Tag: Gemini

  • Si Kembar Winklevoss Mengumpulkan Pendanaan Ratusan Juta Dolar untuk Metaverse

    Demam metaverse terus melanda pasar dengan sangat luas, hingga menarik banyak sekali pihak berpengaruh di industri crypto, yang diawali dengan langkah Facebook yang memutuskan untuk memasuki sektor ini, dengan mengganti nama menjadi Meta.

    Belum lama ini, pertukaran crypto Gemini, yang didirikan oleh si kembar Winklevoss yang terkenal, telah mengumpulkan $400 juta pendanaan karena berjanji untuk membangun pengalaman metaverse alternatif untuk Meta.

    Putaran pendanaan yang dipimpin oleh Morgan Creek Digital dan partisipasi investasi lainnya telah membawa penilaian platform crypto menjadi $ 7,1 miliar.

    Sebagai mantan pendiri, usaha ini menempatkan saudara-saudara, Tyler dan Cameron, di jalur tabrakan antara mereka dan perusahaan yang terasing.

    Baca jugaInvestor Gen Z Meyakini Aset Kripto Bisa Menjadikan Mereka Milyarder

    Michael del Castillo dalam sebuah wawancara dengan Forbes mengatakan:

    “Ada dua jalur paralel ini, dalam hal teknologi saat ini. Ada jalur terpusat, seperti Facebook atau Fortnite, yang selangkah lagi menjadi metaverse, dan itu baik-baik saja. Tapi ada jalan lain, yaitu metaverse terdesentralisasi dan itu adalah metaverse di mana kami percaya ada pilihan, kemandirian, dan peluang yang lebih besar, dan ada teknologi yang melindungi hak dan martabat individu, Cameron Winklevoss, salah satu pendiri Gemini.”

    Dalam wawancara dengan Forbes, Tyler Winklevoss mengungkapkan bahwa Gemini telah membeli sebidang tanah virtual untuk membuat beberapa lokasi untuk operasinya. Ia mengatakan:

    “Alih-alih membangun cabang bank bata-dan-mortir di ruang nyata. Kami akan membangun pengalaman Gemini di berbagai metaverse, di mana Anda bisa masuk ke Gemini dan berdagang, tetapi itu akan lebih mendalam daripada di ponsel Anda.”

    Baca jugaMiliarder Ini Memilih untuk Meninggalkan Ethereum, Kenapa?

    Gemini memiliki daya tarik untuk menjual visinya yang terdesentralisasi. Perusahaan ini dilisensikan di bawah beberapa yurisdiksi untuk beroperasi sebagai pertukaran crypto dan penyedia layanan keuangan. Di sisi lain, Meta, platform terpusat, telah menghadapi banyak tuduhan praktik tidak etis yang berpusat pada pelanggaran privasi.

    Versi Gemini dari mimpi metaverse adalah narasi yang lebih menarik yang menjanjikan otonomi kepada penggunanya dalam platform terdesentralisasi.

    Hanya waktu yang akan memberi tahu versi mana yang akan keluar paling atas. Satu-satunya hal yang pasti sekarang adalah bahwa tema metaverse sedang membangun narasi investasi yang sangat menarik bagi komunitas investasi dengan besarnya dan potensinya.

    Platform terpusat seperti Meta akan lebih sulit bersaing dengan platform terdesentralisasi, terutama ketika mereka terus salah mengelola dan menyalahgunakan data pengguna. Apakah itu akan memaafkan pelanggaran privasi masa lalunya yang kotak-kotak? Si Kembar Winklevoss benar-benar berharap demikian.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tragedi Terra (LUNA), UST dan Bitcoin, Siapa Dalangnya?

    Tragedi runtuhnya harga Terra (LUNA) dan TerraUSD (UST) membetot publik dunia, raksasa keuangan BlackRock, Citadel dan Gemini malah dituding jadi dalangnya. Begitu naifkah Do Kwon, jikalau rumor ini terbukti benar?

    Harga Terra (LUNA) jatuh sejadi-jadi sebesar 99,66 persen dalam 24 jam terakhir, kini sekitar US$0,01487, berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (13/5/2022) dini hari. Sedangkan stablecoin UST justru “labil”, turun lebih dari 42 persen di waktu yang sama, sekitar $ 0,3 saja. Ini situasi pelik nan rumit yang dimulai sejak 8 Mei 2022 lalu, bahkan blockchain Terra dipadamkan untuk sementara mulai kemarin. Sebelumnya, bursa kripto Binance dan Crypto.com sudah menangguhkan perdagangan aset yang terkait kedua kripto itu.

    Sementara Do Kwon si Pendiri Terra jadi bulan-bulanan warganet pecinta kripto, karena dianggap gagal mengendalikan situasi, beredarlah kabar yang tak kalah derasnya, bahwa raksasa keuangan BlackRock, Citadel dan bursa kripto Gemini adalah dalang dan otak di balik kekacauan ini.

    Pun lagi, terkuak pula masa lalu Do Kwon yang disebut oleh mantan karyawan Terraform Labs sebagai otak di balik proyek stablecoin yang gagal, yakni Basis Coin.

    Lantas, mengapa rumor BlackRock, Citadel dan Gemini dituding sebagai penyebab utama dan bukan pihak Terralabs? Ini fakta-faktanya.

