Tag: garuda indonesia

  • Ria Miranda Kolaborasi dengan Garuda Indonesia Rilis Koleksi Haji dan Umrah

    Jakarta

    Desainer Ria Miranda membuat koleksi khusus untuk beribadah haji dan umrah 2024. Melalui brand RiaMiranda, desainer kelahiran Padang ini berkolaborasi dengan Garuda Indonesia untuk merilis koleksi terbarunya.

    Koleksi Ria Miranda berkolaborasi dengan Garuda Indonesia di antaranya berupa abaya, dress, sajadah, mukena, dan aksesori penunjang ibadah di Tanah Suci. Ria Miranda membutuhkan persiapan sekitar satu tahun untuk membuat koleksi khusus ini.

    Fitria Ruswita sebagai Marketing Head Group Garuda Indonesia mengatakan kolaborasi dengan Ria Miranda dilakukan karena ingin memberikan kenyamanan pada penumpang. Maskapai penerbangan nasional ini juga ingin mendukung brand lokal.


    “Ini adalah salah satu untuk mendukung produk lokal, growth sama-sama dan terbang lebih tinggi bersama-sama,” kata Fitri saat konferensi pers Ria Miranda x Garuda Indonesia di Bale Nusa Pakubuwono, Jakarta Selatan Rabu (7/2/2024).

    Ria Miranda mengungkapkan ide awal berkolaborasi dengan Garuda Indonesia muncul saat dia umrah pada Ramadan 2023. Dia ingin membuat busana yang nyaman untuk beribadah di Tanah Suci.

    “Ketika ngobrol awalnya aku pulang umrah Ramadan tahun lalu. Bikin koleksi untuk haji dan umrah. Kepengen banget bajunya dipakai untuk ibadah. Awal idenya dari situ,” ungkal Ria Miranda.

    “Lalu kita bikin koleksi yang berkaitan dengan Garuda. Insya Allah dengan pelanggan juga dekat. Setelah berbicara apa yang bisa kita bikin dan insya Allah ini koleksi untuk ibadah dan impiannya itu,” tambah desainer 38 tahun itu.

    Desainer kelahiran 15 Juli 1985 ini menjelaskan awalnya ingin menghadirkan busana tanpa motif untuk koleksi haji dan umrah. Namun Garuda Indonesia memiliki pertimbangan lain.

    “Kita tukar pikiran, awalnya abaya polosan saja. Tapi ada poin lain yang tim Garuda bilang, RiaMiranda kan identik dengan print, makanya kita mix dengan ornamen Medina, bunga signaturenya RiaMiranda dan logonya Garuda Indonesia,” jelas desainer lulusan Universitas Andalas itu.

    Dari segi warna, Ria menghadirkan busana yang cenderung lebih bold. Koleksi busana khusus umrah dan haji ini juga memiliki = detail kancing di bagian tangan agar mempermudah saat wudhu dan salat.

    Melalui koleksi terbarunya, Ria Miranda berharap bisa memberikan keberkahan karena dipakai untuk ibadah. Koleksi yang dirilis kali ini terdiri dari sembilan jenis busana untuk umrah dan haji serta dijual mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 1 juta.

    “Ketika melihat katalognya nanti sudah terbayang dan bisa bekerja sama terus menerus. Insya Allah ada kolaborasi selanjutnya,” ucap Ria.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Cara Termurah ke Labuan Bajo, Pilih Kapal atau Pesawat?


    Jakarta

    Labuan Bajo di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), adalah destinasi wisata populer di Indonesia. Labuan Bajo disebut-sebut sebagai “surga” di wilayah timur Indonesia.

    Tak heran jika wisatawan lokal dan mancanegara memasukkan Labuan Bajo dalam wishlist liburan. Detikers bisa tahu cara menuju Labuan Bajo jalur darat, laut, dan udara di bawah ini.

    Labuan Bajo Hari PertamaLabuan Bajo Foto: (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

    Cara Paling Murah ke Labuan Bajo

    Berikut adalah informasi harga tiket ke Labuan Bajo yang dihimpun pada Jumat (30/8/2024) di media sosial, situs, dan platform pemesanan tiket.


    1. Jalur Udara

    Apabila ingin menggunakan pesawat, terdapat sejumlah maskapai yang melayani penerbangan ke Labuan Bajo antara lain Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, Air Asia, Super Air Jet, dan Wings Air. Traveler nantinya akan mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo.

    Harga tiket ke Labuan Bajo bervariasi, tergantung maskapai dan waktu keberangkatan yang dipilih. Dalam tulisan ini tarif pesawat dicek melalui Google Flights untuk keberangkatan Jumat, (30/8/2024), tiket kelas ekonomi sekali jalan.

