Tag: gaya hidup sehat

  • 9 Sayuran untuk Diet, Pilih yang Rendah Kalori dan Kaya Nutrisi

    Jakarta

    Untuk diet menurunkan berat badan, defisit kalori harus dicapai. Salah satu caranya dengan mengurangi asupan kalori dari makanan yang disantap.

    Mengisi setengah piring makan dengan lauk sayuran termasuk cara sederhana dan efektif untuk mencapai berat badan ideal. Karena secara umum, sayuran rendah kalori tapi tinggi air dan serat yang bantu pelaku diet merasa kenyang lebih lama.

    Di samping itu, sayuran kaya vitamin dan mineral yang dukung asupan nutrisi harian serta menawarkan manfaat bagi kesehatan, sehingga sangat cocok untuk turunkan berat badan. Lantas, apa saja sayuran yang bagus untuk diet?


    9 Sayuran Rendah Kalori untuk Diet

    Dilansir EatingWell dan Health, berikut sejumlah sayuran untuk diet yang rendah kalori sehingga bantu menurunkan berat badan:

    1. Kembang Kol

    Kembang kol mengandung sekitar 23 kalori saja per 100 gramnya (g), dengan 2,3 g serat dan 1,8 g protein. Sayuran ini juga tinggi vitamin C dan senyawa sterol atau stanol yang bisa menurunkan kadar kolesterol “jahat” (LDL) untuk dukung kesehatan jantung.

    Kembang kol termasuk sayuran yang cukup sering dimasak di Tanah Air. Bisa diolah menjadi sayur dan tumisan lezat, atau cukup dikukus sebagai lauk pendamping.

    2. Kubis

    Kubis atau biasa disebut kol sering dicocol ke sambal sebagai lalapan segar. Sayuran ini ternyata bagus sekali untuk diet karena rendah kalori dan tinggi serat. Di dalamnya menyimpan sekitar 1,7 g serat dan 17,5 kalori saja per ukuran 70 gramnya.

    Menurut penelitian, kubis bisa menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular. Kalau bosan dijadikan lalapan, sayuran ini dapat diolah menjadi tumisan sederhana yang nikmat.

    3. Bayam

    Sayur bayam sekitar jadi menu pilihan untuk diet turunkan berat badan. Sebab di dalam 100 gramnya terdapat sekitar 23 kalori saja. Kandungan air dalam bayam juga tidak main-main, sekitar 91 persen, sehingga bantu menghidrasi tubuh.

    Sayuran berdaun hijau ini juga mengandung vitamin A, C, dan tinggi vitamin K. Selain diolah sayur bening, bayam bisa ditumis atau direbus untuk dicampur ke dalam salad.

    4. Wortel

    Sayuran berwarna oranye ini rendah kalori dan tinggi serat. Di dalam 50 g wortel memuat 17 kalori dan 1,5 gram serat. Gula alami yang terkandung di dalamnya memberi rasa manis saat sayuran ini disantap mentah maupun dijadikan salad.

    Studi tahun 2021 menunjukkan konsumsi wortel yang sering dapat menurunkan indeks massa tubuh (BMI) dan tingkat obesitas. Ditambah lagi, sayuran oranye ini menyimpan beta-karoten tinggi yang mengurangi risiko diabetes tipe 2.

    5. Buncis

    Di dalam 70 gram buncis mengandung 22 kalori dengan serat 2 g. Kadar seratnya yang cukup tinggi bisa membuat pediet merasa kenyang lebih lama sehingga dapat mengurangi porsi makan.

    Sayuran panjang berwarna hijau ini termasuk sumber vitamin C dan A yang baik. Termuat juga vitamin K, kalsium, magnesium, dan kalium yang bantu menjaga kesehatan jantung. Buncis dapat ditumis bersama tempe atau diolah menjadi sayur bersama sayuran lain.

    6. Brokoli

    Brokoli tidak hanya rendah kalori tetapi juga menyimpan serat dan protein tinggi. Di dalam 80 g sayuran ini terdapat sekitar 2,6 g serat dan 1,9 protein. Kandungan airnya yang tinggi bisa bantu membuat kenyang, serta vitamin C dan K di dalamnya juga menyehatkan.

    Sayuran silang ini bisa dinikmati dengan dibuat tumisan, sayur bening, atau hanya direbus untuk disantap langsung. Usahakan tidak memasak brokoli sampai layu sekali, agar kandungan nutrisi dan tekstur renyahnya tetap terjaga.

    7. Selada

    Kalau cari sayuran berkalori paling rendah, maka selada jawabannya. Di dalam 100 gramnya saja mengandung sekitar 15 kalori. Meski begitu, kandungan seratnya juga cukup rendah, hanya 1,3 g. Tapi sayuran berdaun hijau ini tinggi folat lho.

