluminium foil hingga rapat. Jika memakai wadah, bisa ditutup dengan plastik dan ikat dengan karet.

    Kemudian buat beberapa lubang kecil pada aluminium foil agar aroma kopi bisa keluar dan mengharumkan kulkas. Lakukan hal yang sama pada wadah yang ditutupi plastik.

    4. Masukkan ke Dalam Kulkas dan Tunggu

    Langkah terakhir, masukkan aluminium foil berisi garam dan kopi ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam. Biarkan aroma kopi mengharumkan seluruh isi kulkas dan menyerap kelembapan.

    Perlu diingat, jika kondisi kulkas sudah sangat kotor maka garam dan kopi tidak efektif mengatasi bau. Pastikan rak kulkas dibersihkan terlebih dahulu dengan sabun agar kotoran dan noda yang menempel bisa hilang. Setelah itu, baru letakkan bubuk kopi dan garam untuk menyerap bau.

    Demikian cara mengatasi bau tak sedap di kulkas dengan garam dan kopi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Tambahkan Garam ke Makanan, Ini Efeknya untuk Kesehatan


    Jakarta

    Banyak orang sering menambahkan garam pada makanan kalau dirasa kurang asin. Namun, ada efek negatif mengonsumsi makanan dengan tambahan banyak garam.

    Garam adalah bumbu masakan wajib pada setiap hidangan. Tak hanya memberikan rasa asin, tapi garam juga bisa ditambahkan untuk menyempurnakan rasa.

    Sebagian orang yang menyukai rasa asin sering menambahkan garam pada makanan yang siap disantap. Setelah menambahkannya, barulah merasa puas dengan cita rasanya.


    Dilansir dari Food NDTV (18/9), tambahan garam ini tak hanya ditaburkan ke atas makanan yang dirasa kurang asin, tapi juga pada buah dan salad. Kenali efek negatifnya konsumsi garam berlebihan.

    Efek Mengonsumsi Garam Terlalu Banyak

    Kopi campur garamgaram Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sebenarnya, mengonsumsi garam terlalu banyak setiap harinya akan menimbulkan beberapa efek jangka panjang pada tubuh. Efek samping yang paling umum adalah tekanan darah tinggi.

    Beberapa gejala umum lainnya termasuk perkembangan multiple sclerosis, penyakit jantung, sakit kepala, pembengkakan jaringan otot, dan lainnya. Efek samping yang sangat jelas dari terlalu banyak asupan garam adalah retensi air dalam tubuh yang dapat menyebabkan pembengkakan di beberapa bagian tubuh.

    Menambahkan Garam di Atas Makanan

    Penambahan garam di atas makanan ini bisa dikatakan boleh saja. Menurut ahli gizi Amita Gadre dalam akun Instagram @amitagadre, menambahkan garam di atas makanan tidak akan menimbulkan masalah apapun.

    Namun, penting untuk memastikan bahwa tidak mengonsumsi makanan yang terlalu gurih atau asin untuk mengelola total asupan natrium hari itu. Sering kali, orang menambahkan garam saat memasak bahan-bahan untuk mempercepat proses dan mencegah gosong, terutama saat memasak bawang.

    Asupan Garam yang Aman

    Tambahan garam pada makanan apakah diperbolehkan?Tambahan garam pada makanan apakah diperbolehkan? Foto: Getty Images/iStockphoto

    Meski diperbolehkan menambahkan garam, tapi perhatikan juga jumlahnya. Anjuran pemakaian garam juga diatur dan sebaiknya tak boleh melebihi takarannya.

    Menurut ahli, garam yang baik digunakan setiap hari tak boleh lebih dari 1 sendok teh (5 gram). Hal ini dikarenakan, tubuh akan memperoleh natrium dari makanan lain juga, jadi tak hanya dari garam saja.

    Cara Mengurangi Asupan Garam

    Jika ingin mengurangi asupan garam, kamu bisa mengikuti beberapa cara berikut ini. Ini akan membantu kamu terbiasa dan tak berlebihan mengonsumsi garam. Berikut caranya:

    1. Kurangi konsumsi makanan olahan. Produk makanan ini mengandung kadar garam yang tidak sehat yang membuatnya terasa lebih lezat tetapi sangat membahayakan. Untuk pilihan makan yang sehat ada buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

    2. Memasak di rumah juga salah satu cara mengurangi asupan garam yang tepat. Karena, kita dapat mengendalikan asupan garam secara langsung.