    Harga tiket menuju Labuan Bajo dimulai dari Rp 936 ribu. Apabila dari Denpasar di tanggal yang sama, maka tiketnya mulai Rp 627 ribu. Sementara berangkat dari Surabaya di hari yang sama, tarif tiketnya mulai dari Rp 1,3 jutaan.

    2. Jalur Darat

    Tarif bus Jakarta-Labuan Bajo disediakan seharga Rp 1,2 juta di sebuah aplikasi penyedia tiket. Namun saat hendak dilakukan pemesanan, bus yang dimaksud ternyata tidak tersedia. Hal serupa terjadi untuk tiket bus Surabaya dan Bali menuju Labuan Bajo.

    Sedangkan situs lain menyarankan untuk menyewa bis dengan jumlah rombongan tertentu, jika hendak menuju Labuan Bajo. Harga sewa bus berkisar Rp 950 ribu hingga Rp 1,5 juta per hari bergantung dari kapasitas, fasilitas, rute, dan lama pemesanan. Bus bisa menjemput dari Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo menuju lokasi tujuan.

    3. Jalur Laut

    Sebelum memilih transportasi laut menuju Labuan Bajo, detikers wajib memastikan ketersediaan fasilitas lebih dulu. Karena, tidak semua pelabuhan menyediakan layanan menuju Pelabuhan Labuan Bajo, NTT.

    Dikutip dari situs ASDP, layanan menuju Labuan Bajo tersedia dalam rute berikut dengan nama kapal diinfokan kemudian:

    • Sape (Bima, NTB)-Labuan Bajo (NTT): Rp 96.500, 1 dewasa ekonomi.
    • Waingapu (NTT)-Labuan Bajo (NTT): Rp 150.000, 1 dewasa ekonomi.

    Harga tiket dan ketersediaan layanan bisa berubah setiap saat, bergantung dari banyak faktor salah satunya cuaca. Karena itu, detikers wajib mengecek lebih dulu di ferizy yang merupakan situs pemesanan tiket ASDP.

    Bagi detikers yang ingin menuju Labuan Bajo dari Bali atau Surabaya, bisa memanfaatkan layanan kapal atau jasa travel yang lain. Tentunya dengan mengecek lebih dulu ketersediaan layanan di tanggal keberangkatakan, melalui situs atau media sosial terkait.

    Dengan informasi ini, tiket kapal bisa dikatakan sebagai cara termurah menuju Labuan Bajo. Detikers yang ingin menikmati layanan kapal, wajib mempertimbangkan cara akses menuju pelabuhan yang menyediakan perjalanan ke Labuan Bajo.

    Pertimbangan lain adalah jumlah hari yang diperlukan mulai dari berangkat, transit, sampai di Labuan Bajo, hingga kembali ke rumah. Dengan pertimbangan yang tepat, detikers bisa liburan di Labuan Bajo dengan harga hemat.

    Pesona Labuan Bajo

    Terdapat sejumlah objek wisata Labuan Bajo yang dapat kamu kunjungi saat berada di sana. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya:

    1. Pulau Komodo

    Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTTPulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTT Foto: Suci Risanti Rahmadania.detikcom

    Keberadaan komodo menjadi daya tarik utama Pulau Komodo. Spesies kadal terbesar yang ada sejak zaman pra sejarah ini diketahui hanya bisa ditemukan di bagian timur Tanah Air. Traveler lihat yang datang kemari dapat menyaksikan satwa endemik itu dari dekat.

    Selain di sini, komodo juga tersebar di Pulau Rinca. Namun kadal raksasa yang menghuni pulau tersebut dikabarkan lebih ganas.

    2. Pulau Padar

    Pulau Padar identik dengan barisan bukit eloknya yang dikelilingi laut biru. Biasanya pengunjung akan melakukan treking terlebih dahulu sampai puncaknya untuk menyaksikan pemandangan alam pulau tersebut dari spot terbaiknya. Waktu terbaik untuk treking yaitu di pagi hari saat cuaca masih tidak terlalu terik.

    3. Pantai Pink

    Sejumlah turis menikmati keindahan pantai Long Pink Beach di sisi utara pulau Padar di Taman Nasional Komodo. (Ambrosius Ardin)Pantai Long Pink Beach di sisi utara Pulau Padar, Taman Nasional Komodo. Foto: Ambrosius Ardin

    Kalau biasanya pasir pantai itu putih, di Labuan Bajo terdapat Pantai Pink yang mempunyai pasir berwarna merah muda cantik. Tidak diberi pewarna buatan melainkan warna pantai itu terbentuk secara alami karena foraminifera. Makhluk mikroskopis itu memberi pigmen warna merah pada koral. Hingga akhirnya koral hancur dan pigmennya menyatu dengan pasir putih di pantai menjadi warna pink.