    Selada paling nikmat disantap mentah untuk dijadikan lalapan segar atau diselipkan dalam sandwich. Sering kali pula sayuran ini dicampurkan dalam salad sayuran.

    8. Timun Jepang

    Timun Jepang atau zucchini termasuk sayuran yang dapat dipilih untuk diet turunkan berat badan, sebab terdapat sekitar 17 kalori per 100 g ukurannya. Sayuran ini juga mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin yang dukung kesehatan mata dan menurunkan risiko gangguan penglihatan.

    Zucchini kerap ditambahkan dalam salad bersama sayuran lain. Namun bisa pula dijadikan acar, ditumis, dibuat sup, maupun dipanggang di atas teflon.

    9. Edamame

    Edamame populer dijadikan camilan sehat, terutama bagi pelaku diet untuk mencapai berat badan idealnya. Meski kalorinya cukup tinggi, tapi kacang-kacangan ini merupakan sumber serat dan protein sehingga menjadikannya opsi camilan mengenyangkan.

    Di dalam 80 gramnya menyimpan lebih dari 9 g protein, 4 g serat, dan 112 kalori. Protein diketahui cocok untuk diet karena meningkatkan hormon rasa kenyang dan menaikkan jumlah kalori yang dibakar tubuh setiap harinya. Nutrisi tersebut juga mencegah penurunan massa otot yang bantu menjaga fungsi metabolisme.

    Nah, itu tadi sederet sayuran untuk diet yang bantu menurunkan berat badan. Sayuran sebaiknya diberi gula, garam, dan lemak secukupnya serta tidak diolah terlalu lama untuk mempertahankan kandungan gizinya.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Kopi Campur Ghee Bisa Turunkan Berat Badan?


    Jakarta

    Minum kopi disebut bisa menurunkan berat badan secara signifikan. Bagaimana jika racikannya ditambahkan ghee? Ahli mengungkapkan faktanya.

    Kopi termasuk salah satu minuman sehat yang banyak dikonsumsi, karena dapat memberikan manfaat untuk tubuh. Salah satunya baik dikonsumsi saat diet untuk menurunkan berat badan.

    Racikan kopi yang baik untuk diet biasanya berupa kopi hitam polos. Kopi hitam ini mengandung zat antioksidan tinggi yang baik dalam metabolisme tubuh.


    Selain itu, kopi hitam juga dapat diracik dengan berbagai macam bahan. Dilansir dari Food NDTV (25/9), bahan yang dapat ditambahkan salah satunya adalah ghee.

    Ghee diketahui sebagai mentega murni dan banyak digunakan pada masakan India. Bahan satu ini terbuat dari lemak sehat yang memiliki manfaat untuk meningkatkan pencernaan, kesehatan usus, hingga penurunan berat badan.

    penjelasan mengenai kopi campur gheepenjelasan mengenai kopi campur ghee Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kopi ghee banyak dikonsumsi pada pagi hari. Biasanya orang menambahkan sejumlah kecil ghee pada racikan kopi hitam, bisa diseduh bersamaan atau diblender.

    Bicara soal manfaatnya, apakah mengonsumsi kopi ghee baik untuk jangka panjang? Luke Coutinho, selaku ahli gaya hidup integratif mengatakan bahwa, kopi ghee bukanlah minuman ‘jalan pintas’ untuk mereka yang ingin menghilangkan lemak atau menurunkan berat badan.

    Menurut Luke, cara yang lebih baik adalah mengonsumsi ghee dan kopi secara terpisah. “Sebaiknya orang-orang harus berpikir ulang tentang kopi ghee yang akan membantu mereka menurunkan berat badan,” ungkap Luke.

    “Tidak ada jalan pintas untuk menghilangkan lemak,” lanjutnya.

    Luke juga memberikan saran yang lebih baik untuk menurunkan berat badan. “Makanlah dengan cerdas, lebih banyak bergerak (olahraga), tidur dengan baik, serta tetap konsisten, sederhana,” sarannya.

    Jadi, menggabungkan keduanya bukanlah cara terbaik untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Racikan kopi terbaik untuk menurunkan berat badan tetaplah kopi hitam polos tanpa tambahan gula, krimer atau susu.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gampang Diracik! Ini 5 Resep Jus Penurun Berat Badan Efektif


    Jakarta

    Konsumsi buah dan sayur bisa diandalkan untuk menurunkan berat badan. Kamu pun bisa membuatnya lebih enak dengan meracik buah dan sayur menjadi jus berikut.