    3. Buah dan sayuran dengan kandungan sodium yang rendah juga dapat membantu dalam mengurangi asupan garam. Buah rendah sodium itu di antaranya seperti apel, berry, jeruk, mangga, brokoli, dan ubi jalar.

    4. Perhatikan label makanan yang kamu beli. Baca labelnya secara seksama untuk menjaga asupan garam harian. Umumnya ditulis sebagai kandungan natrium pada kemasan makanan.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Disebut WHO Bisa Memicu Kematian, Ini 5 Bahaya Konsumsi Garam Berlebihan


    Jakarta

    Konsumsi garam ternyata tidak selamanya berdampak baik. WHO menyebut ada beberapa bahaya yang menyebabkan garam menjadi asupan berbahaya untuk kesehatan.

    Frasa bagai sayur tanpa garam seolah menggambarkan betapa pentingnya bumbu masak tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Sumber rasa asin yang seringkali ditambahkan ke dalam makanan dinilai sebagai kunci untuk mendapatkan hidangan yang enak.

    Faktanya garam tidak selalu berdampak positif dan menguntungkan bagi manusia. Dibalik butiran garam yang kecil ada ancaman besar bagi kesehatan jika tidak dikonsumsi dengan bijak.


    Bahkan banyak ahli gizi yang telah memperingatkan tentang penggunaan garam dalam asupan makanan setiap harinya. World Health Organization (WHO) menyatakan garam sebagai asupan yang dapat memicu kematian. Ini alasannya.

    Berikut 5 bahaya konsumsi garam berlebihan yang dikhawatirkan WHO menurut Times of India:

    Disebut WHO Bisa Memicu Kematian, Ini 5 Bahaya Konsumsi Garam BerlebihanEndapan sisa garam di dalam tubuh menjadi salah satu penyebab yang berbahaya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ivan-balvan

    1. Bahaya endapan garam

    Ketika mengonsumsi garam, WHO menilai bahaya terbesarnya ada pada endapan garam yang tertinggal di dalam tubuh. Efek penumpukan garam di dalam tubuh begitu negatif dan berbahaya untuk kesehatan.

    Beberapa penyakit dapat dipicu melalui peningkatan kadar garam di dalam tubuh. misalnya tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskuler, kanker perut, obesitas, osteoporosis hingga gangguan pada ginjal.

    “Kami mengestimasikan sebanyak 1,89 juta kematian di dunia disebabkan oleh konsumsi garam yang terlalu banyak,” ujar juru bicara WHO.

    2. Dampak pada tekanan darah

    Kandungan sodium yang ada di dalam garam memiliki peran penting untuk menyeimbangkan cairan dan mengalirkannya ke seluruh tubuh. Ketika masuk terlalu banyak, garam dapat memicu kenaikan tekanan darah dengan cepat.

    Efek jangka panjangnya risiko penyakit jantung dan stroke akan meningkat juga. Asupan garam yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang menjadi alasan tekanan darah akan meningkat.

    Selain itu garam juga mempengaruhi hormon di dalam tubuh yang bekerja untuk menyeimbangkan tekanan darah dan cairan. Efek fatal lain yang dapat terjadi adalah kerusakan arteri yang dapat memicu risiko aterosklerosis.

    Bahaya konsumsi garam lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Batas harian konsumsi garam dari WHO

    Walaupun sampai disebut dapat memicu kematian tetapi garam masih boleh dikonsumsi. Hanya saja ada rekomendasi batasan aman untuk menambahkan garam ke dalam makanan.

    Untuk orang dewasa, WHO menganjurkan kurang dari 2000 miligram per hari atau setara dengan 5 gram per hari. Sementara untuk anak-anak dengan usia 2-15 tahun dianjurkan asupannya menyesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan aktivitas fisik.

    Untuk anak berusia 0-6 bulan sama sekali tidak dianjurkan untuk konsumsi sodium karena seharusnya hanya mengonsumsi ASI seutuhnya. Tetapi asupan garamnya dari ibu yang harus tetap diperhatikan.