    Baca Juga: Avarta dan Tokocrypto Jalin Kemitraan Strategis Kembangkan Ekosistem Blockchain di Indonesia

    Tragedi Terra (LUNA) Diduga Akibat Manipulasi Pasar Sistematis 3 Perusahaan Ini

    Setidaknya ini semua berpangkal dari cuitan (lalu dihapus) Pendiri Cardano Charles Hoskinskon pada Rabu (11/5/2022) lalu. Ia mengunggah gambar berisikan teks tentang bagaimana cara ketiga perusahaan itu merusak harga Terra (LUNA) dan UST, termasuk Bitcoin secara sistematis. Gambar itu ia terlihat hasil screenshot dari aplikasi Telegram atas nama “Anna”.

    Berikut ringkasan isinya: BlackRock dan Citadel meminjam 100 ribu BTC dari Gemini. Kedua perusahaan menukar (swap) 25 ribu BTC itu menjadi UST. Lalu menghubungi Do Kwon dan mengatakan ingin menjual banyak Bitcoin (BTC) menjadi UST.

    Dengan alasan tak ingin mengguncang pasar Bitcoin dengan akan adanya transaksi jumbo itu, BlackRock dan Citadel meminta agar Do Kwon meminta potongan harga untuk UST itu. Kwon pun setuju dengan umpan itu dan mentransfer UST yang diminta, sehingga menekan tingkat likuiditas stablecoin itu.

    Di titik itulah BlackRock dan Citadel menjual semua Bitcoin mereka, termasuk UST. Itulah yang menyebabkan slippage yang besar dan memicu efek domino yang memaksa tekanan jual kuat untuk kedua aset itu.

    Pun lagi, baik BlackRock dan Citadel bahwa di aplikasi DeFi Anchor tersimpan banyak kripto Terra (LUNA) yang pada akhirnya mendorong pengguna menarik kripto mereka yang jumlahnya lebih besar daripada yang bisa diberikan oleh Anchor dalam imbalan.

    Karena aksi jual kripto LUNA semakin deras, tidaklah heran UST kehilangan pasak utamanya dan menjadikan nilainya tak lagi 1 banding 1 lagi terhadap dolar AS.

    BlackRock dan Citadel pun bisa membeli Bitcoin dengan harga diskon untuk membayar kembali pinjamannya kepada Gemini dan mengantongi selisihnya sebagai keuntungan. Ini jelas manipulasi pasar.

    Baca juga: Portofolio Perusahaan Warren Buffett Ini Justru Berinvestasi di Perusahaan Kripto

    Gemini dan BlackRock dan Sangkal Tuduhan Itu

    Gemini yang didirikan oleh Winklevoss bersaudara itu pun langsung angkat bicara di Twitter dan menyangkal keras tuduhan itu.

    Gemini menyangkal melakukan kesalahan dan secara tegas menyatakan, bahwa mereka tidak pernah memberikan pinjaman semacam itu kepada pihak mana pun yang disebutkan dalam screenshot yang beredar. 

    “Kami membaca rumor yang merebak baru-baru ini, yang menggambarkan Gemini membuat pinjaman 100 ribu BTC ke perusahaan besar, membuat penjualan masif terhadap kripto LUNA. Gemini tidak pernah memberikan pinjaman seperti itu,” sebutnya.

    BlackRock menyangkal lebih keras lagi. “Rumor bahwa BlackRock memiliki peran dalam runtuhnya UST adalah keliru. Kami tidak pernah menjual dan membeli UST,” kata Logan Koffler, juru bicara BlackRock kepada Forbes.

    Kedua Perusahaan Semakin dalam di Bisnis Kripto

    Baik BlackRock dan Citadel tak asing di bisnis kripto ini. BlackRock  misalnya memainakn sentimen pasar sejak tahun 2020 dengan memuji-muji keunggulan Bitcoin sebagai aset masa depan. Langkah terbaru BlackRock adalah berinvestasi di Circle sebesar $ 400 juta. Perusahaan penerbit stablecoin USDC ini dikelola oleh bersama dengan bursa kripto ternama asal AS, yakni Coinbase.

    Sedangkan Citadel, pada Januari 2022, menerima investasi $ 1,15 miliar dari perusahaan ventura besar, yakni Sequoia Capital dan Paradigm, yang ingin menggunakan teknologi perusahaan untuk membawa kredibilitas ke pasar kripto.

    Di atas itu semua, pertanyaan besarnya adalah, jika itu benar terjadi, apakah begitu naifnya seorang Do Kwon memakan umpan perusahaan yang sebagian rekam jejaknya juga hitam, seperti yang dipaparkan di sini?

    Sumber





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 6 Prompt Foto Formal Gemini AI Agar Profil LinkedIn Dilirik HRD

    Foto profil bisa menjadi salah satu faktor penentu kesan pertama yang dilihat HRD sebelum mereka membaca headline atau ringkasanmu. Foto yang profesional bisa memberi kesan pertama yang kuat, bahkan menentukan apakah profilmu akan diklik lebih lanjut atau tidak.

    Kalau kamu belum punya kesempatan foto di studio, kini ada cara mudah, yakni gunakan Gemini AI untuk membuat foto yang casual atau bahkan seadanya menjadi lebih profesional. Dengan prompt yang tepat, kamu bisa menghasilkan gambar yang terlihat rapi, elegan, dan cocok untuk LinkedIn lho! Berikut 6 ide prompt yang bisa kamu pakai.

    1. Prompt Foto Resmi dengan Setelan Jas Hitam

    “Buat potret resmi saya mengenakan setelan hitam dengan gaya yang konsisten dari foto awal. Pastikan fitur wajah terlihat tegas dan riasan tampak halus dari setiap sudut 360°. Hasilkan gambar HD bernuansa mewah dengan detail sangat tinggi dalam resolusi HD di atas latar belakang putih.”