    Memiliki berat badan ideal dan postur langsing bukan hal mustahil. Jika komitmen dan disiplin menjalani pola makan dan gaya hidup sehat, maka tujuan ini bisa tercapai.

    Mengasup buah dan sayur sehari-hari sangat dianjurkan. Kamu bisa mengolahnya sebagai jus yang enak.


    Jus bisa menambah asupan nutrisi sekaligus penunda lapar yang ampuh. Namun, mengonsumsi jus di pasaran tidak selalu disarankan sebab biasanya tinggi kandungan gula.

    Kamu bisa bikin jus sendiri di rumah sehingga terjamin lebih sehat. Berikut beberapa resep jus yang mudah dibuat:

    1. Jus bayam dan mentimun
    Bayam dan mentimun keduanya rendah kalori dan tinggi serat. Bayam menyediakan nutrisi seperti zat besi, kalsium, vitamin A, dan C. Sedangkan mentimun mengandung vitamin K, C, kalium, dan magnesium.

    Melansir dari Times of India, berikut resep jus bayam dan mentimun.

    Bahan:

    200 g mentimun
    50 g bayam
    1 ruas jahe
    1/2 sdt air jeruk lemon
    Garam laut sesuai selera
    Es batu secukupnya

    Semua bahan dicuci lalu dipotong-potong. Siapkan blender dan haluskan semua bahan, kecuali garam.

    Anda dapat langsung menikmati jus atau disaring terlebih dahulu. Berikan sedikit garam untuk meningkatkan citarasa.

    2. Jus tomat

    Racikan jus tomat campur air kelapa dan madu favorit Jin Seo YeonRacikan jus tomat Foto: site news/istock


    Resep jus penurun berat badan berikut adalah jus tomat. Kandungan seratnya mampu memberikan rasa kenyang lebih lama.

    Selain itu, melansir dari Healthshots, tomat tinggi kandungan vitamin C, kalium, dan likopen yang merupakan jenis antioksidan yang bisa mencegah kanker.

    Bahan:

    2-3 buah tomat merah ukuran sedang, belah jadi empat bagian
    1 buah mentimun, potong-potong
    1/2 sdm perasan lemon
    1/2 batang seledri, potong-potong
    Sedikit garam
    Es batu secukupnya

    Haluskan semua bahan kecuali garam menggunakan blender. Tuang dan tambahkan sedikit garam untuk meningkatkan rasa. Jus bisa langsung dinikmati atau disaring terlebih dahulu.

    3. Jus wortel dan apel
    Perpaduan wortel dan apel bakal memberikan ‘combo’ nutrisi yang baik buat menurunkan berat badan dan kesehatan secara menyeluruh.

    Bahan:

    200 g wortel, kupas dan potong-potong
    200 g apel, cuci dan potong-potong
    1 ruas jahe
    Es batu secukupnya
    Garam laut atau garam Himalaya secukupnya

    Blender semua bahan kecuali garam. Sajikan dengan menambahkan sedikit garam agar lebih nikmat.

    4. Jus bit
    Minuman jus bit dapat membantu menurunkan berat badan berdasarkan studi yang diterbitkan di Atherosclerosis. Kandungan vitamin dan mineral pada bit mendukung metabolisme dan kesehatan tubuh. Padukan dengan wortel dan apel untuk tambahan nutrisi.

    Bahan:

    2 buah bit berukuran sedang
    1 buah wortel ukuran sedang
    1 buah apel
    1 ruas jahe, kupas
    Es batu
    Garam laut secukupnya

    Cuci bit, wortel, dan apel, lalu kupas. Potong-potong bahan termasuk jahe lalu blender sembari dimasukkan es batu. Tuang campuran jus pada gelas saji dan tambahkan sedikit garam.

    5. Jus lemon jahe

    freshly squeezed lemon juice in small bowllemon Foto: Getty Images/iStockphoto/rez-art

    Lemon dan jahe tak hanya bisa diandalkan saat tidak enak badan, tapi juga untuk menurunkan berat badan.

    Melansir dari Healthline, beberapa studi menemukan, jahe mampu mendorong metabolisme, menurunkan nafsu makan, dan menurunkan berat badan.

    Tambahkan lemon untuk pasokan antioksidan berupa vitamin C, juga bayam yang tinggi serat dan rendah kalori.

    Bahan:

    1 ruas jahe, kupas
    1 buah lemon, peras
    30 g bayam, cuci
    Madu secukupnya (opsional)
    Es batu secukupnya

    Blender semua bahan kecuali madu. Anda bisa menyaring jus atau langsung dikonsumsi bersama ampasnya. Tambahkan sedikit madu agar lebih nikmat.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Resep Jus Penurun Berat Badan, Mudah Dibuat di Rumah

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ternyata Ini 5 Pola Makan Orang Jepang yang Bikin Sehat dan Ramping


    Jakarta

    Orang Jepang terkenal banyak yang berumur panjang, sehat, dan memiliki berat badan ideal. Ternyata kondisi itu dicapai dengan pola makan sehat seperti ini.