    4. Tips mengurangi asupan garam

    Disebut WHO Bisa Memicu Kematian, Ini 5 Bahaya Konsumsi Garam BerlebihanSecara perlahan asupan garam perlu dikendalikan dan dikurangi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ivan-balvan

    Ada baiknya untuk mengupayakan pengurangan asupan garam secara perlahan. Tujuannya untuk mendapatkan tubuh yang lebih sehat dan organ vital yang selalu terjaga kesehatannya.

    WHO merekomendasikan untuk mulai memilah-milih makanan. Hindari makanan-makanan tinggi garam atau makanan kemasan dan pilih makan segar yang alami.

    Misalnya mengganti camilan kemasan dengan buah-buahan segar. Ada juga cara lain dengan memilih makanan rendah garam yang dapat diidentifikasi pada label kemasan dengan takaran sodium tidak lebih 120 miligram atau 100 gram.

    5. Alternatif pengganti garam

    Mengurangi dan membatasi asupan garam bukan berarti harus menikmati makanan yang hambar saja. Ada banyak bumbu lain yang dapat menggantikan garam untuk memberikan rasa pada makanan.

    Rempah-rempah dan herbal segar juga tak kalah untuk menyedapkan makanan. Bawang putih dan jahe contohnya. Kedua bahan ini dapat memberikan rasa gurih yang alami.

    Sementara tomat dan jamur juga bisa ditambahkan untuk menghadirkan rasa umami yang alami. Mengganti garam dengan bumbu dan rempah segar juga disebut dapat membuat orang-orang lebih kreatif dalam memasak.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • 5 Manfaat Garam Himalaya, Apa Bedanya dengan Garam Biasa?

    Jakarta

    Garam sudah menjadi bahan yang wajib digunakan di nyaris semua masakan. Ternyata, tak hanya garam dapur yang biasa digunakan untuk memasak, ada berbagai jenis garam lain, lho.

    Salah satunya adalah garam himalaya. Mengutip WebMD, garam himalaya bersumber dari daerah Punjab di Pakistan, dekat kaki pegunungan Himalaya.

    Apa saja manfaat garam himalaya? Dan apakah kekayaan mineral dan proses pengolahannya yang alami membuat garam himalaya lebih sehat dari garam biasa? Untuk tahu jawabannya, simak di artikel berikut.


    Manfaat Garam Himalaya

    Ini dia beberapa manfaat garam himalaya.

    1. Sumber Nutrisi

    Dibandingkan garam dapur biasa, garam himalaya mengandung jenis mineral yang lebih beragam. Garam himalaya mengandung 84 jenis mineral dan elemen jejak yang tidak ada pada garam dapur.

    Garam himalaya juga mengandung lebih banyak kalsium, potasium, magnesium, dan zat besi, tetapi kandungan sodiumnya lebih sedikit dari garam biasa.

    Jadi, garam himalaya merupakan sumber mineral yang lebih baik dibandingkan garam dapur. Tetapi, mineral terkandung dalam jumlah yang sedikit, sementara kita juga sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak garam. Maka dari itu, kita tetap perlu mengonsumsi makanan lain untuk memenuhi kebutuhan mineral harian.

    2. Membantu Mencegah Insomnia

    Sodium yang terkandung dalam garam himalaya membantu mengatasi masalah tidur. Riset oleh Vitiello dkk. yang terbit pada The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menunjukkan bahwa diet yang sangat rendah garam membuat orang lebih sulit tidur.

    Namun, sebaiknya jangan mengonsumsi garam secara berlebihan demi asupan sodium.

    3. Menghidrasi Tubuh

    Garam himalaya dipercaya membantu menghidrasi tubuh. Caranya adalah dengan mencampurkan sejumput garam ke dalam air putih.

    Mengutip EatingWell, ini karena garam himalaya mengandung sodium, salah satu jenis elektrolit. Elektrolit adalah mineral yang membantu menyeimbangkan kadar air dalam tubuh sehingga kita bisa terhidrasi lebih lama.

    Tetapi, kita sebenarnya sudah mengonsumsi sodium yang cukup dari makanan sehari-hari. Jadi, mengonsumsi sodium tambahan dengan mencampurkan garam dengan air minum justru bisa mengakibatkan efek samping seperti perut kembung, sakit kepala, atau justru merasa lebih haus.

    4. Mengatasi Jerawat

    Manfaat garam himalaya bisa juga didapatkan dengan mandi air garam, lho. Garam memiliki sifat antimikroba yang mampu mengatasi jerawat.