    2. Prompt Foto Resmi dengan Background Merah

    “Edit foto diatas menjadi foto formal pas foto dengan background merah, hadap ke kamera, menggunakan jas hitam rapi, dalaman kemeja putih , rambut bondol. Tanpa merubah wajah sedikitpun”

    3. Prompt Foto Resmi dengan Background Biru

    “Edit foto diatas menjadi foto formal pas foto dengan background merah, hadap ke kamera, menggunakan jas hitam rapi, dalaman kemeja putih , rambut bondol. Tanpa merubah wajah sedikitpun”

    Baca juga: 7 Prompt Foto Estetik Gemini AI yang Bisa Dicoba

    4. Prompt Foto Profesional Estetik dengan background Merah

    “Buat potret vertikal format 1080×1920 dengan pencahayaan sinematik kontras tinggi. Sudut kamera sedikit rendah menghadap ke atas, menonjolkan garis rahang dan leher. Latar merah pekat dramatis, berpadu dengan kulit bercahaya dan kemeja putih serta jas hitam yang dikenakan. Cahaya emas hangat menerangi satu sisi wajah, sisi lain tenggelam dalam bayangan lembut, menekankan struktur tulang. Ekspresi netral, mata setengah terpejam, bibir rileks. Tekstur kain jelas, kulit tetap natural dengan retouch minimal. Komposisi rapat, tanpa properti, menonjolkan cahaya, bayangan, warna, dan postur untuk nuansa high fashion kontemporer.”

    5. Prompt Foto Hitam Putih Profesional Estetik

    “Buat potret hitam putih resolusi tinggi dengan busana bergaya formal minimalis. Subjek berdiri percaya diri di studio sederhana, sedikit menyamping. Pencahayaan dramatis menciptakan bayangan geometris tegas di wajah dan latar, dengan sorotan cahaya silang yang kuat menembus gelap. Ekspresi tenang, introspektif, dan sedikit berjarak. Hasil akhir bernuansa sinematik dengan kontras tinggi, detail halus pada wajah dan tekstur busana, serta latar bokeh lembut yang memperkuat kesan elegan dan modern.”

    6. Prompt Foto Profesional di Studio dengan Berbagai Gaya

    “Buat potret studio hiper-realistis resolusi tinggi dengan nuansa profesional. Subjek duduk dalam pose percaya diri, mengenakan setelan camel yang tailored dengan kemeja putih di dalamnya. Latar belakang berupa beige halus dengan pencahayaan lembut yang menonjolkan kedalaman gambar dan kilau natural.

    Wajah dipertahankan setia dengan detail asli, namun ekspresi disesuaikan menjadi senyum lembut alami dengan bibir tertutup (tanpa gigi terlihat). Pastikan pencahayaan dramatis tetap natural, bayangan wajah menyatu sempurna, tone kulit konsisten, serta detail tekstur busana dan wajah terlihat fotorealistik. Hasil akhir harus seamless, berkualitas majalah, dan memancarkan kesan serius namun tetap approachable.”

    Tambahkan kalimat ini sesuai gaya yang kamu inginkan: “Posisi gaya tangan menyilang, duduk, atau berdiri”

    Baca juga: ⁠⁠Cara Mudah Buat Video AI Lewat Gemini Veo 3 Gratis!

    Bagaimana Cara Memasukkan Prompt di Gemini?

    1. Buka Google Gemini AI (https://gemini.google.com/)
    2. Pilih opsi “Tools” pada bagian kotak prompt dan pilih opsi “Create images”
    3. Deskripsikan langsung perintah di atas pada kotak prompt dan unggah foto untuk membuat, mengedit, dan memadukan gambar.

    Tutorial lebih lengkap bisa kamu baca di sini: ⁠⁠Apa itu Nano Banana AI dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

    Itu dia 6 prompt foto formal Gemini AI yang bisa kamu coba, jangan lupa untuk selalu gunakan AI dengan bijak dan bertanggung jawab ya!

    Di tengah semakin gencarnya integrasi AI di berbagai industri, potensi kolaborasi dengan teknologi blockchain dan aset digital juga semakin terbuka lebar, mungkinkah ini jadi pintu awal untuk narasi AI crypto bangkit kembali? 

    Mulai investasi proyek crypto di sektor AI hanya dengan mulai dari Rp50.000 di Tokocrypto 👉 daftar di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli 

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ⁠⁠Apa itu Nano Banana AI dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

    Pernah melihat tren orang memajang action figure dari karakter favorit atau bahkan versi mini dirinya sendiri, hingga foto teman yang tampak akrab berpose dengan tokoh terkenal di Instagram? Eits, jangan langsung percaya. Di balik foto-foto yang terlihat nyata itu, bisa jadi ada sentuhan teknologi canggih dari Gemini AI, atau yang populer disebut Nano Banana AI.

    Apa itu Nano Banana dari Gemini dan bagaimana cara untuk menggunakannya? Simak penjelasannya yuk!

    Apa itu Nano Banana AI?

    Nano Banana AI merupakan salah satu fitur dari ekosistem Gemini AI dengan nama resmi Gemini 2.5 Flash Image yang memungkinkan pengguna untuk membuat gambar dan mengubah foto dengan AI sesuai kreativitas melalui instruksi prompt.

    Nano Banana AI hadir sebagai solusi inovatif bagi pengguna awam yang ingin menuangkan ide visual secara instan, tanpa harus memiliki keterampilan desain grafis.