    4. Pulau Manjarite

    Jika ingin menikmati pesona bawah laut di Labuan Bajo, traveler dapat pergi ke Pulau Manjarite. Laut di sekitar pulau tersebut sangat jernih sehingga kamu dapat mencoba snorkeling di sana. Di samping itu, pasir pantai di pulau ini benar-benar putih bersih juga lembut. Sangat disayangkan apabila kamu melewatkan bermain di pantai Pulau Manjarite.

    5. Bukit Sylvia

    Bukit Sylvia di Labuan BajoBukit Sylvia di Labuan Bajo Foto: (Syanti/detikcom)

    Bukit Sylvia jadi spot favorit wisatawan untuk menyaksikan seluruh pemandangan Labuan Bajo. Sejauh mata memandang, traveler akan disuguhkan hamparan panorama yang ciamik terdiri dari laut, pantai, maupun bukit bergelombang dari sini.

    Nama bukit ini diambil dari nama Sylvia Resort yang berjarak dekat. Mulanya bukit ini hanya bisa didatangi wisatawan yang bermalam di penginapan itu. Namun kini, siapa pun dapat menikmati hamparan alam Labuan Bajo dari atas bukit.

    Itu dia sejumlah cara ke Labuan Bajo di NTT. Jadi, kapan kamu mau berangkat ke sana?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cara Mencari iPhone Hilang Seperti HP Penumpang Garuda Indonesia

    Jakarta

    Saat ini cukup banyak kasus pencurian atau kehilangan iPhone yang terjadi, termasuk yang menimpa seorang penumpang maskapai Garuda Indonesia. Dia berhasil melacaknya dengan fitur Find My. Sayangnya dalam kejadian lain, ada sejumlah pemilik iPhone yang pasrah dan membiarkan smartphone kesayangannya hilang begitu saja.

    Padahal, kamu masih bisa menemukan iPhone yang hilang dengan menggunakan fitur Find My itu. Fitur ini sangat membantu detikers yang iPhone-nya dicuri atau lupa meletakkannya di mana.

    Namun, ada langkah-langkah yang harus dilakukan agar iPhone milikmu bisa kembali. Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Menyalakan Fitur Find My iPhone

    Kamu bisa melacak iPhone yang hilang lewat fitur Find My. Namun, pastikan kalau Find My iPhone telah dinyalakan. Jika tidak, maka Apple tidak bisa melacak keberadaan iPhone-mu.

    Lantas bagaimana cara menyalakan Find My iPhone? Mengutip situs Support Apple, berikut caranya:

    • Buka ‘Settings’ di iPhone
    • Klik bagian profile
    • Lalu masuk ke menu ‘Find My’
    • Kemudian pilih menu ‘Find My iPhone’ yang ada di bagian atas layar
    • Kemudian aktifkan pilihan ‘Find My iPhone’ agar kamu bisa melacak, mengunci, dan menghapus data di iPhone apabila suatu saat hilang dicuri.

    Setelah Find My iPhone dihidupkan, kini detikers merasa lebih aman jika suatu waktu iPhone milikmu dicuri. Sebab, detikers dapat melacak keberadaan iPhone tersebut dengan mudah.

    Cara Melacak iPhone yang Hilang

    Apabila iPhone milikmu hilang, jangan panik. Segera melacak iPhone melalui langkah-langkah di bawah ini:

    1. Lewat Situs iCloud

    • Buka situs iCloud.com/find lewat browser di smartphone atau desktop manapun
    • Login dengan akun Apple ID milikmu
    • Setelah itu, nyalakan fitur Find My iPhone
    • Pilih iPhone yang ingin dicari
    • Kemudian klik ‘Play Sound’ agar iPhone mengeluarkan suara. Cara ini cukup efektif untuk menemukan iPhone yang hilang namun masih berada di dekatmu

    Jika lokasi iPhone cukup jauh, kamu bisa melihatnya di layar dan mengklik ‘Directions’ agar kamu diarahkan ke lokasi tersebut lewat Maps.
    Sebagai bentuk pencegahan, kamu bisa menyalakan fitur ‘Mark As Lost’ untuk mengunci iPhone sehingga tidak bisa digunakan oleh orang lain.

    2. Lewat Aplikasi Find My

    • Buka aplikasi ‘Find My’ lewat perangkat Apple lainnya yang terhubung dengan Apple ID milikmu (bisa teman, pasangan, atau keluarga)
    • Kemudian pilih menu ‘Devices’
    • Setelah itu, pilih iPhone milikmu yang hilang
    • Kemudian klik ‘Play Sound’ agar iPhone mengeluarkan suara. Cara ini cukup efektif untuk menemukan iPhone yang hilang namun masih berada di dekatmu
    • Jika lokasi iPhone cukup jauh, kamu bisa melihatnya di layar dan mengklik ‘Directions’ agar kamu diarahkan ke lokasi tersebut lewat Maps.
    • Sebagai bentuk pencegahan, kamu bisa menyalakan fitur ‘Mark As Lost’ untuk mengunci iPhone sehingga tidak bisa digunakan oleh orang lain.