    Mencampurkan garam himalaya ke air mandi bisa membantu mengatasi jerawat di tempat yang sulit dijangkau tangan, seperti bahu dan punggung.

    5. Mengatasi Eczema

    Eczema atau eksim adalah kondisi peradangan yang menimbulkan gatal atau bercak merah pada kulit. Ternyata, mandi dengan air yang kaya mineral membantu mengatasi peradangan eczema.

    National Eczema Association merekomendasikan mencampurkan garam ke air mandi untuk meredakan peradangan eczema. Garam himalaya pun bisa digunakan untuk ini.

    Perbedaan Garam Himalaya dengan Garam Biasa

    Sama seperti garam dapur, garam himalaya terbentuk dari sodium klorida. Bedanya, garam himalaya berwarna pink.

    Mengutip Healthline, garam himalaya diekstrak secara manual dan pengolahannya pun tidak banyak. Proses pengolahan yang lebih alami ini membuat garam himalaya mengandung lebih banyak mineral dan elemen jejak. Kekayaan mineral inilah yang membuat garam himalaya berwarna pink.

    Apakah Garam Himalaya Lebih Sehat dari Garam Biasa?

    Garam himalaya memang mengandung lebih banyak mineral, tetapi kandungan mineralnya masih tetap sangat sedikit. Tak hanya itu, kita sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak garam.

    Jadi, sebenarnya kekayaan mineral dalam garam himalaya tidak akan memberikan manfaat kesehatan jika tidak diimbangi dengan diet seimbang. Sementara itu, manfaat garam himalaya kebanyakan bisa ditemukan juga pada garam biasa.

    Garam himalaya memang bisa jadi pengganti garam biasa dalam masakan karena kandungan sodiumnya yang sedikit lebih rendah. Tetapi selain warna dan rasanya yang sedikit berbeda, hingga kini tidak ada riset yang membuktikan secara pasti kalau garam himalaya lebih sehat daripada garam biasa.

    Jadi, selain warna, rasa, dan kandungan mineral, garam himalaya dan garam biasa tidak memiliki banyak perbedaan. Garam himalaya juga tidak bisa dijamin lebih sehat dari garam biasa. Semoga bermanfaat!

    (khq/khq)



    Sumber : food.detik.com

  • Waspada! 7 Makanan Sehari-hari Ini Mengandung Mikroplastik


    Jakarta

    Cemaran mikroplastik dalam makanan sehari-hari perlu diwaspadai. Beberapa makanan yang jamak dikonsumsi ternyata mengandung mikroplastik dalam jumlah tinggi.

    Beberapa makanan diketahui mengandung mikroplastik. Dengan begitu, mengonsumsinya sama saja seperti menelan serpihan-serpihan kecil plastik.

    Mikroplastik sendiri merupakan partikel plastik yang sangat kecil dan dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan.


    Mikroplastik dapat masuk ke dalam tubuh melalui saluran napas serta dari makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Mikroplastik juga bisa masuk ke tubuh melalui kulit.

    Meski sejumlah penelitian telah membuktikan kehadiran mikroplastik dalam makanan, namun tak diketahui pasti bagaimana dampaknya untuk kesehatan.

    Mengutip Healthline, sejauh ini masih sedikit penelitian yang mempelajari bagaimana pengaruh mikroplastik terhadap kesehatan.

    Sebuah penelitian mencoba mempelajari dampak mikroplastik pada tikus laboratorium. Hasilnya, mikroplastik terakumulasi di hati, ginjal, dan usus tikus. Mikroplastik juga ditemukan meningkatkan kadar molekul stres oksidatif di hati.

    Selain itu, masih dalam penelitian yang sama, mikroplastik juga meningkatkan kadar molekul yang beracun bagi otak.

    Makanan mengandung mikroplastik

    Sebuah studi pada 2024 lalu menemukan, 90 persen sampel protein hewani dan nabati dinyatakan positif mengandung mikroplastik.

    Berikut beberapa makanan yang mengandung mikroplastik, yang telah ditemukan sejumlah studi, mengutip CNN:

    1. Garam

    5 Fakta Sisi Kelam Garam yang Berfungsi Melezatkan Makanan5 Fakta Sisi Kelam Garam yang Berfungsi Melezatkan Makanan Foto: Getty Images/simarik

    Sebuah studi pada tahun 2023 menemukan, garam Himalaya kasar yang ditambang dari dalam tanah memiliki kadar mikroplastik yang tinggi. Diikuti kemudian oleh garam hitam dan garam laut.