    Dengan memanfaatkan kemampuan pemrosesan bahasa dan pemahaman visual yang canggih, Nano Banana AI dapat menerjemahkan deskripsi teks menjadi hasil visual yang selaras dengan imajinasi pengguna.

    Proses ini tidak hanya menghasilkan gambar yang estetis, tetapi juga mampu mempertahankan detail penting sehingga hasil akhir terlihat alami dan konsisten.

    Fitur Nano Banana AI

    Bisa Menjaga Konsistensi Karakter atau Objek 

    Nano Banana AI mampu menghasilkan karakter dan subjek yang konsisten di berbagai gambar. Fitur ini memungkinkan kamu untuk membuat karakter yang sama di latar atau skenario berbeda, menampilkan produk dari berbagai sudut dalam setting baru, hingga menciptakan aset yang konsisten.

    Hasil Sesuai dengan Instruksi Prompt

    Nano Banana AI memiliki pemahaman intuitif sesuai dengan prompt yang diberikan. Pengguna dapat mengubah, mengenyeleksi, hingga menghapus objek di latar belakang atau mengubah pose subjek, tanpa perlu melakukan seleksi manual yang rumit. Semua hasil disesuaikan secara akurat dengan instruksi prompt yang diberikan, sehingga proses kreatif menjadi lebih cepat dan efisien.

    Keamanan yang Terintegrasi

    Semua gambar yang dibuat atau diedit dengan Gemini 2.5 Flash Image secara otomatis diberi watermark digital tak terlihat bernama SynthID untuk menandai bahwa gambar tersebut dihasilkan oleh AI. Fitur ini membantu memastikan transparansi, sehingga siapa pun dapat mengetahui asal-usul gambar, sekaligus memberi rasa aman bagi pengembang dan pengguna saat membangun serta membagikan konten visual

    Baca juga: Intip 4 Strategi AI Trading Crypto yang Bisa Dicoba!

    Cara Menggunakan Nano Banana AI

    Dengan antarmuka yang sederhana, Nano Banana AI memudahkan siapa saja berkreasi. Cukup siapkan ide, unggah gambar atau tulis prompt, dan biarkan AI mewujudkannya sesuai imajinasi. Berikut beberapa langkah mudah untuk menggunakan Nano Banana AI:

    1. Buka Google Gemini AI (https://gemini.google.com/)
    1. Pilih opsi “Tools” pada bagian kotak prompt dan pilih opsi “Create images”
    1. Deskripsikan langsung perintah sesuai dengan imajinasimu di kotak prompt atau kamu juga bisa unggah foto terlebih dahulu untuk mulai membuat, mengedit, dan memadukan gambar sesuai kreativitas.

    Contoh Prompt Nano Banana AI: Membuat Action Figure!

    Kamu bisa membuat action figure hanya dengan satu prompt, lho! 

    Dengan teknologi Nano Banana AI, cukup tulis deskripsi yang jelas di kotak prompt, dan AI akan langsung mengubah ide tersebut menjadi visual action figure yang realistis.

    Mulai dari membuat figurine karakter favorit, versi mini diri sendiri, hingga desain eksklusif untuk koleksi pribadi, semuanya bisa diwujudkan hanya dengan satu instruksi sederhana.

    Cukup upload foto dan masukan prompt berikut:

    “Buat figurine skala 1/7 dari karakter pada gambar, dengan gaya realistis, dalam lingkungan nyata. Figurine ditempatkan di atas meja komputer. Figurine memiliki alas akrilik transparan berbentuk bulat tanpa teks. Layar komputer menampilkan proses pemodelan 3D dari figurine tersebut. Di sebelah layar komputer terdapat kotak kemasan mainan yang didesain dengan gaya menyerupai figurine koleksi berkualitas tinggi, dicetak dengan ilustrasi asli. Kemasan menampilkan ilustrasi dua dimensi datar.”

    Baca juga: 7 Prompt Foto Estetik Gemini AI yang Bisa Dicoba

    Kesimpulan

    Fenomena Nano Banana AI membuktikan bahwa inovasi AI terus bergerak cepat, menghadirkan tren kreatif yang viral dan membuka peluang baru di berbagai sektor—mulai dari hiburan, pemasaran, hingga koleksi digital. Kemampuan mengubah ide sederhana menjadi visual realistis hanya dengan satu prompt menunjukkan betapa besar potensi teknologi ini untuk mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia digital.

    Dengan semakin banyaknya integrasi AI di berbagai industri, termasuk potensi kolaborasi dengan teknologi blockchain dan aset digital, apakah ini jadi pertanda narasi AI crypto akan bangkit kembali? Jangan sampai ketinggalan gelombang berikutnya, investasi proyek crypto di sektor AI dengan mulai dari Rp50.000 di Tokocrypto 👉 daftar di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 7 Prompt Foto Estetik Gemini AI yang Bisa Dicoba

    Berkat kecerdasan buatan seperti Gemini AI, kini kamu bisa bisa menciptakan visual menawan hanya dengan mengetikkan deskripsi sederhana.

    Bayangkan, cukup dengan menuliskan prompt seperti “potret dreamy dengan cahaya senja” atau “nuansa dengan latar padang bunga”, Gemini AI dapat langsung mengubah foto yang kamu miliki menjadi gambar dalam format baru sesuai imajinasi yang tertuang dalam prompt.

    Lalu apa saja prompt yang harus diberikan kepada Gemini AI agar foto yang kamu miliki jadi lebih estetik? Berikut 7 prompt foto estetik Gemini AI yang bisa dicoba!