    Pola makan orang Jepang yang sehat membuat mereka memiliki kondisi tubuh yang bugar. Bonusnya, banyak wanita Jepang juga memiliki berat badan ideal yang menunjang penampilan dan aktivitas mereka.

    Makanan orang Jepang tak cuma sushi. Mereka juga mengonsumsi berbagai makanan mulai dari ikan, rumput laut, sayuran, kedelai, nasi, buah, dan teh hijau.


    Mereka terbiasa menjalani pola makan yang dibarengi dengan pola hidup sehat dan seimbang.

    Jepang juga punya banyak musim. Orang Jepang biasanya menyesuaikan pola makan sesuai musim. Cuaca adalah faktor yang paling penting.

    Untuk musim dingin, orang jepang makan daging, ikan, dan sup panas. Sedangkan musim panas, mereka lebih memilih untuk makan sup dingin, makanan laut, ramen dingin, dan salad.

    Meski terkenal dengan makanan praktisnya, orang Jepang cenderung menghindari makanan berkalori tinggi dan makanan cepat saji.

    Berikut beberapa rahasia pola makan sehat orang Jepang, melansir Bright Side:

    1. Masak makanan dengan cara sehat
    Kebiasaan makan yang bikin berat badan wanita Jepang tetap ideal terletak pada metode memasak yang diterapkan. Mereka menggunakan cara masak yang tradisional.

    Sebagian besar dari mereka memasak dengan cara merebus, memanggang, mengukus, atau menggoreng dengan sedikit minyak.

    Metode di atas dipercaya bisa mempertahankan kandungan nutrisi dari makanan yang diolah.

    Wanita Jepang cukup berhati-hati menambahkan rempah-rempah untuk menjaga makanan tetap ringan tanpa membebani perut, hati, dan ginjal.

    2. Makan porsi secukupnya
    Makan di Jepang disebut-sebut seperti ritual. Orang Jepang makan dengan perlahan, melahap lauk dengan potongan-potongan kecil, dan alat makan serta piring yang digunakan juga kecil.

    Mereka senang mempertahankan rasa alami dari bahan yang digunakan. Itu lah mengapa mereka jarang ‘menghias’ makanan.

    Setiap lauk yang ada punya piringnya masing-masing. Isi lauk di piring juga tidak penuh. Hal ini dilakukan untuk mencegah mereka makan berlebihan.

    3. Lebih pilih nasi dibanding roti

    Rahasia Umur Panjang, Orang Jepang Sarapan Menu Sehat IniFoto: Site/iStock


    Nasi menjadi bagian penting di setiap makanan. Nasi dimasak tanpa garam atau mentega.

    Dengan demikian, minimnya konsumsi makanan bertepung membantu mereka menjaga bentuk tubuh tetap ideal.

    4. Mengutamakan sarapan

    menu sarapan orang jepangmenu sarapan orang jepang Foto: iStock

    Sarapan adalah waktu paling penting dalam sehari untuk makan. Makanan utama mereka terdiri dari beberapa hidangan. Biasanya ada ikan, nasi, omelet, sup miso, hidangan kedelai dengan sayuran, rumput laut, dan teh.

    5. Tidak makan manis untuk tutup santapan
    Makanan penutup adalah momen yang ditunggu-tunggu. Namun, tidak untuk orang Jepang.

    Saking ketatnya, mereka mengonsumsi es krim yang terbuat dari beras (mochi). Biasanya mereka makan makanan rendah lemak dan rendah gula untuk hidangan penutup.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Kebiasaan Makan yang Bikin Tubuh Orang Jepang Selalu Ideal dan Sehat”

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Makan Bawang Putih Bisa Turunkan Kolesterol Sampai 10%


    Jakarta

    Bawang putih memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satunya dengan membantu menurunkan kadar kolesterol secara alami sampai 10%.

    Pola makan tak teratur hingga asupan lemak berlebih bisa memicu lonjakan kolesterol dalam darah yang berakibat pada risiko penyakit serius. Seperti gangguan jantung hingga serangan stroke.

    Kolesterol atau kandungan lemak darah ada dua jenis, yaitu kolesterol buruk atau LDL (Low-Density Lipoprotein) dan kolesterol baik atau HDL (High Density Lipoprotein). Pada dasarnya ada jenis kolesterol yang memang dibutuhkan oleh tubuh.