    2. Gula

    Sebuah studi pada tahun 2022 menemukan, gula merupakan jalur penting paparan manusia terhadap mikroplastik.

    3. Teh

    Sebagian besar kantung teh terbuat dari plastik yang dapat melepaskan senyawa mikroplastik. Peneliti dari McGill University di Quebec, Kanada menemukan, menyeduh satu kantung teh dapat melepaskan sekitar 11,6 miliar partikel mikroplastik dan 3,1 miliar partikel nanoplastik ke dalam air.

    4. Nasi

    Apa Benar Nasi DIngin Lebih Menyehatkan dari Nasi Hangat?Apa Benar Nasi DIngin Lebih Menyehatkan dari Nasi Hangat? Foto: Getty Images/Maliflower73

    Sebuah studi dari University of Queensland menemukan, setiap 100 gram nasi mengandung sekitar 3-4 miligram (mg) plastik.

    Anda dapat mengurangi kontaminasi plastik hingga 40 persen dengan mencuci beras terlebih dahulu.

    5. Air minum kemasan

    Sebuah studi pada Maret 2024 menemukan, 1 liter air minum dalam kemasan mengandung rata-rata 240 ribu partikel plastik, termasuk di antaranya nanoplastik.

    6. Sayur dan buah

    Vegetarian sekali pun, berdasarkan studi pada tahun 2021, tak bisa terhindar dari ancaman mikroplastik. Buah-buahan dan sayur dapat menyerap mikroplastik melalui sistem akarnya dan memindahkan partikel tersebut ke batang, daun, biji, dan buah tanaman.

    7. Sumber protein

    Sebuah studi yang diterbitkan dalam Environmental Research pada Februari lalu menemukan mikroplastik dalam sejumlah sumber protein.

    Sumber protein tersebut di antaranya daging sapi, makanan laut, daging ayam, daging babi, hingga tahu.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Ini Daftar Makanan yang Mengandung Mikroplastik”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Manfaat Sehat Makan Semangka Pakai Garam


    Jakarta

    Semangka dapat dikonsumsi langsung, tapi ada juga orang yang memberi sedikit taburan garam. Ternyata, tambahn garam tak hanya untuk rasa gurih, ada manfaat lainnya.

    Kombinasi makanan berupa buah-buahan memang tampak menarik. Seperti kombinasi buah semangka dengan bumbu dapur yang ternyata dapat meningkatkan cita rasanya.

    Dilansir dari Woman’s World (23/6), diketahui kalau semangka sering disantap bersama taburan garam. Meski terlihat aneh untuk sebagian orang, tetapi banyak juga yang sudah mencobanya.


    Cara menikmati semangka dengan garam ini umum dilakukan oleh orang Amerika Selatan. Mereka menikmati semangka dengan garam ini biasanya saat waktu musim panas.

    Rasa asin gurih dari garam ini ternyata tak mengganggu manisnya semangka. Justru semakin menonjolkan rasa manis dari irisan semangka yang segar.

    Selain menonjolkan rasa manis, garam juga mengubah tekstur semangka. Sedikit taburan garam ini dapat menghasilkan tekstur semangka yang lebih juicy dengan mengeluarkan air yang banyak dan lebih manis.

    5 Manfaat Sehat Jika Rajin Makan Semangka Saat Musim Panassemangka Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

    Taburan garam pada semangka itu juga dapat didiamkan selama beberapa menit. Nantinya akan meningkatkan rasa dan tekstur yang jauh lebih enak.

    Kombinasi semangka dan garam ini juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Garam diketahui kaya natrium yang merupakan elektrolit alami untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan menjaga keseimbangan cairan. Karena itu dikonsumsi dengan semangka akan menghidrasi tubuh lebih baik.

    Begini cara menikmati semangka dengan garam

    Cara menikmati semangka dengan garam ini cukup mudah. Pertama tambahkan sedikit garam saja, kemudian tambahkan jika dirasa kurang. Garam jenis apapun bisa digunakan, salah satunya garam Himalaya.

    Selain garam, kamu juga bisa menambahkan sedikit madu di atasnya. Jika ingin rasanya lebih menyegarkan, kamu bisa menambahkan air jeruk nipis.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com