    Prompt Foto Estetik di Padang Bunga Ala Vogue

    “Buatlah sebuah foto dengan benar-benar menggunakan foto tersebut. Foto editorial bergaya Vogue high-fashion, diambil dari sela-sela rumpun bunga aster liar di latar depan, dengan batang dan kelopak yang buram membingkai lensa dalam komposisi artistik. Rambut hitam panjang dengan ujung bergelombang tertiup angin, beberapa helai lembut jatuh di dahi bercahaya. Ia mengenakan sweater pink bervolume yang imut sebagai statement piece, dipadukan dengan thigh-high stockings renda putih yang lembut, memadukan kelembutan romantis dengan sentuhan fesyen modern yang berani.

    Di tangannya, ia memegang buket bunga aster segar, selaras dengan hamparan bunga di sekelilingnya. Padang rumput membentang di latar belakang — dipenuhi aster putih yang bergoyang di bawah langit biru cerah yang dihiasi awan bercahaya. Pencahayaan alami namun ditata agar terasa editorial: cahaya siang terang yang dilembutkan oleh bunga di latar depan, menghasilkan flare etereal, kabut ringan, dan bayangan terstruktur yang menyanjung bentuk tubuhnya.

    Dengan pose model yang imut dan ceria, ia berdiri penuh ekspresi manis. Gambar terasa sengaja dan artistik, dengan pembingkaian elegan, detail tajam, dan nuansa warna seperti lukisan. Visual yang memadukan keindahan organik alam dengan gaya couture secara seimbang — dreamy namun tetap sophisticated.

    Pengambilan gambar: Leica SL2 + APO-Summicron-SL 90mm f/2, ISO 100, f/2, 1/250 detik. Rasio vertikal 9:16.”

    Prompt Potret Studio Estetik dengan Sorotan Emas Senja

    “Ini adalah foto saya. Buatlah potret studio bergaya moody dari orang pada foto yang diunggah, disinari sorotan lampu berwarna emas-oranye yang membentuk lingkaran cahaya (halo) bercahaya di dinding belakang. Cahaya hangat tersebut membentuk wajah dan tubuh bagian atas dengan nuansa lembut seperti cahaya matahari terbenam, sambil menciptakan bayangan kepala yang tegas ke arah kanan. Tata penampilan orang tersebut. Matanya terpejam dan dagu sedikit terangkat ke atas.”

    Prompt Potret Estetik di Bangku Kayu dengan Cahaya Senja

    “Ambil bidikan lebar (wide shot) fotorealistik dari karakter pada gambar, duduk di bangku kayu rustic di dekat jendela besar yang diterangi cahaya matahari, menatap seekor kupu-kupu yang melayang tepat di luar jendela. Ruangan yang nyaman mengelilinginya, dengan rak buku, karpet anyaman, dan partikel debu halus yang berkilau dalam cahaya emas hangat. Sebuah buku terbuka terletak di pangkuannya, halamannya diterangi sinar matahari.

    Di luar jendela, hamparan hijau musim panas yang rimbun terlihat buram dengan efek soft bokeh. Diambil menggunakan lensa 35mm f/1.4 pada kamera full frame, adegan ini menonjolkan tekstur rambut karakter, bangku kayu, sayap kupu-kupu yang lembut, dan cahaya yang tersebar di atas halaman buku. Dibingkai dalam format 16:9 untuk menciptakan suasana sinematik yang tenang dan damai.”

    Prompt Foto Studio Efek Cat Melayang

    “Foto studio wide-angle hiper-realistis, 100% identik dengan foto referensi (tanpa perubahan wajah, ekspresi, rambut, atau janggut), berdiri contrapposto, satu tangan di saku, ekspresi netral. Memakai hoodie oversized teal biru cerah, sweatpants hitam, sneakers putih dengan aksen oranye & kuning. Latar belakang studio teal pekat gradasi gelap, lantai memantulkan warna. Percikan cat teal, oranye, kuning membeku di udara mengelilingi subjek, sebagian dekat kamera untuk efek kedalaman. Pencahayaan studio profesional (key light depan, rim light, accent light) menonjolkan tekstur kain, kilau cat, dan detail wajah. Komposisi off-center, nuansa editorial streetwear high-fashion, resolusi ultra-tinggi, warna kaya.”

    Prompt Potret Artistik Hitam Putih

    “Potret artistik hitam putih, menampilkan model modis (pria atau wanita) mengenakan setelan formal yang elegan, kaus kaki hitam, dan sepatu hitam. Model duduk di kursi dengan sedikit membungkuk, menunduk seolah tenggelam dalam pikiran. Fitur wajah sama persis dengan foto referensi, termasuk gaya rambut.

    Aksesori minimalis digunakan untuk menonjolkan kesan elegan dan editorial. Pencahayaan studio yang bersih mempertegas tekstur dan kedalaman, menciptakan nuansa couture yang mewah. Gunakan foto yang diunggah sebagai referensi wajah.”

    Prompt Potret Dramatis Pria Muda dengan Uang Berterbangan

    “Potret hiper-realistis seorang pria muda duduk di kursi klasik di ruangan mewah. Uang kertas berterbangan di udara dan berserakan di lantai. Outfit serba hitam: blazer rapi, celana panjang, kemeja hitam. Tanpa kacamata, menatap dengan ekspresi keren dan penuh percaya diri. Latar belakang dinding hitam dengan lukisan klasik berbingkai emas. Pencahayaan dramatis low-key menonjolkan tekstur pakaian, detail wajah, dan kilau bingkai emas. Nuansa elegan, misterius, dan sinematik.”