    Sebagai catatan, setelah mengaktifkan fitur ‘Mark As Lost’ maka detikers bisa menulis pesan di iPhone yang hilang berupa. Umumnya, pesan tersebut berisi nama, alamat, nomor telepon lain yang bisa dihubungi, hingga email milikmu.

    Cara ini agar orang yang mencuri atau menemukan iPhone-mu bisa mengembalikannya. Tapi, salah satu syaratnya adalah iPhone harus terhubung ke internet untuk mengaktifkan Lost Mode.

    Cara Menghapus Data Saat iPhone Hilang

    Ketika iPhone milikmu hilang, detikers bisa menghapus seluruh data yang ada di iPhone tersebut dengan mengklik ‘Erase This Device’. Setelah iPhone milikmu kembali, detikers cukup login dengan Apple ID dan voila! Seluruh data akan muncul lagi.

    Tapi, pastikan seluruh data telah di backup ke iCloud sebelumnya. Jika tidak, maka data yang dihapus tidak bisa dikembalikan (restore).

    Lantas, bagaimana cara menghapus data di iPhone yang hilang? Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka aplikasi ‘Find My’ lewat perangkat Apple lainnya yang terhubung dengan Apple ID milikmu (bisa teman, pasangan, atau keluarga)
    • Kemudian pilih menu ‘Devices’
    • Setelah itu, pilih iPhone milikmu yang hilang
    • Geser ke bawah sampai menemukan menu ‘Erase This Device’
    • Kemudian klik ‘Continue’ untuk proses menghapus data.
    • Meski seluruh data di iPhone yang hilang telah dihapus, namun kamu masih bisa melacak iPhone tersebut sampai ketemu lewat Find My.

    Itu dia cara melacak iPhone yang hilang lewat fitur Find My di iOS 17. Semoga artikel ini dapat membantu detikers yang kehilangan iPhone.

    (fyk/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Raja dan Putra Mahkota Saudi Ucapkan Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80


    Jakarta

    Raja Arab Saudi, Penjaga Dua Masjid Suci, Salman bin Abdulaziz Al Saud, bersama Putra Mahkota yang juga menjabat sebagai Perdana Menteri, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025.

    Ucapan ini disampaikan melalui pernyataan resmi yang dikutip dari Saudi Press Agency (SPA) dan dipublikasikan melalui akun resmi mereka di platform X (sebelumnya Twitter).

    “The Custodian of the Two Holy Mosques and HRH the Crown Prince Congratulate the President of #Indonesia on Independence Day. (Penjaga Dua Masjid Suci dan Putra Mahkota mengucapkan selamat kepada Presiden Indonesia pada Hari Kemerdekaan.)” tulis unggahan SPA, dikutip Minggu 17 Agustus 2025.


    Pesan ini menunjukkan kedekatan hubungan antara kedua negara yang terus mengalami kemajuan di berbagai bidang.

    Komitmen Dua Negara untuk Memperkuat Kerja Sama

    Sebelumnya, pada 2 Juli 2025, Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman di Istana Al-Salam, Jeddah. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin menyepakati peningkatan kerja sama strategis di sektor ekonomi, investasi, dan energi.

    Dikutip dari laman resmi Presiden RI, nilai perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi dalam lima tahun terakhir telah mencapai USD 31,5 miliar. Kedua negara sepakat untuk terus meningkatkan volume perdagangan, memperkuat kerja sama bisnis melalui forum Saudi-Indonesian Business Council, serta mempercepat penyelesaian Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC).

    Di bidang energi, kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi mencakup pasokan minyak, pembangunan kilang, industri petrokimia, pengembangan energi terbarukan, efisiensi energi, hidrogen bersih, hingga penerapan kecerdasan buatan (AI).

    Kedua negara juga sepakat untuk mendorong transfer teknologi, riset bersama, serta menyusun peta jalan dalam menciptakan iklim investasi yang sehat di sektor mineral. Kesepakatan ini menjadi bagian dari visi jangka panjang yang sejalan dengan Visi Arab Saudi 2030 dan Visi Indonesia Emas 2045.

    Penguatan Layanan Haji dan Umrah

    Hubungan erat juga terlihat dalam sektor transportasi, khususnya pelayanan jemaah haji dan umrah. Berdasarkan informasi dari Kementerian Perhubungan RI, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Bin Fawzan Al-Rabiah, di Jakarta pada 30 April 2025 lalu.

    Dalam pertemuan tersebut, ditandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara RI dan Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA). MoU ini membahas keselamatan penerbangan, keamanan, serta penambahan rute penerbangan.

    Kini, pesawat dari Arab Saudi dapat mendarat di Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Denpasar.