    Kolesterol buruk merupakan kolesterol yang berbahaya untuk kesehatan. Sedangkan kolesterol baik berfungsi untuk membersihkan kolesterol yang berbahaya dalam darah. Kemudian mengalirkan kembali ke hati untuk dikeluarkan oleh tubuh sebagai racun.

    Rutin Makan Bawang Putih Bisa Turunkan Kolesterol Sampai 10%Rutin Makan Bawang Putih Bisa Turunkan Kolesterol Sampai 10% Foto: Ilustrasi iStock

    Dilansir dari Mirror UK (25/12), rupanya ada cara mudah membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Salah satunya dengan rutin mengonsumsi bawang putih segar seberat 3-6 gram per hari.

    Cara ini dipercaya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sampai 10%. Ada beberapa penelitian yang mengklaim bahwa konsumsi bawang putih ini bisa menurunkan kolesterol secara signifikan. Hal ini karena kandungan allicin yang tinggi. Allicin merupakan antioksidan yang terdapat di bawang putih dan membuat aroma bawang putih menyengat.

    Allicin merupakan salah satu jenis antioksidan yang juga memberikan aroma khas pada bawang putih. Kandungan itu disebut menghalangi produksi kolesterol jahat atau LDL di organ hati dengan mengikat reseptor LDL pada sel-sel hati.

    Efeknya seringkali bergantung pada dosis, yang berarti bahwa dosis bawang putih lebih tinggi dapat menyebabkan penurunan LDL yang lebih besar.

    Rutin Makan Bawang Putih Bisa Turunkan Kolesterol Sampai 10%Rutin Makan Bawang Putih Bisa Turunkan Kolesterol Sampai 10% Foto: Ilustrasi iStock

    Beberapa peneliti percaya bahwa jenis dan bentuk bawang putih yang dikonsumsi memberikan efek yang berbeda. Ada peneliti yang merekomendasikan bahwa ekstrak bawang putih tua paling bagus untuk menurunkan kolesterol.

    Sementara, penelitian lain menyebut bawang putih yang dijual dalam bentuk cincang halus atau buliran disebut sudah tidak efektif dalam menurunkan kolesterol darah.

    Meski bawang putih memiliki manfaat yang baik untuk membantu menurunkan kolesterol, ahli diet senior dari British Heart Foundation, Victoria Taylor menyebut bumbu dapur ini hanyalah sebagian kecil dari langkah menurunkan kolesterol.

    Penerapan gaya hidup secara keseluruhan tetap diperlukan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan menghindarkan diri dari berbagai penyakit faktor risiko kolesterol.

    “Bawang putih dapat menambah rasa pada makanan tanpa menambahkan garam. Namun, untuk mengatasi risiko penyakit jantung dan peredaran darah, penting untuk memikirkan pola makan Anda secara keseluruhan, bukan hanya satu bahan. Jangan hanya mengandalkan bawang putih untuk menurunkan risiko,” pungkasnya.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Kopi tak hanya menyegarkan dan bikin semangat. Tapi juga banyak manfaat kesehatan untuk wanita, salah satunya dalam proses penuaan. Begini hasil penelitiannya.

    Kopi mengandung banyak manfaat untuk tubuh. Selain membuat tubuh menjadi lebih semangat dan berenergi di pagi hari, ternyata konsumsi kopi juga dikaitkan pada proses penuaan yang lebih sehat pada tubuh wanita.

    Mengutip People (04/06), hal ini dijelaskan dalam presentasi di Nutrition 2025 ole American Society for Nutrition Orlando. Penelitian yang sudah berlangsung selama 30 tahun melibatkan hampir 50.000 peserta perempuan.


    Berikut hasil penelitian yang mengaitkan kopi dengan proses penuaan yang lebih sehat dan alami untuk wanita:

    1. Studi Kopi yang Berlangsung Selama 30 Tahun

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliRutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli Foto: Ilustrasi iStock

    Temuan dari studi jangka panjang yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan Nutrition 2025 di Orlando, mengungkap bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan penuaan sehat pada perempuan. Penelitian ini menganalisis data dari hampir 50.000 perempuan dalam jurnal Nurses’ Health Study tahun 1984.

    Partisipan atau peserta yang terlibat memiliki rentang usia 45-60 tahun. Setiap partisipan memberikan data rinci mengenai pola makan serta kondisi kesehatan mereka, termasuk rutinitas minum kopi.

    Para peneliti mendefinisikan proses penuaan sehat pada wanita itu melalui beberapa syarat. Salah satunya harapan hidup hingga usia 70 tahun atau lebih, bebas dari 11 penyakit kronis utama, memiliki fungsi fisik yang baik, kesehatan mental yang stabil, tidak mengalami gangguan kognitif, serta tidak pikun.