     Prompt Estetik Hitam Putih di Ruang Studi

    “Ubah foto ini menjadi karya fotografi hitam putih berkualitas tinggi dari seorang pria muda tampan (gunakan wajah referensi dari foto yang diunggah) dengan rambut gelap, kepalanya sedikit terangkat ke belakang dalam momen penuh inspirasi kreatif atau ekstasi. Ia mengenakan kemeja putih berkerah yang longgar dan terbuka, berdiri di ruang studi remang-remang yang dipenuhi tumpukan buku dan kertas.

    Foto diambil dengan kecepatan rana lambat, menciptakan efek blur horizontal dramatis yang membentang di latar belakang dan di tepi tubuhnya, memberikan kesan gerak dan kedalaman.”

    Cara Menggunakan Prompt di Gemini?

    1. Buka Google Gemini AI (https://gemini.google.com/)
    2. Pilih opsi “Tools” pada bagian kotak prompt dan pilih opsi “Create images”
    3. Deskripsikan langsung perintah di atas pada kotak prompt dan unggah foto untuk membuat, mengedit, dan memadukan gambar.

    Tutorial lebih lengkap bisa kamu baca di sini: ⁠⁠Apa itu Nano Banana AI dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

    Itu dia 7 prompt foto estetik Gemini AI yang bisa kamu coba, jangan lupa untuk selalu gunakan AI dengan bijak dan bertanggung jawab ya!

    Di tengah semakin gencarnya integrasi AI di berbagai industri, potensi kolaborasi dengan teknologi blockchain dan aset digital juga semakin terbuka lebar, mungkinkah ini jadi pintu awal untuk narasi AI crypto bangkit kembali? 

    Mulai investasi proyek crypto di sektor AI hanya dengan mulai dari Rp50.000 di Tokocrypto 👉 daftar di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Lagi Tren Konten Miniatur AI Pakai Gemini, Begini Cara Buatnya


    Jakarta

    Tren konten miniatur berbasis kecerdasan buatan (AI) sedang viral di media sosial, khususnya di TikTok dan Instagram. Foto atau video yang menampilkan objek seperti motor, mobil, atau bahkan orang dalam bentuk miniatur realistis ala action figure atau model kit BANDAI sukses mencuri perhatian.

    Konten ini terlihat estetik, unik, dan terasa seperti karya profesional, padahal bisa dibuat dengan mudah menggunakan alat AI. Berikut panduan lengkap cara membuat konten miniatur AI yang sedang tren, berdasarkan informasi terkini di media sosial.

    Apa Itu Tren Miniatur AI?

    Tren ini melibatkan penggunaan AI untuk mengubah foto biasa menjadi gambar miniatur yang sangat realistis, seolah-olah objek tersebut adalah action figure skala 1/7 yang diletakkan di lingkungan nyata, seperti meja komputer atau di dalam kotak kemasan ala BANDAI. Efek ini mencakup detail presisi, pencahayaan realistis, dan tekstur yang menyerupai mainan premium.


    Popularitasnya melonjak setelah kreator seperti @ardhyass di TikTok mengunggah tutorial yang ditonton hingga 6,5 juta kali, memicu banyak pengguna untuk mencoba.

    Alat yang Dibutuhkan

    Untuk membuat konten miniatur AI, Anda hanya perlu:

    • Smartphone atau komputer dengan akses internet.
    • Aplikasi AI seperti Google Gemini (melalui fitur Nano Banana), Lmarena AI, atau platform lain seperti Dreamina.
    • Foto beresolusi tinggi dari objek yang ingin dijadikan miniatur (misalnya motor, mobil, atau orang).
    • Prompt teks yang tepat untuk mengarahkan AI menghasilkan gambar sesuai keinginan.

    Langkah-Langkah Membuat Konten Miniatur AI

    Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk membuat konten miniatur AI yang viral:

    1. Pilih dan Siapkan Foto

    Ambil atau pilih foto dengan subjek yang jelas, seperti motor, mobil, atau orang. Pastikan resolusinya tinggi untuk hasil yang lebih detail. Contoh: Foto motor Honda Supra X125 atau foto selfie Anda.

    2. Akses Platform AI

    • Google Gemini: Buka aplikasi Gemini di ponsel (tersedia di Play Store/App Store) atau situs gemini.google.com. Anda bisa masuk tanpa login untuk kemudahan.
    • Lmarena AI: Akses melalui Google Chrome untuk membuat miniatur dengan efek 3D realistis.
    • Alternatif lain seperti Dreamina juga bisa digunakan untuk menghasilkan visual dinamis.

    3. Unggah Foto dan Masukkan Prompt

    • Unggah foto pilihan Anda ke platform AI. Gunakan prompt spesifik untuk mengarahkan AI. Contoh prompt populer: “Create a 1/7 scale commercialized figurine of the motorcycle in the picture, in a realistic style, in a real environment. The figurine is placed on a computer desk with a round transparent acrylic base, no text on the base. The computer screen shows the Zbrush modeling process of this figurine. Next to the screen is a BANDAI-style toy packaging box with two-dimensional flat illustrations of the original artwork.”
    • Untuk variasi, seperti miniatur peri, gunakan prompt seperti: “Create a 1/7 scale super realistic miniature male fairy figure based on the uploaded photo. Preserve the facial features and hairstyle, add delicate transparent wings and a light fantasy outfit. Show the fairy flying just above a pair of human hands in a vibrant flower garden.”