    Sebaliknya, penerbangan dari Indonesia bisa langsung menuju Jeddah, Riyadh, Dammam, Madinah, dan Taif. Selain itu, pemerintah Indonesia juga meminta tambahan slot penerbangan Garuda Indonesia saat musim haji, serta pemindahan terminal kedatangan jemaah dari Terminal Haji ke Terminal 1 di Bandara Internasional Raja Abdulaziz, Jeddah.

    Menteri Tawfiq menyambut positif usulan tersebut dan menyampaikan dukungan penuh untuk peningkatan kerja sama transportasi, khususnya dalam layanan haji dan umrah.

    Ucapan selamat dari Raja dan Putra Mahkota Arab Saudi kepada Presiden Indonesia menggambarkan hubungan kedua negara yang erat dan saling mendukung di berbagai bidang. Indonesia dan Arab Saudi terus memperkuat kerja sama berdasarkan kepercayaan bersama, visi pembangunan jangka panjang, serta komitmen untuk menghadapi tantangan global bersama.

    (inf/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • Jemaah Haji Gelombang Kedua Mulai Pulang Besok



    Madinah

    Jemaah haji gelombang II akan diberangkatkan pulang ke Tanah Air mulai besok, Kamis (4/7/2024). Total ada 22 kloter yang akan mengawali fase pemulangan jemaah gelombang kedua ini.

    Kepala Daker Madinah, Ali Machzumi mengatakan, dari 22 kloter tersebut, ada 1 kloter yang sudah mulai check out dari hotel dan diberangkatkan ke Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis (AMAA) Madinah, Rabu (3/7/2024) pukul 23.30 WAS. Sementara itu, 21 kloter lainnya akan diberangkatkan secara bertahap sesuai jadwal yang telah disiapkan.

    “Malam ini akan dimulai fase pemulangan (check out) dari hotel, mereka akan diterbangkan mulai besok,” ujar Ali kepada detikHikmah di kantor Daker Madinah, Rabu (3/7/2024).


    Jumlah jemaah dari 22 kloter yang akan mengawali fase pemulangan jemaah haji gelombang kedua ini berjumlah 8.793 orang. Para jemaah akan diberangkatkan pulang ke Tanah Air menggunakan dua maskapai yakni, Garuda Indonesia dan Saudi Airlines.

    Sementara itu, untuk jemaah gelombang I yang pulang melalui Madinah sudah selesai hari ini, Rabu (3/7/2024). Fase kepulangan jemaah gelombang I via Madinah ditutup dengan pemulangan Kloter UPG-14 asal Embarkasi Makassar yang diterbangkan dari Bandara Amir Muhammad bin Abul Azis (AMAA) Madinah pukul 06.30 WAS.

    “Sekali lagi kami minta kepada para jemaah agar mematuhi aturan soal berat koper maksimal 32 kg dan tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper,” imbau Ali.

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Witan Sulaeman Jadi Korban Pesawat Haji Garuda Delay 28 Jam



    Madinah

    Fase pemulangan jemaah haji oleh maskapai Garuda Indonesia kembali mengalami keterlambatan atau delay. Kali ini delay berlangsung hingga 28 jam atau tertunda satu hari, terparah dalam catatan penerbangan haji tahun ini.

    Jemaah yang mengalami penundaan penerbangan itu berasal dari kelompok terbang (kloter) 9 Embarkasi Balikpapan (BPN-9). Mereka berjumlah 324 orang yang berasal dari Palu, Sulawesi Tengah.

    Salah seorang jemaah yang ada di rombongan itu yakni punggawa Timnas Indonesia, Witan Sulaeman. Witan menunaikan ibadah haji bersama istrinya yang tergabung dalam rombongan kloter BPN-9 Embarkasi Balikpapan.


    Berdasarkan jadwal, rombongan jemaah Kloter BPN-9 sedianya akan terbang dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pada Sabtu (6/7/2024) pukul 13.40 Waktu Arab Saudi (WAS). Namun informasi mendadak didapat jemaah saat berada di bus, bahwa pesawat Garuda yang akan membawanya dijadwalkan tertunda hingga Minggu (7/7/2024) sekitar pukul 17.40 WAS.

    Akhirnya Witan bersama ratusan jemaah lainnya kembali bermalam di Madinah tepatnya di Andalus Golden Hotel. Mereka pun kembali membawa koper dari bus menuju hotel.

    Witan Sulaeman bersama istri tergabung dalam rombongan jemaah haji yang pesawatnya delay 28 jam.Witan Sulaeman bersama istri tergabung dalam rombongan jemaah haji yang pesawatnya delay 28 jam. Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom

    Sementara pantauan detikHikmah pada Minggu (7/7/2024) pagi, Witan bersama istrinya mengenakan seragam batik jemaah haji Indonesia berwarna ungu lengkap, tak lupa Witan juga mengenakan peci berwarna hitam. Keduanya keluar dari hotel dan menuju ke bus yang akan membawanya ke Bandara AMAA, Madinah.