    2. Hasil Penelitian Kopi

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliRutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli Foto: Ilustrasi iStock

    Peneliti menemukan bahwa perempuan yang tergolong “healthy agers” (penuaan sehat) mengonsumsi rata-rata 315 miligram kafein per hari atau setara dengan tiga cangkir kopi.

    Lebih dari 80% asupan kafein berasal dari kopi. Setiap tambahan satu cangkir kopi per hari dikaitkan dengan peningkatan peluang sebesar 2%-5% untuk mencapai usia tua dengan kondisi fisik dan mental yang baik.

    Temuan ini memperkuat bukti bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat.

    3. Efek Sehat dari Kopi

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliRutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli Foto: Ilustrasi iStock

    Dr. Sara Mahdavi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health yang memimpin penelitian ini menyatakan bahwa hubungan antara kopi dan penuaan sehat tetap konsisten meskipun variabel gaya hidup lain seperti pola makan, olahraga, dan kebiasaan merokok juga berpengaruh pada proses penuaan setiap wanita.

    Ia juga menekankan bahwa manfaat kesehatan ini muncul dari kafein yang tampaknya spesifik pada kopi, bukan hanya karena kandungan kafeinnya saja.

    Penelitian ini juga menemukan bahwa mereka tidak bisa menemukan adanya manfaat serupa pada kopi tanpa kafein, teh, atau minuman bersoda berkafein. Sehingga temuan ini mengindikasikan bahwa senyawa bioaktif unik dalam kopi berperan penting dalam proses penuaan yang sehat pada wanita.

    Cek di Halaman Selanjutnya!

    4. Perlu Penelitian Lebih Lanjut

    Meskipun hasilnya menjanjikan, Mahdavi mengingatkan bahwa partisipan studi mayoritas adalah perempuan kulit putih, berpendidikan tinggi, dan berprofesi di bidang kesehatan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk populasi yang lebih luas.

    Ia juga menegaskan pentingnya memperhatikan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Konsumsi kopi dalam jumlah sedang (sekitar dua hingga empat cangkir per hari) dapat mendukung penuaan sehat jika disertai kebiasaan lain seperti olahraga rutin, pola makan bergizi, dan menghindari rokok.

    Namun, kebiasaan ini tidak disarankan untuk orang-orang yang tidak terbiasa minum kopi atau seseorang yang sensitif terhadap kafein.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Ramen Lebih dari 1 Kali Seminggu Tingkatkan Risiko Kematian Dini


    Jakarta

    Ramen merupakan hidangan khas Jepang yang kini mendunia. Namun menu ini tidak terlalu baik untuk kesehatan bila dikonsumsi terlalu sering.

    Dilansir dari DailyMailUK (26/09/2025), sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition, Health and Ageing mengungkap konsumsi ramen lebih dari sekali dalam seminggu berisiko meningkatkan kemungkinan kematian dini, khususnya pada pria di bawah usia 70 tahun.

    Penelitian ini melibatkan lebih dari 6.500 partisipan di Prefektur Yamagata, Jepang, berusia sekitar 40 tahun. Mereka dibagi dalam 4 kelompok berdasarkan frekuensi makan ramen, mulai dari kurang dari sebulan sekali hingga lebih dari tiga kali seminggu.


    Hasilnya kelompok yang paling sering mengonsumsi ramen, terutama yang meminum lebih dari separuh kuahnya, menunjukkan risiko kematian yang lebih tinggi. Dalam masa observasi yang berlangsung selama 4,5 tahun, tercatat 145 kematian di antara partisipan, dengan 100 di antaranya akibat kanker dan 29 akibat penyakit jantung.

    Close up shot of miso noodle ramen with chopped pork meat and soft boiled eggKebiasaan makan ramen. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kanawa_Studio

    Para peneliti menyoroti kandungan garam yang sangat tinggi dalam kuah ramen sebagai faktor utama penyebab kematian.

    “Ramen dan kuahnya mengandung kadar garam yang tinggi. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit terkait garam, seperti stroke dan kanker lambung,” tulis laporan tersebut.

    Risiko tersebut semakin meningkat bila konsumsi ramen disertai dengan kebiasaan minum alkohol, di mana pria yang makan ramen lebih dari 3 kali seminggu sambil minum alkohol, tercatat memiliki risiko kematian hingga 3 kali lipat dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.

    Namun para peneliti juga mengakui adanya keterbatasan dalam studi ini. Data dikumpulkan melalui catatan makanan yang bersifat laporan mandiri sehingga rentan ketidakakuratan. Misalnya terkait ukuran porsi, jenis ramen, atau pola makan pendukung lainnya. Faktor gaya hidup seperti olahraga, kondisi medis kronis, serta kebiasaan makan di luar periode survei juga tidak tercatat secara detail.