    4. Proses dan Unduh Hasil

    Setelah memasukkan prompt, tunggu AI memproses gambar (biasanya hanya beberapa menit).
    Unduh hasilnya dan cek apakah sesuai ekspektasi. Anda bisa mengulang proses dengan menyesuaikan prompt untuk hasil yang lebih baik.

    5. Edit dan Posting

    Jika perlu, lakukan sedikit pengeditan menggunakan aplikasi seperti Canva untuk menambahkan efek visual atau teks.
    Unggah ke TikTok, Instagram, atau X dengan hashtag populer seperti #MiniaturAI, #Viral2025, #AIArtIndonesia, atau #ActionFigureAI untuk menjangkau audiens lebih luas.

    (afr/fyk)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • 10 Prompt ChatGPT untuk Edit Foto Portrait Jadi Sinematik


    Jakarta

    Ingin membuat foto portrait biasa menjadi sinematik? Tentu bisa memakai AI seperti ChatGPT dan lainnya, misalnya Gemini. Cukup kunjungi chatgpt.com, unggah foto Anda, dan gunakan salah satu prompt berikut, yang dikutip detikINET dari berbagai sumber. Setiap prompt ChatGPT ini menciptakan suasana dan gaya sinematik yang berbeda.

    Adegan Drama Romantis: Ubah foto ini menjadi adegan dari sebuah drama romantis. Subjek duduk di stasiun kereta bergaya vintage, memegang surat tulisan tangan. Pencahayaan lembut khas waktu senja dengan sedikit efek cahaya lensa, menciptakan suasana nostalgik dan penuh impian.

    Detektif Klasik Bergaya Noir: Ubah foto ini menjadi adegan dari film detektif klasik bergaya noir. Subjek berdiri di bawah lampu jalan di gang yang basah oleh hujan, mengenakan mantel panjang (trench coat). Gunakan kontras tinggi dalam hitam putih, dengan suasana muram dan asap rokok yang berputar di udara.


    Epos Perang Fantasi: Ubah foto ini menjadi adegan dari film perang fantasi. Subjek berdiri di medan pertempuran dengan pedang dan api di sekelilingnya, mengenakan baju zirah yang telah rusak karena pertempuran. Langit gelap, skala epik, dengan pencahayaan dramatis.

    Adegan Thriller Fiksi Ilmiah: Ubah foto ini menjadi cuplikan dari film thriller fiksi ilmiah. Subjek berdiri di tepi kota futuristik yang diterangi hologram neon dan mobil-mobil terbang. Pencahayaan dramatis dengan pantulan cahaya berpendar, bergaya cyberpunk.

    Film Petualangan Epik: Ubah foto ini menjadi adegan dari film petualangan epik. Subjek berdiri di tebing berbatu menghadap hutan lebat yang membentang luas, rambutnya tertiup angin, sementara badai tampak mendekat di kejauhan. Gunakan sudut lebar dengan pencahayaan sinematik yang intens.

    Drama Pasca Kiamat: Ubah foto ini menjadi adegan dari film bertema pasca-kiamat. Subjek berjalan di jalan raya berdebu yang sepi, dengan reruntuhan di latar belakang, mengenakan jaket usang dan membawa ransel. Gunakan tone pudar, cahaya matahari yang kering, dan bingkai sinematik lebar.

    Adegan Aksi Bela Diri: Ubah foto ini menjadi adegan dari film aksi bela diri. Subjek sedang menendang di tengah gerakan di dalam dojo tradisional, dengan partikel debu beterbangan di udara. Gunakan pencahayaan samping yang keras, efek blur gerakan, dan komposisi penuh energi.

    Adegan Romansa Historis: Ubah foto ini menjadi adegan romansa berlatar sejarah. Subjek berdiri di jalan berbatu di Eropa abad ke-19, mengenakan busana khas zaman itu. Gunakan pencahayaan alami yang lembut dengan nuansa hangat, efek cahaya lensa yang halus, serta atmosfer yang nostalgik dan penuh emosi.

    Ketegangan Film Spy: Ubah foto ini menjadi adegan dari film thriller mata-mata. Subjek menunggu di peron metro yang gelap, mengenakan mantel hitam dan menatap sekeliling dengan curiga. Gunakan pencahayaan biru redup, latar penuh bayangan, close-up yang intens, serta nuansa ketegangan khas era Perang Dingin.

    Adegan Horor Supranatural: Ubah foto ini menjadi adegan dari film horor supranatural. Subjek berdiri di lorong remang-remang, menatap tajam ke sudut gelap di belakangnya. Gunakan nuansa biru dingin, kabut tipis, pencahayaan menyeramkan, dan bayangan halus yang perlahan merayap masuk.

    (fyk/fyk)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • 15 Prompt Gemini untuk Edit Foto Travel Biar Lebih Aesthetic


    Jakarta

    Ingin foto saat travel lebih menarik dan estetik? Sekarang bisa menggunakan AI seperti Gemini atau ChatGPT. Dihimpun detikINET, berikut promt Gemini untuk edit foto travel biar lebih estetik:

    Kategori Gaya Visual & Warna

    Warm & Dreamy: “Berikan foto ini sentuhan ‘warm and dreamy aesthetic’. Tingkatkan saturasi warna orange dan kuning, berikan sedikit efek blur lembut pada latar belakang, dan tambahkan flare lensa matahari yang halus di sudut.”

    Moody & Cinematic: “Edit foto ini menjadi ‘moody cinematic’. Redupkan pencahayaan secara keseluruhan, tingkatkan kontras untuk bayangan yang dalam, dan berikan color grading dengan nuansa biru gelap atau teal/orange.”