    “Pelayanan petugasnya bagus. Selama ini tidak ada kendala (saat di Tanah Suci),” ujar Witan singkat saat menuju bus.

    Diketahui, fase pemulangan jemaah haji oleh maskapai Garuda Indonesia ke Tanah Air lagi-lagi mengalami penundaan. Tak tanggung-tanggung, delay ini berlangsung hingga 28 jam atau tertunda satu hari.

    Garuda pun memberi kompensasi berupa uang pengganti yang masing-masing jemaah diberikan 150 riyal.

    (nla/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemenag Semprot Garuda Buntut Pemulangan Jemaah Delay 28 Jam



    Madinah

    Kementerian Agama (Kemenag) kembali melayangkan protes keras kepada Garuda Indonesia karena delay atau keterlambatan penerbangan yang dialami jemaah haji kelompok terbang 9 Embarkasi Balikpapan (BPN-09). Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief menilai performance Garuda Indonesia tahun ini sangat buruk seiring delay penerbangan yang terus berulang.

    Fase pemulangan jemaah haji Indonesia yang berlangsung sejak 22 Juni 2024 kembali diwarnai dengan keterlambatan penerbangan oleh maskapai Garuda Indonesia. Keterlambatan yang dialami jemaah BPN-09 bahkan terjadi lebih dari sehari, tepatnya 28 jam. Sebelumnya, jemaah haji kloter 3 Embarkasi Kualanamu (KNO-03) juga mengalami delay selama 12 jam.

    “Kita protes keras Garuda Indonesia atas kembali terjadinya delay penerbangan jemaah haji Indonesia pada fase pemulangan. Delay lagi dan lagi. Berulang terus. Kita nilai kinerja Garuda Indonesia tahun ini sangat buruk, tidak profesional,” ujar Hilman Latief dalam rilis yang diterima detikHikmah, Senin (8/7/2024).


    “Dengan kejadian ini, Kementerian Agama akan mempertimbangkan kembali keterlibatan Garuda Indonesia pada penerbangan jemaah haji di tahun mendatang,” katanya.

    Sebanyak 324 jemaah BPN-09 berasal dari Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Mereka seharusnya pulang ke Tanah Air, pada 6 Juli 2024, pukul 13.40 waktu Arab Saudi (WAS). Mereka sudah berada di bus dan siap ke Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah saat diinformasikan adanya delay penerbangan dan baru akan diterbangkan pada Minggu, 7 Juli 2024, sekitar pukul 17.40 WAS (Waktu Arab Saudi).

    “Pemberitahuan dari pihak Garuda Indonesia juga sering mendadak. Bahkan jemaah sudah berada di bus dan siap menuju Bandara AMAA Madinah baru diinfo kalau ada delay. Ini kejadiannya mirip dengan KNO-03. Jelas Garuda Indonesia tidak profesional,” tandas Hilman Latief.

    Delay semacam ini membuat jemaah lelah. Mereka terpaksa harus membawa koper kabin kembali karena sudah di bus baru diinfo kalau ada delay. Ini kan melelahkan,” sambung Hilman Latief.

    Protes senada disampaikan oleh Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab. Menurutnya, kinerja Garuda pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini betul-betul sangat buruk. Bahkan, pada pekan pertama fase pemulangan jemaah haji, lebih 50 persen penerbangan mengalami keterlambatan. Dari 52 kloter, sebanyak 38 kloter terbang tidak sesuai jadwal karena mengalami keterlambatan.

    “Pada pekan kedua pemulangan, total sudah ada 155 kloter jemaah haji Indonesia yang sudah diterbangkan Garuda Indonesia ke Tanah Air. Dari 155 kloter, ada 75 kloter yang mengalami keterlambatan atau 48,39%,” sebut Saiful Mujab.

    “Kalau pekan pertama ada KNO-03 yang delay 12 jam 30 menit, pekan kedua ini ada BPN-09 yang delay hingga 28 jam 10 menit. Ini sangat parah,” sambungnya.

    Saiful kembali meminta Garuda Indonesia fokus pada upaya perbaikan kinerja pada sisa penerbangan pemulangan jemaah haji Indonesia. Pastikan pesawat yang akan digunakan siap dan ada.

    Kru pesawat juga diminta siap bertugas sehingga potensi terjadinya delay penerbangan tidak terulang. Persiapkan pesawat cadangan pengganti pesawat bermasalah, sesuai kontrak kerja dengan Kemenag.