    Meski begitu, temuan ini cukup memberi peringatan bagi penggemar ramen. Para ahli kesehatan menganjurkan agar ramen dinikmati sesekali saja, bukan menjadi santapan rutin. Saat mengonsumsinya, hindari meminum seluruh kuah ramen yang tinggi kandungan garam, apalagi bila bersamaan dengan konsumsi alkohol.

    Close-up japanese noodle called ramen in a white bowlRamen. Foto: iStock

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah menegaskan bahaya konsumsi garam berlebih. Hampir seluruh negara di Eropa dilaporkan mengonsumsi garam jauh di atas batas aman. WHO merekomendasikan konsumsi garam harian maksimal 5 gram per orang, sementara pedoman di Inggris membatasi hingga 6 gram per hari.

    Kelebihan garam terbukti menjadi penyebab utama hipertensi yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, dua penyakit mematikan yang kerap datang tanpa gejala awal.

    Dengan demikian meski ramen menawarkan kelezatan yang menggoda, menjaga frekuensi konsumsi dan membatasi asupan kuahnya adalah langkah bijak untuk kesehatan jangka panjang.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kopi vs Matcha, Mana yang Lebih Sehat dan Bikin Fokus Sepanjang Hari?


    Jakarta

    Tren gaya hidup sehat membuat banyak orang mulai memikirkan ulang pilihan minumannya. Dua yang paling sering dibandingkan adalah kopi dan matcha.

    Keduanya sama-sama jadi favorit untuk menambah energi di pagi hari, tapi punya efek berbeda bagi tubuh. Kopi dikenal sebagai penyemangat instan yang bikin fokus meningkat, sementara matcha lebih lembut dengan sensasi tenang dan stabil.


    Di media sosial, perdebatan lebih baik kopi atau matcha, bahkan makin ramai. Buktinya, pencarian topik ini naik hingga 50% di Google.

    Dari kedai kopi modern sampai kafe matcha kekinian, keduanya kini bersaing jadi pilihan utama penikmat kafein.

    Lalu, mana sebenarnya yang lebih menyehatkan? Dilansir dark VOGUE PH (19/10/2025), berikut penjelasannya.

    1. Kopi dan Manfaatnya

    Two mugs of coffee are on the table.Kopi Foto: Getty Images/Berk Ucak

    Persaingan antara kopi dan matcha kembali jadi perbincangan hangat di media sosial. Pencarian ‘coffee vs matcha’ di Google naik 50% dalam setahun terakhir. Banyak orang mulai membandingkan keduanya, terutama soal energi dan manfaat kesehatan.

    Menurut pelatih kebugaran asal Inggris Luke Worthington, dosis kafein yang tepat sekitar 5 miligram per kilogram berat badan bisa meningkatkan fokus dan performa tubuh.

    Sementara ahli gizi Lucy Miller menyebut kopi kaya antioksidan yang bermanfaat menurunkan risiko Alzheimer, diabetes tipe 2, dan penyakit hati. Namun efeknya tak sama bagi semua orang.

    Terlalu banyak minum kopi bisa memicu kecemasan, gangguan tidur, dan sakit kepala. Karena itu, banyak ahli gizi yang menyarankan agar kopi diminum secukupnya. Serta hindari minum kopi di atas jam 3 sore agar tidur malam tetap nyenyak.

    2. Matcha Jadi Saingan Terbaru Kopi

    Japanese Iced Matcha Latte, green tea with milk,Japanese Iced Matcha Latte Foto: Getty Images/Tyas Indayanti

    Matcha kini makin populer di kalangan pencinta minuman sehat. Apalagi munculnya tren minuman kekinian yang membuat popularitas minuman berwarna hijau cerah ini semakin tinggi peminatnya.

    Meski sama-sama mengandung kafein, kadar kafein pada matcha lebih rendah dibanding kopi, hanya sekitar 70 miligram per cangkir. Sementara kisaran kadar kafein pada secangkir kopi (237 ml) berada di angka 95-250 miligram.

    Matcha dibuat dari daun teh hijau utuh yang ditanam di tempat teduh, sehingga kandungan antioksidannya jauh lebih tinggi.

    “Matcha bisa mengandung hingga 100 kali lebih banyak katekin dibanding teh hijau biasa,” kata Lucy Miller. Antioksidan ini membantu tubuh melawan radikal bebas dan menjaga fokus.

    Uniknya matcha juga mengandung L-theanine, asam amino yang membantu menenangkan pikiran. Efeknya tetap memberi energi tanpa membuat jantung berdebar seperti kopi. Tak heran, banyak orang memilih matcha sebagai alternatif minuman pagi yang lebih lembut di tubuh.