    Vintage Film Look: “Buat foto ini terlihat seperti diambil dengan kamera film vintage tahun 70-an. Tambahkan grain film halus, sedikit vignetting, warna yang sedikit pudar (desaturated), dan nuansa kekuningan.”

    Minimalist & Clean: “Sederhanakan foto ini menjadi ‘minimalist and clean aesthetic’. Fokuskan pada komposisi yang bersih, hilangkan elemen yang mengganggu, cerahkan warna putih, dan pertahankan palet warna yang terbatas (misal: biru laut dan putih).”

    Pastel & Soft: “Transformasikan foto ini dengan ‘pastel aesthetic’. Ubah semua warna menjadi lebih lembut dan terang, kurangi kontras, dan berikan efek glow yang halus untuk tampilan yang lebih manis.”

    Kategori Efek Artistik & Komposisi

    Golden Hour Magic: “Fokuskan pada ‘golden hour magic’. Intensifkan cahaya matahari terbenam yang keemasan, buat bayangan lebih panjang, dan berikan efek bokeh yang creamy pada latar belakang.”

    Symmetry & Reflection: “Tonjolkan ‘symmetry and reflection aesthetic’. Jika ada air atau permukaan reflektif, buat pantulannya lebih jelas dan sempurna. Jika tidak, coba komposisi simetris yang kuat.”

    Framing Alami: “Perkuat ‘natural framing aesthetic’. Gunakan elemen di sekitar (dahan pohon, jendela, lengkungan) untuk membingkai objek utama atau diri saya di dalam foto.”

    Leading Lines: “Gunakan ‘leading lines aesthetic’ untuk menarik mata. Sorot garis-garis di jalan, jembatan, atau bangunan yang menuntun pandangan ke subjek utama.”

    Dramatic Skies: “Tekankan ‘dramatic skies aesthetic’. Jika ada awan, buat lebih bertekstur dan menonjol. Jika langit kosong, tambahkan sedikit tekstur awan atau gradasi warna yang dramatis (misal: saat badai atau senja).”

    Kategori Suasana & Storytelling

    Wanderlust & Adventure: “Ciptakan ‘wanderlust and adventure aesthetic’. Berikan kesan kebebasan, mungkin dengan angle yang luas, penekanan pada lanskap yang megah, dan warna yang sedikit lebih rugged atau natural.”

    Cozy & Hygge: “Buat foto ini terasa ‘cozy and hygge’. Hangatkan tone warna, tambahkan elemen seperti secangkir kopi, selimut, atau suasana di dalam kafe yang nyaman. Gunakan pencahayaan lembut.”

    Mysterious & Ethereal: “Berikan ‘mysterious and ethereal aesthetic’. Tambahkan sedikit kabut atau asap tipis, gunakan pencahayaan remang-remang, dan mainkan dengan depth of field untuk fokus yang lebih selektif.”

    Urban Explorer Vibe: “Edit foto ini dengan ‘urban explorer vibe’. Tekankan tekstur kasar bangunan, grafiti, atau sudut kota yang tersembunyi. Gunakan warna-warna industrial dan kontras yang tajam.”

    Pop of Color: “Pertahankan latar belakang yang sedikit lebih kalem, tetapi buat ‘pop of color’ pada satu objek utama (misalnya, pakaian saya, sebuah payung, atau bunga merah). Pastikan warna itu benar-benar menonjol.”

    (fyk/fay)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Tips Jago Prompting Pakai Gemini untuk Bikin Presentasi


    Jakarta

    Platform AI generatif seperti Gemini dan ChatGPT bisa memudahkan aktivitas dan pekerjaan sehari-hari. Tapi untuk memanfaatkan layanan secara maksimal harus jago prompting agar mendapatkan output sesuai keinginan.

    Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia mengatakan ada satu rumus yang harus diingat saat membuat prompt yaitu ‘Persona + Context + Task + Format’.

    “Persona itu adalah kitanya. Jadi kalau kita lagi mau bikin prompt, kasih tahu dulu Gemini, kan Gemini nggak kenal kita. Kita kenalan dulu,” kata Ilham dalam talkshow ‘Beyond Creativity with Everyday AI’ di Jakarta, Kamis (26/11/2025).


    “Personanya sudah nih, dia akan tahu saya orang Samsung, saya Ilham Indrawan. Saya kasih konteksnya saya lagi suka terrarium, saya lagi mau bikin ide bisnis untuk terrarium,” contohnya.

    Selanjutnya Task adalah tugas yang kita ingin Gemini lakukan. Ilham mencontohkan Gemini bisa diperintah untuk membuat presentasi yang komprehensif dan presentable. Setelah itu tentukan Format yang diinginkan, misalnya dalam bentuk Power Point atau gambar.

    Ilham menjelaskan tips prompting ini bisa dipakai untuk menyelesaikan banyak tugas saat memulai bisnis, misalnya membuat presentasi di Gemini Canvas untuk dipaparkan di depan supplier.

    Bisa juga untuk mengedit foto produk menggunakan Nano Banana agar terlihat lebih menarik saat dipamerkan di media sosial atau dipresentasikan ke calon peritel.

    “Kalau empat itu sudah ada semua di prompt kita, percaya sama saya hasilnya akan sangat komprehensif. Tinggal edit-edit kecil lah,” pungkas Ilham. Gemini bisa diakses dengan mulus antara lain di Samsung Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7.

    (vmp/fyk)



    Sumber : inet.detik.com