    “Kasihan jemaah kalau Garuda delay terus. Belum lagi jemaah harus naik pesawat domestik ke provinsi asal yang harus tertunda karena lambat dari Arab Saudi. Dampaknya signifikan dan ini menjadi tanggung jawab Garuda. Saya minta Garuda fokus pada perbaikan kinerja. Layani jemaah haji Indonesia dengan baik dengan tidak membuat jadwal penerbangan delay,” katanya.

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Cerita Jemaah Haji Batal Pulang gegara Delay 28 Jam



    Madinah

    Abdul Kadir (60) bersama 323 jemaah haji kloter 9 Embarkasi Balikpapan, asal Kota Palu, Sulawesi Tengah, bersiap menuju ke Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis Madinah. Dia bersiap untuk kembali ke Tanah Air setelah 9 hari singgah melaksanakan ibadah sunnah di Kota Nabi.

    Abdul Kadir semringah, karena tahu hari itu, Sabtu 6 Juli 2024 akan segera pulang ke Tanah Air untuk melepas rindu. Semua barang termasuk oleh-oleh sudah ia kemas rapi di koper berlapis kain merah-putih, khas jemaah haji RI.

    Kadir bercerita, Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS), bus pun datang. Sejumlah jemaah mulai tampak sibuk. Beberapa di antaranya mulai mengangkut koper-koper mereka dari hotel menuju bus. Ada juga yang masih melakukan video call dengan keluarganya di Indonesia, mengabarkan bahwa sebentar lagi akan terbang ke Tanah Air.


    “Sudah diangkut semua ke mobil (bus), kita disuruh cepat-cepat naik ke bus. Lalu kita menunggu lama dan sudah dibagikan paspor, setelah kita lama, dia (masyariq) minta kembali paspornya,” kata Abdul Kadir di Madinah, Minggu (7/7/2024).

    Batinnya mulai bergumam karena setelah dua jam, bus tak juga bergerak. Dia mengatakan, kurang lebih selama dua jam berada di dalam bus. Kadir mulai curiga, “Itu mulai jam 7 sampai jam 9 di bus,” katanya.

    Setelah dua jam menunggu, batin Kadir benar. Dia dan ratusan jemaah lain yang ada di 8 bus diminta turun lagi dan membawa koper mereka untuk kembali ke hotel. Kadir mendapat kabar pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA-4209 yang akan membawanya ke Tanah Air mengalami keterlambatan.

    “Iya kita tarik-tarik lagi koper ke sana semua. Gara-gara pesawat delay, kita disuruh turun dari bus dan masuk hotel lagi, kalau di sana (bandara) tidak ada tempat menginap makanya kita disuruh masuk hotel lagi,” sambung kadir.

    Harapan Abdul Kadir untuk pulang di hari itu kandas, sedianya dia dan jemaah kloter BPN-09 terjadwal akan terbang ke Tanah Air dari Madinah pukul 13.40 WAS, Sabtu (6/7/2024). Namun informasi mendadak didapat, pesawat Garuda yang akan membawanya dijadwalkan tertunda hingga Minggu (7/7/2024) sekitar pukul 17.40 WAS.

    “Langsung saya telepon, mengabarkan keluarga di rumah kalau tidak jadi pulang hari ini. Iya sudah, keluarga sudah menunggu beberapa hari karena keluarga dari jauh semua dari Toli-Toli,” ungkapnya.

    Ahad pagi 7 Juli 2024, Abdul Kadir bersama ratusan jemaah asal Palu Sulteng sudah kembali berkumpul di lobi Andalus Golden Hotel Madinah. Aktivitas mereka mirip seperti hari kemarin, mereka bersiap untuk menuju bus yang akan membawanya ke bandara. Namun tak seperti kemarin, Kadir terlihat agak trauma, khawatir kepulangannya tertunda lagi.

    “Makanya saya bilang sama keluarga tadi, insyaallah kalau tidak ada halangan akan pulang hari ini,” kata Kadir.

    Untuk diketahui, fase pemulangan jemaah haji oleh maskapai Garuda Indonesia ke Tanah Air lagi-lagi mengalami penundaan atau delay. Tak tanggung-tanggung, delay ini bahkan terjadi hingga 28 jam atau tertunda hingga satu hari.

    Garuda pun memberi kompensasi berupa uang pengganti yang masing-masing jemaah diberikan 150 riyal. “Infonya dapat uang pengganti 150 riyal, tapi saya belum menerima,” kata Kadir.

    (nla/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Garuda Delay Lagi, Ratusan Jemaah di Bandara Dipaksa Balik ke Hotel



    Madinah

    Fase pemulangan jemaah haji oleh maskapai Garuda Indonesia ke Tanah Air lagi-lagi mengalami penundaan atau delay. Bahkan tak tanggung-tanggung, pemberitahuan delay ini dikeluarkan saat para jemaah sudah berada di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis (AMAA) Madinah.