    3. Pilih Kopi atau Matcha?

    5 Budaya Unik Minum Kopi Dunia, Ritual Ethiopia hingga Kopi VietnamKopi. Foto: The Indian Express

    Sebenarnya tak harus memilih salah satu. Keduanya punya manfaat berbeda tergantung kebutuhan dan kondisi tubuh seriap orang. Luke Worthington mengatakan ia minum secangkir espresso di pagi hari untuk menambah energi cepat di tubuhnya, lalu ia minum matcha di pertengahan hari agar tetap fokus.

    “Kopi memberi dorongan kuat, tapi matcha membuat saya tenang dan tetap produktif,” ujarnya.

    Lucy Miller sendiri lebih memilih matcha karena tak menyukai rasa kopi, meski tetap menyarankan kopi dalam jumlah wajar bagi yang cocok. Ia juga mengingatkan agar memilih kopi tanpa gula tambahan atau susu nabati tinggi pemanis. Jika ingin pasokan energi cepat, maka minum kopi bisa jadi pilihan. Namun untuk fokus tanpa efek gelisah, matcha lebih disarankan dikonsumsi.

    4. Matcha dan Kopi Sama-sama Unggul

    Minum Matcha Jangan Asal! Ini 5 Tips agar Khasiatnya MaksimalMinum Matcha Khasiatnya Maksimal Foto: Getty Images/Food Photographer

    Baik kopi maupun matcha punya keunggulan masing-masing. Keduanya mengandung kafein dan antioksidan yang bisa membantu tubuh tetap bugar dan fokus.

    Perbedaannya ada pada efek setelah diminum. Kopi memberi energi cepat, cocok untuk diminum di pagi hari atau sebelum berolahraga. Sementara matcha memberikan energi lebih stabil dengan efek menenangkan, sehingga lebih cocok diminum siang hari.

    Bagi yang mudah cemas atau susah tidur, matcha bisa jadi pilihan lebih aman. Namun bagi penggemar aroma dan cita rasa kuat, kopi tetap tak tergantikan. Kunci konsumsi sehat ada pada cara minum dan porsinya.

    Nikmati secukupnya, jangan berlebihan, dan perhatikan waktu minum kopi atau matcha agar tidak mengganggu waktu tidur. Dengan begitu, manfaat kedua minuman ini bakal tetap terasa optimal.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Rahasia Dokter AS, Kebiasaan Ini Turunkan Risiko Sakit Jantung hingga 50 Persen


    Jakarta

    Seorang dokter jantung di Amerika Serikat (AS), dr Bhojraj mengatakan bahwa risiko penyakit jantung sebenarnya bisa ditekan hingga 50 persen. Menurutnya, gaya hidup sehat memiliki peranan besar terhadap kondisi ini.

    Menurut dokter dengan pengalaman 20 tahun tersebut, kebiasaan ‘aktif bergerak’ seperti olahraga atau gerakan-gerakan lainnya, selama dapat menantang otot dan paru-paru dapat membantu menyehatkan sistem kardiovaskular.

    “Cara Anda bergerak, makan, tidur, dan mengelola stres menentukan umur panjang Anda jauh lebih banyak daripada apa yang ada di lemari obat Anda,” kata dr Bhojraj, dikutip dari Times of India, Senin (13/10/2025).


    Hidup Aktif Mengurangi Risiko Penyakit Jantung hingga 50 Persen

    Menurut dr Bhojraj, latihan kekuatan otot dan aerobik yang teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan penurunan kognitif hingga 50 persen. Hal ini sangat penting, karena belum ada obat yang memiliki khasiat serupa.

    Tidak perlu olahraga yang berat, menurut dr Bhojraj, hidup aktif ini bisa dimulai dari sesuatu yang kecil seperti berjalan kaki konsisten setiap hari.

    Bisa dengan 10.000 langkah atau bahkan 20-30 menit per hari, cukup untuk mengatur tekanan darah, melancarkan sirkulasi, dan mendukung irama jantung yang sehat.

    Bergerak juga tak selalu tentang kesehatan fisik, ia juga menurunkan kortisol, yakni hormon stres utama tubuh. Kortisol yang tinggi dapat membahayakan jantung dan otak.

    Hidup aktif bergerak dapat meredakan stres, meningkatkan suasana hati dan fungsi kognitif.

    “Untuk menua dengan baik, mulailah dari sini (hidup aktif). Itu bukan trik, itulah cara tubuh Anda dirancang untuk menyembuhkan diri,” tutupnya.

    (dpy/up)



    Sumber : health.detik.com