    Jemaah yang mengalami penundaan penerbangan itu berasal dari kelompok terbang (kloter) 34 Embarkasi Makassar (UPG-34). Mereka berjumlah 450 jemaah yang berasal dari Sulawesi Selatan dan Maluku.

    Ketua Sektor I Daker Madinah, Suratman mengatakan jemaah dijadwalkan pulang ke Tanah Air, Rabu (17/7/2024). Jemaah mendapat kabar jika jadwal kepulangan tertunda saat sudah berada di bandara.


    “Sampai check point bandara pukul 08.45 WAS dapat informasi dari ketua kloter bahwa bus disuruh balik dari bandara. Bus diminta kembali ke hotel,” ujar Suratman kepada detikHikmah, Rabu (17/7/2024).

    Jemaah kelompok terbang (kloter) 34 Embarkasi Makassar (UPG-34) mendapat informasi pesawat delay saat sudah tiba di bandara.Ketua Sektor I Daker Madinah, Suratman (tengah bertopi hitam). Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom

    Rombongan jemaah kloter UPG-34 sedianya terjadwal akan terbang dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pukul 13.10 WAS, Rabu (17/7/2024). Namun informasi mendadak didapat jemaah saat sudah siap diterbangkan ke Tanah Air saat berada di Bandara AMAA Madinah. Jemaah pun kembali ke Hotel Kayan Al-Alami Madinah tempat mereka menginap.

    “Pukul 09.06 WAS bus sampai hotel. Setelah ada kepastian pesawat delay, kami koordinasi dengan pihak hotel dan pukul 09.15 WAS, jemaah diturunkan dari bus menuju hotel dan kamar masing-masing,” kata Suratman.

    Menyikapi kembali terjadinya masalah saat fase pemulangan oleh Maskapai Garuda untuk kesekian kalinya, Ketua PPIH Arab Saudi Nasrullah Jazam, Kadaker Madinah Ali Machzumi pun langsung berkoordinasi dengan pihak Garuda membahas persoalan ini. Pihaknya meminta Garuda untuk lebih profesional dalam melayani penerbangan para jemaah haji.

    Hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian soal jadwal kepulangan ratusan jemaah UPG-34 ke Tanah Air.

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemenag Bantah Urus Slot Time Penerbangan Kloter Jemaah Haji



    Madinah

    Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini diwarnai pengalihan slot time penerbangan untuk 46 kelompok terbang (kloter) jemaah Indonesia pada gelombang 1 pemulangan. Sebanyak lebih kurang 18 ribu jemaah yang berangkat pada gelombang pertama (mendarat di Madinah), semestinya pulang melalui Jeddah.

    Direktur Layanan Haji dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag) Saiful Mujab memastikan pengurusan slot time penerbangan jemaah haji menjadi kewajiban maskapai. Saiful menegaskan bahwa proses tata kelolanya dilakukan masing-masing maskapai dengan otoritas penerbangan di Arab Saudi.

    “Salah kalau dikatakan Kemenag yang urus slot time. Otoritas yang memberikan slot time penerbangan adalah otoritas penerbangan Saudi atau GACA. Kewenangan yang mengajukan slot time adalah Airlines, baik Garuda Indonesia maupun Saudia Airlines,” tegas Saiful dalam keterangan rilis Kemenag, Minggu (14/7/2024).


    “Jadi kalau ada slot time yang tidak bisa diperoleh, itu ya kegagalan maskapai penerbangan,” sambungnya.

    Dikatakan Saiful, Kemenag tidak memiliki wewenang untuk mengajukan slot time. Karenanya, urusan slot time masuk dalam item kontrak berdasarkan skema pemberangkatan yang harus dipenuhi maskapai.

    Kemenag, lanjut Saiful, memang pernah rapat dengan GACA untuk membahas pengajuan slot time. Namun, GACA meminta Airlines yang mengajukan slot time sesuai kebutuhan Kemenag.

    “Saat pengajuan harus detail, mulai jam penerbangan, nomor penerbangan, dan nomor pesawat. Kita sudah menyerahkan jadwal penerbangan jemaah sejak awal Januari 2024 dengan tujuan agar maskapai segera mengajukan slot time ke pihak GACA. Tapi entah kenapa, Garuda tidak segera koordinasi dengan GACA. Sedangkan Saudia Airlines bergegas mengajukan sehingga mendapat slot time, sementara Garuda lambat pengajuannya,” papar Saiful Mujab.

    “Saudi Airlines bisa memenuhi jadwal sesuai keinginan Kemenag karena lebih awal mengajukan ke GACA, sementara Garuda terlambat mengajukan slot time karena terlambat dalam pengadaan pesawat,” sambungnya.

    “Karena slot time ini berebut dengan Airlines dari semua negara pengirim jemaah haji, maka Garuda tidak kebagian slot time yang dibutuhkan untuk membawa jemaah haji sesuai kontrak penerbangan,” tandasnya.

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com